Analisis Layanan Indah Cargo
Analisis Layanan Indah Cargo
DISUSUN OLEH :
HENDRO SYAFRIANTO
1902124544
JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS RIAU
PEKANBARU
2023
ii
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI................................................................................................................ii
DAFTAR TABEL........................................................................................................iv
DAFTAR GAMBAR....................................................................................................v
BAB I............................................................................................................................1
PENDAHULUAN........................................................................................................1
1.1 Latar Belakang.....................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah..............................................................................................10
1.3 Tujuan Penelitian................................................................................................11
1.4 Manfaat Penelitian.............................................................................................11
1.5 Sistematika Penulisan........................................................................................12
BAB II.........................................................................................................................14
TINJAUAN PUSTAKA.............................................................................................14
2.1 Uraian Teori.......................................................................................................14
2.1.1 Pengertian Pemasaran.................................................................................14
2.1.2 Konsep Pemasaran Jasa...............................................................................15
2.1.3 Pengertian Jasa............................................................................................15
2.1.4 Kualitas Pelayanan......................................................................................16
2.1.5 Harga...........................................................................................................17
2.1.6 Keputusan Pembelian..................................................................................20
2.1.7 Kepuasan Konsumen...................................................................................24
2.2 Penelitian Terdahulu..........................................................................................27
2.3 Kerangka Pemikiran...........................................................................................36
2.4 Hipotesis............................................................................................................36
BAB III.......................................................................................................................38
METODE PENELITIAN..........................................................................................38
3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian..............................................................................38
3.2 Jenis Penelitian dan Sumber Data......................................................................38
iii
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
BAB I
PENDAHULUAN
butuhkan oleh setiap masyarakat dan proses pengiriman pun berlangsung cepat. Bila
sebelumnya masyarakat melakukan transaksi jual beli secara langsung atau online di
secara online. Masyarakat pada zaman sekarang banyak mengguakan pasar dunia
maya atau transaksi jual beli online untuk memenuhi kebutuhannya. Banyaknya
perusahaan.
berkembang. Sehingga persaingan antar jasa pengiriman baik perusahaan dari luar
negeri maupun dalam negeri menjadi sengit. Sehingga konsumen lebih memilih jasa
dalam hal untuk mendistribusikan barang dengan jarak jauh namun mudah untuk
disalurkan dengan mudah. Selain itu perusahaan harus menerapkan berbagai strategi
2
yang tepat untuk dapat menciptakan keunggulan dan mampu bersaing dengan
perusahaan lain.
Layanan jasa ekspedisi yang ada di Indonesia jumlahnya sangat banyak. Dari
mulai layanan pengiriman dalam negeri hingga luar negeri kini sudah bisa diakses
dengan mudah dan cepat. Jasa pengiriman barang tersebut bukan hanya melayani
pengiriman barang berupa paket biasa saja. Namun ada banyak sekali jenis barang
yang bisa mereka kirimkan baik antar kota, antar pulau bahkan hingga antar negara
yang berbeda.
uang yang dibagikan atas suatu produk atau jasa atau sejumlah dari nilai yang
dikeluarkan oleh para pelanggan untuk memperoleh manfaat atau menggunakan suatu
produk atau jasa. Sedangkan menurut Swastha (2015) yang mengartikan bahwa harga
adalah sesuatu hal yang dibutuhkan untuk mendapatkan sesuatu kombinasi antara
pelayanan yang ditambah produk dengan membayarkan sejumlah uang yang telah
menjadi patokan. Harga juga merupakan satu-satunya hal yang menajdi unsur bauran
dikarenakan konsumen puas atas hasil dari kinerja yang dirasakan. Dalam
menjadi kewajiban bagi para pemasar untuk tidak berhenti saja pada pemasaran,
namun juga harus dapat membuat pelanggan terikat pada produk/jasa agar pelanggan
tidak beralih.
dirasakan antara harapan yang sebelumnya dan kinerja aktual produk yang dirasakan
setelah pemakaiannya (Irawan, 2012). Pengertian lain dari kepuasan adalah perasaan
senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesannya
harapan pelanggan dan kinerja yang dirasakan. Jika kinerja jauh dibawah harapan
maka nasabah tidak puas. Jika kinerja sesuai harapan maka nasabah akan puas,
apabila kinerja melampaui harapan maka nasabah akan sangat puas, senang dan
pelanggan jauh lebih mahal daripada mempertahankan pelanggan pada saat ini juga
Dalam buku teks standar Marketing Management yang ditulis oleh Kotler
(2014) dan banyak dijadikan acuan, kepuasan pelanggan adalah tingkat perasaan
terhadap produk atau jasa yang telah memenuhi harapannya. Karena itu, pelanggan
tidak akan puas, apabila pelanggan mempunyai persepsi bahwa harapannya belum
terpenuhi. Pelanggan akan puas jika persepsinya sama atau lebih dari yang
diharapkan.
