Nama : - Aura Farrel Wilfreda (06)
- Kamal As’ad (17)
- Naila Citra Mahinda (25)
- Suci Astuti (31)
Kelas : XI IPS 3
RASISME
A. Definisi Rasisme
Rasisme yaitu adanya perbedaan perilaku dan ketidaksetaraan yang didasarkan oleh warna kulit,
suku, ras, serta asal-usul seseorang yang menjadikan adanya batasan atau pelanggaran hak serta
kebebasan seseorang. Orang yang menganut paham rasisme menganggap bahwa rasnya lebih superior
sehingga memiliki hak untuk mengatur ras yang lain.
Rasisme juga sering diartikan sebagai keyakinan bahwa manusia dapat dibagi menjadi kelompok terpisah
berdasarkan ciri biologis yang disebut “ras”. Gagasan ini juga meyakini ada hubungan sebab akibat antara
ciri fisik suatu ras dengan kepribadian, kecerdasan, moralitas, dan ciri-ciri budaya dan perilaku lainnya,
yang membuat beberapa ras secara ‘bawaan’ lebih unggul dari yang lain.
B. Dampak Adanya Rasisme
Tindakan yang hampir sama dengan perbuatan diskriminasi ini tentunya sangat berdampak pada
kehidupan masyarakat, serta kehidupan berbangsa dan bernegara lainnya. Berikut merupaka dampak
dampak yang ditimbulkan apabila rasisme masih terus berkembang dan ada di antara kehidupan
masyarakat.
Dampak Negatif Rasisme
Berikut merupakan dampak negatif yang ditimbulkan dari perbuatan rasisme yang ada.
Menimbulkan adanya permasalahan dan konflik yang sifatnya horizontal.
Beberapa kelompok minoritas akan merasa terdiskriminasi dan terkucilkan.
Hilang dan punahnya beberapa kelompok yang merasa tersingkirnya.
Menyebabkan adanya disintergrasi bangsa.
Pecahnya persatuan dan kesatuan yang sebelumnya telah terjalin disuatu wilayah.
Akan berdampak pada kondisi psikologis dan mental seseorang apabila secara terus menerus dirasisi.
Hilangkan kepercayaan antar masyarat di Indonesia.
Dampak Positif Rasisme
Berikut merupakan dampak positif yang diambil dari adanya perbuatan rasisme ini.
Lebih mengajakan mengenai pentingnya menghargai perbedaan yang ada.
Lebih mengembangkan sikap saling menghormati satu sama lain.
Lebih bersikap toleran dengan adanya perbedaan pendapat serta pemikiran mengenai suatu konflik atau
permasalahan.
Bersikap open minded terhadap perubahan dan perbedaan yang ada.
C. Contoh dari sikap rasisme
1. Rasisme yang terjadi di Amerika Serikat
Meski mencitrakan diri sebagai kiblat demokrasi dunia, rasisme kerap melanda di
berbagai negara bagian di Amerika Serikat seperti Arizona, Missouri, dan Mississppi. Rasisme
marak di era pemerintahan Presiden Donald Trump. Contoh yang terkenal adalah tiga pria kulit
hitam Breonna Taylor, George Floyd, dan Jacob Blakce yang dibunuh oleh polisi berkulit putih.
Kebrutalan polisi ini menimbulkan reaksi antara lain adalah gerakan #BlackLivesMatter Tak
hanya warga kulit hitam, orang-orang keturunan atau etnis Asia juga menjadi target serangan
bermotif rasisme. Mereka jadi target serangan sejak pandemi COVID-19 melanda dunia. Para
penyerang meyakini, orang-orang etnis Asia sebagai pembawa virus.
Dalam peristiwa ini dapat dikategorikan sebagai sikap rasisme karena terdapat perbedaan atau
ketidaksetaraan antara orang berkulit putih dengan orang kulit hitam. Orang kulit hitam yang
notabennya tidak salah malah disalahkan atau difitnah dan berujung dibunuh.
2. Rasisme di Papua
Rasisme yang juga menjadi masalah sosial di Indonesia dan kerap terjadi adalah
masyarakat Papua. Masyarakat Papua sering menjadi korban rasisme diberbagai tempat.
Rasisme tersebut disebabkan oleh perbedaan warna kulit yang mencolok. Banyak orang
yang menganggap masyarakat Papua berbeda dengan masyarakat lain.
3. Masyarakat China di Indonesia
Warga negara China menjadi salah satu tindakan rasisme yang kerap ditemukan dalam
kehidupan masyarakat, biasanya tindakan ini timbul karena memanggap China sebagai
penjajah lantaran lebih sejahetara dalam segi perekonomian, padahal jika mengambil
dampak positifnya masyarakat kita bisa mencontoh etos kerja yang dimiliki.