Manajemen Asuhan Kebidanan Ibu Nifas
Manajemen Asuhan Kebidanan Ibu Nifas
Oleh :
DWI RAHMAWATI
22.23.089
DWI RAHMAWATI
22.23.089
Pembimbing Praktik
Pembimbing Akademik
Mengetahui,
Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua
Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi
Fakultas Kebidanan
Dekan,
Puji dan syukur saya ucapkan Kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan
bimbingan-Nya saya dapat menyelesaikan Laporan Kasus yang berjudul Asuhan
Kebidanan Pada Ibu Nifas Praktik Mandiri Bidan Pera.
Semoga Allah SWT membalas budi baik semua pihak yang telah memberi
berharap kritik dan saran dari pembaca dan semoga bermanfaat bagi pembaca.
Penulis
Daftar Isi
Halaman
KATA PENGANTAR................................................................................. i
DAFTAR ISI................................................................................................ ii
BAB I PENDAHULUAN............................................................................
1.1 Latar Belakang........................................................................................
1.2 Rumusan Masalah ..................................................................................
1.3 Tujuan......................................................................................................
BAB IV PEMBAHASAN............................................................................
BAB V PENUTUP.......................................................................................
5.1Kesimpulan...............................................................................................
5.2. Saran.......................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
yang terpenting adalah Angka Kematian Ibu (AKI). AKI menggambarkan jumlah
selama kehamilan, melahirkan dan dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan)
Menurut data dari WHO setiap hari di dunia terjadi 800 ibu meninggal
akibat kehamilan dan melahirkan dan sebanyak sembilan puluh sembilan persen
kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat
Negara Indonesia yang ditandai oleh penduduk yang hidup dengan perilaku dan
kesehatan yang bermutu, secara adil dan merata, serta memiliki derajat kesehatan
Salah satu indikator derajat kesehatan masyarakat dapat dilihat dari angka
(SDKI) tahun 2016 AKI di Indonesia sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup,
sedangkan target yang harus dicapai pada tahun 2025 adalah 74 per 100.000
Akhyar).
perdarahan yang berlebihan pasca persalinan harus dicari etiologi yang spesifik.
Atonia uteri, retensio plasenta (termasuk plasenta akreta dan variannya), sisa
paritas, interval persalinan, status gizi, riwayat persalinan dulu, anemia, kelelahan
1.2 Tujuan
masa 24 jam setelah anak lahir. (Rustam Mochtar, 2018). Perdarahan setelah
berlebihan dari tempat implantasi plasenta, trauma di traktus genitalia dan struktur
persalinan harus dicari etiologi yang spesifik. Atonia uteri, retensio plasenta
(termasuk plasenta akreta dan variannya), sisa plasenta, dan laserasi traktus
2015).
2.1.2 Epidemiologi
Perdarahan karena kontraksi rahim yang lemah setelah anak lahir meningkat
pada kehamilan ganda, hidramnion, anak terlalu besar ataupun pada rahim yang
yang pendek, atau pada kehamilan usia lanjut, induksi partus dengan oksitosin, his
yang terlalu kuat sehingga anak dilahirkan terlalu cepat dan sebagainya.
plasenta yang kecil, tetapi plasenta yang tersisa sering menyebabkan perdarahan
pada akhir masa nifas. Kadang-kadang plasenta tidak segera terlepas. Bidang
obstetri membuat batas-batas durasi kala tiga secara agak ketat sebagai upaya
lambatnya pemisahan plasenta dapat dikurangi. Combs dan Laros meneliti 12.275
persalinan pervaginam tunggal dan melaporkan median durasi kala III adalah 6
menit dan 3,3% berlangsung lebih dari 30 menit. Beberapa tindakan untuk
mengatasi perdarahan, termasuk kuretase atau transfusi, menigkat pada kala tiga
Efek perdarahan banyak bergantung pada volume darah pada sebelum hamil
dan derajat anemia saat kelahiran. Gambaran perdarahan post partum yang dapat
mengecohkan adalah nadi dan tekanan darah yang masih dalam batas normal
2.1.3 Klasifikasi
adalah atonia uteri, retention plasenta, sisa plasenta dan robekan jalan
hemorrhage)
2.1.4 Etiologi
a) Atonia uteri
Atonia uteri merupakan keadaan dimana otot uterus (miometrium) gagal
sehingga perdarahan dari tempat perlekatan arteri dan vena spiral plasenta
terus terbuka. Kondisi bahwa 1/5 dari curah jantung ibu hamil yaitu sekitar
darah ibu dalam waktu singkat. Hal ini yang membuat atonia uteri menjadi
sekitar 75-90%.
Penyebab pasti disfungsi kontraksi pada uterus ini masih belum diketahui
secara pasti. Tetapi pada banyak wanita hamil, atonia uteri paling tidak
faktor risiko yang berhubungan dengan atonia uteri. Paritas tinggi sudah
postpartum meningkat dari 0,3 pada paritas rendah menjadi 1,9 pada paritas
persalinan oleh karena itu ibu hamil dengan janin besar, janin multipel, atau
kuat.
sekitar klitoris dan uretra serta bahkan yang paling berat yaitu ruptur
uteri.
c) Hematoma
tampak sebagai warna ungu pada mukosa vagina atau perineum yang
d) Retensio plasenta
Plasenta sudah lepas tetapi belum keluar karena atonia uteri dan akan
- Solusio plasenta.
2.1.5 Diagnosis
perdarahan yang menimbulkan hipotensi dan anemia. Apabila hal ini dibiarkan
berlangsung terus, pasien akan jatuh dalam keadaan syok. perdarahan postpartum
tidak hanya terjadi pada mereka yang mempunyai predisposisi, tetapi pada setiap
Perdarahan yang terjadi dapat deras atau merembes. Perdarahan yang deras
perdarahan yang merembes karena kurang nampak sering kali tidak mendapat
perdarahan, maka darah yang keluar setelah uri lahir harus ditampung dan dicatat.
menumpuk di vagina dan di dalam uterus. Keadaan ini biasanya diketahui karena
adanya kenaikan fundus uteri setelah uri keluar. Untuk menentukan etiologi dari
Pada atonia uteri terjadi kegagalan kontraksi uterus, sehingga pada palpasi
abdomen uterus didapatkan membesar dan lembek. Sedangkan pada laserasi jalan
lahir uterus berkontraksi dengan baik sehingga pada palpasi teraba uterus yang
pemeriksaan inspekulo. Dengan cara ini dapat ditentukan adanya robekan dari
b. Lakukan eksplorasi kavum uteri untuk mencari: Sisa plasenta dan ketuban,
pecah.
dan lain-lain.
adalah memimpin kala II dan kala III persalinan secara lega artis. Apabila
persalinan diawasi oleh seorang dokter spesialis obstetrik dan ginekologi ada yang
f) Atasi syok.
g) Pastikan kontraksi berlangsung baik (keluarkan bekuan darah, lakukam
A. Atonia uteri
dalam 3 tahap:
secara fisiologis tidak tepat, hasilnya masih memuaskan. dan jepitan arteri
uterine.
c. Tahap 3 : Bila semua upaya di atas tidak menolong juga, maka usaha
B. Retensio Plasenta
a. Penemuan secara dini hanya mungkin dengan melakukan pemeriksaan
darah atau jaringan. Bila servik hanya dapat dilalui oleh instrument,
lakukan evakuasi sisa plasenta dengan AMV atau dilatasi dan kuretase.
d. Bila kadar Hb8 gr%, berikan sulfas ferosus 600 mg/hari selama 10 hari.
e. Apabila plasenta belum lahir dalam setengah sampai 1 jam setelah bayi
adalah:
Perasat Crede’
Teknik pelaksanaan :
Fundus uterus dipegang oleh tangan kanan sedemikian rupa, sehingga ibu
jari terletak pada permukaan depan uterus sedangkan jari lainnya pada
berkontraksi baik, maka uterus ditekan ke arah jalan lahir. Gerakan jari-
secara manual.
