0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan30 halaman

Statistik Inferensia dan Uji Hipotesis

Budi Subandriyo bekerja sebagai pegawai negeri di BPS Provinsi Sulawesi Tengah dari tahun 2002-2012 dan saat ini bekerja di Pusdiklat. Ia memperoleh gelar S2 dalam Statistika Terapan dari Universitas Padjadjaran pada tahun 2014 dan gelar D4 dalam bidang Ekonomi dari Sekolah Tinggi Ilmu Statistik pada tahun 2002. Tulisan ini membahas tentang statistika deskriptif, statistika inferensial, uji normalitas,
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan30 halaman

Statistik Inferensia dan Uji Hipotesis

Budi Subandriyo bekerja sebagai pegawai negeri di BPS Provinsi Sulawesi Tengah dari tahun 2002-2012 dan saat ini bekerja di Pusdiklat. Ia memperoleh gelar S2 dalam Statistika Terapan dari Universitas Padjadjaran pada tahun 2014 dan gelar D4 dalam bidang Ekonomi dari Sekolah Tinggi Ilmu Statistik pada tahun 2002. Tulisan ini membahas tentang statistika deskriptif, statistika inferensial, uji normalitas,
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Budi Subandriyo, [Link]., M.

Stat
Pekerjaan : 2002-2012 : BPS Prov. Sulawesi Tengah
2012-skrg : Pusdiklat

Pendidikan : 2014: S2 Stat. Terapan – Unpad, Bandung


2002: D4 STIS - Ekonomi
Materi

Pengertian
Uji Perbedaan
Uji Asosisasi
Pengertian
DATA
Skala

• Nominal
Waktu Pengumpulan
• Ordinal
• Cross Section • Interval
• Time Series • Rasio
Sumber
Cara Perolehan
• Internal
• Primer • Eksternal
• Sekunder
Univariat

Korelatif (Pearson,
Regresi )

Multivariat

Parametrik (Normal,
Interval; rasio )

2 Sampel

Komparatif (T-test,
Deskriptif
Anava)

Statistika K sampel

Inferensia

Univariat
Korelatif (Spearman
kendal, Kai Kuadrat
dll)
Multivariat
Nonparametrik
(Non-Normal,
Nominal, ordinal )
2 Sampel
Komparatif (Mann-
whitney, Kruskal-
wallis,dll )
K sampel
Statistik Deskriptif/Deduktif

Statistik deskriptif, yaitu metode statistik yang digunakan untuk


mengumpulkan, meringkas, menyajikan, dan mendekripsikan data
sehingga dapat memberikan informasi yang berguna.
Data yang disajikan :
• ukuran pemusatan data (mean, median, dan modus),
• ukuran penyebaran data (standar deviasi dan varians),
• tabel, serta grafik (histogram, pie, dan bar)
• penarikan kesimpulan (conclusion),
Statistik Inferensi

Statistik inferensial adalah statistik yang menyediakan cara yang


dapat dipergunakan sebagai alat menarik kesimpulan yang bersifat
umum dari sekumpulan data yang telah disusun dan diolah.
Statistik inferensial dalam penerapannya lebih luas dari pada
statistik deskriptif mencakup
• penarikan kesimpulan (conclusion),
• penyusunan atau pembuatan dugaan (prediction), dan
• penaksiran atau pendekatan (estimation).
Prosedur Pengujian

1. Tentukan parameter yang akan diuji


2. Tentukan Hipotesis nol (Ho)
3. Tentukan Hipotesis alternatif (H1)
4. Tentukan (α)
5. Pilih statistik yang tepat
6. Tentukan daerah penolakan
7. Hitung statistik uji
8. Putuskan apakah hipotesis nol (H0) ditolak atau tidak
Statistik Parameter Keterangan

N N Banyaknya subjek

X μ Rata-rata (mean)

S σ Simpangan baku (standar deviasi)

S2 σ2 Varians
Uji Normalitas
UJI KOMPARASI
ONE SAMPLE T TEST

Menguji perbedaan rata-rata suatu kelompok dengan suatu


hipotesis atau atau kesamaan rata-rata suatu kelompok
data dengan suatu rata- rata tertentu

Contoh
Seorang Pengajar ingin membandingkan nilai ujian mata diklat A,
semua Peserta Angkatan X, dengan rata-rata nilai ujian Angkatan
Sebelumnya. Rata-rata ujian Angkatan Sebelumnya yaitu 6,5 (Skala
1 – 8)
Apakah nilai rata-rata tersebut berbeda signifikan dengan rata-rata
6,5 atau tidak?
Contoh Kasus

Berikut ini disajikan data nilai nilai ujian mata diklat A, Peserta
Angkatan X
67; 58;78; 63; 55; 71; 59; 65; 61; 78; 52

Apakah nilai rata-rata ujian mata diklat A, Peserta Angkatan


X berbeda signifikan dengan rata- rata Peserta Angkatan
sebelumnya? Diketahui rata-rata UN IPA tahun lalu adalah
69. (Gunakan taraf signifikansi 5%)
Output
Independent T Test

