BAHASA INDONESIA SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI
Makalah ini Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata kuliah
“Bahasa Indonesia”
Dosen pembimbing:
Salfayana Putri Arita, [Link].
Oleh:
Fitra azkia ramadhani (190208078)
Mir'atinnisa Khairiyah Lubis (190208019)
Rizky Jumatul Fajri (190208005)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
FAKULTAS TARBIYAH KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY BANDA ACEH
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat
dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah yang
berjudul “bahasa indonesia sebagai media komunikasi” ini tepat pada
waktunya.
Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas
ibu Salfayana Putri Arita, [Link]. pada mata kuliah bahasa indonesia. Selain itu,
makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan bagi para pembaca dan
juga bagi penulis.
Kami mengucapkan terima kasih kepada ibu Salfayana Putri Arita,
[Link]. yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah
pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang kami tekuni.
Kami menyadari, makalah yang kami tulis ini masih jauh dari kata
sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan kami
nantikan demi kesempurnaan makalah ini.
Banda aceh, 12 juni 2020
Penulis
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...........................................................................i
DAFTAR ISI.........................................................................................ii
Bab I PENDAHULUAN....................................................................1
A. Latar belakang.............................................................................1
B. Rumusan masalah........................................................................1
C. Tujuan..........................................................................................2
Bab II PEMBAHASAN.......................................................................3
A. Pengertian bahasa........................................................................3
B. Sejarah Perkembangan Bahasa indonesia....................................3
C. Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia...................................5
D. Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar....................6
E. Aspek Bahasa...............................................................................7
F. Bahasa mempengaruhi perilaku...................................................8
Bab III PENUTUP................................................................................9
Kesimpulan........................................................................................9
Daftar pustaka.....................................................................................10
ii
Bab I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Bahasa merupakan salah satu budaya manusia yang sangat tinggi nilainya
karena dengan bahasa manusia dapat berkomunikasi antar sesama. Dengan
bahasa pula manusia dapat berkembang. Jelas bahwa bahasa sangat penting
peranannya dalam kehidupan sosial dan boleh dikatakan manusia
menggunakan bahasa setiap hari mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi,
bahkan bermimpi pun manusia pun berbahasa.
Bahasa tumbuh dan dibutuhkan dalam segala aspek kehidupan masyarakat
yang meliputi kegiatan bermasyarakat seperti perdagangan,pemerintahan,
kesehatan, pendidikan, keagamaan, dan sebagainya. Bahasa mampu
menransfer keinginan, gagasan, kehendak, dan emosi dari seseorang kepada
orang lain.
bahasa pada dasarnya memang merupakan alat atau sarana untuk
komunikasi antarmanusia. Bahasa juga merupakan salah satu ciri yang
membedakan manusia dengan makhluk lain. Hal itu disebabkan karena
manusia mempunyaikemampuan untuk berpikir dan kemampuan untuk
mengembangkan akal budinya. Dengan kemampuan itu manusia
mengembangkan suatu alat untuk berkomunikasi, guna mengungkapkan
pikirannya, perasaannya, ataupun keinginannya, yaitu bahasa
B. Rumusan masalah
Dalam hal ini, kami telah berdiskusi untuk menyusun dan
merumuskan masalah yang akan kami bahas dalam makalah ini seperti:
a. Sejarah perkembangan bahasa indonesia
b. Bahasa mempengaruhi prilaku
1
c. Bahasa indonesia yang baik dan benar
C. Tujuan
Makalah ini di buat untuk menjelaskan rumusan masalah di atas dan untuk
memberi informasi kepada para pembaca tentang sejarah bahasa, bahasa dapat
berpengaruh kepada prilaku dan berbahasa indonesia yang baik dan benar.
2
3
Bab II
PEMBAHASAN
A. Pengertian bahasa
Pengertian bahasa dalam linguistik, bahasa merupakan sistem tanda bunyi
yang digunakan oleh pemakainya untuk berkomunikasi dan untuk berbagai
keperluan lainnya. Dalam pengertian diatas bahasa yang dimagsud adalah
bahasa lisan. Bahasa lisan merupakan bahasa yang paling dasar yang dimiliki
manusia. Semua bahasa di dunia ini memiliki bunyi dan cara penyampaian
masing masing.
