0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
285 tayangan4 halaman

Hasil Wawancara Usaha Kebab Kayuputih

Ringkasan wawancara usaha makanan internasional KB (Kayuputih Burger) di Desa Kayuputih, Kec. Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali. Usaha kebab ini dijalankan oleh Kak Komang Miri dan suaminya dengan modal kurang lebih 1 juta. Mereka memproduksi kebab menggunakan bahan baku kortila, sayur, dan daging yang dipanggang di oven. Target pasarnya terutama remaja dan anak-anak di sekitar permukiman penduduk.

Diunggah oleh

de doank
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
285 tayangan4 halaman

Hasil Wawancara Usaha Kebab Kayuputih

Ringkasan wawancara usaha makanan internasional KB (Kayuputih Burger) di Desa Kayuputih, Kec. Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali. Usaha kebab ini dijalankan oleh Kak Komang Miri dan suaminya dengan modal kurang lebih 1 juta. Mereka memproduksi kebab menggunakan bahan baku kortila, sayur, dan daging yang dipanggang di oven. Target pasarnya terutama remaja dan anak-anak di sekitar permukiman penduduk.

Diunggah oleh

de doank
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN WAWANCARA

USAHA MAKANAN INTERNASIONAL

Nama Kelompok :
Kadek Ayu Julianti (6)
KadekYuliaHeri (16)
Ni Kadek Novi DwiAntari (22)
Ni Putu Nova DwiArtini (24)

SMA N 1 BANJAR
2023
A. PembagianTugas :
 Ayu, sebagai Dokumentasi Dan Mengetik
 Yulia, Sebagai Pewawancara Dan Mengetik
 Novi, Deskripsi
 Nova, Analisis

B. PelaksanaanWawancara :

Waktu / Tempat :Minggu, 5 Maret 2023/DesaKayuputih

Nama Tempat Usaha/Pedagang : KB(Kayuputih Burger)

Nama Pedagang :Komang Miri

Alamat :DesaKayuputih,[Link],Kabupatenbuleleng,Bali.

JenisMakanan : Kebab

C. Hasil Wawancara :

Analisis SWOT

Strength (Keunggulan) :
 Harganya yang cukupterjangkau
 Bentuknya yang cukupmenarik
 Memilikicitra rasa yang berbedadengankulitnya yang tebal
Weakness (Kelemahan) :
 Jangkakadalurasa yang pendek
 Produkmudahditiru oleh pelakuusaha lain.
Opportuniti (Peluang) :
 Masih terbukatarget sasaran yang lebihluaslagi
 Kebab adalahmakanan yang praktis, sehinggatidakperluwaktu yang
banyakdalammenyajikannya.
 Belumbanyakpesaingdalamberjualanmenggunakanlapak
 Banyak Diminatikonsumen
Threat (Ancaman)
 Banyaknyapelakuusaha yang menjual kebab
 Konsumen yang Mulaibosandengan rasa kebab
 Inovasi dan Variasi kebab yang kurangberanekaragam

Deskripsi :

Setelah kami melakukanwawancara, kami dapatmenganalisis SWOT


yaitudalamusahakebab,produkinimemilikihargayang cukupterjangkau,Bentuk yang menarik,
dan memilikiharga yang cukupterjangkau,Bentuk yang menarik,danmemilikicitra rasa yang
berbedadengankulit yang tebal. Tetapiprodukkebab
memilikikelemahansepertijangkakadaluaarsa yang pendek dan produkinimudahditiruoleh
pelakuusaha lain. Pengusahamenciptakanluangdenganmenjualkebabnyadenganhargastandar.
Namunkendaladalammenjalankanusahanya,Banyaknyapelakuusahayang menjual kebab,
Konsumen yang mulaibosandenganrasa kebab, sertaInovasi dan variasikebab yang
kurangberanekaragam. Intinyapenjualharussiapdalammenhadapiancaman-anmacamtersebut

Analisis 6 M

Man : Kak komang miri dan suaminya


Money : Kurang lebih 1 juta
Material :kortila,Sayur, dan daging
Machine : Oven
Method : Di panggang
Market :Semuakalangan (Terutamaremaja dan anak-anak)

Deskripsi :

Usaha kebab dikelolah oleh kak miri dan suaminyadengan modal kuranglebih1
jutadenganmenggunakan material berupakortila,sayur dan dagingdan
menggunakanmesinberupaoven,kebabdiproduksidengancaradipanggang,taeget pasar yang
ditujusebagaisasaranutamayaituremaja dan anak-anaktetapibisa juga di
pasarkanuntuksemuakalangankarenadekatdenganpermukimanpenduduk.
D. Tenaga kerja

Usaha kebab inidiolah dua orang yaitukakkomang miri dan suaminya.


Merekabelummembutuhkankaryawankarenamasihbisamengelolahusahanya.

E. Permodalan

Kak komang miridalammembuka dan menjalankanusahanyamenggunakan modal


usahanyasendiri.

Dokumentasi :

Common questions

Didukung oleh AI

Kayuputih Burger faces challenges in product innovation due to the limited variety and lack of new variations in their kebabs, which could lead to customer fatigue with the product and decreased interest over time .

The team members had specific roles: Ayu handled documentation and typing, Yulia was the interviewer and responsible for additional typing, Novi provided descriptions, and Nova conducted analysis .

The business plans to expand its target market by recognizing that kebabs are a practical food that doesn't require much time to prepare, making it attractive to a wider audience. It also recognizes that there are not yet many competitors selling kebabs at physical stalls, providing an opportunity for growth .

The business manages its operations by utilizing a small-scale setup with materials including tortillas, vegetables, and meat, and uses an oven for cooking. Their production method is grilling, and the business targets teenagers and children primarily but remains open to all demographics .

The Kayuputih Burger kebab business has several strengths: it offers kebabs at an affordable price, the shape of the product is attractive, and it has a unique taste with a thick crust .

The Kayuputih Burger kebab business faces multiple threats including the high number of competitors selling kebabs, customers beginning to feel bored with the taste, and a lack of variety and innovation in the kebab offerings .

The kebab business effectively utilizes its capital and resources by operating with a modest initial investment of approximately 1 million, which supports material purchases such as tortillas, vegetables, and meat. By maintaining a small workforce of two people, the business ensures efficient operational costs .

Key factors contributing to the competitive advantage of Kayuputih Burger's kebab business include its affordable pricing and unique taste, which differentiate it from competitors. The product's attractive presentation further enhances its appeal to consumers, providing a unique market position .

The weaknesses identified in the SWOT analysis include a short shelf life of the kebab product and the ease with which the product can be imitated by other entrepreneurs .

The production process of the Kayuputih Burger kebab business involves grilling the kebabs, using primary materials such as tortillas, vegetables, and meat, and employing an oven for cooking .

Anda mungkin juga menyukai