Menurut Tjiptono (2011) jasa merupakan jenis usaha yang memegang peranan
vital perekonomian dunia, pelayanan yang baik juga akan mempengaruhi seseorang
untuk memilih suatu jasa pengiriman, kualitas jasa juga ada hubungannya dengan
pangsa pasar, reputasi perusahaan serta penetapan harga. Kualitas jasa dapat
manfaat yang diperoleh ketika menggunakan produk tersebut. Dan strategi promosi
terhadap proses, produk dan service yang dihasilkan perusahaan (Tambunan &
faktor pendukung terhadap aktivitas pemasaran jasa Perusahaan Indah Cargo. Dalam
permintaan pelanggan, maka pelanggan akan merasa puas dan bila pelayanan berada
dibawah tinggkat yang di harapakan, pelanggan akan merasa kurang/ tidak puas.
yang diberikan, dengan seandainya akan menceritakan kepada orang lain sebagai
kepuasan akan pelayanan yang diberikan pada jasa pengiriman Perusahaan Indah
Cargo Cabang Pekanbaru pada masyarakat harus selalu dilakukan untuk mengetahui
dan merencanakan strategi yang lebih baik di masa mendatang dan lebih
Jasa pengiriman swasta yang banyak dipakai oleh masyarakat saat ini
memiliki banyak sekali macam jenis pengiriman barang, berikut ini penjelasan
singkatnya hanya untuk Anda. Untuk layanan jasa ekspedisi ini memiliki banyak
1. Paket Reguler
Adalah jenis pengiriman paket yang bersifat reguler dengan estimasi sampai di alamat
tujuan dengan lama pengiriman standar. Untuk lama standar pengiriman antar kota
dalam satu pulau adalah sekitar 2 hingga 3 hari. Sedangkan jika dilakukan antar pulau
7
bisa mencapai 5 hingga 7 hari pengiriman dengan catatan situasi bisa berbeda untuk
2. Paket Ekspres
Pengiriman paket jenis ekspres biasanya dipilih untuk Anda yang ingin mengirimkan
paket dalam jangka waktu cepat. Perkiraan sampai paket di alamat tujuan untuk jenis
ekspres pun berbeda-beda. Dari mulai sampai hanya dalam waktu satu malam saja
3. Paket Ekonomi
Jenis paket ekonomi adalah jenis pengiriman paket yang dipilih oleh mereka yang
ingin mengirim paket dengan tarif terjangkau meski jangka waktu pengiriman
Umumnya standar lama pengiriman untuk paket ekonomi bisa berkisar antara waktu
4 hingga 6 hari lamanya untuk pengiriman paket antar kota dalam satu pulau
sekalipun.
Jenis paket kargo khusus adalah macam pengiriman paket yang berisi barang
elektronik atau kendaraan bermotor dengan bobot yang berat serta memiliki resiko
rusak jika tak di packing dengan benar. Beberapa barang seperti lemari es, mesin
cuci, kendaraan motor, mobil dan lainnya bisa dikirimkan antar kota, pulau hingga
8
negara jika menggunakan paket kargo khusus. Ada beberapa ketentuan khusus yang
harus dipenuhi dan dipatuhi pengirim paket jika ingin mengirimkan barang dengan
mudah dan aman. Yang jelas, paket jenis ini terhitung jauh lebih hemat ketimbang
Sedangkan untuk jenis paket kargo ekonomi banyak dipilih oleh mereka yang
melakukan bisnis. Baik untuk penjualan maupun penyediaan stok barang bisa
Paket ini melayani pengiriman barang dengan jumlah berat di atas 5 atau 10 Kg
dengan tarif pengiriman yang sangat murah serta terjangkau. Banyak yang memilih
jenis paket ini karena bisa mengirim barang dalam jumlah banyak tanpa harus
Kemudian macam pengiriman paket yang terakhir adalah jenis paket dokumen
penting. Dalam layanan jasa pengiriman, juga tersedia layanan pengiriman dokumen
penting yang banyak dilakukan oleh para pebisnis atau perusahaan penting.