Manual Plasenta
Indikasi :
perdarahan pada kala tiga persalinan kurang lebih 400 cc yang tidak dapat
menit anak lahir, setelah persalinan buatan yang sulit seperti forsep tinggi,
versi ekstraksi, perforasi, dan dibutuhkan untuk eksplorasi jalan lahir dan
untuk mengatasi rasa nyeri. Operator berdiri atau duduk dihadapan vulva
dengan salah satu tangannya (tangan kiri) meregang tali pusat, tangan yang
Indikasi :
setelah operasi vaginal yang sulit, dekapitasi, versi dan ekstraksi, perforasi
dan lain-lain, untuk menetukan apakah ada rupture uteri. Eksplorasi juga
dilakukan pada pasien yang pernah mengalami seksio sesaria dan sekarang
melahirkan pervaginam.
Teknik Pelaksanaan :
manual dan mencari sisa plasenta yang seharusnya dilepaskan atau meraba
C. Laserasi
D. Hematoma
Hematoma yang kecil dapat diatasi dengan es, analgetik dan pemantauan
Pembalut vagina yang terlalu besar dapat membuat berkemih menjadi sulit
secara lengkap.
tepat
segera.
langkah sebelumnya.
tidak efektif.
2.3 Pendokumentasian Dalam Bentuk SOAP
1. S (Subjektif)
melalui anamnesa.
2. O (Objektif)
laboratorium, dan uji diagnostik lain yang dirumuskan dalam data fokus
3. A (Assesment)
4. P (Planning)
perencanaaan.
BAB III
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “F” G3P2A0 DENGAN ATONIA UTERI
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
I. PENGKAJIAN
A. DATA OBJECTIV
1. Identitas
- Nama : Ny. F Nama Suami : Tn. S
- Umur : 36 Tahun Umur : 37 Tahun
- Suku : Melayu Suku : Melayu
- Agama : Islam Agama : Sidikalang
- Pendidikan : SMA Pendidikan : SMA
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Jalan. Beringin
3. Keluhan Utama
Ibu mengeluh perutnya berkontraksi disertai keluar lendir bercampur darah
dari jalan lahir
4. Riwayat Menstruasi
Menarche : 13 tahun
Siklus Haid : Teratur
Sifat Darah : Merah Kehitaman
Banyak Darah : 3 kali ganti pembalut sehari
Dismenorhea : Ya
Fluor Albus : Tidak Pernah
3 H A M I L I N I
7. Riwayat Kontrasepsi
8. Riwayat Kesehatan
B. DATA OBJECTIVE
1. Pemeriksaan Umum
Tekanan Darah : 110/70 mmHg
HR : 82 x/i
Suhu : 36,6°C
RR : 24 x/i
Keadaan Umum : Lemas
Kesadaran : Composmentis
2. Pemeriksaan Antropometri
Berat Badan : 63 kg
Tinggi Badan : 153 cm
3. Pemeriksaan Fisik
a. Wajah : Tidak ada cloasma gravidarum dan tidak terdapat oedema
b. Mata : Konjungtiva anemis dan sklera tidak ikterus
c. Mulut dan Gigi : Terdapat caries
d. Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid, tidak ada
pembengkakan kelenjar limfe dan tidak ada bendungan
vena jugularis
e. Payudara : Simetris, puting menonjol dan pengeluaran kolostrum
f. Abdomen : Bagus, tidak ada bekas SC
- TFU : 2 jari di bawah pusat
- Kontraksi Uterus : Tidak Ada
- Kandung Kemih : Kosong
g. Ekstremitas
- Ekstremitas Atas : Tidak terdapat oedema
- Ekstremitas Bawah : Terdapat oedema dan tidak ada varices
h. Genetalia
- Oedema : Tidak terdapat oedema
- Varices : Tidak ada varices
- Perineum : Ada robekan
- Jahitan : 3 Jahitan
- Lokhea : Rubra
i. Anus : Tidak terdapat hemoroid
4. Data Persalinan
Persalinan : Melalui Pervaginam
Plasenta : Lahir lengkap, tidak ada kelainan
Panjang Tali Pusat : 50 cm
Perineum : Utuh
A. Diagnosa
G3P2A0, Post Partum 1 Jam PPH dengan Atonia Uteri
*DASAR
Data Subyektif : Ibu mengatakan telah melahirkan anak ketiganya melalui
pervaginam pada tanggal 8 September 2022 Pukul 15.40
WIB. Ibu mengeluh pusing dan mengantuk
Data Obyektif : Keadaan umum lemas, kesadaran composmentis, TD :
90/60 mmHg, HR 60 x/i, RR 22 x/i, Suhu 36°C, konsistensi
uterus lembek, TFU 1 jari diatas pusat, tidak ada kontraksi,
pengeluaran dari vagina +400 cc, konjungtiva pusat,
ekstremitas dingin, dan kandung kemih kosong.
B. Masalah
Uterus lembek
C. Kebutuhan
Masase uterus, pemberian uterotonika, kompresi bimanual
V. PERENCANAAN
VI. PENATALAKSANAAN
Tanggal : 8 September 2022 Pukul : 23.30 WIB
a) Melakukan pendekatan terapeutik pada pasien dengan cara
memperkenalkan diri, menanyakan keluhan, menggali informasi dengan
menggunakan prinsip 5S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun) pada
pukul 23.30 WIB.
b) Memberitahu kondisi ibu saat ini bahwa kondisi ibu dalam keadaan
perdarahan disebabkan uterus yang tidak berkontraksi dengan baik. Terkait
keluhannya, ibu diberitahu bahwa pusing, mengantuk yang dirasakan
merupakan efek dari banyaknya volume darah yang keluar. Untuk
menangani perdarahan tersebut, ibu dan keluarga diajarkan cara massase
fundus yang benar dan bidan melakukan KBI menghentikan perdarahan
pada pukul 23.30 WIB.
c) Memastikan kandung kemih ibu kosong, sehingga memudahkan uterus
berkontraksi.
d) Melakukan massase fundus uteri maksimal 15 detik serta mengajarkan
pada ibu dan keluarga cara massase dengan benar, yaitu dilakukan dengan
memijat atau mengelus perut ibu secara perlahan searah jarum jam selama
15 detik jika uterus membundar dan keras artinya kontraksi uterus sudah
membaik, jika tidak maka lakukan KBI.
e) Melakukan penatalaksanaan kompresi bimanual internal atau KBI selama
5 menit. Uterus berkontraksi, mempertahankan KBI selama 1-2 menit,
setelah itu mengeluarkan tangan secara hati-hati dan melakukan
pengawasan kala IV.
f) Memberikan ibu makanan seperti nasi, sayur, ikan, tahu, tempe, dan
minuman air mineral, atau dengan cara meminta ibu untuk mengkonsumsi
makanan yang telah disediakan dan tidak melakukan pantangan pada
pukul 00.10 WIB.
g) Melakukan KIE pada ibu untuk menjaga kebersihan dengan cara meminta
ibu untuk sering mengganti pembalut tanpa menunggu pembalut penuh
dan memberitahu ibu untuk cebok dari arah depan ke belakang serta
mengeringkan area vagina dan anus dengan handuk bersih agar tidak
lembab pada pukul 00.10 WIB.
