100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
149 tayangan10 halaman

Sistem Manajemen Keselamatan Kontraktor

CSMS adalah sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja kontraktor yang bertujuan untuk memastikan bahwa kontraktor dan mitra kerja telah memiliki sistem manajemen K3 yang sesuai dengan persyaratan yang berlaku di area kerja. Sistem ini mencakup penilaian risiko, kualifikasi, seleksi, dan pengawasan berkala selama pelaksanaan pekerjaan.

Diunggah oleh

Inibudi Led
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
149 tayangan10 halaman

Sistem Manajemen Keselamatan Kontraktor

CSMS adalah sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja kontraktor yang bertujuan untuk memastikan bahwa kontraktor dan mitra kerja telah memiliki sistem manajemen K3 yang sesuai dengan persyaratan yang berlaku di area kerja. Sistem ini mencakup penilaian risiko, kualifikasi, seleksi, dan pengawasan berkala selama pelaksanaan pekerjaan.

Diunggah oleh

Inibudi Led
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Contractor Safety Management System (CSMS)

Adalah suatu sistem yang dijalankan untuk


memastikan bahwa Pengusaha dan Mitra Kerja Mengapa harus menerapkan CSMS
telah memiliki sistem manajemen K3 , sebagai
bukti mampu menerapkan persyaratan yang 1. Sebagai bukti persyaratan pemenuhan
berlaku, dan sesuai dengan persyaratan K3 perundang-undangan K3
yang berlaku di area kerja tersebut 2. Membangun reputasi perusahaan
3. Mencegah & mengurangi angka kecelakaan
Standard & Peraturan Terkait dan penyakit akibat kerja
1. UU No. 1 Tahun 1970 4. Meningkatkan profit perusahaan dalam
2. UU No. 13 Tahun 2003 menjalankan bisnis berkelanjutan
3. PP No. 50 Tahun 2012 5. Sebagai kriteria syarat lolos prakualifikasi
4. PTK005/SKKMA0000/2018/S0 perusahaan
5. ISO 45001:2018

Tahap Pelaksanaan CSMS ADMINISTRASI

ADMINISTRASI
4. Penilaian Sebelum Berjalan
1. Penilaian Resiko 3. Seleksi 5. Penilaian Berjalan

2. Penilaian Kualifikasi 6. Penilaian Akhir


Penilaian Risiko
Bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko dari
pekerjaan yang dilakukan. Kategori risiko pekerjaan Dalam Penilaian Resiko K3LL terdapat istilah Mode Kontrak.
digunakan untuk menentukan persyaratan yang Mode Kontrak adalah penentuan tanggung jawab pelaksanaan
dibutuhkan terhadap tahapan CSMS selanjutnya. K3LL antara Pemilik Usaha dan Mitra Kerjanya. Hal ini dijelas-
kan dalam tabel berikut:
Dalam kegiatan usaha Hulu Migas
terdapat 3 tingkatan kategori:

1. Risiko Tinggi (High Risk)


2. Risiko Sedang (Medium Risk)
3. Risiko Rendah (Low Risk)

Penilaian risiko dilakukan oleh personel yang


berasal dari divisi/fungsi/departemen pengguna
barang atau jasa tersebut, dan dibantu personel
dari fungsi K3LL Penentuan kategori risiko telah ditetapkan dalam tabel
PTK005/SKKMA0000/2018/S0, apabila pekerjaan
tersebut tidak ditemukan maka dapat melakukan kajian
risiko dengan menggunakan Matriks Penilaian Risiko.
Matriks Penilaian
Risiko
Catatan:

Probabilitas A: Tidak pernah terjadi di industri E&P


Probabilitias B: Pernah terjadi di industri E&P
(internasional) sekali dalam setahun
Probabilitas C: Pernah terjadi di industri E&P
(Indonesia) sekali dalam setahun
Probabilitas D: Pernah terjadi di industry E&P
(Indonesia) beberapa kali dalam setahun
Probabilitas E: Pernah terjadi di industry E&P
(Indonesia) beberapa kali dalam sebulan
Penilaian Kualifikasi (PK)
Merupakan prosedur untuk menilai kualifikasi
Mitra Kerja dalam implementasi K3LL, sehingga
dapat diketahui mitra kerja mana yang mampu
mengelola K3LL dengan baik dan benar.

Proses penilaian dilakuakn oleh Auditor Kualifikasi


K3LL yang berasal dari Fungsi Pengguna, Fungsi
Variabel yang dinilai telah terdapat pada lampiran K3LL, dan Fungsi Rantai Suplai. Auditor harus
STK005. Nilai umum penilaian kualifikasi adalah memiliki sertifikasi dari LSP (lembaga Sertifikasi
60% untuk tingkat risiko tinggi dan 54,3% untuk Profesi)
tingkat risiko sedang.

Bagaimana jika perusahaan itu..


