LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA ELEKTRONIKA II
PERCOBAAN E2-5
MULTIPLER DAN DEMULTIPLEXER
Hari : Rabu Tanggal : 8 Maret 2023 Jam : 9-10
Oleh :
Cindy Regita Audini (082111333062)
Anggota Kelompok Kelas B1 :
Miftachul Fitria (082111333012)
Dosen Pembimbing :
Franky Chandra Satria Arisgraha, S.T., M.T.
LABORATORIUM ELEKTRONIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS AIRLANGGA
2023
A. TUJUAN
Memahami rangkaian dasar untuk proses multiplexing dan demultiplexing.
B. LANDASAN TEORI
Mulptiplexing dan demultiplexing merupakan suatu proses pemilihan data yang sering
digunakan untuk menyederhanakan/ meminimalisasi penggunaan komponen listrik pada
suatu rangkian. Multiplexer menurut bentuk transfer datanya ada dua jenis yaitu multiplexer
analog dan multiplexer digital. Namun pada prinsipnya multiplexer analog dan digital punya
kesamaan, yaitu keduanya merupakan suatu komponen listrik yang mempunyai beberapa
buah terminal masukan, sebuah terminal keluaran dan beberapa buah terminal pengerpudi
yang dapat digunakan untuk melakukan pemilihan salah satu jalur data masukan dari
beberapa jalur masukan untuk disalurkan ke sebuah jalur keluarannya
Demultiplexer menurut bentuk transfer datanya ada dua jenis yaitu demultiplexer
analog dan demultiplezer digital. Demultiplexer merupakan kebalikan dari multiplexer yaitu
rangkaian digital yang mempunyai sebuah terminal masukan, beberapa buah terminal
keluaran dan beberapa buah terminál pengemudi yang dapat digunakan untuk melakukan
pemilihan salah satu jalur data keluaran dari beberapa jalur keluaran untuk disalurkan ke
sebuah jalur masukannya.
Salah satu fungsi dari proses mulptiplezing dan demultiplexing dapat diterapkan pada
proses pemilih jalur data baik untuk input data maupun output. Data dan aplikasi lain biasa
digunakan sebagai rangkaian pengatur alamat (addresing pada PC) yang memungkinkan
komunikasi antar rangkaian.
Gambar 5.1 Multiplexer 4 ke 1 salur
Gambar 5.1 Tabel Kebeneran Multiplexer 4 ke 1 salur
INPUT Select
Output Y
X3 X2 X1 X0 A1 A0
0 0 0 1 0 0 1
0 0 1 0 0 1 1
0 1 0 0 1 0 1
1 0 0 0 1 1 1
Gambar 5.2 Demultiplexer 1 ke 4 salur
INPUT Select OUTPUT
(X) A1 A0 Y3 Y2 Y1 Y0
1 0 0 0 0 0 1
1 0 1 0 0 1 0
1 1 0 0 1 0 0
1 1 1 1 0 0 0
C. ALAT DAN BAHAN
1. IC 7404 (NOT gate, Inverter) 1 buah
2. IC 7408 (NAND Gate) 2 buah
3. IC 74LS32 (OR Gate) 1 buah
4. Digital Trainer 1 buah
5. Kabel Jamper secukupnya
D. PROSEDUR PERCOBAAN
1. Perhatikan secara teliti data sheet untuk IC 7408, 74LS32 dan 7404!
2. Pasang IC 7408, 74LS32 dan 7404 pada digital Trainer berikan Power supply pada
IC tersebut yaitu Gnd pada pin Gnd dan 5 volt pada pin Vcc!
3. Rangkailah IC tersebut rangkaian seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5.1.
Gunakan jumper untuk menghubungkan pin-pin input dan output yang harus
dihubungkan, dengan kabel jumper sesuai dengan gambar tersebut!
4. Gunakan Jumper untuk menghubungkan pin, input dengan saklar
5. Input, dan pin Output dengan buffer output ( display led pada digital trainer)!
6. Berikan masukan pada masing-masing masukan dengan logika 1 (High) dan atau
logika 0 (Low) pada gerbang masukan XO, X1, X2, X3, dan ubahlah keadan A0,
A1 serta catat keadaan logika pada gerbang keluaran untuk masing-masing
rangkaian. Buatlah tabel kebenaran untuk rangkaian tersebut!
7. Pasang IC 7408 dan 7404 pada digital Trainer berikan Power supply pada IC
tersebut yaitu Gnd pada pin Gnd dan 5 volt pada pin Vcc!
8. Lakukan langkah – langkah yang sama mulai dari langkah 3 sampai dengan langkah
5 untuk Gambar 5.2! Gunakan jumper untuk menghubungkan pin – pin input dan
output yang harus dihubungkan dengan kabel jumper sesuai dengan gambar
tersebut!
9. Perhatikan gambar IC 74LS153 pada digital trainer berikan power supply pada IC
tersebut yaitu yaitu Gnd pada pin Gnd dan 5 volt pada Vcc!
10. Berikan masukan pada masing – masing masukan dengan logika 1 (High) dan atau
logika 0 (Low) pada select input S1 dan S2 dan gerbang masukan E, I0, I1, I2, I3
dan catat keaadan logika pada gerbang keluaran Za dan Zb rangkaian. Buatlah tabel
keneran untuk IC tersebut!
