0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan7 halaman

Pengembangan Keprofesian Guru SMAN 1 Cigalontang

Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan di SMA Negeri 1 Cigalontang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui berbagai kegiatan seperti lokakarya, seminar, penelitian tindakan kelas, dan supervisi, serta dilaksanakan secara mandiri maupun bekerja sama antar guru dan sekolah lain. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan diri bagi para
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan7 halaman

Pengembangan Keprofesian Guru SMAN 1 Cigalontang

Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan di SMA Negeri 1 Cigalontang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui berbagai kegiatan seperti lokakarya, seminar, penelitian tindakan kelas, dan supervisi, serta dilaksanakan secara mandiri maupun bekerja sama antar guru dan sekolah lain. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan diri bagi para
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB)

SMA NEGERI 1 CIGALONTANG


Tahun Pelajaran 2022/2023

Disusun oleh
Dadan Sudrajat, [Link]
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Guru merupakan unsur penting dalam sistem pendidikan, khususnya di sekolah.
Semua komponen lain mulai dari kurikulum, sarana dan prasarana, pembiayaan dan
sebagainya tidak akan brarti apabila interaksi antara guru dengan peserta didik tidak
berkualitas. Berdasarkan Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonsia Nomor
16 Tahun 2007 tentang Standar Kua;ifikasi Akademik dan Kompetensi Guru dijelaskan
bahwa Standar Kompetensi Guru meliputi empat kompetensi utama, yaitu kompetensi
pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Oleh
karena itu, perlu adanya penigkatan kompetensi guru di SMA Negeri 1 Cigalontang karena
guru berperan penting dalam meningkatkan pendidikan peserta didik.
Program peningkatan guru di SMA Negeri 1 Cigalontang bersumber dari penilaian
atau evaluasi yang dilakukan melalui penilaian secara berkala seperti PKG, supervise
maupun penilaian lainnya yang berkaitan dengan keprofesionalan guru. Apabila terdapat
penilaian dibawah standar, maka kepala sekolah wajib mendampingi guru untuk
melakukan penilaian Kinerja berkelanjutan untuk peningkatan karir dari guru tersebut dan
pengembangan diri agar kualitas guru khususnya di SMA Negeri 1 Cigalontang meningkat
baik karir maupun pengembangan lainnya.
Oleh karena itu berdasarkan latar belakang diatas, kepala sekolah Sesuai dengan
amanat Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya,
pengembangan keprofesian berkelanjutan merupakan salah satu unsur utama yang
diberikan angka kredit untuk kenaikan pangkat/jabatan fungsional guru. Pelaksanaan
kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan diharapkan dapat menciptakan guru
profesional, bukan hanya sekedar memiliki ilmu pengetahuan yang luas, tetapi juga
memiliki kepribadian yang matang. Dengan demikian, guru mampu
menumbuhkembangkan minat dan bakat peserta didik sesuai dengan bidangnya dalam
menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Sehingga guru sebagai pembelajar abad
21 mampu mengikuti perkembangan ilmu dalam bidangnya dan dapat memberikan bekal
pengetahuan, keterampilan dan sikap yang sesuai dengan standar kompetensi yang harus
dimiliki peserta didik.
B. Dasar Hukum
Adapun dasar hukum kegiatan PKB ini diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;

2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;

3. Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan
Jabatan Pegawai Negeri Sipil;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru;

6. Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi


Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya;
7. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonsia Nomor 16 Tahun 2007
tentang Standar Kua;ifikasi Akademik dan Kompetensi Guru

C. Tujuan
Adapun Program kerja ini bertujuan untuk :
1. meningkatkan kompetensi guru di SMAN 1 Cigalontang
2. meningkatkan kemampuan guru dalam komunitas baik praktik maupun teori dalam
komunitas pembelajaran
3. menambah unsur utama dan penunjang yang dibutuhkan dalam kenaikan pangkat

D. Ruang Lingkup
Ruang lingkup kegiatan peningkatan kompetensi guru antara lain:
1. Lokakarya atau kegiatan bersama yaitu Diskusi melalui kegiatan MKKS, MGMP,
menyusun perangkat pembelajaran/ penilaian, media atau sumber pembelajaran
2. Kegiatan Ilmiah guru yaitu Mengirimkan guru pada kegiatan workshop atau seminar
Pendidikan, diklat baik sebagai peserta maupun sebagai narasumber
3. Membimbiing guru pada kegiatan Penelitian Tindakan Kelas
4. Melaksanakan pemantauan, supervisi, dan evaluasi terhadap guru dalam pembelajaran
5. Mengikuti kegiatan yang diadakan oleh komunitas guru antar ranting atau cabang
seperti Lomba PGRI
BAB II
PROGRAM KEGIATAN
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN

A. Analisis Ketercapaian Hasil Penilaian Guru


Hasil dari Penilaian Kinerja guru,penilaian supervise, penilaian lain yang berkaitan
dengan peningkatan karir guru, maka dapat diperoleh hasil sesuai dengan penilaian dari
tim yang menghasilkan kesimpulan, bahwa guru yang dnilai mendapat hasil dibawah
standar, normal dan diatas standar. Guru yang memiliki nilai atau kompetensi dibawah
standar maka disarankan kegiatan PKB yang dilakukan atau ditempuh seperti kegiatan
IHT, Pendampingan dengan guru berpengalaman atau senior, atau merefleksi hasil
kegiatan pembelajaran yang dilakukan dalam satu periode tertentu. Kemudian pada
tahap akhir yakni dibuat Kesimpulan dan rekomendasi yang disusun dengan singkat,
jelas sesuai dengan permasalahan pelaksanaan monev serta tidak mengandung
informasi yang bersifat kuantitatif. Kesimpulan berisikan tentang temuan dan
permasalahan pelaksanaan serta alternatif pemecahan masalah kegiatan pengembangan
keprofesian berkelanjutan. Sedangkan rekomendasi berisikan tentang usul perbaikan
dan tindak lanjut pelaksanaan program pengembangan keprofesian berkelanjutan

