Implementasi Permainan Tradisional dalam Pendidikan Olahraga
Implementasi Permainan Tradisional dalam Pendidikan Olahraga
Seseorang
Menerima: 20 Februari 2023; Revisi: Tgl, Bulan, Tahun; Diterima: Tgl, Bulan, Tahun
[Link]
Abstrak
Permainan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya dan tradisi suatu daerah yang
mengandung nilai-nilai sosial, budaya, dan fisik. Dalam dunia pendidikan, permainan tradisional dapat
dimanfaatkan sebagai bahan ajar dalam pendidikan olahraga. Jenis penelitian yang dilakukan adalah
penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak
implementasi permainan tradisional dalam pendidikan olahraga pada Sekolah Dasar di Kecamatan
Sugihwaras, Bojonegoro, Jawa Timur. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai dengan
Februari 2023. Jumlah siswa yang setuju mengenai pengetahuan mereka tentang permainan tradisional
adalah 18 siswa. Jumlah siswa yang setuju mengenai nilai implementasi permainan tradisional adalah
19 siswa. 17 siswa setuju mengenai perbedaan antara permainan tradisional dan modern dalam
pendidikan olahraga. 20 siswa mengatakan bahwa mereka berpartisipasi aktif dalam permainan
tradisional. 18 siswa menyatakan bahwa tanggapan siswa lain terhadap permainan tradisional sangat
positif. Dan 20 siswa mengatakan bahwa implementasi permainan tradisional memberikan manfaat
bagi pengembangan keterampilan dan memperkaya wawasan tentang budaya lokal. Simpulan
Implementasi permainan tradisional dalam pendidikan olahraga memberikan manfaat positif bagi
pengembangan siswa baik dalam hal keterampilan maupun pengetahuan tentang budaya lokal.
Rekomendasi untuk langkah selanjutnya adalah untuk terus memperkenalkan permainan tradisional
kepada siswa dan meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan tersebut.
Kata Kunci : permainan tradisional, implementasi, pendidikan olahraga
Abstract
Traditional games are a part of the cultural heritage and tradition of a region that contains social,
cultural, and physical values. In education, traditional games can be used as teaching materials in
physical education. The research conducted was a qualitative research with a case study approach. The
study aims to determine the impact of implementing traditional games in physical education in
Elementary Schools in Sugihwaras District, Bojonegoro, East Java. The research was conducted from
January to February 2023. The number of students who agreed on their knowledge of traditional
games was 18 students. The number of students who agreed on the value of implementing traditional
games was 19 students. 17 students agreed on the difference between traditional and modern games in
physical education. 20 students said that they actively participated in traditional games. 18 students
stated that the response of other students towards traditional games was very positive. And 20 students
stated that the implementation of traditional games provided benefits for the development of skills and
enriched their knowledge about local culture. Conclusion: The implementation of traditional games in
physical education provides positive benefits for students' development both in terms of skills and
knowledge about local culture. The recommendation for the next step is to continue introducing
traditional games to students and increasing their participation in these activities.
Keywords : Traditional games, implementation, physical education
budaya, dan fisik (Agustin et al., 2021:33). menganalisis konsep permainan tradisional dan
Dalam dunia pendidikan, permainan tradisional implementasinya dalam pendidikan olahraga.
dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar dalam Tujuan ini penting untuk dicapai karena
pendidikan olahraga (Musiandi & Taroreh, permainan tradisional merupakan bagian yang
2020:9) untuk membantu meningkatkan tidak terpisahkan dari warisan budaya dan
kemampuan fisik, sosial, dan emosional siswa. tradisi suatu daerah. Dalam dunia pendidikan,
Namun, banyak kendala yang dihadapi dalam permainan tradisional dapat dimanfaatkan
implementasi permainan tradisional dalam sebagai bahan ajar dalam pendidikan olahraga
pendidikan olahraga. Oleh karena itu, perlu untuk membantu meningkatkan kemampuan
dilakukan penelitian yang membahas tentang fisik, sosial, dan emosional siswa (Subekti et al.,
analisis konsep permainan tradisional dan 2020:55). Pada proses penelitian ditemukan
implementasinya dalam pendidikan olahraga. kendala yang dihadapi dalam implementasi
Penelitian ini akan membantu memahami permainan tradisional dalam pendidikan
bagaimana permainan tradisional dapat olahraga, seperti minimnya sumber daya
dimanfaatkan sebagai bahan ajar dalam manusia yang ahli dalam permainan tradisional,
pendidikan olahraga dan bagaimana hasil yang kurangnya perhatian terhadap pendidikan
diperoleh dari implementasi permainan olahraga, serta kurangnya sarana dan prasarana
tradisional ini. yang memadai.