Melakukan pengukuran TTV, periksa kontraksi uterus dilakukan setiap
15 menit selama 1 jam pertama dan 30 menit selama 1 jam kedua
postpartum. Pemeriksaan TFU dan lokhea dilakukan dengan cara
inspeksi dan meminta ibu untuk membuka celana dalam dengan tetap
menjaga privasi pada ibu pada pukul 00.30 WIB.
VII. EVALUASI
Tanggal : 8 September 2022 Pukul : 01.00 WIB
S : Ibu mengatakan pusing dan rasa mengantuknya sudah berkurang.
O : Keadaan umum baik, kesaadaran composmentis, tekanan darah 110/70
mmHg, nadi 80 x/m, suhu 36˚ C, pernafasan 20 x/m, TFU 2 jari dibawah
pusat, lokhea rubra, kontraksi baik, konsistensi uterus keras dan perdarahan
normal, konjungtiva tidak anemis, tinggi badan 153 cm dan berat badan 49
kg.
A : Ny. “F” G3P2A0 post partum 1 jam PPH dengan Antonia uteri.
P : 1. Memberitahukan bahwa keadaan ibu saat ini baik
1. Menganjurkan untuk mobilisasi dini dan membersihkan diri.
2. Mengobservasi TTV, kontraksi, TFU, lokhea
BAB IV
PEMBAHASAN
informasi baik sehingga sebagai penulis bisa dengan mudah memperoleh data
yang diinginkan. Data di peroleh secara terfokus begitu pada masalag klien
subjektif yang berasal dari anamnesa dan data objektif yang berasal dari
Beradasarkan data yang ada pada studi kasus Ny ”F” didapatkan masalah
Uteri. Kebutuhan dari masalah ini yaitu KIE mengenai kontraksi uterus.
mengidentifikasi adanya masalah yang akan terjadi sehingga bisa segera diatasi.
Atonia Uteri karena ini harus segara dilakukan tindakan segera mungkin dan
dengan pemberian uretronika, transfusi darah, rujuk ke rumah sakit dan kolaborasi
tunjukan pada indikasi apa yang timbul berdasarkan kondisi klien serta
hubungannya dengan masalah yang sedang dialami klien. Rencana tindakan harus
dengan persetujuan klien dan semua tindakan harus berdasarkan rasional dan
relefan dan diakui kebenarannya. Pada ibu nifas post partum haemoragic maka
yaitu lakukan pendekatan pada klien dan bina hubungan saling percaya,
beritahukan kondisi ibu saat ini, berikan ibu asupan nutrisi berupa makanan MB,
lakukan KIE pada ibu untuk kebersihan (personal hygiene), lakukan KIE untuk
mobilisasi aktif, observasi TTV, keadaan umum, kontraksi uterus, TFU dan
Dari rencana asuhan kebidanan tersebut yang telah diberikan pada kasus
rencana tindakan harus efisien dan menjamin rasa aman klien. Implementasi dapat
dikerjakan seluruhnya oleh bidan maupun sebagian dilaksanakan oleh klien dan
kerja sama dengan tim kesehatan lainnya. Pada studi kasus Ny. “F” ibu nifas post
partum haemoragic dapat di laksanakan dengan lancar karena adanya kerja sama
yang baik antara klien dengan petugas di Ruang Bersalin Praktik Mandiri Bidan
Pera.
4.7 Evaluasi
tindakan yang sudah diimplementasikan. Berdasarkan studi kasus Ny. “F” ibu
nifas 1 Jam post partum hemoragic, dengan atonia uteri tidak ditemukan hal-hal
yang menyimpang dari yang diharapkan, secara garis besar tidak ditemukan
kesenjangan.
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Perdarahan postpartum adalah perdarahan lebih dari 500-600 ml dalam
masa 24 jam setelah anak lahir.
Perdarahan postpartum dapat dibedakan menjadi perdarahan postpartum
primer dan perdarahan postpartum [Link] postpartum
dapat disebabkan oleh atonia uteri, laserasi jalan lahir, retensio plasenta,
hematoma dan kelainan pembekuan [Link] etiologi dari
perdarahan postpartum berbeda-beda.
Oleh sebab itu, penanganannya juga [Link] dalam hal ini,
sangat perlu diperhatikan manajemen aktif kala III dengan [Link]
itu, tindakan deteksi dini dan sangat berarti dalam pencegahan terjadinya
perdarahan postpartum demi menekan tingginya Angka Kematian Ibu
(AKI) akibat perdarahan postpartum.
5.2 Saran
Bagi penulis
o Dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh serta mendapatkan
pengalaman dalam melaksanakan asuhan kebidanan secara
langsung pada ibu sehingga dapat digunakan sebagai berkas
penulis didalam melaksanakan tugas sebagai bidan.
Bagi Institusi Pendidikan
o Sebagai tambahan sumber kepustakaan dan perbandingan pada
asuhan kebidanan pada ibu hasil fisiologis.
Bagi Klien dan Keluarga
o Agar klien mengetahui dan memahami perubahan fisiologis yang
terjadi pada kehamilan secara fisiologis maupun psikologis serta
masalah pada kehamilan sehingga timbul kesadaran bagi klien
untuk memperhatikan kehamilannya.
Bagi Lahan Praktek
o Hasil penulisan dapat memberikan masukan terhadap tenaga
kesehatan untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan bagi
masyarakat dan selalu menjaga mutu pelayanan.
Bagi masyarakat
o Merupakan informasi kepada masyarakat tentang perubahan
fisiologi yang terjadi pada kehamilan baik secara fisiologis dan
psikologis serta masalah pada kehamilan.
DAFTAR PUSTAKA
Journal of the American Academy of Pas, April 2020, Vol.33, No. 4, 29-33
Identitas
- Nama : Ny. F Nama Suami : Tn. W
- Umur : 21 Tahun Umur : 24 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Guru Honor
- Alamat : Johor
Subjektif
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak pertama nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 5 September 2022, dengan jenis kelamin perempuan dan BB 4200
kg.
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan perut masih mules
- Ibu mengatakan nyeri pada luka jahitan
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,5°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
- Robekan : Derajat 1
Assesment
Ibu 8 jam post partum dengan rupture pereniumderajat 1.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan.
3. Melakukan pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan
vagina, dan daerah laserasi.
4. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
6. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
7. Menganjurkan ibu untuk membersihkan payudara terlebih dahulu sebelum
menyusui bayinya, ibu bersedia melakukannya.
8. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
9. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
10. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
Soap 02
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “P” P3A0 MOBILISASI DINI
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. P Nama Suami : Tn. W
- Umur : 29 Tahun Umur : 33 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Johor
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak ketiga nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 5 September 2022, dengan jenis kelamin laki laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan ingin BAK
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 130/90 mmHg
- Nadi : 81 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 36,7°C
- TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 5 jam post partumdengan mobilisasi dini.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu sudah mengetahui
hasil pemeriksaan dalam batas normal.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta pemeriksaan
genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah laserasi, dan
inflamasi.
3. Mengajarkan keluarga untuk menilai kontraksi uterus untuk mencegah
terjadinya atonia uteri dan jika ibu merasakan keluar darah dalam jumlah
banyak dari vagina segera beritahu bidan.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
5. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir .
6. Memberikan konseling pada ibu tentang mobilisasi dini seperti
menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan
ibu untuk duduk dan berjalan pelan, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 03
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “H” P1A0 DENGAN BENDUNGAN ASI
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. H Nama Suami : Tn. M
- Umur : 20 Tahun Umur : 22 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Johor
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan anaknya lahir normal di klinik bidan tanggal 5 September
2022 jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah kecoklatan dari vagina
- Ibu mengatakan bayinya agak rewel pada malam hari
- Ibu mengatakan payudara terasa tegang dan keras
- Ibu merasa badan meriang
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 130/70 mmHg
- Nadi : 78 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 37, 2°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Payudara : Tampak bengkak dan terasa kencang
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Serosa
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 9 hari post partumdengan bendungan ASI.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina ibu
dan sudah dilakukan.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa
itu adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah kecoklatan itu
adalah namanya lochea serosa dimana itu adalah sisa-sisa darah
bercampur serum.
4. Memberitahu kepada ibu bahwa bendungan ASI yang dialami oleh ibu
disebabkan ASI yang tidak segera dikeluarkan yang menyebabkan
penyumbatan dan terjadi penekan pada saluran ASI ibu sehingga
menyebabkan payudara ibu menjadi bengkak dan ibu sudah mengerti
penjelasannya.
5. Memberitahu ibu terjadinya bendungan ASI bisa dikarenakan pemberian
ASI kepada bayi tidak secara on demand, perlekatan mulut bayi ke
puting ibu tidak benar dan ibu mengerti yang dijelaskan.
6. Menjelaskan kepada ibu untuk tetap memberikan ASI secara on demand
agar payudara tidak bengkak, memberikan ASI min 2 jam sekali dan
jika payudara masih terasa penuh, bantu pompa ASI untuk
mengeluarkan dan bisa disimpan di freezer untuk dan ibu akan segera
melakukan hal itu.
7. Memberitahukan kepada ibu cara memberi ASI yang baik dan benar
yaitu kepala dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi
menghadap payudara dan dagu bayi menempel pada payudara ibu agar
mengatasi dan mencegah terjadinya bendungan ASIdan ibu mengerti
tentang pemberian ASI yang benar.
Soap 04
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “Y” P1A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. Y Nama Suami : Tn. S
- Umur : 26 Tahun Umur : 28 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Bunga Rampe Raya
Subjektif
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 6 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan belum mendapat haid
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,3°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 2 hari post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta
penyulit yang dialami ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,kandung
kemih dan pendarahan serta melakukan pemeriksaan genitalia eksterna
dan perenium yaitu cairan vagina.
3. Mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala
dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara
dan dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan
kepada ibu ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian
makanan tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI
yang benar.
4. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat karna kalau ibu tidak cukup isterahat akan membuat ibu stress
jadi ibu harus bisa memanfaat kan waktu disaat seperti ini juga peran
suami penting suami harus selalu membantu ibu dalam menjaga bayinya
serta membantu ibu dalam pekerjaannya, gizi dan mobilisasi seperti
jalan-jalan dan melakukan pekerjaan rumah seperti biasa yang penting
jangan terlalu lelah menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh
tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat reproduksi
terutama bekas jahitan pada perineum jaga agar selalu kering dan bersih
dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
Soap 05
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN IBU NIFAS
PADA NY. “D” P3A0 DENGAN PUTING SUSU LECET
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. D Nama Suami : Tn. I
- Umur : 37 Tahun Umur : 49 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Bunga Rampe Raya
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 6 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan sakit saat menyusui bayi dan puting susu lecet
- Ibu mengatakan badan meriang
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 78 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 37,4°C
- TFU : 3 jari diatas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tampak Lecet dan Memerah
- Payudara : Terasa Penuh
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 3 hari post partum dengan puting susu lecet.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, dan
inflamasiuntuk memastikan involusi uterus dan menilai tanda-tanda
infeksi.
3. Memberitahukan kepada ibu untuk menyusu bayi di bagian yang tidak
lecet dulu tunggu sampai bagian yang lecet sembuh baru bergantian
payudara buat payudara lecet itu diakibatkan karena cara perlekatan saat
menyusui yang salah.
4. Menjelaskan kepada ibu cara memberikan ASI yang baik dan benar yaitu
kepala dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap
payudara dan dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta
Memberitahukan kepada ibu ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan
tanpa pemberian makanan tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang
pemberian ASI yang benar.
5. Menjelaskan kepada ibu untuk tetap memberikan ASI secara on demand
agar payudara tidak bengkak, memberikan ASI min 2 jam sekali dan jika
payudara masih terasa penuh, bantu pompa ASI untuk mengeluarkan dan
bisa disimpan di freezer untuk dan ibu akan segera melakukan hal itu.
6. Memberitahukan kepada ibu tanda bahaya masa nifas seperti mata
berkunang-kunang, sakit kepala hebat, terjadi pendarahan, pengeluaran
dari vagina berbau busuk, demam dll. Jika terjadi demikian maka segera
ke fasilitas kesehatan terdekat.
Soap 06
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “J” P1A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 6 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan ASI nya sedikit
- Ibu mengatakan ingin istirahat
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 120/80 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,5°C
TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 1 hari post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Memberitahukan kepada ibu tentang ASI awal atau pemberian kolostrum
tidak ada yang namanya ASI kurang hanya saja ibu tidak berkomitmen
untuk memberikan ASI pada bayi yang dapat mempengaruhi kerjanya
hormon sehingga ASI yang keluar sedikit jadi ibu harus percaya bahwa
ASI yang diberikan oleh ibu cukup sehingga hormon yang bekerja pun
tidak terhalang oleh minset ibu yang mengatakan bahwa ASI kurang nanti
jika sudah pula anjurkan ibu untuk mengkonsumsi makanan yang bisa
menambah produksi ASI.
3. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
5. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
6. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
7. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 07
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “N” P2A0 DENGAN AKSEPTOR KB
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. N Nama Suami : Tn. U
- Umur : 27 Tahun Umur : 28 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Bunga Rampai II
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 7 september 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki laki
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan belum mendapat haid
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,7°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus :-
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan :-
- Lochea :-
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 minggu post partum dengan akseptor KB.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, santun) menanyakan keluhan serta
penyulit yang dialami ibu.
2. Memberikan konseling kepada ibu tentang KB bahwa sekarang jika ibu
belum mendapat haid tapi masih menyusui dengan sering tanpa
memberikan bayi makanan tambahan bahkan minuman maka ibu bisa
melakukan KB alamiah/ Asi ekslusif yang berkhasiat sampai 6 bulan
masa post partum tetapi apabila jika ibu mendapat haid maka segera
minum lah mini pil KB untuk ibu menyusui tetapi biasa jika ibu
memberikan ASI kepada bayi nya sesering mungkin maka ibu tidak
akan mendapat haid sampai 6 bulan jika sudah 6 bulan maka segera ke
bidan untuk memilih kontrasepsi yang sesuai maka bidan akan
memperkenalkan jenis – jenis KB yang dapat digunakan oleh ibu nifas,
jenis KB lainnya yang dapat digunakan serta beritahu
keefektivitasannya serta kelebihan dan kekurangan setiap jenis KB
memberikan infomend choice pada ibu dalam pemilihan KB yang ingin
dipakai jika memungkinkan harus bersama suaminya.
