100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
853 tayangan19 halaman

Panduan Instalasi ArcGIS 10.8

Laporan ini membahas penginstalan software ArcGIS 10.8 untuk memenuhi tugas praktikum sistem informasi geografis. Software ini digunakan untuk mengolah data spasial terkait dengan distribusi dana bantuan sekolah. Tahapan penginstalan meliputi unduh software, terima lisensi, dan aktivasi layanan lisensi untuk dapat menggunakan aplikasi ArcGIS.

Diunggah oleh

Ginamelisa Saragih
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
853 tayangan19 halaman

Panduan Instalasi ArcGIS 10.8

Laporan ini membahas penginstalan software ArcGIS 10.8 untuk memenuhi tugas praktikum sistem informasi geografis. Software ini digunakan untuk mengolah data spasial terkait dengan distribusi dana bantuan sekolah. Tahapan penginstalan meliputi unduh software, terima lisensi, dan aktivasi layanan lisensi untuk dapat menggunakan aplikasi ArcGIS.

Diunggah oleh

Ginamelisa Saragih
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

i

Laporan Pratikum Sistem Informasi Geografis Medan, Februari 2023

PENGINSTALAN SOFTWARE ArcGIS 10.8

Dosen Penanggungjawab:
Dr. Anita Zaitunah, [Link]., [Link].

Oleh:
Abdi Sujarwo
201201194
KSH 6

PROGRAM STUDI KEHUTANAN


FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATRA UTARA
MEDAN
2023

i
i

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis memanjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa, karena
berkat dan kasih karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan ini dengan baik.
Laporan Praktikum Sistem Informasi Geografis yang berjudul “Penginstalan
Software ArcGIS 10.8” ini dimaksudkan untuk memenuhi tugas Praktikum Sistem
Informasi Geografis sebagai syarat masuk praktikum di minggu yang akan datang
pada Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen penanggungjawab
Praktikum Sistem Informasi Geografis ibu Dr. Anita Zaitunah, [Link]., [Link]
karena telah memberikan materi dengan baik dan benar. Penulis juga
mengucapkan terima kasih kepada asisten yang telah memberikan bimbingan dan
arahan selama penulis mengikuti kegiatan praktikum ini. Penulis menyadari
bahwa laporan ini masih jauh dari kata kesempurnaan. Oleh karena itu, saran dan
kritik dari berbagai pihak dalam upaya untuk memperbaiki isi laporan ini akan
sangat penulis hargai. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi siapapun yang
membacanya.

Medan, Februari 2023

Penulis

i
ii

DAFTAR ISI

Halaman
KATA PENGANTAR.......................................................................................... i
DAFTAR ISI........................................................................................................ii
DAFTAR GAMBAR............................................................................................iii
PENDAHULUAN
Latar Belakang........................................................................................... 1
Tujuan Khusus Riset.................................................................................. 2
TINJAUAN PUSTAKA
METODE PRATIKUM
Waktu dan Tempat..................................................................................... 6
Alat dan Bahan.......................................................................................... 6
Metode Penelitian...................................................................................... 6
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil ...........................................................................................................10
Pembahasan................................................................................................10
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan ...............................................................................................10
Saran..........................................................................................................10
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

ii
iii

DAFTAR GAMBAR

No
Halaman
1. Gambar 1. Proses membuka link google drive................................................. 6
2. Gambar 2. Proses software ArcGis 10.8......................................................... 6
3. Gambar 3. Proses pengextrakan lakukan instalasi dengan mengklik setup......7
4. Gambar 4. Proses install lincense manager.................................................... 7
5. Gambar 5. Proses pengklikan pada menu lincense manager......................... 7
6. Gambar 6. Menerima perjanjian lisensi......................................................... 7
7. Gambar 7. Proses penginstalan lincense manager........................................... 8
8. Gambar 8. Klik text box dengan perintah “finish”........................................... 8
9. Gambar 9. Klik start/stop license service......................................................... 8
10. Gambar 10. Klik install dan tunggu sampai proses selesai.............................. 8
11. Gambar 11. Aplikasi ArcGIS.......................................................................... 9
12. Gambar 12. Foto selfi dengan aplikasi ArcGIS 10.8...................................... 13

