Pengobatan Diare Anak di Rumah Sakit
Pengobatan Diare Anak di Rumah Sakit
Oleh :
SENTYA
NIM: 30317066
Oleh :
SENTYA
NIM: 30317066
i
HALAMAN PERSETUJUAN
Oleh:
SENTYA
NIM. 30317066
DosenPembimbing
Mengetahui :
Program Study DIII Farmasi
Fakultas Farmasi
Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
ii
HALAMAN PENGESAHAN
Oleh:
SENTYA
NIM. 30317066
Telah Diuji
Pada,……….
Mengetahui :
Fakultas Farmasi
Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
iii
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN
Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : SENTYA
NIM : 30317066
tulis ini benar-benar hasil karya saya sendiri, bukan merupakan pengambilalihan
sendiri. Apabila kemudian hari dapat dibuktikan bahwa Tugas Akhir ini adalah
hasil jiplakan, maka saya bersedia menerima sanksi atas perbuatan tersebut.
SENTYA
NIM. 30317066
iv
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur saya ucapkan kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat
dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini
SAKIT”. Karya Tulis Ilmiah ini disusun tidak lepas dari bimbingan, arahan,
bantuan, dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini
1. Dra. Ec. Linawati, [Link], selaku Ketua Yayasan Institut Ilmu Kesehatan
2. Prof. Dr. Muhamad Zainuddin, Apt. selaku Rektor Institut Ilmu Kesehatan
3. Dewy Resty Basuki., [Link]., Apt. selaku Dekan Fakultas Farmasi Institut
4. Ida Kristianingsih, [Link]., [Link]., Apt. selaku Ketua Program Studi DIII
5. Widhi Astutik, [Link]., [Link]., Apt. selaku dosen pembimbing yang telah
7. Bapak dan Ibu staf pengajar Fakultas Farmasi IIK Bhakti Wiyata Kediri yang
v
8. Seluruh staf perpustakaan yang telah banyak membantu dalam penyusunan
9. Kedua orang tua saya, Ibu dan Bapak tercinta yang telah memberikan
dukungan, do‟a, semangat serta dukungan moril dan materi sehingga Karya
10. Teman-teman DIII Farmasi angakatan 2017 yang namanya tidak dapat ditulis
satu persatu yang telah memberikan semangat, dukungan, nasehat dan do‟a
Semoga Allah SWT membalas budi baik semua pihak yang telah
Kami sadari bahwa Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini masih jauh dari
sempurna, tetapi kami berharap Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini bermanfaat bagi
pembaca.
Penulis
vi
ABSTRAK
Diare adalah salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak
dinegara yang berkembang. Gejala dari diare ditandai dengan perubahan bentuk
dan konsentrasi tinja yang lembek sampai cairdan bertambahnya frekuensi buang
air yang lebih dari biasanya yaitu >3 kali per hari dan disertai dengan muntah atau
tinja yang berdarah. Salah satu penyebab diare adalah pola hidup yang tidak sehat
dan ternfeksi oleh bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran
pengobatan diare pada pasien anak di instalasi rawat inap rumah sakit, Metode
penelitian data bersumber dari google scholar yang berjumlah 5 artikel dari tahun
2010-2019. Analisa data dilakukan secara deskriptif terhadap gambaran
pengobatan diare pada pasien anak rawat inap rumah sakit, pengambilan data
dilakukan dengan cara retrospektif dengan melihat 5 jurnal yang relevan dengan
penelitian [Link] mengunakan teknik sampling yaitu purposive sampling
dengan cara menetapkan ciri ciri khusus yang sesuai dengan tujuan penelitian .