Guru pendidikan jasmani olahraga dan Permainan tradisional seperti bola bekel
kesehatan memainkan peran yang krusial dalam dan egrang dapat mengajarkan siswa tentang
sistem pembelajaran karena ia berinteraksi keterampilan motorik, keseimbangan,
langsung dengan siswa. Sebagai perencana atau koordinasi, dan memperkuat otot-otot tubuh
desainer pembelajaran, guru pendidikan jasmani mereka. Selain itu, permainan tradisional juga
olahraga dan kesehatan harus memiliki dapat meningkatkan rasa kebersamaan,
pemahaman yang baik tentang kurikulum yang kerjasama, dan toleransi antara siswa, sehingga
berlaku, karakteristik siswa, serta sumber daya siswa dapat belajar untuk bekerja sama dan
dan fasilitas yang tersedia, agar dapat memecahkan masalah bersama. Dengan
mengintegrasikannya menjadi komponen dalam penerapan model pembelajaran problem based
merancang pembelajaran pendidikan jasmani learning dan discovery learning dalam
olahraga dan Kesehatan (Deswandi & Ihsan, pembelajaran jasmani (Muhammad & Setiawan,
2018). Selain itu, guru juga bisa menjadi 2022), serta dukungan dari permainan
pelaksana dalam proses pembelajaran. Sebagai tradisional sebagai sarana pendukung,
seorang guru pendidikan jasmani olahraga dan diharapkan siswa dapat lebih aktif dan terlibat
kesehatan, tugasnya tidak hanya sebagai model dalam pembelajaran, sehingga hasil belajar yang
atau contoh untuk siswanya, tetapi juga sebagai dicapai dapat lebih optimal dan berkualitas.
pengelola pembelajaran dan harus memiliki Permainan tradisional seperti congklak, engklek,
keterampilan yang baik dalam proses atau petak umpet dapat menjadi alternatif yang
pembelajaran. Kemampuan guru dalam menyenangkan dan efektif dalam meningkatkan
membuka dan menutup pelajaran, menjelaskan aktivitas fisik anak, sehingga dapat membantu
materi, serta mengelola kelas dengan baik akan orang tua dalam mendukung pertumbuhan dan
menunjukkan keterampilan guru dalam proses kesehatan anak mereka. Selain itu, permainan
pembelajaran, sehingga tercipta suasana tradisional juga dapat meningkatkan interaksi
pembelajaran yang kondusif. Dalam hal ini, sosial dan kreativitas anak, sehingga dapat
efektivitas proses pembelajaran pendidikan akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi
meningkat. perkembangan anak secara keseluruhan
Implementasi permainan tradisional (Triprayogo et al., 2021).
dalam pendidikan olahraga sangat penting Permainan tradisional memiliki peran
karena dapat membantu meningkatkan kualitas penting dalam pendidikan olahraga. Banyak
pendidikan olahraga dan memperkenalkan nilai- bukti yang menunjukkan bahwa implementasi
nilai budaya dan tradisi suatu daerah kepada permainan tradisional dalam pendidikan
siswa (Mulyana & Lengkana, 2019). Dengan olahraga dapat meningkatkan keterampilan
demikian, penelitian ini sangat urgensi untuk motorik, kreativitas, dan kerja sama tim pada
3 dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk
Jurnal Menssana, ISSN 2527-6451 (print), ISSN 2622-4917(online)
Penerbit Pusat Studi Pendidikan Olahraga, Kesehatan dan Rekreasi
Analisis Konsep Permainan Tradisional dan Implementasinya dalam Pendidikan Olahraga
Hilmy Aliriad
siswa. Melalui pembacaan pustaka seperti motivasi dan minat, kerja sama tim, kemampuan
”Sports teaching, traditional games, and komunikasi, dan keterampilan motorik. Oleh
understanding in physical education: A tale of karena itu, implementasi permainan tradisional
two stories” (Martínez-Santos et al., 2020) yaitu dalam pendidikan olahraga harus diterapkan
permainan tradisional memiliki peran besar sebagai alternatif dari olahraga yang lebih
dalam memelihara warisan budaya dan modern untuk membantu meningkatkan kualitas
membantu dalam perkembangan total individu, pendidikan olahraga (Utomo, 2021:197).
