DINAS KEEHATAN KABUPATEN TABALONG
PUSKESMAS MURUNG PUDAK
Alamat : Jln. PangkalanRahayu RT.11 [Link]
HP.08115000487 email : murungpudakpkm@[Link]
SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)
POKOK : Vaksin covid 19
BAHASAN
HARI/TANGGAL : Kamis, 1 Juli 2021
WAKTU : 14.00 - Selesasi
PENYAJI : M. Kamal Nazwil , SKM
SASARAN : Kader , Perangkat Desa, dan Tokoh Masyarakat
TEMPAT : Kantor Desa Kasiau Raya
A. Tujuan
1. Tujuan umum
Untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang Vaksin Covid 19
2. Tujuan Khusus
Tujuan khusus pelaksaan kegiatan ini adalah
- Masyarakat mampu dengan mengerti tahu tentang Vaksin Covid 19.
- Masyarakat mengerti tentang jenis – jenis Vaksin.
B. Materi
Mengenal Vaksin COVID-19 dari Pemerintah
Salah satu upaya untuk menekan angka kasus COVID-19 yang kian meningkat adalah dengan penyediaan
vaksin COVID-19 dari pemerintah. Meski masih dalam tahap uji klinis, keberadaan vaksin ini diharapkan
dapat melindungi masyarakat Indonesia dari pandemi.
Hingga saat ini, pemberian vaksin COVID-19 adalah solusi yang dinilai paling jitu untuk mengurangi
jumlah kasus infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19.
Meski demikian, hingga saat ini, efektivitas dan keamanan vaksin COVID-19 masih diteliti dalam tahap
uji klinis oleh pemerintah dan berbagai lembaga terkait. Hal ini merupakan langkah pemerintah dalam
memastikan bahwa vaksin COVID-19 yang akan disediakan layak digunakan untuk mencegah COVID-
19.
Namun, perlu diingat juga bahwa upaya pencegahan COVID-19 tersebut tentunya tetap harus disertai
protokol kesehatan, misalnya dengan selalu menjaga jarak fisik, menjauhi kerumunan atau tempat yang
ramai, mengenakan masker, dan rajin mencuci tangan.
Istilah Vaksin dan Imunisasi
Imunisasi adalah suatu upaya untuk membentuk atau meningkatkan kekebalan tubuh, baik orang dewasa
maupun anak-anak, terhadap suatu penyakit. Tujuan pemberian imunisasi adalah untuk mencegah
penyakit tertentu atau menghindari risiko munculnya gejala yang berat saat terserang suatu penyakit.
Salah satu bentuk imunisasi adalah dengan pemberian vaksin. Vaksin merupakan suatu antigen atau
benda asing yang dimasukkan ke dalam tubuh untuk menghasilkan reaksi kekebalan tubuh terhadap
penyakit tertentu.
Vaksin biasanya berisi mikroorganisme, misalnya virus atau bakteri, yang sudah mati atau masih hidup
tetapi dilemahkan. Vaksin juga bisa berisi bagian dari mikroorganisme yang bisa merangsang sistem
kekebalan tubuh untuk mengenali mikroorganisme tersebut.
Bila diberikan kepada seseorang, vaksin akan menimbulkan reaksi sistem imun yang spesifik dan aktif
terhadap penyakit tertentu, misalnya vaksin flu untuk mencegah penyakit flu dan vaksin COVID-19 untuk
mencegah infeksi virus SARS-CoV-2. Biasanya, vaksin dimasukkan ke dalam tubuh manusia dengan cara
disuntik.
Pengembangan Vaksin COVID-19
Vaksin COVID-19 yang tengah dikembangkan ada bermacam-macam. Ada vaksin yang memanfaatkan
virus Corona yang telah dimatikan atau dilemahkan, ada juga vaksin yang memanfaatkan teknologi
rekayasa genetika. Salah satu contoh jenis vaksin tersebut adalah vaksin mRNA.
Akhir-akhir ini, sebagian masyarakat mungkin sering mendengar pemberitaan terkait pengembangan
vaksin sebagai salah satu solusi untuk menanggulangi pandemi COVID-19.
Namun, sebagian masyarakat Indonesia mungkin masih belum memahami dan masih bertanya-tanya
mengenai efektivitas vaksin dan bagaimana proses pengembangan vaksin sebelum akhirnya dapat
digunakan.
Layaknya obat dan vaksin lainnya, pengembangan vaksin COVID-19 harus melalui tiga tahap uji klinis.
Setelah memenuhi ketiga tahap uji klinis tersebut dan dinyatakan efektif serta aman digunakan, vaksin
COVID-19 baru bisa mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Saat ini, sudah ada vaksin COVID-19 yang memasuki uji klinis tahap III di Indonesia. Penelitian terhadap
vaksin COVID-19 tersebut melibatkan 1.620 sukarelawan. Bila riset ini berjalan lancar, vaksin COVID-
19 diprediksi dapat tersedia dan digunakan secara luas oleh masyarakat Indonesia pada tahun 2022.
