0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan13 halaman

Petunjuk Pelaksanaan Patrasenda 2022

Tiga kalimat: Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pastrasenda 2022 memberikan syarat dan ketentuan pelaksanaan lomba bahasa dan sastra Sunda tingkat kabupaten Tasikmalaya untuk siswa SMP, mencakup aturan umum, juknis dan aspek penilaian untuk berbagai kategori lomba seperti ngadongeng, biantara, membaca sajak, menulis dan membaca aksara Sunda, mengarang cerita pondok, menyanyikan pupuh, dan berborangan.

Diunggah oleh

bercahayalah mawar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan13 halaman

Petunjuk Pelaksanaan Patrasenda 2022

Tiga kalimat: Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pastrasenda 2022 memberikan syarat dan ketentuan pelaksanaan lomba bahasa dan sastra Sunda tingkat kabupaten Tasikmalaya untuk siswa SMP, mencakup aturan umum, juknis dan aspek penilaian untuk berbagai kategori lomba seperti ngadongeng, biantara, membaca sajak, menulis dan membaca aksara Sunda, mengarang cerita pondok, menyanyikan pupuh, dan berborangan.

Diunggah oleh

bercahayalah mawar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TASIKMALAYA

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


MGMP BAHASA DAN SASTRA SUNDA SMP
KABUPATEN TASIKMALAYA
Sekretariat : SMP Negeri 1 Pagerageung, Jalan Tanjaknangsi No.9 Tlp. (0265) 7545721
Email: [Link]@[Link] Kode Pos 46158

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN


PASANGGIRI BAHASA DAN SASTRA SUNDA (PASTRASENDA)
SISWA SMP SE-KABUPATEN TASIKMALAYA
TAHUN 2022

A. Syarat dan Ketentuan Umum :


a. Peserta yang berhak mengikuti Patrasenda tingkat kabupaten Tasikmalaya adalah juara 1
dan 2 pada Patrasenda tingkat wilayah, dan belum menjadi juara 1 di tingkat Provinsi pada
tahun sebelumnya.
b. Peserta Patrasenda 2022 adalah siswa-siswi kelas 7 dan 8 pada tahun pelajaran 2021/2022.
c. Peserta terdiri dari dua kategori, peserta Putra (Pa) dan Putri (Pi) untuk setiap mata lomba.
d. Peserta tidak diperkenankan mengikuti lebih dari satu mata lomba pada penyelenggaraan
Patrasenda 2022.
e. Pakaian tampil menggunakan seragam sekolah (PSAS); kecuali pada mata lomba pupuh,
peserta menggunakan pakaian tradisional Sunda yang tidak mengganggu gerak dan
penampilan siswa dalam membawakan lagu.
f. Mengisi biodata format google form dan manual (disediakan panitia);
g. Paspoto ukuran 3 x 4 sebanyak 1 lembar.

B. Ketentuan Khusus (Materi Lomba dan Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaan )


1. Juknis Ngadongéng :
1) Konsep yang digunakan adalah “nitenan nu ngadongeng” dan “ngadéngékeun nu
ngadongéng.”
2) Materi dongeng : bebas
3) Materi dongeng yang dipilih harus memperhatikan konvensi cerita dongeng, yaitu
berupa fabel, parabel, legenda, mite, atau babad.
4) Selama tampil, peserta lomba dongeng harus tetap berdiri di tempat yang disediakan
panitia;
5) Peserta hanya mengandalkan kekuatan vocal dan ekspresi dan tidak diperkenankan
membawa properti apapun;
6) Jika dalam materi dongeng yang dipilih terdapat bagian yang harus dinyanyikan, peserta
harus menyanyikan bagian tersebut dan akan menjadi bagian dari penilaian juri;
7) Durasi waktu ngadongeng adalah 5-7 menit. Jika lebih dari waktu, dewan juri berhak
menghentikan penampilan peserta;
8) Aspek Penilaian :
No Aspek Penilaian Indikator