Pengiriman ini harus dilakukan oleh jasa pengiriman yang terpercaya apalagi
disesuaikan dengan jenis barang yang akan dikirim. Dengan begitu akan
kepuasan melalui pelayanannya, diperlukan riset pemasaran. Informasi dari hasil riset
pemasaran tersebut bertujuan mengetahui sikap dan perilaku para pelanggan terhadap
apa yang paling berpengaruh dalam pengambilan keputusan menjadi pelanggan Indah
PEKANBARU”.
yang akan diteliti secara lebih mendalam. Rumusan masalah tersebut sebagai berikut:
Pekanbaru?
melalui Keputusan Pembelian pada Jasa Pengiriman Barang Perusahaan Indah Cargo
di Pekanbaru.
Kegiatan penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan serta pengetahuan bagi
2. Bagi Perusahaan
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi Indah Cargo
berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini menguraikan dari latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan
Bab ini menguraikan tentang metode penelitian yang terdiri dari populasi,
sampel, jenis dan sumber data, variabel pengukurannya, model penelitian, alat
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Pemasaran merupakan salah satu dari kegiatan pokok yang dilakukan oleh
dan mendapatkan laba. Definisi pemasaran menurut Philip Kotler (2001) adalah
sebagai berikut: Suatu proses sosial dan manajerial yang membuat individu dan
penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.
perlu adanya pengelolaan yang baik dalam seluruh kegiatan pemasaran. Adapun
organisasi.
dan kebutuhan pasar saja, tetapi juga mengatur tenaga kerja, waktu, dan sifat
permintaan yang menyangkut barang dan jasa atau benda lain yang dapat
sederhana tanpa menggunakan alat tukar berupa uang ataupun logam mulia.
yang berlaku umum dan untuk itulah diciptakan uang. Disamping itu manusia
juga memerlukan jasa yang mengurus hal-hal tertentu, sehingga jasa menjadi
bagian utama dalam pemasaran. Adapun definisi jasa (Philip Kotler, 2001:602)
adalah: Setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak
kepada pihak lain, yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan
kepemilikan apa pun. Produksinya dapat dikaitkan atau tidak dikaitkan pada
pada jasa yang dibeli atau dijual dipasar yang disebut sebagai jasa pertukaran.
Jadi jasa pertukaran dapat didefinisikan sebagai: barang yang tidak kentara
(intengible product) yang dibeli dan dijual di pasar melalui suatu transaksi yang
16
saling memuaskan.
Apabila pelayanan yang diterima sesuai dengan yang diharapkan, maka kualitas
2.1.5 Harga
uang yang dibagikan atas suatu produk atau jasa atau sejumlah dari nilai yang
dikeluarkan oleh para pelanggan untuk memperoleh manfaat atau menggunakan suatu
produk atau jasa. Sedangkan menurut Swastha (2015) yang mengartikan bahwa harga
adalah sesuatu hal yang dibutuhkan untuk mendapatkan sesuatu kombinasi antara
pelayanan yang ditambah produk dengan membayarkan sejumlah uang yang telah
menjadi patokan. Harga juga merupakan satu-satunya hal yang menajdi unsur bauran
sejumlah uang yang ditukarkan untuk sebuah produk atau jasa. Lebih jauh lagi, harga
adalah sejumlah nilai yang konsumen tukarkan untuk sejumlah manfaat 17 dengan
memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa. Pemasaran dalam sebuah
perusahaan harus benar-benat menetapkan harga yang tepat dan pantas bagi produk
18
atau jasa yang ditawarkan karena menetapkan harga yang tepat merupakan kunci
harga jual, jadi jangan hanya menentukan harga semata-mata didasarkan pada
Semakin menetapkan target yang tinggi maka penetapan harga harus lebih
teliti.
4. Produk Baru
Jika itu produk baru maka bisa ditetapkan harga yang tinggi ataupun rendah,
Penetapan harga yang tinggi dapat menutup biaya riset, tetapi juga dapat
harga yang rendah jika terjadi kesalahan peramalan pasar, pasar akan terlalu
rendah dari yang diharapkan. Maka biaya-biaya tidak dapat tertutup sehingga
5. Reaksi Pesaing
Dalam pasar yang semakin kompetitif maka reaksi pesaing ini harus selalu
harga yaitu:
1. Keterjangkauan harga
Produk biasanya ada beberapa jenis dalam satu merek harganya juga berbeda
Harga sering dijadikan sebagai indikator kualitas bagi konsumen, orang sering
memilih harga yang lebih tinggi diantara dua barang karena mereka melihat
lebih besar atau sama dengan yang telah dikeluarkan untuk mendapatkannya.
