0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
120 tayangan3 halaman

Latihan Soal Persamaan Kuadrat Kelas 10

Dokumen tersebut berisi soal-soal latihan mengenai persamaan kuadrat dan fungsi kuadrat. Terdapat 31 soal yang mencakup materi penyimpangan akar-akar persamaan kuadrat, penentuan akar-akar, penyelesaian persamaan kuadrat, dan relasi antara koefisien dengan akar-akarnya.

Diunggah oleh

Musrifat Alghiffari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
120 tayangan3 halaman

Latihan Soal Persamaan Kuadrat Kelas 10

Dokumen tersebut berisi soal-soal latihan mengenai persamaan kuadrat dan fungsi kuadrat. Terdapat 31 soal yang mencakup materi penyimpangan akar-akar persamaan kuadrat, penentuan akar-akar, penyelesaian persamaan kuadrat, dan relasi antara koefisien dengan akar-akarnya.

Diunggah oleh

Musrifat Alghiffari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LATIHAN SOAL PERSAMAAN KUADRAT DAN FUNGSI KUADRAT

1. (2x + 3) ( x – 7) = b4
(A) 2x2 – 11x – 21 (E)
ab
(B) 2x2 + 11x – 21
(C) 2x2 – 21x – 11 1 3
(D) 2x2 – 21x + 11 8.  
(E) 2x2 + 11x + 21 x  1 ( x  1) 2
x4
(A)
2. (2x +3y)2 = ( x  1) 2
(A) 4x2 + 6xy + 9y2 x4
(B) 9x2 + 6xy + 4y2 (B)
(C) 4x2 + 12xy + 9y2 ( x  1) 2
(D) 9x2 + 12xy + 4y2 x2
(C)
(E) 16x2 + 24xy + 9y2 ( x  1) 2
x2
3. x2 – 9 = (D)
(A) (x + 9)(x – 9) ( x  1) 2
(B) (x + 6)(x – 6) x 5
(E)
(C) (x + 3)(x – 3) ( x  1) 2
(D) (x  3)(x – 3)
5 2
(E) (x – 9)(x – 9) 9.  
x 4
2
x  2
4. 25a2 – b2 = 5x  10
(A) 2
(A) (25a + b)(25a – b) x 4
(B) (10a – b)(10a – b) 5x  10
(C) (10a + b)(10a – b) (B)
x2  4
(D) (5a – b)(5a – b) 2x  1
(E) (5a + b)(5a – b) (C) 2
x 4
5. x2 – 7x + 12 = 5x  12
(D) 2
(A) (x – 2)(x + 6) x 4
(B) (x – 2)(x – 6) 5x  12
(E)
(C) (x – 3)(x + 4) x2  4
(D) (x – 3)(x – 4)
(E) (x + 3)(x – 4) 10. Himpunan penyeleaian dari x 2  7x  12  0
adalah
6. 2x2 – 3x + 1 =
(A) {3, 4} (D) {3, 6}
(A) (2x – 1)(x – 2)
(B) {2, 3} (E) {4, 6}
(B) (2x + 1)(x + 1)
(C) {2, 4}
(C) (2x – 1)(x + 1)
(D) (2x + 1)(x – 1)
11. Penyelesaian persamaan
(E) (2x – 1)(x – 1)
(x – 2)2 + 3x (x + 2) = 3 (5x – 2)
adalah …
1 4
7.   (A) 1 1 atau 2 (D) –3 3 atau 2
a ab 4 4
b  4a (B) atau 2 1 1
(E) –2 atau 3
(A) 2 2
ab
a4 (C) 1 atau 7
(B)
ab
a4 12. Himpunan penyelesaian dari x 2  4x  1  0
(C) adalah …
 