Soap 08
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “T” P3A0 DENGAN FULL BLESS
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. T Nama Suami : Tn. E
- Umur : 28 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Bunga Rampai II
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 7 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 120/80 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,5°C
- TFU : 2 jari di bawah pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Penuh
Assesment
Ibu 2 jam post partum dengan kandung kemih penuh(full bless).
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, dan
inflamasiuntuk memastikan involusi uterus dan menilai tanda-tanda
infeksi.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa plasenta dan sisa
darah yang mau keluar.
4. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
5. Melakukan kateterisasi sementara pada ibu untuk mengosongkan kandung
kemih guna mecegah terhambatnya involusi uteruspada ibu post partum
dan kandung kemih sudah kosong dan uterus berkontraksi dengan baik.
Soap 09
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “K” P5A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. K Nama Suami : Tn. T
- Umur : 33 Tahun Umur : 39 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Jl. Bunga Rampai II
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 7 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 120/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 36,8°C
- TFU : 2 jari di bawah pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 3 jam post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Memberitahukan kepada ibu tentang ASI awal atau pemberian kolostrum
tidak ada yang namanya ASI kurang hanya saja ibu tidak berkomitmen
untuk memberikan ASI pada bayi yang dapat mempengaruhi kerjanya
hormone sehingga ASI yang keluar sedikit jadi ibu harus percaya bahwa
ASI yang diberikan oleh ibu cukup sehingga hormon yang bekerja pun
tidak terhalang oleh minset ibu yang mengatakan bahwa ASI kurang nanti
jika sudah pula anjurkan ibu untuk mengkonsumsi makanan yang bisa
menambah produksi ASI
3. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa sisa darah yang mau
keluar.
5. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir
6. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
7. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 10
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “U” P3A1
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. U Nama Suami : Tn. L
- Umur : 29 Tahun Umur : 33 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Gang Anggrek
Subjektif
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 8 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,3°C
- TFU : 3 jari dibawah pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 7 hari post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta
penyulit yang dialami ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,kandung
kemih dan pendarahan serta melakukan pemeriksaan genitalia eksterna
dan perenium yaitu cairan vagina.
3. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
4. Mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala
dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara
dan dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan
kepada ibu ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian
makanan tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI
yang benar.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat karna kalau ibu tidak cukup isterahat akan membuat ibu stress
jadi ibu harus bisa memanfaat kan waktu disaat seperti ini juga peran
suami penting suami harus selalu membantu ibu dalam menjaga bayinya
serta membantu ibu dalam pekerjaannya, gizi dan mobilisasi seperti
jalan-jalan dan melakukan pekerjaan rumah seperti biasa yang penting
jangan terlalu lelah menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh
tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat reproduksi
terutama pada vagina jaga agar selalu kering dan bersih dan payudara,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 11
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “A” P4A0 DENGAN AKSEPTOR KB AKDR
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. A Nama Suami : Tn. A
- Umur : 34 Tahun Umur : 45 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Gang Anggrek
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 8 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan ingin menggunakan KB
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 130/80 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,1°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus :-
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan :-
- Lochea :-
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 6 minggu post partum dengan akseptor Kb AKDR.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta
penyulit yang dialami ibu.
2. Memberikan konseling kepada ibu tentang KB untuk memilih
kontrasepsi yang sesuai maka bidan akan memperkenalkan jenis – jenis
KB yang dapat digunakan oleh ibu nifas, jenis KB lainnya yang dapat
digunakan serta beritahu keefektivitasannya serta kelebihan dan
kekurangan setiap jenis KB memberikan infomend choice pada ibu
dalam pemilihan KB yang ingin dipakai jika memungkinkan harus
bersama suaminya.
3. Menjelaskan bahwa penggunaan kontrasepsi AKDR (alat kontrasepsi
dalam rahim) akan dilakukan dan ibu akan menyiapkan semua alat dan
bahan yang akan digunakan dan ibu sudah siap akan digunakan.
4. Setelah pemakaian kontrasepsi AKDR pada ibu, maka beritahu penkes
kepada ibu dalam penggunaan AKDR ini dan ibu paham akan hal itu.
5. Menjelaskan kepada ibu jika pengeluaran bercak darah kecoklatan
adalah hal yang normal setelah pemakain kontrasepsi AKDR, dan jika
terjadi keluhan yang berlebihan segera datang kembali ke fasilitas
kesehatan dan ibu mengerti penjelsannya.
Soap 12
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “I” P1A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 8 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki laki
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan ASI nya sedikit
- Ibu mengatakan ingin istirahat
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 120/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 36,6°C
TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 5 hari post partumnormal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea serosa dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
3. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
4. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 13
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “O” P6A0 DENGAN ANEMIA RINGAN
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. O Nama Suami : Tn. A
- Umur : 35 Tahun Umur : 50 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : PNS
- Alamat : Gang Bunga Ncole
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya.
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 9 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki laki
- Ibu mengatakan merasa lemas dan sangan mudah letih
- Ibu mengatakan tidak nafsu makan
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 90/70 mmHg
- Nadi : 86 x/menit
- Pernafasan : 24 x/menit
- Suhu : 36,6°C
- TFU : 3 jari diatas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Konjungtiva : Pucat
- Wajah : Tampak Lusuh
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 8 hari post partumdengan anemia ringan.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, santun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, dan
inflamasiuntuk memastikan involusi uterus dan menilai tanda-tanda
infeksi.
3. Memberitahukan kepada ibu untuk dilakukan pemeriksaan kadar
hemoglobin untuk mengetahui masalah yang terjadi pada ibu dan hasil
kadar Hb ibu 10,7 gr/dl, yang artinya ibu mengalami anemia ringan dan
ibu sudah mengetahui kondinya.
4. Menjelaskan kepada ibu anemia ringan terjadi bisa karena banyak faktor,
yaitu berkurangnya zat besi secara perlahan dengan berkurang nya zat
besi, turunnya system pembentukan sel darah merah dan dengan
kehamilan ibu yang sudah paritas.
5. Menjelaskan kepada ibu cara menanganianemia ringan yaitu dengan
mengkonsumsi makanan yang bernutrsi, yang banyak mengandung zat
besi, memperbanyak mengkonsumsi vitamin c dan istirahat yang cukup
dan ibu siap melakukannya.
6. Menjelaskan kepada ibu untuk terus memperbanyak konsumsi makanan
yang sudah dianjurkan kepada ibu karena dengan ibu yang menyusui
bayinya sangat memerlukan asupan guna memperbaiki kondisi ibu.
7. Memberitahu kepada ibu peroral, zat besi 600-1000 mg /hari dan vitamin
c guna lebih mudah diserap oleh selaput usus dan ibu sudah paham.
Soap 14
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “J” P2A0 DENGAN PUTTING SUSU LECET
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. ZJ Nama Suami : Tn. A
- Umur : 26 Tahun Umur : 27 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Gang Bunga Ncole
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 9 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki – laki
- Ibu mengatakan nyeri saat menyusui bayi
- Ibu mengatakan putting susu lecet
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 78 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 36,2°C
- TFU : 3 jari diatas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 3 hari post partum dengan puting susu lecet.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah
laserasi, dan inflamasiuntuk memastikan involusi uterus dan menilai
tanda-tanda infeksi.
3. Memberitahukan kepada ibu untuk menyusu bayi di bagian yang tidak
lecet dulu tunggu sampai bagian yang lecet sembuh baru bergantian
payudara buat payudara lecet itu diakibatkan karena cara menyusui yang
salah mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala
dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara
dan dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan
kepada ibu ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian
makanan tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI
yang benar.
4. Memberitahukan kepada ibu tanda bahaya masa nifas seperti mata
berkunang-kunang, sakit kepala hebat, terjadi pendarahan, pengeluaran
dari vagina berbau busuk, demam dll. Jika terjadi demikian maka segera
ke fasilitas kesehatan terdekat.
Soap 15
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “V” P1A0 DENGAN LASERASI DERAJAT 1
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. V Nama Suami : Tn. A
- Umur : 28 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : Karyawan Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Gang Bunga Ncole
Subjektif
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak ketiga nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 9 September 2022, dengan jenis kelamin Perempuan dan BB 3900
kg.
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya.
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan perut masih mules
- Ibu mengatakan nyeri pada luka jahitan
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 100/60 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 24 x/menit
- Suhu : 36,2°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
- Robekan : Derajat 1
Assesment
Ibu 4 jam post partumdengan laserasi derajat 1.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan dan melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, dan
daerah laserasi.
3. Menjelaskan pada ibu untuk menjaga kebersihan pada daerah perenium,
selalu membersihkan dan mengeringkan bagian robekan perenium untuk
mencegah terjadinya infeksi pada perenium.
4. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
5. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
Soap 16
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “K” P1A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. K Nama Suami : Tn. P
- Umur : 26 Tahun Umur : 27 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Simalingkar
Subjektif
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 12 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 23 x/menit
- Suhu : 36,4°C
- TFU : 3 jari dibawah pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 hari post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,kandung
kemih dan pendarahan serta melakukan pemeriksaan genitalia eksterna
dan perenium yaitu cairan vagina.
3. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
4. Mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan
badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan
dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan kepada ibu
ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian makanan
tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat karna kalau ibu tidak cukup isterahat akan membuat ibu stress
jadi ibu harus bisa memanfaat kan waktu disaat seperti ini juga peran
suami penting suami harus selalu membantu ibu dalam menjaga bayinya
serta membantu ibu dalam pekerjaannya, gizi dan mobilisasi seperti jalan-
jalan dan melakukan pekerjaan rumah seperti biasa yang penting jangan
terlalu lelah menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan
menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat reproduksi terutama
pada vagina jaga agar selalu kering dan bersih dan payudara, ibu bersedia
mengikuti anjuran.
Soap 17
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “S” P3A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. S Nama Suami : Tn. N
- Umur : 28 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Simalingkar
Subjektif
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 12 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,3°C
- TFU : 3 Jari dibawah pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Serosa
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 8 hari post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,kandung
kemih dan pendarahan serta melakukan pemeriksaan genitalia eksterna
dan perenium yaitu cairan vagina.
3. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
4. Mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan
badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan
dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan kepada ibu
ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian makanan
tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat karna kalau ibu tidak cukup isterahat akan membuat ibu stress
jadi ibu harus bisa memanfaat kan waktu disaat seperti ini juga peran
suami penting suami harus selalu membantu ibu dalam menjaga bayinya
serta membantu ibu dalam pekerjaannya, gizi dan mobilisasi seperti jalan-
jalan dan melakukan pekerjaan rumah seperti biasa yang penting jangan
terlalu lelah menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan
menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat reproduksi terutama
bekas jahitan pada perineum jaga agar selalu kering dan bersih dan
payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 18
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “F” P1A0 DENGAN AKSEPTOR KB
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. F Nama Suami : Tn. M
- Umur : 23 Tahun Umur : 28 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Simalingkar
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 12 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki laki
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan belum mendapat haid
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,7°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus :-
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan :-
- Lochea :-
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 minggu post partumdengan akseptor KB.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, santun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Memberikan konseling kepada ibu tentang KB bahwa sekarang jika ibu
belum mendapat haid tapi masih menyusui dengan sering tanpa
memberikan bayi makanan tambahan bahkan minuman maka ibu bisa
melakukan KB alamiah/ Asi ekslusif yang berkhasiat sampai 6 bulan masa
post partum tetapi apabila jika ibu mendapat haid maka segera minum lah
mini pil KB untuk ibu menyusui tetapi biasa jika ibu memberikan ASI
kepada bayi nya sesering mungkin maka ibu tidak akan mendapat haid
sampai 6 bulan jika sudah 6 bulan maka segera ke bidan untuk memilih
kontrasepsi yang sesuai maka bidan akan memperkenalkan jenis – jenis
KB yang dapat digunakan oleh ibu nifas, jenis KB lainnya yang dapat
digunakan serta beritahu keefektivitasannya serta kelebihan dan
kekurangan setiap jenis KB memberikan infomend choice pada ibu dalam
pemilihan KB yang ingin dipakai jika memungkinkan harus bersama
suaminya.
Soap 19
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “M” P1A0 DENGAN BENDUNGAN ASI
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. M Nama Suami : Tn. H
- Umur : 24 Tahun Umur : 25 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Bunga Bangsa
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan anaknya lahir normal di klinik bidan tanggal 13
September 2022, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah kecoklatan dari vagina
- Ibu mengatakan bayinya agak rewel pada malam hari
- Ibu mengatakan payudara terasa tegang dan keras
- Ibu merasa badan meriang
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 78 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 37, 2°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Payudara : Tampak bengkak dan terasa kencang
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Serosa
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 6 hari post partum dengan bendungan ASI.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina ibu dan
sudah dilakukan.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah kecoklatan itu adalah
namanya lochea serosa dimana itu adalah sisa-sisa darah bercampur
serum.
4. Memberitahu kepada ibu bahwa bendungan ASI yang dialami oleh ibu
disebabkan ASI yang tidak segera dikeluarkan yang menyebabkan
penyumbatan dan terjadi penekan pada saluran ASI ibu sehingga
menyebabkan payudara ibu menjadi bengkak dan ibu sudah mengerti
penjelasannya.
5. Memberitahu ibu terjadinya bendungan ASI bisa dikarenakan pemberian
ASI kepada bayi tidak secara on demand, perlekatan mulut bayi ke puting
ibu tidak benar dan ibu mengerti yang dijelaskan.
6. Menjelaskan kepada ibu untuk tetap memberikan ASI secara on demand
agar payudara tidak bengkak, memberikan ASI min 2 jam sekali dan jika
payudara masih terasa penuh, bantu pompa ASI untuk mengeluarkan dan
bisa disimpan di freezer untuk dan ibu akan segera melakukan hal itu.
7. Memberitahukan kepada ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu
kepala dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap
payudara dan dagu bayi menempel pada payudara ibu agar mengatasi dan
mencegah terjadinya bendungan ASIdan ibu mengerti tentang pemberian
ASI yang benar.
Soap 20
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “W” P1A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. W Nama Suami : Tn. T
- Umur : 24 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Bunga Bangsa
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 13 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan ASI nya sedikit
- Ibu mengatakan ingin istirahat
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 120/80 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,5°C
TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 2 hari post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Memberitahukan kepada ibu tentang ASI awal atau pemberian kolostrum
tidak ada yang namanya ASI kurang hanya saja ibu tidak berkomitmen
untuk memberikan ASI pada bayi yang dapat mempengaruhi kerjanya
hormon sehingga ASI yang keluar sedikit jadi ibu harus percaya bahwa
ASI yang diberikan oleh ibu cukup sehingga hormon yang bekerja pun
tidak terhalang oleh minset ibu yang mengatakan bahwa ASI kurang nanti
jika sudah pula anjurkan ibu untuk mengkonsumsi makanan yang bisa
menambah produksi ASI.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
4. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
6. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
7. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
Soap 21
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “B” P2A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. B Nama Suami : Tn. A
- Umur : 27 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Bunga Bangsa
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 13 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan ASI nya sedikit
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 36,6°C
TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Serosa
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 hari post partumnormal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea serosa dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
3. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
4. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 22
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “C” P2A0 DENGAN MOBILISASI DINI
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. C Nama Suami : Tn. S
- Umur : 23 Tahun Umur : 28 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Jl. Bunga Bangsa [Link]
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak kedua nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 14 September 2022, dengan jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan ingin BAK
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 130/90 mmHg
- Nadi : 81 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 36,7°C
- TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Penuh
Assesment
Ibu 6 jam post partumdengan mobilisasi dini.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu sudah mengetahui
hasil pemeriksaan dalam batas normal.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta pemeriksaan
genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah laserasi, dan
inflamasi.
3. Mengajarkan keluarga untuk menilai kontraksi uterus untuk mencegah
terjadinya atonia uteri dan jika ibu merasakan keluar darah dalam jumlah
banyak dari vagina segera beritahu bidan.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
5. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
6. Memberikan konseling pada ibu tentang mobilisasi dini seperti
menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan
ibu untuk duduk dan berjalan pelan, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 23
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “S” P1A0 DENGAN BENDUNGAN ASI
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. S Nama Suami : Tn. T
- Umur : 26 Tahun Umur : 29 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Bunga Bangsa Gg. Tesalonika
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan anaknya lahir normal di klinik bidan tanggal 14
September 2022 jenis kelamin laki-laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah kecoklatan dari vagina
- Ibu mengatakan bayinya agak rewel pada malam hari
- Ibu mengatakan payudara terasa tegang dan keras
- Ibu merasa badan meriang
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 78 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 37, 2°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 5 hari post partumdengan bendungan ASI.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah
laserasi, dan inflamasiuntuk memastikan involusi uterus dan menilai
tanda-tanda infeksi.
3. Memberitahukan kepada ibu tanda bahaya masa nifas seperti mata
berkunang-kunang, sakit kepala hebat, terjadi pendarahan, pengeluaran
dari vagina berbau busuk, demam dll. Jika terjadi demikian maka segera
ke fasilitas kesehatan terdekat.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah kecoklatan itu adalah
namanya lochea serosa dimana itu adalah sisa-sisa darah bercampur
serum.
5. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
6. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
7. Menjelaskan kepada ibu untuk tetap memberikan ASI secara on demand
agar payudara tidak bengkak, beri ASI 2 jam sekali dan jika payudara
masih terasa penuh, bantu pompa ASI untuk mengeluarkan dan bisa
disimpan di freezer untuk dan ibu akan segera melakukan hal itu.
Soap 24
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “G” P2A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. G Nama Suami : Tn. E
- Umur : 22 Tahun Umur : 25 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Jl. Bunga Bangsa Gg. Tesalonika
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 14 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin Perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan ingin menggunakan KB
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 130/90 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,1°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus :-
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan :-
- Lochea :-
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 minggu post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Sekarang jika ibu belum mendapat haid tapi masih menyusui dengan
sering tanpa memberikan bayi makanan tambahan bahkan minuman maka
ibu bisa melakukan KB alamiah/ Asi ekslusif yang berkhasiat sampai 6
bulan masa post partum tetapi apabila jika ibu mendapat haid maka segera
minum lah mini pil KB untuk ibu menyusui tetapi biasa jika ibu
memberikan ASI kepada bayi nya sesering mungkin maka ibu tidak akan
mendapat haid sampai 6 bulan jika sudah 6 bulan maka segera ke bidan
untuk memilih kontrasepsi yang sesuai maka bidan akan memperkenalkan
jenis – jenis KB yang dapat digunakan oleh ibu nifas, jenis KB lainnya
yang dapat digunakan serta beritahu keefektivitasannya serta kelebihan
dan kekurangan setiap jenis KB memberikan infomend choice pada ibu
dalam pemilihan KB yang ingin dipakai jika memungkinkan harus
bersama suaminya.
Soap 25
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “V” P3A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. V Nama Suami : Tn. W
- Umur : 30 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Jl. Bunga Rampai
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak kedua nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 15 September 2022, dengan jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan ingin BAK
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 130/90 mmHg
- Nadi : 81 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 36,7°C
- TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Penuh
Assesment
Ibu 7 jam post partumnormal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu sudah mengetahui
hasil pemeriksaan dalam batas normal.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta pemeriksaan
genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah laserasi, dan
inflamasi.
3. Mengajarkan keluarga untuk menilai kontraksi uterus untuk mencegah
terjadinya atonia uteri dan jika ibu merasakan keluar darah dalam jumlah
banyak dari vagina segera beritahu bidan.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
5. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
6. Memberikan konseling pada ibu tentang mobilisasi dini seperti
menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan
ibu untuk duduk dan berjalan pelan, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 26
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “P” P1A0 DENGAN BENDUNGAN ASI
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. P Nama Suami : Tn. M
- Umur : 28 Tahun Umur : 35 Tahun
- Pekerjaan : Guru Honor Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Bunga Rampai
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan anaknya lahir normal di klinik bidan tanggal 15
September 2022 jenis kelamin laki-laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah kecoklatan dari vagina
- Ibu mengatakan bayinya agak rewel pada malam hari
- Ibu mengatakan payudara terasa tegang dan keras
- Ibu merasa badan meriang
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 37, 6°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 6 hari post partum dengan bendungan ASI.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah
laserasi, dan inflamasiuntuk memastikan involusi uterus dan menilai
tanda-tanda infeksi.
3. Memberitahukan kepada ibu tanda bahaya masa nifas seperti mata
berkunang-kunang, sakit kepala hebat, terjadi pendarahan, pengeluaran
dari vagina berbau busuk, demam dll. Jika terjadi demikian maka segera
ke fasilitas kesehatan terdekat.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah kecoklatan itu adalah
namanya lochea serosa dimana itu adalah sisa-sisa darah bercampur
serum.
5. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
6. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
7. Menjelaskan kepada ibu untuk tetap memberikan ASI secara on demand
agar payudara tidak bengkak, beri ASI 2 jam sekali dan jika payudara
masih terasa penuh, bantu pompa ASI untuk mengeluarkan dan bisa
disimpan di freezer untuk dan ibu akan segera melakukan hal itu.
Soap 27
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “L” P1A0 DENGAN AKSEPTOR KB PIL KOMBINASI
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. L Nama Suami : Tn. A
- Umur : 25 Tahun Umur : 25 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Bunga Rampai
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 15 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan ingin menggunakan KB
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 130/90 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,1°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus :-
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan :-
- Lochea :-
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 minggu post partum dengan akseptor Kb Pil Kombinasi.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan
badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan
dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan kepada ibu
ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian makanan
tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
3. Memberikan konseling kepada ibu tentang KB bahwa sekarang jika ibu
belum mendapat haid tapi masih menyusui dengan sering tanpa
memberikan bayi makanan tambahan bahkan minuman maka ibu bisa
melakukan KB alamiah/ Asi ekslusif yang berkhasiat sampai 6 bulan masa
post partum tetapi apabila jika ibu mendapat haid maka segera minum lah
mini pil KB untuk ibu menyusui tetapi biasa jika ibu memberikan ASI
kepada bayi nya sesering mungkin maka ibu tidak akan mendapat haid
sampai 6 bulan jika sudah 6 bulan maka segera ke bidan untuk memilih
kontrasepsi yang sesuai maka bidan akan memperkenalkan jenis – jenis
KB yang dapat digunakan oleh ibu nifas, jenis KB lainnya yang dapat
digunakan serta beritahu keefektivitasannya serta kelebihan dan
kekurangan setiap jenis KB memberikan infomend choice pada ibu dalam
pemilihan KB yang ingin dipakai jika memungkinkan harus bersama
suaminya.
