TATALAKSANA RESUSITASI JANTUNG DAN PARU
Nomor Dokumen Nomor Revisi Halaman
1/2
STANDAR Tanggal Terbit Ditetapkan,
OPERASIONAL Direktur Rumah Sakit umum
PROSEDUR Daerah Campurdarat
Kabupaten Tulungagung
dr. RIO ARDONA, MMRS
Penata Tingkat I
198506232014101001
PENGERTIAN Resusitasi jantung paru atau CPR adalah tindakan
pertolongan pertama pada orang yang mengalami
henti nafas karena sebab –sebab tertentu. CPR
bertujuan untuk membuka kembali jalan nafas yang
menyempit atau tertutup sama sekali. CPR sangat
dibutuhkan bagi orang tenggelam, terkena serangan
jantung, sesak nafas karena syock akibat kecelkaan,
terjatuh, dan sebagainya.
TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah
memberikan bantuan hidup dasar sebagai
pertolangan pertama pada henti jantung nafas
sampai dating bantuan medis.
KEBIJAKAN 1. Keputusan Direktur RSUD Campurdarat
Kabupaten Tulungagung Nomor:
188.4/068/24.10/2022 tentang Jenis-jenis
Pelayanan RSUD Campurdarat Kabupaten
Tulungagung
PROSEDUR 1. Pastikan aman diri, aman pasien, aman
lingkungan.
2. Kaji kesadaran pasien : panggil sambil menepuk
pasien.
3. Cek nadi carotis dan pernafasan pasien selama 10
detik.
4. Bila nadi tidak ada, jika sendiri segera lakukan
RJP 30 : 2 sebanyak 5 siklus atau selama 2 menit,
atau 15 : 2 sebanyak 5 siklus jika penolong
berdua
5. Cek kembali nadi dan pernafasan pasien selama
10 detik.
6. Jika tidak ada lakukan RJP 5 siklus.
7. Cek nadi dan pernafasan setiap 5 siklus atau
kurang lebih 2 menit, cek nadi pernafasan dalam
TATALAKSANA RESUSITASI JANTUNG DAN PARU
Nomor Dokumen Nomor Revisi Halaman
1/2
5- 10 detik.
8. Bila nadi dan pernafasan belum adekuat lakukan
bantuan nafas 10-12 kali/menit (setiap 5-6 detik)
selama 2 menit.
9. Bila nadi ada, nafas ada, posisikan pasien dengan
posisi mantap (recovery position) tidur miring.
10. Resusitasi dihentikan bila :
Bila nadi ada ( nadi teraba )
Terdapat tanda lebam mayat
Penolong kelelahan
UNIT TERKAIT 1. IGD
2. ICU/PICU/NICU
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Rawat Jalan
5. Instalasi Bedah Sentral
6. Farmasi
7. IPSRS
8. Laboratorium