Ikhtisar Polis Asuransi Elektronik
Ikhtisar Polis Asuransi Elektronik
RINCIAN PRODUK
Harga Produk /
: Rp. 825,000
Jumlah Pertanggungan
RINCIAN TERTANGGUNG
*Jumlah Pertanggungan yang diterima akan dikurangi depresiasi sebesar 1% per bulan sejak masa polis aktif
POLIS ASURANSI MOVEABLE ALL RISK ATAU
ASURANSI SEGALA RISIKO UNTUK ELEKTRONIK
Bahwa Tertanggung yang disebut dalam Ikhtisar Polis ini telah mengajukan kepada
Dengan syarat Tertanggung telah membayar premi yang disebutkan dalam Ikhtisar
kepada Penanggung dan tunduk kepada syarat, pengecualian, ketentuan, dan kondisi
yang terkandung di dalam Polis atau dinyatakan padanya.
JAMINAN
Polis ini menyatakan bahwa jika selama berlangsungnya Periode Pertanggungan yang
disebutkan di dalam Ikhtisar, Objek Pertanggungan atau bagian daripadanya hancur
atau rusak sebagai akibat dari KETIDAKSENGAJAAN ATAU HAL-HAL YANG TIDAK
DIINGINKAN YANG SETARA ketika berada dalam Wilayah Republik Indonesia.
Penanggung akan memberikan ganti rugi kepada Tertanggung dengan cara
memperbaiki atau mengganti baru Objek Pertanggungan atau bagian daripadanya yang
hancur atau rusak tersebut, sesuai dengan pilihan Penanggung.
Tanggung jawab Penanggung atas Barang manapun tidaklah melebihi Harga
Pertanggungan dari masing-masing Barang itu.
DEFINISI
3. Pihak Ketiga adalah semua pihak yang bukan Tertanggung, suami atau istri,
anak, orang tua, dan saudara sekandung dari Tertanggung, orang-orang yang
bekerja pada dan orang-orang yang berada dibawah pengawasan Tertanggung.
Jika Tertanggung adalah Badan Hukum maka Pengurus, Pemegang Saham,
Komisaris dan Karyawan/wati tidak termasuk dalam pengertian “Pihak Ketiga”.
6. Polis adalah surat kontrak yang dibuat dan ditandatangani oleh Penanggung dan
Tertanggung.
11. Premi adalah sejumlah uang yang wajib dibayar oleh Tertanggung kepada
Penanggung sehubungan dengan adanya asuransi ini.
12. Kerusuhan adalah tindakan dari satu kelompok orang minimal 12 orang yang
dalam melaksanakan suatu tujuan bersama menimbulkan suasana gangguan
ketertiban umum dengan kegaduhan dan menggunakan kekerasan serta
pengrusakan harta benda orang lain, yang belum dianggap sebagai huru hara.
13. Huru – hara adalah keadaan di satu kota di mana sejumlah besar massa secara
bersama-sama atau dalam kelompok-kelompok kecil menimbulkan suasana
gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat dengan kegaduhan dan
menggunakan kekerasan serta rentetan pengrusakan sejumlah harta benda,
sedemikian rupa sehingga timbul ketakutan umum, yang ditandai dengan
berhentinya lebih separuh kegiatan normal pusat perdagangan/pertokoan atau
perkantoran atau sekolah atau transportasi umum di kota tersebut selama minimal
24 jam secara terus menerus yang dimulai sebelum, selama atau setelah kejadian
tersebut.
14. Nuklir atau Radioaktif berarti radiasi pengionan dari atau sifat radioaktif, beracun,
bahan peledak atau bahan berbahaya lainnya atau bersifat mencemari seperti
materi radioaktif atau limbah nuklir, senjata, perangkat, bahan bakar, instalasi,
reaktor atau komponen apapun dari ini.
15. Perang berarti sarana invasi, tindakan musuh asing, permusuhan (baik perang
dinyatakan atau tidak), perang saudara, pemberontakan, revolusi, pengkudetaan
atau kerusuhan masyarakat mengikuti salah satu atau semua ini.
16. Pencurian adalah Perbuatan yang dilakukan dengan sengaja untuk mengambil
barang milik orang lain tanpa izin dan/atau secara melawan hukum, dengan
didahului, disertai atau diikuti dengan tindak kekerasan yang menyebabkan cidera
fisik dan/atau kerusakan properti.
