0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan6 halaman

Kapasitas Hall ICE BSD dan Fasilitasnya

Bab 4 membahas persyaratan bangunan konvensi sesuai peraturan pemerintah. Ruang-ruang dalam konvensi mencakup ruang utama, lobi, ruang VIP, ruang persiapan, gudang, dan kamar mandi. Studi banding proyek sejenis membandingkan Indonesia Convention Exhibition dan Jogja Expo Center yang memadukan aktivitas luar dan dalam ruangan serta memiliki akses publik yang baik.

Diunggah oleh

Rahmita Septrilia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan6 halaman

Kapasitas Hall ICE BSD dan Fasilitasnya

Bab 4 membahas persyaratan bangunan konvensi sesuai peraturan pemerintah. Ruang-ruang dalam konvensi mencakup ruang utama, lobi, ruang VIP, ruang persiapan, gudang, dan kamar mandi. Studi banding proyek sejenis membandingkan Indonesia Convention Exhibition dan Jogja Expo Center yang memadukan aktivitas luar dan dalam ruangan serta memiliki akses publik yang baik.

Diunggah oleh

Rahmita Septrilia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Bab 4

Persyaratan Bangunan

Dalam kegiatan pembangunan exhibition tentu tidak lepas dari peraturan yang berlaku.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 23 24 Tahun 2007 merupakan peraturan yang
mengatur tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk SMP/MTs. Sebagai berikut :

Konsep Dasar Perencanaan dan Perancangan Merupakan suatu sikap dalam pengambilan
keputusan awal yang nantinya menjadi dasar untuk perencanaan dan perancangan fisik bangunan.
Sebagai kawasan hunian, penghuni mengharapkan suatu kenyamanan dan keamanan yang tinggi,
keindahan bangunan, kepuasan, memberikan pengalaman atau kesenangan puncak, yang
diwujudkan dalam bentuk:

1. Menciptakan ruang –ruang terbuka, intim, dan nyaman serta memberikan kesan
rekreatif yang dijabarkan dalam bentuk –bentuk ruang dari unsur dan ornamen bangunan,
struktur dengan kolom – kolom yang terpola, serta karakteristik pengguna dari hunian itu
sendiri. Sehingga memungkinkan munculnya persepsi baru yang diharapkan dapat
menunjang proses keseimbangan fisik dan mental, hasrat untuk menonjolkan diri, status
sosial, dan sebagainya.

2. Interior bangunan dirancang sedemikian rupa sehingga berkesan nyaman, serta


kesan menyegarkan dan menenangkan pada ruang – ruang yang ada, dan yang terpenting
adalah kesan mewah dan modern sesuai dengan karakter dari Convention Center.

Program Ruang
1. Kelompok Ruang Konvensi
Kapasitas
Ruang (orang atau unit) Luas
(m2)
KELOMPOK RUANG KONVENSI

RUANG KONVENSI UKURAN BESAR


Ruang konvensi utama / 1000 900
auditorium
Main looby 500 400
Pre function looby 120
R. Informasi 2 orang 4
R. Penitipan 2 counter barang, 38
8 petugas
R. VIP 10 orang 30
Lavatory VIP 2 toilet wanita, 8
1 urinoir
Panggung 1 unit 80
R. Persiapan 10 orang 36
Gudang 1 unit / 36
1000 kursi
R. Proyektor 2 unit 26
R. Penterjemah 3 operator 18
R. Kamera TV 3 operator 18
R. Tata lampu 4 operator 12
R. Sound system 1 unit 7,2
Lavatory pria 15 urinoir, 43,6
20 WC,
12 lav
Lavatory wanitia 12 lav, 31,6
20 WC

RUANG KONVENSI UKURAN SEDANG


Ruang Konvensi Sedang 700 630
Pre-function lobby 250 52,5
Panggung 1 unit 65
R. Penterjemah 2 operator 12
R. Proyektor 1 unit 28
R. Sound system 2 operator 20
Gudang 1000 kursi 30
Lavatory pria 9 urinoir 28,2
15 WC
6 Lav
Lavatory wanita 6 Lav 21
15 WC
R. VIP 10 orang 30
Lavatory VIP 2 toilet pria 80
2 toilet wanita
1 urinoir