iii
iv

iv
1

PENDAHULUAN

Latar Belakang
SIG adalah sistem komputer yang digunakan untuk mengumpulkan,
memeriksa, mengintegrasikan, dan menganalisa informasi-informasi yang
berhubungan dengan permukaan bumi. Pada dasarnya, istilah sistem informasi
geografi merupakan gabungan dari tiga unsur pokok yaitu sistem, informasi, dan
geografi. Dengan demikian, pengertian terhadap ketiga unsur-unsur pokok ini
akan sangat membantu dalam memahami SIG. Dengan melihat unsur-unsur
pokoknya, maka jelas SIG merupakan salah satu sistem informasi. SIG
merupakan suatu sistem yang menekankan pada unsur informasi geografi. Istilah
“geografis” merupakan bagian dari spasial (keruangan). Kedua istilah ini sering
digunakan secara bergantian atau tertukar hingga timbul istilah yang ketiga,
geospasial. Ketiga istilah ini mengandung pengertian yang sama di dalam konteks
SIG. Penggunaan kata “geografis” mengandung pengertian suatu persoalan
mengenai bumi : permukaan dua atau tiga dimensi (Wibowo et al., 2015).
Hal yang terpenting adalah data penerimaan dana bantuan yang telah
diterima oleh sekolah di kabupaten Rokan Hilir. Sistem Informasi Geografis
merupakan sebuah sebuah sistem yang terdiri dari software dan hardware, data
dan pengguna serta institusi untuk menyimpan data yang berhubungan dengan
semua fenomena yang ada dimuka bumi. Sistem Informasi Geografis (SIG)
merupakan sistem informasi spasial yang digunakan untuk memproses data yang
bergeoreferensi. SIG telah diperkenalkan di Indonesia sejak pertengahan dekade
1980an, dan ini telah dimanfaatkan diberbagai instansi pemerintah Pusat maupun
Daerah. Teknologi SIG ini mendukung keperluan penyebaran informasi dalam
bentuk data atribut dan peta-peta untuk meningkatkan koordinasi dan keterpaduan
penyebaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Data-data yang berupa
detail fakta, kondisi dan informasi disimpan dalam suatu basis data dan akan
digunakan untuk berbagai macam keperluan seperti analisis, manipulasi,
penyajian dan sebagainya (Hamidi, 2015).
Aplikasi tersebut bisa dijalankan dalam suatu jaringan global yaitu
internet, dalam suatu jaringan lokal atau jaringan LAN, dan dalam suatu komputer

1
2

yang memiliki web server. Istilah “informasi geografis” mengandung pengertian


informasi mengenai tempat-tempat yang terletak di permukaan bumi, pengetahuan
mengenai posisi dimana suatu objek terletak di permukaan bumi, dan informasi
mengenai keterangan-keterangan (atribut) yang terdapat di permukaan bumi yang
posisinya diketahui. ArcGIS adalah paket perangkat lunak yang terdiri dari produk
perangkat lunak sistem informasi geografis yang diproduksi oleh Esri. ArcGIS
meliputi perangkat lunak berbasis Windows. Perkembangan website dan
teknologi sistem informasi geografis (SIG) memungkinkan informasi mengenai
persebaran pasar tradisional di kota Semarang dapat ditampilkan tidak hanya
dalam bentuk tekstual, namun juga secara visual yang interaktif SIG berbasis web
adalah sebuah aplikasi sistem informasi geografis yang dapat dijalankan dan
diaplikasikan pada suatu web browser (Yuliani et al., 2016).
Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan sistem informasi berbasis
komputer yang digunakan untuk mengolah dan menyimpan data atau informasi
geografis. SIG merupakan alat yang bermanfaat untuk pengumpulan,
penimbunan, pengambilan kembali data yang diinginkan dan penayangan data
keruangan yang berasal dari kenyataan dunia. Secara umum pengertian SIG
adalah suatu komponen yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, sumber
daya manusia dan data yang bekerja bersama secara efektif untuk memasukan,
menyimpan, memperbaiki, memperbaharui, pengelola, memanipulasi,
mengintegrasikan, menganalisa dan menampilkan data dalam suatu informasi
berbasis geografis. SIG mempunyai kemampuan untuk menghubungkan berbagai
data pada suatu titik tertentu di bumi, menggabungkannya, menganalisa dan
akhirnya memetakan hasilnya. Dengan SIG akan dimudahkan dalam melihat
fenomena kebumian dengan perspektif yang lebih baik karena dapat meliput
semua tempat yang akan diteliti . Data yang akan diolah pada SIG merupakan data
spasial yaitu sebuah data yang berorientasi geografis dan merupakan lokasi yang
memiliki sistem koordinat tertentu, sebagai dasar referensinya (Annugerah et al.,
2016).
Tujuan