Menguji signifikansi atau perbedaan rata dua kelompok


yang saling bebas

Contoh
Apakah ada perbedaan hasil belajar antara pembelajaran berbasis
media komputer dengan pembelajaran ceramah?
Apakah ada perbedaan nilai antara peserta didik laki-laki dan
wanita?
Contoh Kasus

Berikut ini disajikan data IPK mahasiswa kelas A yang


(pembelajaran ceramah) dengan Kelas B (pembelajaran berbasis
media komputer)
Kelas A Kelas B Ujilah apakah kedua kelas memiliki
3.12 3.29 varian yang sama?
3.33 2.89 Ujilah apakah ada perbedaan IPK
3.40 3.48
antara mahasiswa kelas A dan kelas
3.21 3.75
2.98 3.33
B? Jika ada perbedaan, manakah
3.02 2.87 yang memiliki IPK lebh tinggi?
3.66 3.27 (Gunakan taraf signifikansi 5%)
3.51 3.87
3.23
3.12
3.04
Output
Paired T Test

Menguji perbedaan rata-rata dua kelompok yang saling


berpasangan

Contoh
Apakah ada perbedaan nilai pre test dengan post test nilai ujian
semester mata pelajaran IPA siswa kelas VIII?
Apakahada perbedaan skore IELT (kemampuan
berbahasa Inggris) sebelum mengikuti kursus dan setelah kursus?
Contoh Kasus

Berikut ini disajikan data nilai pretest dan posttest dari siswa SMP
kelas VIII mata pelajaran IPA
Nilai
IPA Ujilah apakah ada perbedaan antara
Pre Post nilai pre test dan nilai post test? Jika
test test
45 78 ada perbedaan, manakah di antara
38 75 keduanya yang nilainya lebih baik?
47 80
28 Perlakuan 60 (Gunakan taraf signifikansi 5%)
37 (Pembelajaran 64
47 Inkuiri) 75
44 79
35 71
41 67
42 71
Out Put
One Way Anova

Menguji perbedaan rata-rata untuk lebih dari dua kelompok


yang saling bebas dengan One Way Anova.
Analisis One Way Anova merupakan analisis varian satu
variabel independent yang digunakan untuk menentukan
apakah rata-rata dua atau lebih kelompok berbeda secara
nyata
Contoh
Apakah ada perbedaan rata-rata nilai UN SMP mata pelajaran
IPA siswa dari desa, pinggiran, dan kota? Manakah di antara
ketiganya yang memiliki UN paling tinggi?
Apakah ada perbedaan rata-rata skor TOEFL antara mahasiswa
yang mengambil kursus bahasa Inggris tiga bulan, enam bulan,
dan Sembilan bulan? Manakah di antara ketiganya yang
memiliki skore TOEFL paling tinggi?
Contoh Kasus

Berikut ini disajikan data skore TOEFL Mahasiswa Pendidikan IPA


yang mengikuti kursus bahasa Inggris
Lama Skore
Kursus TOEFL Ujilah apakah ada perbedaan antara
(Bulan) lama kursus terhadap skore TOEFL?
3 423
3 410 (Gunakan taraf signifikansi 5%).
3 421
3 428
3 404
6 444
6 459
6 440
6 435
6 468
9 478
9 480
9 494
9 507
9 459
Post Hoc

Untuk memecahkan kelompok mana yang memiliki perbedaan pada


ANOVA satu arah tersedia uji lanjut Post Hoc

Fisher Least Significant Difference (LSD) atau Beda Nyata Terkecil


(BNT) digunakan untuk mengetahui dari pasangan rata-rata mana yang
paling berbeda di antara pasangan yang ada.
Uji LSD menggunakan perbandingan berbagai rata-rata dengan uji t
untuk mengetahui perbedaan dari pasangan rata-rata.
Out Put
Analisa

Tabel Test of Homogeneity of Variances menunjukan hasil uji homogenitas


varians sebagai prasyarat untuk dapat menggunakan ANOVA.
Hipotesis Penelitian :
Ho : Ketiga kelompok memiliki nilai varian yang sama.
H1 : Ketiga kelompok memiliki nilai varian yang tidak sama.

Tabel ANOVA menunjukan hasil uji beda rata-rata secara


keseluruhan.
Hipotesis Penelitian :
Ho : Ketiga kelompok memiliki rata-rata skore Toefl yang sama.
H1 : Ketiga kelompok memiliki rata-rata skore
Toefl yang berbeda.
Analisa

Tabel Multiple Comparisons menunjukan hasil uji lanjut untuk mengetahui


perbedaan antar kelompok secara spesifik sekaligus untuk mengetahui
mana di antara ketiga kelompok tersebut yang skore Toeflnya paling
tinggi.
Hipotesis Penelitian :
Ho : Kedua kelompok memiliki rata-rata skore Toefl yang sama.
H1 : Kedua kelompok memiliki rata-rata skore Toefl yang tidak sama.
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai