0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
92 tayangan10 halaman

Proses Grading Tandan Buah Sawit

Grading atau penyortiran tandan buah kelapa sawit dilakukan untuk mengetahui kualitas dan kematangan buah yang masuk ke pabrik, sebagai acuan pembayaran, dan parameter analisis mutu produksi. Tandan buah disortir berdasarkan kriteria kematangan menjadi beberapa kelas seperti mentah, matang, dan lewat matang untuk memenuhi target kualitas yang diterima pabrik. Prosesnya melibatkan petugas yang menginput data hasil sorting ke perangkat

Diunggah oleh

wilda hafifa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
92 tayangan10 halaman

Proses Grading Tandan Buah Sawit

Grading atau penyortiran tandan buah kelapa sawit dilakukan untuk mengetahui kualitas dan kematangan buah yang masuk ke pabrik, sebagai acuan pembayaran, dan parameter analisis mutu produksi. Tandan buah disortir berdasarkan kriteria kematangan menjadi beberapa kelas seperti mentah, matang, dan lewat matang untuk memenuhi target kualitas yang diterima pabrik. Prosesnya melibatkan petugas yang menginput data hasil sorting ke perangkat

Diunggah oleh

wilda hafifa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

1

2 GRADING / SORTASI BUAH

Grading adalah Penyortiran Tandan Buah Segar (TBS), salah satu


dasar untuk kendali mutu Oil Extraction Rate (OER), baik itu
dari segi kuantitas atau kualitas (FFA).

Tujuan Tujuan dilakukannya grading, yaitu:


1. Untuk mengetahui kualitas TBS yang masuk ke pabrik.
2. Salah satu parameter Analisa mutu hasil produksi.
3. Sebagai acuan pembayaran pembelian TBS dari pihak 3 (Eksternal,
Koperasi PPMD/Swadaya ).

1 2 3 4 5 6 7
Peralatan yang digunakan di grading, yaitu:
1) Handheld / tablet GRADIS
2
Peralatan 2) Tojok
3) Sekop
4) Loader
5) Artco
6) Countering

1 2 3 4 5 6 7
Alur Grading 3

Petugas grading mengarahkan supir untuk Petugas grading meginput semua data di
Kendaraan yang telah melakukan instruksi grading ke dalam handheld.
parkir dan memberi jarak antara mobil.
penimbangan, menuju areal lantai Kemudian petugas yang lain memastikan
Kemudian, supir menyerahkan surat
loading ramp janjangan dalam keadaan rata untuk
instruksi grading dan membongkar muatan
TBS ke lantai loading ramp memudahkan perhitungan

TBS inti 5% di grading Petugas grading melakukan sortasi


terhadap TBS dan mengelompokkannya
TBS koperasi 100% di grading sesuai kriteria

Petugas grading, menginput data TBS hasil sortasi ke


handheld, kemudian menunjukkan kepada supir.
Setelah itu, petugas grading mengeprint tiket hasil
Supir meninggalkan areal lantai loading ramp
grading. Tiket di berikan kepada supir dan sebagai
arsip.

1 2 3 4 5 6 7
4
Grading TBS Koperasi

- Janjangan disusun memanjang di lantai


loading ramp dan tidak menumpuk
- Brondolan ditakar 60 kg.
- Buah mentah, terlalu matang, janjang
kosong, buah <3kg, tangkai panjang
>2,5 cm ditempatkan terpisah

1 2 3 4 5 6 7
Grading TBS Inti 5

- Janjangan disusun melingkar di lantai


loading ramp dan di beri jarak setiap 20
janjang
- Sampel brondolan diambil 10kg,
kemudian dibersihkan
- Buah mentah, terlalu matang, janjang
kosong, buah <3kg, tangkai panjang
>2,5 cm ditempatkan terpisah.

1 2 3 4 5 6 7
Grade/Kriteria Kematangan Buah dan Sasaran Mutu Berdasarkan SOP dan Permentan 6

TBS Inti TBS Koperasi PPMD/Swadaya


➢ Unripe/mentah : tidak ada brondolan lepas
➢ Under ripe/kurang matang ➢ Unripe/mentah : <5 brondolan lepas

- Umur <8 tahun : <5 brondolan lepas ➢ Under ripe/kurang matang : tidak ada

- Umur ≥8 tahun : <10 brondolan lepas ➢ Ripe/matang : ≥5-50% brondolan lepas

➢ Ripe/matang ➢ Over ripe/terlalu matang : 50% - 90% brondolan lepas

- Umur <8 tahun : ≥ 5 brondolan lepas ➢ Janjang kosong : >90% brondolan lepas

- Umur ≥8 tahun : ≥ 10 brondolan lepas ➢ Pertenokarpi : tidak ada

➢ Over ripe/terlalu matang : 50% - 90% brondolan lepas ➢ Buah keras : 50% brondolan pecah-pecah

➢ Janjang kosong : >90% brondolan lepas ➢ Tangkai Panjang : tangkai >2,5 cm dari pangkal tandan

➢ Pertenokarpi : ≥ 75% brondolan partenocarpi ➢ Buah busuk : tidak ada

➢ Buah keras : 50% brondolan pecah-pecah ➢ Brondolan : 12,5%

➢ Tangkai Panjang : tangkai >2,5 cm dari pangkal tandan


➢ Buah busuk : tidak ada
➢ Brondolan : 12,5%

1 2 3 4 5 6 7
Jenis-jenis buah 7

Terlalu matang Matang

Janjang kosong

Tangkai > 2,5 cm Mentah

1 2 3 4 5 6 7
8
Target kualitas TBS yang diterima pabrik

TBS Inti
[Link] Kurang Matang = 5%
[Link] Matang = 90%
[Link] Lewat Matang = 5%

TBS Koperasi PPMD/Swadaya, Eksternal


[Link] = 95%
[Link] Matang = 5%

1 2 3 4 5 6 7
Monitoring Grading 9

Log sheet jumlah kendaraan yang di grading/jam


Waktu grading untuk 1 kendaraan : 4-6 menit
(tergantung antrian kendaraan dan jumlah anggota
shift).

1 2 3 4 5 6 7
Thank you

Anda mungkin juga menyukai