B. Tindak lanjut Kegiatan dan Program Pengmbangan Keprofesian Berkelanjutan


secara keseluruhan di SMA Negeri 1 Cigalontang
Bulan
Jenis Kegiatan 1 1 1
1 2 3 4 5 6 7 8 9
0 1 2
MGMP/MKKS √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Kegiatan ilmiah √ √
Lomba PGRI antar ranting √ √ √
Kegiatan Penelitian Tindakan
√ √
Kelas
Pemantauan, supervisi, dan
evaluasi terhadap guru dalam √ √ √ √ √ Type√equation
√ √here.
√ √
pembelajaran
Bulan
Jenis Kegiatan 1 1 1
1 2 3 4 5 6 7 8 9
0 1 2
Kegiatan IHT/Workshop √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Pembuatan Modul dan RPP √ √
Penyusunan kisi-kisi dan soal √ √ √
Kegiatan Penelitian Tindakan
√ √
Kelas
Pemantauan, supervisi, dan
evaluasi terhadap guru dalam √ √ √ √ √ Type√equation
√ √here.
√ √
pembelajaran
Diseminasi praktik baik yang
dilakukan khususnya oleh
√ √ √ √ √ TypeType
equation
√equation
√here.
√here.

Kepala Sekolah atau guru
inovatif

Selain itu, Kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk pengembangan diri


dilakukan di SMA Negeri 1 Cigalontang dilakukan secara mandiri, bekerjasama dengan
guru lain serta dilakukan melalui jejaring sosial dan dikelompokkan sebagai berikut:
1. Dilakukan oleh guru secara mandiri, dengan program kegiatan antara lain sebagai
berikut:
a. merencanakan dan melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode
pembelajaran
b. mengevaluasi, menilai dan menganalis hasil belajar peserta didik yang dapat
menggambarkan kemampuan peserta didik secara nyata;
c. melakukan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan sehari-hari
sebagai bahan untuk pengembangan pembelajaran;
d. melakukan penelitian

2. Dilakukan oleh guru bekerja sama dengan guru lain dalam satu sekolah dengan
program kegiatan antara lain sebagai berikut:
a. mengobservasi kegiatan pembelajaran sesama guru dan memberikan saran
untuk perbaikan pembelajaran;
b. melakukan identifikasi, investigasi dan membahas permasalahan yang dihadapi
di kelas/sekolah;
c. membuat lembar kerja peserta didik,
d. mengembangkan kurikulum dan persiapan mengajar dengan memanfaatkan
TIK;
3. Dilakukan oleh guru melalui jaringan sekolah. Kegiatan pengembangan keprofesian
berkelanjutan melalui jaringan sekolah dapat dilakukan dalam satu rayon
(kelompok kerja/musyawarah kerja guru), Kegiatan pengembangan keprofesian
berkelanjutan melalui jaringan antara lain dapat berupa:
a. kegiatan KKG/MGMP/MGBK;

b. pelatihan/seminar/lokakarya;

c. mengundang narasumber dari sekolah lain, komite sekolah, dinas pendidikan,


pengawas, asosiasi profesi, atau dari instansi/institusi yang relevan.
Untuk menetapkan pelaksanaan pengembangan keprofesian berkelanjutan
khususnya di SMA Negeri 1 Cigalontang, yang dilakukan melalui jaringan sekolah,
atau kepakaran lain, kepala sekolah memperhatikan beberapa hal antara lain:
a. tidak merugikan kepentingan belajar peserta didik

b. sesuai dengan kebutuhan pengembangan profesionalisme guru dan peningkatan


mutu sekolah
c. kelayakan pelaksanaan program pengembangan keprofesian berkelanjutan
ditinjau dari segi ketersediaan sumber daya manusia, biaya, dan waktu.

C. Pembiayaan
Biaya yang digunakan dalam kegiatan ini dibebankan pada Anggaran Belanja Sekolah dan
sumber lain yang tidak mengikat.

D. Evaluasi/ Penilaian
Untuk mengukur keberhasilan program perlu adanya evaluasi atau penilaian. Evaluasi
pelaksanaan program dilaksanakan di awal pelaksanaan, pertengahan pelaksanaan, dan
akhir kegiatan. Teknik penilaian dilakukan dengan cara observasi menggunakan instrument
peniloaian.
BAB III
PENUTUP

Demikian program ini dibuat untuk menjadi pedoman dan arah bagi pengambilan kebijakan
dan pelaksanaan kegiatan peninhkatan kompetensi guru. sehingga diharapkan dapat
memudahkan pemahaman tentang pelaksanaan pengembangan keprofesian berkelanjutan
di sekolah serta menjadi acuan bagi semua pemangku kepentingan pendidikan yang terkait
dengan kebijakan tersebut. Program tersebut sewaktu-waktu dapat berubah menyesuaikan
kondisi serta kebutuhan perkembangan pendidikan.

Anda mungkin juga menyukai