SEKOLAH DESA
JALUR REKOGNISI
PEMBELAJARAN LAMPAU (RPL)
Rektor UNG
Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT, IPM
Tahun 2022
SEKOLAH DESA
Jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)
Tujuan Sekolah Desa Jalur RPL oleh Rektor UNG bahwa:
Sekolah Desa sebagai bentuk manifestasi Perguruan Tinggi UNG memberikan akses seluas-luasnya
untuk belajar sepanjang hayat yang menjadi nafas Revolusi Mental yang menjadi pioner
pembangunan NKRI.
Bentuk tanggungjawab UNG kepada aparatur dan masyarakat untuk dapat memproleh sentuhan
pendidikan melalui jalur RPL mandiri.
Mendorong aparatur di desa untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas sertamutu tata kelola
pemerintahan desa secara masif.
Melalui program seolah desa jalur RPL Mandiri, aparatur pemerintah desa akan menikmati proses
perkuliahan yang disertakan seperti kuiah regu;er melalui rambu-rambu mekanisme RPL yang
dikembangkan.
Harapannya program Sekoah Desa dapat memberikan pengakuan pengalaman aparatur dea
menjadi transfer SKS maupun perolehan SKS yang dapat dikonversi menjadi mata kuliah pada
program studi yang dituju.
S1 Sosiologi dan S1 Administrasi Publik berhubungan langsung dengan pekerjaan aparatur desa
seperti dalam implementasi kebijakan, pemberdayaan masyarakat. (sudah bertambah menjadi 4
program studi)
Harapannya dengan adanya Program Sekolah Desa kualitas SDM dapat mempercepat pencapaian 18
tujuan SDG's desa yang bermuara pada pengurangan angka kemiskinan di Desa.
SEKOLAH DESA
Rekognisi Pembelajaran Lampau
Pembelajaran sepanjang hayat merupakan inti dari misi UNESCO dalam
mempromosikan hak setiap individu untuk memperoleh pendidikan. Promosi
UNESCO tentang RPL pada konferensi menghimbau semua negara anggota untuk.
Mengembangkan strategi nasional pembelajaran seumur hidup, dengan
pengakuan, validasi dan akreditasi pembelajaran nonformal dan informal
sebagai pilar utama dan sebagai sarana untuk meningkatkan pemenuhan akses
dan mobilitas individu ke dalam pendidikan dan pasar tenaga kerja;
Memfasilitasi pengembangan referensi atau standar nasional yang
mengintegrasikan pengakuan, validasi dan akreditasipembelajaran non-formal
dan informal, dan, berdasarkan konteks nasional, menetapkan kerangka
kualifikasinasional(NQF); dan
Mengembangkan kesetaraan antara capaian pembelajaran formal, nonformal
dan informal dalam lingkup nasional, standar atau Kerangka KualifikasiNasional
melalui pemahaman bersama tentang capaian pembelajaran.
SEKOLAH DESA
Rekognisi Pembelajaran Lampau
Kebijakan pemerintah untuk mengimplementasikan RPL sejak tahun 2013 dengan
menerbitkan Peraturan Meteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
nomor 73 tahun 2013 tentang penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
(KKNI) bidang Pendidikan Tinggi, telah menunjukkan bahwa pemerintah memiliki
komitmen untuk mendukung pembelajaran sepanjang hayat.
Kebijakan ini sangat penting mengingat masih rendahnya angka partisipasi kasar
pada tingkat pendidikan tinggi. Peraturan tentang RPL kemudian direvisi dengan
terbitnya Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 26 tahun
2016 tentang RPL.
Dalam Peraturan tersebut dijelaskan bahwa ada dua tipe RPL yaitu, pengakuan
capaian pembelajaran untuk melanjutkan kependidikan formal disebut dengan
RPL tipe A, dan pengakuan capaian pembelajaran untuk penyetaraan kualifikasi
pada jenjang KKNI tertentu, khususnya penyetaraan untuk bekerja sebagai dosen,
disebut dengan RPL tipe B. Selanjutnya dikeluarkan Keputusan Direktur Jenderal
Pembelajaran dan Kemahasiswaan Nomor 123/B/SK/2017, tanggal 30 Maret 2017
tentang Pedoman Tata Cara Penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaranan Lampau.
