0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan9 halaman

Profesionalisasi Guru dalam Pendidikan

Critical Journal Review membahas dua jurnal tentang profesionalisasi guru. Kedua jurnal sepakat bahwa guru memiliki peran penting dalam pendidikan dan kualitas pendidikan bergantung pada kualitas guru. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru melalui sertifikasi, pendidikan berkelanjutan, dan penilaian kinerja.

Diunggah oleh

lidia manullang
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan9 halaman

Profesionalisasi Guru dalam Pendidikan

Critical Journal Review membahas dua jurnal tentang profesionalisasi guru. Kedua jurnal sepakat bahwa guru memiliki peran penting dalam pendidikan dan kualitas pendidikan bergantung pada kualitas guru. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru melalui sertifikasi, pendidikan berkelanjutan, dan penilaian kinerja.

Diunggah oleh

lidia manullang
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CRITICAL JOURNAL REVIEW

“PROFESIONALISASI GURU

NAMA : LIDIA J MANULLANG

NIM : 2173131015

Mata Kuliah :PROFESI KEPENDIDIKAN

DOSEN PENGAMPU : Dr. IRWANDY, [Link]

PENDIDIKAN BAHASA PERANCIS

FAKULTAS BAHASA DAN SENI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatnya, Sehingga Kami mampu
menyelesaikan tugas Critical Journal Report  disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata
kuliah Profesi Kependidikan, Fakultas Bahasa dan Seni di Universitas Negeri Medan. Kami
berharap semoga Critical Journal Report ini  dapat bermanfaat bagi Mahasiswa khususnya prodi
Pendidikan Bahasa Perancis.

Kami menyadari sepenuhnya bahwa makalah Critical Journal Report ini masih terdapat


banyak kekurangan dan kekeliruan. Oleh karena itu, Kami mengharapkan kritik dan saran dari
pembaca terutama oleh Monsieur Dr. IRWANDY, [Link] selaku Dosen mata kuliah Profesi
Kependidikan di Universitas Negeri Medan tepatnya di kelas Reguler A 2017. 

Medan, MEI 2018

LIDIA J
MANULLANG

i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..............................................................................................................i

DAFTAR ISI............................................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN

A. IDENTITAS JURNAL PERTAMA……………………………………………............1


B. IDENTITAS JURNAL PEMBANDING………………..………………………..…....1

BAB II PEMBAHASAN JURNAL

A. LATAR BELAKANG JURNAL…………………………………………………..........2


B. TUJUAN...........................................................................................................................2
C. ANALISIS JURNAL……….……………………………………………………….......3

BAB III PENILAIAN JURNAL

A. KELEBIHAN JURNAL……………………………………………………………........5
B. KEKURANGAN JURNAL………………………………………………………….......5

BAB IV PENUTUP

A. KESIMPULAN…………………………………………………………………….........6
B. SARAN……………………………………………………………………………...........6

ii
BAB I

PENDAHULUAN
A. Identitas Jurnal

Jurnal Pertama

Judul Jurnal : Mengembangkan Profesionlisasi Pendidik Guru

Nama Jurnal : Jurnal Pendidikan

Penulis : I.G.A.K Wardani


Penerbit : Universitas Terbuka
ISBN :
Nomer :1
Volume : 13
Tahun Terbit : 2012

Jurnal Pembanding

Judul Jurnal : Upaya Menjadi Guru yang Profesional


Nama Jurnl : Edunomic
Penulis : Laelasari
Penerbit :
ISBN :
Nomer :2
Volume :1
Tahun Terbit : 2013