RUANG KONVENTION UKURAN KECIL

Meeting room 1 30 54

Meeting room 2 30 54
Pre-function lobby 25 7,5
R. sound system 1 unit 20
Gudang 1 unit/ 200 kursi 7
2 KM 12
Lavatory pria 2 wastafel
8 urinonir
2 KM 6
Lavatory wanita
2 wastafel
LUAS KELOMPOK RUANG KONVENSI 3037,5

 Studi Banding Proyek Sejenis


. Studi Banding Pengamatan Langsung
 Studi Banding Data Sekunder

2.2. Studi banding proyek sejenis


2.2.1. ICE (Indonesia Convention Exhibition) – BSD CITY

Gambar 2.2. Indonesia Convantion


Exhibition
Sumber : [Link]

Indonesia Convention Exhibition (ICE) Mempunyai lahan total sekitar 220.000 meter
persegi yang terletak di BSD City. Tempat ini dirancang menjadi tempat yang paling luas dalam
pameran dan pusat konvensi di Indonesia. ICE memfasilitasi berbagai kegiatan bisnis dari
pertemuan, konvensi dan pameran. ICE memiliki 10 ruang pameran dari 50.000 meter persegi dan
50.000 meter persegi tambahan ruang pameran luar ruangan, 4.000 meter persegi Convention Hall
dibagi menjadi 4 ruangan
; 29 ruang pertemuan; dan 12.000 meter persegi pra-fungsi lobi.

Lokasi Indonesia Convantion Exhibition berada dalam kisaran area berikut :

Utara : Froggy BSD

Timur : Prasetya Mulya Bussiness School

Selatan : Swiss German University

Barat : SMAN 1 Padeganga

Fasilitas ICE telah dirancang untuk mengakomodasi berbagai kegiatan secara bersamaan
seperti bisnis, pameran dan konvensi. Tidak hanya itu, ICE membuat tempat-tempat untuk berbagai
acara juga termasuk konser musik, pernikahan skala besar, gala dinner, wisuda, peluncuran produk,
layanan keagamaan dan kegiatan olahraga. Dalam lingkungan ICE terdapat hotel bintang tiga yang
berlokasi tepat didepan 3 & 4 exhibition halls dan convantion centre.

• Convantion Centre
Convention Centre yang terletak ditengah-tengah ruang exhibition dan
terhubung langsung ruang pameran melalui daerah pra-fungsi dan pintu interkoneksi.
Convention Centre memiliki ruang total 33 ruang dapat menampung berbagai acara.

Gambar 2.3. Convention Center –ICE


Sumber : dokumen pribadi.

• Exhibition Centre

Gambar 2.4. Exhibition hall


Sumber : dokumen pribadi.

Venue telah dirancang untuk pameran besar bertaraf internasional. Exhibition


centre yang terdapat di ICE memiliki 10 ruang exhibition berukuran panjang 90 m
lebar 54 m dan tinggi 12 meter dengan total area 50.000 m2, 4 mezzanine meeting
rooms, dan ruang penunjang. Exhibition hall ini memiliki kekuatan lantai 2000 kg/m2
pada area loading dan 1 ton/9 m tergantung beban atap. Exhibition hall 1 terdapat
disebelah utara dari site. Diantara 10 exhibition hall yang ada, exhibition hall 1 dan 10
memiliki pre function yang berbeda dengan exhibition hall lainnya karena berada di
ujung site ICE.

Kesimpulan studi banding proyek sejenis


- Pemintakatan
Sebuah kawasan dengan fungsi pameran dalam rangka mempromosikan sesuatu produk atau
hal akan berhasil apabila aktivitas didalamnya dapat terintegrasidengan baik. Pada kasus
Indonesia Convention Exhibition (ICE) dan Jogja Expo Center, dua bangunan tersebut
memadukan aktivitas luar ruangan dan dalam ruangan melalui komposisi tapak. Selain itu pad
kedua bangunan ini pergerakan pengunjung melalui ruang-ruang pre-function lobby yang
dinamis.

- Pencapaian dan sirkulasi


Pencapaian menuju bangunan baik Indonesia Convention Exhibition (ICE) dan
Jogja Expo Center kedua bangunan ini berdekatan dengan akses publik seperti bandara,
jalan tol, maupun stasiun, maka pertimbangan akses menuju lokasi menjadi hal yang
harus diperhatikan dalam penentuan lokasi.

Anda mungkin juga menyukai