100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
699 tayangan14 halaman

Katalog KPI untuk Perusahaan Manufaktur

Dokumen tersebut berisi daftar katalog KPI (Key Performance Indicator) yang lengkap untuk berbagai fungsi dalam perusahaan manufaktur, mulai dari produksi, pemeliharaan, pembelian, gudang, keselamatan kerja, mutu, logistik, hingga fungsi-fungsi pendukung seperti SDM dan keuangan. Total ada 145 KPI yang dijabarkan secara rinci untuk memantau kinerja setiap divisi.

Diunggah oleh

ferrian prabowo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
699 tayangan14 halaman

Katalog KPI untuk Perusahaan Manufaktur

Dokumen tersebut berisi daftar katalog KPI (Key Performance Indicator) yang lengkap untuk berbagai fungsi dalam perusahaan manufaktur, mulai dari produksi, pemeliharaan, pembelian, gudang, keselamatan kerja, mutu, logistik, hingga fungsi-fungsi pendukung seperti SDM dan keuangan. Total ada 145 KPI yang dijabarkan secara rinci untuk memantau kinerja setiap divisi.

Diunggah oleh

ferrian prabowo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Daftar Katalog KPI Lengkap

untuk Beragam Fungsi dalam


Perusahaan Manufakturing

1
Daftar Katalog KPI

Produksi/Operation/PPIC/Factory
1. Jumlah unit yang diproduksi dalam sebulan
2. % utilisasi mesin produksi
3. % Jumlah produk yang defect (defect rate)
4. % Jumlah produk yang reject
5. Jumlah waste (dalam tonase)
6. Rata-rata waktu penyelesaian produksi untuk setiap proses
7. Jumlah produksi per man hour
8. % order produksi yang dapat dipenuhi sesuai deadline
9. % tingkat akurasi antara forecasting produksi dengan realisasi
10. Rata-rata biaya listrik per bulan
11. Rata-rata biaya bahan bakar minyak per bulan
12. Rata-rata biaya bahan baku produksi per unit (average unit cost)
13. Rata-rata biaya lembur karyawan bagian produksi
14. Rata-rata hari stock bahan baku ada di gudang (inventory level)
15. Rata-rata hari stock barang jadi ada di gudang
16. Jumlah kejadian stock bahan baku kosong

Maintenance
17. Durasi downtime mesin produksi
18. Frekuensi downtime mesin produksi
19. Rata-rata hari perbaikan mesin produksi yang rusak
20. Rata-rata hari perbaikan fasilitas pendukung yang rusak
21. % realisasi kegiatan maintenance rutin dibandingkan dengan jadwal
22. % realisasi biaya maintenance dibandingkan budget

2
Purchasing / Procurement
23. Rata-rata hari yang dibutuhkan untuk pengadaan barang rutin
24. Rata-rata hari yang dibutuhkan untuk pengadaan barang non rutin
25. Rata-rata hari yang dibutuhkan untuk pengadaan barang ATK
26. Rata-rata hari yang dibutuhkan untuk pengadaan bahan baku utama produksi
27. Rata-rata hari yang dibutuhkan untuk pengadaan bahan baku pendukung produski
28. Rata-rata hari yang dibutuhkan untuk pengadaan spare parts
29. Jumlah pembelian produk yang tidak sesuai spesifikasi yang diminta
30. Rata-rata biaya pembelian per produk (dibanding harga pasar)
31. Jumlah kesalahan prosedur pengadaan barang

Warehouse/Gudang
32. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mengeluarkan barang dari gudang
33. Jumlah kapasitas gudang (dalam ton)
34. % jumlah barang yang mengalami kerusakan di gudang
35. % selisih data fisik di gudang dibandingkan dengan data dalam sistem
36. Jumlah kegiatan stock opname yang dilakukan per tahun
37. Jumlah kesalahan prosedur pengadaan barang
38. Jumlah insiden (kecelakaan kerja) di gudang

Safety and Health Environment


39. Jumlah kecelakaan kerja fatal (mengakibatkan kematian)
40. Jumlah insiden kecelakaan kerja yang mengakibatkan hilangnya jam kerja (Loss time
injuries)
41. Jumlah insiden kecelakaan kerja minor (tidak sampai mengakibatkan loss time)
42. Jumlah kegiatan safety briefing dalam sebulan
43. Tingkat polusi udara di lokasi kerja
44. Jumlah pelanggaran terhadap ketentuan mengenai kelestarian lingkungan
45. Jumlah biaya medis akibat kecelakaan kerja

