0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
40 tayangan18 halaman

Alat Kerja Elektromekanik dari Logam

Dokumen tersebut membahas tentang alat dan bahan kerja elektromekanik dari bahan logam yang digunakan dalam pembelajaran di kelas X semester 1. Terdapat penjelasan mengenai alat tangan (hand tool) seperti obeng, palu, penggores, penitik, dan penyiku serta mistar baja yang digunakan untuk pekerjaan elektromekanik.

Diunggah oleh

widya hanun zuhairi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
40 tayangan18 halaman

Alat Kerja Elektromekanik dari Logam

Dokumen tersebut membahas tentang alat dan bahan kerja elektromekanik dari bahan logam yang digunakan dalam pembelajaran di kelas X semester 1. Terdapat penjelasan mengenai alat tangan (hand tool) seperti obeng, palu, penggores, penitik, dan penyiku serta mistar baja yang digunakan untuk pekerjaan elektromekanik.

Diunggah oleh

widya hanun zuhairi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAHAN AJAR

ALAT DAN BAHAN KERJA


ELEKTROMEKANIK
DARI BAHAN LOGAM

KELAS X
Semester I/Tahun Ajaran 2022/2023

Nama :
Kelas :
Hari/Tanggal :
Anggota Kelompok :

Disusun Oleh: Widya Hanun Zuhairi


IDENTITAS

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 13 Medan


Mata Pelajaran : Pekerjaan Dasar Elektromekanik

Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Alat dan Bahan Kerja Elektromekanik dari Bahan Logam
Alokasi Waktu : 4 JP (4 x 45 menit)

PETUNJUK

1. Bacalah doa sebelum memulai pembelajaran


2. Bacalah kompetensi dasar, indikator, tujuan kegiatan dan materi singkat yang ada
padaBahan Ajar
3. Bacalah dan Pahami materi pembelajaran yang disediakan sebelum mnegerjakan soal-
soalyang ada dan diskusi kelompok
4. Kerjakan soal latihan yang disediakan
5. Jika merasa terdapat kesulitan, tanyakan kepada guru

KOMPETENSI DASAR

3.4 Memilih alat dan bahan kerja elektromekanik dari bahan logam
4.4 Melakukan pekerjaan elektromekanik dari bahan logam

INDIKATOR

3.4.1 Menganalisis penggunaan mistar baja


3.4.2 Menganalisis penggunaan penyiku
3.4.3 Menganalisis penggunaan penggores
3.4.4 Menganalisis penggunaan penitik
3.4.5 Menganalisis penggunaan palu
4.4.1 Melakukan pekerjaan elektromekanik dari bahan logam dengan menggunakan
mistarbaja
4.4.2 Melakukan pekerjaan elektromekanik dari bahan logam dengan
menggunakanpenyiku
4.4.3 Melakukan pekerjaan elektromekanik dari bahan logam dengan
menggunakanpenggores
4.4.4 Melakukan pekerjaan elektromekanik dari bahan logam dengan menggunakan
penitik
4.4.5 Melakukan pekerjaan elektromekanik dari bahan logam dengan menggunakan palu
TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah melalui kegiatan pembelajaran siswa dapat :


1. Siswa dapat memahami penggunaan mistar baja
2. Siswa dapat menggunakan mistar baja untuk pekerjaan elektromekanik dari bahan
logam
3. Siswa dapat memahami penggunaan penyiku
4. Siswa dapat menggunakan penyiku untuk pekerjaan elektromekanik dari bahan logam
5. Siswa dapat memahami penggunaan penggores
6. Siswa dapat menggunakan penggores untuk pekerjaan elektromekanik dari bahan logam
7. Siswa dapat memahami penggunaan penitik
8. Siswa dapat menggunakan penitik untuk pekerjaan elektromekanik dari bahan logam
9. Siswa dapat memahami penggunaan palu
10. Siswa dapat menggunakan palu untuk pekerjaan elektromekanik dari bahan logam

