PRESENTASI JURNAL
PENATALAKSANAAN ANTEPARTUM DENGAN
HIPERTENSI PADA IBU HAMIL
Disusun untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan Stase III
Praktik Asuhan Kebidanan Antepartum
OLEH :
NAMA : FITRIAH IDRIS
NIM : A1A122020
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI BIDAN
FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
UNIVERSITAS MEGARESKY
2022
i
LEMBAR PERSETUJUAN
Presentasi Seminar Kasus dengan Judul
PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEBIDANAN IBU HAMIL DENGAN
HIPERTENSI PADA NY.I G1P0A0 GESTASI 39 MINGGU 4 HARI
DI PUSKESMAS BONTOMARANNU
Oleh:
NAMA : YOSEFA NDIMUNG
NIM : A1A122019
Telah dilakukan pembimbingan dan dinyatakan layak untuk
dipresentasikan di hadapan tim penguji.
Makassar ,
Menyetujui,
Pembimbing Penguji Lahan
( Sumarni,[Link].,[Link] ) ( )
Mengetahui,
Ketua Prodi Pendidikan Profesi Bidan,
(Sutrani Syarif, S.,ST.,[Link])
ii
LEMBAR PENGESAHAN
Seminar Kasus dengan Judul
PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEBIDANAN IBU HAMIL DENGAN
HIPERTENSI PADA NY.I G1P0A0 GESTASI 39 MINGGU 4 HARI
DI PUSKESMAS BONTOMARANNU
Oleh:
NAMA : YOSEFA NDIMUNG
NIM : A1A122019
Telah dipresentasikan pada tanggal 18 bulan 01 tahun 2023 di hadapan kelompok sasaran
dan tim penguji program studi pendidikan prefesi bidan Universitas Megarezki Makassar
Makassar , 18 januari 2023
Menyetujui,
Pembimbing Penguji Lahan
( Sumarni,[Link].,[Link] ) ( )
Mengetahui,
Ketua Prodi Pendidikan Profesi Bidan,
(Sutrani Syarif, S.,ST.,[Link])
iii
KATA PENGANTAR
Puji syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas perkenan-Nya penulis
dapat menyelesaikan penyusunan Laporan Presentasi Jurnal yang berjudul “
PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEBIDANAN IBU HAMIL DENGAN
HIPERTENSI PADA NY. I G1P0A0 GESTASI 39 MINGGU 4 HARI DI PUSKESMAS
BONTOMARANNU ” Dalam penyelesaian Laporan Presentasi Jurnalini penulis mendapatkan
bimbingan, arahan dan masukan oleh karena itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan
terima kasih kepada :
Pada kesempatan ini perkenankanlah peneliti untuk menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-
tingginya kepada :
[Link] Dr. H. Alimuddin, S.H, MH., M. Kn., selaku Pembina Yayasan Pendidikan Islam
Mega Rezky Makassar.
[Link] Hj. Suryani, S.H., M.H., selaku Ketua Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky Makassar.
[Link] Prof. Dr. dr. Ali Aspar Mapahya selaku Rektor Universitas Megarezky
[Link] Dr. Syamsuriyati, [Link]., SKM., [Link] selaku Dekan Fakultas Keperawatan dan
Kebidanan Universitas Megarezky.
[Link] Sutrani Syarif, [Link]., M. Keb selaku Ketua Program Studi S1 Kebidanan Universitas
Megarezky.
[Link] Sumarni [Link].,M. Keb selaku penguji begitu banyak memberikan pengarahan dan
masukan serta meluangkan waktunya untuk membantu penulis dalam menyelesaikan Laporan
Presentasi Jurnalini.
[Link] Puskesmas dr. Rahmi Aditama Rasyid yang telah memberikan izin dalam mengambil
kasus.
iv
[Link] dosen dan staf Universitas Megarezky yang telah memberikan bimbingan kepada
penulis selama menjadi mahasiswi
Makassar, 18 Januari 2023
Penulis
v
DAFTAR ISI
SAMPUL ..........................................................................................................i
LEMBAR PERSETUJUAN...........................................................ii
LEMBAR PENGESAHAN.............................................................iii
KATA PENGANTAR.....................................................................iv
DAFTAR ISI....................................................................................vi
BAB I PENDAHULUAN................................................................1
A. Jurnal 1..................................................................................1
...............................................................................................
B. Jurnal 2..................................................................................1
C. Jurnal 3..................................................................................2
BAB II TINJAUAN KASUS (SOAP).............................................4
A. Data Subjektif.........................................................................4
B. Data Objektif...........................................................................8
C. Analisis Data...........................................................................10
D. Penatalaksanaan......................................................................11
BAB III PEMBAHASAN................................................................13
Pembahasan.........................................................................................13
BAB IV PENUTUP.........................................................................17
A. Kesimpulan............................................................................17
B. Saran......................................................................................17
DAFTAR PUSTAKA
vi
vii
BAB 1
JURNAL
A. Jurnal 1
Nama Penulis : Diana Rahmawati, Suprida Suprida, Turiyani Turiyani
Nama Jurnal : Analisis Faktor Resiko Kejadian Hipertensi dalam Kehamilan pada Ibu Hamil
Trimester 3 di Puskesmas Cempaka Kabupaten Oku Timur Tahun 2020
Tahun Jurnal : 2021
Latar Belakang : Hipertensi dalam kehamilan adalah hipertensi yang terjadi pada kehamilan
ibu dimana tekanan darah sistolik dan diastolic ≥ 140/90 mmHg. Hipertensi pada
kehamilan sering terjadi (6-10%) dan meningkatkan resiko morbiditas dan mortalitas
pada ibu. Janin dan perinatal.
Metode : Metode yang digunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional.
Dengan populasi 104 ibu hamil trimester 3 di puskesmas cempaka kabupaten oku
Hasil : Penelitian menunjukan ada hubungan antara umur dengan kejadian hipertensi dalam
kehamilan, tidak ada hubungan antara graviditas dengan kejadian hipertensi dalam
kehamilan, ada hubungan antara riwayat hipertensi keluarga dengan kejadian
hipertensi dalam kehamilan.
Kesimpulan :
B. Jurnal 2
Nama Penulis : Liawati Kaimmudin, Damayanti Pengemanan, Hendro Bidjuni
Nama Jurnal : Hubungan usia ibu saat hamil dengan kejadian hipertensi di RSU Gmim
Pancaran Kasih Manado.
Tahun Jurnal : 2018
1
Latar Belakang : Kehamilan merupakan suatu keadaan fisiologis, tetapi ada beberapa
keadaan yang dapat menyebabkan kehamilan penuh dengan ancaman. Salah satu
penyakit yang sering mengancam kehamilan adalah hipertensi. Keadaan tersebut
berhubungan dengan beberapa factor, salah satunya usia ibu saat hamil.
Metode : Menggunakan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional.
Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sebanyak 32
sampel. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, sphygmomanometer dan
stethoscope.
Hasil : Analisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95 % ¿=0,05) dan
menunjukan nilai p=0,001.
Kesimpulan : terdapat hubungan usia ibu saat hamil dengan kejadian hipertensi di RSU
GMIM Pancaran Kasih Manado.
C. Jurnal 3
Nama Penulis : Santi Elia Sihombing, CB Theresina, Friska Sinaga
Nama Jurnal : Hubungan Pola Makan Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil
Tahun : 2021
Latar Belakang : Angka kematian ibu (AKI) mengambarkan suatu risiko yang akan dihadapi
oleh ibu-ibu selama kehamilan dan setelah melahirkan yang dapat disebabkan oleh
beberapa penyebab. Salah satu penyebab AKI adalah hipertensi yang di sebabkan
karena pola makan.
Metode : Literature review dengan pencarian jurnal menggunakan kata kunci pola makan +
ibu hamil + Hipertensi, Pola makan ibu hamil + preeklamsia, preclamsia and pregnant
2
women and food prequenci questionnaire and dietary pattern, dan dietary pattern and
pregnant women and high blood pressure and preeclamsia dalam basis data Garuda,
pubMed, Google Schoolar, Taylor Franscis, dan perpustakaan Nasional.
Hasil : Terdapat hasil yang berhubungan dalam pola makan dengan kejadian hipertensi ibu
hamil yang dibuktikan dengan p<0,05 yang artinya terdapat hubungan pola makan
dengan kejadian hipertensi dengan ibu hamil.
Kesimpulan : Pola makan memiliki pengaruh terhadap peningkatan tekanan darah pada ibu
hamil.
3
BAB II SOAP
PENDOKUMENTASI ASUHAN KEBIDANAN IBU HAMIL DENGAN
HIPERTENSI PADA NY.I G1 P0 A0 GESTASI 39 MINGGU 4 HARI
DI PUSKESMAS BONTOMARANNU
[Link] : 031
Tanggal Pengkajian : 28 Desember 2022
Waktu Pengkajian : 10.00 WITA
Tempat Pengkajian : Puskesmas Bontomarannu
Pengkaji : Yosefa Ndimung
PENGKAJIAN
A. Data Subjektif
1. Identitas
Nama ibu : Ny. I Nama Suami : Tn T
Usia : 28 Tahun Usia : 30 Tahun
Agama : Islam Agama : Islam
Suku : Makassar Suku : Makassar
Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Petani
Pendidikan : SMP Pendidikan : SD
Alamat : jln Bontomaranu
2. Keluhan Utama : Ibu datang dengan keluhan sakit kepala yang disertai dengan rasa pusing
3. Riwayat keluhan utama :
a. Mulai timbulnya : Ibu mengatakan 1 minggu terakhir mengalami sakit kepala yang
disertai dengan rasa pusing
b. Sifat Keluhan : Sakit kapala dan pusing
c. Lokasi Keluhan : Di rumah
4
d. Faktor Pencetus : Kurangnya istrahat
e. Keluhan Lain : Ibu mengatakan perutnya terasa keram, kaki membengkak dan cepat
merasa capeh
f. Pengaruh keluhan terhadap aktivitas / Fungsi tubuh : Ibu mengatakan kurannya
aktifitas dan olahraga.
g. Usaha klien untuk mengatasi keluhan : konsultasi ke bidan desa
h. Efektifitas tindakan yang dilakukan : Bidan menganjurkan ibu untuk rujuk kerumah
sakit.
4. Riwayat Keluhan Lalu :
Ibu mengatakan tidak ada riwayat hipertensi sebelumnya dan tekanan darah sebelum
hamil dalam batas normal yaitu tekanan sistol 110-120 mmHg dan tekanan diastole
70-80 mmHg, tidak ada riwat penyakit asma, DM dan jantung
5. Riwayat Keluarga :
Ibu tidak memiliki riwayat penyakit keturunan dalam keluarga seperti hipertensi, dan
penyakit menular lainnya.
6. Riwayat Reproduksi
a. Riwayat haid
1) Manarche : 14 tahun
2) Siklus haid : 28-30 hari
3) Durasi haid : 5-7 hari
4) Disminorrhae : Tidak pernah
b. Riwayat Obstetri
1. Kehamilan, Persalinan dan nifas lalu : Tidak ada
5
2. Kehamilan sekarang
a) G:1 P:0 A:0
b) HPHT : 13 / 04 / 2022 TPL : 18 / 01 / 2023
c) Pergerakan janin
1. Kapan di rasakan : Pada usia 22 minggu
2. Dirasakan pada area : PUKA dan PUKI
c. Riwayat Ginekologi
1. Penyakit neoplasma : Tidak ada
2. Riwayat PHS : Tidak ada
3. Riwayat imfertilitas : Tidak ada
4. Infeksi alat reproduksi : Tidak ada
d. Riwayat Keluarga Berencana
Ibu tidak pernah menjadi Akseptor KB apapun
7. Riwayat pemenuhan keb. Dasar (Basic Needs)
a. Kebutuhan Nutrisi
Kebiasaan
1) Pola makan ibu : Tidak teratur
2) Frekuensi makan : 1-3 kali sehari
3) Kebutuhan minum / cairan : 8 gelas perhari
Selama hamil
1. Konsumsi perhari makanan (sumber)
a) Karbohidrat : 300-350 gram per hari
b) Protein : 70-100 gram
6
c) Lemak : omega 3 dan omega 6
d) Besi / asam folat : 400 mcg perhari
e) Kalsium : 1.000 ml per hari
f) Iodine :-
2. Nafsu makan : Berkurang
3. Masalah dengan gigi / mengunyah : Tidak ada
4. Makanan yang diselingi : Tidak ada
5. Makanan yang dipantang : Makanan yang tinggi garam
6. Kebutuhan minum / cairan : Terpenuhi
7. Perubahan lain : Tidak ada
b. Kebutuhan Elminasi
Kebiasaan
1) Frekuensi BAK : 6-7 kali sehari
2) Warna / bau khas : Jernih
3) Gangguan elminasi BAK : Tidak ada
4) Frekuensi BAB : 2-3 kali sehari
5) Warna / konsistensi : Kekuningan
6) Kebersihan Pakaian : 2 kali ganti sehari
c. Kebersihan diri sendiri
Kebiasaan
1. Kebersihan rambut : Bersih dan tidak berketombe
2. Kebersihan badan : Bersih (mandi 2 kali sehari)
3. Kebersihan gigi dan mulut : Gigi tidak berlubang dan mulut tdk berbau
7
4. Kebersihan genetalia dan anus : Bersih
5. Kebersihan kuku tangan, kaki : Bersih
d. Kebutuhan istrahat / tidur
Kebiasaan :
1) Istrahat / tidur siang : 1 jam
2) Istrahat / tidur malam : 6 jam
3) Pekerjaan RT dilakukan : Membersihkan rumah dan memasak
Selama hamil:
Perubahan : Ibu mengatakan kurang tidur selama hamil
Peran keluarga dalam membantu istrahat : Keluarga menganjurkan kepada ibu
untuk istrahat yang cukup.
B. Data Objektif
1. Pemeriksaan Umum
a. Keadaan Umum : Baik
b. Kesadaran Umum : Composmentis
2. Pemeriksaan tanda-tanda vital
a. Tekanan darah : 160/80 mmHg
b. Pernapasan : 22x/menit
c. Nadi : 80x/menit
d. Suhu : 36,5 ᵒC
e. Tinggi Badan : 164 cm
f. BB sebelum hamil 63 kg, BB sekarang 79 kg
g. Lila : 26 cm
3. Pemeriksaan Fisik
8
a. Kepala : Bersih
b. Rambut : Hitam tidak mudah rontok, bersih
c. Muka : Simetris, tidak pucat
d. Mata : Simetris kiri dan kanan conjutiva merah mudah, dan sclera putih
e. Mulut : Bibir tidak pucat, gigi tidak ada caries dan tidak berlubang
f. Hidung : Bersih, tidak ada polip
g. Telinga : Simetris kanan dan kiri, tidak ada kotoran, tidak ada kotoran, tidak
ada tanda infeksi
h. Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid maupun vena jugularis
i. Payudara : Tidak ada benjolan dan nyeri tekan
j. Abdomen : Terdapat linea nigra,striae alba dan tidak terdapat luka bekas oprasi,
dan pada pemeriksaan Leopold di dapatkan
Hasil :
Leopold I : TFU 1 jari di bawa px, 34 cm
Leopold II : Punggung kiri dan punggung kanan
Leopold III : Bokong
Leopold IV : BAP
LP : 92 cm
TBJ : TFU x LP = 3,128 gram
Auskultasi DJJ terdengar jelas, kuat dan teratur pada kuadran kiri atas perut
dengan frekuensi 142x/menit.
k. Genetalia : Tidak ada kelainan, tidak ada pembengkakan dan nyeri tekan
4. Pemeriksaan Obstetri
9
1. Palpasi Abdomen
a) Tinggi fundus Uteri : 34
b) Situs janin : Baik
c) Posisi janin : Sungsang
d) Presentasi janin : Bokong
2. Auskultasi Obstetri
a) Irama / regularitas : Normal
b) Frekuensi : Normal
c) Gerakan janin : Baik
d) Bunyi aorta : Normal
e) Gerakan usus : Normal
3. Pemeriksaan Laboratorium
a. Urine
Albumin : Negatif (-)
Reduksi : Negatif (-)
b. Darah
HB : 11,2 gr
Gol Darah :0
[Link] Radiodiagnostik
a. USG : Kembar, hidup, presentasi bokong, usia kehamilan 39 minggu 4 hari, JK :
Perempuan, TBJ : 3,128 gram
C. Analisa Data
10
Diagnosa Aktual : G1 P0 A0, gestasi 39 minggu 4 hari, intrauteri, tunggal, hidup, keadaan
janin baik dan keadaan ibu dengan hipertensi dalam kehamilan
Diagnosa Potensial : Antisipasi terjadinya preeklamsia ringan
D. Penatalaksanaan
Tanggal 28 Desember 2022
1. Menyampaikan hasl pemeriksaan pada ibu bahwa ibu mengalami hipertensi dalam
kehamilan dan keadaan janin baik menuunjukan bahwa Djj dalam batas normal
Hasil : Ibu mengerti dengan penjelasan yang di berikan
2. Menganjurkan kepada ibu tentang diet seimbang dalam kehamilan dengan makan
makanan yang tinggi protein, rendah lemak dan diet garam dan juga mengurangi
mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi,gandum, jagung dan
ubi- ubian, makanan yang tidak perlu dikurangi pada saat hamil seperti banyak makan
sayur-sayuran, buah-buahan, ikan, tempe, tahu dan banyak minum air putih untuk
kesehatan ibu dan juga janinnya.
Hasil : Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan dan melaksanakan anjuran yang
diberikan.
3. Memberikan dukungan mental kepada ibu agar ibu tidak cemas
Hasil : telah dilakukan
4. Bidan menganjurkan ibu untuk segera merujuk kerumah sakit
Hasil : Ibu mengerti dan mau melakukannya
5. Mengingatkan pada ibu tentang tanda bahaya pada kehamilan dan segera kefasilitas
kesehatan apabila mengalami salah satu tanda bahaya pada kehamilan
Hasil : Ibu bersedia melakukan
11
6. Menganjurkan ibu tetap menjaga personal hygiene dan menganti pakaian dalam apabila
sudah merasa lembab atau basah
Hasil : Ibu bersedia melakukan anjuran yang diberikan
Pengkaji
( YOSEFA NDIMUNG)
12
BAB III
PEMBAHASAN
Berdasarkan tinjauan kasus dan jurnal di dapatkan hasil sebagai berikut
Jurnal 1 : Analisis Faktor Resiko Kejadian Hipertensi dalam Kehamilan pada Ibu Hamil
Trimester 3 di Puskesmas Cempaka Kabupaten Oku Timur (Diana Rahmawati, Suprida
Suprida, 2021)
Hasil Penelitian menunjukan ada hubungan antara umur dengan kejadian hipertensi dalam
kehamilan, tidak ada hubungan antara graviditas dengan kejadian hipertensi dalam
kehamilan, ada hubungan antara riwayat hipertensi keluarga dengan kejadian hipertensi
dalam kehamilan.