1 Aspek Bahasa  Pilihan kata (diksi)


 Gaya bahasa (rakitan basa)
 Kepaduan alur cerita dongeng
 Intonasi (lentong) dan pelafalan
2 Pemahaman Isi  Penguasaaan isi dongeng
 Penghayatan dan penjiwaan
3 Aspek Penampilan  Mimik dan gerak (gesture)
(Ekspresi)  Gaya bercerita dan teknik vokal

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pastrasenda 2022


2. Juknis Biantara :
1. Saat lomba berlangsung, peserta tidak boleh membawa atau membaca naskah;
2. Durasi waktu pidato antara 5-7 menit, jika lebih dari waktu, dewan juri berhak
menghentikan penampilan peserta;
3. Setiap peserta menyerahkan naskah biantara masing-masing 4 rangkap untuk diserahkan
kepada panitia (1 rangkap) dan dewan juri (3 rangkap). Pada naskah biantara tidak
disebutkann nama dan asal sekolah/kabupaten, cukup disebutkan nomor peserta saja.
4. Setiap peserta berdiri di tempat yang telah disediakan panitia.
5. Tema biantara “ Ngamumulé Basa jeung Budaya Sunda”
6. Aspek Penilaian :
No Aspek Penilaian Indikator

1 Aspek Bahasa  Pilihan kata (diksi)


 Gaya bahasa (rakitan basa)
 Tatakrama bahasa (undak-usuk basa)
 Intonasi (lentong) dan pelafalan
2 Pemahaman Isi  Kesesuaian topik/tema dengan isi
 Substansi isi, aktualitas ide dan keaslian gagasan
 Penguasaan dan pemahaman isi
 Organisasi dan sistematika penyampaian isi
3 Aspek Penampilan  Mimikdan gerak (gesture)
(Ekspresi)  Gaya bicara dan teknik vocal

3. Juknis Maca Sajak :


1) Peserta tidak diperkenankan menggunakan perlengkapan/aksesoris atau properti apapun
kecuali naskah/teks sajak ;
2) Peserta tidak diperkenankan diiringi oleh musik;
3) Peserta harus menyebutkan dengan jelas judul sajak yang dibaca serta siapa
pengarangnya;
4) Peserta tampil di tempat yang telah ditentukan oleh panitia;
5) Peserta memilih salah satu dari tiga sajak berikut ini :
Jenjang Sajak Pilihan

SMP  Du’a, karya Apip Mustopa


 Tukeuran Ieu Sajak, karya Yus Rusyana
 Lalaki nu Balik Jurit, karya Rahmat M. Sas Karana

6) Aspek penilaian:

Aspek Penilaian Indikator

1. Tafsir Pemahaman isi

2. Vokal - Artikulasi
- Dinamika
- Tempo
3. Penghayatan Ketepatan emosi
4. Penampilan - Penguasaan panggung
- Mimik dan gerak

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pastrasenda 2022


4. Juknis Maca jeung Nulis Aksara Sunda:
1) Durasi waktu menulis aksara Sunda adalah 20 menit, sedangkan membaca aksara Sunda
adalah 2 menit;
2) Setiap peserta harus menyelesaikan pekerjaannya tidak melebihi waktu yang disediakan;
3) Bentuk aksara Sunda yang dijadikan acuan adalah Aksara Sunda Standar Unicode versi
tahun 2013
4) Materi lomba ditentukan pada saat pelaksanaan lomba.
5) Materi untuk membaca aksara Sunda adalah menggunakan media manual berupa
cetakan (print out)
6) Materi menulis aksara Sunda mencakup : (1) tulisan diterapkan pada kertas putih dan
bercap panitia, (2) Alat tulis menggunakan spidol yang disediakan oleh panitia dalam
bentuk standard dan tidak boleh diubah atau dimodifikasi.

