0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan4 halaman

Analisis Usaha Gudang Pertanian NTT

Usaha gudang pertanian ini bertujuan untuk menyediakan alat-alat dan bahan pertanian dengan modal Rp. 30 juta untuk memasok petani di Bajawa, NTT. Usaha ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani setempat serta menciptakan lapangan kerja baru.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan4 halaman

Analisis Usaha Gudang Pertanian NTT

Usaha gudang pertanian ini bertujuan untuk menyediakan alat-alat dan bahan pertanian dengan modal Rp. 30 juta untuk memasok petani di Bajawa, NTT. Usaha ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani setempat serta menciptakan lapangan kerja baru.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Analisis Proyek Pertanina

Nama: Florida Maria Salvi Moi

NIM : 202022003

Jurusan : Agribisnis

Nama Usaha : Gudang Pertanian


Jenis Usaha : Penyediaan alat-alat dan Bahan pertanian
Produk : Alat-alat pertanian, Benih, Pupuk, Tanaman,
Modal : Rp. 30.000,000,-
Tempat Usaha : Rumah sendiri dan Online Shop
Target Pasar : Petani

Aspek yang diperhitungkan

1. Aspek Finansial
Dalam menjalankan usaha bisnis kita memerlukan modal pembuka usaha bisnis, baik itu
modal yang didapatkan dari pinjaman maupun modal yang didapatkan dengan mencari
investor, sehingga dapat menghasilkan laba dan deviden yang kemudian dijadikan acuan
untuk pengembalian modal dan pengembangan usaha. Selain itu usaha ini juga menyerap
tenaga kerja dari masyarakat sekitar dengan memberikan gaji yang layak sehingga dapat
membantu meningkatkan ekonomi bagi karyawan yang bekerja di tempat usaha tersebut.
Selain itu, penjaminan pengembalian modal bagi investor berupa deviden juga merupakan
aspek penting dalam usaha ini, sehingga dapat menjamin kepercayaan investor untuk
memberikan modal demi keberlangsungan usaha. Bagi pemilik, tentunya usaha ini
diharapkan dapat memberikan keuntungan yang maksimal dengan modal yang sekecil-
kecilnya.
Dampak administrasi :
Dana Investasi : Dana Berasal dari Modal Sendiri dan Investor
Jumlah Dana : Modal Sendiri : Rp.10.000.000.-
Investor : Rp. 20.000.000.-
Alokasi Dana : Operasional : Rp. 25.000.000.-
Dana Darurat : Rp. 5.000.000.-
Payback Period : Besar Modal : 30.000.000
(Pengembalian Dana) Target Laba/Bulan : Rp. 5.000.000
PP = 30.000.000
5.000.000
PP = 6 Bulan
Biaya Operasional : Rp. 25.000.000
Sumber Dana : Dana Pribadi dan Investasi
Resiko : Bencana Alam, perubahan selera konsumen,
penurunaan permintaan konsumen,
Alokasi Dana : Pembelian Barang, Pembangunan Tempat Usaha, Riset
dan pengembangan, Biaya Tenaga Kerja, Biaya Bahan
Baku, Biaya Listrik air dan telephone, Pajak.

2. Aspek Sosial dan Ekonomi


Dampak social dan lingkungan. Bagi masyarakat sekitar dengan adanya proyek usaha ini
dapat memberikan berbagai keuntungan berupa lapangna kerja baru disekitar proyek
dengan membuka UMKM sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain
itu, hal ini juga dapat menekan angka pengangguran di daerah tersebut dengan merekrut
pegawai dari masyarakat sekitar, dan tentunya perekrutan ini berdasarkan penilaian-
penilain yang telah ditetapkan sebagai standar pekerja dalam proyek ini. Dengan adanya
proyek ini juga memberika pengaruh positif kepada masyarakat sekitar berupa edukasi dan
pengetahuan tentang produk-produk baru yang bisa digunakan dalam pertanian modern.
Dikatakan edukasi karena pada usaha ini memang dimaksud untuk memberikan alat
ataupun produk baru yang lebih modern bagi masyarakat.
Contohnya saja alat-alat untuk pertanian hidroponik, dengan adanya ini diharapkan
masyarakat dapat memahami bahwa di era saat ini pertanian bukan hanya ditempat atau
lahan yang luas saja tapi juga bisa dilakukan disekitar perumahan dengan lahan yang ada.
Disamping itu, hal ini juga memberikan pengaruh yang positif, dimana masyarakat dapat
menekan jumlah pengeluaran serta juga memberikan keuntungan berupa pendapatan jika
mereka ingin menjualnya. Selain itu, besarnya pendapatan yang dihasilkan juga tentunya
akan dibagikan kepekerja berupa gaji yang sudah seharusnya diterima para pegawai.
Dengan begitu dapat meningkatkan pendapatan di daerah tersebut.
3. Aspek komersial
Pemasaran usaha ini ditargetkan kepada para masyarakat kota bajawa serta beberapa
tempat di sekitar kota bajawa sebagai target utama. Pada pemasarn ini juga selain
pemasaran secara langsung kami juga menggunakan media social sebagai pemasaran yang
paling sering digunakan oleh masyarakat zaman sekarang. Promosi pemasaran yang paling
direkomendasikan adalah facebook karena masyarakat sekitar lebih sering menggunakan
facebook dibandingan media social lainya. Harga barang yang dipertimbangkan disini
ialah menjual produk pertanian dengan harga yang cukup terjangkau dengan beberapa
manfaat yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat sekitar. Selain itu stategi
awal dalam pemasaran ini adalah dengang memberikan potongan harga bagi pembeli jika
membeli dalam jumlah banyak. Barang yang dijual juga merupakan barang pertanian
modern dan berkualitas bagus sehingga tentunya akan meningkatkan permintaan
masyarakat terhadap produk yang ditawarkan.
4. Aspek Tekhnis
Dalam usaha ini lokasi yang diambil adalah daerah Bajawa, NTT dimana didaerah tersebut
cukup banyak masyarakat yang berprofesi sebagai petani baik itu petani berskala kecil
maupun petani yang berskala besar. Hal ini dirasa cukup strategis untuk dibukanya usaha
ini sehingga masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan bahan maupun alat pertanian
yang mereka inginkan dan butuhkan dengan cepat. Selain karena mereka dapat langsung
datang ke lokasi tempat usaha ini dibuka mereka juga dapat melakukan pemesanan melalui
Online Shop, bisa juga pemesanan melalui chating dan juga bisa melalui telpon.
5. Aspek IOM (Institutisounal, Organisasi, Manajerial)
Usaha bisnis ini diharapkan diterima di masyarakat karena seperti yang dijabarkan proyek
ini memberikan berbagai keuntungan dan manfaat yang dapat diambil dari adanya proyek
ini. Ditambah masyarakat sekitar sebagian besarnya berprofesi sebagai petani tentunya
dengan adanya proyek ini dapat memudahkan masyarakat sekitar dalam menjalankan,
mengembangkan, ataupun memulai usaha baru dalam bidang pertanian ini. Dengan adanya
proyek ini juga membantu masyarakat untuk mengenal berbagai macam produk baru yang
semakin modern dengan tekhnologi yang semakin canggih pula. Sehingga masyarakat
dapat mengganti cara lama yang mereka gunakan dengan cara yang lebih modern sesuai
dengan perkembangan zaman agar masyarakat juga tidak ketinggalan zaman.

Anda mungkin juga menyukai