PENGARUH INTERNET BAGI REMAJA
Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-Tugas Dalam Menyelesaikan Tugas Akhir
Disusun oleh
MAYADAH SOPIYAH
Kelas : XII 63 IPS
MA SEPATAN
2022
1
LEMBAR PENGESAHAN
Karya tulis ilmiah yang berjudul “PENGARUH INTERNET BAGI REMAJA’’ ini
telah di baca dan di setujui oleh :
Guru pembimbing Wali kelas
.................................. ......................................
Tanggal : ......................................... Tanggal : .........................................
Guru penguji 1 Guru penguji 2
........................................ ...................................
Tanggal : Tanggal :
.................................. ......................................
2
Kata Pengantar
Puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas karunia-Nya,
penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul “Pengaruh Internet Bagi
Remaja” sebagai syarat kelulusan di Madrasah Aliyah Sepatan .
Tak lupa penulis mengucapkan terimakasih kepada Bapak Saepul
Hidayat selaku guru Pembimbing yang selalu membimbing kami sehingga tugas
ini dapat terselesaikan. penulis juga mengungkapkan terimakasih kepada teman
teman yang telah berkontribusi dalam pembuatan karya tulis ilmiah ini.
Dengan terselesaikannya karya tulis ini, penulis mengucapkan terimakasih
kepada berbagai pihak yang telah membantu dan memberikan bantuan dalam
pembuatan karya tulis ini yang tidak dapt disebutkan satu per satu.
Penulis menyadari bahwa karya tulis ini masih jauh dari sempurna. Oleh
karena itu saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan demi
kesempurnaan karya tulis ini.
Semoga karya tulis ini bermanfaat bagi semua.
Tangerang, 4 Januari 2022
Penulis
3
DAFTAR ISI
Lembar Pengesahan…………………………………………………. 2
Kata Pengantar………………………………………………………. 3
Daftar Isi…………………………………………………………….. 4
BAB I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang………………………………………. 5
1.2 Rumusan Masalah…………………………………… 6
1.3 Tujuan Penelitian……………………………………. 6
1.4 Metode Penelitian…………………………………… 6
1.5 Sistematika Penulisan………………………………. 6
BAB II. LANDASAN TEORI
2.1 Asal-Usul Internet…………………………………… 8
BAB III. METODOLOGI PENULISAN ………………… 11
BAB IV. ISI
3.1 Manfaat Internet Bagi Remaja………………………... 12
3.1.1 Umum………………………………………….
3.1.2 Dalam Pendidikan…………………………….
3.2 Dampak Negatif………………………………………. 13
BAB V. PENUTUP
4.1 Simpulan……………………………………………… 15
4.2 Saran…………………………………………………... 15
DAFTAR PUSTAKA……………………………………… 16
4
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Internet ialah jaringan global antar komputer untuk berkomunikasi dari satu
lokasi ke lokasi lainnya di belahan dunia (seperti sekolah, universitas, institusi riset,
museum, bank, perusahaan bisnis, perorangan, stasiun TV ataupun radio). Internet
berfungsi sebagai aspek komunikasi, penyedia informasi, dan fasilitas untuk
[Link] dapat menghubungkan kita dengan berbagai pihak di berbagai lokasi
di seluruh dunia.. Misalnya kita bisa kirim data atau surat dengan berbagai pihak
diseluruh dunia dengan menggunakan fasilitas Electronic mail (E-mail).Selain fasilitas
Electronic mail internet juga menyediakan fasilitas untuk ngobrol yang dalam internet
disebut chatting. Kemampuan internet lainnya adalah Usenet, yaitu forum yang
disediakan bagi pengguna internet untuk berbagi informasi dan pemikiran mengenai
suatu topik melalui bulettin elektronik. Dengan menggunakan forum ini, pengguna
dapat mengirim pesan mengenai topik bersangkutan dan menerima tanggapan dari
pihak lain. Internet terhubung dengan ratusan katalog perpustakaan, sehingga
penggunaannya dapat meneliti ribuan data base yang terbuka untuk umum melalui
jaringan tersebut yang disediakan oleh perusahaan, pemerintah ataupun niralaba.
Pengguna internet dapat mempergunakan informasi ini untuk berbagai keperluan.
