0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan21 halaman

Cara Kerja Screw Conveyor di Darmex Agro

Laporan ini membahas cara kerja screw conveyor pada PT Darmex Agro. Screw conveyor digunakan untuk mentransfer bahan padat seperti biji-bijian, pakan ternak, dan limbah padat. Terdiri dari flight berbentuk sekrup yang diputar oleh motor untuk memindahkan bahan di dalam tabung.

Diunggah oleh

CAK TYO
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan21 halaman

Cara Kerja Screw Conveyor di Darmex Agro

Laporan ini membahas cara kerja screw conveyor pada PT Darmex Agro. Screw conveyor digunakan untuk mentransfer bahan padat seperti biji-bijian, pakan ternak, dan limbah padat. Terdiri dari flight berbentuk sekrup yang diputar oleh motor untuk memindahkan bahan di dalam tabung.

Diunggah oleh

CAK TYO
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CARA KERJA SCREW CONVEYOR

PT DARMEX AGRO

LAPORAN PRAKERIN

Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Kelulusan PraktIk Kerja Industri


Semester VIII

DISUSUN OLEH :

RICKO IPNU TOBER

NISN: 0025206738

Program Keahlian Teknik Mekatronika


Kompetensi Teknik Mekatronika
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Singkawang
RICKO IPNU TOBER

CARA KERJA SCREW CONVEYOR

PT DARMEX AGRO

LAPORAN PRAKERIN 2022

Program Keahlian Teknik Elektronika


Kompetensi KeahlianTeknik Mekatronika
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Singkawang
CARA KERJA SCREW CONVEYOR

PT DARMEX AGRO

Disusun Oleh :
RICKO IPNU TOBER

NISN : 0025206738

Laporan Ini Telah Di Setujui Pembimbing


Pada Tanggal 29 Desember 2021

Pembimbing Sekolah Pembimbing Industri

AMROZI, [Link] JANUARI ANDU

ii
CARA KERJA SCREW CONVEYOR

PT DARMEX AGRO

Disusun Oleh :
RICKO IPNU TOBER
NISN : 0025206738

Laporan Ini Telah Disetujui Penguji Pada Tanggal

29 Desember 2021

Penguji 1 Penguji 2

WAWAN PRASTYO, [Link] NAFIRI [Link]

iii
PROFIL PERUSAHAAN

1. Nama Instansi / Perusahaan : PT DARMEX AGRO

2. Nama Kepala / Pemimpin : GUNAWAN

3. Bidang Usaha Instansi : Pengelolaan MINYAK KELAPA SAWIT

4. Jumlah Pegawai / Karyawan : 52 Orang

5. Alamat : Dusun Jenong, Desa Gadang Damar Kec

Lembah [Link] Bengkayang,Prov Kalbar

iv
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan kekuatan dan

kebijaksanaan, sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan Praktek Kerja Industry ( prakerin ) di

RUDY ADVERTISING dengan judul ’’ Cara Kerja SCREW CONVEYOR ” .

Laporan ini merupakan program yang wajib di laksanakan oleh setiap siswa kelas XIIl

(program 4 tahun) SMK N 1 SINGKAWANG yang di masukkan untuk menyatakan hasil kegiatan

selama prakerin dalam pengamatan dan analisa di dunia kerja industri serta pengamatan dan

analisa di industri tempat pelaksanaan prakerin.

Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada pihak khususnya kepada :

⮚ Bapak Gunawan, MANAJER di RUDY ADVERTISING

⮚ Bapak Januari Andu, guru pembimbing di RUDY ADVERTISING

⮚ Serta guru-guru pembimbing yang saya hormati.

Yang telah memberikan bimbingan dan arahan selama siswa melaksanakan prakerin di PT

DARMEX AGRO pupuk Singkawang saya menyadari laporan ini sangat jauh dari sempurna dimana

masih banyak terdapat kesalahan dan kekurangan dalam berbagai hal untuk itu saya mengharapkan

kritik dan saran yang bersifat membangun. Dan semoga laporan ini bermanfaat bagi pembaca

Singkawang, 29 Desember 2021


Penyusun

RICKO IPNU TOBER

v
DAFTAR ISI

HALAMAN
KOP LAPORAN

LEMBAR JUDUL.............................................................................................................. i

LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING..................................................................... ii

LEMBAR PERSETUJUAN PENGUJI............................................................................iii

PROFIL PERUSAHAAN ...............................................................................................iv

KATA PENGANTAR .....................................................................................................v

DAFTAR ISI .................................................................................................................. vi

BAB (I) PENDAHULUAN...............................................................................................1

1.1 Latar Belakang.......................................................................................................1

1.2 Batasan Masalah...................................................................................................1

1.3 Rumusan Masalah.................................................................................................2

1.4 Tujuan ................................................................................................................... 2

BAB (II) LANDASAN TEORI..........................................................................................5

2.1 Pengertian Screw Conveyor...................................................................................5

2.2 Komponen Pada Screw Conveyor..........................................................................5

BAB (III) PEMBAHASAN ..............................................................................................6

3.1 Cara Kerja dari Screw Conveyor..........................................................................6

3.2 Fungsi dari Screw Conveyor................................................................................7

BAB (IV) PENUTUP.......................................................................................................8

4.1 Kesimpulan............................................................................................................ 8

4.2 Saran..................................................................................................................... 8

REFRENSI....................................................................................................................