20
Jika konsumen merasakan manfaat produk lebih kecil dari uang yang
dan konsumen akan berpikir dua kali untuk melakukan pembelian ulang.
lainnya. Dalam hal ini mahal murahnya suatu produk sangat dipertimbangkan
produk terutama pada waktu mereka harus membuat keputusan beli sedangkan
informasi yang dimiliki tidak lengkap. Beberapa studi menunjukkan bahwa persepsi
pada harga. Konsep yang lain menunjukkan apabila sebuah barang yang dibeli
konsumen dapat memberikan hasil yang memuaskan, maka dapat dikatakan bahwa
penjualan total perusahaan akan berada pada tingkat yang memuaskan, diukur delam
yang mengkombinasi sikap pengetahuan untuk mengevaluasi dua atau lebih perilaku
alternatif, dan memilih salah satu diantaranya. Keputusan berarti pilihan, yaitu pilihan
dari dua atau lebih kemungkinan. Namun, hampir tidak merupakan pilihan antara
yang benar dan yang salah, tetapi yang justru sering terjadi ialah antara yang “hampir
21
benar” dan “mungkin salah”. Walaupun keputusan biasa dikatakan sama dengan
pilihan, ada perbedaan penting diantara keduanya. Keputusan adalah “pilihan nyata”
karena pilihan diartikan sebagai pilihan tentang tujuan termasuk pilihan tentang cara
untuk mencapai tujuan itu,apakah pada tingkat perorangan atau pada tingkat kolektif
dimana yang dilakukan oleh konsumen untuk membeli dan mengkonsumsi suatu
produk atau jasa dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan dan keinginanya.
keputusan biasanya akan melibatkan semakin banyak pihak yang terkait dan
semakin banyak pertimbangan. Empat jenis perilaku pembelian menurut Kotler dan
Konsumen terlibat dalam perilaku pembelian yang rumit bila mereka sangat
terlibat dalam pembelian dan sadar akan adanya perbedaan besar antara
merek.
sedikit perbedaan antar merek. Keterlibatan yang tinggi disadari oleh fakta
rendah tetapi perbedaan antar merek signifikan. Dalam situasi ini, konsumen
Hal ini menyimpulkan bahwa ada beberapa jenis perilaku dalam keputusan
mempengaruhi keputusan.
menggunakan uangnya untuk tujuan yang lain. Dalam hal ini perusahaan
yang terpercaya.
bisa dikarenakan faktor lokasi dekat, harga yang murah, persediaan barang
dibelinya pada suatu saat. Pembelian yang dilakukan mungkin lebih dari
pembeli.
misalnya: ada yang membeli setiap hari, satu minggu sekali, dua minggu
produk dan jasa. Saat ini keputusan pembelian dipengaruhi oleh tidak hanya
senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesannya
(kenyataan) atau hasil yang dirasakan. Oleh karena itu penting sekali bagi
berasal dari dua kelompok yaitu: pelanggan baru dan pelanggan ulang. Agak
menarik pelanggan.
terkait.
ruang untuk mengutarakan saran, kritik, opini dan keluh kesah konsumen.
Sarana yang dipakai berbentuk kotak saran, kartu komentar, telepon bebas
pulsa, website, dll. Informasi yang diterima akan memunculkan inovasi baru
b. Ghost Shopping
atau yang beralih agar dapat mengetahui sebabnya supaya dapat membuat
Metode survei melalui via pos, email, maupun wawancara. Perusahaan akan
terhadap mereka.
X1 : Kualitas 1. Kualitas
2. Pengaruh Kualitas Regresi Pelayanan
Pelayanan
Pelayanan Dan Linear berpengaruh positif
Ketepatan Pengiriman X2 : Ketepatan Berganda terhadap Kepuasan
pelanggan.
terhadap Kepuasan Pengiriman
Pelanggan dalam 2. Ketepatan
Y : Kepuasan Pengiriman
Menggunakan Jasa berpengaruh positif
Pelanggan
Pengiriman Barang Terhadap Kepuasan
Ninja Express di Pelanggan.
pembelian
Online Shop Lazada Y :
3. kualitas
(Studi Kasus Pada Keputusan
pelayanan memiliki
Mahasiswa/I FEB Pembelian pengaruh yang
UMSU) (Dani signifikan terhadap
Iskandar, Muh. keputusan
pembelian.