2
3

Adapun tujuan Praktikum Sistem Informasi Geografis yang berjudul


“Penginstalan Software ArcGIS 10.8” adalah untuk mengetahui pengertian dan
fungsi ArcGIS 10.8 serta untuk mengetahui cara penginstalan ArcGIS 10.8.
TINJAUN PUSTAKA

Secara umum SIG didefinisikan sebagai suatu komponen yang terdiri


dari perangkat keras, perangkat lunak, data geografis dan sumber daya manusia
yang bekerja bersama secara efektif untuk memasukan, menyimpan,
memperbaiki, memperbaharui, mengelola, memanipulasi, mengintegrasikan,
menganalisa dan menampilkan data dalam suatu informasi berbasis geografis. SIG
mempunyai kemampuan untuk menghubungkan berbagai data pada suatu titik
tertentu di bumi, menggabungkannya, menganalisa dan akhirnya memetakan
hasilnya. Data yang akan diolah pada SIG merupakan data spasial yaitu sebuah
data yang berorientasi geografis dan merupakan lokasi yang memiliki sistem
koordinat tertentu sebagai dasar referensinya. Kemampuan seperti lokasi, kondisi,
tren, pola dan pemodelan inilah yang membedakan SIG dari sistem informasi
lainnya (Rahmanto, 2020).
Sistem Informasi Geografis prinsipnya merupakan sistem informasi berbasis
lokasi (geotagging). Geotagging adalah sebuah proses penambahan informasi data
pada GPS berupa informasi latitude dan longitude dalam sebuah foto digital.
Penerapan dari konsep SIG tentu didukung dengan beberapa data yang
selanjutnya disebut dengan data spasial. Data spasial dapat digunakan untuk
analisis lebih lanjut seperti pemodelan data spasial, pemetaan sebaran suatu
lokasi, serta analisis lainnya yang berhubungan dengan pengambilan keputusan.
Teknologi yang menggunakan sistem informasi geografis begitu popular
digunakan dalam pemetaan khususnya dalam memvisualisasikannya secara digital
(Zahara, 2021).
SIG merupakan salah satu sistem informasi geografis. Istilah “informasi
geografis” mengandung pengertian informasi mengenai tempat-tempat yang
terletak di permukaan bumi, pengetahuan mengenai posisi dimana suatu objek
terletak di permukaan bumi, dan informasi mengenai keterangan-keterangan
(atribut) yang terdapat di permukaan bumi yang posisinya diketahui. ArcGIS

