STASE KEPERAWATAN
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA
PASIEN Tn. M. S
API HALUSINASI PENDENGARAN
Di Susun Oleh :
NAMA : YUYUN SEPTIANI SUKADI
PRODI : PROFESI NERS
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MALUKU HUSADA
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
TAHUN AJARAN 2023/2024
1
ANALISA PROSES INTERAKSI
Inisial klien : Tn. M. S
Interaksi : 1 (Pertama)
Lingkungan : Perawat duduk di samping tempat duduk klien dan klien duduk di kursi sebelah kiri perawat dengan posisi agak serong ke
arah perawat, Cuma ada klien dengan perawat.
Deskripsi klien : Saat didekati klien sedang duduk berdiam diri dengan wajah tampak murung. Pakaian klien cukup serasi, klien menerima
kedatangan perawat dan langsung menyambutnya dengan baik.
Tujuan (klien) : Klien mampu menghardik sesuai dengan masalah yang klien hadapi
Nama mahasiswa : Yuyun Sukadi
Tanggal : 15 Maret 2023
Jam : 11.30 WIT
Tempat : Ruang Kelas
KOMUNIKASI VERBAL KOMUNIKASI NON ANALISA BERFOKUS ANALISA BERFOKUS RASIONAL
VERBAL PADA PERAWAT PADA KLIEN
Fase Orientasi
P : Selamat pagi pak,saya P : Perawat berucap salam Perawat memulai Berjabat tangan adalah
Yuyun Sukadi perawat sambil ulurkan tangan percakapan dengan sikap perangkat yang dapat
yang bertugas di saat ini untuk berjabat tangan terbuka meningkatkan hubungan
dengan wajah berseri saling percaya antara
dan tersenyum perawat-klien
1
K : Klien serta merta Klien tampak bersedia
mengulurkan tangannya berinteraksi dan
untuk menyambut jabat membutuhkan bantuan dari
tangan perawat dengan perawat
posisi kepala melihat
ke arah perawat sambil
berusaha tersenyum
K : Selamat pagi....saya Klien menunjukkan sikap Sikap condong, dan
Melki suster menerima kehadiran tersenyum merupakan
perawat sikap-sikap yang harus
dilakukan dalam melakukan
hubungan terapeutik
P : Perawat menerima Perawat merasakan sehingga klien dapat
uluran tangan klien kehadirannya diterima dan berespon positif terhadap
dengan penuh hangat dibutuhkan oleh klien interaksi yang dilakukan.
dan senyum dan badan
agak condong ke depan
P : Bagaimana perasaan P: Perawat berucap dengan Perawat berusaha Eksplorasi adalah salah satu
2
bapak saat ini ? tenang dan suara yang mengeksplorasi klien tekhnik komunikasi
pelan dan jelas dengan mengklarifikasi terapeutik yang bertujuan
responnya untuk mengetahui lebih
dalam aspek kognitif dan
afektif klien
K : Klien tampak biasa saja Klien tidak terlalu
menanggapi memperdulikan
pembicaraan perawat pembicaraan perawat
K : Sering terganggu K : Klien menjelaskan apa Klien menunjukkan sikap Sikap mendukung akan
dengan suara – suara yang klien rasakan pasrahnya sebagai tanda memberikan rasa aman bagi
yang saya dengar P : Perawat mengangguk kegelisahannya klien bahwa aktivitasnya di
rumah sebagai potensi
positif yang dimiliki klien.
Perawat berusaha
mendukung apa yang
diutarakan klien
P : Sesuai dengan kontrak P: Nada suara rendah rileks Khawatir klien akan Mengingatkan kontrak
waktu kita tadi pagi, dan jelas, tetap menatap menolak untuk memudahkan
3
sekarang kita akan kearah klien intervensi selanjutnya
berbincang-bincang
tentang suara yang sering
bapak dengar. Mau
berapa lama? Bagaimana
kalau 15 menit?
K : Iya, bisa suster K : Klien menyetujuinya Menyetujui saran yang
diberikan perawat untuk
berbincang-bincang
P : Mau di mana kita P : Bicara jelas, lembut dan Memilih tempat untuk Memberi kenyamanan bagi
bercakap-cakap? melihat kearah klien interaksi klien untuk untuk
sambil mempertahankan melancarkan intervensi
senyum.