Beberapa metode atau alat untuk mengakses komputer dan mencari file yang dapat
diterapkan melalui internet adalah gopher, archie, dan wide area information servers.
1.2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah :
Bagaimana pengaruh internet bagi perkembangan remaja?
5
1.3 Tujuan Penelitian
1. Mengetahui pengaruh internet bagi perkembangan remaja.
2. Menambah referensi pustaka skolah.
3. Memenuhi tugas akhir semester 1 mata pelajaran Bahasa dan Sastra
Indonesia.
1.4 Metode Penelitian
Metode yang digunakan dalam karya tulis ini adalah metode kepustakaan yaitu,
metode dengan mengambil data dari bahan pustaka yang relevan dengan bahan penelitian.
Selain itu metode yang digunakan adalah metode observasi yaitu, metode dengan pengumpulan
data dengan menggunakan indra .
1.5 Sistematika Penulisan
Halaman
Lembar pengesahan
Kata pengantar
Daftar isi
6
BAB I PENDAHULUAN
a. Latar belakang masalah
b. Batasan masalah
c. Rumusan masalah
d. Tujuan penulisan
e. Sistematika penulisan
BAB II LANDASAN TEORI DAN KERANGKA BERPIKIR
a. Landasan teori (pengertian, dll)
b. Kerangka berpikir
BAB III METODOLOGI PENULISAN
a. Waktu dan tempat penulisan
b. Metode penulisan
c. Langkah-langkah penulisan
BAB IV PEMBAHASAN
a. Pengertian Internet
b. Macam – macam pengaruh internet bagi perkembangan remaja
c. Dampak Negatif dari Internet bagi perkembangan remaja
BAB V PENUTUP
a. Kesimpulan
b. Saran
7
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Asal-Usul Internet
Pada awalnya Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh
Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA
yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), dimana
mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer
yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak
terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan,
kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua
standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru
yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet
Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada
saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense)
membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan
komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan
nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi
perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 3 situs saja yaitu Stanford
Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di
mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum
ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Kemudian ARPANET
dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET” dan "ARPANET’.
"MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil
untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan
akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan
menjadi Internet.
8
Selain itu Tim Berners-Lee juga membuat program browser pertama dan server
WWW pertama di dunia. Saat ini, browser yang sering digunakan adalah Internet
Explorer, Netscape dan Mozilla. Berners-Lee juga menulis piranti lunak yang
mendefinisikan Hyper Text Markup Language (HTML), Uniform Resource Locator
(URL), dan Hyper Text Transfer Protocol (HTTP). Kesemua aplikasi ciptaannya
tersebut saat ini dipergunakan banyak orang untuk menampilkan isi sebuah situs dan
protokol bagaimana situs-situs dapat ditemukan di Internet dan berkomunikasi satu
sama lainnya. Itulah mengapa Tim Berners-Lee dipercaya menjabat sebagai pengarah
World Wide Web Consortium.
Penemuan Tim Berners-Lee atas World Wide Web sendiri diawali ketika ia
bekerja di CERN, laboratorium fisika partikel milik Eropa di tahun 1980. Pada saat itu
dia hanya dikontrak bekerja selama 6 bulan sebagai perekayasa piranti lunak (software
engineer). Oleh karena CERN merupakan institusi multi-nasional, Berners-Lee ingin
membuat suatu software yang dapat menghubungkan data-data dan informasi yang dia
miliki dan para peneliti lainnya agar lebih efesien. Berners-Lee kemudian menamakan
software tersebut Enquire, kependekan dari Enquire Within Upon Everything, judul
ensiklopedia yang dia ingat pada masa kecilnya. Software ini kemudian
dikembangkannya di luar CERN, sehingga akhirnya berkembang pesat secepat
perkembangan jaringan Internet itu sendiri.
Pada tahun 1991 Berners Lee kemudian memperkenalkan browser pertama.
Pada waktu itu browser ini belum banyak dipergunakan media WWW, hingga beberapa
tahun kemudian Marc Andressen meluncurkan browser yang lebih populer, Mosaic.