17. Kekerasan adalah perbuatan yang dilakukan oleh satu atau sekelompok orang,
yang menyebabkan orang lain mengalami cidera fisik atau kematian dan/atau
kerusakan properti milik orang lain.
18. Hipnotis adalah perbuatan tipu muslihat yang membuat seseorang diluar
kesadarannya menjadi tunduk dan mengikuti keinginan si pelaku hipnotis untuk
menyerahkan harta benda / objek pertanggungan kepada si pelaku hipnotis atau
orang lain yang tidak berhak.
19. Insiden adalah suatu peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba, tidak diharapkan atau
tidak sengaja akibat faktor eksternal yang menyebabkan kerugian.
PENGECUALIAN
k. Kerusakan pada Software (aplikasi) oleh sebab apapun, salah atau tidak
sahnya pemrograman, pembatalan informasi yang tidak disengaja atau
pembuangan media penyimpan data, dan dari hilangnya informasi yang
disebabkan oleh medan magnet;
m. Cacat, rusak atau busuk yang terjadi karena sifat atau kelemahan yang
melekat pada barang yang dibeli atau yang merupakan tanggung jawab
pabrikan atau perakit;
n. Kerusakan karena iklim, cuaca, hama dan binatang kecil, debu, karat dan
semua kerusakan yang terjadi secara bertahap;
b. ionisasi, radiasi, atau kontaminasi oleh radioaktivitas dari bahan bakar nuklir
atau limbah nuklir hasil pembakaran bahan bakar nuklir, tidak pula segala
kerugian lanjutannya, dan untuk kepentingan Pengecualian ini pembakaran
mencakup segala proses mandiri-berkelanjutan dari fisi nuklir;
3. Berkaitan dengan atau timbul dari atau disebabkan oleh tindakan sengaja atau
kelalaian sengaja, perbuatan jahat yang dilakukan oleh Tertanggung, suami atau
istri atau anak Tertanggung, orang yang disuruh Tertanggung, orang yang
bekerja pada Tertanggung, orang dengan sepengetahuan atau seizin
Tertanggung, atau orang yang tinggal bersama Tertanggung;
4. Berkaitan dengan atau timbul dari atau disebabkan oleh kerusakan yang terjadi
atas Objek Pertanggungan atau bagian daripadanya sebagai akibat dari
pencurian dan/atau hal yang berhubungan dengan tindak kekerasan atau cara
paksa yang dapat terlihat pada fisik Objek Pertanggungan tersebut;
5. Berkaitan dengan biaya untuk instalasi software (peranti lunak) atas kerusakan
atau kehilangan software;
6. Dijamin di bawah polis asuransi lain, termasuk tetapi tidak terbatas pada garansi
produk;
7. Terjadi atas bagian-bagian yang termasuk tetapi tidak terbatas pada aksesoris
atau bagian tambahan atau bukan standar pabrikan,baterai, antena, media
penyimpanan data (memory card) eksternal dan sejenisnya;
Dalam setiap tindakan, gugatan, atau proses hukum lain dimana Penanggung
menyatakan bahwa berdasarkan ketentuan Pengecualian 1 – 11 di atas suatu
kehancuran atau kerusakan tidak dijamin oleh Polis, maka kewajiban untuk
membuktikan bahwa kehancuran atau kerusakan tersebut dijamin berada pada
Tertanggung.
KONDISI UMUM
1. Identifikasi
Polis ini beserta Ikhtisar dan Formulir Aplikasi Asuransi-nya dianggap sebagai satu
kesatuan kontrak, dan ungkapan “Polis ini” dimanapun ia digunakan di dalam
kontrak ini harus dibaca sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Polis, Ikhtisar,
dan Formulir Aplikasi Asuransi-nya. Setiap kata atau ungkapan yang memiliki arti
khusus yang terlekat di bagian manapun pada Polis ini mengandung arti yang
sama dimanapun kata atau ungkapan tersebut muncul pada Ikhtisar atau Formulir
Aplikasi Asuransi.