Namun, bahasa juga mempunyai wujud tertulis yang merupakan hasil dari
perkembangan budaya dan teknologi. Unsur utama bahasa tertulis adalah
tulisan. Dengan demikian bahasa memiliki dua cara dalam
penyampaiannya,yaitu bunyi dan tulisan1
B. Sejarah Perkembangan Bahasa indonesia
Bahasa melayu adalah bahasa kebangganBrunei,Indonesia,Malaisya, dan
Singapura. Bahasa Indonesia yang berkedudukan bahasa kebangasaan dan
bahasa resmi negara Republik Indonesia, yang pokoknya atau dasarnya dari
bahasa melayu riau (bahasa melayu di Povinsi Riau,Sumatra,Indonesia).
Nama melayu digunakan pertama sekali sebagai nama kerajaan tertua di
jambidi tepi sungai batanghari, yang pada abad ke 7 kerajaan tersebit di
taklukkan oleh kerajaan Sriwijaya. Selama empat abad kerajaan ini berkuasa
di daerah sumatra selatan bagian timur dan di bawah pemerintahan raja-raja
syaielndra bukan saja menjadi pusat politik di asia tenggara, melainkan juga
menjadi pusat ilmu pengetahuan.
1
. Khushartanti,[Link].(Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama, 2007)) hal 65.
4
Tahap sejarah perkembangan bahasa melayu menjadi bahasa Indonesia
sebagai berikut:
1. Pada tahun 1901 disusun ejaan resmi bahasa melayu oleh [Link]
Ophuiysen dan dimuat dalam kitab lugat melayu.
2. Pada tahun 1908 pemerinta mendirikan sebuah badan penerbit buku-
buku bacaan yang diberi nama Taman Bacaan Rakyat, yang kemudian
pada tahun 1917 diubah menjadi Balai Pustaka. Balai pustaka
menerbitkan buku-buku novel, seperti Siti Nurbaya dan Salah Asuhan
dan juga buku-buku lainnya yang tidak sedikit membantu penyebaran
bahasa melayu dikalangan masyarakat luas.
3. Pada tahun 1928 merupakan saat-saat yang paling penting dalam
perkembangan bahasa Indonesia karena pada tanggal tersebut para
pemuda pemilihan menmancangkan tonggak yang kokoh untuk
perjalanan bahasa Indonesia.
4. Pada tahun 1933 resmi berdiri sebuah angkatan sastrawan muda yang
menamakan dirinya pujangga baru yang dipimpin oleh Sultan Ali
Syahbana dan kawan-kawan.
5. Masa pendudukan jepang yaitu tahun 1942 sampai 1945 merupakan
salah satu masa yang penting. Jepang memilih bahasa Indonesia
sebagai alat komunikasi resmi antara pemerinta Jepang dengan rakyat
Indonesia.
6. Pada tanggal 18 agustus 1945 ditanda tanganilah UUD 1925 yang
salah satunya pasal 36 menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa
Negara.
Pada tanggal 19 maret 1947 diresmikan penggunaan ejaan republic2
2
. Sukirman Nurdjan,dkk, 2016. Bahasa indonesia untuk perguruan tinggi. (Sulawesi utara: Aksara
timur)) hal 6-9.
5
C. Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia
Bahasa ialah kemampuan yang dimiliki manusia untuk berkomunikasi
dengan manusia lainnya menggunakan tanda, misalnya kata dan gerakan.
Bahasa Indonesia ialah bahasa Nasional dan bahasa resmi bagi
[Link] diikrarkan Sumpah Pemuda dalam Kongres Pemuda 28 Okto-
ber 1928, bahasa Indonesia menjadi bahasa nasional. Dan di dalam UUD
Pasal 36 Undang-Undang Dasar 1945, bahasa Indonesia juga menjadi bahasa
resmi negara Indonesia.
bahasa Indonesia berfungsi sebagai:
(1) bahasa resmi kenegaraan,
(2) bahasa pengantar resmi di lembaga-lembaga pendidikan,
(3) bahasa resmi di dalam per- hubungan pada tingkat nasional untuk
kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintahan,
(4) bahasa resmi dalam pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu
pengetahuan serta teknologi modern.
Pengembangan dan pembinaan bahasa.
Bahasa dapat berubah dengan seiringnya waktu,sebagaimana diketahui,
digunakan sebagai sarana pikir, ekspresi, dan sarana komuni- kasi dalam
kegiatan kehidupan manusia, seperti dalam bidang ilmu, teknologi, dan seni.
Seiring dengan perkembangan zaman, ilmu, teknologi, dan seni berkembang
sedemikian rupa. Bahasa Indonesia pun berkembang mengikuti perkembangan
tersebut. Pesatnya perkembangan ilmu, teknologi, dan seni di dunia Barat
membawa pengaruh terhadap perkembangan bahasa Indonesia. Dan
perubahan bahasa Indonesia dapat berubah akibat banyaknya pulau dan
provinsi di Indonesia membuat penuturan bahasa di setiap provinsinya
berbeda-beda.
