PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR (PAGT)
A. ASSESMENT
1. CLIEN HISTORY
a. Data pasien
Nama : Ny. M
Usia : 49 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Keluhan : sering merasa nyeri di ulu hati lebih kurang 2 jam setelah makan,
mual kadang BAB encer berwarna hitam
Diagnosa : Penyakit ulkus peptikum
b. Riwayat personal
Riwayat penyakit dahulu : -
Riwayat penyakit sekarang : Ulkus peptikum
Riwayat penyakit keluarga : -
2. Food Habit
a. Dietery History
Pasien memiliki kebiasaan makan yang tidak teratur, pasien juga tidak suka
memakan apel dan telur. malas makan karena selalu merasa kenyang dan kurang suka
sayur.
b. Anamnesa
Berdasarkan hasil recall 24 jam Nafsu makan pasien mengalami penurunan. Hasil
recall 24 jam, diperoleh asupan energy 1153,1 kkal (63,7%) (defisit), protein 19,6 g
(28,9%) (Defisit), Lemak 13,2 g (68%) (Defisit), dan karbohidrat 241 g (70,9%)
(defisit).
3. Antropometri
TB : 155 cm
BB sekarang : 44 kg
BBI = 85% x (TB-100) x1
= 85% x (155-100) x 1
= 46,75 kg
IMT = 18,33 kg/m2 (kurus)
4. Biokimia
Hasil pemeriksaan Nilai normal Status
Hemoglobin : 7 g/dl 12-14 gr/dl Rendah
Albumin 6,39 g/dl 3,5 – 5 gram/dl Tinggi
AST 3,28 g/dl 8-33 gram/dl Rendah
ALT 20,5 g/dl 3,5 – 5 gram/dl Rendah
BUN 15,0 g/dl 5-25 gr/dl Normal
Creatinin 7,5 mg/dl 0.7-1.5 mg/dl Tinggi
Uric Acid 0,7 mg/dl 2,8 – 7,3 mg/dl Rendah
5. Klinis/fisik
Hasil pemeriksaan Nilai normal Status
TD : 150/85 mmHg <120/80 mmHg Tinggi
Suhu 37 ◦C 36 – 37 ◦C Normal
Nadi 88x/ menit 60 – 100 x/menit Normal
Mual muntah : Pasien mengalami mual dan muntah
Anoreksia : pasien mengalami anoreksia
B. DIAGNOSIS GIZI
PROBLEM ETIOLOGI SIGN/SYMPTOMP
NI-1.4 Asupan Energi Berkaitan adanya penuruna Ditandai dengan energi
inadekuat pada nafsu makan dan mual (63,3%) , protein (28,9%)
muntah lemak (68%) dan karbohidrat
(70,9%)
NB-1.1 Kurangnya Berkaitan dengan pasien Ditandai dengan pasien
pengetahuan terkait makanan kurang mendapatkan edukasi sering mengonsumsi
dan zat gizi gizi minuman yang tinggi kafein
NC-2.2 Perubahan nilai lab Berkaitan dnegan adanya Ditandai dengan kadar
gangguan fungsi hemoglobin, AST, ALT, dan
gastrointestinal. uric Acid yang rendah serta
kadar albumin dan creatin
yang tinggi
NI-5.4 penurunan kebutuhan Berkaitan dengan hipertensi Ditandai dengan tekanan
zat gizi spesific natrium derajat 1 darah yang tinggi 150/85
mmHg
C. INTERVENSI GIZI
Diagnosa Gizi Intervensi (Tujuan
Intervensi)
INI-1.4
Problem Asupan energi inadekuat Meningkatkan asupan
pasien secara bertahap
hingga lebih dari 80%
Etiologi Berkaitan adanya Memberikan makanan
gangguan pada saluran dengan porsi kecil tapi
pada saluran pencernaan sering
Sign/symptom Ditandai dengan energi Asupan makan pasien
protein mak dan mencapai > 80 kebutuhan
karbohidrat yang devisit
NB-1.1
Problem Kurangnya pengetahuan Meningkatkan
makanan terkait zat gizi pengetahuan pasien
Etiologi Berkaitan dengan pasien Memberikan edukasi
kurang mendapatkan sehingga pasien bisa
edukasi gizi mengubah prinsip makan
dan zat gizi
Sign/symptom Ditandai dengan kondisi Agar pasien mengurangi
mual, muntah dan rasa mengonsumsi minuman
cepat kenyang. berkafein tinggi
NC-2.2
Problem Perubahan nilai lab Agar perubahan data lab
menjadi normal
Etiologi Ditandai dengan pasien Melakukan koordinasi
mengalami mual muntah dengan dokter
penanggung jawab pasien
terkait penyakit yang
diderita
Sign/symptom Ditandai dengan kadar Data lab pasien menjadi
hemoglobin, AST, ALT, normal hemoglobin 12-14
dan uric Acid yang renda g/dl, albumin 3,5 – 5 g/dl,
serta kadar albumin dan AST 8 – 33 g/dl, ALT 3,5
creatin yang tinggi – 5 g/dl, BUN 5 – 25 g/dl,
Creatin 0,7 – 1,5 g/dl, uric
acid 2,8 – 7,3 g/dl
NI-5.4
Problem penurunan kebutuhan zat Agar tekanan darah pasien
gizi spesific natrium normal <120/80 mmHg
Etiologi Berkaitan dengan Diberikan edukasi pasien
hipertensi derajat 1 agar mengurangi makan
yang tinggi natrium
Sign/symptom Ditandai dengan tekanan Tekanana darah pasien
darah yang tinggi 150/85 menjadi normal <120/80
mmHg mmHg
1. PEMBERIAN MAKANAN DAN ZAT GIZI
a. Preskripsi diet
- Jenis diet : diet lambung II rendah natrium
- Bentuk Makanan : makanan lunak
- Frekuensi : 3 kali makan dan 2 kali selingan
- Rute : oral
b. Tujuan diet
- Mengurangi factor yang menyebabkan tekanan darah meningkat didalam
lambung (kondisi GERD).
