0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan1 halaman

Faktur Pajak CV Bengawan Multi Trading

Faktur pajak antara CV BENGAWAN MULTI TRADING dan PT BEIERSDORF INDONESIA atas sewa gondola selama 3 bulan dengan total harga Rp12.870.000. Total PPN yang harus dibayarkan Rp1.415.700. Faktur pajak ini telah dilaporkan dan disetujui oleh Direktorat Jenderal Pajak.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan1 halaman

Faktur Pajak CV Bengawan Multi Trading

Faktur pajak antara CV BENGAWAN MULTI TRADING dan PT BEIERSDORF INDONESIA atas sewa gondola selama 3 bulan dengan total harga Rp12.870.000. Total PPN yang harus dibayarkan Rp1.415.700. Faktur pajak ini telah dilaporkan dan disetujui oleh Direktorat Jenderal Pajak.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Faktur Pajak

Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak : 010.004-22.46542963

Pengusaha Kena Pajak


Nama : CV BENGAWAN MULTI TRADING
Alamat : [Link] TENDEAN NO.207 RT.003 RW.002, NUSUKAN , SURAKARTA
NPWP : [Link]-526.000

Pembeli Barang Kena Pajak / Penerima Jasa Kena Pajak


Nama : PT BEIERSDORF INDONESIA
Alamat : GEDUNG RATU PRABU II LT.5, JL. TB. SIMATUPANG KAV. 1B Blok - No.- RT:008 RW:003 Kel.- [Link]
MINGGU Kota/[Link] SELATAN DKI JAKARTA RAYA 12560
NPWP : [Link]-052.000
Harga Jual/Penggantian/Uang
No. Nama Barang Kena Pajak / Jasa Kena Pajak
Muka/Termin
Kerjasama Sewa Gondola SPM produk NIVEA periode 01 April 2022 s/d 30
1 Juni 2022 12.870.000,00
Rp 4.290.000 x 3
Harga Jual / Penggantian 12.870.000,00

Dikurangi Potongan Harga 0,00

Dikurangi Uang Muka 0,00

Dasar Pengenaan Pajak 12.870.000,00

Total PPN 1.415.700,00

Total PPnBM (Pajak Penjualan Barang Mewah) 0,00


Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Direktorat Jenderal Pajak mengatur bahwa Faktur Pajak ini telah ditandatangani secara elektronik sehingga
tidak diperlukan tanda tangan basah pada Faktur Pajak ini.
SURAKARTA, 20 Mei 2022

OEI HENDARTO PRASETIYO


UNG

PEMBERITAHUAN: Faktur Pajak ini telah dilaporkan ke Direktorat Jenderal Pajak dan telah memperoleh persetujuan sesuai 1 dari 1
dengan ketentuan peraturan perpajakan yang berlaku. PERINGATAN: PKP yang menerbitkan Faktur Pajak yang tidak sesuai
dengan keadaan yang sebenarnya dan/atau sesungguhnya sebagaimana dimaksud Pasal 13 ayat (9) UU PPN dikenai sanksi
sesuai dengan Pasal 14 ayat (4) UU KUP

Anda mungkin juga menyukai