PEMERINTAH KOTA SURABAYA
DINAS PENDIDIKAN
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 34 SURABAYA
[Link] Wiyung Telp.7532534 Fax .7534032
E-mail :smp.negeri34@[Link] Website :[Link] SURABAYA 60228
TATA TERTIB PESERTA DIDIK
SMP NEGERI 34 SURABAYA
[Link] TERTIB KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
1. Masuk Sekolah
Siswa siswi SMP Negeri 34 Surabaya selambat-lambatnya 10 menit sebelum bel di
bunyikan pukul 06.25 WIB harus sudah berada di Sekolah. Langsung menuju ke masjid
untuk sholat dhuha dilanjut tawif dan leterasi bersama, kusus hari Selasa, Rabu dan
Kamis.
2. Waktu belajar
Pelajaran dimulai pukul 07.10 dan siswa wajib sudah berada di dalam kelas, sebelum
pelajaran dimulai menyanyikan salah satu lagu kebangsaan dipandu secara sentral dan
dilanjut pelajaran.
3. Waktu Istirahat
Siswa tidak diperkenankan didalam kelas selama istirahat, tetap dalam lingkungan
sekolah.
Sebelum stirahat ke – 2 siswa siswa wajib solat dhuhur bersama secara bergantian,
siswa putra dilanjut siswi.
4. Waktu Pulang
10 menit sebelum bel pulang dibunyikan peserta didik menyanyikan salah satu lagu
daerah dipandu dari sentral dan didampingi oleh guru pengajar jam terakhir, dilanjut
doa bersama pulang pukul 14.00.
5. Pakaian Seragam Sekolah
Siswa siswi SMP Negeri 34 Surabaya ada beberapa seragam :
Hari Senin seragaram Putih-biru,sepatu fantovel hitam polos , kaos kaki putih
,jilbab putih ( bagi yang berjilbab )
Hari Selasa dan Rabu seragam Putih biru, sepatu fantovel hitam polos,
kaos kaki putih , jilbab biru ( bagi yang berjilbab )
Hari Kamis seragam pramuka, sepatu fantovel hitam polos ,kaos kaki hitam,
Jilbab coklat ( bagi yang berjilbab )
Hari Jumat seragam batik, sepatu fantovel hitam polos, kaos kaki putih,
Jilbab coklat ( bagi yang berjilbab )
Tentunya disertai artibut-artibut antara lain :
Ikat pinggang berlogo
Bed lokasi berwana sesuai dengan tingkat kelas masing-masing, kelas VII
berwarna Biru, kelas VIII berwarna Kuning dan Kelas IX berwarna Merah
kaos kaki warna putih berlogo dipakai hari Senin, Selasa, Rabu dan kaos kaki
hitam berlogo dipakai hari Kamis dan Jumat.
Sepatu fantovel berwarna Hitam kecuali pada waktu pelajaran olah raga
B. KEGIATAN EKSTRAKURIKULER
1. Para peserta wajib mendukung dan berpartisipasi pada semua program kegiatan
OSIS SMPN 34 Surabaya.
2. Para peserta didik dapat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan jadwal dan
kegiatan ekstrakurikuler yang sudah ditentukan oleh Sekolah.
C. KEWAJIBAN PESERTA DIDIK
1. Taat kepada guru dan semua karyawan SMPN 34 Surabaya
2. Ikut bertanggung jawab atas pemeliharaan gedung, halaman, perlengkapan dan
investasi sekolah.
3. Ikut bertanggung jawab atas kebersihan, keindahan, keamanan, ketertiban kelas dan
sekolah pada umumnya.
4. Ikut menjaga nama baik sekolah, guru baik di dalam maupun d luar sekolah.
5. Menghormati guru dan saling menghargai antara sesama peserta didik.
6. Memiliki dan membawa perlengkapan sendiri yang diperlukan di sekolah.
7. Menempatkan parkir sepedah pada tempat yang sudah disediakan.
8. Ikut membantu agar peraturan tata tertib sekolah berjalan dengan baik dan ditaati.
9. Orang tua peserta didik wajib memenuhi panggilan sekolah dalam rangka teknis
pendidikan anaknya
10. Berpakaian sopan di dalam dan di luar lingkungan sekolah.
11. Rambut peserta didik laki-laki panjangnya tidak melebihi atau menutupi leher kemeja
dan daun telinga, untuk peserta didik perempuan harus di ikat.
