BERDASARKAN
PERMENPANRB NO. 1
TAHUN 2020 &
PERATURAN BKN NO. 9
TAHUN 2022
PUSLATBANG DAN KAJIAN
DESENTRALISASI DAN OTONOMI
DAERAH (PUSLATBANG KDOD) LAN RI
21 Desember 2022
Pendistribusian pegawai masih belum
Menumpuknya pegawai di satu unit &
mengacu pada kebutuhan nyata organisasi/
kurangnya pegawai di unit lain
beban kerja organisasi
Ketidaksesuaian antara kompetensi
pegawai (keahlian atau keterampilan
pegawai yang belum proporsional)
dengan jabatan yang didudukinya
Pembentukan organisasi cenderung tidak Organisasi yang dibentuk terlalu besar
berdasarkan kebutuhan nyata sementara beban kerjanya kecil
Analisis Beban
Analisis Jabatan
Kerja
•Menentukan •Menentukan
jenis atau kualitas jumlah/kuantitas
tenaga kerja tenaga kerja
ANALISIS BEBAN KERJA
Teknik manajemen yang dilakukan Digunakan untuk menghitung
secara sistematis untuk memperoleh jumlah kebutuhan pegawai atau
informasi mengenai tingkat Pemangku Jabatan berdasarkan
efektivitas dan efisiensi kerja sejumlah target pekerjaan yang
organisasi berdasarkan volume kerja harus diselesaikan pada satuan
(Permenpan 1/2020) waktu tertentu Per BKN 9/2022)
ABK ABK
Menghasilkan suatu tolok ukur bagi
Diharapkan dapat memenuhi pegawai/unit organisasi dalam
tuntutan kebutuhan untuk pembagian tugas serta
melaksanakan kegiatan, berupa
menciptakan efektivitas dan
norma waktu penyelesaian
efisiensi serta profesionalisme pekerjaan, tingkat efisiensi kerja,
SDM aparatur yang memadai pada dan standar beban kerja dan
setiap instansi serta mampu prestasi kerja, menyusun formasi
melaksanakan tugas umum pegawai, serta penyempurnaan
pemerintahan dan pembangunan sistem prosedur kerja dan
manajemen lai
Uraian tugas
ASPEK-ASPEK
Volume kerja/ DALAM
Norma waktu
Jumlah hasil ANALISIS
BEBAN KERJA
Waktu kerja
efektif
Uraian Tugas Norma Waktu
standar kemampuan yang diukur dari satuan waktu
yang digunakan/satuan hasil. Waktu penyelesaian
yang dipergunakan untuk
menghasilkan/menyelesaikan produk/hasil kerja
Paparan semua tugas jabatan yang adalah relatif tetap sehingga menjadi variabel tetap
merupakan upaya pokok pemangku dalam pelaksanaan analisis beban kerja
jabatan dalam memproses bahan kerja
menjadi hasil kerja menggunakan
perangkat kerja dalam kondisi tertentu Perubahan norma waktu dapat terjadi karena
perubahan kebijakan, peralatan, kualitas SDM,
organisasi, sistem, dan prosedur
Volume Kerja/Jumlah Hasil
Beban kerja yang merupakan aspek pokok yang menjadi dasar untuk
perhitungan. Beban kerja perlu ditetapkan melalui program-program
unit kerja yang selanjutnya dijabarkan menjadi target pekerjaan untuk
setiap jabatan
Volume kerja diperoleh dari target pelaksanaan tugas untuk
memperoleh hasil kerja/produk. Setiap volume kerja yang berbeda-
beda antar unit/jabatan merupakan variabel tidak tetap dalam
pelaksanaan analisis beban kerja.
Output mingguan = 235:5 = 47
Output bulanan = 235:20 = 11,75 dibulatkan 12
Hari Kerja Efektif
Jumlah hari dalam kalender dikurangi hari libur dan cuti.