Jika Marc Andressen maupun ilmuwan lainnya berhasil menjadi milyuner berkat
ciptaannya, Tim Berners-Lee justru memilih tidak mematenkan penemuannya dan tetap
konsisten pada bidang penelitian dan pengembangan teknologi. Sikapnya yang rendah
hati ini justru mengundang kekaguman dan pujian dari banyak pihak. Diantaranya
adalah dari Ratu Elizabeth II sendiri yang menganugerahkan gelar kebangsawanan
kepadanya. Selain itu Berners-Lee juga mendapatkan penghargaan Millennium
Technology Prize yang merupakan penghargaan bidang teknologi terbesar di bumi pada
saat ini. Selain itu peraih penghargaan ini merupakan pemenang pertama hadiah
tahunan anugerah Yayasan Penghargaan Teknologi Finlandia.
9
Saat ini, Tim Berners Lee menjabat Direktur World Wide Web Consortium
(W3C) yang berkantor di Massachussets Institute of Technology. W3C adalah sebuah
organisasi yang memiliki 400-an anggota dengan staf sekira 40 orang yang tersebar di
seluruh dunia.
Tujuan World Wide Web Consortium sendiri adalah mengembangkan teknologi
yang dapat digunakan lintas platform (interoperable technologies), menetapkan
spesifikasi, aturan-aturan, menciptakan berbagai piranti lunak dan alat-alat lainnya
yang dapat mengoptimalkan penggunaan temuannya, World Wide Web. Anggota
World Wide Web Consortium terdiri dari Microsoft, Adobe, Intel, Macromedia, Oracle,
dan masih banyak lagi. Mereka bekerjasama mengembangkan teknologi yang
mengeksploitasi WWW agar dapat digunakan oleh lebih banyak orang.
10
BAB III
METODOLOGI PENULISAN
a. Waktu dan tempat penulisan
Tangerang, 4 Januari 2022
b. Metode penulisan
Metode yang digunakan dalam karya tulis ini adalah metode kepustakaan yaitu,
metode dengan mengambil data dari bahan pustaka yang relevan dengan bahan
penelitian. Selain itu metode yang digunakan adalah metode observasi yaitu, metode
dengan pengumpulan data dengan menggunakan indra .
c. Langkah – langkah penulisan
Cover, Lembar Pengesahan, Kata Pengantar, Daftar Isi, BAB I Pendahuluan,
BAB II Landasan teori dan kerangka berfikir, BAB III Metodologi Penulisan, BAB IV
Pembahasan, BAB V Penutup .
11
BAB IV
PEMBAHASAN
3.1 Manfaat Internet Bagi Remaja
3.1.1 Umum
Umum menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti untuk orang
banyak (1996:1103). Berdasarkan suvey di Amerika Serikat membuktikan jika
berselancar di dunia maya, bermain game online, dan bermain situs jejaring sosial justru
baik bagi perkembangan remaja. Digital Youth Project yang disponsori MacArthur
Foundation selama tiga tahun berhasil membuktikan internet baik bagi perkembangan
remaja. Proyek yang dilakukan selama tiga tahun itu melibatkan 800 remaja dan orang
tua untuk mengetahui peningkatan kemampuan teknologi remaja. Hal ini juga
mematahkan anggapan para orangtua yang menyatakan bermain internet hanya
membuang waktu saja.
3.1.2 Dalam Pendidikan
Internet merupakan sebuah layanan yang memudahkan kita menambah
wawasan, berkomunikasi, dan juga memudahkan kita untuk mencari suatu bahan yang
mungkin sulit dicari secara nyata. melalui akses dunia maya internet ini, kita dapat
menambah wawasan, berkomunikasi jarak jauh dan juga mencari informasi yang sangat
kita butuhkan. Dalam dunia pendidikan internet dapat membantu siswa untuk
mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan serta sharing riset antarsiswa
terutama dengan mereka yang berjauhan tempat tinggalnya.
3.2 Dampak Negatif
Aneka macam materi yang berpengaruh negatif pun bertebaran di internet.
Misalnya: pornografi, kebencian, rasisme, kejahatan, kekerasan, dan sejenisnya. Berita
12
yang bersifat pelecehan seperti pedofolia, dan pelecehan seksual pun mudah diakses
oleh siapa pun. Barang-barang seperti viagra, alkhol, narkoba banyak ditawarkan
melalui internet. Bahkan, melalui internet orang juga melakukan penipuan dan
pencurian.