URAIAN MATERI

Alat dan bahan elektromekanik ini digunakan untuk kebutuhan dan keperluan
pada pekerjaan dibengkel mekanik. Peserta didik belajar mengetahui dan memilih jenis-
jenis alatdan bahan logam kerja elektromekanik meliputi:
1. Alat-alat Tangan (Hand Tool)
2. Alat-alat mesin (Power Tool)

ALAT-ALAT TANGAN (HAND TOOL)

Gambar 1. Peralatan Tangan


Alat tangan atau Peralatan tangan adalah sebuah alat tangan yang dapat
digunakan dengan kekuatan secara manual untuk mempermudah pekerjaan tanpa
bantuan penghantar listrik. Gambar 1 menujukkan peralatan tangan yang biasanya kita
jumpai dipekerjaan bengkel, ditoko bangunan, dibengkel prakikum sekolah dkk.
Penggunaan perkakas tangan harus
digunakan dengan benar dan menghindari kelalaian Atau keceroboan saat menggunakan
alattangan tersebut, karena pekerjaan yang harusdiutamakan keselamatan dalam proses
mengerjakan.
Sebelum menggunakan peralatan tangan dalam pekerjaan dapat memahami
keselamatannya sebagai berikut:
 Menjaga kebersihan telapak tangan
 Jika tangan mudah berkeringat usapkan dengan tisue untuk membersihkan
nsebelumbekerja
 Menggunakan sarung tangan untuk menghindari cedera
 Memilih peralatan tangan yang sesuai jenis dan ukurannya
Setelah memahami keselamatan dalam penggunaan peralatan tangan, sebelum
menggunakanperalatan tangan dapat mengikuti beberapa langkah seperti berikut:
 Memilih jenis dan ukuran peralatan tangan sesuai penggunaannya. Misalnya ketika
praktikum membutuhkan obeng (-) sedangkan penggunaan obeng (+) dapat terjadi
kerusakan bagian komponen kerja.
 Memeriksa kondisi peralatan tangan sebelum melakukan pekerjaan. Misalnya ketika
Praktikum menggunakan peralatan tangan ada salah satu yang tidak layak pakai
atau tumpul, sebaiknya diganti atau memperbaiki untuk menghindair tidak terjadi
kecelakaanpada saat praktikum.
Setelah menguraikan keselamatan dan pengunaan peralatan tangan, terdapat
Beberapa peralatan tangan berbahan logam yang biasa digunakan pekerjaan adalah
sebagai berikut :
1. Obeng
Peralatan tangan untuk pekerjaan logam yaitu Obeng, Obeng merupakan sebuah
peralatan tangan untung mengendorkan dan mengecangkan komponen bahan kerja.
Obeng yang biasanya kita jumpai ada obeng (-) dan obeng (+). Cara penggunaan obeng
dengan memutarkan searah jarum jam untuk mengencangkan dan untuk mengendorkan
dengan memutarkan arahlawan jarum jam.

Gambar 2. Obeng (-) dan Obeng (+)


2. Palu
Palu adalah sebuah peralatan tangan untuk memukul benda pada titik penempatan.
Palu biasanya disebut juga Top Hammer atau Both Hand Hammer yang terbuat dari
bahan baja keras. Palu yang digunakan untuk pekerjaan logam yaitu:
a. Palu Cakar. Palu cakar berfungsi untuk memukul dan mencabut benda, seperti
memukuldan mencabut paku.

Gambar 3. Palu Cakar


b. Palu Konde (Ball Pein Hammer). Palu konde berfungsi untu memukul material pada
penempatannya. Palu konde Terdapat bagian bola dari palu digunakan untuk
memperluas dan membentuk hasil Dari penyelesaian dari bahan tembaga maupun

logam.

Gambar 4. Palu Konde


Beberapa Hal yang harus diperhatikan menggunakan Palu antara lain yaitu:
 Sebelum bekerja penggunaan palu, periksalah kondisi palu layak digunakan atau
[Link] tidak ada cairan pada pegangan palu.
 Memeriksa bagian kepala palu sudah terjadi kebongkokan dan kepala palu sudah
benartertancap dengan aman
 Hindari menggunakan sarung tangan ketika menggunakan palu.