Irfan 2019)
4. Kualitas
pelayanan memiliki
berpengaruh yang
signifikan terhadap
Keputusan
Pembelian
5. Kepercayaan,
Keamanan dan
Kualitas
Pelayanan
berpengaruh
signifikan
terhadap
Keputusan
pembelian.
X1 : Harga 1. harga
5. Pengaruh Harga, Analisis berpengaruh positif
Promosi, dan Kualitas X2 : Promosi Linear dan signifikan
Pelayanan terhadap terhadap keputusan
X3 : Kualitas Berganda pembelian
Keputusan Pembelian dengan alat
Pelayanan
TIKI di Surabaya analisis 2. promosi
Y : berpengaruh positif
(Sandhy Yudha SPSS dan signifikan
Wicaksono 2020) Keputusan terhadap keputusan
Pembelian pembelian
[Link]
pelayanaan
30
berpengaruh
positif dan
signifikan
terhadap
keputusan
pembelian.
X1 : Kualitas 1. kualitas
6. Pengaruh Kualitas Analisis pelayanan
Pelayanan
Pelayanan dan Citra Regresi berpengaruh positif
Merek terhadap X2 : Citra Berganda dan signifikat
terhadap keputusan
Keputusan Pembelian dengan alat
Y :Keputusan pembelian.
pada Jasa Pengiriman analisis
pembelian 2. citra merek
[Link] (Vera SPSS for
berpengaruh
Sylvia Saragi Sitio Windows positif terhadap
2019) 24. keputusan
pembelian.
X1 : Kualitas 1. Kualitas
7. Pengaruh Kualitas Path Pelayanan
Pelayanan
Pelayanan, Harga, Analysis berpengaruh
Promosi dan Citra X2 : Harga signifikan terhadap
Keputusan
Merek terhadap X3 : promosi Pembelian
Kepuasan Pelanggan
X4 : Citra 2. Harga tidak
melalui Keputusan berpengaruh
Merek
Pembelian (Aris terhadap Keputusan
Budiono 2020) Y1 : Keputusan Pembelian
Keputusan
Pembelian
[Link]
Pelayanan
berpengaruh
signifikan terhadap
Kepuasan
pelanggan
6. Harga tidak
berpengaruh
terhadap Kepuasan
Pelanggan
7. Promosi
berpengaruh
terhadap kepuasan
pelanggan
[Link] Merek tidak
berpengaruh
terhadap Kepuasan
Pelanggan
[Link]
Pembelian tidak
berpengaruh
terhadap
Kepuasan
Pelanggan.
X1 : Harga 1. Harga
8. Pengaruh Harga, Path berpengaruh positif
X2 : Promosi
Promosi dan Kualitas Analysis terhadap Kepuasan
Pelayanan terhadap X3 : Kualitas Pelanggan
Pelayanan
Loyalitas Pelanggan 2. Promosi
dimediasi Kepuasan Y : Loyalitas berpengaruh positif
Pelanggan terhadap Kepuasan
Pelanggan pada
32
Pelanggan
Konsumen Gojek Z : Kepuasan
3. Kualitas
(Fifin Anggraini, Pelanggan
Pelayanan
Anindhyta Budiarti berpengaruh positif
2020) terhadap Kepuasan
Pelanggan
4. Harga
berpengaruh positif
terhadap Loyalitas
Pelanggan
5. Promosi
berpengaruh tidak
signifikan dan
positif terhadap
Loyalitas
Pelanggan
6. Kualitas
pelayanan
berpengaruh
positif terhadap
Loyalitas
Pelangan
X1 : Kualitas 1. Kualitas Layanan
9. Pengaruh Kualitas Path berpengaruh positif
Layanan
Layanan, Brand Analysis dan signifikan
Image (Citra Merek) X2 : Brand terhadap Kepuasan
Pelanggan
dan Harga terhadap Image
Kepuasan Pelanggan 2. Brand Image
X3 : Harga berpengaruh positif
dan Loyalitas dan signifikan
Y1 : Kepuasan
Pelanggan (Shinta terhadap Kepuasan
Pelanggan Pelanggan
Ksatriyani 2019)
Y2 : Loyalitas 3. Harga
berpengaruh positif
33
dan signifikan
Pelanggan terhadap Kepuasan
Pelanggan.
4. Kualitas
Layanan
berpengaruh positif
dan signifikan
terhadap Loyalitas
Pelanggan
5. Brand Image
berpengaruh positif
dan tidak signifikan
terhadap Loyalitas
Pelanggan
6. Harga
berpengaruh negatif
dan signifikan
terhadap Loyalitas
Pelanggan.
