SOAL CODING
1. Lengkapi dan kodelah kasus berikut!
No. Kasus Leadterm (kata kunci) Kode ICD-10
1 Flu Singapura
2 Infestasi telur cacing pita
pada hati
3 GEA infeksi rotavirus
4 Meningitis karena cacar air
5 TB paru, BTA sputum (+)
Jawaban:
No. Kasus Leadterm (kata kunci) Kode ICD-10
1 Flu Singapura Disease – hand, mouth, & foot B08.4
2 Infestasi telur cacing pita Echinococcosis - liver B67.5
pada hati
3 GEA infeksi rotavirus Gastroenteritis atau Enteritis A08.0
4 Meningitis karena cacar air Meningitis atau Varicella B01.1† G02.0*
5 TB paru, BTA sputum (+) Tuberculosis - lung A15.0
2. Kodelah kasus berikut sesuai dengan ICD-10 dengan tepat!
No. Kasus Kode ICD-10
1 Hernia scrotal kanan dan kiri dengan gangrene dan
obstruksi
2 Congenital hiatus hernia with obstruction
3 Epigastric hernia dengan gangrene
4 Abdominal hernia kongenital dengan obstruksi
5 Recurrent retroperitoneal hernia
Jawaban:
No. Kasus Kode ICD-10
1 Hernia scrotal kanan dan kiri dengan gangrene dan K40.1
obstruksi
2 Congenital hiatus hernia with obstruction Q40.1
3 Epigastric hernia dengan gangrene K43.1
4 Abdominal hernia kongenital dengan obstruksi K46.0
5 Recurrent retroperitoneal hernia K45.8
3. Seorang bayi yang lahir di rumah sakit meninggal dunia pada umur 2 hari. Pada sertifikat
kematian perinatal didokumentasikan data sebagai berikut:
a. Severe asphyxia
Prematurity
b. Tentorial tear
c. --
d. --
Tuliskan kode ICD-10 pada sertifikat kematian perinatal tersebut!
Jawaban:
a. Severe asphyxia P10.4
Prematurity
b. Tentorial tear P21.0
P07.3
c. -- xxx.x
d. --
4. Seorang pasien berumur 69 tahun meninggal di rumah sakit. Pada sertifikat kematiannya
tercantum data sebagai berikut:
I. (a) Cardiac arrest, Pneumonia Kode:
(b) SNH, Ischemic Heart Disease Kode:
(c) Artheriosklerosis Kode:
(d) -
II. Hypertensi, Athrophy kidney Kode:
Tentukan kode masing-masing kondisi tersebut serta tentukan UCoD serta rule of mortality
yang digunakan!
Jawaban:
I. (a) Cardiac arrest, Pneumonia Kode: I46.0 , J18.9
(b) SNH, Ischemic Heart Disease Kode: I63.9 , I25.9
(c) Artheriosklerosis Kode: I70.9
(d) -
II. Hypertensi, Athrophy kidney Kode: I10, N26
UCoD = I63.9
Rule C
5. Seorang pasien perempuan umur 45 tahun datang berobat ke rumah sakit. Pada berkas
rekam medisnya didokumentasikan data berikut:
Benjolan pada payudara kiri, upper-outer quadrant
Hasil Pemeriksaan Histopatologi:
Organ: mammae
Makroskopis: Jaringan payudara tertutup kulit ukuran 15x10x6 cm, dengan benjolan
berdiameter 4 cm, pada pengirisan lameter dijumpai rongga yang berisi darah ukuran 8x5x4
cm. Pada bagian tepinya dijumpai massa putih padat 1 kupe (A)
Dari kulit yang berulkus – 1 kupe (B)
Dari papilla yang retraksi – 1 kupe (C)
Mikroskopis:
A kelenjar limfe fibrotik, dengan sarang nekrosis karsinoma solid, sel berdiferensiasi rendah
B Tumor Ganas Seperti A, infiltrasi diantara jaringan ikat
C Kulit dengan epidermis atropik, stroma fibrotik
Kesimpulan: Karsinoma infiltrating ductal payudara diferensiasi rendah
Pemeriksaan Radiologi: Thorax PA pulmo dan besar cor normal
Pemeriksaan EKG: NSR
Pemeriksaan Darah:
Hematologi DBN
Kimia Darah: Glukosa Sewaktu DBN
Laporan Operasi:
Complete Mastectomy
Resume Medis:
Diagnosis Utama: Tumor Mammae
Diagnosis Sekunder: DM2NO
Tentukan kode diagnosis dan tindakan pada kasus tersebut berbasis ICD-10, ICD-O, dan
ICD-9-CM!
Jawaban:
Diagnosis utama Intraductal carcinoma of upper-outer C50.4
quadrant of breast
M8500/33
Diagnosis sekunder Diabetes Mellitus type II E11.9
Tindakan Open biopsy of breast 85.12
Rontgen thorax 87.44
EKG 89.52
Blood examination 90.59
Complete (unilateral) mastectomy 85.41
6. Pasien diantar ke IGD sebuah rumah sakit dengan penurunan kesadaran, post-tertabrak bus
di jalan raya saat mengendarai sepeda motor. Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan beberapa
luka lecet di tangan dan kaki. Hasil CT-Scan menunjukkan adanya perdarahan subdural.