6
D. Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar
Rakyat Indonesia harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan
benar agar kita dapat memahami dan dapat mengucapkannya dengan baik,agar
para pendengar dapat menerima perkataan kita,dan tidak terjadi kesalah
pahaman antara yang berbicara dan pendengar. Bahasa Indonesia yang baik
belum tentu benar, yang benar belum tentu yang yang baik. Seperti yang
dinyatakan oleh Pateda (1997:30) bahwa kita berusaha agar dalam situasi
resmi kita harus berbahasa yang baku, begitu juga dalam situasi yang tidak
resmi kita berusaha menggunakan bahasa yang baku.
Penggunaan bahasa dengan baik menekankan sebuah aspek komunikatif
bahasa. Hal ini terjadi karena kita harus memperhatikan kepada siapa kita
menyampaikan bahasa kita atau berbicara.
Sedangkan penggunaan bahasa yang benar berkaitan dengan aspek kaidah.
Ada empat hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan bahasa yang
benar yaitu:
[Link] dalam penempatan tata bahasa
[Link] dalam kata-kata
[Link] baca,
[Link] ejaan.
Bahasa Indonesia baku dan nonbaku mempunyai ciri-ciri bahasa dan
fungsi pemakaian yang berbeda. Ciri-ciri dan fungsi setiap ragam bahasa itu
saling berkait. Bahasa Indonesia baku berciri seragam, sedangkan ciri bahasa
Indonesia nonbaku beragam.
Pemakaian bahasa Indonesia baku dengan baik adalah pemakaian bahasa
Indonesia yang mengikuti atau sesuai dengan fungsi pemakaian bahasa baku.
Pemakaian bahasa Indonesia nonbaku dengan baik adalah pemakaian bahasa
yang tidak mengikuti atau sesuai dengan fungsi pemakaian bahasa Indonesia
nonbaku.
7
Harimurti Kridalaksana memperjelas bahwa adanya baku atau bahasa
standar dan bahasa nonbaku atau bahasa nonstandar bukan berarti bahwa
bahasa baku atau bahasa standar lebih baik, lebih benar atau lebih betul
daripada bahasa situ non baku atau bahasa [Link] memakai bahasa
secara benar atau baik apabila kita menggunakan bahasa baku sesuai dengan
fungsinya. Demikian juga, kita mempergunakan bahasa secara benar atau
baik apabila kita mempergunakan bahasa nonbaku atau bahasa nonstandar
sesuai dengan fungsinya. Kita menggunakan bahasa secara salah atau tidak
benar bila kita menggunakan bahasa standar untuk fungsi bahasa nonstandar.
Oleh karena itu, memakai bahasa baku tidak dengan sendirinya berarti
memakai bahasa yang baik dan benar, Bahasa baku tidak sama dengan bahasa
yang baik dan benar (1981:19).
E. Aspek Bahasa
Keterampilan bahasa Indonesia ada 4 aspek, yaitu berbicara, menyimak,
menulis, dan membaca. Mendengarkan dan berbicara merupakan aspek
keterampilan berbahasa ragam lisan, sedangkan membaca dan menulis
merupakan keterampilan berbahsa ragam tulis. Mendengarkan dan membaca
adalah keterampilan berbahsa yang bersifat reseptif, sedangkan berbicara dan
menulis bersifat produktif. Berbicara dan mendengarkan adalah jenis
keterampilan berbahasa lisan yang sangat erat kaitannya. ada beberapa aspek
dalam bahasa yaitu aspek fisik dan aspek social.
Aspek fisik bahasa, seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa bahasa
merupakan suatu bentuk alat komunikasi manusia yang berupa lambang
bunyi melalui alat ucap, dimana setiap suara yang dikeluarkan memiliki arti,
untuk menghasilkan bunyi bahasa yang benar diperlukan alat bicara dalam
melakukan artikulasi, serta kemampuan mengatur pernafasan. Perubahan
proses produksi bunyi menghasilkan perubahan kualitas bunyi (aspek
produksi).sebagi akibat proses artikulasi yang berbeda pada bahasa bahasa di
dunia ini, bunyi bunyi bahasa yang dihasilakan berbagai bahasa itu pun
berbeda (aspek akustis).