7. Kepuasan
Pelanggan
memiliki
pengaruh positif
dan signifikan
terhadap Loyalitas
Pelanggan
The Effect Of X1 : Product 1. Produk memiliki
10. Multiple pengaruh signifikan
Products,
X2 : Promotion Regression positif terhadap
Promotions And
used SPSS Keputusan
Prices on Mizon’s X3 : Price Pembelian
version 23
Purchasing Decision Y: 2. Promosi
At Alfamart Sungai Purchasing memiliki pengaruh
Harapan. signifikan positif
Desicion
34
(Fadli, Yandra
Rivaldo, Shandrya,
Edi Yusman 2022)
The Effect of E- X1 : E-Service 1. Kualitas Layanan
11. Structural berpengaruh positif
Service Quality and Quality
Equation dan signifikan
E-Trust on E-
X2 : E-Trust Modeling terhadap Loyalitas
Customer Loyalty Konsumen
Y : Customer (SEM) PLS
Through E- 2. Kepercayaan
Loyalty analysis,
Customer tidak berpengaruh
which was positif dan
Satisfiction as an Z : E- processed signifikan terhadap
Intervening Variable Customer Loyalitas
using
(Study on Gopay Satisfiction Konsumen
SmartPls
Users in Bandung) 3. Kualitas Layanan
(Pengaruh E-Service berpengaruh positif
dan signifikan
Quality dan E-Trust
terhadap Kepuasan
Terhadap E-Loyalitas Pelanggan
Pelanggan Melalui E- 4. Kepercayaan
Kepuasan Pelanggan berpengaruh positif
Sebagai Variabel dan signifikan
terhadap Kepuasan
Intervening (Studi Pada
Pelanggan
Pengguna Gopay di
5. Kepuasan
Bandung) (Sarah R,
35
5. Keputusan
Pembelian
berpengaruh
positif terhadap
niat beli
36
Kualitas
Pelayanan
(X1)
Keputusan Kepuasan
Pembelian Pelanggan
Harga (X2)
2.4 Hipotesis
Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah yang
masih harus diuji kebenarannya melalui penelitian. Dari masalah di atas, maka dapat
dibuat sutau hipotesis atau dugaan sementara yang mendukung pemecahan masalah
Cargo di Pekanbaru.
Pekanbaru.
BAB III
METODE PENELITIAN
sumber data yang digunakan adalah data primer. Menurut Sugiyono (2014), data
primer adalah sumber data yang diperoleh secara langsung memberikan data kepada
pengumpul data. Data primer diperoleh langsung dari responden melalui penyebaran
akan diterima kembali pada waktu yang telah disepakati dengan responden.
dari objek dan subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang
(Sugiyono, 2001:72). Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah para
3.3.2 Sampel
Yang dimaksud dengan sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang
Dalam penentuan jumlah sampel yang akan diolah dari jumlah populasi, maka
harus dilakukan dengan Teknik pengambilan sampel yang tepat sehingga data yang
disebabkan karena tidak diketahui berapa besarnya jumlah populasi, sehingga tidak
semua anggota populasi memiliki probabilitas yang sama untuk terpilih menjadi
sampel. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini
yang memiliki kriteria tertentu. Berikut kriteria sampel yang dimaksud yaitu :
Pekanbaru.
a. Variabel Independent
Yaitu variabel yang tidak dapat diprediksi oleh variabel lain. Variabel
b. Variabel Dependent
ini yang menjadi variabel dependent adalah Keputusan Pembelian (X1) dan
dapat diukur dan menjelaskan cara tertentu yang digunakan oleh peneliti dalam
menetapkan kegiatan atau tindakan yang perlu untuk mengukur variabel itu.
memperoleh
manfaat atau
menggunakan
suatu produk atau
jasa. (Kotler)
1. Memutuskan
Keputusan pembelian. ordinal
Pembelian adalah 2. Pemilihan jasa
kegiatan dimana pengiriman barang
yang dilakukan 3. Keyakinan atas
oleh konsumen pembelian.
untuk membeli
dan
mengkonsumsi
suatu produk atau
jasa dalam rangka
untuk memenuhi
kebutuhan dan
keinginannya
(Sumarwan 2015)
Kepuasan
1. Kesesuaian ordinal
Konsumen
harapan,
adalah evaluasi
pembeli dimana 2. Minat berkunjung
dipilih sekira-
3. Tingkat kepuasan.
kiranya sama
atau melampaui
harapan
pelanggan,
sedangkan
ketidakpuasan
pelanggan
timbul apabila
hasil tidak
memenuhi
harapan.
