0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan5 halaman

Optimasi Rencana Blending Batubara KPC

PT KPC membutuhkan perangkat lunak baru untuk merencanakan pencampuran batubara yang lebih optimal agar dapat memenuhi permintaan konsumen. Tujuannya adalah memaksimalkan penggunaan batubara berkualitas rendah dan meminimalkan biaya penalti. Penelitian ini akan menganalisis data kualitas dan kuantitas batubara serta permintaan konsumen untuk merancang rencana pencampuran baru menggunakan perangkat lunak linear programming.

Diunggah oleh

Hilda Febita
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan5 halaman

Optimasi Rencana Blending Batubara KPC

PT KPC membutuhkan perangkat lunak baru untuk merencanakan pencampuran batubara yang lebih optimal agar dapat memenuhi permintaan konsumen. Tujuannya adalah memaksimalkan penggunaan batubara berkualitas rendah dan meminimalkan biaya penalti. Penelitian ini akan menganalisis data kualitas dan kuantitas batubara serta permintaan konsumen untuk merancang rencana pencampuran baru menggunakan perangkat lunak linear programming.

Diunggah oleh

Hilda Febita
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

PT Kaltim Prima Coal (KPC) merupakan perusahaan yang bergerak di


bidang pertambangan. Produksi dan pemasaran dari perusahaan ini sebagian besar
diekspor ke berbagai negara di Asia Pasifik, Eropa, dan Amerika serta sebagian
kecil dijual ke dalam negeri. Dalam memenuhi batubara dengan kualitas yang
sesuai dengan permintaan konsumen di pasaran, salah satu usaha PT. KPC adalah
dengan melakukan pencampuran batubara (blending) karena kualitas batubara
pada setiap seam,pit dan stockpile memiliki spesifikasi kualitas yang berbeda.
Pada bulan Maret 2023, Minggu ke-11 PT. KPC memiliki target produksi
sebanyak 1…...Ton dengan parameter yang menjadi pertimbangan adalah GAR
(Gross Calorific Value), Ash Content, Total Sulfur dan Total Moisture. Parameter
di atas sangat menentukan dalam pembuatan rencana blending yang telah
direncanakan dan dalam menentukan besaran penalti yang akan diterima oleh
perusahaan. Namun eksekusi pencampuran batubara tersebut belum optimal, hal
ini disebabkan oleh perangkat lunak yang dipakai dalam membuat blending plan
tidak mampu memuat kondisi aktual di lapangan dengan batasan yang luas. Selain
itu pemanfaatan batubara dengan kualitas yang rendah juga belum secara optimal.
Ketidaksesuaian proses blending dengan permintaan konsumen juga menimbulkan
biaya penalti yang menyebabkan kerugian bagi perusahaan.
Oleh karena itu, di lakukanlah penelitian ini untuk membuat blending plan
yang baru agar hasilnya sesuai dengan spesifikasi permintaan konsumen. PT KPC
dalam pembuatan blending plan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel-
Solver, tetapi dalam pembuatan blending plan penelitian ini menggunakan
perangkat lunak linear programming POM QM yang dapat memberikan solusi
yang lebih dalam proses blending plan tersebut.
1.2. Rumusan Masalah
Rumusan Masalah berdasarkan latar belakang penelitian ini sebagai berikut :
1. Rencana pencampuran batubara belum mampu memenuhi permintaan
konsumen mencakup spesifikasi kualitas seperti Kandungan Air Total,
Total Sulfur, Kandungan Abu, dan Nilai Kalor.
2. Kurangnya penggunaan batubara kualitas rendah dalam perencanaan
blending plannya.
3. Tidak sesuainya pencampuran batubara dalam pemenuhan permintaan
konsumen menimbulkan terjadinya Penalty Cost
1.3. Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah :
1. Mengoptimalkan rencana pencampuran batubara beda kualitas dalam
pemenuhan kualitas permintaan konsumen mencakup spesifikasi kualitas
seperti Kandungan Air Total, Total Sulfur, Kandungan Abu, dan Nilai
Kalor.
2. Memaksimalkan penggunaan batubara kualitas rendah pada perencana
blending plannya
3. Meminimalkan Penalty Cost yang diterima dari hasil rencana
pencampuran batubara dalam memenuhi permintaan konsumen
1.4. Batasan Masalah
Adapun Batasan Masalah dalam penelitian ini adalah :
1. Dalam penelitian ini menggunakan parameter seperti Kandungan Air
Total, Total Sulfur, Kandungan Abu, dan Nilai Kalor.
2. Pembuatan blending plan menggunakan batubara yang tersedia di minggu
ke-11.
3. Perhitungan biaya penalti harga batubara yang digunakan merupakan
harga asli yang ditentukan oleh perusahaan dengan konsumen sesuai
dengan kontrak yang telah disetujui
1.5. Metode Penelitian
Penelitian dilakukan dengan menggabungkan antara teori dengan data-data
yang didapatkan dari departemen Coal Technology Service, dilakukan secara
bertahap dengan Metode Penelitian seperti pada gambar 1.1