Hasil tela‟ah ini berupa hasil artikel ditemukan paling banyak (3) artikel yang
membahas penggunaan obat antidiare pada pasien anak dan (1) artikel membahas
tentang kerasionalan penggunaan antibiotik untuk pengobatan diare pada pasien
anak di instalasi rawat inap, (1) artikel membahas terapi obat pada pasien anak
yang di rawat di indtalasi rawat inap dengan diare akut. Kesimpiulan dari
penelitian ini adalah Dari gambaran pengobatan diare pada pasien anak di instalasi
rawat inap rumah sakit dapat disimpulkan obat yang digunakan untuk pengobatan
diare pada anak adalah oralit, dan penggunaan zink dan probiotik dapat
dikombinasikan dalam penanganan diare pada pasien anak yang dirawat di
instalasi rawat inap, serta beberpa obat antibiotik yang sering digunakan yaitu
cefotaxime, ampicillin, ceftriaxone, amoxicillin, metronidazole.
vii
ABSTRACT
Diarrhea is one of the main causes of illness and death in children in developing
countries. Symptoms of diarrhea are marked by changes in the shape and
concentration of stools that are soft to liquid and an increase in the frequency of
urination that is more than normal, which is> 3 times per day and is accompanied
by vomiting or bloody stools. One cause of diarrhea is an unhealthy lifestyle and
infected by bacteria. This study discusses the trearment of pediatric patients in
inpatient hospitals, the research methods data sourced from Google Scholar wich
supports 5 articles from 2010-2019. Data analysis was done descriptively on the
description of diarrhea treatment in pediatric patients in inpatien hospitals,
retrieval of data was collected by looking at 5 journals relevant to this study. By
using a sampling technique that is purposive sampling by determining specific
features that are appropriate to the purpose of the study. The results of this study
in the form of articles found the most (3) articles discussing the use of
antidiarrheal drugs in pediatric patients and (1) articles discussing the rationality
of using antibiotics for the treatment of diarrhea in pediatric patients in inpatient
installations, (1) articles discussing therapy drug in pediatric patients treated
inpatients with acute diarrhea. The conclusion of this study is that from the
description of the treatment of diarrhea in pediatric patients in inpatient hospitals
it can be concluded that the drug used for the treatment of diarrhea in children is
ORS, and the use of zinc and probiotics can be combined in the treatment of
diarrhea in pediatric patients treated in inpatient installations, and several
antibiotics that are often used, namely cefotaxime, ampicillin, ceftriaxone,
amoxicillin, metronidazole.
viii
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN SAMPUL.................................................................................. i
HALAMAN PERSETUJUAN ........................................................................... ii
HALAMAN PENGESAHAN ........................................................................... iii
HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN .................................... iv
KATA PENGANTAR ........................................................................................ v
ABSTRAK........................................................................................................ vii
ABSTRACT...................................................................................................... viii
DAFTAR ISI ..................................................................................................... ix
DAFTAR GAMBAR ......................................................................................... xi
DAFTAR TABEL ............................................................................................ xii
DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................... xiii
DAFTAR ARTI LAMBANG DAN SINGKATAN ........................................ xiv
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ............................................................................. 1
B. Rumusan Masalah ........................................................................ 3
C. Tujuan Penelitian ......................................................................... 3
D. Manfaat Penelitian ....................................................................... 3
ix
BAB IV METODOLOGI PENELITIAN
A. Desain Penelitian ................................................................... 20