3.5.1 Kuesioner
3.5.2 Observasi
Sugiyono (2014) skala ordinal adalah skala pengukuran yang tidak hanya
Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak ukur menyusun item-item
jawaban dari setiap item kuesioner yang menggunakan skala ordinal. Menurut
Umar (2002) dalam Siregar (2013) bahwa skala ini berinteraksi 1-5. Jawaban yang
Bobot Penilaian
Menurut Gozali (2013), uji validitas bertujuan untuk mengukur sah atau valid
tidaknya suatu instrumen . suatu instrumen dikatakan valid instrumen tersebut dapat
digunakan untuk mengukur apa yang harusnya diukur. Penentuan valid atau tidaknya
suatu data yang digunakan, biasanya digunakan uji signifikan koefisien pada tingkat
signifikan 5%, artinya suatu data dianggap valid jika berkolerasi signifikan terhadap
skor total. Skor total adalah penjumlahan dari keseluruhan item (Sugiyono, 2014).
Instrumen reliabel adalah instrument yang bila digunakan beberapa kali untuk
mengukur obyek yang sama, akan menghasilkan data yang sama (Sugiyono 2014).
Uji reliabilitas bertujuan untuk menguji konsistensi data dalam jangka waktu tertentu,
yakni mengetahui sejauh mana pengukuran yang digunakan dapat diandalkan. Suatu
variabel dikatakan cronbach alpha jika memiliki nilai lebih dari 0,60 yang berarti
bahwa instrumen tersebut dapat dipergunakan sebagai pengumpul data yang handal.
internal.
47
Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah nilai residual yang telah
distandarisasi pada model regresi berdistribusi normal atau [Link] regresi yang
baik adalah memiliki retribusi data normal atau mendekati normal. Pengujian
Distribusi normal akan membentuk suatu garis diagonal dengan melihat penyebaran
titik pada garis diagonal tersebut. Jika titik-titik menyebar disekitar garis tersebut,
maka model regresi memenuhi asumsi normalitas. Namun, jika titik-titik tersebar
secara acak, maka model regresi tidak memenuhi asumsi normalitas (Ghozali, 2013).
regresi yang terbentuk ada korelasi yang tinggi atau sempurna diantara variabel bebas
atau tidak. Jika dalam model regresi yang terbentuk terdapat korelasi yang tinggi atau
dalam model regresi adalah dengan melihat nilai TOL (Tolerance) dan VIF (Variance
inflation factor dari masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikatnya. Jika
model TOL > 0,1 atau mendekati 1 dan nilai VIF < 10, maka model dinyatakan tidak
residual pada satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Model regresi yang baik
atau tidaknya pola tertentu pada grafik scatterplots, dimana sumbu X adalah sumbu Y
yang telah diprediksi dan sumbu X adalah residual (Y prediksi-Y sesungguhnya) yang
Jika pada pola tertentu, seperti titik-titik (poin-poin) yang ada membentuk
Jika tidak ada pola yang jelas, serta titik-titik menyebar diatas dan dibawah
signifikan/tidak dengan variabel terikat secara individual untuk setiap variabel dasar.
dependen.
yang signifikan), atau apabila tingkat sig˃a 0,05 maka secara parsial
variabel bebas berpengaruh secara signifikan atau tidak terhadap variabel terikat
variabel terikat.
terikat.
digunakan karena dapat menjelaskan kebaikan dari model regresi dalam memprediksi
Semakin tinggi nilai koefisiennya maka akan semakin baik pula kemampuan variabel
0, maka hubungan antara dua variabel sangat lemah atau tidak ada hubungan sama
sekali. Bila r = +1, atau mendekati 1 maka korelasi kedua variabel dikatakan positif
untuk menganalisa pola hubungan antar variabel. Model ini digunakan untuk
bebas terhadap variabel terikat. Metode ini digunakan untuk menguji pengaruh
1 Diagram Jalur
penelitian sebelumnya.
2 Persamaan Struktural
jalur tersebut.
atau error varien, yaitu besarnya pengaruh variabel lain yang tidak diteliti
DAFTAR PUSTAKA
Aris Budiono, 2020. Pengaruh Kualitas Pelayanan, Harga, Promosi dan Citra Merek
terhadap Kepuasan Pelanggan melalui Keputusan Pembelian. STIE
Pariwisata Internasional.
Budi Iskandar. 2017, Desain Dan Pengujia Sistem Informasi Jasa Pengiriman
Barang. Vol. 2. No. 3. Tahun 2013. Universitas Budi Luhur.
