SISTEM PARK AND RIDE
Salah satu sistem yang dapat membantu sistem BRT adalah sistem Park
and Ride. Sistem Park and Ride (P&R) adalah sistem parkir yang
menggunakan
fasilitas ruang parkir dengan menitipkan kendaraan pribadi, kemudian
beralih ke
moda transportasi umum (O’Flahery, 1997). Ini adalah bagian dari sistem
transportasi perkotaan yang merupakan alternatif yang lebih diterima oleh
pengguna kendaraan pribadi dibanding dengan penggunaan transportasi
umum
secara konvensional.
Sistem ini dikembangkan sebagai salah satu cara untuk mengurangi
penggunaan kendaraan pribadi untuk melakukan perjalanan menuju tempat
kerja
sekaligus untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas. Sistem ini
biasanya
dikembangkan bersamaan dengan perbaikan pada sistem transportasi
umum
massal (transit) baik yang menggunakan kereta api maupun bus. Semakin
mahalnya biaya perjalanan dengan menggunakan kendaraan pribadi akibat
kemacetan ditambah dengan adanya kebijakan yang membatasi
penggunaan mobil
pribadi membuat sistem park and ride semakin berkembang.
Menurut lokasi dan fungsinya fasilitas P&R dapat dibagi atas 3 (tiga)
kategori (Bos,2004), yaitu:
a. Destination funcionality, yaitu fasilitas P&R yang berlokasi dekat ke tujuan
akhir perjalanan, seperti pusat kota atau pusat kegiatan bisnis. Penyediaan
fasilitas ini dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan di pusat kota,
dimana
pengguna kendaraan pribadi melanjutkan sisa perjalanan dengan
menggunakan angkutan umum yang biasanya kualitas pelayanannya sangat
baik seperti monorail.
b. Origin functionality, yaitu fasilitas P&R yang berlokasi dekat dengan
daerah
perumahan. Fasilitas ini dimaksudkan untuk membujuk pengguna
kendaraan pribadi untuk menggunakan angkutan umum, dimana kendaraan
hanya
digunakan untuk menuju stasiun/terminal, kemudian melanjutkan sebagian
besar perjalanannya dengan angkutan umum.
c. Field functionality, yaitu fasilitas P&R yang biasanya berlokasi dekat
dengan
pintu tol atau stasiun kereta api. Disamping untuk tujuan ke pusat kota,
pengguna fasilitas ini juga sering untuk tujuan perjalanan yang berlawanan
misalnya daerah industri yang berada di pinggir kota.