3
4

meliputi perangkat lunak berbasis Windows. Perkembangan website dan teknologi


sistem informasi geografis (SIG) memungkinkan informasi mengenai persebaran
pasar tradisional di kota Semarang dapat ditampilkan tidak hanya dalam bentuk
tekstual, namun juga secara visual yang interaktif SIG berbasis web adalah sebuah
aplikasi sistem informasi geografis yang dapat dijalankan dan diaplikasikan pada
suatu web browser (Iskandar, 2017).
ArcGIS Online merupakan platform kolaboratif berbasis cloud yang
memungkinkan anggota organisasi untuk menggunakan, membuat, dan berbagi
peta, pemandangan, aplikasi, dan data, serta mengakses peta dasar resmi dan
aplikasi yang siap digunakan. Selain itu pengguna ArcGIS Online juga akan
mendapatkan akses pada cloud aman ESRI, dimana merupakan tempat untuk
mengelola, membuat, dan menyimpan data sebagai lapisan web yang
dipublikasikan. Pada dasarnya ArcGIS Online merupakan bagian integral dari
sistem ArcGIS sehingga, pengguna dapat menggunakannya untuk memperluas
kemampuan ArcGIS untuk Desktop, ArcGIS untuk Server, API Web ArcGIS, dan
SDK Waktu Proses ArcGIS (Sudianto, 2018)
Pada pengolahan data SIG, seringkali harus melakukan penggabungan antar
unsur-unsur spasial. Penggabungan tersebut dapat menggunakan analisis spasial,
yaitu union, merge, atau combine. Penggabungan ini dapat menjadikan beberapa
unsur spasial menjadi satu unsur spasial saja tanpa mengubah beberapa unsur
spasial yang digabungkan tersebut. Union yaitu menggabungkan fitur dari sebuah
tema input dengan poligon dari tema overlay untuk menghasilkan output yang
mengandung tingkatan atau kelas atribut. Dissolve yaitu proses untuk
menghilangkan batas antara poligon yang mempunyai data atribut yang identik
atau sama dalam poligon yang berbeda. Intersect berfungsi untuk feature yang
bertumpangan dan menghilangkan bagian feature (Wibowo, 2015).
Sistem Informasi Geografis terdiri dari empat komponen utama, yaitu
Perangkat keras seperti komputer (PC), mouse, monitor (plus VGA-card grafik)
yang beresolusi tinggi, digitizer, printer, plotter, receiver GPS, dan scanner.
Perangkat lunak yang terdiri dari ratusan modul program yang masing-masing
dapat dieksekusi tersendiri. Data dan Informasi Geografi dimana SIG dapat
mengumpulkan dan menyimpan data atau informasi yang diperlukan baik secara

4
5

tidak langsung maupun secara langsung dengan cara melakukan dijitasi data
spasialnya dari peta analog dan kemudian memasukkan data atributnya dari table-
tabel atau laporan dengan menggunakan keyboard. Manajemen (Brainware) yang
mana suatu proyek SIG akan berhasil jika dikelola dengan baik dan dikerjakan
oleh orang-orang yang memiliki keahlian yang tepat (Tinambunan, 2021).
Data SIG merupakan bahan baku yang diproses oleh SIG sehingga dihasilkan
informasi yang menggambarkan kenampakan permukaan bumi (real world). Jenis
data geografi dalam SIG ada dua yaitu data spasial dan data non spasial (atribut).
Data spasial merupakan data grafis yang berkaitan dengan lokasi, posisi dan area
pada koordinat tertentu. Dalam GIS data spasial dapat direpresentasikan dalam
dua format, yaitu: data vector dan data raster. Data vector merupakan bentuk bumi
yang direpresentasikan ke dalam kumpulan garis (line), area (polygon), titik
(point) dan nodes (merupakan titik perpotongan antara dua buah garis). Data
vektor didefinisikan oleh sistem koordinat kartesian dua dimensi (x,y). Data raster
(sel grid) adalah data yang dihasilkan dari sistem penginderaan jarak jauh seperti
citra satelit atau foto udara. Pada data raster, objek geografis direpresentasikan
sebagai struktur sel grid yang disebut dengan pixel (picture element) (Yanto,
2019).
Sistem Informasi Geografis prinsipnya merupakan sistem informasi berbasis
lokasi (geotagging). Geotagging adalah sebuah proses penambahan informasi data
pada GPS berupa informasi latitude dan longitude dalam sebuah foto digital.
Penerapan dari konsep SIG tentu didukung dengan beberapa data yang
selanjutnya disebut dengan data spasial. Data spasial dapat digunakan untuk
analisis lebih lanjut seperti pemodelan data spasial, pemetaan sebaran suatu
lokasi, serta analisis lainnya yang berhubungan dengan pengambilan keputusan.
Teknologi yang menggunakan sistem informasi geografis begitu popular
digunakan dalam pemetaan khususnya dalam memvisualisasikannya secara digital
(Purmadipta, 2016).
Ada 3 pandangan mengenai definisi SIG, yaitu menurut pendekatan dengan
sudut pandang kegunaan alat (tool box approach), pendekatan database dan
pendekatan proses. Dari sudut pandang kegunaan alat, SIG dapat didefinisikan
sebagai seperangkat peralatan yang dipergunakan untuk mengoleksi, menyimpan,

5
6

membuka, mentransformasi dan menampilkan data spasial dari sebuah kondisi


geografis yang sebenarnya (real world). Sedangkan dari sudut pandang
pendekatan database, SIG adalah sebuah sistim pangkalan data (database) dimana
sebagian besar data diindex secara spatial/geografis dan dioperasikan dengan
menggunakan seperangkat prosedur (Syarif, 2016).
METODE PRATIKUM

Waktu dan Tempat


Praktikum Sistem Informasi Geografi yang berjudul “Penginstalan ArcGIS
10.8” ini dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Februari 2023 pukul 10.00 WIB
sampai dengan selesai. Pratikum ini dilaksanakan secara luring di Laboratorium
Manajemen Hutan 1 Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatra Utara .
Alat dan Bahan
Alat yang digunakan dalam Praktikum Sistem Informasi Geografi ini
adalah alat tulis dan laptop.
Bahan yang digunakan adalah Software aplikasi ArcGIS dan buku tulis.
Prosedur Pratikum
1. Membuka link google drive yang telah diberikan

Gambar 1. Proses membuka link google drive.


2. Download software ArcGIS 10.8

Gambar 2. Proses software ArcGIS 10.8.


3. Buka folder hasil ekstrak [lakukan instalasi dengan mengklik setup].

6
7

Gambar 3. Proses pengextrakkan lakukan instalasi dengan mengklik setup.


4. Isntall lincense manager

Gambar 4. Proses isntall lincense manager.


5. Klik next pada menu lincense manager

Gambar 5. Proses pengklikkan pada menu lincense manager.


6. Selanjutnya akan menu set up, silakan pilih opsi “next atau laccpet” pada text
box yang tersedia hingga muncul opsi “install”

Gambar 6. Menerima perjanjian lisensi.


7. Tunggu proses pengintalasan lincense manager

7
8

Gambar 7. Proses penginstalan license manager.


8. Tunggu proses penginstalan selesai, dan muncul text box dengan perintah
“finish”

Gambar 8. Klik text box dengan perintah “finish”.


9. Klik start dan stop lincense service, lalu klik stop, gunanya untuk mengupdate
atau mengcopy lisensinya.

Gambar 9. Klik start/stop lincence service.


10. Kemudian klik install

8
9

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil
Adapun hasil dari pratikum Sistem Informasi Geografis yang berjudul
penginstalan arcGIS 10.8 adalah sebagai berikut :

Gambar 11. Aplikasi ArcGIS 10.8.


Pembahasan
Berdasarkan praktikum yang telah dilaksanakan, dapat dilihat sudah
terdownload aplikasi ArcGIS 10.8 yang tertera pada gambar diatas. Proses
penginstalan aplikasi ArcGIS 10.8 ini dilakukan secara mandiri dirumah dan
dikampus praktikan dengan menggunakan laptop dengan cara mendownload
terlebih dahulu file dari drive yang telah disediakan. Dari penginstalan aplikasi
ArcGIS 10.8 ini sudah terdapat perangkat lain diantaranya : ArcCatalog 10.8,
ArcGIS administrator, ArcMap 10.8, ArcGlobe 10.8 dan AcrScene 10.8 dengan
masing-masing fungsi yang berbeda dan disatukan didapalam satu aplikasi yaitu
AcrGIS. Hal ini dijelaskan Annugerah (2016) yang menyatakan bahwa Sistem

9
10

Informas Geografis (SIG) atau Geographic Information System (GIS) merupakan


sistem informasi berbasis komputer yang digunakan untuk mengolah dan
menyimpan data atau informasi geografis.
SIG merupakan alat yang bermanfaat untuk pengumpulan, penimbunan,
pengambilan kembali data yang diinginkan dan penayangan data keruangan yang
berasal dari kenyataan dunia. Secara umum pengertian SIG adalah suatu
komponen yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, sumber daya
manusia dan data yang bekerja bersama secara efektif untuk memasukan,
menyimpan, memperbaiki, memperbaharui, pengelola,memanipulasi,
mengintegrasikan, menganalisa dan menampilkan data dalam suatu informasi
berbasis geografis. Hal ini dijelaskan Lesmana dan Purnama (2011) yang
menyatakan bahwa Sistem Informasi Geografis (Geografic Information System-
GIS) merupakan tool untuk menyimpan/ mengelola, mengolah /menganalisis, dan
menyajikan informasi mulai berkembang sejak akhir tahun 1980-an. Untuk
penggunaan dan aplikasi SIG di masa depan tiga komponen di atas secara umum
masih tetap mendominasi kegiatan utama SIG.
Perubahan akan terjadi hanya dalam hal yang terkait dengan pergeseran
kepentingan dan implementasi/pemanfaatannya dari ketiga komponen SIG di atas.
AcrGIS yang telah di install akan sangat berguna bagi pengguna terutama bagi
yang bekerja/belajar didunia ArcGIS tersebut. AcrGIS akan sangat membantu dan
sangat memudahkan penggunanya dalam hal mendata dan sebagainya, Yuliana
(2016) juga menyatakan aplikasi tersebut bisa dijalankan dalam suatu jaringan
global yaitu internet, dalam suatu jaringan lokal atau jaringan LAN, dan dalam
suatu komputer yang memiliki web server. Istilah “informasi geografis”
mengandung pengertian informasi mengenai tempat-tempat yang terletak di
permukaan bumi, pengetahuan mengenai posisi dimana suatu objek terletak di
permukaan bumi, dan informasi mengenai keterangan-keterangan (atribut) yang
terdapat di permukaan bumi yang posisinya diketahui. Manfaat dari SIG adalah
memberikan kemudahan kepada para pengguna atau para pengambil keputusan
untuk menentukan kebijaksanaan yang akan diambil, khususnya yang berkaitan
dengan aspek keruangan (spasial). Dengan adanya teknologi ini maka akan
memudahkan dalam hal pemetaan lahan, salah satunya lahan pertambangan.

10
11

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan
1. SIG adalah suatu komponen yang terdiri dari perangkat keras, perangkat
lunak, sumber daya manusia dan data yang bekerja bersama secara efektif
untuk memasukan, menyimpan, memperbaiki, memperbaharui, pengelola,
memanipulasi, mengintegrasikan, menganalisa dan menampilkan data dalam
suatu informasi berbasis geografis.
2. Sistem Informasi Geografis atau disingkat SIG merupakan sistem informasi
khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi
keruangan).
3. Dalam pengaplikasian Geographic information system (GIS) menggunakan
perangkat lunak Arcview yang merupakan salah satu perangkat lunak Sistem
Informasi Geografis (SIG) yang terkemuka hingga saat ini dengan kehandalan
ESRI.
4. Aplikasi ArcGIS 10.8 ini sudah terdapat perangkat lain diantaranya :
ArcCatalog 10.8, ArcGIS administrator, ArcMap 10.8, ArcGlobe 10.8 dan
AcrScene 10.8 dengan masing masing fungsi yang berbeda dan disatukan
didapalam satu aplikasi yaitu ArcGIS.
5. Sistem Informasi Geografis merupakan sebuah sebuah sistem yang terdiri dari
software dan hardware, data dan pengguna serta institusi untuk menyimpan
data yang berhubungan dengan semua fenomena yang ada dimuka bumi.
Saran
Sebaikan pratikan harus lebih memperhatikan langkah-langkah
penginstalan agar tidak terjadi kesalahan aplikasi dapat digunakan dengan baik.