3. Penggores
Penggrores adalah suatu alat yang sederhana dan digunakan sebagai alat tulis untuk
melukisbenda-benda keras. Alat ini dibuat dengan ujung yang runcing dan tajam, serta lebih
keras dari benda kerja yang digores (dilukis). Ujung penggores umunya mempunyai
sudut 20o – 25o.
Cara menggunakan penggores :
1. Gunakan penggores bersama-sama dengan penggaris atau siku.
2. Tekan penggaris dengan kuat pada benda kerja.
3. Posisikan penggores dengan posisi miring ke arah dimana penggores akan
digerakkan.
4. Tekan dan goreslah benda kerja dengan sekali goresan.
Macam-macam penggores yang sering digunakan di bengkel antara lain:

Gambar 5. (1) Penggores sederhana (2) Penggores dengan salah satu ujungnya bengkok
(3) Penggores yang ujungnya dapat diganti-ganti

4. Penitik
Penitik adalah suatu alat yang digunakan untuk membuat tanda berupa titik pusat atau
titik- titik garis. Pembuatan titik pusat ini pada umumnya digunakan untuk mempermudah
pekerjaan pengeboran. Dengan melakukan penitikan pada benda kerja yang akan dibor
maka mata bortidak akan meleset atau menggeser dari sasaran. ,Penitikan adalah suatu
proses penandaan dengan jalan menekan pada bagian yang diinginkan di benda kerja.
Penekanan ini dilakukan terhadap benda kerja yang lebih lunak dibanding dengan
kekerasan dari penitik itu sendiri. Penitik ini terbuat dari bahan baja yang memiliki ujung
yang runcing dengan membentuk sudut sekitar 600 sampai 900. Cara menggunakan
penitik, yaitu:
1. Tandai benda kerja yang akan di buat tanda titik.
2. Tempatkan penitik pada tanda yang sudah dibuat di benda kerja dan pegang penitik
denganmenggunakan tangan kiri.
3. Pastikan posisi penitik tegak lurus terhadap benda kerja.
4. Pukul penitik dengan palu dengan pukulan yang ringan, kemudian pastikan apakah
tandatitik yang dibuat sudah tepat atau tidak. Bila sudah tepat, tempatkan kembali
penitik danpukul penitik dengan keras agar tanda titik yang dibuat dapat jelas.
Tujuan dari penitikan adalah:
1. Menentukan pusat-pusat lingkaran atau lubang pada perpotongan garis untuk
memusatkanawal dari pengeboran.
2. Untuk menjelaskan garis hingga di mana bagian yang dikerjakan.
3. Untuk menjelaskan garis-garis goresan

Gambar 6. Penitik

5. Penyiku
Penyiku adalah siku-siku yang digunakan untuk menyiku benda kerja. Siku-siku
geser digunakan untuk mengetahui kesikuan atau pembanding kesikuan sudut yang tidak
membentuk 90° sedangkan siku-siku dipergunakan untuk mengetahui sudut yang dibentuk
adalah tepat 90°. Siku-siku geser adalah bentuk lain siku-siku di mana salah satu sisi siku-
sikunya dapat digeser, jenis ini dipergunakan agar dapat menyesuaikan dengan bidang
yang akan diperiksa kesikuannya. Penyiku digunakan untuk membantu penggores
dalam menggores benda kerja dan untuk mengetahui sudut yang dibentuk adalah tepat
90º pada benda kerja.