B. Tempat dan Waktu Penelitian ................................................. 20
C. Populasi Sampel dan Teknik Sampling ................................... 20
D. Unit Analisis .......................................................................... 22
E. Prosedur Pengumpulan Data .................................................. 23
F. Pengolahan Data .................................................................... 24
BAB VI PEMBAHASAN
A. Hasil Pembahaasan ................................................................. 34
x
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar III.1 Kerangka Konsep.................................................................... 18
Gambar IV.1 Kerangka Kerja ...................................................................... 23
Gambar V.1 Diagram penggunaan obat antidiare jurnal 1 ........................... 26
Gambar V.2 Diagram penggunaan obat antidiare jurnal 2 ........................... 28
Gambar V.3 Diagram penggunaan obat antidiare jurnal 3 ........................... 30
Gambar V.4 Diagram penggunaan obat antidiare jurnal 4 ........................... 32
xi
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel V.1 Karakteristik Data Jurnal 1 ....................................................... 25
Tabel V.2 Karakteristik Data Jurnal 2 ....................................................... 27
Tabel V.3 Karakteristik Data Jurnal 3 ....................................................... 29
Tabel V.4 Karakteristik Data Jurnal 4 ....................................................... 31
Tabel V.5 Karakteristik Data Jurnal 5 ....................................................... 33
xii
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran 1 Formulir Bimbingan Penyusunan KTI .......................................... 44
Lampiran 2 Uji Kelayakan Etik ....................................................................... 45
Lampiran 3 Jurnal 1 ........................................................................................ 46
Lampiran 4 Jurnal 2 ........................................................................................ 66
Lampiran 5 Jurnal 3 ........................................................................................ 76
Lampiran 6 Jurnal 4 ........................................................................................ 84
Lampiran 7 Jurnal 5 ...................................................................................... 105
xiii
DAFTAR ARTI LAMBANG DAN SINGKATAN
Daftar Singkatan :
BUMN = Badan Usaha Milik Negara
Depkes = Dapatermen Kesehatan
DKK = Dan Kawan Kawan
EPO = Evaluasi Penggunaan Obat
Kemenkes = Keputusan Mentri Kesehatan
KIE = Komunikasi Informasi Edukasi
KLB = Kejadian Luar Biasa
n = Jumlah
No = Nomor
Permenkes = Peraturan Mentri Kesehatan
PIO = Pelayanan Informasi Obat
PKMRS = Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Rumah Sakit
PKOD = Pemantauan Kadar Obat Dalam Darah
PKRS = Penyuluhan Kesehatan Rumah Sakit
PTO = Pemantauan Terapi Obat
RI = Republik Indonesia
RSUD = Rumah Sakit Umum Daerah
SKRT = Survey Kesehatan Rumah Tanggan
xiv
SLR = Systematic Literatur Review
SMF = Staf Medik Fungsional
UU = Undang Undang
WHO = World Health Organization
xv
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
seluruh daerahgeografis di dunia. Penyakit diare juga masih menjadi salah satu
bertambahnya frekuensibuang air besar yang lebih dari biasa, yaitu = 3 kali
per hari yang disertai denganmuntah atau tinja yang berdarah. Diare biasanya
Shigella, [Link] danVibrio cholera. Virus yang menyebabkan diare antara lain
1
2
hasil kesehatan dalam rumah tangga diare menepati kisaran urutan ke-2 dan
disebabkan oleh infeksi. Banyak dampak yang terjadi karena infeksi saluran
sekresi dan reabsorsi cairan dan elektrolit dengan akibat dehidrasi, gangguan
Penggunaan Obat Antidiare Pada Pasien Anak Di Instalasi Rawat Inap RSUD
Diare lebih dominan menyerang anak karena daya tahan tubuhnya yang
(Cahyono2010).
anak yaitu : 1). kesadaran dan pengetahuan ibu, 2). ketersedian sumber air
kesadaran orang tua balita untuk berperilaku hidup bersih dan sehat serta
3
terapi yang tepat. Seperti penggantian cairan dan elektrolit, serta obat antidiare
untuk diare akut non-infeksi, sedangkan untuk diare akut infeksi ditambahkan
penggunaan obat diare pada pasien anak rawat inap dengan diare akut.
B. Rumusan masalah
C. Tujuan penelitianan
pengobatan diare pada pasien anak di instalasi rawat inap rumah sakit.
D. Manfaat penelitian
pada anak.
4
TINJAUAN PUSTAKA
menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Gawat
kebutuhan medis;
kesehatan;
5
6
Kesehatan
non bedah,
dengan universitas.
c. Rumah sakit umum kelas C adalah rumah sakit umum yang mempunyai
d. Rumah sakit umum kelas D adalah rumah sakit umum yang mempunyai
pelayanannya yaitu :
wakil direktur, komite medik, satuan pengawas, dan berbagai bagian dari
9
instalasi. Sebuah rumah sakit bisa memiliki lebih dari seorang wakil
koordinasi komite medik. SMF terdiri atas dokter umum, dokter gigi, dan
dokter spesialis dari semua disiplin yang ada di suatu rumah sakit. Komite
Instalasi farmasi rumah sakit adalah bagian tidak terpisahkan dari sistem
tahun 2016 disebutkan mengenai tugas dan fungsi Instalasi Farmasi Rumah
Sakit. Adapun Tugas Instalasi Farmasi Rumah Sakit antara lain, sebagai
berikut (Kemenkes pelayanan kesehatan rumah sakit yang utuh dan selalu
2016):
alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai guna memaksimalkan efek
kefarmasian.
(Kemenkes, 2016) :
Pakai
a. Memilih sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai
Sakit.
memungkinkan).
dengan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai.
kesehatan, dan bahan mdis habis pakai yang sudah tidak digunakan.
berdasarkan
dengan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai.
Rumah Sakit.
seluruh daerahgeografis di dunia. Penyakit diare juga masih menjadi salah satu
pada bayi dan balita. Ditemukan 60 juta kejadian diare setiap tahunnya, 70-
2015). Menurut Riskesdas 2013, diare juga menempati urutan ketiga sebagai
(KLB) diare yang disertai dengan kematian juga masih sering terjadi
(Kemenkes, 2011).
perubahan bentuk dan konsistensi tinja yang lembek sampai cair dan
bertambahnya frekuensi buang air besar yang lebih dari biasa, yaitu = 3 kali
per hari yang disertai dengan muntah atau tinja yang berdarah. Diare biasanya
ditandai dengan mual, muntah, sakit perut, sakit kepala, demam, menggigil,
Secara klinis diare dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, parasit,
2011).
Shigella, [Link] dan Vibrio cholera. Virus yang menyebabkan diare antara lain
sering memakai obat antibiotik. Antibiotik yang dipilih atau digunakan pada
diare akut infeksius harus rasional. Pemakaian obat antibiotik yang tidak
obat secara rasional yaitu tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, tepat dosis,
serta waspada terhadap efek samping yang mungkin timbul dari pemberian
diarahkan pada pasien agar didapatkan hasil yang aman, efektif, dan efisien
(Santoso, 2009).
Kejadian Luar Biasa (KLB) dan kadang disertai kematian, menurut undang
1 ayat 1, batasan usia anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun
merupakan faktor yang dominan karena kebanyakan agen penyebab diare baik
seperti lalat yang banyak terdapat pada seseorang dengan higiene dan sanitasi
yang jelek. Penanganan diare pada anak masih berpedoman pada kesepakatan
2010).
sekitar 460 anak perharinya. Penyakit diare di Negara Maju walaupun sudah
infeksi masih tetap tinggi dan masih menjadi masalah kesehatan (Depkes,
2005).
obstipansia, dan beberapa macam obat antibiotik yang digunakan untuk diare
adalah :
16
1. Golongan spasmolitik :
2. Golongan adsorbant :
air.
a. Probiotik , bekerja dengan cara mengganti bakteri baik yang hilang dari
dalam tubuh dan menyeimbangkan jumlah bakteri baik dan jahat yang
dan pertumbuhan anak selama diare karena tubuh akan kehilangan zinc
Dan ada juga beberapa antibiotik yang dikombinasikan dengan obat diare :
bakteri
pertumbuhan bakteri.
menghentikanperkembangbiakan bakteri.
KERANGKA KONSEP
A. Kerangka Konsep
Rumah Sakit
Penderita diare
pasien anak rawat
inap
Kesimpulan
Keterangan :
: Yang ditelititi
18
19
digunakan dalam penelitian ini adalah Rumah Sakit. Rumah Sakit adalah
jalan dan gawat darurat, penderita diare pasien anak rawat inap adalah pasien
anak yang dirawat di instalasi rawat inap rumah sakit karena terkena diare,
menderita diare kusunya pada pasien anak,dan analisis data adalah suatu proses
menjadi lebih mudah dipahami dan beguna untuk solusi masalh, kesimpulan
adalah suatu kalimat yang disampaikan dengan gagasan yang mencapai pada
akhir pembicraan dengan kata lain kesimpulan merupakan hasil dari suatu
pembahasan
BAB IV
METODE PENELITIAN
A. Desain Penelitian
Jenis dan Rancangan Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian study
literature dengan metode systematic literatur review atau kajian literature yang
tertulis baik berupa jurnal, sehingga informasi yang didapat dari studi
yang ada, study literature dilakukan oleh peneliti setelah menentukan topik
terhadap gambaran pengobatan diare pada pasien anak di instalasi rawat inap
data secara retrospektif dengan melihat 5 jurnal yang relevan dengan penelitian
ini.
dengan menggunakan waktu penelitian selama bulan April sampai mei 2020.
1. Populasi
20
21
2009).
Populasi dalam penelitian ini adalah semua jurnal yang sesuai dengan
gambaran pengobatan diare pada pasien anak di instalasi awat inap rumah
sakit
2. Sampel
populasi yang akan diteliti. Bila populasi besar dan peneliti tidak
sampel dari data yang diambil dari populasi itu (Sugiyono, 2009).
relevan dengan penelitian ini, Kriteria inklusi dalam penelitian ini dimana
yaitu:
b. Hanya abstrak
c. Teknik sampling
dengan cara menetapkan ciri ciri khusus yang sesuai dengan tujuan
D. Unit Analisis
Unit analisis adalah unit yang akan digunakan untuk menjelaskan atau
adalah pengobatan diare pada pasien anak di isntalasi rawat inap rumah sakit.
23
Pencarian Litratur
Basis data : google scholar
Batasan pencarian artikel berbahasa inggris (IC1)
F. Pengolahan Data
terkomputerisasi dari google cendekia dari tahun 2010 sampai tahun 2019
tentang gambaran pengobatan diare pada pasien anak di idntalasi rawat inap
rumah sakit yang berjumlah 5 jurnal. Hasil penelitian ini dipilih berdasarkan
tingginya kasus diare pada pasien anak yang ada di Indonesia. Dan Kajian ini
menggunakan cara data sekunder, yaitu data yang didapat dari jurnal, buku
jurnal tersebut akan disaring dengan mengecek dibagian web. Jurnal dengan
sumber yang valid, berkaitan dengan tema, dan tidak berbayar untuk
HASIL PENELITIAN
terkomputerisasi dari google cendekia dari tahun 2010 sampai tahun 2019 dengan
kata kunci pasien anak, diare, obat antidiare didapatkan 20 jurnal. Dari 20 jurnal
yang tidak bisa di download 2 jurnal, yang tidak sesuai dengan tujuan penelitian
ada 5 jurnal, dan jurnal yang akan di proses kembali ada 13 jurnal. Setelah di
analisis kembali dari 13 jurnal ada 8 jurnal yang tidak bisa di proses kembali. Dan
A. Karakteristik Data
25
26
Dari jurnal yang pertama bisa dilihat dalam tabel bahwa desain
januari sampai desember, dengan sampel 159 kasus diare pada pasien anak
rawat inap, dengan unit analisis penggunaaan obat anti diare pada pasien anak
metode retrospektif dari kartu rekam medik pasien anak rawat inap di isntalasi
rawat inap RSUD Banyumas dengan diagnose diare, identitas pasien, lama
perawatan dan macam obat yang dipakai, dan pengolahan datanya dijabarkan
dalam bentuk table dan dianalisis secara deskriptif non analitik dengan
69,81%
97,48%
lacto B
28.30%
Zink dosis
10mg
Pada jurnal yang kedua dapa dilihat dalam tabel ini menggunakan desain
dengan sampel 84 catatan rekam meidk dari kasus penderita diare akut yang
akan disurvei, dengan unit analisi penggunaan obat pada penderita diare akut
dengan menyurvei data pasien meliputi umur pasien, jenis kelamin, jenis diare
menggunakan data pasien dengan catatan rekam medik penderita diare akut
lalu disurvei.