RPL
n
cara mudah
ka
Memperoleh
bu
tetapi cara lain Ijazah
DEFINISI
Rekognisi Pembelajaran Lampau
permenristedikti No 26 Tahun 2016
Rekognisi Pembelajaran Lampau yang selanjutnya disingkat RPL
adalah pengakuan atas Capaian Pembelajaran seseorang yang
diperoleh dari pendidikan formal atau nonformal atau informal,
dan/atau pengalaman kerja ke dalam pendidikan formal.
Transfer Kredit/Transfer SKS Perolehan Kredit/SKS
RUANG LINGKUP
Rekognisi Pembelajaran Lampau
permenristedikti No 26 Tahun 2016
RPL RPL Untukperolehan sejumlah SK -> melanjutkan ke
TIPE
A Perguruan Tinggi -> memperoleh Ijazah
RPL RPL Untuk mendapatkan PENGAKUAN KESETARAAN
TIPE dengan jenjang kualifikasi kkni tertentu
B
DASAR HUKUM
Penyelenggaraan RPL
UU tentang Sisdiknas No. 20 Tahun 2003.
Perpres, PP No. 4 tahun 2014.
Permenristekdikti No. 26 Tahun2016
Penyelenggara RPL Tahun 2021 Direktorat Belmawa.
Peraturan Rektor no 7 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan
RPL di Lingkungan Universitas Negeri Gorontalo
PRINSIP-PRINSIP
Penyelenggaraan Sekolah dasar RPL
Legalitas: PT sebagai penyelenggara RPL memiliki legalitas sebagai penyelenggara
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang
Penyelenggaraan Pendidikan Tinggidan Pengelolaan Perguruan Tinggi.
Aksesibilitas: PT penyelenggara RPL harus menjamin setiap individu dalam
mengakses kesempatan belajar secara berkeadilan dan inklusifitas. Setiap individu
memiliki hak untuk mengakses dan terlibat dalam segala bentuk pembelajaran
yang sesuai dengan kebutuhannya dengan capaian pembelajaran yang
memenuhi SN DIKTI.
Kesetaraan pengakuan (equivalence): PT sebagai penyelenggara RPL harus
memberikan penilaian yang setara atas capaian pembelajaran yang diperoleh dari
pendidikan formal, nonformal, informal, dan/ataupengalamankerja.
Transparan: PT penyelenggara RPL harus menyediakan informasi mengenai RPL
yang diumumkan secara luas dan terbuka dengan menggunakan bahasa yang
jelas dan eksplisit agar dapat dipahami oleh semua pemangku kepentingan
(pemohon, perguruan tinggi penyelenggara, lembaga akreditasi, dan pengguna
lulusan). Kebijakan, proses, dan kriteria sepenuhnya diungkapkan secara lengkap
akurat dan terbuka bagi publik.
Penjaminan mutu: perguruan tinggi sebagai penyelenggara RPL harus menjamin
mutu seluruh pelaksanaan RPL. Kriteria dan prosedur untuk menilai dan
memvalidasi capaian pembelajaran yang diperoleh dari pendidikan formal,
nonformal, informal.
PRINSIP-PRINSIP
Penyelenggaraan Sekolah dasar RPL Mandiri Lanjutan
Persyaratan Kelembagaan Perguruan Tinggi penyelenggara
Akreditasi Program Studi Minimal B (Baik Sekali)
Senat Perguruan tinggi danSPMI telah berfungsi dan berperan dengan baik;
Tim penyelenggara RPL yang dibentuk pada tingkat Perguruan
Tinggi/Fakultas/Departemen/Jurusan yang dapat bersifat ad hoc atau tetap.