Dokter melakukan tindakan craniotomy. Pasien dirawat inap selama seminggu.
Kodelah kondisi utama dan tindakan medis pada tersebut!
Jawaban:
Diagnosis utama Traumatic subdural hemorrhage S06.5
Diagnosis sekunder Traffic accident: V24.49
Motorcycle rider vs bus, unspecified activity
Tindakan CT-scan of head 87.03
Craniotomy 01.24
7. Seorang pasien rujukan berumur 29 tahun diterima dokter jaga rumah sakit karena akan
melahirkan. Pasien dirujuk dengan keterangan preeklamsi berat (PEB) superimposed,
presentasi bokong, G2P1A0. Umur kehamilan 35 minggu dengan janin reverse end diastolic.
Pemeriksaan fisik:
Keadaan Umum: Compos Mentis, Tensi: 170/100, Nadi: 78, Resp. Rate: 19, Suhu: 36,4
Palpasi: Janin tunggal, memanjang, presbo, Tinggi fundus uteri 22cm, tidak ada kontraksi
persalinan, detak jantung janin (+).
Pemeriksaan penunjang:
USG kehamilan: janin tunggal, presbo, plasenta di corpus anterior, detak jantung janin (+),
gerak (+), air ketuban cukup, berat janin 2.150gr.
Laboratorium:
- Leukosit, Hasil: 16.5410^3/uL (nilai rujukan: 4,50 – 11,50)
- Eritrosit, Hasil: 4.2210^6/uL (nilai rujukan: 4.60 – 6.00)
- Hemoglobin, Hasil: 10.2g/dL (nilai rujukan: 13.0 – 18.0)
- Hematokrit, Hasil: 34.7% (nilai rujukan: 35.0 – 49.0)
- Trombosit, Hasil: 275x10^3/uL (nilai rujukan: 150 – 450)
- Protein urine, Hasil: 2+ (nilai rujukan: negative)
Dokter memutuskan untuk melakukan tindakan SCTP emergency (bayi lahir hidup). Dokter
menegakkan diagnosis preeclampsia berat, presentasi bokong.
Tentukan kode diagnosis dan tindakan kasus tersebut!
Jawaban:
Diagnosis utama Severe pre-eclampsia O14.1
Diagnosis sekunder Maternal care for breech presentation O32.1
Delivery by emergency caesarian section O82.1
Single live birth Z37.0
Tindakan USG 88.78
Blood examination 90.59
Urine examination 91.39
Transperitoneal caesarian section 74.4
8. Seorang bayi laki-laki lahir di sebuah rumah sakit bersalin dengan berat 3.600 gram melalui
persalinan spontan vertex dengan Apgar score 7/8/9. Pada berkas rekam medis bayi
didokumentasikan tindakan injeksi vitamin K. Coder menuliskan kode:
O80.9
P08.2
P53
Z37.0
Apakah urutan kode tersebut sudah benar? Kemukakan alasan Anda!
Jawaban:
Urutan kode tersebut SALAH
Urutan yang benar sebagai berikut:
Diagnosis utama Singleton, born in hospital Z38.0
Diagnosis sekunder --
Alasan:
Kode O80.9 tidak perlu ditambahkan karena merupakan kode pada berkas rekam medis
ibu.
Kode P08.2 juga tidak perlu ditambahkan karena berat badan bayi normal (BBLC).
Kode P53 juga tidak perlu ditambahkan karena tidak ada indikasi/diagnosis defisiensi
vitamin K meskipun diberikan tindakan injeksi vitamin K.
Kode Z37.0 salah karena merupakan kode pada berkas rekam medis ibu.
9. Pasien laki-laki berumur 57 tahun memeriksakan diri ke rumah sakit dengan keluhan nyeri
pada lutut kanan dan jari-jari kaki, serta terasa panas saat malam hari. Setelah dilakukan
pemeriksaan laboratorium, diketahui pasien memiliki kadar asam urat tinggi. Dokter
menegakkan diagnosis utama primary gout dan diagnosis sekunder hipertensi.
Berikan kode yang tepat pada kasus tersebut!
Jawaban:
Diagnosis utama Primary gout, lower leg & foot (multiple) M10.00
Diagnosis sekunder Hypertension I10
Tindakan Blood examination (cek asam urat) 90.59
10. Seorang perempuan berumur 35 tahun memeriksakan dirinya ke rumah sakit dengan keluhan
serangan flu dan batuk yang tidak kunjung sembuh bahkan cenderung parah, sakit
tenggorokan dan sariawan, serta demam. Selain itu, ia juga mengeluhkan sering mengalami
diare dan tubuh selalu terasa lemah. Hasil pemeriksaan darah dan foto thorax menunjukkan
pasien terinfeksi HIV positif dan infeksi mycobacterial. Pada berkas rekam medis pasien,
dokter menegakkan diagnosis HIV dengan TB dan lymphoid pneumonitis interstitial.
Berikan kode diagnosis dan tindakan pada kasus tersebut!
Jawaban:
Diagnosis utama HIV disease resulting in multiple diseases B22.7
Diagnosis sekunder HIV disease resulting in tuberculosis B20.0
HIV disease resulting in lymphoid interstitial B22.1
pneumonitis
Tindakan Blood examination 90.59
Rontgen thorax 87.44