2,38%
1,19%
2,38% 15,58%
7,14%
2,38%
5,95% 4,76%
2,38%
4,76% 11,90%
1,19%
11,90% 4,76%
21,24%
Pada jurnal 3 dapat dilihat dalam tabel bahwa desain dari penelitian ini
adalah deskriptif retrospektif dengan mengambil data dari rekam medik pasien
rawat inap dengan diare akut di instalasi RSU Negara, dan populasinya adalah
sampelnya adalah semua data rekam medis pasien rawat inap dengan diare
akut pada anak bulan Juli – Desember 2012 yang memenuhi kriteria inklusi,
analisi datanya adalah terapi obat pada pasien rawat inap denga diare akut
medis pasien rawat inap dengan diare akut pada anak yang memenuhi kriteria
inklusi dan eksklusi pada lembar pengumpulan data, lalu pengolahan datanya
30
mengambil data dari rekam medis pada pasien rawat inap dengan diare akut
pada anak lalu menetapkan subjek yang memenuhi kriteria pada penelitian.
34,78%
21,74% Sefalosporin
23,91% Penisilin
97,62% Ringer laktat
2,17% Dekstrosa
2,38% CRO
54,35%
Zink
93,48% Antimetik
58,69% Antipiretik
65,22%
Antasida
13,04%
H2 Blocker
10,87% Probiotik
Sinbiotik
retrospektif dengan melihat data rekam medis pasien anak yang didiagnosa
diare, dan populasinya semua pasien yang didiagnosa diare di instalasi rawat
inap RSUD RAA Soewondo pati tahun 2017, dengan sampelnya yaitu seluruh
data rekam medik pasien anak yang menderita diare dan teknik samplingnya
medis pasien anak yang didiagnosa diare lalu data di analisis dengan metode
32
medis pasien anak yang didiagnosa diare lalu menganalisis dengan metode
deskriptif kualitatif.
4%
2%
15%
18%
Amoxicillin
61% Ampicillin
Cefotaxim
Ceftriaxon
Metronidazole
menjadi 2 kelompok, dengan populasi semua pasien diare anak yang di rawat
diinstalasi rawat inap RSUD Undata Palu Tahun 2013 selama 3 bulan dari
bulan Juni – September 2013, dan sampelnya pasien diare anak rawat inap
zink dan probiotik pada penanganan pasien diare anak di instalasi rawat inap,
dan prosedur penumpulan datanya adalah dengan data rekam medik pasien
anak rawat inap selam 3 bulan lalu dibagi menjadi 2 kelompk yaitu kelompok
PEMBAHASAN
A. Hasil Pembahasan
empat ratus milyar kasus terjadi di dunia pada tahun 2000 dan 2,2 juta
diantaranya meninggal sebagian besar adalah anak anak, dari kasus diare bila
Tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh dewi sekar tanjung dkk untuk
dilakukan oleh tenaga medis kepada pasien anak dalam memberikan obat
antidiare di instalasi rawat inap RSUD Banyumas tahun 2009, hasil penelitian
ini mengambil sampel dari data rekam medik dengan jumlah keseluruan kasus
diare, dan penelitian ini menggunakan rumuas (nawawi 149 : 2001) karena
cocok yaitu 5% = 0,05, dan data yang diperoleh dijabarkan dalam bentuk
34
35
poulasi penelitian ini adalah 485 kasus kesuluruhan diare dari bulan
sampel yang diambil dalam penelitian ini 185 kasus, hasil penelitian dan
antidiare pada pasien anak diinstalasi rawat inap RSUD Banyumas sudah sesui
dengan standar pelayanan medik menurut ikatan dokter Indonesia (Dewi Sekar
akut yang dirawat di instalasi rawat inap BLU Prof. DR. R. D. Kandou
akut, hasil menunjukan seluruh penderita menggunakan ORS 100% tetapi juga
diare akut dan mengobati gejala gejala klinis yang menyertai diare akut seperti
42.85% (36 penderita) kelompok usia ini termasuk kelompok anak yang mulai
aktif bermain dan sangat rentan trrkena infeksi penyakit terutama diare.