3
46. Total accident per 100.000 hours worked
47. Anggaran HSE (health safety environment) dibanding total anggaran perusahaan
48. Jumlah insiden keselamatan kerja oleh karyawan
49. Jumlah insiden keselamatan kerja oleh supplier

Quality Assurance/Quality Management


50. % jumlah produk cacat dibanding total produk yang dihasilkan (defect rate)
51. Jumlah biaya yang dikeluarkan karena non conformance (non conformance cost)
52. Jumlah komplain pelanggan karena mutu produk tidak sesuai spek
53. Jumlah temuan audit ISO (temuan minor)
54. Jumlah temuan audit ISO (temuan major)
55. Rework rate
56. Jumlah produk yang di-reject pelanggan

Logistik/Delivery
57. % pengiriman produk/barang yang tepat waktu
58. % jumlah produk/barang yang mengalami kerusakan selama dalam perjalanan
59. % jumlah pengiriman yang salah alamat pengiriman
60. Rata-rata waktu pembongkaran barang dari truck
61. Rata-rata waktu muat barang ke dalam truck
62. Jumlah pengiriman barang yang bisa dilakukan dalam sebulan
63. Rata-rata biaya pengiriman barang per tonase
64. Rata-rata biaya pengiriman barang dalam sebulan
65. Jumlah kejadian kecelakaan truck saat melakukan proses pengiriman
66. Jumlah kecelakaan kerja dalam proses bongkar muat

HR - Recruitment
67. Jumlah pelamar untuk setiao posisi kosong yang diiklankan
68. Jumlah pelamar yang lolos seleksi administrasi

4
69. Jumlah pelamar yang lulus semua tahapan tes rekrutmen
70. Rata-rata hari yang dibutuhkan untuk melakukan proses rekrutmen
71. Rata-rata skor kinerja karyawan baru setelah 3 bulan masa percobaan
72. Tingkat kepuasan user terhadap kualitas karyawan baru setelah 6 bulan bekerja
73. Jumlah karyawan baru yang resign dalam periode 12 bulan sejak diterima

HR – Training and Development


74. Jumlah jam pelatihan per karyawan dalam setahun
75. Skor kepuasan peserta pelatihan terhadap materi pelatihan
76. Skor kepuasan peserta pelatihan terhadap instruktur pelatihan
77. Jumlah modul baru pelatihan yang disusun
78. Tingkat produktivitas kerja karyawan sebelum dan 6 bulan sesudah pelatihan
79. % jumlah peserta pelatihan yang melakukan sharing materi pelatihan yang diikuti kepada
rekan kerja lainnya
80. Skor pengetahuan peserta pelatiahan sebelum dan sesudah pelatihan
81. % jumlah karyawan yang merealisasikan employee development yang telah disusun
82. Jumlah kegiatan pemantauan realisasi Employee Development Plan dalam setahun
83. Realisasi biaya training dibandingkan dengan rencana (budget)
84. Realisasi rencana kegiatan training (actual vs training plan)
85. Rata-rata skor kompetensi karyawan
86. Return on Training Investment

HR – Performance Management
87. % jumlah karyawan yang telah mengumpulkan form penilaian kerja (performance appraisal)
88. % jumlah karyawan yang telah menyusun KPI (key performance indicators)
89. % jumlah atasan yang melakukan kegiatan review bulanan pencapaian KPI
90. Rata-rata skor KPI karyawan
91. % Jumlah karyawan yang mendapatkan predikat A (istimewa) dalam penilaian kinerja

5
92. % jumlah karyawan yang hasil penilaian PA-nya sudah diinput ke sistem database
93. % penyelesaian penyusunan balanced scorecard perusahaan
94. Jumlah kegiatan review balanced scorecard dalam setahun

HR – Career and Talent Management


95. % penyelesaian panduan dan kebijakan manajemen karir dan talent development
96. % jumlah posisi manajer ke atas yang telah memiliki calon suksesor
97. Jumlah karyawan yang teridentifikasi sebagai talent yang akan dikembangkan
98. Jumlah karyawan yang masuk kategori deadwood (tidak potensial dan tidak perform)
99. % penyelesaian program pengembangan untuk top talent
100. % realisasi program pengembangan untuk top talent
101. % jumlah karyawan yang lolos tes assessment center untuk promosi jabatan
102. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mengisi posisi strategis yang kosong (strategic
vacant position)
103. Top Talent Turn Over (% Jumlah karyawan yang masuk kategori top talent yang
keluar/resign)
104. Employee turn over dalam setahun
105. Job Engagement Score (Tingkat komitmen, motivasi dan keterikatan karyawan dengan
pekerjaannya)

HR – Remuneration, Administration and Industrial Relations


106. Jumlah kesalahan penghitungan uang lembur karyawan
107. Jumlah kesalahan input data karyawan
108. % penyelesaian penyusunan salary grading baru
109. Rata-rata hari penyelesaian permintaan reimbursement biaya kesehatan
110. Tingkat akurasi data HRIS
111. Skor kepuasan karyawan terhadap layanan HRD
112. Jumlah pertemuan dengan SPSI dalam setahun
113. Jumlah kegiatan demo karyawan dalam setahun

6
114. Tingkat kehadiran karyawan
115. Jumlah pelanggaran peraturan perusahaan oleh karyawan
116. Rasio Biaya pegawai (gaji + tunjangan) dibanding total biaya produksi
117. Profit per karyawan
118. Sales revenue per karyawan

Organizational Development (OD)


119. % penyelesaian kegiatan diagnosa efektivitas organisasi
120. % penyelesaian kegiatan improvement untuk menigkatkan efektivitas organisasi
121. % penyelesaian penyempurnaan struktur organisasi yang baru
122. Jumlah kegiatan internalisasi nilai-nilai budaya perusahaan
123. Skor pemahaman karyawan terhadap visi misi dan nilai-nilai budaya perusahaan
124. Skor komitmen karyawan terhadap visi misi dan nilai-nilai budaya perusahaan
125. Tingkat penerapan nilai-nilai budaya perusahaan

General Affairs, Transportation and Security


126. Jumlah kerusakan fasilitas kantor dalam sebulan
127. Rata-rata hari yang dibutuhkan untuk perbaikan fasilitas kantor
128. Skor nilai kebersihan ruangan kantor dan sarana pendukung
129. Skor kepuasan karyawan terhadap layanan GA
130. % jumlah surat kendaran bermotor yang diproses sesuai jadwal
131. Jumlah insiden kecelakaan mobil kantor
132. Jumlah kerusakan mobil saat dipakai
133. Jumlah keterlambatan layanan transportasi
134. Jumlah insiden pencurian

Legal
135. Rata-rata hari penyelesaian kegiatan review dokumen legal
136. Tingkat akurasi penyusunan dokumen legal

7
137. Jumlah dispute/masalah legal yang terjadi dalam setahun
138. % jumlah dispute yang berhasil diselesaikan sesuai kepentingan perusahaan
139. % jumlah dokumen legal perusahaan yang diproses atau diperpanjang dengan tepat
waktu sesuai dengan ketentuan peraturan
140. Tingkat akurasi arsip dokumen legal

Keuangan dan Akuntansi


141. Jumlah laporan keungan yang terlambat diselesaikan sesuai deadline
142. Jumlah kesalahan input data keuangan
143. Jumlah kesalahan analisa data keuangan
144. Deviasi realisasi budget dibanding rencana (actual vs budget)
145. Rata-rata return yang diperoleh dari penyimpanan dana di bank
146. Rata-rata % bunga pinjaman ke bank
147. Jumlah temuan audit internal
148. Tingkat ketepatan waktu pembayan dan pelaporan pajak
149. Jumlah denda dari kantor pajak
150. % jumlah tagihan yang dibayarkan oleh pelanggan dengan tepat waktu
151. % kesesuaian rencana penggunaan cash bulanan dengan realisasi
152. % jumlah hutang kepada supplier yang dibayarkan dengan tepat waktu
153. Profit margin
154. Eearning Before Interest Tax Depreciation and Amortization (EBITDA)
155. Cash flow to total debt
156. Cash flow adequacy ratio
157. Cash turn over ratio
158. Asset turn over ratio
159. Inventory turn over
160. Liqudity ratio
161. Return on investment
162. Return on Asset

8
Information Technology
163. Rata-rata durasi downtime server IT
164. Frekuensi downtime server IT
165. Jumlah request permintaan perbaikan hardware oleh karyawan
166. Jumlah request permintaan perbaikan software oleh karyawan
167. Rata-rata hari penyelesaian perbaikan hardware
168. Skor kepuasan user (karyawan) terhadap layanan IT
169. % penyelesaian pembuatan aplikasi baru (dibandingkan rencana awal)
170. % penyelesaian implementasi sistem aplikasi baru
171. Jumlah bug yang ditemukan dalam aplikasi baru yang dikembangkan
172. Jumlah cabang yang sistem-nya sudah terkoneksi dengan kantor pusat