Metode penelitian yang digunakan :


1. Studi Literatur
Studi literatur yang dilakukan di sini bertujuan untuk mencari data-data
referensi untuk mendukung penelitian yang dilakukan dari berbagai
sumber seperti buku, jurnal, karya ilmiah yang berkaitan dengan penelitian
ini.
2. Observasi Lapangan
Observasi lapangan bertujuan untuk melihat kondisi langsung di lapangan
terkait permasalahan yang ada, seperti :
a. Melakukan pengamatan terkait kondisi lapangan sesuai dengan
rumusan masalah
b. Menentukan lokasi pengamatan
c. Melakukan sinkronisasi pengambilan data dengan permasalahan
yang dikaji, untuk lebih mengkhususkan permasalahan agara
penelitian yang dilakukan tidak meluas.
3. Pengambilan Data
Pengambilan data disini berkaitan dengan penelitian yang akan dilakukan,
seperti :
a. Data sekunder didapat dari departemen CPHD dimana penelitian
dilakukan, seperti :
1) Data kualitas, kuantitas, jadwal, dan kapal yang diinginkan
konsumen dari tanggal 13 s/d 19 Maret 2023.
2) Data perhitungan blending plan dan hasil aktual dari blending plan
di lapangan yang dilakukan oleh PT KPC
3) Data coal stock inventory PT KPC pada minggu-11
b. Data primer diperoleh dari Coal Technologi Service berupa kualitas dan
kuantitas batubara ( direct from pit or reclaimed from stockpile) dan
batubara yang terdapat di Tanjung bara coal terminal.
4. Pengolahan Data
Pengolahan data yaitu data data yang sudah diperoleh akan dikelompokkan
sesuai dengan kegunaannya untuk lebih memudahkan dalam penganalisaan, yang
selanjutnya disajikan dalam bentuk tabel dan perhitungan penyelesaian. Dalam
pengolahan data ini menggunakan software POM QM
5. Analisis Data
Dilakukan dengn cara menganalisis data blending plan yang telah
dilakukan oleh PT KPC dan memberikan masukan pada rencana blending plan
yang sesuai dengan permintaan konsumen.
6. Menarik Kesimpulan
Kesimpulan akan diperoleh dari pembahasan setelah dilakukan korelasi
antara hasil pengolahan data yang ada dengan permasalahan yang diteliti. Dengan
adanya kesimpulan berarti telah diperoleh hasil akhir sebagai pemecahan masalah
yang diteliti
1.6. Manfaat penelitian
Adapun manfaat yang dilakukannya penelitian setelah mengkaji permasalahan
yang ada yaitu hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan nantinya sebagai
masukan bagi PT KPC dalam mengoptimalkan pencampuran batubara sehingga
dapat menghasilkan produk yang diinginkan oleh konsumen.

Anda mungkin juga menyukai