- Mengoptimalkan asupan zat gizi dengan mempertimbangkan risiko aspirasi atau
tersedak
- Memberikan makanan dan cairan secukupnya yang tidak memberatkan
lambung serta mencegah dan menetralkan sekresi asam lambung yang
berlebihan.
- Mengurangi keasaman material saat refluks untuk mencegah iritasi pada
esophagus.
- Mengurangi konsumsi natrium untuk menurunkan tekanan darah
c. Syarat diet
- Tidak mengandung bahan yang berbumbu tajam
- Rendah serat terutama serat yang tidak larut air yang ditinggalkan sesuai
bertahap
- Hindari kondisi serta bahan makanan yang merangsang asam lambung seperti
merokok alkohol, coklat, kopi dan kafein
- Kurangi makanan yang menyebabkan tidak nyaman seperti buah dan jus asam,
produk tomat, makanan berkarbonasi
- Cairan cukup terutama ada muntah
- Asupan natrium dibatasi <2300 mg/hari, jika penurunan tekanan darah belum
mencapai target dibatasi hingga mencapai 1500 mg/hari
d. Perhitungan kebutuhan
Hasil recall
Energi 1153,1 kkal
Protein 19,6 g
Lemak 13,2 g
Karbohidrat 241 g
BMR : (9,6 x BB) + (1,9 x TB) – (4,7 x U) + 655,1
Protein : 15% x TEE
= 15% x 1.808,8 kkal
= 271,3 kkal : 4 = 67 g
Lemak : 10% x TEE
= 10% x 1.808,8 kkal
= 180,8 kkal : 9 = 20 g
Karbohidrat : 75 % x TEE
= 75% x 1.808,8 kkal
= 1. 356,6 kkal : 4 = 339,1 g
1. RENCANAEDUKASI
a. Tujuan edukasi : memberitahukan keluraga pasien dan pasien mengenai diet
lambung II dan rendah natrium
b. Sasaran : Pasien dan keluarga tentang makanan bahan makanan yang dianjurkan
maupun bahan makanan yang tidak dianjurkan dari diet lambung II
c. Tempat : Rumah sakit
d. Media : leafleat, DKBM
e. Metode : tanya jawab
2. KONSELING GIZI
Memberikan penjelasan pada pasien agar bisa merubah prilaku makan pasien agar
sesuai dengan prinsip diet yang diberikan untuk penyakit saluran cerna atas, tinggi
protein, dan energy.