12. Mengikuti upacara bendera di sekolah setiap hari senin dan hari besar Nasional.
13. Rok peserta didik wanita panjang , sesuai dengan aturan.
14. Bersepatu fantovel warna hitam polos
15. Bagi yang berjilbab harus menggunakan jilbab yang berlogo SPENTIPAT
A. Hari Senin jilbab putih berlogo SPENTIPAT
B. Hari Selasa dan Rabu jilbab Biru berlogo SPENTIPAT
C. Hari Kamis jilbab coklat berlogo SPENTIPAT
D. Hari Kamis jilbab coklat berlogo SPENTIPAT
D. LARANGAN-LARANGAN BAGI PESERTA DIDIK
1. Bagi peserta didik yang terlambat sepuluh (10) menit setelah bel dibunyikan (06.25)
dikenakan sanksi sebagai berikut :
Diperkenakan masuk pada jam pelajaran ke-1, setelah mengisi daftar
keterlambatan dan membawa surat ijin masuk dari petugas.
2. Bagi peserta didik yang terlambat lebih sepuluh (10) menit setelah bel dibunyikan
(06.25) dikenakan sanksi sebagai berikut :
Diperkenankan masuk setelah pelajaran ke-1 selesai, setelah mengisi daftar
peserta didik terlambat dan membawa surat ijin masuk dari petugas.
Peserta didik yang terlambat sebanyak 2x membuat pernyataan tertulis, diketahui
oleh wali kelas dan ditanda tangani orang tua.
Peserta didik yang terlambat 3x, akan dilakukan pemanggilan orang tua dari
peserta didik, serta membuat surat pernyataan tertulis yang ditandatangani oleh
orang tua peserta didik, mengetahui Wali kelas dan Kepala Sekolah.
Jika orang tua tidak hadir pada pemanggilan pertama maka akan dilakukan
pemanggilan yang ke dua .
Jika orang tua tidak hadir dalam pemanggilan ke dua, maka peserta didik di
pulangkan agar orang tua mengantar dan menghadap petugas ketertiban.
Peserta didik yang terlambat 4x akan diskors selama 2 hari
Peserta didik yang terlambat 5x akan diskors selama 3 hari
Peserta didik yang terlambat mencapai 100 dalam 1 tahun pelajaran, dinyatakan
tidak naik kelas adi depantau tidak tamat belajar.
Selama menunggu waktu masuk ke kelas peserta didik diharapkan tidak
berkeliaran di depan kelas tetapi membantu / menjaga kebersihan dan keindahan
sekolah dan dipandu Tim ketertiban
PENENTUAN SKOR PELANGGARAN TATA TERTIB
PESERTA DIDIK SMPN 34 SURABAYA
I. KELAKUAN
No Jenis Indikator Sko Sanksi Penanganan
Pelanggaran r
1. Tidak a. Berani terhadap 50 Membuat Dilakukan oleh:
menghormati guru/karyawan secara lisan surat guru mata pelajaran
guru dan maupun tindakan fisik pernyataan dan Tim Ketertiban,
Karyawan b. Tidak mematuhi perintah 50 bermeterai, Prosedur / Tahapan :
atau tugas yang diberikan mengetahui 1. Peringatan
guru orang tua, lesan
c. Menyalah gunakan 50 wali kelas 2. Pernyataan tertulis
teknologi untuk melecehkan dan wali di atas meterai
guru Kepsek. diketahui ortu dan
walas
3. Tim ketertiban
memberikan skor
dan sanksi sesuai
Tartib
2. Terlibat a. Terlibat perkelaian antar 50 Membuat Dilakukan oleh:
kenakalan peserta didik atau antara surat Tim Ketertiban,
remaja peserta didik di luar SMPN pernyataan walas, BK dan
34 surabaya/ antar sekolah bermateri, Wakasek Kesiswaaan.
lain mengetahui Prosedur/ Tahapan :
b. Terlibat perjudian, 50 orang tua, 1. Peringatan lesan
pencurian wali kelas dan
c. Berpacaran melebihi batas 50 dan wali ortu(lesan/tertulis)
norma Agama dilingkungan Kepsek. 2. Pemanggilan ortu
sekolah (lesan/tertulis),
d. Merokok dilingkungan 50 pemberian skor dan
sekolah pernyataan tertulis
e. Terlibat menyimpan, 100 di atas meterai dan
mengedar gambar porno peserta didik
f. Merokok dilingkungan 100 dikenakansanks
sekolah sesuai tatib.
g. Minum minuman keras/ 100 3. Pemberian skoring
alkohol, pengedar/ oleh sekolah
memakai narkoba melalui wakasek
h. Hamil/ menghamili 100 kesiswaan
4. Dikembalikan ke
orang tua
3. Merusak a. Merusak/ menjual aset 50 Membuat Dilakukan oleh:
Nama baik sekolah surat Guru, Wali Kelas, dan
sekolah Dan b. Mencorat coret aset sekolah 50 pernyataan Wakasek Kesisiwaan
Aset sekolah c. Berdemontrasi dengan 50 bermateri, Prosedur/ Tahapan :
tanpa alasan. mengetahui 1. Peringatan lesan
orang tua, 2. Pemanggilan ortu
wali kelas (Lisan/ tertulis),
dan wali pemberian skor dan
Kepsek. pernyataan tertulis
dan di atas materai
diketahui ortu dan
Walas.
3. Pemberian skoring
dan sanksi oleh
sekolah melalui
Wakasek
Kesiswaan.
4. Mengganggu a. Berbuat gaduh di dalam 10 Dikeluarkan Dilakukan oleh :
proses belajar kelas dan mengganggu dari kelas Guru Mata Pelajaran.
mengajar, kelas lain serta Prosedur/ Tahapan :
tidak b. Keluar masuk kelas/makan 20 mengikuti 1. Peringatan lisan
melaksanaka dikantin saat KBM pelajaran 2. Pernyataan tertulis
n kewajiban/ berlangsung diluar diketahui ortu dan
tugas sekolah c. Mengaktipkan HP, baik 20 kelas,dan Walas
melakukan/menerima SMS HP diambil 3. Guru memberikan
dll saat KBM berlangsung guru yang skor, pemanggilan
d. Membaca buku yang bukan 20 bersangkuta ortu (lisan/tertulis
buku pelajaran, kecuali n. dan sanksi oleh Tim
yang ditugaskan oleh Pengembali ketertiban Guru.
gurunya. an HP oleh
ortu peserta
didik.
II. KERAPIAN
No Jenis Indikator Skor Sanksi Penanganan
Pelanggaran
1. Tidak a. Ketentuan seragam sekolah 20 Jika tidak Dilakukan oleh :
memakai yang berlaku : sesuai Guru, wali Kelas dan
pakaian Hari Senin dengan Tim Ketertiban
seragam Baju, celana dan rok ketentuan Prosedur/ Tahap :
sekolah berwarna putih yang 1. Peringatan lisan
sesuai aturan Sepatu Hitam polos berlaku, 2. Pernyataan tertulis
yang berlaku Kaos kaki putih maka akan diketahui ortu,
berlogo 34 disita tim Wali
Ikat Pinggang ketertiban kelas serta skor
hitamberlogo 34 dan dapat oleh
Berdasi biru berlogo diambil Tim Ketertiban
Tut Wuri kembali Guru.
Bertopi biru berlogo oleh ortu 3. Guru memberikan
Tut Wuri dan SMPN peserta skor, pemanggilan
34 didik. ortu (tertulis),
Hari Selasa sanksi oleh Tim
ketertiban Guru.
Baju Putih, Rok dan
Celana Berwarna Biru
Sepatu Hitam Polos
Kaos kaki putih
berlogo 34
Ikat Pinggang hitam
berlogo 34
Berdasi biru berlogo
Tut Wuri
Hari Rabu
Baju Batik SMPN 34
dan Celana Coklat
Sepatu Hitam Polos
Kaos kaki Hitam
berlogo 34
Ikat Pinggang hitam
berlogo 34
Hari Kamis
Seragam Pramuka
Sepatu Hitam Polos
Kaos kaki Hitam
berlogo 34
Ikat Pinggang hitam
berlogo 34
Hari Jumat
Baju batik
Sepatu Hitam Polos
Kaos kaki Hitam 20
berlogo 34 20
b. Atribut tidak lengkap
c. Mengenakan atribut yang
lain
2 Tidak a. Baju tidak dimasukkan 10 Mengikuti Dilakukan oleh :
berpakaian kecuali pelajaran di Guru, Waki kelas, BK
rapi dan seragam batik dan baju depan kelas dan Tim ketertiban
kurang sopan muslim Guru.
b. Pakaian sobek dan disobek 10 Prosedur/ Tahap :
c. Pakaian kotor dan tidak 10 1. Peringatan lisan
dicuci 2. Pernyataan tertulis
d. Pakaian dicorat coret 10 diketahui oleh ortu
dan walas
3. Berdandan/ a. Peserta didik laki-laki yang 15 Yang Dilakukan oleh :
berhias berambut panjang, memakai berambut Guru, Waki kelas, BK
berlebihan anting-anting, kalung, Panjang dan Tim ketertiban
gelang dsb dipotong, Guru.
b. Bagi peserta putri , 20 dan Prosedur/ Tahap :
memakai asesoris 1. Peringatan lisan
alis diambil 2. Pernyataan tertulis
palsu, dan perhiasan yang oleh diketahui oleh ortu
berlebihan 20 petugas dan walas
c. Menggunakan pewarna Tim 3. Pemanggilan ortu
rambut ketertiban, (lisan/tulisan),
guru pemberian skor dan
sanksi sesuai tatib.
III. KERAJINAN
No Jenis Indikator Skor Sanksi Penanganan
Pelanggaran
1. Terlambat a. Terlambat sampai 10 menit 10 3 kali Dilakukan oleh :
masuk kelas setelah bel masuk membuat 1. Tim Ketertiban dan
dibunyikan SP masuk Walas.
(06.25) 20 jem ke 2 Prosedur/ Tahap :
b. Terlambat lebih dari 10 dan 1. Terlambat 1x
menit membersihk . peringatan lisan
setelah bel dibunyikan an 2. Terlambat 2x
lingkungan membuat
Sekolah pernyataan tertulis
diketahui ortu dan
walas.
3. Terlambat 3x
Membuat
pernyataan tertulis
diketahui ortu,
walas dan Kepala
Sekolah.
4. Terlambat 4x -
Diberikan skorsing
2 hari.
5. Terlambat 5x -
Diberikan skorsing
3 hari.
6. Keterlambatan
mencapai skor 100
dalam 1 tahun
pelajaran, dinyata
kan tidak naik
kelas baik klas VII
,VIII dan klas IX
tidak Tamat
Belajar ( Tidak
LULUS)
2. Kehadiran a. Tidak masuk Sekolah tanpa 20 Membuat Dilakukan oleh :
keterangan surat Tim Ketertiban guru
b. Tidak mengikuti pelajaran 10 pernyataan dan walas.
c. Tidak mengikuti upacara 10 Prosedur/ Tahap :
bendera 1. Alfa 1x -
tanpa keterangan peringatan pada
d. Tidak mengukuti kegiatan 10 peserta didik.
keagamaan tanpa 2. Alfa 2x -
keterangan. Menginformasikan
pada ortu.
3. Alfa 3x -
membuat
pernyataan
diketahui ort dan
walas.
4. Alfa 4x
membuat pernyatan
tertulis bernaterai.
Diketahui ortu,
walas dan KS.
5. Alfa lebih dari 7x
dikembalikan ke
orang tuanya.
Absen Alfa lebih dari
10% dalam satu tahun
pelajaran. Peserta
didik dinyatakan tidak
naik kelas yang lebih
tinggi dan untuk kelas
IX tidak Tamat belajar
( Tidak LULUS)
KETERANGAN
Peserta didik dinyatakan tidak naik kelas ( untuk kelas VII dan kelas VIII ) atau tidak Tamat untuk
kelas IX , apabila memperoleh skor Pelanggaran 100 (seratus) dalam satu tahun pelajaran
Serta
Rekapitulasi pelanggaran Tata Tertib setiap akhir bulan melalui prosedur dari guru, Tim Tata Tertib
tembusan ke walas dan BK