Gambar 7. Penyiku

6. Mistar Baja
Mistar baja adalah alat pengukur yang terbuat dari baja serta bentuknya sama seperti
penggaris biasa. Alat ini biasanya digunakan untuk mengukur dimensi panjang, lebar
ataupuntebal dari suatu benda, serta dapat juga digunakan untuk membuat garis lurus. Nilai
pengukuranyang dihasilkan dari alat ukur ini merupakan ukuran kasar dan kurang presisi.
Ketelitian paling baik dari alat ukur ini hanya ± 0,5 mm. Hasil pengukuran dari alat ukur ini
menggunakan satuanyang bermacam-macam, ada yang dalam sentimeter (cm), inchi, dan
ada pula yang campuran
yaitu sentimeter dan inchi.
Mistar baja sering kita jumpai di bengkel-bengkel mesin. Teknisi biasanya memakai
alat ini hanya untuk penggunaan yang tidak membutuhkan presisi tinggi. Mistar baja
adalah alatukur dasar pada bengkel kerja mesin. Alat ukur ini dapat dikatakan alat ukur
yang kurang presisi, karena ia hanya melakukan pengukuran paling kecil sebesar 0,5
mm tidak dapat dilayani oleh mistar baja. Dengan demikian alat ukur ini tidak dapat
digunakan untuk melakukan pengukuran sampai seperseratus milimeter (0,01 mm).
Jenis mistar baja yang dipakai pada bengkel kerja mesin mempunyai ukuran yang
berbeda-beda, tetapi padaumumnya panjang mistar baja adalah 150 mm sampai 300 mm,
dengan skala ukur terdiri dari satuan setengah milimeter dan satuan satu milimeter.
Dalam bengkel kerja mesin mistar baja ada dua sistem, yaitu sistem metrik dan sistem
imperial. Pada sistem imperial untuk satuannya dinyatakan dengan inchi, sedangkan pada
sistem metrik satuan dinyatakan dengan [Link] baja sistem imperial mempunyai
ketelitian dari 1/8 inchi, 1/16 inchi, 1/32 inchi dan 1/64 inchi. Dalam bengkel kerja bangku
dan kerja mesin biasanya hanya terdapat sampai ketelitian1/32 inchi.

Gambar 8. Mistar Baja

7. Gergaji
Gergaji merupakan peralatan tangan yang berfungsi untuk memotong benda kerja,
Sepertibesi,logam dan sebagainya. Gergaji memiliki bagian pokok, antara lain:
a) Rangka atau Bingkai. Rangka pada gergaji berfungsi untuk tempat pemasangan daun
matagergaji.
b) Daun Gergaji. Daun gergaji memiliki uraian sebagai berikut:
 Pada sisi daun gergaji terdapat gigi pemotong yang terbuat dari baja perkakas
(ToolSteel) dan baja tungsten.
 Sifat daun gergaji tangan lentur tidak mudah patah dan bagian yang dikeraskan
hanya
gigi-giginya.
c) Mur Gergaji. Mur gergaji berfungsi untu mengencangkan daun gergaji yang dapat
diaturdengan mur.
d) Tangkai Pemegang Gergaji. Pemegang gergaji berfungsi untuk tempat pemegang
gergajisaat proses menggunakan dalam pekerjaan. Tangkai gergaji tangan terdapat
dua bentuk,yaitu tangkai bentuk pistol dan tangkai lurus.

Gambar 9. Bagian-bagian
Gergaji

Beberapa hal yang harus diperhatikan menggunakan gergaji sebagai berikut:


a) Memotong
Gergaji memotong yang memiliki mata gergaji yang tegak. Posisi gergaji
disesuaikan dengan arah, mata gergaji yang tegak untuk memotong dan akan lebih ringan
saat memotong. Cara memotong menggunakan gergaji dapat diuraikan sebagai berikut:
 Letakkan benda kerja di atas media yang stabil.
 Pada garis potong sesuai ukuran yang diinginkan letakkan ujung kuku ibu
jariberbatasan
 Gerakkan gergaji ke arah belakang untuk membuat alur gergaji.
 Hasil terbaik sebaiknya gunakan tenaga dorongan untuk memotong serat benda.
b) Membelah
Teknik membelah proses utamanya adalah memisahkan ikatan pori-pori kayu. Mata
gergaji berbentuk lebih miring dengan sudut tertentu