terutama dalam hal perkembangan motorik fisik. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat
Selanjutnya penelitian yang berjudul ”The memberikan informasi tentang bagaimana
implementation of traditional games for early konsep permainan tradisional dapat
childhood education” (Sulistyaningtyas & dimanfaatkan dalam pendidikan olahraga dan
Fauziah, 2019:431) menyatakan permainan bagaimana implementasi permainan tradisional
tradisional memiliki banyak manfaat pada segala dalam pendidikan olahraga dapat memberikan
aspek perkembangan anak usia dini, termasuk manfaat bagi siswa. Informasi ini dapat
perkembangan fisik-motorik, sosial-emosional, digunakan oleh pihak sekolah dan pendidik
moral, kognitif, dan bahasa.”Integrating social untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas
skills in traditional games with physical pendidikan olahraga yang dilakukan.
education interventions ” (Hartanto et al., Definisi operasional dalam penelitian ini
2021:921) memiliki tujuan untuk menguji akan melakukan penguraian dan pemahaman
apakah permainan tradisional dapat secara terperinci tentang arti dan makna dari
mempengaruhi keterampilan sosial. Ketiga permainan tradisional dan bagaimana hal
artikel tersebut memberikan wawasan yang lebih tersebut diterapkan dalam pendidikan olahraga,
luas tentang bagaimana permainan tradisional serta memberikan batasan yang jelas mengenai
dapat dimasukkan ke dalam pendidikan olahraga apa yang dimaksud dengan permainan
dan manfaat yang dapat diambil dari tradisional dan implementasi dalam pendidikan
implementasi permainan tradisional tersebut. olahraga.
Dalam paragraf ini, akan dibahas mengenai
pentingnya permainan tradisional dalam METODE
pendidikan olahraga dan bagaimana Jenis penelitian yang dilakukan adalah
implementasi permainan tradisional dapat penelitian kualitatif dengan pendekatan studi
membantu siswa dalam meningkatkan hasil kasus (Darmalaksana, 2020:2). Penelitian ini
belajar. bertujuan untuk mengetahui dampak
Berdasarkan studi kasus pada tiga implementasi permainan tradisional dalam
sekolah di Kec. Sugihwaras Bojonegoro yaitu pendidikan olahraga pada Sekolah Dasar di
SDN Alasgung 1, SDN Siwalan, SDN Kecamatan Sugihwaras. Waktu penelitian
Sugihwaras 2, dapat dilihat bahwa implementasi dilakukan pada bulan Januari sampai dengan
permainan tradisional dalam pendidikan Februari 2023. Tempat penelitian dilakukan di
olahraga memiliki dampak positif bagi siswa. Sekolah Dasar di Kecamatan Sugiwaras,
Pada SDN Alasgung 1, siswa lebih tertarik dan Kabupaten Bojonegoro, Jawa [Link] atau
antusias dalam mengikuti kegiatan olahraga sasaran penelitian adalah siswa Sekolah Dasar
ketika melibatkan permainan tradisional seperti Bojonegoro yang mengikuti program pendidikan
congklak, gasing, dan bebjas. Sedangkan pada olahraga yang mencakup implementasi
SDN Siwalan, implementasi permainan permainan tradisional. Populasi pada sekolahan
tradisional seperti petak umpet, layangan, dan ini adalah siswa kelas 5 SD di yang di ambil
sepak raga tradisional dapat meningkatkan kerja secara random smpling, dengan ketentuan 10
sama tim dan kemampuan komunikasi siswa. SDN dan 2 siswa disetiap Seokolahan. Subjek
Terakhir, pada SDN Sugihwaras 2, penelitian adalah siswa kelas 5 Sekolah Dasar
implementasi permainan tradisional seperti yang mengikuti program pendidikan olahraga
gulat, panjat pinang, dan bulu tangkis tradisional dengan implementasi permainan tradisional.