Kehamilan Merupakan penyatuan antara spermatozoa dan juga ovum kemudian dilanjutkn
dengan terjadinya nidasi atau implantasi. Bila dihitung dari fase fertilisasi hinga lahirnya
bayi maka kehamilan normal akan berlangsung dalam waktu 40 minggu atau 9 bulan
menurut kelender internasional. Kehamilan terdiri dari tiga trimester yakni trimester 1
berlangsung selama13 minggu, trimester II 14-27 minggu dan trimester III dari 28 hingga
ke 40 minggu.
Dampak tekanan darah tinggi ( hipertensi ) pada ibu hamil dan janin adalah Tekanan darah
yang tak terkontrol selama hamil bisa menyebabkan beberapa gangguan pada
perkembangan janin. Komplikasi pada janin akan semakin parah apabila ibu memiliki
tekanan darah yang semakin tinggi dalam periode waktu yang lama. Salah satu dampak
yang paling berbahaya adalah keguguran pada trimester awal ataupun kematian janin
13
Cara menangani hipertensi pada ibu hamil
1) Mengonsumsi buah dan sayur
2) Mengurangi asupan garam
3) Menjaga berat badan
4) Melakukan aktifitas fisik ringan
5) Menghindari makan makanan instan
Salah satu masalah kesehatan yang sering muncul selama kehamilan dan dapat
menimbulkan komplikasi pada 2-3% kehamilan adalah hipertensi. Kejadian hipertensi
pada kehamilan sekitar 5-15% dan merupakan satu diantara penyebab mortalitas dan
morbiditas ibu bersalin disamping infeksi dan pendarahan, selain itu frekuensi komplikasi
pada kehamilan dan persalinan juga meningkat pada ibu hamil yang mengalami hipertensi.
Dampak dari hipertensi kehamilan lebih lanjut anara lain resiko kematian maternal, angka
prematuritas, berat badan bayi lahir rendah dan angka kematian perinatal meningkat (pesta
corry, dkk, 2016)
Hipertensi dalam kehamilan merupakan manifestasi gangguan hemodinamik system
kardiovaskuler yang penyebabnya adalah multi factor sehingga tidak bisa di terangkan
dengan hanya satu mekanisme tungal. Wanita hamil dengan hipertensi merupakan resiko
yang tinggi untuk komplikasi yang berat seperti solusio plasenta, penyakit
serebrovaskuler, gagal organ dan konglusi intravaskuler ( yudhaputra, dkk 2016)
Jurnal 2 : Hubungan usia ibu saat hamil dengan kejadian hipertensi di RSU Gmim Pancaran
Kasih Manado (Liawati Kaimmudin, Damayanti Pengemanan, Hendro Bidjuni 2018)
14
Menggunakan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik
pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sebanyak 32 sampel.
Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, sphygmomanometer dan stethoscope.
Hasil Analisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95 % ¿=0,05) dan
menunjukan nilai p=0,001.
Usia sangatlah berpengaruh pada usia kehamilan maupun dalam persalinan. Pada wanita
dibawa 20 tahun dan diatas umur 35 tahun tidak dianjurkan untuk hamil maupun
melahirkan. Dikarenakan pada usia tersebut memiliki resiko tinggi yaitu salah satunya
terjadi keguguran bahkan juga mengakibatkan kematian pada ibu maupun bayinya.
Perempuan hamil dengan hipertensi mempunyai resiko tinggi terkena komplikasi yang
berat seperti penyakit jantung, penyakit pembuluh darah otak, ataupun gagal organ hingga
kematian.