Internal Audit
173. % penyelesaian kegiatan audit dibandingkan dengan rencana
174. % penyelesaian penyusunan laporan audit yang sesuai deadline
175. Jumlah temuan audit major
176. % jumlah temuan audit yang ditindaklanjuti dengan tuntas sesuai jadwal

Marketing
177. Market Share Produk X
178. Profitability Margin Produk X
179. % Pertumbuhan penjualan dibanding kompetitor
180. Return on Investment of Marketing Program
181. Tingkat Persepsi Pelanggan terhadap Mutu Produk
182. Tingkat intention to purchase dari calon pembeli
183. Persentase Biaya Pemasaran dibanding Total Sales Revenue
184. Jumlah produk baru yang dikembangkan
185. Pertumbuhan penjualan produk baru
186. Customer Lifetime Value

9
187. Rata-rata Biaya Akuisisi Per Pelanggan
188. % jumlah pelanggan yang akan merekomendasikan produk kepada rekannya
189. Realisasi biaya pemasaran dibanding rencana atau budget
190. Persentase pertumbuhan penjualan sebelum dan setelah penayangan iklan
191. Jumlah pemirsa televisi yang menonton iklan yang ditayangkan
192. Skor brand awareness sebelum dan setelah penayangan iklan
193. Tingkat ingatan pemirsan (memory retentian rate) terhadap iklan yang ditayangkan
194. Tingkat pemahaman pemirsa terhadap pesan iklan yang disampaikan
195. Tingkat pengenalan (awareness rate) pemirsa terhadap produk yang diiklankan
196. Rasio biaya iklan dibandingkan pertumbuhan penjualan produk yang diiklankan

SALES and Distribution


197. Pertumbuhan Penjualan
198. Pertumbuhan penjualan per kategori produk
199. Pertumbuhan Jumlah Pelanggan
200. Pertumbuhan Jumlah Pelanggan Premium (big customers)
201. Pertumbuhan nilai penjualan dari pelanggan premium
202. Persentase Jumlah Pelanggan yang Repeat Order
203. Persentase Jumlah Pelanggan yang Hilang
204. Jumlah area penjualan yang di-cover
205. Jumlah penjualan produk baru dalam 12 bulan pertama
206. Jumlah agen per kota
207. % Jumlah distributor yang memenuhi target penjualan
208. Jumlah kunjungan ke agen (distributor) per bulan
209. Jumlah pasar modern yang menjadi distributor
210. Jumlah pasar tradisional yang di-cover dalam distribusi produk
211. Rata-rata pembelian per agen (pelanggan)
212. Rata-rata penjualan per salesman
213. % Jumlah agen yang melakukan pembayaran dengan tepat waktu

10
214. % jumlah pengiriman barang ke pelanggan yang dilakukan dengan tepat waktu
215. Rasio pembeli potensial (prospek) yang menjadi pembeli
216. Jumlah kunjungan ke pembeli potensial per bulan

Customer Relationship Management


217. Skor kepuasan pelanggan
218. Jumlah komplain pelanggan per tahun
219. Jumlah komplain pelanggan yang bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari satu hari
220. % Jumlah Komplain Pelanggan yang Bisa diselesaikan dalam waktu 3 hari atau kurang
221. Jumlah pelanggan yang menjadi member Loyalty Card
222. Jumlah pelanggan yang mengembalikan produk yang dibeli (retur)
223. % jumlah pelanggan yang telah dimasukkan dalam database CRM (customer relationship
management)
224. Jumlah event temu pelanggan (customer gathering) per tahun
225. Jumlah pelanggan yang datang per event customer gathering
226. Jumlah pelanggan e-newsletter korporat
227. Jumlah pelanggan yang memberikan umpan balik perbaikan (feedback)
228. Rata-rata Jumlah Call Pelanggan ke Call Center setiap hari
229. Rata-rata detik untuk menerima setiap panggilan (call) pelanggan
230. Rata-rata menit perbincangan dengan setiap panggilan call center
231. Rata-rata jumlah panggilan pelanggan yang tidak bisa diterima (drop call rate)
232. Jumlah keluhan pelanggan yang dimuat di surat pembaca media massa
233. Jumlah keluhan pelanggan di akun social media (facebook dan twitter)
234. Rata-rata menit untuk merespon keluhan follower di akun facebook/twitter korporat

BRAND Management
235. Brand knowledge score
236. Brand awareness score
237. Brand credibility score