Internet, kata yang tidak asing di telinga setiap orang, terutama para remaja yang
senantiasa bergaul dengan mewahnya dunia yang berteknologi, mewah, dan praktis,
Internet bisa didapatkan dimanapun kita berada, dengan bermodalkan telepon selular
yang memiliki koneksi internet, internet dapat diakses dengan mudahnya melalui
telepon selular dimanapun kita berada, atau jika tidak, di setiap sudut kota pasti terdapat
sebuah warung yang menjual jasa internet atau yang biasa disebut dengan “warnet”,
dengan adanya internet, akses atau jalan terhadap penyampaian informasi-informasi
yang ada didunia ini dapat diambil dengan mudahnya seraya membalikkan tangan atau
mengejapkan mata, banyak ilmu pengetahuan yang begitu melimpah disana, informasi
mengenai apapun dapat kita temukan di jagat internet ini, para remaja tidak luput
dengan yang namanya informasi dan ilmu pengetahuan, internet ini adalah media yang
paling efektif dan mudah untuk didapatkan dan diakses oleh siapa saja dimanapun,
walaupun tak dapat dipungkiri bahwa karena adanya kebebasan ini dapat terjadi pula
penyalahgunaan fasilitas internet sebagai sarana untuk kriminalitas atau asusila.
Para pelajar yang baru mengenal internet biasanya menggunakan fasilitas ini
untuk mencari hal yang aneh-aneh.
Seperti gambar-gambar yang tidak senonoh, atau video-video aneh yang bersifat
“asusila” lainnya yang dapat mempengaruhi jiwa dan kepribadian dari siswa itu sendiri,
sehingga siswa terpengaruh dan mengganggu konsentrasinya terhadap proses
pembelajaran disekolah, namun demikian tidak semua siswa melakukan hal yang
demikian, hanya segelintir pelajar yang usil saja yang dapat melakukannya karena
kurang memiliki rasa tanggungjawab terhadap diri pribadi dan sekitarnya, namun pada
umumnya internet digunakan oleh setiap pelajar untuk mencari atau mendapatkan
informasi.
Hal ini dapat menjadi sebuah motivator terhadap pelajar untuk terus
berkembang dan juga dapat berfungsi sebagai penghancur (generasi muda), remaja
adalah makhluk yang rentan terhadap perubahan disekitarnya, dia akan mengikuti hal
13
yang paling dominan yang berada didekatnya jadi kemungkinan terjadinya perubahan
yang drastis dalam masa-masa remaja akan mendorong kearah mana remaja itu akan
berjalan, kearah positif atau negative tergantung dari mana di memulai.
Remaja yang kesehariannya bergaul dengan internet akan lebih tanggap
terhadap perubahan informasi disekitarnya karena ia terbiasa dan lebih mengetahui
tentang informasi-informasi tersebut sehingga dia lebih daripada yang lainnya. Tetapi
selain itu, remaja yang memiliki kecenderungan pada hal yang negatif justru sebaliknya,
dia akan nampak pasif karena hanya diperbudak oleh kemudahan dan kayaan informasi
dari internet tersebut.
14
BAB V
PENUTUP
4.1 Simpulan
Di negara kita tercinta ini sudah mulai banyak sekolah-sekolah yang
memanfaatkan internet sebagai sarana penting dalam kegiatan pembelajaran. Banyak
manfaat yang mereka peroleh dari internet, terutama dalam proses komunikasi dan
penggalian informasi, namun tidak sedikit yang menyalahgunakan penggunaan internet
itu..
4.2 Saran
Sebaiknya para remaja dapat memanfaatkan media internet secara maksimal
dalam peningkatan kualitas diri sekaligus peningkatan sumber daya manusia seutuhnya
sebagai generasi penerus bangsa. Sebaliknya jangan sekali-kali menyalahgunakan
penggunaan internet yang dapat merusak moral remaja sehingga kita dapat meneruskan
cita-cita proklamasi bangsa Indonesia yang telah dikumandangkan pertama kali oleh
Soekarno-Hatta atas nama bangsa Indonesia.
15
DAFTAR PUSTAKA
Tim [Link] Besar Bahasa [Link]:Balai Pustaka
[Link]
[Link]
[Link]
- Wilson, D. 20 November 2007. Summary of C ting Internet Sites. NETTRAON Discusion
List, (online)
- Kumaidi [Link] Internet Bagi Perkembangan Remaja. Jurnal Ilmu
Pendidikan, (online), Jilid 5, No. 4,
16