Mengawal Tersedianya Vaksin COVID-19
Pemerintah akan terus berupaya untuk mengawasi dan memberikan pembinaan, bimbingan, serta fasilitas
guna mendukung pengembangan dan percepatan penyediaan vaksin COVID-19 bagi masyarakat.
Berikut ini adalah beberapa langkah yang dilakukan pemerintah untuk memastikan pengembangan dan
produksi vaksin COVID-19 agar dapat berjalan lancar:
1. Pengawasan distribusi vaksin
Salah satu persyaratan dalam pendistribusian vaksin adalah bahwa perusahaan yang mendistribusikan
vaksin tersebut harus memiliki izin sebagai Pedagang Besar Farmasi (PBF) yang diterbitkan oleh
Kementerian Kesehatan dan mendapatkan izin edar yang diterbitkan oleh BPOM.
Ada 2 jenis pengelolaan distribusi vaksin, yaitu pengelolaan distribusi vaksin di PBF dan pengelolaan
distribusi vaksin di fasilitas pelayanan kefarmasian.
2. Pengawasan mutu vaksin
Pengawasan mutu dan keamanan vaksin bukan hanya dari proses perizinan, tetapi juga pengawalan dan
pengelolaan vaksin terkait penyimpanan dan pengiriman vaksin ke seluruh wilayah Indonesia.
Agar kualitas dan manfaatnya tetap terjaga dan efektif, vaksin idealnya disimpan di tempat bersuhu
dingin, yaitu kulkas atau kotak es dengan suhu sekitar 2–8o Celsius atau -15–5oCelsius.
Suhu tempat penyimpanan vaksin tersebut juga harus selalu dijaga selama proses penyimpanan,
pengiriman, hingga saat hendak diberikan ke masyarakat.
3. Pengawasan keamanan obat setelah pemasaran (farmakovigilans)
Meski obat atau vaksin telah melalui serangkaian tahapan uji klinis yang ketat, baik dari proses produksi
hingga pengawasan mutu sepanjang rantai distribusinya, tetap saja masih ada risiko efek samping yang
dapat terjadi akibat penggunaan obat atau vaksin apa pun.
Reaksi efek samping vaksin bisa bersifat ringan, misalnya hanya berupa demam atau nyeri di lokasi
suntikan. Namun, pada sebagian orang, reaksi efek samping yang muncul bisa cukup berat, seperti
munculnya reaksi anafilaktik.
Oleh karena itu, pemerintah juga melakukan beberapa langkah untuk memantau dan mengevaluasi
keamanan vaksin guna memastikan bahwa vaksin tersebut layak digunakan, termasuk oleh kelompok
yang rentan, misalnya ibu hamil, anak-anak, atau orang dengan kelainan sistem imun.
Vaksin COVID-19 diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk menghentikan pandemi COVID-19.
Namun, perlu diingat juga bahwa masih dibutuhkan waktu yang cukup lama bagi vaksin COVID-
19 untuk bisa digunakan secara luas oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Apabila masih memiliki pertanyaan seputar vaksin COVID-19, Anda bisa berkonsultasi ke dokter.
Hindari isu-isu vaksin COVID-19 yang sumbernya tidak jelas dan dapat menggiring opini yang salah di
masyarakat. Vaksin lindungi diri dan negeri dari pandemi.
C. KEGIATAN PENYULUHAN
NO Tahap Kegiatan Penyuluhan Kegiatan peserta Media dan Metode
alat Penyuluhan
penyuluhan
1 Pembukaan Mengucapkan salam dan Menjawab salam, mikrophone ceramah
memperkenalkan diri, mendengarkan dan
menyampaikan tujuan pokok menyimak
materi dan menyampaikan
pokok bahasan
2 Pelaksanaan - Menyampaikan materi Mendengarkan dan Microphone ceramah
menjelaskan tentang Vaksin menyimak Lcd
Covid 19 laptop
3 Penutup -Menyampaikan kesimpulan Mendengarkan dan mikrophone ceramah
materi menyimak
-Salam penutup
D. MEDIA DAN ALAT PENYULUHAN
Media yang digunakan Audio
Alat yang gunakan pengeras suara
E. METODE
Metode yang digunakan yaitu ceramah
F. EVALUASI
Masyarakat diharapkan mampu untuk :
- Menjelaskan apa yang dimaksud vaksin covid 19
- Menjelaskan macam macam vaksin covid 19
LAPORAN HASIL
PELAKSANAAN PENYULUHAN KESEHATAN
Penyaji : 1. M Kamal Nazwil SKM
2. Maulina SAP SKM
3. Sri Mulyani SKM
Tempat : Kantor Pertemuan Kantor Desa Kasiau Raya
No Tanggal Tempat Hasil Dokumentasi
1 1 Juli 2021 Kasiau - Menjelaskan apa yang dimaksud vaksin covid 19
Raya - Menjelaskan macam macam vaksin covid 19
Mengetahui Pelaksana
Kepala Puskesmas Murung Pudak
Dr. H. agus Suseno, [Link] M. Kamal Nazwil, SKM
NIP.19690808 200012 1 001 NIP. 19830830 201001 1 013