4. Perubahan
Polis ini menjadi tidak berlaku apabila setelah berlakunya pertanggungan Objek
Pertanggungan yang diasuransikan mengalami perubahan:
Kecuali jika perubahan tersebut diakui dan disetujui oleh Penanggung secara
tertulis tanpa ditunda tentang perubahan tersebut dan meminta persetujuan
Penanggung atas hal tersebut melalui penerbitan Endorsemen yang memadai
terhadap Polis ini.
Namun demikian, ketentuan ini tidak berlaku setelah perubahan tersebut sudah
tidak ada lagi :
a. Dalam hal Harta Benda yang dipertanggungkan telah dialihkan kepada
pihak lain.
b. Dalam hal Harta Benda yang dipertanggungkan digunakan atau disimpan
dengan cara atau pada lokasi selain yang disebutkan dalam Polis.
c. Dalam hal lokasi dimana Harta Benda yang dipertanggungkan biasanya
disimpan seperti yang tercantum dalam Polis berubah atau mengalami
perubahan bentuk, perbaikan atau pengerjaan sejenisnya.
d. Dalam hal timbul keadaan-keadaan lain yang merupakan bagian dari
perubahan yang material atas isi dari Polis atau Surat Permohonan, atau
dalam hal bahaya yang mengancam Harta Benda yang dipertanggungkan
meningkat secara material.
Penanggung tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang terjadi di
antara saat perubahan yang disebutkan dalam ayat sebelumnya berlangsung
(atau, dalam hal Pemohon atau Tertanggung tidak menyadari akan perubahan
tersebut, saat perubahan tersebut diketahuinya) dan saat diterimanya oleh
Penanggung pemberitahuan seperti yang disyaratkan dalam ayat sebelumnya.
C. Ketentuan pada ayat B di atas tidak berlaku dalam hal fakta material yang
tidak diungkapkan atau yang dinyatakan dengan tidak benar tersebut telah
diketahui oleh Penanggung, namun Penanggung tidak mempergunakan
haknya untuk menghentikan pertanggungan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari
setelah Penanggung mengetahui pelanggaran tersebut.
3. Dalam hal Harta Benda yang dipertanggungkan telah dicuri, untuk melapor
pihak kepolisian yang berwenang atas peristiwa tersebut tanpa ditunda.
Jika tanpa ada alasan yang sah Pemohon atau Tertanggung lalai untuk memenuhi
ketentuan- ketentuan dari ayat sebelumnya, Penanggung tidak bertanggung jawab
atas kerugian atau kerusakan tersebut jika pelanggaran tersebut berkaitan dengan
butir 6.2 hingga 6.7, dan untuk bagian dari kerugian atau kerusakan tersebut yang
seharusnya dapat dicegah seandainya tidak ada pelanggaran jika pelanggaran
tersebut berkaitan dengan butir 6.1, dan untuk jumlah yang seharusnya dapat
diperoleh kembali dengan melaksanakan hak untuk menuntut kembali (regres)
tersebut seandainya tidak ada pelanggaran jika pelanggaran tersebut berkaitan
dengan butir 6.8.
7. Prosedur Klaim
Dalam hal terjadinya suatu kejadian yang dapat menimbulkan klaim berdasarkan
Polis ini (yang terdapat dalam schedule polis), Tertanggung memiliki kewajiban
untuk:
5. Tidak ada klaim yang dapat dibayar berdasarkan Polis ini kecuali jika
syarat-syarat dari kondisi ini telah dipenuhi;
7. Tidak ada klaim yang dapat dibayar berdasarkan Polis ini kecuali jika
syarat-syarat dari kondisi ini telah dipenuhi;
9. Jika suatu klaim curang dalam hal apapun atau jika cara curang digunakan
oleh Tertanggung atau orang yang bertindak atas namanya untuk
memperoleh manfaat berdasarkan Polis ini, atau jika suatu kehancuran atau
kerusakan atas Objek Pertanggungan yang diasuransikan di sini disebabkan
oleh tindakan sengaja atau kerjasama dengan Tertanggung maka semua
manfaat berdasarkan Polis ini menjadi hilang.
8.2. Metode penggantian klaim ditentukan oleh Penanggung dengan batas limit
maksimal sesuai dengan ketentuan Polis;
8.4. Kerugian total adalah sebesar harga pada Objek Pertanggungan sesaat
sebelum terjadinya kerugian / kerusakan dikurangi depresiasi 1% (satu
persen) per bulan terhitung mulai periode asuransi sampai kerusakan yang
dijamin polis terjadi.