8. Kikir
Kikir merupakan peralatan tangan yang berfungsi untuk memarut benda menjadi
rata, cembung, lengkung dan sebagainya. Cara penggunan Kikir Beberapa yang perlu
diperhatikan untuk menggunakan peralatan kikir, antara lain:
 Letakkan benda kerja pada ragum, permukaan yang harus muncul harus sekitar 3/8 “ di
atas rahang ragum tersebut.
 Pilih kikir sesuai dengan kebutuhan.
 Pegang kikir dengan tangan kanan, jari telunjuk menunjuk kearah ujung kikir
bagianBelakang dan jari jempol berada dibagian handle kikir.
 Pada ujung kikir upayakan menggunakan jari jempol dan jari telunjuk. Hindari
menekankuat akan mengakibatkan permukaan menjadi bulat.
 Badan agak condong ke depan dan kaki kiri berada dimuka

Gambar 10. Bagian-bagian Kikir

Gambar 11. Bentuk Gigi Kikir


Cara Melakukan Pembersihan Peralatan Kikir yaitu, setelah menggunakan
peralatan kikir, supaya kondisi kikir selalu baik dalam penggunaannya dengan cara
menyikat gigi-gigikikir searah dengan alurnya dan pembersihan satu arah, agar beram bisa
terbuang dengan baik. kikir dengan mata ganda maka kedua gigi pemotongnya harus
dibersihkan secara bersama- sama.

Gambar 12. Pembersihan Kikir


ALAT-ALAT LISTRIK/MESIN (POWER TOOL)
Peralatan Listrik merupakan peralatan yang penggunaanya membutuhkan tenaga
listrik. Peralatan mesin sangat membantu dalam proses melakukan pekerjaan yang
tenaganya bisa lebih effisien dan cepat. Terdapat beberapa standar keselamatan kerja
dalam menggunakan peralatan mesin yang perlu diperhatikan, yaitu:
 Menggunakan kacamata untuk melindungi dari percikan dalam penggunaan mesin.
 Menggunakan sepatu yang ujungnya memiliki lapisan besi, berfungsi untuk
menghindaricedera saat kejatuhan benda dan tertabrak alat.
 Menggunakan masker saat melakukan pekerjaan yang menghasilkan percikan residu
kecilyang bisa terhirup.
 Menggunakan sarung tangan untuk melindungi dari percikan-percikan yang
menimbulkancidera.
 Menggunakan penutup telinga untuk melindungi telinga dari suara kebisingan
yangberlebih.

Gambar 13. Peralatan Perlindungan Tubuh


Mengetahui dari keselamatan dalam penggunaan peralatan listrik, terdapat
beberapaperawatan untuk peralatan listrik, yaitu:
 Membersihkan peralatan listrik dari debu dan kotoran lain.
 Menyimpan peralatan listrik pada box dengan baik dan sesuai ukuran box.
 Menghindari penempatan yang bisa terjatuh, akan dapat merusak mesin power
[Link] cairan anti karat untuk melindungi peralatan listrik dari berkarat.
Setelah mengetahui keselamatan dan perawatan dalam penggunaan peralatan listrik,
terdapatbeberapa peralatan listrik yang digunakan pekerjaan, sebagai berikut :
1. Mesin Bor
Mesin Bor adalah peralatan listrik yang digunakan untuk membuat lubang, alur, dan
menghaluskan lubang dari pekerjaan dengan effisien. Mesin bor terdapat 2 jenis yaitu:
a. Mesin Bor Tangan
Mesin bor tangan mempunyai mata bor ukuran mulai dari yang terkecil yaitu 6.5
mm, 10 mm, 13 mm, 16 mm, 23 mm, dan 32 mm. Ukuran tersebut merupakan ukuran
maksimal, misalnya bor 10 mm, berarti mata bor yang bisa digunakan mulai dari 0 – 10
mm. kecepatanbor bisa diatur dengan menekan tombol dipelatuknya.