Tim minimal terdiri atas:
(i) Penasehat Akademik khusus RPL yang memahami konsep, paradigma,
peraturan dan mekanisme pelaksanaan RPL;dan
(ii) Asesor RPL yang memahami konsep, paradigma, peraturan dan
mekanisme pelaksanaan asesmen dan area pengetahuan (bodyof
knowledge) sesuai program studi dimana pengakuan capaian pembelajaran
akan dilaksanakan. Asesor RPL adalah staf pengajar dan dapat melibatkan
praktisi industri atau anggota asosiasi profesi yang sesuai bidang keahlian
yang berhubungan dengan aplikasi yang disampaikan pemohon.
KETENTUAN PELAKSANAAN PROGRAM
Rekognisi Pembelajaran Lampau
Persyaratan Substansi RPL Tipe A
Telah memiliki Capaian Pembelajaran program studi dan CP Mata Kuliah
mengacu kepada SNPT
Keterkaitan yang jelas antara mata kuliah yang diberikan dengan
pemenuhan CP Programstudi (Peta keterkaitan mata kuliah dengan CP).
Menyiapkan Formulir Evaluasi Diri – berupa daftar periksa atau proforma
dengan pertanyaan atau pernyataan berisi kriteria capaian pembelajaran
mata kuliah atau unjuk kerja unit kompetensi atau klaster kompetensi, yang
harus diisi oleh calon;
Informasi yang cukup dan dapat diakses dengan mudah oleh pemohon
mengenai prosedur RPL dan proses asesmen yang akan ditempuh;
[Link] operasional baku penyelenggaraanRPL sesuai dengan
kebutuhan yang ada di perguruan tinggi yang bersangkutan dan
ditetapkan sebagai peraturan institusi serta disetujui oleh senat perguruan
tinggi. Prosedur operasional tersebut minimum meliputi proses rekrutmen,
asesmen, pengakuan, kelanjutan proses pembelajaran,danpembiayaan;
Metode asesmen dan kriteria capaian pembelajaran dinyatakan secara jelas.
Peraturan akademik yang telah disetujui senat yang mencakup prosedur
penerimaan mahasiswa melalui jalur RPL, termasuk jumlah maksimum
kredit/sks yang bisa diakui;
Manual mutu yangmenjadi landasan operasional UnitPenjaminan Mutu
Internal
DIAGRAM MEKANISME
Rekognisi Pembelajaran Lampau Tipe A
Pemohon PT melakukan Tahapan RPL
(perorangan) pemeriksaan
kelengkapan dan
validitas dokumen Pengecekan Ekivalensi -
Transfer Kredit/Transfer SKS
dan penilaian CP (Asal CP:Formal)
dengan cara
Melakukan ASESMEN
konsultasideng
an Tim RPL Asesmen dan Rekognisi-
pada PT yang Perolehan Kredit
(AsalCP:Nonformal/informal/
dituju pengalaman kerja)
PT menetapkan
jumlah sks/ Mata
Kuliah yang diakui
Calon menyiapkan dan yang harus
kelengkapan ditempuh oleh
dokumen pemohon
portofolio yang
membuktikan Tahapan desain Pembelajaran
bahwa pemohon Rombel tersendiri/terpisah dari Rombel
telah memiliki Mengikuti Regular?
pengetahuan/ pendidikan formal Tatap muka/PJJ/Daring?
keahlian tertentu pada prodi yang
yang relevan terkait
dengan kualifikasi Sumber:
yang dituju. Pedoman Tata Cara Penyelenggaraan RPL
Keputusan Direktur Jenderal Pembelajaran dan
Kemahasiswaan
Ijazah Nomor 123/B/SK/2017
Dalam Proses Asesmen pelaksanaan Program Sekolah Desa
Jalur RPL telah disiapkan Regulasi-regulasi seperti ;
Peraturan Rektor tentang Penyelenggaraan RPL di Universitas
Negeri Gorontalo.
Telah tersusunya organisatoris pengelola Sekolah Desa Jalur
RPL.
Panduan penyelenggaraan RPL di Lingkungan Universitas
Negeri Gorontalo.
Pengelola telah Menyiapkan SOP RPL.
Melakukan Bimtek Aseso Sekolah Desa Jalur RPL di Lingkungan
Universitas Negeri Gorontalo.