8.5. Tanggung jawab maksimum Penanggung dalam satu kejadian klaim (any one
accident) dan secara keseluruhan (in aggregate) selama berlangsungnya
Periode Asuransi adalah sebesar Total Harga Pertanggungan;
8.7. Nilai ganti rugi yang dibayar oleh Penanggung akan dikurangi dengan risiko
sendiri yang tercantum dalam schedule polis.
9. Asuransi Lain
Menyimpang dari Pasal 277 ayat 1 Kitab Undang- Undang Hukum Dagang, dalam
hal terjadi kerugian atau kerusakan atas harta benda dan atau kepentingan yang
dipertanggungkan, di mana harta benda dan atau kepentingan tersebut sudah
dijamin pula oleh satu atau lebih pertanggungan lain dan jumlah seluruh harga
pertanggungan polis yang ada (berlaku) lebih besar dari harga sebenarnya dari
harta benda dan atau kepentingan yang dimaksud itu sesaat sebelum terjadinya
kerugian, maka jumlah ganti rugi maksimum yang dapat diperoleh berdasarkan
Polis ini berkurang secara proporsional menurut perbandingan antara harga
pertanggungan polis ini dengan jumlah seluruh harga polis yang ada dan masih
berlaku, tetapi premi tidak dikurangi atau dikembalikan.
3. Dalam hal Tertanggung tidak memenuhi persyaratan ini maka haknya atas
ganti rugi menjadi hilang.
10. Subrogasi
Tertanggung akan melakukan dan setuju untuk melakukan serta mengijinkan
dilakukannya semua tindakan dan hal-hal yang mungkin diperlukan atau diminta
oleh Penanggung demi kepentingan atas segala hak atau pemulihan, atau untuk
memperoleh keringanan atau ganti rugi dari satu atau lebih pihak (selain dari
mereka yang diasuransikan di bawah Polis ini) terhadap siapa Penanggung
berhak atau menjadi berhak atau memperoleh hak tuntut setelah Penanggung
mengganti atau memperbaiki suatu kehancuran atau kerusakan berdasarkan Polis
ini, baik tindakan atau hal-hal tersebut perlu atau menjadi perlu atau diperlukan
sebelum atau sesudah ganti rugi diberikan kepada Tertanggung oleh Penanggung.
11. Prorata
Jika pada saat mulai terjadinya suatu kerusakan atau kehancuran yang dijamin
dalam Polis ini nilai harga pasar Objek Pertanggungan yang diasuransikan secara
kolektif lebih besar daripada Harga Pertanggungan yang tercantum dalam Ikhtisar
maka atas selisihnya Tertanggung dianggap sebagai penanggungnya sendiri dan
menanggung bagian sebanding dari kerugian tersebut dan dikurangi dengan risiko
sendiri.
12. Pembatalan
Penanggung diijinkan untuk membatalkan Polis ini dalam waktu 7 (tujuh) hari
setelah pemberitahuan tertulis mengenai hal tersebut dikirimkan Penanggung
kepada Tertanggung secara tercatat ke alamat terakhir yang diketahui dan
Penanggung akan mengembalikan premi secara prorata untuk Waktu
Pertanggungan yang belum berjalan.
3. Apabila premi dimaksud tidak dibayar sesuai dengan ketentuan dan dalam
jangka waktu yang ditetapkan, Polis ini batal dengan sendirinya tanpa harus
menerbitkan endosemen pembatalan terhitung mulai tanggal berakhirnya
tenggang waktu tersebut dan Penanggung dibebaskan dari semua tanggung
jawab atas kerugian sejak tanggal dimaksud. Namun demikian Tertanggung
tetap berkewajiban membayar premi untuk jangka waktu pertanggungan yang
sudah berjalan sebesar 20% (dua puluh per seratus) dari premi satu tahun.
4. Apabila terjadi kerugian yang dijamin oleh Polis dalam tenggang waktu
Penanggung hanya akan bertanggung jawab terhadap kerugian tersebut apabila
Tertanggung melunasi premi dalam tenggang waktu bersangkutan.