Gambar 14. Mesin Bor


Tangan
b. Mesin Bor Duduk
Mesin bor duduk merupakan peralatan listrik untuk membuat lobang yang diletakkan
diatas meja. Mesin bor duduk membuat lobang benda kerja dengan diameter kurang
lebih 16mm. Prinsip Kerja mesin bor duduk adalah menggunakan putaran motor listrik
yang diteruskan poros mesin sehingga poros akan berputar. Perlengkapan Mesin Bor
diantaranya adalah :
 Base (Dudukan). Base merupakan penompang dari semua komponen yang ada di
mesin bor. Pemasangannya harus kuat karena akan mempengaruhi keakuratan
pengeboran akibat dari getaran yang terjadi.
 Column (Tiang). Column merupakan bagian penyangga yang digunakan saat
melakukanProses membuat lubang benda kerja.
 Table (Meja). Meja digunakan untuk meletakkan benda kerja yang akan membuat
[Link] kerja dapat diatur ketinggian sesuai pekerjaan dan bisa berputar ke kiri dan
ke kanan dengan sumbu poros pada ujung yang melekat pada tiang (column).
Kesemuanya itu dilengkapi pengunci (table clamp) untuk menjaga agar posisi meja
sesuai dengan yang dibutuhkan.
 Spindle. Spindle merupakan bagian pencekam pada mata bor.
Cara menggunakan mesin bor duduk Beberapa uraian langkah-langkah untuk
menggunakan mesin bor duduk, yaitu:
 Siapkan gambar untuk item yang akan dikerjakan
 Pastikan kabel listrik sudah terpasang
 Memeriksa kondisi saklar mesin bor duduk
 Bersihkan semua kotoran yang berada disekitar mesin bor
 Siapkan mata bor sesuai dengan kebutuhan
 Pasang mata bor di bagian hole mall atau spindle.
 Kencangkan baut pengikat agar tidak terjadi pergeseran
 Kemudian lakukan proses pengeboran dengan baik dan benar

Gambar 15. Mesin Bor Duduk


2. Mesin Gerinda
Mesin gerinda merupakan peralatan listrik yang berfungsi untuk memotong dan
Menghaluskan benda kerja dengan kebutuhan tertentu. Cara kerja mesin gerinda Adalah
roda gerinda yang berputar yang bersentuhan dengan benda kerja yang akan dipotong
dandihaluskan. Fungsi utama mesin gerinda secara umum adalah:
 Memotong benda kerja yang relatif tebal.
 Menghaluskan dan meratakan permukaan benda kerja.
 Menghilangkan sisi tajam benda kerja.
 Membentuk suatu tujuan benda kerja (elips,siku,
dll)Mesin gerinda memiliki 2 jenis, yaitu:
a. Mesin Gerinda Tangan
Mesin gerinda tangan yang dijalankan tanpa diletakkan dimeja. Mesin Gerinda
didesain untuk dapat menghasilkan kecepatan sekitar 11000 – 15000 rpm. Dengan
kecepatan tersebut batu gerinda, yang merupakan komposisi aluminium oksida dengan
kekasaran serta kekerasan dapat menggerus dan memotong permukaan logam
menghasilkan bentuk yang diinginkan.
Gambar 16. Mesin Gerinda Tangan
b. Mesin Gerinda Duduk
Mesin gerinda duduk merupakan peralatan listrik yang diletakkan pada meja kerja
berfungsi sebagai mengasah benda-benda kerja, seperti mata bor, pahat tangan, pahat
bubut, kapak, pisau, golok dan sebagainya. Mata gerinda kasar di pasang pada bagian
sebelah kiri, sedangkan mata gerinda halus dipasang pada bagian sebelah kanan.
Pemasangan jenis mata mesin gerinda, yaitu mata batu gerinda kasar digunakan
memotong dan batu gerinda harus untuk menghaluskan benda kerja. Mesin duduk
gerinda terdapat bagian-bagian yang dapat diuraikan sebagai berikut:
 Power Transmission. Badan mesin gerinda dilindungi sebagai peredam getaran.
PowerTransmission Berupa spindle
 Point Of Operation. Bagian mesin gerinda yang dirancang untuk mengasah dan
memotongbenda Kerja
 Pelindung. Pelindung dirancang untuk bagian atas badan pekerja untuk melindungi
dariPercikan api.
 Heavy Whel Guard. Berfungsi untuk pelindung gerinda saat beroperasi.
 Meja Benda. Berfungsi untuk meletakkan benda kerja pada saat gerinda beroperasi.