7) Aspek penilaian mencakup :


No Aspek Penilaian Indikator

1 Membaca Aksara  Ketepatan membaca teks


Sunda  Kecepatan membaca teks
 Intonasi dan ekspresi membaca
2 Menulis Aksara  Ketepatan bentuk tulisan
Sunda  Tipografi (kerapian dan keseimbangan tulisan)
 Efektivitas (misalnya menggunakan rarangken)

5. Juknis Ngarang Carita Pondok


1) Tema akan ditentukan oleh panitia pada saat lomba akan dimulai.
2) Carpon merupakan karangan siswa dan tidak mengandung unsur plagiarisme, SARA,
dan pornografi;
3) Carpon ditulis menggunakan tangan dengan memperhatikan tingkat keterbacaan yang
baik dan tanda baca sesuai kaidah ejaan;
4) Carpon ditulis di kertas folio bergaris menggunakan pensil 2B yang disediakan oleh
panitia dengan panjang karangan maksimal 2 halaman folio bergaris.
5) Paragraf ditulis menjorok, bukan rata kiri dan renggang antaralinea;
6) Durasi mengarang carpon 2 jam;
7) Carpon karangan siswa adalah fiksi hasil dari pengolahan imajiinasi bukan sekedar
pengalaman sehari-hari atau catatan harian (diary);
8) Penilaian lomba meliputi aspek :
No Aspek Indikator
Penilaian

1 Bahasa  Proporsi ukuran huruf


 Dapat dibaca dengan jelas (menunjukkan tingkat
keterbacaan yang baik)
 Penggunaan ejaan yang baik dan benar
 Penggunaan kosa kata dan struktur bahasa Sunda yang baik
 Panjang karangan sesuai dengan ketentuan
2 Isi  Kesesuaian isi dengan tema
 Orisinalitas karangan
 Pengembangan gagasan
 Memenuhi unsure instrinsik cerita pendek

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pastrasenda 2022


6. Juknis Nembang Pupuh
1) Pupuh yang dibawakan adalah pupuh buhun versi Mang Koko;
2) Peserta hanya memilih 1 (satu) pupuh dari beberapa pilihan pupuh yang disediakann
panitia;
3) Peserta hanya membawakan dua rambahan (2 x pengulangan) terdiri dari lagu pokok
dan lagu panambih;
4) Rumpaka tembang pupuh disediakan oleh panitia;
5) Peserta menggunakan pakaian tradisional Sunda yang tidak mengganggu gerak dan
penampilan siswa dalam membawakan lagu;
6) Pengiring (pamirig) menggunakan minus one yang disediakan oleh panitia.
7) Pupuh yang dibawakan adalah :
No Jenjang Pupuh
1 SMP  Durma  Mijil
 Asmarandana  Jurudemung
 Gurisa

8) Aspek penilaian meliputi :


No Aspek Penilaian Indikator
1 Vokal Artikulasi
Teknik nembang
Pedotan
2 Penghayatan Penjiwaan isi rumpaka dan penjiwaan musikalitas
3 Penampilan Mimik dan gerak (gesture)
Penguasaan panggung dan koreografi

7. Juknis Borangan (Ngabodor Sorangan)


1) Borangan bukan menceritakan kisah (dongeng) lucu, tetapi tuturan yang disampaikan
yang mengandung kelucuan;
2) Peserta mengenakan pakaian yang sopan dan disesuaikan dengan materi lomba;
3) Tema bebas, tidak mengandung SARA da Pornografi;
4) Durasi waktu 4-5 menit. Jika lebih dari waktu, dewan juri berhak menghentikan
Kopenampilan peserta;
5) Materi yang dibawakan peserta adalah karya asli;
6) Lomba borangan diikuti oleh SISWA SMP Pa dan Pi;
7) Borangan berbentuk lawakan tunggal (stand-up comedy), bukan ledekan atau bulan-
bulanan (roasting/ngekéak)
8) Penilaian Lomba borangan meliputi aspek :
No Aspek Penilaian Indikator