KONDISI KHUSUS
1. Harga Pertanggungan
Merupakan suatu syarat dari asuransi ini bahwa Harga Pertanggungan yang
tercantum dalam Ikhtisar tidak boleh kurang dari biaya pemulihan seandainya
Objek Pertanggungan yang diasuransikan dipulihkan pada hari pertama dari
Periode Asuransi, artinya adalah biaya penggantian benda yang diasuransikan
dengan benda baru dalam kondisi yang sama tetapi tidak lebih baik atau lebih
ekstensif dari kondisinya ketika baru.
2. Dasar Penyelesaian Kerugian
Dalam hal suatu kehancuran atau kerusakan pemberian ganti rugi harus dihitung
atas dasar biaya perbaikan atau penggantian baru Objek Pertanggungan yang
hancur atau rusak, dan tunduk kepada ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
1. Perbaikan atau penggantian baru berarti:
2. Ketentuan Khusus:
a. Perbaikan harus dilaksanakan dengan cepat dan wajar;
b. Jika Objek Pertanggungan hancur atau rusak sebagian saja, maka
tanggung jawab Penanggung tidak akan melebihi jumlah yang
mencerminkan biaya dimana Penanggung seharusnya membayar
biaya perbaikan seandainya Objek Pertanggungan tersebut hancur
seluruhnya;
c. Jika pada saat perbaikan jumlah yang mencerminkan biaya yang
seharusnya dikeluarkan dalam perbaikan seandainya seluruh Objek
Pertanggungan yang diasuransikan hancur ternyata melebihi Harga
Pertanggungan pada saat mulai terjadinya kehancuran atau
kerusakan, atas selisih antara Harga Pertanggungan dengan jumlah
yang mencerminkan biaya perbaikan seluruh Objek Pertanggungan
Tertanggung dianggap sebagai penanggungnya sendiri dan
menanggung bagian atas kerugian tersebut secara proporsional;
d. Jumlah yang dapat dibayarkan untuk biaya perbaikan atau
penggantian baru akan dihitung atas dasar nilai tunai sebenarnya dari
Objek Pertanggungan sesaat sebelum kehancuran atau kerusakan,
dengan memperhitungkan depresiasi atas usia pemakaian dan kondisi
Objek Pertanggungan tersebut.
3. Mata Uang
Dengan ini dipahami dan disetujui bahwa apabila suatu kerugian yang diakui, bila
ada, ditetapkan dalam mata uang selain daripada mata uang yang tercantum
dalam Ikhtisar, maka nilai tukar yang digunakan adalah kurs tengah untuk uang
kertas yang diumumkan oleh Bank Indonesia pada tanggal tercapainya
kesepakatan antara Penanggung dan Tertanggung mengenai besarnya kerugian.
4. Penghentian Pertanggungan
a. Penanggung dan Tertanggung masing-masing berhak setiap waktu
menghentikan pertanggungan ini dengan memberitahukan alasannya.
KLAUSULA PERSELISIHAN
1. Apabila timbul perselisihan antara Penanggung dan Tertanggung sebagai akibat
dari penafsiran atas tanggung jawab atau besarnya ganti rugi dari polis, maka
perselisihan tersebut akan diselesaikan melalui perdamaian atau musyawarah
dalam waktu paling lama 60 (enam puluh) hari kalender sejak timbulnya
perselisihan. Perselisihan timbul sejak Tertanggung atau penanggung menyatakan
secara tertulis ketidaksepakatan atas hal yang diperselisihkan.
KLAUSULA
PENGAKUAN PENANGGALAN ELEKTRONIK
(EDRC “A”)
Untuk tujuan Klausula ini yang dimaksud Peralatan Elektronik adalah segala bentuk
komputer, sistem pengolahan, penyimpanan, dan penyelamatan data, atau termasuk,
namun tidak terbatas pada, segala bentuk komputer, hardware, software, media,
microchip atau integrated circuit, atau peralatan sejenis lainnya.