5 Hari Kerja Efektif :
- Hari kerja efektif 365 hari - Hari libur 130 hari = 235 Hari
(Libur Sabtu-Minggu 104 hari + Libur Resmi 14 hari + Cuti 12 Hari)
6 Hari Kerja Efektif :
- Hari kerja efektif 365 hari dikurangi hari libur 78 hari = 287 hari
(Libur Minggu 52 hari + Libur Resmi 14 hari + Cuti 12 hari)
JAM KERJA EFEKTIF
Jumlah jam kerja formal dikurangi dengan waktu kerja yang hilang
karena tidak bekerja (allowance) seperti istirahat makan, melepas lelah,
buang air dan sebagainya rata-rata sekitar 30% dari jumlah jam kerja
formal
Jam kerja per minggu = 37 jam 30 menit (Kepres 68/95)
Jam Kerja Efektif per Minggu - 30% = 70% x 37 Jam 30 Menit = 26,25
Jam dibulatkan 26 Jam 30 Menit
Jam Kerja Tidak Efektif per Minggu = 37 Jam 30 Menit – 26 Jam 30
Menit = 11 Jam
Jam Kerja untuk 5 Hari Kerja
• Jam Kerja Formal per Hari = 37 Jam 30 Menit : 5 = 7,5 dibulatkan = 7
jam 30 Menit
• Jam Kerja efektif per Hari = 26 Jam 30 Menit : 5 = 5,30 dibulatkan = 5
Jam 30 Menit
Jam Kerja untuk 6 Hari Kerja
• Jam Kerja Formal per Hari = 37 Jam 30 Menit : 6 = 6,25 dibulatkan = 6
jam 30 Menit
• Jam Kerja efektif per Hari = 26 Jam 30 Menit : 6 = 4,41 dibulatkan = 4
Jam 30 Menit
JAM KERJA PER TAHUN
Jam kerja formal per tahun
5 hari kerja = 235 hr x 7 jam 30 menit/hr = 1.715 dibulatkan = 1.700 Jam
6 hari kerja = 287 hr x 6 jam 30 menit/hr = 1.808 dibulatkan = 1.800 jam
• Jam kerja efektif per tahun
• 5 hari kerja = 235 hr x 5 jam 30 menit/hr = 1.245 dibulatkan = 1.250 jam
• 6 hari kerja = 287 hr x 4 jam 30 menit/hr = 1.234 dibulatkan = 1.250 jam
WAKTU KERJA EFEKTIF
HARIAN MINGGUAN TAHUNAN
5 HARI KERJA 6 HARI KERJA
5 Jam 30 4 Jam 30 26 Jam 30 1.250 jam
Menit Menit Menit
235 287 47 12
output output output output
• Pendekatan Tugas per tugas jabatan
Metoda ini adalah metoda untuk menghitung kebutuhan pegawai pada
jabatan yang hasil kerjanya abstrak atau beragam/banyak.
Jumlah Hasil Kerja x Waktu Penyelesaian
x 1 orang
Waktu Kerja Efektif
PERKA BKN 19/2011
No. URAIAN TUGAS SATUAN WAKTU WAKTU KERJA BEBAN KERJA KEBUTUHAN
HASIL PENYELESAIAN EFEKTIF PEGAWAI
(MENIT) (MENIT)
1 Mengklasifikasikan data jabatan
Dokumen
berdasarkan, jenis, dan sifat jabatan sesuai
Klasifikasi Data 180 72000 20 0,050
dengan tugas jabatan sebagai bahan
Jabatan
telaah jabatan.
Dst
JUMLAH
PERBKN 9/2022
No. URAIAN TUGAS HASIL KERJA JUMLAH WAKTU WAKTU KEBUTUHAN
HASIL PENYELESAIAN (JAM) EFEKTIF PEGAWAI
1 Mengklasifikasikan data jabatan
Dokumen
berdasarkan, jenis, dan sifat jabatan sesuai
Klasifikasi Data 20 3 1250 0,048
dengan tugas jabatan sebagai bahan
Jabatan
telaah jabatan.
Dst
JUMLAH
No. URAIAN TUGAS HASIL KERJA JUMLAH HASIL WAKTU WAKTU KEBUTUHAN
PENYELESAIAN EFEKTIF PEGAWAI
(JAM)
Dst
JUMLAH
JUMLAH PEGAWAI