1
BAB II

PEMBAHASAN

A. LATAR BELAKANG

Pendidikan merupakan salah satu faktor yang mendapat perhatian cukup serius di
berbagai negara, baik negara maju maupun negara berkembang. Hal ini dapat dimaklumi karena
kenyataan menunjukkan bahwa pendidikan mempunyai peran penting dalam kemajuan satu
negara. Jepang yang hancur lebur dalam Perang Dunia kedua, segera bangkit kembali karena
memberi perhatian yang serius pada pendidikannya. Melalui pendidikan, berbagai keterampilan,
terutama keterampilan hidup, dapat dikembangkan, di samping tentu saja berbagai pengetahuan
dan sikap yang perlu dikuasai dan ditampilkan oleh setiap orang jika mau hidup secara layak
dalam dunia yang berkembang sangat pesat ini. Salah satu faktor yang berperan besar dalam
dunia pendidikan dan yang sering dikaitkan dengan kualitas pendidikan, khususnya pendidikan
formal adalah guru.
Guru memegang peran yang sangat vital karena melalui gurulah diharapkan segala
perubahan tersebut akan sampai kepada peserta didik. Oleh karena itu, tidaklah berlebihan jika
dikatakan bahwa guru memegang peran yang sangat penting dalam pendidikan suatu bangsa.
Kualitas pendidikan sangat banyak tergantung kepada guru, di samping berbagai komponen
pendidikan lainnya, seperti kebijakan pemerintah, sarana prasarana, keluarga, masyarakat.
Tentu belum semua guru mampu memainkan peran yang penting tersebut karena kualitas
guru juga beragam, lebih-lebih jika guru tidak mau berkembang, sehingga semakin jauh dari
sosok guru profesional yang diamanatkan oleh Undang-undang Guru dan Dosen. Guru
dihasilkan oleh Lembaga Pendidikan Guru, di bawah asuhan para dosen yang berperan sebagai
pendidik guru. Sejalan dengan pemikiran ini, kualitas pendidik guru atau dengan perkataan lain
profesionalisme seorang pendidik guru akan sangat berperan dalam membentuk kualitas guru
yang dihasilkan.

B. TUJUAN
Tujuan penugasan Critical Journal Review adalah untuk mencari kelebihan dan kekurangan
dari jurnal yang digunakan oleh mahasiswa. Serta sebagai penyelesaian tugas dari mata kuliah
Profesi Kependidikan.

2
[Link] JURNAL
Dalam konteks pembangunan sektor pendidikan, pendidik merupakan pemegang
peran yang sangat sentral. Guru adalah jantungnya pendidikan. Tanpa denyut dan peran
aktif guru, kebijakan pembaruan pendidikan secanggih apa pun tetap akan sia-sia.
Sebagus apa pun dan semodern apa pun sebuah kurikulum dan perencanaan strategis
pendidikan dirancang, jika tanpa guru yang berkualitas, tidak akan membuahkan hasil
optimal. Pendidikan yang baik dan unggul tetap akan tergantung pada kondisi mutu
guru. Upaya untuk meningkatkan mutu guru adalah Sertifkasi guru. Kualitas pendidikan
bangsa ini banyak ditentukan oleh kualitas para gurunya. Guru adalah ‘boss in the class’.
Guru adalah orang yang bertatap muka langsung dengan peserta didik. Sebagus apa pun
dan semodern apa pun sebuah kurikulum dan perencanaan strategis pendidikan
dirancang, jika tanpa guru yang berkualitas, tidak akan membuahkan hasil optimal.
Profesi merupakan suatu jabatanatau pekerjan yang menuntut keahlian (experties)
dari para anggotanya. Artinya, ia tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang yang tidak
dilatih dan tidak disiapkan secara khusus untuk melakukan pekerjaan itu. Keahlian
diperoleh melalui apa yang disebut profesionalisasi, yang dilakukan baik sebelum
seseorang menjalani profesi itu (pendidika/latihan pra-jabatan) maupun setelah menjalani
suatu profeso (in-servicetraining).
Profesi guru sangat identik denganperan mendidik seperti membimbing,membina,
mengasuh ataupun [Link] sebuah contoh lukisan yang akanditiru oleh anak
didiknya. Baik buruk hasillukisan tersebut tergantung dari [Link] (digugu dan
ditiru) otomatis menjaditeladan. Melihat peran tersebut, sudahmenjadi kemutlakan bahwa
guru harusmemiliki integritas dan personaliti yangbaik dan benar. Hal ini sangat
mendasar,karena tugas guru bukan hanya mengajar(transfer knowledge) tetapi juga
menanamkan nilai - nilai dasar dari bangun karakter atau akhlak anak.
Suatu pekerjaan yang bersifat profesional memerlukan beberapa bidang ilmu yang
secara sengaja harus dipelajari dan kemudian diaplikasikan bagikepentingan umum. Atas
dasar pengertian ini ternyata pekerjaan profesional berbeda dengan pekerjaan lainnya
karena suatu profesi memerlukan kemampuan dan keahlian khusus dalam melaksanakan
profesinya.