membantu dalam meningkatkan keterampilan Prosedur pengumpulan data melalui
motorik siswa. observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Ketiga studi kasus tersebut, dapat ditarik Alat pengumpulan data adalah catatan
kesimpulan bahwa implementasi permainan
lapangan, pedoman wawancara, dan foto-
tradisional dalam pendidikan olahraga memiliki
dampak positif bagi siswa, seperti meningkatkan
foto yang diambil selama proses pendidikan
4
Jurnal MensSana
Jurnal ilmiah Bidang Pendidikan Olahraga
Edisi Mei dan November
Volume XX, Nomor X, Tahun XXXX: X - XX
[Link] analisis data yang dan detail. Berikut lembar observasi dan
digunakan adalah analisis data kualitatif wawancara untuk siswa dan guru
dengan pendekatan deskriptif (Sari et al.,
2022:177-179). Data yang dikumpulkan akan Tabel 1. Lembar Observasi Siswa
dianalisis dan dibandingkan dengan hasil
penelitian yang ada untuk mengetahui No Pertanyaan
dampak implementasi permainan tradisional
dalam pendidikan olahraga pada Sekolah 1 Deskripsikan implementasi permainan
tradisional dalam kegiatan pendidikan
Dasar Bojonegoro.
olahraga (materi, metode, media, dll)
2 Deskripsikan tingkah laku siswa saat
mengikuti permainan tradisional
(partisipasi, keaktifan, dll)
3 Deskripsikan keterlibatan guru dalam
implementasi permainan tradisional
(koordinasi, pengawasan, dll)
4 Deskripsikan keterlibatan siswa lain
dalam permainan (keaktifan, partisipasi,
dll)
5 Deskripsikan respon siswa terhadap
permainan tradisional (minat,
antusiasme, dll)
6
Jurnal MensSana
Jurnal ilmiah Bidang Pendidikan Olahraga
Edisi Mei dan November
Volume XX, Nomor X, Tahun XXXX: X - XX
memberikan manfaat bagi pengembangan seperti kerjasama, kejujuran, dan toleransi, serta
keterampilan dan memperkaya wawasan tentang belajar tentang keberagaman budaya yang ada di
budaya lokal. 7)Responden menyatakan bahwa Indonesia. Menurut (Rusmawati, 2016:435),
mereka merasa penting untuk memperkenalkan implementasi permainan tradisional dalam
permainan tradisional kepada siswa agar mereka pendidikan olahraga dapat membantu
dapat mengenal dan memahami budaya lokal. meningkatkan keterampilan motorik, seperti
keseimbangan, koordinasi, dan kecepatan.
Pembahasan Selain itu, permainan tradisional juga dapat
Berdasarkan data hasil observasi dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan
wawancara, permainan tradisional kreativitas siswa. Menurut (Alaska & Hakim,
diimplementasikan dengan menggunakan 2021:141) implementasi permainan tradisional
metode demo dan praktek (Lubis et al., dalam pendidikan olahraga dapat membantu
2021:165). Guru menggunakan media gambar meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa.
dan video untuk mengajarkan materi permainan. Permainan tradisional dapat membuat
Guru juga memperhatikan keterlibatan siswa pembelajaran lebih menyenangkan dan
dalam kegiatan dan memimpin permainan menghindarkan siswa dari kebosanan.