11
12

DAFTAR PUSTAKA

Annugerah A, Astuti IF dan Kridalaksana AH. 2016. Sistem Informasi Geografis


Berbasis Web Pemetaan Lokasi Toko Oleh-Oleh Khas Samarinda. Jurnal
Informatika Mulawarman, 11(2): 43-47.

Hamidi. 2015. Aplikasi Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Penyebaran


Dana Bantuan Operasional Sekolah. Jurnal Masyarakat Informatika,
2(3): 1-14.
Ningsih Untari. 2014. Analisa Optimasi Jaringan Jalan Berdasar Kepadatan Lalu
lintas di Wilayah Semarang dengan Berbantuan Sistem Informasi
Geografi (Studi Kasus Wilayah Dati II Semarang). Jurnal Teknologi
Informasi dan Komunikasi, 12(2).

Purmadipta B, Anra H, Irwansyah MA. 2016. Sistem Informasi Geografis


Perumahan dan Fasilitas Sosial Terdekat dengan Metode Haversine
Formula. Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi (JUSTIN), 1(1), 1-5.

Rahmanto Y, Hotijah S. 2020. Perancangan Sistem Informasi Geografis


Kebudayaan Lampung Berbasis Mobile. Jurnal Data Mining Dan Sistem
Informasi, 1(1), 19-25.

Sudianto A, Sadali M. 2018. Penerapan Sistem Informasi Geografis (GIS) dalam


Pemetaan Kerajinan Kain Tenun dan Gerabah untuk Meningkatkan
Potensi Kerajinan di Kabupaten Lombok Timur. Infotek: Jurnal
Informatika dan Teknologi, 1(2), 71-78.

Syarif A. 2016. Sistem Informasi Geografis Sarana Pada Kabupaten Pasaman


Barat. Jurnal Teknoif Teknik Informatika Institut Teknologi Padang, 4(2),
40-50.

Tinambunan, Melvitasari, Sanriomi S. 2021. Aplikasi Restfull Pada Sistem


Informasi Geografis Pariwisata Kota Bandar Lampung. Jurnal
Informatika Dan Rekayasa Perangkat Lunak, 2 (3): 312-323.

Wibowo K M, Kanedi I, dan Jumadi J. 2015. Sistem Informasi Geografis (Sig)


Menentukan Lokasi Pertambangan Batu Bara Di Provinsi Bengkulu
Berbasis Website. Jurnal Media Infotama, 11(1): 51-60.

12
13

Yanto, M. (2019). Sistem Informasi Geografis Lokasi Perkebunan Disepanjang


Garis Pantai Pesisir Selatan Berbasis Android. Jurnal Ilmiah Media
Sisfo, 13(1), 28-37.

Yuliani ST, Sudarsono B, dan Wijaya AP. 2016. Aplikasi Sistem Informasi
Geografis (Sig) Untuk Pemetaan Pasar Tradisional Di Kota Semarang
Berbasis Web. Jurnal Geodesi Undip, 5(2): 23-26.
Zahara L, Munthe IR, Ritonga AA. 2021. Sistem Informasi Geografis Pemetaan
Sekolah Menengah Kejuruan Di Kabupaten Labuhanbatu Menggunakan
Webgis. JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi), 7(2), 187-
194.

13
14

LAMPIRAN

Gambar 12. Foto selfi dengan aplikasi arcGIS

14

Anda mungkin juga menyukai