3
Jabatan guru merupakan jabatan profesional, dan sebagai jabatan profesional,
pemegangnya harus memenuhi kualifikasi tertentu. Karena itu diperlukan syarat-syarat
diantaranya adanya motivasi yang kuat, memiliki pengetahuan dan keterampilan,
pengabdian, memiliki kode etik, dan berhak mendapatkan imbalan.
Jika setiap pendidik guru telah menyadari kewajiban untuk mengembangkan
profesionalisme, dapat diharapkan ia akan mampu meningkatkan kualitas proses dan
hasil belajar para guru atau calon guru yang menjadi tanggung jawabnya. Pada
gilirannya, para guru yang dihasilkan akan mampu meningkatkan proses dan hasil belajar
para siswa yang menjadi peserta didiknya. Dengan demikian, dapat diharapkan kualitas
pendidikan akan meningkat, sehingga akan membawa dampak positif bagi masa depan
bangsa. Namun, perlu disadari bahwa kondisi seperti ini memerlukan upaya yang serius
untuk mewujudkannya. Upaya tersebut harus berlangsung secara sinergis, yang
melibatkan berbagai pihak yang bertanggung jawab, mulai dari Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan, Lembaga Pendidikan Guru, Direktorat Jenderal dan Badan yang
berkaitan dengan guru, Dinas Pendidikan di daerah, dan tidak kalah pentingnya adalah
sekolah.
Upaya yang dilakukan dapat mulai dari kebijakan, penyediaan fasilitas, kesempatan,
dan dorongan yang mendukung kebijakan tersebut, di samping pemberian penghargaan bagi
yang mau dan mampu berkembang serta pengenaan sanksi bagi pendidik guru yang tidak
mau berkembang. Agar pemberian penghargaan dan sanksi dapat dilakukan secara efektif,
etis, dan mendidik, sistem penilaian kemampuan pendidik guru harus dikembangkan dan
disosialisasikan secara terbuka. Komponen penilaian yang sangat perlu disosialisasikan
adalah waktu penilaian, instrumen penilaian, penilai, dan kriteria keberhasilan. Berdasarkan
hasil penilaian ini, penghargaan dan sanksi harus benar diberikan bagi yang layak
menerimanya..

4
BAB III

PENILAIAN JURNAL

1. KELEBIHAN JURNAL :
a. Bahasa yang digunakan cenderung lebih mudah dipahami
b. Bahasan yang cakupannya cukup luas

2. KEKURANGAN JURNAL :
a. Tak ada dicantumkan kutipan – kutipan dari mana sumber bacaan didapatkan

5
BAB IV
PENUTUP

[Link]

Semoga uraian diatas dapat menambah pengetahuan kita tentang Profesi Kependidikan
khususnya mengenai profesionalisasi jabatan guru .Walaupun tidak secara mendalam namun
hasil critical journal review diatas dapat menambah wawasan kita tentang topik yang disajikan.

Jika setiap pendidik guru telah menyadari kewajiban untuk mengembangkan


profesionalisme, dapat diharapkan ia akan mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar
para guru atau calon guru yang menjadi tanggung jawabnya. Pada gilirannya, para guru yang
dihasilkan akan mampu meningkatkan proses dan hasil belajar para siswa yang menjadi peserta
didiknya. Dengan demikian, dapat diharapkan kualitas pendidikan akan meningkat, sehingga
akan membawa dampak positif bagi masa depan bangsa. Namun, perlu disadari bahwa kondisi
seperti ini memerlukan upaya yang serius untuk mewujudkannya. Upaya tersebut harus
berlangsung secara sinergis, yang melibatkan berbagai pihak yang bertanggung jawab, mulai dari
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Lembaga Pendidikan Guru, Direktorat Jenderal dan
Badan yang berkaitan dengan guru, Dinas Pendidikan di daerah, dan tidak kalah pentingnya
adalah sekolah.
B.       SARAN
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Maka dari itu, kami
mengharapkan kritik dan saran dari pembaca yang sifatnya membangun demi penyempuranaan
makalah ini

Anda mungkin juga menyukai