populasi penelitian ini adalah segala sesuatu yang akan menjadi objek
pengamatan penelitian. sampel ini diambil dari 84 catatan rekam medik dari
kasus penderita diare akut yang akan di survei, proses pengumpulan data
2012 dengan menyurvei data pasien seperti umur pasien, jenis kelamin, jenis
data menggunakan data pasien dengan catatan rekam medik penderita diare
penggunaan obat lain yang membantu penyembuhan diare akut dan mengobati
gejala – gejala klinis yang menyertai diare akut seperti demam dan muntah
adalah deskriptif restropektif dengan mengambil data reka medis pada bulan
Juli sampai Desember 2012, jenis diare yang diteliti adalah diare pada anak
Populasinya adalah data rekam medis semua pasien diare akut dengan
rentang usia antara 0 – 14 tahun di RSU Negara. Sampel yang digunakan yaitu
semua data rekam medis pasien rawat inap dengan diare akut pada anak bulan
37
mengambil data dari rekam medis pada pasien rawat inap dengan diare akut,
menunjukan bahwa obat yang digunakan untuk terapi diare akut di RSUD
5tahun (34,78%), 5 - < 14tahun (4,35%), dan klasifikasi diare yang tertinggi
adalah diare akut dehidrasi ringan (63,04%), diare akut tanpa dehidrasi
kedaan pasien diare saat keluar dari Rumah Sakit sembuh (67,39%), mulai
jumlah pasien, presentase karakteristik pasien yang meliputi jenis kelamin dan
Tepat pemilihan Obat, Tepat dosis, Tepat Cara dan lama pemberian dan
sampel data rekam medis pasien diare anak di instalasi rawat inap Rumah
Pengambilan sampel pasien diambil dari data rekam medis dan data pasien
yang terdiagnosa diare, banyaknya kasus yang didapat yaitu sebanyak 430
kasus, popilasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang didiagnosis
diare di Instalasi Rawat Inap RSUD RAA Soewondo Pati tahun 2017.
Sampelnya seluruh jumlah populasi yang mana jumlah populasi didapat dari
jumlah rekam medik pasien rawat inap diare pada anak, dengan menggunakan
mengambil data rekam medis pasien anak yang didiagnosa diare dengan
analisis deskriptif kualitatif, lalu mengolah datanya dengan melihat data rekam
medis pasien anak yang didiagnosa diare lalu menganalisis dengan metode
deskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil tabel observasi pasien yang dilihat dari jenis kelamin,
pasien diare paling banyak diderita pada pasien berjenis kelamin laki-laki
Berdasarkan data hasil observasi yang dilihat dari jenis antibiotik yang sering
pada pasien diare anak rawat inap menunjukkan bahwa Presentase tingkat
Soewondo Pati sebesar 99% (Annik Megawati, Della Fatma Sari 2018 )
anak. Penelitian ini dilakukan dengan metode prospektif terhadap pasien diare
anak di bangsal anak Catelia RSUD Undata Palu pada bulan Juni – September
probiotik dan kelompok kontrol hanya mendapat terapi oralit. Variabel yang
diamati adalah perubahan konsistensi feses, frekuensi, durasi diare, dan lama
rawat inap.