Chendy D, Edi P, Tulus B.S. 2019. The Effect of Service Quality and Website Quality
of [Link] on Purchase Decision as Mediated by Purchase Intention.
Universitas Bunda Mulia. Jakarta, Indonesia.
Dani Iskandar, M. Irfan Bahari N. 2019. Analisis Pengaruh Kepercayaan, Keamanan
dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian pada Online Shop
Lazada. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Medan, Indonesia.
Fadli, Yandra R, Shandrya V, Edi Y. 2022. The Effect of Products, Promotions dan
Prices on Mizon’s Purchasing Decision At Alfamart Sungai Harapan. Institut
Agama Islam Abdullah Said Batam.
Fifin Anggraini, Anindhta Budiarti. 2020. Pengaruh Harga, Promosi dan Kualitas
Pelayanan terhadap Loyalitas Pelanggan dimediasi Kepuasan Pelanggan
pada Konsumen Gojek. STIESIA Surabaya.
Freddy, Rangkuti. 2013. Measuring Costumer Satisfaction, teknik mengukur dan
strategi meningkatkan kepuasan pelanggan plus analisis kasus PLN-JP.
Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Henry M, Khilyatin I, Hapzi A. 2020. Customer Purchase Decision Model, Supply
Chain Management and Customer Satisfiction : Product Quality and
Promotion Analysis.
Kurnia Firmanda J, Feti Fatimah, Ahmad Izudin. 2022. Analisis Pengaruh Kualitas
Pelayanan, Promosi dan Harga terhadap Kepuasan Pelanggan pada Jasa
Pengiriman Barang JNE di Besuki. Universitas Muhammadiyah Jember.
Moh. Sofyan, Ahmad Junaidi, Nur Fitri R. 2022. Analisis Kualitas Pelayanan dan
Presepsi Harga terhadap Keputusan Pembelian Jasa Ekspedisi PT. Kadiri
Logistik Cargo.
Mohd. Farid T, Febsri S. 2017. Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan
Pelanggan (Studi Kasus pada Perusahaan JNE Cabang Padang).
54
Nurlina, Milasari, Dewi R.I. 2019. Pengaruh Kualitas Pelayanan, Harga dan Lokasi
terhadap Keputusan Penggunaan Jasa Pengiriman Barang PT. Citra Van
Titipan Kilat Kota Langsa.
Rizal Z, HER Taufik, Agus D.R. 2020. Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas
Produk Terhadap Loyalitas Nasabah dengan Kepuasan Nasabah sebagai
Variabel Intervening (Studi Kasus pada PT. Bank Syariah Mu’amalah
Cilegon). Universitas Banten Jaya. Kota Serang.
Saefur Rohman, Fino Wahyudi A. 2021. Pengaruh Kualitas Pelayanan dan
Ketepatan Pengiriman terhadap Kepuasan Pelanggan dalam menggunakan
Jasa Pengiriman Barang Ninja Express di Masa Pandemi COVID-19.
Sandhy Yudha W. 2020. Pengaruh Harga, Promosi dan Kualitas Pelayanan terhadap
Keputusan Pembelian TIKI di Surabaya.
Sarah R, Budi R.K, Aldi A. 2021. The Effect of E-Service Quality and E-Trust on E-
Customer Loyalty Through E-Customer Satisfiction as an Intervening
Variable (Study on Gopay Users in Bandung). Universitas Telkom. Bandung.
Selvy N, Srikandi K, Andriani K. 2013. Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap
Kepuasan Pelanggan, Citra Perusahaan dan Loyalitas Pelanggan (Survei
pada Tamu Pelanggan yang menginap di Hotel Pelangi Malng). Universitas
Brawijaya. Malang.
Shintia Ksatriyani. 2019. Pengaruh Kualitas Layanan, Brand Image (Citra Merek),
dan Harga terhadap Kepuasan Pelanggan dan Loyalitas Pelanggan. STIESIA
Surabaya.
Umar, Husein. 2003. Riset Pemasaran Dan Perilaku Konsumen. Edisi Revisi Jakarta.
Gramedia.
Vera Sylvia S.S. 2019. Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Citra Merek terhadap
Keputusan Pembelian pada Jasa Pengiriman PT. TIKI
Wala E, Nur Alamsyah, Rimbun K. 2022. Pengaruh Kualitas Produk dan Kualitas
Pelayanan terhadap Kepuasan Konsumen dan Dampaknya pada Kepercayaan
Konsumen Lazada. Universitas Nasional Pasim. Bandung.