1 Bahasa  Menggunakan bahasa Sunda yang baik dan benar

2 Materi  Lucu, tidak mengandung unsure SARA dan atau


pornografi (cawokah/jorang)
 Sesuai dengan batas waktu (4-5 menit)
 Karyasendiri (original)
3 Penampilan  Artikulasi
 Emosi (penghayatan/penjiwaan)
 Gerak anggota tubuh (rigig/gesture)
 Gerak wajah (pasemon/gerak beungeut)

~00~

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pastrasenda 2022


Sajak 1

Du’a
(Haturan Pa Otto Iskandar Dinata)
Apip Mustopa

jungjunan
pangnangkeupkeun éta nyawa
nu indit taya nu nanya
taya tapakna di dunya

angin
pangusikkeun sapangeusi buana
yén aya sinatria anu perlaya
di wewengkon langit Sunda

bulan
baturan éta nyawa nu ditundung
di tempat baktina taya nu daék ngajungjung

hé panonpoé
geura awurkeun panas nu ngaduruk sagala
sangkan ieu dada
sakumna nyawa Sunda
nyaho boga pahlawan digjaya

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pastrasenda 2022


Sajak 2

Tukeuran Ieu Sajak


(Yus Rusyana)

Tukeuran ieu sajak ku salambar simbut atawa samak saheulay


Heug rungkupkeun ka barudak anu teu kaburu heuay
Pating golépak dina trotoar

Tukeuran ieu sajak ku béas wuluh atawa heucak


Heug sidkahkeun ka nu haropak
Anu marangkuk di saung atawa di kolong sasak

Tukeuran ieu sajak


Ku sababaraha siki pélor
Heug témbakkeun ka genggerong koruptor manipulator
Sina enya kalojor

Tukeuran ieu sajak


Ku beubeutian tina kolbu anu rido
Keur nyébor anu balangsak
(Mun teu kitu sasaak)

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pastrasenda 2022


Sajak 3

Lalaki nu Balik Jurit


(Rahmat M. Sas Karana)

Wanci layung hurung konéng


Manéhna datang leungeunna euweuh sapotong
Bédil nyoléngkrang na tonggong
Pélor ngabérés handapeun cangkéng

Hiji lalaki bajuna héjo kapulas taneuh


Di pangperangan taya waktu pikeun nyeuseuh
Sakiceup waktu ngintip langahna musuh
Mun manéhna masih kénéh embung paéh

Lebah pager imahna manéhna ngarandeg heula


Uteukna nyarita mépés kanyeri nu baris tumiba
“Ema, kuring untung bisa mulang
sedeng mitra réa nu palastra
di hiji taneuh nu direbut ditebus getih”

Panto hareup ngarekét aya nu muka


Hiji wanoja nu geus aya umurna
Ngagoak lumpat ngarangkul anu ngajanteng
Cimata indung maseuhan buuk anakna

Wanci layung hurung konéng


Manéhna datang dipapag cimata indung
Sedeng na beungeutna
Taya gambar rasa tugenah

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pastrasenda 2022


Rumpaka 1

PUPUH DURMA

Poko

Di mamana penjajah pada marudah


Lantaran dikiritik
Ku ahli nagara
Yén éta lampah jahat
Tatapi kalah mudigdig
Ambek-ambekan
Dasar nu buta tuli

Beuki bengis adatna teu suda-suda


Dasar nu kasar budi
Ngagawékeun jalma
henteu jeung kira kira
anu teu nurut dibui
nandang siksaan
kejem teu aya tanding

Panambih

Di mamana si penjajah
Pada amarah marudah
Manan kapok anggur gawok
Najan dipoyok dirojok

Nagri sabuana umumna nyarela


Nyempad rosa politik penjajah
Tapi nu ngajajah teu pasrah teu sadrah
Terus meres ngahina ngarinah