daripada kelompok kontrol. Rerata frekuensi diare saat keluar pada kelompok
perlakuan 1,27 ± 0,45 dan pada kelompok kontrol 1,53 ± 0,56. Durasi diare
kontrol (3,73 ± 0,87). Lama rawat inap lebih singkat pada kelompok perlakuan
dan probiotik pada pasien. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diare
anak di Instalasi Rawat Inap RSUD Undata Palu Tahun 2013 selama 3 bualn
(Juni – September 2013), dan menggunakan sampel pasien diare anak, umur 1
bulan – 12 tahun rawat inap dan mendapat terapi kombinasi zink-probiotik dan
40
atau oralit. Dengan prosedur pengumpulan data pasien anak yang dirawat inap
selama 3 bulan lalu dibagi 2 kelompok perlakuan dan kontrol. Dan data
diolah dengan analisis univariat dan bivariate dan dapat disimpulkan bahwa
hasilnya Penggunaan zink dan probiotik pada pasien diare anak mempunyai
Dari kelima jurnal, jurnal 3 dan 4 memiliki teknik sampling yang jelas.
Jurnal yang memenuhi tujuan karya tulis ini adalah jurnal 3 karena memenuhi
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari gambaran pengobatan diare pada pasien anak di instalasi rawat inap
dapat disimpulkan obat yang digunakan untuk pengobatan diare pada anak
adalah oralit, dan penggunaan zink dan probiotik dapat dikombinasikan dalam
penanganan diare pada pasien anak yang dirawat di instalasi rawat inap, serta
B. Saran
penggunaan obat anti diare pada pasien anak di instalasi rawat inap
41
DAFTAR PUSTAKA
Dra. Sujati Woro I., [Link]., Apt, 2016, Farmakologi, Jl. Hang Jebat III Blok F3,
Kebayoran Baru Jakarta Selatan – 12120.
Fithria, RF dan Difain, AR. 2015. Rasionalitas Terapi Antibiotik Pada Pasien
Diare Akut Anak Usia 1-4 Tahun Di Rumah sakit Banyumanik Semarang.
Semarang: Tahun 2013. Jurnal Pharmacy. Vol. 12, No. 02. Halaman 199-
200.
Kemenkes RI. 2011. Situasi Diare di Indonesia Bulletin Jendela, Data dan
Informasi Kesehatan. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes. 2011. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan, Buletin jendela
data informasi kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik
Indonesia.
Korompis, Fras. dkk. 2013. Studi Penggunaan Obat Pada Penderita Diare Akut
Di Instalasi Rawat Inap Blu RSUP PROF. DR. R. D Kandou Manado
Periode Januari – Juni 2012. Pharmacon Jurnal Ilmiah Pharmacy-UNSRAT
Vol. 2 Nomor. 01.
42
43
Septiani, S. (2015) „Evaluasi penggunaan obat pada pasien balita terkena diare
pada pasien rawat inap di rumah sakit x tahun 2014‟, Naskah publikasi.
Siswidiasari, Arifani. dkk, 2014. Profil Terapi Obat Pada Pasien Rawat Inap
Dengan Diare Akut Pada Anak Di Rumah Sakit Umum Negara. JURNAL
KIMIA 8 (2), JULI 2014: 183- 190. Jurusan Farmasi FMIPA Universitas
Udayana, Bukit Jimbaran.
Sofyan, Rudianto (2010). Cara Tepat Atasi Diare Pada Anak. PTBhuana Ilmu
Populer: Jakarta.
Tanjung, D.S. dkk. 2011. Evaluasi Penggunaan Obat Anti Diare Pada Pasien
Anak Di Instalasi Rawat Inap RSUD Banyumas 2009. Pharmacy, Vol.08
No.02 Agustus 2011.
Lampiran 3. Jurnal 1
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
Lampiran 4. Jurnal 2
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
Lampiran 5. Jurnal 3
77
78
79
80
81
82
83
84
Lampiran 6. Jurnal 4
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100
101
102
103
104
105
Lampiran 7. Jurnal 5
106
107
108
109
110
111
112
113
114