LAMPIRAN.........................................................................................................................

SOP PERUSAHAAN...............................................................................................

vi
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Dalam sebuah industri, transportasi produk (material padatan) merupakan salah satu

komponen vital. Oleh karena itu diperlukan suatu mekanisme yang baik dalam sistem

transportasi produk ini. Dalam pemilihan alat pengangkut tersebt tentu diperlukan berbagai

pertimbangan. Salah satu jenis alat pengangkut yang sering digunakan adalah conveyor yang

berfungsi untuk mengangkut bahan-bahan industri yang berbentuk padat.

Pemilihan alat transportasi (conveying equipment) material padatan antara lain

tergantung pada : kapasitas yang ditangani, jarak perpindahan material, kondisi pengangkutan

(horizontal, vertical, inklinasi), ukuran, bentuk, dan sifat material, harga peralatan tersebut.

Adapun jenis-jenis conveyor adalah sebagai berikut: Belt Conveyor, Chain Conveyor , Scraper

Conveyor, Apron Conveyor, Bucket Conveyor, Bucket Elevator, Screw conveyor, Pneumatic

Conveyor.

Dalam makalah ini akan dilakukan pembahasan mengenaii screw conveyor yang mana

befungsi untuk mentransfer material yang didalam alat ini terdapat continous spiral flight yang

terikat dalam suatu shaft dan dimasukkan dalam pipa.

1.2 RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang diatas, dapat dirumuskan suatu rumusan masalah sebagai
berikut:

1. Apa yang dimaksud Screw conveyor?

2. Komponen apa saja yang terdapat pada screw conveyor?

1
1.3 BATASAN MASALAH

Untuk mencegah pembahasan yang terlalu luas maka saya membuat batasan masalah

dengan mempertimbangkan materi yang penting untuk dibahas Yaitu :

1. Bagaimana cara kerja screw conveyor?

2. Apa kegunaan screw conveyor?

1.4 TUJUAN

Tujuan dalam pembuatan laporan prakerin yang berjudul cara kerja Mesin Las ini

adalah:

1. Mengetahui definisi Screw conveyor

2. Mengetahui komponen-komponen yang terdapat pada screw conveyor

3. Mengetahui cara kerja screw conveyor

4. Mengetahui kegunaan screw conveyor

2
3
BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian Screw Conveyor

Pada dasarnya screw conveyor terbuat dari pisau yang berpilin mengelilingi suatu

sumbu sehingga bentuknya mirip sekrup. Pisau berpilin ini disebut flight. Mekanisme ini

biasanya terdapat dalam suatu tabun. Screw conveyor digunakan dalam banyak industry

terutama industri pertanian. Screw conveyor dalam industri modern sering digunakan secara

horizontal atau sedikit miring sebagai cara yang efisien untuk memindahkan bahan semi-padat,

termasuk sisa makanan, serpihan kayu, agregat, biji-bijian sereal , pakan ternak, boiler abu,

daging dan tepung tulang, padat perkotaan limbah , dan banyak lainnya.

2.2 Komponen-Komponen Pada Screw Conveyor

Keterangan :
1. Screw conveyor drive, motor mount, V – belt drive dan guard.
2. End plate untuk screw conveyor drive.
3. Palung dengan fitted discharge spout.
4. Trough / Palung
5. End plate untuk ball bearing.
6. Seal plate, flanged ball bearing unit dan tail shaft.
7. Screw.

3
8. Screw dengan bare pipe at discharge end.
9. Hanger dengan bearing dan coupling shaft.
10. Flanged cover with inlet.
11. Flanged covers with buttstrap.

 Trough

Troughs (U) atau palung berfungsi sepenuhnya sebagai wadah/rumah yang

menyertakan bahan dan disampaikan dengan  bagian-bagian yang berputar (screw

conveyor).

 Hanger

Hanger berfungsi memberikan dukungan, mempertahankan allignment dan bertindak

sebagai permukaan bantalan.

4
20
 Screw Conveyor

Screw Conveyor ini berputar dengan halus memutar materi kesamping didalam palung

atau troughs ( U ).

 Kopling

Kopling dan Poros menghubungkan dan mengirimkan motion untuk screw conveyors

berikutnya.