dengan baik (Octavia, 2020:13-14). Siswa Berdasarkan deskripsi yang diberikan,
sangat aktif dan antusias dalam mengikuti persepsi guru dan siswa terhadap implementasi
permainan, mereka berkompetisi dan saling permainan tradisional dalam pendidikan
membantu satu sama lain. Responden menilai olahraga sangat positif. Metode pembelajaran
implementasi permainan tradisional sangat baik yang digunakan dalam praktek menggunakan
dan materi permainan diajarkan dengan jelas metode demo dan praktek untuk mengajarkan
dan sesuai dengan tingkat ketrampilan siswa. materi permainan dan memperhatikan
Permainan tradisional lebih menekankan pada keterlibatan siswa. Guru juga memimpin
nilai-nilai tradisional dan berkaitan dengan permainan dengan baik dan membantu siswa
budaya local (Gustian, 2020:199). Responden yang kesulitan. Siswa sangat antusias dan aktif
merasa terlibat dan menikmati permainan dalam mengikuti permainan tradisional, mereka
melalui partisipasi aktif dalam permainan. berkompetisi satu sama lain dan saling
Tanggapan siswa lain terhadap permainan membantu dalam permainan. Siswa juga terlihat
tradisional sangat positif dan mereka juga senang dan tertarik dengan permainan
merasa terlibat dan menikmati permainan hal ini tradisional yang diajarkan.
sejalan dengan (Imroatun, 2014) permainan Hasil wawancara menunjukkan bahwa
tradisional memiliki pengaruh positf terhadapa responden menilai implementasi permainan
kecakapan social anak. Implementasi permainan tradisional sangat baik dan materi permainan
tradisional dalam pendidikan olahraga diajarkan dengan jelas. Responden juga merasa
memberikan manfaat bagi pengembangan terlibat dan menikmati permainan. Responden
keterampilan dan memperkaya wawasan tentang juga menyatakan ada perbedaan antara
budaya local, hasil penelitian tersebut sesuai permainan tradisional dan permainan modern
dengan (Putra et al., 2018:909) yang dalam pendidikan olahraga (Pebryawan,
memanfaatkan permainan balapan ban sepeda 2015:92), dimana permainan tradisional lebih
untuk mengembangkan keterampilan dan menekankan pada nilai-nilai tradisional dan
meningkatkan kebugaran tubuh. Responden berkaitan dengan budaya lokal. Responden
menyatakan penting untuk memperkenalkan menyatakan bahwa implementasi permainan
permainan tradisional kepada siswa agar mereka tradisional dalam pendidikan olahraga
dapat mengenal dan memahami budaya lokal. memberikan manfaat bagi pengembangan
Hasil Observasi tersebut sejalan dengan keterampilan dan memperkaya wawasan tentang
hasil penelitian tentang implementasi permainan budaya lokal. Mereka juga merasa penting untuk
tradisional. Menurut (Masrurin, 2021:5), memperkenalkan permainan tradisional kepada
permainan tradisional memiliki nilai edukatif siswa agar mereka dapat mengenal dan
yang penting untuk dikembangkan dalam memahami budaya lokal.
pendidikan. Melalui permainan tradisional, Secara keseluruhan, guru dan siswa
siswa dapat belajar tentang nilai-nilai sosial, memiliki persepsi yang positif terhadap
7 implementasi permainan tradisional dalam
Jurnal Menssana, ISSN 2527-6451 (print), ISSN 2622-4917(online)
Penerbit Pusat Studi Pendidikan Olahraga, Kesehatan dan Rekreasi
Analisis Konsep Permainan Tradisional dan Implementasinya dalam Pendidikan Olahraga
Hilmy Aliriad
pendidikan olahraga. Mereka melihat permainan tradisional. Hal ini diperkuat dengan fakta
tradisional sebagai hal yang penting untuk bahwa mayoritas siswa (20 siswa) menganggap
memperkaya wawasan dan pengembangan permainan tradisional memiliki manfaat yang
keterampilan siswa, serta membantu mereka baik bagi kesehatan dan perkembangan mereka.
mengenal budaya local (Hidayati & Lestari, Selain itu, sebagian besar siswa (19 siswa) juga
2021:14). menilai bahwa implementasi permainan
Berikut tabel data persepsi dari 20 siswa tradisional dalam pendidikan olahraga memiliki
tentang Konsep Permainan Tradisional dan nilai yang baik dan berbeda dengan permainan
Implementasinya dalam Pendidikan Olahraga di modern. Hal ini menunjukkan bahwa siswa
SDN Kecamatan Sugiwaras dapat dilihat pada mulai menyadari pentingnya menjaga dan
tabel berikut : melestarikan budaya lokal melalui permainan
tradisional.