ab
b4 (A) 3  2 , 3  2
(B) 1  3
(D)
ab 3,1 

(C) 2  3, 2  3  (D) p  1 atau p  19
(D) 2  2, 2  2
5
(E)  19 p1
(E) 1  2 ,1  2 5
x 2  2x  2
19. Persamaan kuadrat p  memiliki
3 x 1
13. Nilai jawab dari persamaan x 6 akar kembar untuk nilai
x 1
adalah … (A) p = 2 atau p = 1
(B) p = 2 atau p = – 2
(A) 4 (2 + 5 ) atau 4 ( 2 – 5 ) (C) p = 1 atau p = – 1
9 9
(D) p = 3 atau p = 0
(B) (5 + 13 ) atau
1 1 (5 – 13 ) (E) p = 5 saja
2 2
(C) 3 (5 + 3 ) atau 3 (5 – 3 )
2 2
20. Persamaan kuadrat ax 2  2ax  (3a  1)  0
(D) 1 (7 + 37 ) atau 1 (7 – 37 )
2 2 mempunyai akar kembar, maka akar kembar
(E) 1 (3 + 11 ) atau 1 (3 – 11 ) tersebut adalah …
(D) 1
3 3
(A) 1
2
14. Salah satu akar dari persamaan kuadrat
(B) 2 (E)  1
5px 2  (4p  7)x  4p  10  0 adalah 2, maka 2
nilai p2 + 1 adalah (C) 3
(A) 2 (D) 17 21. Ji k aakar -a k ar p er sa maa n ku adr at
(B) 5 (E) 26
(C) 10 2x2+ 5x  3 = 0 adalah x1 dan x2, maka x1
1
1
+ x =
15. Jika salah satu akar persamaan 2
hx 2  5x  12  0 adalah 2, maka akar yang (A)  3 12 (D) 1 23
lain adalah
(B)  1 23 (E) 3 34
(A) 1
(B) 2 5
(C)
(C) – 2 6
(D) – 8
(E) – 12 22. Akar persamaan kuadrat x 2  5x  7  0
16. Bila x 2  bx  b  0 memiliki akar kembar adalah  dan , maka  2  2  ...
makatentukan nilai b … (A) – 30
(A) b > 0 (B) – 25
(B) b > 4 (C) – 6
(C) 0 < b < 4 (D) 15
(D) – 4 < b < 4 (E) 35
(E) b < 0 atau b > 4 23. Akar-akar persamaan kuadrat
17. Persamaan kuadrat x 2  (m  1)x  1  0 2x 2  6x  p  0 adalah x1 dan x2. Jika x1 – x2
memiliki akar-akar kembar , maka nilai m = 5, maka nilai p adalah
adalah … (A) 8 (D) - 8
(B) 6 (E) - 6
(C) 4
18. Agar p  3x2  2 x  6 mempunyai akar real,
2

x  2x  6
haruslah … 24. Persamaan kuadrat 2x 2  8x  k  2  0
(A) p  1 atau p  19 mempunyai akar x1 dan x2. Jika x1  6x 2  24
5 maka harga k yang memenuhi adalah
(B) 1  p  19 (A) – 8
5 (B) – 5 (D) 2
(C) 1  p  19 (C) – 2 (E) 5
5
30. Agar persamaan x 2  px  p  7  0 memiliki
25. Jika x1 dan x2 akar-akar persamaan +x2 akar-akar yang saling berkebalikan maka p =
kx + k = 0 dan x12 + x22 = 15, maka k = … ...
(A) –5 (D) 1 (A) 5
(B) –1 (E) 5 (B) 6
(C) 0 (C) 7
(D) 8
26. Persamaan kuadrat 2x2 – 3x + 1 = 0 (E) 9
mempunyai akar x1 dan x2. Jika x 1  x 2 ,
maka persamaan kuadrat dengan akar-akar
31. Himpunan berikut ini menyatakan relasi
2x1 dan 3x2 adalah
antara x dan y. Relasi yang menyatakan
(A) x2 – 5x – 6 = 0
fungsi dari x ke y adalah
(B) 3x2 + 5x – 7 = 0
(A) {(1, 3),(2, 5),(1, 4)}
(C) x2 + x – 3 = 0
(B) {(2, 3),(3, 3), (4, 1)}
(D) x2 + 6x – 7 = 0
(C) {(1, 5),(2, 4), (3, 6), (3, 7)}
(E) x2 – 4x + 3 = 0
(D) {(2, 1), (2, 4), (2, 7)}
(E) {(5, 1), (5, 2), (6, 3), (6, 4)}
27. Jika  dan  akar-akar persamaan kuadrat
4x2  2x  3 = 0, maka persamaan kuadrat
yang akar-akarnya  + 1 dan  + 1 adalah x 2  3x
32. Fungsi f (x)  terdefinisi pada
(A) 2x2 + 5x + 3 = 0 x2
(B) 4x2  10x  3 = 0 himpunan
(C) 4x2  10x + 3 = 0 (A) {x  x  – 3 atau 0  x < 2}
(D) 2x2 + 5x  3 = 0 (B) {x  x < – 2 atau 0  x  3}
(E) 4x2 + 10x + 3 = 0 (C) {x  – 3  x  0 atau x  2}
(D) {x  – 2 < x  0 atau x  3}
28. Persamaan x 2  2x  p  0 dan x 2  x  2  0 (E) {x  0  x < 2 atau x  3}
mempunyai sebuah akar persekutuan maka
(A) p = 0 atau p = 3 33. Daerah asal fungsi
(B) p = 1 atau p = 2 g(x)3 log(5  x)  x  1 adalah
(C) p = -1 atau p = -2 (A) – 5  x  1
(D) p = 3 atau p = -3 (B) 1  x  5
(E) p = 12 atau p = 13 (C) – 1  x < 5
(D) x  – 1 atau x  5
29. Agar persamaan x 2  (2p  8)x  3p  0 (E) x  1 atau x  5
memiliki akar-akar yang saling berlawanan
tanda maka p = ...
34. fungsi f (x)  x 2  6x  2 memiliki daerah
(A) 1
(B) 2 hasil
(C) 3 (A) {y  y  – 7}
(D) 4 (B) {y  y  7}
(E) 5 (C) {y  y  7}
(D) {y  y  – 7}
(E) {y  – 7  y  7}

Anda mungkin juga menyukai