CALON PESERTA
Kerjasama Kemdes
Pemohon
(perorangan)
Kepala Desa dan Perangkat Desa,
Badan Permusyawaratan Desa,
Tenaga Pendamping Profesional,
Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD),
Pengurus BUMDesa/BUMDes Bersama,
Pengurus Lembaga Kemasyarakatan Desa/Lembaga Adat Desa.
CALON PESERTA
Kerjasama Belmawa Kemendikbud
Pemohon
(perorangan)
Kerjasama Kemedes berjumlah 5 PTN (UNY, UNG, UNESA, UGM
dan UNPATI).
Kerjasama Belmawa berjumlah 63 PT.
PROGRAM STUDI
Kerjasama Kemendes
Administrasi Publik (S1& S2))
Pemohon
(perorangan)
Sosiologi (S1)
Manajemen (S1)
Akuntansi (S1)
Agribisnis (S1& S2)
Ekonomi Pembangunan (S1)
Peternakan (S1&S2)
Komunikasi (S1)
Budidaya Perikanan (S1)
Teknologi Hasil Pertanin (S1)
Ilmu Kelautan (S2)
PROGRAM STUDI
Kerjasama Belmawa Kemendikbud
Administrasi Publik (S1)
Pemohon
(perorangan)
BK (S1)
Manajemen (S1)
Akuntansi (S1)
Pendidikan Teknik Mesin (S1)
Penjaskes (S1)
Pendidikan Biologi (S1& S2)
Pendidikan Ekonomi (S2)
Pendidikan Matematika (S2)
Pendidikan Fisika(S2)
Pendidikan Bahasa Inggris (S2)
KLH (S2)
PROGRAM STUDI
Kerjasama Belmawa Kemendikbud
No Program Studi Jumlah MK Hasil Pleno Jumlah sesuai Kuota
1 S1 Bimbingan Konseling 49 3 5
2 S1 Pendidikan Biologi 54 3 4
3 S1 Penjaskes 56 0 5
4 S1 Pend. Teknik Mesin 62 4 5
5 S1 manajemen 55 8 11
6 S1 Akuntansi 47 7 7
7 S1 Adm. Publik 44 9 13
8 S2 Pend. Matematika 10 10 12
9 S2 Pend. Ekonomi 6 10 13
10 S2 Pend. Fisika 8 14 14
11 S2 Pend. Bahasa Inggris 7 14 14
12 S2 Pend. Biologi 11 15 17
13 S2 KLH 13 9 10
Jumlah 422 106 130
PEMBIAYAAN
Biaya Biaya
Pendaftaran Sewa
SPP
Mahasiswa
Sekolah Desa
FORM ASESMEN RPL
Form
Form
Evaluasi Demonstrasi
Diri
Daftar
Form
Riwayar Sanggahan
Tulis
hidup
Form
Rekapitulasi
Lisan
ASESMEN RPL
CP dari pend nonformal/informal/pengalaman
CP Program studi
CP Mata kuliah
Formulir Evaluasi Diri
Evaluasi Portofolio calon
Diri Calon
Peserta Formulir
Wawancara wawancara
Formulir Pelaksanaan Asesmen pada
dengan asesmen masa pandemi dapat
asesor lisan/tulis/dem disesuaikan dengan
ketentuan dan persyaratan
Tahapan onstrasi
yang ditentukan dengan
tetap memperhatikan prinsip
Asesmen asesmen, yaitu sahih (valid),
Mendemonst Instruksi reliabel (reliable), fleksibel
rasikan (flexible) dan adil (fair)
kerja
Pengetahuan Peralatan/
dan bahan
keterampilan yang
Mengumpul digunakan
kan bukti
tambahan Daftar Periksa
Observasi
PEROLEHAN
KREDIT SKS
MASA STUDI DALAM PROGRAM
Sekolah Desa Jalur RPL
Jika hasil asesmen atau penilaian berkas portofolio
calon peserta RPL lebih dari 75% dari pengalaman
yang telah diakui maka kuliah dapat dilaksanakan
antara 2 semester sampai dengan 5 semester
TERIMA
KASIH