E. ANALISIS DATA
1. Rangkaian Multiplexer 4 ke salur 1
Tabel Kebenaran Multiplexer
INPUT Select
Output Y
X3 X2 X1 X0 A1 A0
0 0 0 1 0 0 1
0 0 1 0 0 1 1
0 1 0 0 1 0 1
1 0 0 0 1 1 1
a. Input (X3 = 0, X2 = 0 , X1 = 0 , X0 = 1) dan select (A1 = 0 dan A0 = 0), maka
Output = 1
b. Input (X3 = 0, X2 = 0 , X1 = 1 , X0 = 0) dan select (A1 = 0 dan A0 = 1), maka
Output = 1
c. Input (X3 = 0, X2 = 1 , X1 = 0 , X0 = 0) dan select (A1 = 1 dan A0 = 0), maka
Output = 1
d. Input (X3 = 1, X2 = 0 , X1 = 0 , X0 = 0) dan select (A1 = 1 dan A0 = 1), maka
Output = 1
2. Rangkaian Demultiplexer 1 ke salur 4
Tabel Kebenaran Demultiplexer
INPUT Select OUTPUT
(X) A1 A0 Y3 Y2 Y1 Y0
1 0 0 0 0 0 1
1 0 1 0 0 1 0
1 1 0 0 1 0 0
1 1 1 1 0 0 0
a. Input = 1 dan select (A1 = 0 dan A0 = 0), maka Output (X3 = 0, X2 = 0 , X1 = 0 ,
X0 = 1)
b. Input = 1 dan select (A1 = 0 dan A0 = 1), maka output (X3 = 0, X2 = 0 , X1 = 1 , X0
= 0)
c. Input = 1 dan select (A1 = 1 dan A0 = 0) , maka output (X3 = 0, X2 = 1 , X1 = 0 ,
X0 = 0)
d. Input = 1 dan select (A1 = 1 dan A0 = 1) , maka Output (X3 = 1, X2 = 0 , X1 = 0 ,
X0 = 0)
F. PEMBAHASAN
Pada Praktikum kali ini yaitu Memahami rangkaian dasar untuk proses multiplexing dan
demultiplexing. Pada praktikum ini menggunakan beberapa alat dan bahan sebagai berikut
IC 7404 (NOT gate, Inverter) sejumlah 1 buah, IC 7408 (NAND Gate) sejumlah 2 buah, IC
74LS32 (OR Gate) sejumlah 1 buah, Digital Trainer sejumlah 1 buah, dan Kabel Jamper .
Pada praktikum kali ini dilakukan praktikum dengan menggunakan gerbang pada IC
yang mana IC memiliki 4 gerbang masukkan, sehingga digunakan setiap gerbamg pada 1
buah IC. Dari data pengamatan praktikum proses multiplexing dan demultiplexing yaitu
sebagai berikut
a. Pada Multiplexing terdapat 4 percobaan dengan Input (X3 = 0, X2 = 0 , X1 = 0 , X0 =
1) dan select (A1 = 0 dan A0 = 0), maka Output = 1. Selanjutnya untuk Input (X3 = 0,
X2 = 0 , X1 = 1 , X0 = 0) dan select (A1 = 0 dan A0 = 1), maka Output = 1. Selanjutnya
untuk Input (X3 = 0, X2 = 1 , X1 = 0 , X0 = 0) dan select (A1 = 1 dan A0 = 0), maka
Output = 1 dan yang terakhir Input (X3 = 1, X2 = 0 , X1 = 0 , X0 = 0) dan select (A1 =
1 dan A0 = 1), maka Output = 1
b. Pada Demultiplexing terdapat 4 percobaan dengan Input = 1 dan select (A1 = 0 dan A0
= 0), maka Output (X3 = 0, X2 = 0 , X1 = 0 , X0 = 1). Selanjutnya untuk Input = 1 dan
select (A1 = 0 dan A0 = 1), maka output (X3 = 0, X2 = 0 , X1 = 1 , X0 = 0) . selanjutnya
untuk Input = 1 dan select (A1 = 1 dan A0 = 0) , maka output (X3 = 0, X2 = 1 , X1 = 0
, X0 = 0) dan yang terakhir Input = 1 dan select (A1 = 1 dan A0 = 1) , maka Output (X3
= 1, X2 = 0 , X1 = 0 , X0 = 0)
Saat melakukan praktikum ini dilakukan sesuai prosedur percobaan dapat dijelaskan
beberapa kendala yang dialami saat melakukan praktikum yaitu output yang menghasilkan
lampu menyala tidak menyala, hal ini dapat dijelaskan bahwa kemungkinan terjadi
kesalahan saat melakukan pemasangan IC dan kabel penghubung atau alat yang digunakan
tidak berfungsi dengan baik seperti IC sudah dalam keaadan tidak baik atau rusak.
G. KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
Dari praktikum ini dapat disimpulkan bahwa dari rangkaian multiplexing dan
demultiplexing pada dasar teori sesuai dengan hasil keluaran tabel kebenaran.
Dalam percobaan praktikum dapat menggunakan beberapa IC dengan
menggunakan 4 gerbang masukkan yang ada dan dijumper dengan IC yang
lain.
B. SARAN
Sebelum melaksanakan praktikum diharap praktikan membaca buku petunjuk
praktikum, sehingga saat melakukan praktikum praktikan dapat mengetahui
prosedur dan data yang akan diambil dari praktikum
Dalam proses pengolahan data menurut sistem matematis diharapkan
praktikan dapat memggunakan acuan landasan teori yang valid
DAFTAR PUSTAKA
Teori Komputer. Pengertian Multiplexing dan Demultiplexing pada jaringan Komputer
[Link]
Richardson, David J., John M. Fini, and Lynn E. Nelson. "Space-division multiplexing in
optical fibres." Nature photonics 7.5, (2013) : 354-362.
Ishio, Hideki, Junichiro Minowa, and Kiyoshi Nosu. "Review and status of wavelength-
division-multiplexing technology and its application." Journal of lightwave
technology 2.4 (1984): 448-463.
Dr. Imam Sapuan, [Link]., [Link]. Petunjuk Praktikum Elktronika Dasar 2. Surabaya:
Universitas Airlangga.