3. KOORDINASI
-Dokter : memberikan obat pada pasien
-Perawat : memonitoring keadaan pasien
-Keluarga : memberikan semangat kepada pasien
PERENCANAAN DIET
Waktu Menu Bahan URT gr Energi Protein Lemak Karbohidr
makan makanan (kkal) (g) (g) at (g)
Pagi Bubur nasi nasi 1 15 109,3 1,9 0,2 24,0
jam mangkuk 0
07.00
Ayam Ayam 1 potong 60 128,3 12,1 8,5 0,0
rebus bagian
paha
Adonan 1½ 20 72,8 2,1 0,2 15,3
tepung sendok
terigu
Sayur sop Jagung 2 potong 70 75,6 2,3 0,9 17,6
kuning
pipil
baru
Bihun 2 sendok 30 114,3 0,1 0,0 27,4
Wortel 1½ 25 2,2 0,3 0,2 2,0
sendok
Kubis 2 sendok 30 15,3 0,8 0,3 2,4
Pepaya Pepaya 1 potong 10 39,0 0,6 0,1 9,8
0
Seling Kue lapis Adonan 1½ 20 26 0,5 0,0 5,7
an tepung sendok
(10.00) terigu
Gula ½ sendok 5 19,3 0,0 0,0 5
pasir
Santan ½ sendok 10 7,1 0,1 0,7 0,3
Susu Susu 1½ 20 64 1,6 1,7 10,9
kental sendok
manis
Siang Bubur nasi Nasi 1 15 109,3 1,9 0,2 24,0
jam mangkok 0
(12.00)
Ikan Ikan I ekor 60 67,3 12,8 1,4 0,0
kembung kembun
rebus g
Perkedel Kentang 3 sendok 50 46,5 1,0 0,1 10,8
kentang
Adonan 1½ 20 72,8 2,1 0,2 15,3
tepung sendok
terigu
Seling Bubur Kacang 3 sendok 50 58,0 3,8 0,3 10,4
an kacang ijo hijau
(16.00)
Gula 1 sendok 10 38,7 0,0 0,0 10,0
pasir
Santan 1 sendok 15 10,6 0,1 1,0 0,4
Malam Bubur nasi Nasi 1 10 72,9 1,3 0,1 16,0
jam mangkok 0
(19.00)
Perkedel Jagung 2 sendok 30 32,4 1,0 0,4 7,5
jagung kuning
Adonan 1½ 20 72,8 2,1 0,2 15,3
tepung sendok
terigu
Tahu rebus Tahu 1 potong 30 22,8 2,4 1,4 0,6
Sayur sop Jagung 2 potong 70 75,5 2,3 0,9 17,6
kuning
Bihun 2 sendok 30 114,3 0,1 0,0 27,4
1
wortel 1½ 25 2,2 0,3 0,2 2,0
sendok
Kubis 2 sendok 30 15,3 0,8 0,3 2,4
Pisang Pisang 1 buah 10 115,9 0,8 0,2 31,2
kapok kapok 0
Total 1588,1 53,9 g 20,1 g 309,4 g
asupan kkal
Kebutuh 1808,9 67 20 339,1
an
(hasil
hitunga
n
rumus)
% 87% 80,4 100,5 91,1%
Kecuku %
pan
D. MONITORING DAN EVALUASI
1. Monitoring
a. Rencana Monitoring & Evaluasi
Parameter Target Waktu
Asupan makanan Asupan makanan mencapai Dilakukan setiap hari.
>80% dari kebutuhan.
Antropometri Mempertahankan status gizi Diakhir perawatan
normal
Biokimia Mempertahankan keadaan Diakhir perawatan
normal.
Fisik/klinis (kebiasaan) Menghilangkan kebiasaan Diakhir perawatan
minum minuman berkarbonasi
tinggi
Lampiran 1. Hasil Recall Pasien selama 1 hari
Waktu Menu Bahan URT gr Energi Protein Lemak Karbohidr
makan makanan (kkal) (g) (g) at (g)
Pagi Bubur nasi Nasi 1 170 123,9 2,2 0,2 27,2
jam mangkok
07.00
Telur dadar Telur 1 butir 60 112,9 6,9 8,8 0,7
Seling Teh Teh 1 cangkir 100 12,9 0,0 0,0 3,2
an
(10.00)
Kue dadar Kue 1 buah 50 144,5 2,8 4,2 24,1
gulung dadar
Makan Bubur nasi nasi 2 sdm 30 21,9 0,4 0,0 4,8
siang
(12.00)
Sayur Bayam 1 sdm 15 1,8 0,2 0,0 0,3
bayam
Ikan sarden Ikan 1 potong 20 21,8 3,8 0,4 0,7
sarden
Seling Kopi Kopi 1 gelas 200 714,1 3,2 0,0 180,6
an
(15.00)
Total 1153,1 19,6 13,2 241
asupan
Kebutuh 1808,9 67 20 339,1
an (hasil
rumus)
% 63,7% 28,9% 68% 70,9%
kecukup
an
Contoh leaflet penyakit lambung
KARTU KONTROL ASISTENSI PRAKTIKUM DIETETIK 2021
Nama : Nyoman Putra
Nim : P 211 19 079
Asisten Dosen : Ariel Magfirah
No. Nama Jenis asistensi Dokumentasi/Paraf
1. Nyoman Putra 12/10/2021. Asistensi offline
2. Nyoman Putra 13/10/2021. Asistensi offline
3. Nyoman Putra 14/10/2021. Asistensi online
4. Nyoman Putra 15/10/2021. ACC!