K : Di sini saja, suster K : Mengutarakan Mengemukakan pendapat
pendapatnya dengan tentang tempat untuk
menatap perawat interaksi
Fase Kerja
P : Baik pak. Pada saat apa P : Perawat berucap dengan Perawat bertanya kembali Pertanyaan yang jelas akan
suara -suara itu bapak tenang dan suara yang pada saat apa suara itu membuat percakapan
dengar dan apa yang pelan dan jelas dan muncul berjalan dengan baik
dikatakan oleh suara – berusaha agar klien
4
suara itu pak ? mampu mengerti apa
yang ditanyakan
perawat
K : Klien diam sambil Usaha yang dilakukan klien
memandang ke arah sebagian telah tepat
perawat
K : Biasa suara itu muncul K : Klien ungkapkan apa Klien berupaya menjelaskan Respon klien menunjukkan
pada siang atau malam yang dia alami semua yang ia dengar ia membutuhkan bantuan
hari saat saya sendiri dari perawat
suster. Suara itu P : Perawat mengangguk Perawat berasumsi bahwa
mengatakan atau sambil tersenyum klien memang
mengajak saya untuk memandang klien membutuhkan bantuan
mengamuk atau marah –
marah suster
P : Baik... sekarang saya P : Dengan sabar dan Perawat berharap respon Tekhnik menghardik suara
akan mengajarkan sambil tersenyum klien selanjutnya memilih merupakan salah satu cara
bapak satu cara untuk dan menerima apa yang untuk melawan halusinasi
melawan suara – suara akan diajarkan perawat pendengaran yang klien
itu. Kalau suara – suara alami
5
itu mucul, bapak
menghardik dengan cara
menutup kedua telinga K : Klien diam sejenak... Klien berusaha memilih
bapak dan mengatakan diam
tidak...tidak...kamu
tidak nyata....
pergi...pergi
P : Baik... sekarang coba P : Sambil menjelaskan Peragakan yang diajarkan Menghardik merupakan
pergakan kembali apa perawat meyakinkan perawat berguna untuk klien salah satu cara untuk
yang saya ajarkan tadi klien agar klien dengar melawan suara – suara yang melawan suara – suara yang
percaya diri dapat di dengar. muncul
melakukan apa yang
perawat ajarkan tadi
K : Klien menerima dan Klien berusaha
melakukan kembali apa memperagakan kembali apa
yang perawat ajarkan yang perawat ajarkan
K : Iya Suster K : Klien memperagakan Peragakan klien sesuai
6
kembali apa yang dengan apa yang perawat
diajarkan perawat ajarkan
P : Perawat mendengarkan Perawat merasa senang
sambil mengangguk karena peragakan klien
sesuai dengan yang
diharpkan
Fase Terminasi
P : Bagaimana perasaan P : Dengan sabar dan Perawat ingin mengetahui Ungkapan perasaan untuk
bapak sekarang? Setelah sambil tersenyum perasaan klien setelah mengevaluasi keadaan/
memperagakan cara berharap respon klien menghardik suara – suara masalah klien terkait
menghardik suara – selanjutnya yang klien dengar dengan pikiran negatif yang
suara yang bapak ia rasakan
dengar?
K : Klien tersnyum Klien menunjukkan
perilaku yang memberi
kesan memahami dan
menerima apa yang telah
diutarakannya
K : Ya...sedikit tenang K : Klien ungkapkan Klien menunjukkan secara Express feeling sebagai
suster setelah apa yang dengan antusias dan verbal bahwa ia memahami wahana evaluasi terhadap
suster ajarkan tadi penuh rasa suka dan merasakan manfaat jalannya terapi yang telah
7
kegiatan menghardik diberikan pada klien
P : Tersenyum Perawat yakin atas apa yang
diutarakan klien
P : Ya...bagaimana kalau P : Perawat menyakinkan Perawat yakin klien akan Perawat ungkapkan dengan
besok kita mempelajari klien agar besok menerima tawaran perawat antusias dan penuh rasa
cara yang lainnya untuk harinya dapat suka
melawan suara – suara mempelajari cara yang
yang bapak dengar? lainnya
Bagaimana kalau besok
di tempat ini?
K : Tersenyum
K : Iya suster.... K : Klien yakin dan Klien dengan antusias
menerima tawaran menerima tawaran perawat
perawat
P : Tersenyum
P : Baik...Makasih pak P : Perawat berucap salam Terminasi merupakan tahap Berjabat tangan dan
untuk waktu yang bapak sambil ulurkan tangan akhir dari sesi tiap terapi sebutkan salam adalah
luangkan untuk untuk berjabat tangan perangkat terminasi yang
saya...permisi pak dengan wajah berseri dapat meningkatkan
8
dan tersenyum hubungan saling percaya
dan menunjukkan kesan
perawat siap membantu
klien kapan saja klien
butuhkan
K : Tersenyum sambil Klien menerima terminasi
ulurkan tangan untuk dari pertemuan terapi
berjabat tangan
K : Iya suster..... K : Klien serta merta Klien dapat mengambil
mengulurkan tangannya manfaat dari terapi yang
untuk menyambut jabat diberikan perawat
tangan perawat sambil
tersenyum
P : Tersenyum Perawat meninggalkan klien
dengan perasaan lega
bahwa terapinya efektif