5
20
BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Cara Kerja Screw Conveyor

Alat ini terdiri dari baja yang memiliki spiral atau helical fin yang tertancap pada shaft

dan berputar dalam suatu saluran berbentuk U (through) tanpa menyentuhnya sehingga helical

fin mendorong material ke trough. Shaft digerakkan oleh motor gear. Conveyor dibuat dengan

ukuran panjang 8-12 ft yang dapat bersatu untuk memperoleh panjang tertentu. Diameternya

bervariasi dari 3 sampai 24 in.

Saluran (through) berbentuk setengah lingkaran dan disangga oleh kayu atau baja.

Pada akhir ulir biasanya dibuat lubang untuk penempatan as dan drive end yang kemudian

dihubungkan dengan alat penggerak.

Elemen screw conveyor disebut flight . bentuknya helical atau dengan modifikasi

tertentu. Untuk helicoids flight bentuknya berupa pita memanjang dan dengan alat penyangga

pada masing-masing belitan dan berakhir pada as sentral.

Screw conveyor memerlukan sedikit ruangan dan tidak membutuhkan mekanik serta

membutuhkan biaya yang sedikit. Material bercampur saat melewati conveyor. Pada umumnya

screw conveyor dipakai untuk mengangkut bahan secara horizontal. Namun bila diinginkan

dengan elevasi tertentu bisa juga dipakai dengan mengalami penurunan kapasitas 25-45% dari

kapasitas horisontalnya. Elevasi 100 terjadi penurunan kapasitas 15%, Elevasi 150 terjadi

penurunan kapasitas 20% dan Elevasi 200 terjadi penurunan kapasitas 40%.

6
3.2 Fungsi Screw conveyor

Bahan yang dapat dipindahkan dengan screw conveyor terbatas pada bahan curah

yang ukurannya tidak terlalu besar (butiran kecil) sampai bahan yang berbentuk serbuk

maupun cair. Screw conveyor tidak dapat digunakan untuk pemindahan bahan bongkah

besar (large-lumped), mudah hancur (easily-crushed), abrasive, dan material mudah

menempel (sticking materials). Beban yang berlebihan akan mengakibatkan kemacetan,

merusak poros, dan screw berhenti. Screw conveyor digunakan untuk memindahkan

material kecil seperti butiran, aspal, batubara, abu, kerikil dan pasir. Tipe khusus yaitu

ribbon conveyor dimana tidak ada pusat helical fin, cocok digunakan untuk lem, cairan

kental seperti molasses, tas panas dan gula. Screw conveyor banyak dipakai pada indutri

seperti :

 Industry kimia  seperti Titanium dioxide, carbon black, calcium carbonate, powdered

lime, rubber, detergent powders and sulphur     dan lain-lain.

 Makanan seperti Cake mixes, soup mixes, gravy mixes, cocoa powder, keju,

permen, susu bubuk, frozen or raw vegetables, fruits and nuts.

 Kosmetik dan obat-obatan seperti bedak, titanium dioxide, zinc oxide, clay, calcium

carbonate.

7
BAB IV

PENUTUP

4.1 KESIMPULAN

Berdasarkan pembahasan tersebut dapat ditarik simpulan sebagai berikut:

1. Screw conveyor terdiri dari pisau yang berpilin mengelilingi suatu sumbu sehingga

bentuknya mirip sekrup.

2. Screw conveyor digunakan untuk mengangkut beban padat, semi cair, dan nahkan cair

3. Screw conveyor tidak dapat digunakan untuk pemindahan bahan bongkah besar (large-

lumped), mudah hancur (easily-crushed), abrasive, dan material mudah menempel

(sticking materials).

4. Digunakan untuk kapasitas rendah sampai sedang (sampai 100 m3/jam) dan panjang

biasanya 30 m sampai 40 m.

4.2 SARAN

Adapun saran-saran adalah sebagai berikut:

1. Sebaiknya screw conveyor tidak digunakan untuk load dengan kapasitas yang

besar.

2. Sebaiknya screw conveyor tidak digunakan untuk mengangkut load yang

mudah lengket, besar, mudah hancur dan abrasive.

8
DAFTAR PUSTAKA

[Link]

9
Lampiran :

SOP Budaya Kerja

RUDY ADVEERTISING

PERATURAN PABRIK

 WAJIB MASUK PUKUL 07.00 WIB

 BERDOA SEBELUM MEMULAI KEGIATAN

 WAJIB MELAKSANAKAN K3

 HATI-HATI PENGGUNAAN POWER TOOL DAN HARUS DALAM

PENGWASAN GURU

 MENGGUNAKAN MASKER JIKA PERLU UNTUK MEMATUHI PROKES

 JAM PULANG HARI KERJA 17.00 WIB (LEMBUR JIKA DIPERLUKAN)

MASUK KERJA MENGGUNAKAN ALAT SIAP MELAKSANAKAN


JAM 07.00 WIB PERLINDUNGAN DIRI PERKERJAAN

PULANG KERJA ISOMA JAM


JAM 17.00 WIB 11.30-13.00 WIB

10
10

Anda mungkin juga menyukai