Diagnosis Holistik
dr. Siti Maulidya Sari,[Link], [Link]
Diagnosis Holistik
Suatu kegiatan untuk mengidentifikasikan
dan menentukan dasar dan penyebab
(disease), luka (injury), serta kegawatan
yang diperoleh dari keluhan Riwayat
penyakit pasien, PP, penilaian internal dan
eksternal dalam kehidupan pasien dan
keluarganya
Pendeketan Holistik :
Tidak hanya
mengobati gejala,
tapi juga mencari
penyebab dari gejala
ASPEK DIAGNOSTIK HOLISTIK
1. ASPEK PERSONAL
2. ASPEK KLINIS
3. ASPEK INTERNAL
4. ASPEK EKSTERNAL/PSIKOSOSIAL
5. DERAJAT FUNGSIONAL
PENATALAKSANAAN KASUS
Identitas Pasien Anamnesis Penyakit
Anamnesis Pengalaman Sakit
Instrumen Penilaian Keluarga
1. Genogram Keluarga
4. Peta Keluarga (Family Map)
2. Bentuk Keluarga
5. APGAR Keluarga (Family APGAR)
3. Tahapan Siklus Kehidupan
Keluarga (Family Life Cycle)
1. Genogram Keluarga
Simbol yang biasa digunakan dalam genogram
Bentuk Keluarga
1. Tipe Keluarga menurut Friedman :
2. 1. Nuclear Family (keluarga inti)
3. 2. keluarga Extended Family (besar)
4. 3. Single parent family
5. 4. Nuclear dyed
6. 5. Blended family
7. 6. Three generation family
8. 7. Single adult living alone
9. 8. Middle age atau elderly couplee
TAHAPAN SIKLUS KELUARGA
Siklus Tumbuh Kembang Keluarga dikutip dari Duvall:
Pasangan yang baru menikah ( tanpa anak ) lamanya ± 2 tahun
Keluarga dengan anak yang baru dilahirkan ( usia anak tertua adalah baru lahir – 30
bulan ) lamanya ± 2,5 tahun
Keluarga dengan anak pra sekolah ( usia anak tertua adalah 30 bulan – 6 tahun )
lamanya ± 3,5 tahun
Keluarga dengan anak yang bersekolah ( usia anak tertua adalah 6 – 13 tahun)
lamanya ± 7 tahun
Keluarga dengan anak usia remaja ( usia anak tertua adalah 13 – 20 tahun)
lamanya ± 7 tahun
Keluarga dengan anak meninggalkan keluarga ( anak pertama pergi dan anak terakhir
tinggal di rumah) lamanya ± 8 tahun
Keluarga dengan usia orang tua pertengahan ( tak berkumpul lagi hingga pensiun )
lamanya ± 15 tahun
Keluarga dengan usia orang tua jompo (pensiun hingga kedua suami istri meninggal )
lamanya ± 10 - 15 tahun
PETA KELUARGA
Menggambarkan sistem keluarga, pola interaksi & hubungan,
batas generasi, konflik/persekutuan
APGAR KELUARGA
APGAR Keluarga Hampir Kadang- Hampir tidak
selalu kadang (1) pernah (0)
(2)
1. Saya merasa puas karena saya dapat meminta pertolongan
kepada keluarga saya ketika saya menghadapi
permasalahan
2. Saya merasa puas dengan cara keluarga saya membahas
berbagai hal dengan saya dan berbagi masalah dengan saya.
3. Saya merasa puas karena keluarga saya menerima dan
mendukung keinginan-keinginan saya untuk memulai kegiatan
atau tujuan baru dalam hidup saya.
4. Saya merasa puas dengan cara keluarga saya
mengungkapkan kasih sayang dan menanggapi perasaan-
perasaan saya, seperti kemarahan, kesedihan dan cinta.
5. Saya merasa puas dengan cara keluarga saya dan saya
berbagi waktu bersama.
Skor Total
Skala Pengukuran APGAR FAMILY
Skala pengukuran: Skor: Contoh:
Hampir selalu = 2 8-10 = Sangat fungsional Jumlah = 7 poin.
Kadang-kadang = 1 4-7 = Disfungsional sedang Keluarga disfungsional
sedang
Hampir tidak pernah = 0 0-3 = Disfungsional berat
SCREEM FAMILY
Aspek SCREEM Kekuatan Kelemahan
Social
Cultural
Religious
Educational
Economic
Medical
Perjalanan Hidup Keluarga
Tentang kejadian penting/krisis dalam kehidupan
keluarga pasien yang mungkin mempengaruhi
keparahan sakit pasien (misal: kecelakaan lalu lintas,
penyakit/ kematian anggota keluarga, PHK, pindah
rumah/pekerjaan, bencana alam, dll.)
PEMERIKSAAN
1. Pemeriksaan Fisik
2. Pemeriksaan umum
3. Pemeriksaan Khusus
4. Pemeriksaan Penunjang
DIAGNOSTIK HOLISTIK
Aspek Personal: • Aspek Klinis
Keluhan Utama Diagnosis
Harapan Diagnosis Banding
Kekhawatiran Therapi
Persepsi
• Penyakit
• Religi
DIAGNOSTIK HOLISTIK
Aspek Internal
Diri pasien
Kebiasaan/hobby
Pola makan
Pekerjaan
• Aspek Eksternal/Psikososial
Pola dukungan keluarga terhadap
kesembuhan pasien
Derajat Fungsional
1–5
PENGELOLAAN KOMPREHENSIF
1. Patient Centered
2. Family Focused
3. Community Oriented
RUMAH DAN LINGKUNGAN SEKITAR
No. Indikator PHBS Jawaban
Penilaian rumah sehat 1. Persalinan ditolong oleh tenaga
Ya Tidak
kesehatan
2. Pemberian ASI eksklusif pada bayi usia
0 - 6 bulan
Lingkungan sekitar rumah 3. Menimbang berat badan balita setiap
bulan
4. Menggunakan air bersih yang
memenuhi syarat kesehatan
Lingkungan Pekerjaan 5. Mencuci tangan dengan air bersih dan
sabun
6. Menggunakan jamban sehat
7. Melakukan pemberantasan sarang
nyamuk di rumah dan
Indikator PHBS Lingkungannya sekali seminggu
8. Mengkonsumsis ayuran dan atau buah
setiap hari
9. Melakukan aktivitas fisik atau
olahraga
10 Tidak merokok di dalamrumah
Kesimpulan:
Coping Score
• Skor yang digunakan untuk melihat sejauh mana keluarga dapat
mengatasi permasalahan
• 1: Reject, tidak ada kesediaan untuk berpartisipasi
• 2: Kemauan untuk berpartisipasi tetapi tidak memiliki kemampuan /
sumber daya untuk memecahkan masalah
• 3: Partisipasi minimal, kemampuan / sumber daya terbatas,
bergantung sepenuhnya pemberi
• 4: Partisipasi minimal, kemampuan / sumber daya terbatas, masih
membutuhkan penyedia dukungan dan instruksi
• 5: Partisipasi penuh, independen
Contoh kasus
Pasien Tn.A ,60 tahun dengan Riwayat
hipertensi datang ke dokter untuk
kontrol hipertensi, setelah dilakukan
pemeriksaan, didapatkan Tekanan
Darah 180/90 mmHg , pasien mengaku
sudah berobat
Sebagai seorang dokter keluarga, apa
yang akan kalian lakukan ???
Alhamdulillah, Terima kasih