11
238. Peringkat brand value dibanding brand value kompetitor
239. Tingkat pertumbuhan brand awarenss score
240. Jumlah Kegiatan Brand Activation Per Tahun
241. Rata-rata Pengunjung setiap Event Brand Activation
242. Liputan Media tentang Brand Activation Event
243. Pertumbuhan penjualan setelah kegiatan brand activation
244. Brand Recall Rate setelah Program Penyangan Program Iklan
245. Peringkat brand dalam kegiatan penilaian Brand Award oleh lembaga independen

Public Relations
246. Jumlah berita positif di media massa (cetak, online dan elektronik)
247. Jumlah berita negatif di media massa (cetak, online, elektronik)
248. Jumlah press release yang dirilis per tahun
249. Jumlah media gathering yang dilakukan per tahun
250. Jumlah perwakilan media yang datang dalam setiap event media gathering
251. Jumlah pelanggan media komunikasi korporat (brand)
252. Product Awereness Score
253. Corporate Image Score

Digital and Social Media Marketing


254. Jumlah web visitors per bulan
255. Jumlah web unique visitor per bulan
256. Rata-rata menit web visitor
257. Rata-rata jumlah halaman yang dibuka oleh setiap visitor
258. Peringkat dalam hasil search engine untuk kata kunci “X”
259. Jumlah pelanggan email
260. % email yang terkirim ke database pelanggan
261. % email newsletter yang dibuka oleh pelanggan
262. % email newsletter yang link promosinya diklik oleh pelanggan

12
263. Jumlah fan di fanpage facebook
264. Rata-rata jumlah comments dan like pada setiap update status brand
265. Jumlah follower di akun twitter
266. Rata-rata jumlah retweet untuk setiap tweet brand yang di-publish
267. Jumlah follower di akun instagram
268. Rata-rata jumlah like untuk setiap foto brand yang di-publish
269. Jumlah subscribers dalam channel Youtube
270. Jumlah total viewers untuk semua video promosi brand yang di-upload ke youtube
271. Conversion rate (rasion jumlah pengunjung web yang menjadi pembeli)
272. Jumlah klik iklan banner yang dipasang di media online
273. Jumlah update tulisan di blog korporat setiap bulannya
274. Rata-rata jumlah pembaca per artikel dalam blog korporat
275. Jumlah peserta yang ikut kegiatan kuis online di fanpage Facebook
276. Jumlah kegiatan integrated marketing online dalam setahun (integrated antara iklan di
televisi, dan semua channel social media seperti facebook, twitter, youtube dan instagram)

Corporate Secretary/Secretary
277. Tingkat ketepatan waktu kegiatan RUPS perusahaan
278. Tingkat ketepatan waktu dan akurasi penerbitan laporan tahunan korporat (annual
report)
279. Tingkat akurasi dokumentasi surat menyurat perusahaan
280. Tingkat ketepatan waktu dan akurasi notelensi kegiatan rapat direksi
281. Tingkat akurasi penyusunan agenda kegiatan direksi

New Product Development


282. Jumlah produk baru yang diluncurkan dalam setahun
283. Nilai penjualan produk baru dalam 12 bulan sejak peluncuran
284. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk melakukan peluncuran produk baru – sejak
pemunculan ide, eksperimen, produksi hingga tahapan product launch

13
285. % jumlah ide produk baru yang diimplementasikan menjadi kenyataan
286. Tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk baru

Business Development
287. Jumlah pengembangan area pemasaran baru yang dilakukan
288. Jumlah kerjasama dengan mitra bisnis dalam setahun
289. Jumlah pendapatan yang dihasilkan dari kerjasama bisnis
290. Jumlah pelanggan atau klien baru yang diperoleh
291. Jumlah cabang baru yang dibuka di daerah tertentu
292. Jumlah perwakilan bisnis yang dibuka di luar negeri
293. Jumlah pendapatan cabang baru
294. Jumlah pendapatan dari kantor perwakilan bisnis di luar negeri

Business Improvement
295. Jumlah inisiatif business improvement yang dilakukan dalam setahun
296. % penyelesaian program improvement dibandingkan dengan rencana awal
297. Tingkat produktivitas mesin sebelum dan sesudah pelaksanaan program improvement
298. Tingkat produktivitas tenaga kerja sebelum dan sesudah pelaksanaan program
improvement
299. Tingkat efisiensi mesin sebelum dan sesudah pelaksanaan program improvement
300. Tingkat efisiensi tenaga kerja sebelum dan sesudah pelaksanaan program improvement
301. % penyelesaian pembuatan SOP baru
302. % penyelesaian update atau penyempurnaan SOP
303. Tingkat kepatuhan karyawan terhadap SOP

14

Anda mungkin juga menyukai