Definisi
Aromaterapi adalah gabungan dari kata aroma, yang berarti harum dan terapi yang
berimplikasi pada penanganan dokter atau ilmu kesehatan. Orang-orang Mesir sejak 4000
tahun yang lalu sudah menggunakan tumbuhan beraroma untuk melakukan pemijatan,
pengobatan penyakit, dan untuk membalur tubuh agar kulit terawat, serta parfum atau
kosmetik. Sedangkan di India, telah lama digunakan sebagai obat tradisional yang dikenal
dengan Ayurveda (Muchtardi dan Moelyono, 2015).
Sumber : [Link]
Aromaterapi adalah terapi yang menggunakan minyak essensial atau sari minyak murni untuk
membantu memperbaiki atau menjaga kesehatan, membangkitkan semangat, menyegarkan
serta menenangkan jiwa dan raga (Astuti, 2015). Beberapa minyak essensial yang sudah
diteliti dan ternyata efektif sebagai sedatif penenang ringan yang berfungsi nmenenangkan
sistem saraf pusat yang dapat membantu mengatasi insomnia terutama diakibatkan oleh
stress, gelisah, ketegangan, dan depresi (Setyoadi & Kushariyadi, 2011 ).
Manfaat aromaterapi
Menurut Setyoadi & Kushariyadi (2011) manfaat aromaterapi antara lain:
1. Mengatasi insomnia dan depresi, meredakan kegelisahan
2. Mengurangi perasaan ketegangan
3. Meningkatakan kesehatan dan kesejahteraan tubuh, pikiran dan jiwa
4. Menjaga kestabilan ataupun keseimbangan sistem yang terdapat dalam tubuh menjadi
sehat dan menarik
5. Merupakan pengobatan holistik untuk menyeimbangkan semua fungsi tubuh
Sumber: [Link]
Bentuk-bentuk Aromaterapi
Minyak Essensial Aromaterapi
Berbentuk cairan atau minyak. Penggunaannya bermacam-macam, pada umumnya
digunakan dengan cara dipanaskan pada tungku. Namun bisa juga dioleskan pada
kain.
Dupa Aromaterapi
Pada awalnya hanya digunakan untuk acara keagamaan tertentu, namun seiring
dengan perkembangan jaman, dupa pun kini sudah menjadi bagian dari salah satu
bentuk aromaterapi. Bentuknya padat dan berasap jika dibakar, biasanya digunakan
untuk ruangan berukuran besar atap pada ruangan terbuka.
Lilin Aromaterapi
Lilin aromaterapi digunakan dengan cara dibakar dan lilin ini akan mengeluarkan
wangi aromaterapi yang dapat menciptakan ketenangan.
Minyak Pijat Aromaterapi
Bentuk ini memiliki wangi yang sama dengan bentuk aromaterapi yang lain, hanya
saja cara penggunaannya yang berbeda, karena ini digunakan untuk minyak pijat.
Garam Aromaterapi
Fungsi dari garam aromaterapi dipercaya dapat mengeluarkan toksin/racun yang ada
didalam tubuh. Biasanya digunakan dengan cara merendam bagian tubuh seperti kaki,
untuk mengurangi rasa lelah.
Sabun Aromaterapi
Bentuknya berupa sabun padat dengan berbagai wangi aromaterapi dan sabun ini
memiliki berbagai kandungan atau ekstrak dari tumbuh-tumbuhan, sehingga sabun ini
dapat menghaluskan kulit dan menjauhkan dari serangga.
Sumber: [Link]
Teknik Pemberian Aromaterapi
Teknik pemberian aroma terapi bisa digunakan dengan cara :
1) Inhalasi : biasanya dianjurkan untuk masalah dengan pernafasan dan dapat dilakukan
dengan menjatuhkan beberapa tetes minyak esensial ke dalam mangkuk air mengepul.
Uap tersebut kemudian dihirup selama beberapa saat, dengan efek yang ditingkatkan
dengan menempatkan handuk diatas kepala dan mangkuk sehingga membentuk tenda
untuk menangkap udara yang dilembabkan dan bau.
2) Massage/ pijat : Menggunakan minyak esensial aromatik dikombinasikan dengan minyak
dasar yang dapat menenangkan atau merangsang, tergantung pada minyak yang
digunakan. Pijat minyak esensial dapat diterapkan ke area masalah tertentu atau ke
seluruh tubuh.
3) Diffuser : Biasanya digunakan untuk menenangkan saraf atau mengobati beberapa
masalah pernafasan dan dapat dilakukan dengan penyemprotan senyawa yang
mengandung minyak ke udara dengan cara yang sama dengan udara freshener. Hal ini
juga dapat dilakukan dengan menempatkan beberapa tetes minyak esensial dalam
diffuser dan menyalakan sumber panas. Duduk dalam jarak tiga kaki dari diffuser,
pengobatan biasanya berlangsung sekitar 30 menit.
4) Kompres : Panas atau dingin yang mengandung minyak esensial dapat digunakan untuk
nyeri otot dan segala nyeri, memar dan sakit kepala.
5) Perendaman : Mandi yang mengandung minyak esensial dan berlangsung selama 10-20
menit yang direkomendasikan untuk masalah kulit dan menenangkan saraf (Craig
hospital, 2013).
Sumber: [Link]