Penyebab hipertensi dalam kehamilan dipengaruhi oleh riwayat keturunan, rasa atau
golongan etnik, obesitas dan tingkah laku, umur ibu dan jumlah anak yang dilahirkan oleh
ibu. Penyakit hipertensi dalam kehamilan dengan mortalitas tinggi adalah penyakit utama
pada primigravida dan kehamilan > 4 kali hamil sering mengalami stress dalam
mengalami persalinan sehingga dapat terjadi hipertensi dalam kehamilan
Upaya penanganan penyakit hipertensi dan komplikasi yang mungkin terjadi perlu di
tingkatkan untuk menurunkan tingkat morbiditas dan mortalitas, dan oleh karena itu
dibutuhkan suatu upaya preventif yang diberikan melalui pemahaman, pengetahuan dan
pengaturan pola hidup pasien hipertensi.
15
Jurnal 3 : Hubungan Pola Makan Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil (Santi Elia
Sihombing 2021)
Terdapat hasil yang berhubungan dalam pola makan dengan kejadian hipertensi ibu hamil
yang dibuktikan dengan p<0,05 yang artinya terdapat hubungan pola makan dengan
kejadian hipertensi dengan ibu hamil.
Pola makan adalah menu makanan yang dimakan dalam kesehariannya. Pola makan yang
sehat tercermin dalam pemilihan menu makan yang seimbang. Dalam pola makan ibu
hamil prinsip asuhan yang harus ada adalah harus bergizi seimbang, beragam, variatif dan
proporsional
Ibu hamil dengan tensi tinggi harus mengurangi makanan yang asin-asin, makanan kaleng,
maupun makanan olahan yang menggunakan garam tinggi, makanan instan, serta bumbu
penyedap dalam jumlah tinggi, misalnya Monosodium Glutamat ( MSG).
Natrium bersama klorida dalam garam dapur sebenarnya membantu tubuh
mempertahankan keseimbangan cairan tubuh dan mengatur tekanan darah. Namun
natrium dalam jumlah berlebih dapat menahan air (retensi), sehingga meningkatkan
jumlah volime darah. Akibatnya jantung harus bekerja lebih keras untuk memompanya
dan tekanan darah menjadi naik.
16
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Asuahan kebidanan pada Ny “ I ” dengan hipertensi dalam kehamilan dilakukan dengan
teknik pendekatan manajemen asuhan kebidanan yang dimulai dari pengkajian dan analisa
data dasar, pada langkah ini dilakukan pengkajian dan pengumpulan semua data yang
diperlukan untuk mengevaluasi keadaan klien secara lengkap, mulai dari anamnesis riwayat
kesehatan, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang dan keterangan tambahan yang
menyangkut atau yang berhubungan dengan kondisi klien.
B. Saran
Sebagai seorang bidan sangat di tekankan akan pelayanan yang maksimal.
Tuntutan seorang bidan sangatlah berat dan beresiko tinggi terutama pada ibu dan anak.
Maka dari itu seorang bidan wajib menjalankan tugas sesuai prosedur yang sudah
ditentukan baik itu penyuluhan dan lainnya sesuai profesi kebidanan. Terutama pada saat
pemberian konseling serta pendidikan kesehatan pada pasien dan butuh kerjasama antara
petugas kesehatan dengan masyarakat untuk mengurangi tingkat kesehatan yang buruk
untuk menjadi baik lagi
17
DAFTAR PUSTAKA
Diana Rahmawati, Suprida Suprida (2021) Analisis factor resiko krjadian hipertensi dalam
kehamilan pada ibu hamil trimester ke 3 di Puskesmas Cempaka Kabupaten Oku
Timur
Liawati Kaimmudin, Damayanti Pangemanan (2018) Hubungan usia ibu saat hamil dengan
kejadian hipertensi di RSU Gmim Pancaran Kasih Manado
Santi Elia, Sihombing (2022) Hubungan pola makan terhadap kejadian hipertensi pada ibu
hamil
Arikah, T, dkk (2020). Faktor resiko kejadian hipertensi pada ibu hamil di puskesmas kramat
jati Jakarta timur tahun 2019. Jurnal penelitian dan pengembangan kesehatan
masyarakat Indonesia
Alatas, Haidar, 2019, Hipertensi pada kehamilan . Herb-Medicine journal.
18