Tabel 3. Persepsi Permainan Tradisional Dalam hal tanggapan siswa lain,
mayoritas siswa (18 siswa) memberikan
No. Aspek Persepsi Jumlah tanggapan positif terhadap permainan
Siswa yang tradisional. Hal ini menunjukkan bahwa siswa
Setuju merasa terlibat dalam proses belajar melalui
1. Pengetahuan tentang 18 permainan tradisional, sehingga membuat
permainan tradisional mereka lebih termotivasi untuk mengikuti
2. Nilai implementasi 19 program pendidikan olahraga. Secara
permainan tradisional keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan
3. Perbedaan permainan 17 bahwa implementasi permainan tradisional
tradisional dan modern dalam program pendidikan olahraga dapat
4. Partisipasi aktif 20 menjadi alternatif yang baik untuk
5. Tanggapan siswa lain 18 meningkatkan partisipasi siswa dan
6. Manfaat permainan 20 memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal kepada
tradisional mereka.
Selain itu, sebagian besar siswa (19
siswa atau 95%) merasa bahwa implementasi
permainan tradisional memiliki nilai yang tinggi
Persepsi dalam pendidikan olahraga. Hal ini
Permainan Tradisional menunjukkan bahwa permainan tradisional
20.5 dapat dijadikan alternatif yang baik dalam
20 program pendidikan olahraga di sekolah. Siswa
19.5 juga menyadari perbedaan antara permainan
19
18.5 tradisional dan modern (17 siswa atau 85%),
18 yang menunjukkan bahwa mereka telah
17.5 mempelajari perbedaan antara keduanya dan
17
16.5 menyadari nilai-nilai budaya yang terkandung
16 dalam permainan tradisional.
15.5 Siswa juga menunjukkan partisipasi
i 1 2 3 4 5 6
ps si si ps
i
ps
i si aktif dalam permainan tradisional, di mana
e ep ep e e ep
rs rs rs rs rs rs seluruh siswa (20 siswa atau 100%) mengaku
Pe Pe Pe Pe Pe Pe
berpartisipasi aktif dalam setiap sesi permainan
Jumlah Siswa yang Setuju tradisional. Hal ini menunjukkan bahwa
Gambar 3. Persepsi Permainan Tradisional permainan tradisional dapat menarik minat
siswa dan memotivasi mereka untuk
Berdasarkan hasil penelitian yang telah berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan
dilakukan, dapat disimpulkan bahwa olahraga.
implementasi permainan tradisional dalam Selain itu, sebagian besar siswa (18
program pendidikan olahraga pada siswa kelas 5 siswa atau 90%) memberikan tanggapan positif
SD di Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten terhadap permainan tradisional. Hal ini
Bojonegoro, Jawa Timur dapat memberikan menunjukkan bahwa siswa merasa senang dan
dampak positif pada partisipasi aktif siswa dan antusias dalam memainkan permainan
pengetahuan mereka tentang permainan tradisional. Siswa juga menyadari manfaat
8
Jurnal MensSana
Jurnal ilmiah Bidang Pendidikan Olahraga
Edisi Mei dan November
Volume XX, Nomor X, Tahun XXXX: X - XX
permainan tradisional dalam pendidikan permainan tradisional dan budaya lokal menjadi
olahraga, di mana seluruh siswa (20 siswa atau topik yang semakin populer dalam diskusi
100%) menyatakan bahwa permainan tradisional tentang pendidikan dan kebudayaan, dan
dapat membantu meningkatkan keterampilan penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan
fisik dan keterampilan sosial. Hal ini olahraga dapat menjadi salah satu cara untuk
menunjukkan bahwa permainan tradisional mempertahankan permainan tradisional dan
dapat memberikan manfaat yang positif bagi mendorong siswa untuk lebih menghargai
perkembangan fisik dan sosial siswa. budaya mereka.
