0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
195 tayangan3 halaman

Pengertian dan Jenis Datum dalam Pemetaan

Datum merujuk pada model bumi yang digunakan sebagai acuan dalam pemetaan dan survei untuk mengukur lokasi secara akurat. Terdapat beberapa jenis datum berdasarkan cara kerja (horizontal, vertikal), luas area (lokal, regional, global), dan memiliki parameter seperti ukuran dan orientasi ellipsoid bumi. Datum digunakan sebagai titik awal acuan oleh surveyor dan pemetaan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
195 tayangan3 halaman

Pengertian dan Jenis Datum dalam Pemetaan

Datum merujuk pada model bumi yang digunakan sebagai acuan dalam pemetaan dan survei untuk mengukur lokasi secara akurat. Terdapat beberapa jenis datum berdasarkan cara kerja (horizontal, vertikal), luas area (lokal, regional, global), dan memiliki parameter seperti ukuran dan orientasi ellipsoid bumi. Datum digunakan sebagai titik awal acuan oleh surveyor dan pemetaan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

APA ITU DATUM?

Istilah datum merujuk pada model bumi yang digunakan dalam


pemetaan. Datum adalah kerangka acuan global yang digunakan untuk
mengukur lokasi secara akurat. Cara kerjanya mirip dengan titik awal ketika
Pins memberikan arahan kepada seseorang.
Misalnya, saat ingin memberi tahu seseorang cara menuju ke rumah,
Pins akan memberi mereka titik awal atau patokan yang mereka ketahui,
seperti sebuah gedung, persimpangan jalan, pertokoan, dan sebagainya. 
Nah, datum ini berfungsi sebagai titik awal ini. Penggunaannya, digunakan
oleh surveyor maupun ahli geodesi sebagai titik awal atau referensi pada
pekerjaan yang membutuhkan koordinat akurat yang konsisten.
Beberapa pekerjaan yang memerlukan titik koordinat awal ini misalnya
pemetaan dataran banjir, survei konstruksi, desain tanggul, dan
batas properti.
Selain untuk surveyor dan ahli geodesi, referensi koordinat ini juga
diperlukan bagi teknologi atau teknik yang menggunakan lokasi spasial
sebagai dasarnya, seperti navigasi, ilmu ukur wilayah, sistem informasi
geografis, penginderaan jauh, dan kartografi. 
Bumi berbentuk seperti bola pipih yang disebut ellipsoid. Nah, datum ini
terdiri dari serangkaian angka yang menentukan bentuk dan ukuran ellipsoid
dan orientasinya dalam ruang.
Sebuah datum dipilih untuk memberikan kecocokan terbaik dengan
bentuk bumi yang sebenarnya. Pada pemetaan, dikenal datum geodetik, yaitu
referensi permukaan atau georeferensi dalam parameter sebagai acuan untuk
mendefinisikan geometri ellipsoid bumi.
Datum geodetik diukur menggunakan metode manual hingga satelit
untuk hasil yang lebih akurat. Sistem koordinat ini berbentuk abstrak dengan
permukaan referensi seperti permukaan laut.
Fungsi datum adalah untuk menyediakan lokasi yang diketahui untuk
memulai survei dan membuat peta. 
Jenis-jenis Datum Berdasarkan Cara Kerja
Adapun dua jenis datum adalah sebagai berikut ini:

Datum Horizontal 
Referensi ini digunakan untuk mengukur posisi lintang dan bujur di
permukaan bumi. Jenis ini dapat diakses dan digunakan melalui kumpulan
titik tertentu di planet Bumi. Adapun garis lintang dan bujurnya, sudah
ditentukan oleh National Geodetic Survey NOAA secara akurat.
Penerapan datum horizontal yang digunakan saat ini yaitu untuk memantau
pergerakan kerak bumi. Sering kali, pemantauan ini dilakukan di tempat-
tempat seperti Patahan San Andreas di California yang banyak terjadi gempa
bumi.
Datum Vertikal 
Selain itu, ada juga jenis vertikal digunakan untuk mengukur elevasi tanah
dan kedalaman air. Sama seperti versi horizontal, datum vertikal juga
diwujudkan melalui kumpulan titik tertentu di bumi dengan ketinggian yang
baik di atas atau di bawah permukaan yang ditentukan secara nasional.

Biasanya, datum vertikal digunakan untuk mengetahui elevasi tanah.


Sementara, datum ketinggian air digunakan sebagai tingkat referensi yang
direferensikan oleh bunyi batimetri untuk peta laut. Konversi antara keduanya
dapat dilakukan melalui survei geodesi pada alat pengukur pasang surut.
Jenis Datum Berdasarkan Luas Area 
Datum juga memiliki jenis yang dibedakan berdasarkan luas areanya. Berikut
ini penjelasannya:
Datum Lokal  
Pada tipe ini, paling sesuai dengan bentuk geoid pada daerah yang tidak
terlalu luas. Sebagai contoh, di Indonesia terdapat datum lokal yaitu Datum
Indonesia 1974, DGN 95 Datum Geodetik Indonesia 1995,  datum Genoek,
dan datum Monconglowe.
Datum Regional 
Selanjutnya datum geodesi yang menggunakan ellipsoid referensi yang
bentuknya paling sesuai dengan bentuk permukaan geoid pada area yang
relatif lebih luas dibandingkan tipe lokal. 
Umumnya, tipe ini digunakan bersama oleh negara yang berdekatan maupun
negara yang terletak dalam satu benua. Contohnya:
 Datum indian dan datum NAD (North-American Datum) 1983 yang
merupakan datum untuk negara-negara yang terletak di benua Amerika
bagian utara
 European Datum 1989 digunakan oleh negara negara yang terletak di
benua Eropa
 Australian Geodetic Datum 1998 digunakan oleh negara yang terletak di
benua Australia.
Datum Global 
Terakhir, datum geodesi yang menggunakan ellipsoid referensi yang sesuai
dengan bentuk geoid seluruh permukaaan bumi. Penggunaannya
memanfaatkan perkembangan teknologi penentuan posisi. 
Datum datum global yang pertama adalah WGS 60, WGS66, WGS 72, awal
tahun 1984 dimulai penggunaan datum WGS 84, dan ITRF.
Parameter Datum Geodetik
Datum geodetik memiliki beberapa parameter yang menentukan titik
referensinya. Melansir dari Balai Diklat Geospasial Indonesia, berikut ini
parameter datum geodetik: 
 Parameter utama, yaitu setengah sumbu panjang ellipsoid (a), setengah
sumbu pendek (b), dan penggepengan ellipsoid (f).
 Parameter translasi, yaitu yang mendefinisikan koordinat titik pusat
ellipsoid (Xo,Yo,Zo) terhadap titik pusat bumi.
 Parameter rotasi, yaitu (εx, εy, εz) yang mendefinisikan arah sumbu-
sumbu (X,Y,Z) ellipsoid.
 Parameter lainnya, yaitu datum geodesi global memiliki besaran yang
banyak hingga mencakup konstanta-konstanta yang merepresentasikan
model gaya berat bumi dan aspek spasial lainnya.
Banyak peta atau data geodesi yang memakai datum yang berbeda.
Misalnya untuk keperluan survey geodesi yang lebih luas, seperti
penentuan batas batas antar negara, maka diperlukan datum bersama.

Anda mungkin juga menyukai