BAB II
GAMBARAN UMUM PDAM SURYA SEMBADA SURABAYA
2.1 Profil PDAM Surya Sembada Surabaya
PDAM Surya Sembada Surabaya yang berbasis di Surabaya Jawa Timur
sebagai salah satu perusahaan daerah air minum yang sampai saat ini paling dapat
diandalkan dan terkemuka di Indonesia. Perusahaan ini telah berdiri sejak tahun
1976 dan dimiliki oleh Pemerintah Kota Surabaya. Disahkan dengan Surat
Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur, tanggal 06 Nopember
1976 No. II/155/76 dan diundangkan dalam Lembaran Daerah Kotamadya Daerah
Tingkat II Surabaya tahun 1976 seri C pada tanggal 23 Nopember 1976 No. 4/C.
PDAM Surabaya melakukan bisnis dalam distribusi air bersih bagi masyarakat
umum di Surabaya, Pasuruan, Sidoarjo dan Gresik. Dewasa ini PDAM Surabaya
telah memiliki 485.169 pelanggan, yang meliputi 445.714 pelanggan perumahan,
23.561 pelanggan komersial, pelanggan industri 403, 3.482 pelanggan sosial
umum, 1.396 pelanggan pemerintah, 1.608 pelanggan sosial khusus, dan 5
pelanggan pelabuhan. Berdasarkan laporan keuangan terbaru dari perusahaan,
PDAM Surabaya berhasil menjaga profitabilitas di tahun 2011 yaitu dengan
membukukan total laba bersih sebesar Rp [Link].
Perusahaan Daerah Air Minum atau yang sering disebut PDAM adalah
salah satu unit usaha milik daerah, yang yang bergerak dalam usaha distribusi air
bersih bagi masyarakat umum. PDAM kini terdapat disetiap provinsi, kabupaten,
dan kota madya yang tersebar di seluruh Indonesia. PDAM menjadi sarana
penyedia air bersih yang diawasi serta dimonitor oleh aparat-aparat eksekutif
7
maupun legislatif daerah. Riwayat PDAM secara umum dimulai dari
pembangunan Air Minum di 106 Kabupaten/Kota, yang dilanjutkan pembentukan
BPAM (Badan Pengelola Air Minum) sekaligus menjadi embrio PDAM yang
mengelola fasilitas maupun sarana air minum dimana Pemerintah Pusat turut
bertanggung jawab dalam pembangunan unit produksi milik Pemda ini.
Diawali sejak tahun 2004 inilah merupakan tonggak terbitnya peraturan dan
perundangan yang menjadi landasan dan payung hukum perusahaan air minum
denga dimulai terbitnya UU no 7 Tahun 2004 tentang SDA (sumber daya air).
Setelah 60 tahun Indonesia merdeka ditahun ini Indonesia baru memiliki
peraturan tertinggi disektor air minum dengan terbitnya PP (peraturan pemerintah)
No 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan SPAM (sistim penyediaan air minum).
Dengan dimulainya kembali pembinaan Air Minum dari yang semula berbasis
wilayah menjadi berbasis sektor sehingga lahir kembali Direktorat Jenderal Cipta
Karya dan Direktorat Pengembangan Air Minum yang mengeluarkan kebijakan
penyehatan PDAM.
2.1.1 Motto Perusahaan
“Kami melayani lebih baik”.
2.1.2 Visi
Tersedianya air minum yang cukup bagi pelanggan melalui perusahaan air
minum yang mandiri, berwawasan global, dan terbaik di Indonesia.
2.1.3 Misi
1. Memproduksi dan mendistribusikan air minum bagi pelanggan.
8
2. Memberi pelayanan prima bagi pelanggan dan berkelanjutan bagi pemangku
kepentingan.
3. Melakukan usaha lain bagi kemajuan perusahaan dan berpartisipasi aktif
dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
2.2 Lokasi
PDAM Surya Sembada Surabaya berlokasi di Jl. Mayjend Prof. Dr.
Moestopo 2 Surabaya – 60131. Dengan nomor telepon : (031)-5039373 – (031)-
2926666 atau Faximile (031)-5030100. E-mail : humas@[Link].
2.3 Struktur Direksi Organisasi
Gambar 1. Struktur Direksi Organisasi PDAM Surya Sembada Surabaya
Sumber : PDAM Surya Sembada Surabaya
9
2.4 Strategi ke Depan PDAM Surya Sembada Surabaya
Saat ini kondisi PDAM Surya Sembada Surabaya sudah berkembang dan
lebih maju dari beberapa tahun yang lalu. PDAM Surya Sembada Kota Surabaya
sebagai instansi pelayanan air bersih senantiasa berusaha memberikan pelayanan
prima yang berorientasi kepada kepuasan pelanggan. Hal itu diwujudkan dalam
komitmen PDAM Surya Sembada Kota Surabaya untuk selalu mengedepankan
pelayanan yang cepat, tepat dan memuaskan. Saat ini jumlah pelanggan PDAM
Surya Sembada Kota Surabaya adalah 500.049 SR (Sambungan Rumah) dengan
cakupan layanan sebesar 88,94% (data per-Agustus 2013).
Strategi Perusahaan yang akan dilakukan baik dalam jangka pendek,
menengah maupun jangka panjang adalah:
1. Meningkatkan pelayanan kepada pelanggan yaitu meliputi kualitas,
kuantitas (capacity building), kontinuitas.
2. Mencari sumber-sumber air baku yang lebih baik dari segi kualitas dan
kuantitas.
3. Merehab, membangun Infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum yang
ada, sesuai untuk pelanggan dan perkembangan teknologi.
4. Membangun kemampuan Soft Skill dalam pembangunan Sistem Penyediaan
Air Minum (SPAM) yang meliputi instalasi, transmisi, distribusi,
Laboratorium kualitas, customer service.
5. Menjadikan perusahaan yang profesional dan mandiri dalam pengelolaan
yang professional.