Polis ini tidak menjamin kerugian atau kerusakan, baik yang bersifat langsung maupun
tidak langsung, yang disebabkan atau dipengaruhi oleh, atau yang timbul dari
kesalahan atau ketidakmampuan dari Peralatan Elektronik, baik yang dimiliki oleh
Tertanggung ataupun bukan, dan baik yang terjadi sebelum, selama, ataupun setelah
tahun 2000 dalam hal:
a. Mengenal dengan benar setiap tanggal sebagai tanggal kalender yang benar;
Namun Klausula ini tidak mengecualikan kerugian fisik, kehancuran, atau kerusakan,
kecuali ditentukan lain, yang timbul sendiri dari kebakaran, petir, peledakan, kejatuhan
pesawat terbang, huru-hara, pemogokan, perbuatan jahat, gempa bumi, angin topan,
banjir, air yang melimpah dari peralatan tangki atau pipa, atau tertabrak kendaraan.
KLAUSULA PENGECUALIAN
KEWAJIBAN KONTRAKTUAL TAMBAHAN
Bertentangan dengan ketentuan yang berlaku sebaliknya di dalam Polis ini, di sini
dinyatakan dan disetujui bahwa pertanggungan ini tidak menjamin kewajiban
kontraktual tambahan yang timbul dengan cara apapun, dalam hal ini diartikan sebagai
keputusan atas seorang penanggung yang dibuat oleh suatu pengadilan dalam
yurisdiksi yang berwenang, yang tidak dijamin oleh kontrak asuransi antara pihak-pihak
bersengketa.
Klausula ini tunduk kepada semua syarat dan ketentuan lain di dalam Polis.
Dengan ini dicatat, disepakati dan disetujui bahwa Polis ini hanya menjamin kerugian
kehilangan Objek Pertanggungan akibat Pencurian dengan tindakan kekerasan yang
terjadi dalam masa periode pertanggungan, yang mana didukung oleh laporan polisi
dan atau laporan medis kedokteran.
KLAUSULA PENGECUALIAN
REMBESAN, POLUSI, DAN KONTAMINASI
(NMA 1685 – TIBA-TIBA DAN TIDAK DISENGAJA)
Bahwa walaupun ketetapan yang ada bertentangan dengan asuransi ini atau
endorsement, disetujui bahwa asuransi ini mengecualikan kerugian, kerusakan, biaya
atau ongkos apapun yang sifatnya secara langsung ataupun tidak langsung disebabkan
oleh, hasil dari atau dalam hubungan dengan tindakan terorisme apapun tanpa
memperhatikan penyebab lainnya atau kejadian yang mengambil bagian secara
bersamaan terjadi atau dalam rangkaian lain pada suatu kerugian.
Sebagai tujuan endorsement, tindakan terorisme ini berarti suatu tindakan, termasuk
tetapi tidak terbatas pada penggunaan kekerasan atau kekuatan dan/atau ancaman,
secara perorangan atau group, apakah merupakan tindakan yang berdiri sendiri atau
atas nama atau dalam hubungan dengan suatu organisasi atau pemerintahan, yang
dilakukan untuk tujuan politik, keagamaan, ideologi atau tujuan yang sama termasuk
niat untuk mempengaruhi suatu pemerintahan dan/atau masyarakat, atau bagian dari
masyarakat, dalam ketakutan.
Endorsement ini juga mengecualikan kerugian, kerusakan, biaya atau ongkos apapun
yang dialami secara langsung atau tidak langsung disebabkan oleh, dihasilkan dari atau
dalam hubungan dengan beberapa tindakan yang diambil dalam pengawasan,
pencegahan, penindasan atau sesuatu yang berhubungan dengan suatu tindakan
terorisme.
Jika Underwriter menduga bahwa dengan alasan pengecualian ini, beberapa kerugian,
kerusakan, biaya atau ongkos tidak dijamin oleh asuransi ini , beban pembuktian
sebaliknya ada pada Tertanggung.
Dalam suatu kejadian beberapa bagian dari endorsement ini ditemukan cacat atau tidak
dapat dilaksanakan, maka ketentuan selebihnya akan berkekuatan penuh dan
berpengaruh.
Dengan ini dipahami dan disetujui bahwa pertanggungan ini tidak berlaku atas dan
tidak menjamin tanggung jawab hukum nyata atau dituduhkan apapun atas satu atau
lebih klaim yang timbul akibat satu atau lebih kerugian yang baik secara langsung
maupun tidak langsung terjadi dari, dikarenakan oleh, atau merupakan konsekuensi
dari asbestos dalam segala bentuk dan jumlah.