Nu sarakah beuki nista


Adat kakurung ku iga
Kerja bodo ka sasama
Nyokcrok nyeuseupan hasilna

Nasib nu dijajah seunggah susah payah


Ringkus bangkol nandangan siksaan
Nu ngajajah kejem dipunjung dialem
Weureu seubeuh hirup roroyalan

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pastrasenda 2022


Rumpaka 2

PUPUH ASMARANDANA

Poko

Aya nu lumpuh musapir


Bari sila sisi jalan
Kadupak ku anu lolong
Anu eukeur balangsiar
Néangan sandang pangan
Anu lolong gebut labuh
Nu kadupak katindihan

Duanana pada nyeri


Anu kadupak nyarékan
Nu ngadupak bati bengong
Sasadu ménta hampura
Lantaran henteu awas
Ahirna pada sasadu
Pédah pada henteu terang

Panambih

Nu lolong teu bisa ningal


Nu lumpuh teu bisa leumpang
Mun pareng pada barengal
Antukna pabedang bedang

Nu lumpuh reujeung nu lolong


Mun daék garotong royong
Nu lumpuh sadrah digandong
Nu lolong moal titajong

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pastrasenda 2022


Rumpaka 3

PUPUH GURISA

Poko

Waktu barudak keur mijah


Arulin semu barungah
Ger hujan gedé pohara
Barudak breng lalumpatan
Ngiuhan di balé desa
Ngadago raatna hujan

Amir ngomong ka baturna


Keur tamba kesel nungguan
Ngayakeun tatarucingan
Baturna pada mupakat
Amir kapeto ti heula
Tarucing dimimitian

Panambih

Aya barang weweg panjang


Tatapi pondok ngarana
Na di mana nya ayana
Sarta keur naon gunana

Diantara batur urang


Diantara batur urang
Cing sugan aya nu terang
Cing sugan aya nu terang

Ngajungkiring awak beurat


Waruga weweg tur kuat
Tapi anéh taya guam
Sanajan mindeng dihiam

Wanda sabar sarta pasrah


Wanda sabar sarta pasrah
Sok mindeng témbong di sawah
Sok mindeng témbong di sawah

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pastrasenda 2022


Rumpaka 4

PUPUH MIJIL

Poko

Aduh Gusti anu maha suci


Sim abdi rumaos
Pangna abdi dumugi ka késrék
Réh ka sepuh parantos ngusir
Takabur sareng dir
Téga nundung sepuh

Pédah sepuh hina sareng miskin


Sangsara kokoro
Ku sim abdi dihina ditokér
Moal boa manahna ngerik
Lir digerih hinis
Manahna mo lipur

Panambih

Aduh gusti nu kawasa


Jisim abdi ageung dosa
Pangna abdi gering nangtung
Réh ka sepuh wantun nundung

Pedah sepuh taya harkat


Kokoro sareng masakat
Ku sim abdi teu diaku
Ditokér sarta disatru

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pastrasenda 2022


Rumpaka 5

PUPUH JURUDEMUNG

Poko

Mungguh nu hirup di dunya


Ku kersaning Anu Agung
Geus pinasti panggih
Jeung dua rupa perkara
Senang paselang jeung bingung

Saupama hayang senang


Gawé urang masing suhud
Insya Alloh hasil
Asal muntang ka Pangéran
Ngadu’a sing hasil maksud

Panambih

Mungguh hirup di alam dunya


Ku kersaning Nu Kawasa
Geus pinasti bakal panggih
Suka bungah jeung kasedih
Dua rupa nu tumiba
Ka kabéh jalma di dunya
Senang patumbu jeung bingung
Éta geus tangtu kasorang

Saupama hayang senang


Kudu usaha berjuang
Dina laku lampah jujur
Tong dibarung ku takabur
Pareng panggih jeung kasusah
Kana kadar kudu pasrah
Ulah petot nya ihktiar
Dibarung haté nu janglar

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pastrasenda 2022

Anda mungkin juga menyukai