100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
228 tayangan3 halaman

Asesmen Sensorik Anak: Metode dan Aktivitas

Formulir ini digunakan untuk menilai dan mengevaluasi kembali sensorik integrasi seorang anak. Terdapat 19 aspek yang dinilai mencakup vestibular, proprioceptive, dan taktil. Beberapa contoh aktivitas yang dinilai adalah bermain bola, menaiki tangga, menggambar dengan jari, dan bermain pasir. Formulir ini bertujuan untuk mengukur kemajuan sensorik integrasi anak melalui serangkaian aktivitas.

Diunggah oleh

kiki 29
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
228 tayangan3 halaman

Asesmen Sensorik Anak: Metode dan Aktivitas

Formulir ini digunakan untuk menilai dan mengevaluasi kembali sensorik integrasi seorang anak. Terdapat 19 aspek yang dinilai mencakup vestibular, proprioceptive, dan taktil. Beberapa contoh aktivitas yang dinilai adalah bermain bola, menaiki tangga, menggambar dengan jari, dan bermain pasir. Formulir ini bertujuan untuk mengukur kemajuan sensorik integrasi anak melalui serangkaian aktivitas.

Diunggah oleh

kiki 29
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

FORM ASESSMENT DAN RE-EVALUASI SENSORI INTEGRASI

Nama :
Usia :
Diagnosa :
Tanggal Pemeriksaan :

N ASPEK ASESSME RE-EV RE-EV


O NT KE 1 KE 2
VESTIBULAR
1. Hop Pityhopping : memantulkan bola besar dengan
kedua tangan
2. Rolling : selebungkan anak dengan kardus besar dan
suling (kaki, lesan, dan kepala tidak tertutup) media
lain : handuk besar
3. Swinging : mengayun dengan lambat diawali dengan
ayunan rendah sehingga anak dapat menyentuh
tanah/lantai atau pegang anak diatas pangkuan
4. Walking on unstald surfaces : berjalan diatas
permukaan bertekstur
5. Sitting Ball : duduk diatas bola, ukuran bola
disesuaikan dengan anak (kaki menyentuh tanah)
6. Balancing Large Ball : tengkurap, tidur, duduk diatas
bola terapi. Tengkurap jangan digerak, kaki terapis
menahan kaki menggantung menumpu duduk
lanjutan tengkurap sambil aktivitas bermain
puzzle/memasukkan bola ke dalam keranjang
7. Tummy down, head activities : telungkup di
hammock/selimut, memasukkan bola ke dalam
keranjang
8. Ascending dan Discending : naik – turun tangga
9. Tight Rope : berjalan melalui plak ban/balk
kayu/menelusuri tali
10. Jogging Run Together
11. Somersoulting : mendorong tangan, bahu, dada,
punggung
12. Spinning : aktifitas putaran misal merry go around
13. Sliding : bermain prosotan
14. Riding bycle : naik sepeda
15. Jumping on the trampoline
16. Ryhtmic Rocking : bergoyang dengan irama musik
17. Balancing on tether – tother : bermain jungkat
jungkit
18. Sitting on T Stool
PROPRIOCEPTIVE (SENDI)
1. Carrying Heavy Loads : membawa beban (setumpuk
buku/seember balok) dari satu tempat ke tempat yang
lain
2. Pushing and Pulling : letakkan beban bermuatan
cukup berat dan minta anak menyeretnya ke tempat
yang lebih tinggi
3. Hanging by Arm : menggantung
4. Pillow Crashing : anak melompat dan berguling di
bean bag
5. Hermit Crab : membawa tas punggung bermuatan
mengelillingi ruangan
6. Joint Squeeze
7. Body Squeeze
8. Bear Hugs
9. Pouring : memasukkan pasir/air/biji-bijian ke dalam
teko/gelas (memindahkan)
10. Openning doors
11. Ripping paper
12. Back to back standing up : dua anak duduk saling
membelakangidan dengan perlahan berdiri tetapi
punggung tetap bersentuhan
13. Playing Bumped – Bump on tire swing :
memukul/meninju bantal/guling yang digantung
14. Tug of War : Tarik tali dalam posisi duduk, berdiri
dan berlutut
15. Buldozzer : mendorong kotak besar yang bermuatan
16. Playing Catch : Toss bola besar 10x
17. Roughhousing : mendorong, menarik, berputar dan
berguling
18. Leapfrog : lompat kodok
19. Arm Wrestling : ponco
TACTILE
1. Rub dub a dub : tangan digosok dengan berbagai
benda bertekstur (Lotions, spon loofa, handuk kasar
atau halus, sikat, kain satin, dll)
2. Water Play : menuang air dengan menggunakan
sponkedalam gelas atau wadah
3. Finger Painting : melukis dengan jari menggunakan
cat air
4. Sand Play : bermain pasir dengan menggunakan
mainan (mobil, biji-bijian, dll)
5. Felly Box : kotak sepatu di beri lubang diatasnya
sesuai dengan ukuran tangan anak, kemudian
masukkan benda (bola, boneka, sikat gigi, dll).
Perintahkan anak “ambil bola”
6. Permainan can you find it : sembunyikan benda-
benda kecil dikotak pasir, anak didorong mencari
benda-benda tersebut tanpa melihat atau tunjukkan
salah satu benda anak diminta untuk mencari yang
sama
7. Permainan can you describe it : menebak dengan
menyentuh benda (berteksture, panas/dingin,
berat/ringan)
8. Oral Activities : tiup peluit, tiup bubles soap
9. Hand and Cooking : mencampur adonan
10. Science Activity : menyentuh binatang, tanaman,
kuning telur, mengumpulkan jenis-jenis kacang dan
menanam
11. Box Play : mengumpulkan berbagai kardus, anak
menyusun kertas, menjajarkan seperti rumah,
mendokorasi dengan sticker, kertas berwarna,
dilukis, dll
12. Swaddling : digulung dengan selimut
13. Sandwich : sebelum anak ditumpuk dengan bean bag
kedua, usapkan kuas ke lengan, kaki, dan tubuh anak
14. Back Rub : menggosok anak dari atas kebatas
pinggang
15. Dress Up : membuat topi, sepatu, baju dari bahan
kertas atau karton
16. Secret hideway : bermain rumah-rumahan di meja
atau tempat tersendiri
17. Finger Drawing : dengan tangan anda, gambar
bentuk, huruf, atau angka atau gambar tertentu di
punggung anak atau tangannya, perintahkan anak
untuk menebak
18. Handling Pets : membelai kucing, kelinci, menyikat
bulu anjing atau rumah binatang
19. Water Painting : diluar ruangan, beri anak seember
air dan kuas besar untuk mengecat pagar, tangga,
jalan setapak, atau botol air diisi air (matang) bila
ditekan keluar airnya

Anda mungkin juga menyukai