8
Aspek sosial bahasa, bahasa mempunyai variasi dan memiliki ragam. Di dalam
lingkungan masyarakat, ada bahasa yang digunakan dan memperlihatkan ciri
keakraban. Bahasa yang ditandai bentuk dan pilihan kata akrab. Ragam
berikutnya dikenal sebagai konsultatif, yang merupakan ragam bahasa yang
digunakan pada saat mengajar di kelas. Cirinya berbeda dengan ragam formal atau
resmi. 3Bahasa mempengaruhi perilaku
Bahasa merupakan bagian dari budaya sebab hal inilah yang menjadi
sorotan dalam masyarakat kita. Penggunaan suatu bahasa menggambarkan
ciri suatu daerah pada individu seseorang, oleh karena itu, seseorang akan
dinilai berperilaku baik atau buruk dan tingkat pendidikan dari cara
berbahasanya. Apabila dalam sebuah masyarakat tidak menerima salah satu
budaya, bisa jadi ada kesalahan pada faktor bahasa yang tidak sesuai dalam
masyarakat tersebut. Oleh sebab itu, perlu ditanamkan sejak dini pada anak
didik tentang pentingnya menggunakan bahasa yang baik dalam bertutur kata
sebab akan berpengaruh terhadap budaya dan pendidikan anak ke depannya.
Perilaku berbahasa dan sikap berbahasa merupakan dua hal yang erat
[Link] dapat menentukan bahasa serta kelangsungan hidup suatu
bahasa. Perilaku berbahasa adalah sikap mental seseorang dalam memilih dan
menggunakan bahasa. Pada dasarnya sesorang bebas memilih bahasa dan
bebas pula menggunakan bahasa itu.
sikap dapat mengacu pada bentuk tubuh, posisi berdiri yang tegak,
perilaku atau gerak gerik, dan perbuatan atau tindakan yang dilakukan
berdasarkan pandangan sebagai suatu reaksi atas adanya suatu hal atau
kejadian. Sikap merupakan fenomena keadaan jiwa seseorang, yang biasanya
termanifestasi dalam bentuk tindakan atau perilaku. Sikap tidak dapat diamati
secara langsung sebab untuk mengamati sikap dapat dilihat melalui perilaku.4
3
R [Link] Bahasa dalam Masyarakat. (jurnal Unissula, 2017).hal 693.
4
R Rohullah,.Pengaruh Bahasa dalam Masyarakat. (jurnal Unissula, 2017).hal 693.)
9
PENUTUP
Kesimpulan
Dengan demikian dapat di tarik kesimpulan bahwa Bahasa adalah sistem
simbol bunyi yang bermakna dan berartikulasi yang dihasilkan oleh alat ucap
yang bersifat arbitrer dan konvensional, yang dipakai sebagai alat
berkomunikasi oleh sekelompok manusia untuk melahirkan perasaan dan
[Link] nasional secara alternatif bisa merupakan sebuah penetapan
yang diberikan pada satu bahasa atau lebih yang dituturkan sebagai bahasa
pertama di teritori sebuah negara.
Bahasa selain sebagai bahasa negara, bahasa juga memiliki sebuah tujuan
dari pembelajaran bahasa. Banyak orang yang belajar bahasa dengan berbagai
tujuan yang berbeda. Ada yang belajar hanya untuk mengerti, ada yang belajar
untuk memahami isi bacaan, ada yang belajar untuk dapat bercakap-cakap
dengan lancar, ada pula yang belajar untuk gengsi-gengsian, dan ada pula yang
belajar dengan berbagai tujuan khusus. Tujuan pembelajaran bahasa, menurut
Basiran adalah keterampilan komunikasi dalam berbagai konteks komunikasi.
Kemampuan yang dikembangkan adalah daya tangkap makna, peran, daya
tafsir, menilai, dan mengekspresikan diri dengan berbahasa. Kesemuanya itu
dikelompokkan menjadi kebahasaan, pemahaman, dan penggunaan.
10
DAFTAR PUSTAKA
[Link],[Link],Wicaksono,Andri [Link].2016. Sekilas Tentang
Bahasa Indonesia. (Yogyakarta: Penerbit Garudhawaca)
[Link],Dendy.2009. Mahir Berbahasa Indonesia dengan Benar.
(Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama)
Khushartanti,Untung Yuwono,Multamina RMT [Link]
Bahasa.(Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama)
R Rohullah,(2017).Pengaruh Bahasa dalam Masyarakat. jurnal
Unissula, hal 693.
Sukirman Nurdjan,SS,[Link],Firman,[Link],[Link],Mirnawati,[Link],[Link].
2016. Bahasa indonesia untuk perguruan tinggi. (Sulawesi utara:
Aksara timur)
11