KONSORSIUM
Jika terdapat 2 perusahaan atau lebih yang akan AFILIASI
melakukan kerja sama dalam kontrak. Mitra kerja yang berafiliasi dengan perusahaan
Kategori Sedang: salah satu anggota konsorsium induk cukup menggunakan hasil penilaian
diwajibkan memenuhi kualifikasi K3LL kualifikasi K3LL dari perusahaan induk dengan
Kategori Tinggi: seluruh anggota konsorsium menunjukan surat pernyataan.
diwajibkan memenuhi kualifikasi K3LL
Tahapan Seleksi
Proses ini ditujukan untuk memilih & menentukan
mitra kerja yang akan melakukan pekerjaan dengan
memenuhi persyaratan K3LL yang ditetapkan selain
persyaratan administrasi, teknis, dan komersial. Penyusunan Rencana K3LL
Rencana K3LL peserta tender umumnya terdiri dari
Semua calon mitra kerja harus melampirkan Rencana 1. Kepemimpinan dan Komitmen
K3LL bersamaan dengan dokumen tender 2. Kebijakan dan Sasaran Strategis K3LL
3. Organisasi, Tanggung Jawab, Sumber Daya,
Dalam penyusunan rencana K3LL, perencanaan program
Standar dan Dokumentasi
keamanan dan sosial hanya diperlukan untuk kegiatan
4. Manajemen Risiko
tahun jamak dan/atau menggunakan sumber daya
5. Perencanaan dan Prosedur
manusia dalam jumlah yang signifikan
6. Implementasi dan Pemantauan Kinerja K3LL
7. Audit dan Tinjauan Manajemen K3LL
Fase Administrasi

Penilaian Tahapan Tahapan WELCOME TO


Risiko Kualifikasi Seleksi THE CLUB!!!
Penilaian Sebelum Berjalan
Adalah penilaian awal kinerja Mitra Kerja oleh Kesiapan Mobilisasi
penanggung jawab kontrak untuk memastikan Selama pra-mobilisasi, Pengusaha akan melakukan
bahwa aspek-aspek K3LL yang relevan termasuk evaluasi dan pemeriksaan untuk memastikan Mitra
penyerahan, komunikasi, dan memahami rencana Kerja siap memulai pekerjaan.
K3LL secara bersama-sama

Kegiatan sebelum memulai pekerjaan


Rapat Awal
Rapat ini dipimpin oleh penanggung jawab Kontrak Kerja,
pembahasannya mencakup: 4. Penjelasan ketentuan-ketentua mengenai K3LL
pada sub-kontraktor
1. Rencana K3LL
5. Kesiapan dan pemahaman prosedur pelaporan
2. Tugas dan Tanggung Jawab
6. Hal lain yang baru dan belum tercantum dalam
3. Key Performance Indicator
dokumen kontrak
Penilaian Berjalan
Penilaian berjalan bertujuan untuk menjami agar
pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan persyaratan dan Apabila nilai PB di bawah minimum, maka Mitra
rencana K3LL yang disepakati dan menyampaikan temuan Kerja baru dapat mengajukan Penilaian Kualifikasi
selama pelaksanaan pekerjaan Ulang enam bulan terhitung setelah nilai PB
dimasukkan ke dalam CIVD dan tidak berhak
Inspeksi Lokasi Kerja (Field dan Office) mendapatkan nilai PB sebelum nilai kualifikasi K3LL

Ketidaksesuaian implementesi K3LL berdasarkan PK ulang keluar di KKKS manapun

Menilai kinerja K3LL

Nilai minimum Penilaian Berjalan adalah 60% Jika ada insiden dengan konsekuensi sesuai baris
untuk kategori Risiko Tinggi dan 54,3% untuk ke-4 dan ke-5 pada Matriks Penilaian Risiko (Pg.3),
kategori Risiko Sedang maka perlu dilakukan Penilaian Kualifikasi ulang
sehingga ditemukan tiindakan perbaikan.
Penilaian Akhir
Penilaian Akhir dilakukan di akhir periode kontrak dan
dilaksanakan sebagai evaluasi bersama terhadap Hasil Penilaian Berjalan (PB) dan Penilaian Akhir
pelaksanaan, implementasi, dan penilaian kinerja K3LL (PA) dapat menjadi persyaratan penagihan

Penilaian Akhir merupakan analisis


Pentingnya hasil dari penilaian akhir karena hasilnya bisa
yang didasarkan pada:
digunakan sebagai acuan untuk mengajukan tender atau

Keberhasilan dalam menjalankan rencana K3LL perjanjian kerja selanjutnya.

Tanggapan serta tindak lanjut kontraktor


terhadap penerimaan bersyarat (jika ada) Semakin tinggi hasil PA, semakin baik
Image perusahaan.
Tanggapan tindak koreksi yang pernah diminta
saat evaluasi sebelumnya
Fase Pelaksanaan

Penilaian
Penilaian Penilaian
Sebelum FINISH!!!
Berjalan Akhir
Berjalan

Anda mungkin juga menyukai