Gambar 17. Bagian-bagain Mesin Gerinda


Duduk
Cara menggunaka Mesin Gerinda Duduk Beberapa uraian langkah-
langkahmenggunakan mesin gerinda duduk, yaitu:
 Siapkan bahan kerja yang ingin dikerjakan
 Membersihkan mesin gerinda dari kotoran
 Pastikan kabel listrik sudah terhubung
 Memeriksa kondisi saklar mesin gerinda, tekan tombol ON
 Ketika roda gerinda berputar,lalu tekan gagang gerinda potong kebawah untuk
memotongbenda yang akan dipotong
 Ketika selesai, tekan tombol OFF tunggu sampai mesin gerinda berhenti Lepaskan
kabelsumber listrik dan bersihkan kotoran yang ada pada mesin.

SOAL LATIHAN

Pilihan Berganda
1. Upaya yang akan dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan saat bekerja
menjadiaman dan nyaman merupakan pengertian dari……
a. Penyelematan perorangan
b. Penyelamatan pekerja
c. Kesehatan,keselamatan, dan keamanan kerja
d. Pencegah musibah
2. Sebuah peralatan yang menggunakan kekuatan secara manual untuk mempermudah
pekerjaan tanpa bantuan penghantar listrik, pengertian dari……
a. Peralatan praktikum
b. Peralatan kantor
c. Peralatan mesin
d. Peralatan tangan
3. Sebelum menggunakan peralatan tangan dalam pekerjaan menggunakan keselamatan
untukmencegah terjadi kecelakaan, mana yang sesuai dari pekerjaan peralatan
tangan….
a. Menjaga kebersihan tangan
b. Memeriksa saklar penghantar listrik dari peralatan tangan
c. Menggunakan sarung tangan saat melakukan pekerjaan tangan
d. Memilih peralatan tangan sesuai jenis dan ukurannya
4. Peralatan tangan yang untuk menjangkau celah yang kecil dan penjepit benda kerja
yangsulit dijangkau adalah…..
a. Tang cucut (Long Nose Plier)
b. Tang penjepit (Clamp Pliers)
c. Palu cakar
d. Kunci pas
5. Berikut dibawah ini yang disebut peralatan tangan,kecuali…….

a.

b.

c.

d.

6. Peralatan dibawah ini berfungsi untuk mengecangkan dan mengendurkan baut (-)
adalah……..

a.
b.

c.

d.

7. Perhatikan gambar berikut

Gambar diatas merupakan menggergaji benda dengan posisi….


a. Menyayat benda
b. Menggeser benda
c. Membelah benda
d. Memotong benda

8. Peralatan kerja yang berfungsi untuk peralatan tangan yang berfungsi untuk
Menghaluskanbenda menjadi rata, Cembung,lengkung adalah…..
a. Pisau
b. Gergaji
c. Gerinda
d. Kikir
9. Bagian mesin gerinda befungsi untuk mengasah dan memotong benda adalah….
a. Pelindung
b. Spindel Head
c. Point Of Operation
d. Heavy wheal Guard

10. Fungsi mesin gerinda ada beberapa, berikut ini fungsi dari mesin gerinda, kecuali……
a. Peralatan digunakan untuk melubangi benda yang tebal
b. Memotong kabel jumper
c. Menghaluskan dan meratakan permukaan benda kerja
d. Menghilangkan sisi tajam benda

~TERIMA KASIH~

Anda mungkin juga menyukai