Dari hasil wawancara dengan guru, Dalam hal ini, penelitian ini
diperoleh informasi bahwa implementasi mengkonfirmasi pengetahuan yang sudah ada
permainan tradisional dalam program tentang manfaat pendidikan olahraga dan
pendidikan olahraga dapat membantu siswa permainan tradisional, dan menunjukkan bahwa
untuk lebih memahami budaya lokal dan nilai- implementasi permainan tradisional dalam
nilai yang terkandung dalam permainan pendidikan olahraga dapat menjadi strategi yang
tradisional. Selain itu, permainan tradisional efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa
juga dapat membantu siswa untuk dalam kegiatan olahraga dan memperkenalkan
mengembangkan keterampilan sosial, seperti mereka pada budaya lokal.
kerjasama, komunikasi, dan toleransi.
Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat KESIMPULAN
disimpulkan bahwa implementasi permainan Permainan tradisional memiliki nilai
tradisional dalam pendidikan olahraga memiliki edukatif dan memperkaya pengalaman bermain
dampak yang positif bagi siswa. Siswa merasa siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa
senang dan antusias dalam memainkan sebagian besar siswa memiliki pengetahuan
permainan tradisional, dan menyadari nilai-nilai tentang permainan tradisional, menghargai nilai
budaya yang terkandung dalam permainan implementasi permainan tradisional dalam
tersebut. Selain itu, permainan tradisional dapat pendidikan olahraga, dan menyadari perbedaan
membantu meningkatkan keterampilan fisik dan antara permainan tradisional dan modern. Selain
sosial siswa. Oleh karena itu, permainan itu, siswa yang aktif berpartisipasi dalam
tradisional dapat dijadikan alternatif yang baik permainan tradisional juga mampu mendapatkan
dalam program pendidikan olahraga di sekolah manfaat kesehatan dan mengalami interaksi
Hasil temuan penelitian ini dapat sosial yang positif. Temuan-temuan ini dapat
dihubungkan dengan struktur pengetahuan yang dijadikan acuan dalam pengembangan program
telah mapan mengenai pentingnya pendidikan pendidikan olahraga yang memasukkan
olahraga dan peran permainan tradisional dalam permainan tradisional sebagai bagian dari
pendidikan olahraga. Hasil temuan bahwa kurikulum, sehingga siswa dapat mengenal,
implementasi permainan tradisional dapat menghargai, dan memperkaya budaya lokal.
meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam Implementasi permainan tradisional
kegiatan olahraga, telah lama menjadi dalam pendidikan olahraga memberikan manfaat
pengetahuan yang mapan dalam pendidikan positif bagi pengembangan siswa baik dalam hal
olahraga. Banyak penelitian sebelumnya juga keterampilan maupun pengetahuan tentang
menunjukkan bahwa permainan tradisional budaya lokal. Rekomendasi untuk langkah
dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam selanjutnya adalah untuk terus memperkenalkan
kegiatan olahraga, karena permainan tradisional permainan tradisional kepada siswa dan
memiliki karakteristik yang lebih menarik dan meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan
menyenangkan dibandingkan dengan permainan tersebut.
modern atau olahraga yang terstruktur dengan
ketat. DAFTAR PUSTAKA
Selain itu, temuan bahwa siswa
memiliki pengetahuan yang terbatas tentang
Agustin, N. W., Susandi, A., & Muhammad,
permainan tradisional dan manfaatnya juga
terkait dengan pengetahuan yang mapan tentang D. H. (2021). Permainan tradisional
pentingnya melestarikan budaya dan warisan sebagai sarana mengembangkan
9 budaya. Kekhawatiran akan hilangnya kemampuan fisik motorik anak dan
Jurnal Menssana, ISSN 2527-6451 (print), ISSN 2622-4917(online)
Penerbit Pusat Studi Pendidikan Olahraga, Kesehatan dan Rekreasi
Analisis Konsep Permainan Tradisional dan Implementasinya dalam Pendidikan Olahraga
Hilmy Aliriad
10
Jurnal MensSana
Jurnal ilmiah Bidang Pendidikan Olahraga
Edisi Mei dan November
Volume XX, Nomor X, Tahun XXXX: X - XX
11
Jurnal Menssana, ISSN 2527-6451 (print), ISSN 2622-4917(online)
Penerbit Pusat Studi Pendidikan Olahraga, Kesehatan dan Rekreasi