Soap 28
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “E” P2A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. E Nama Suami : Tn. N
- Umur : 29 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : PNS Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Jl. Bunga Rampai I
Subjektif
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak pertama nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 16 September 2022, dengan jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan perut masih mules
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 100/60 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,6°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
- Robekan :-
Assesment
Ibu 4 jam post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan dan memberikan
konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan istirahat, gizi dan
mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh
tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan kelamin dan
payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
3. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
4. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
5. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
6. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar dan mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
Soap 29
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “R” P1A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. NR Nama Suami : Tn. I
- Umur : 19 Tahun Umur : 20 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Bunga Rampai I
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak ketiga nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 16 September 2022, dengan jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan perut masih terasa mules
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 130/90 mmHg
- Nadi : 81 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 36,7°C
- TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Penuh
Assesment
Ibu 6 jam post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu sudah mengetahui
hasil pemeriksaan dalam batas normal.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta pemeriksaan
genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah laserasi, dan
inflamasi.
3. Mengajarkan keluarga untuk menilai kontraksi uterus untuk mencegah
terjadinya atonia uteri dan jika ibu merasakan keluar darah dalam jumlah
banyak dari vagina segera beritahu bidan.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
5. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
Soap 30
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “H” P5A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN PERA
Identitas
- Nama : Ny. H Nama Suami : Tn. B
- Umur : 23 Tahun Umur : 25 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Bunga Rampai I
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan anaknya lahir normal di klinik bidan tanggal 16
September 2022 jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah kecoklatan dari vagina
- Ibu mengatakan bayinya agak rewel pada malam hari
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 100/70 mmHg
- Nadi : 78 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 36, 2°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 7 hari post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, santun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina,
daerah laserasi, dan inflamasiuntuk memastikan involusi uterus dan
menilai tanda-tanda infeksi.
3. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga
bayi, ibu bersedia mengikuti anjuran.
4. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam
satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi
menempel pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang
benar.
Soap 31
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “S” P2A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. S Nama Suami : Tn. E
- Umur : 36 Tahun Umur : 37 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Biru-biru
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 24 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 110/60 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,2°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus :-
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan :-
- Lochea :-
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 minggu post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta
penyulit yang dialami ibu.
2. Memberikan konseling kepada ibu tentang KB bahwa sekarang jika ibu
belum mendapat haid tapi masih menyusui dengan sering tanpa
memberikan bayi makanan tambahan bahkan minuman maka ibu bisa
melakukan KB alamiah/ Asi ekslusif yang berkhasiat sampai 6 bulan
masa post partum tetapi apabila jika ibu mendapat haid maka segera
minum lah mini pil KB untuk ibu menyusui tetapi biasa jika ibu
memberikan ASI kepada bayi nya sesering mungkin maka ibu tidak
akan mendapat haid sampai 6 bulan jika sudah 6 bulan maka segera ke
bidan untuk memilih kontrasepsi yang sesuai maka bidan akan
memperkenalkan jenis – jenis KB yang dapat digunakan oleh ibu nifas,
jenis KB lainnya yang dapat digunakan serta beritahu
keefektivitasannya serta kelebihan dan kekurangan setiap jenis KB
memberikan infomend choice pada ibu dalam pemilihan KB yang ingin
dipakai jika memungkinkan harus bersama suaminya.
Soap 32
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “F” P3A1
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. F Nama Suami : Tn. J
- Umur : 22 Tahun Umur : 23 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Biru-Biru
Subjektif
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 24 Septemer 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan belum mendapat haid
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,3°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Alba
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 3 minggu post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta
penyulit yang dialami ibu.
2. Memberikan konseling KB kepada ibu jika ingin menjarangkan
kelahiran anaknya memperkenalkan jenis – jenis KB seperti pada saat
sekarang ibu belum mendapat haid setelah melahirkan dan ibu
mengatakan memberikan ASI kepada bayinya secara terus menerus
tanpa memberikan makanan tambahan maka anjurkan ibu untuk
melakukan ASI ekslusif tetapi hanya akan efektif selama 6 bulan jika
nanti sudah 6 bulan anjurkan lagi ibu untuk melakukan konseling KB
dan perkenalkan ibu jenis KB yang dapat digunakan serta beritahu
keefektivitasannya serta kelebihan dan kekurangan setiap jenis KB
meberikan infomend choice pada ibu dalam pemilihan KB yang ingin
dipakai jika memungkinkan harus bersama suaminya.
Soap 33
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “R” P1A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. R Nama Suami : Tn. T
- Umur : 29 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Guru Honor
- Alamat : Biru-Biru
Subjektif
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak pertama nya
- Ibu mengatakan tidak pernah keguguran
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 24 September 2022, dengan jenis kelamin laki-laki
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya.
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan nyeri pada luka jahitan
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,5°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 6 jam post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan.
3. Melakukan pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan
vagina, dan daerah laserasi.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
5. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
6. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
7. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
8. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
9. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
Soap 34
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “W” P2A0 DENGAN PUTTING SUSU LECET
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. W Nama Suami : Tn. A
- Umur : 26 Tahun Umur : 27 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Gang Majid
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 25 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki–laki
- Ibu mengatakan nyeri saat menyusui bayi
- Ibu mengatakan putting susu lecet
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 130/70 mmHg
- Nadi : 78 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 36,2°C
- TFU : 3 jari diatas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 3 hari post partum dengan puting susu lecet.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah
laserasi, dan inflamasiuntuk memastikan involusi uterus dan menilai
tanda-tanda infeksi.
3. Memberitahukan kepada ibu untuk menyusu bayi di bagian yang tidak
lecet dulu tunggu sampai bagian yang lecet sembuh baru bergantian
payudara buat payudara lecet itu diakibatkan karena cara menyusui yang
salah mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu
kepala dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap
payudara dan dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta
Memberitahukan kepada ibu ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan
tanpa pemberian makanan tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang
pemberian ASI yang benar.
4. Memberitahukan kepada ibu tanda bahaya masa nifas seperti mata
berkunang-kunang, sakit kepala hebat, terjadi pendarahan, pengeluaran
dari vagina berbau busuk, demam dll. Jika terjadi demikian maka segera
ke fasilitas kesehatan terdekat.
Soap 35
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “A” P1A0 DENGAN LASERASI DERAJAT 1
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny.A Nama Suami : Tn. H
- Umur : 28 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : Karyawan Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Gang Masjid
Subjektif
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak ketiga nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 25 September 2022, dengan jenis kelamin Perempuan dan BB
3900 kg.
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya.
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan perut masih mules
- Ibu mengatakan nyeri pada luka jahitan
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 100/60 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 24 x/menit
- Suhu : 36,2°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
- Robekan : Derajat 1
Assesment
Ibu 4 jam post partum dengan laserasi derajat 1.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan dan melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, dan
daerah laserasi.
3. Menjelaskan pada ibu untuk menjaga kebersihan pada daerah perenium,
selalu membersihkan dan mengeringkan bagian robekan perenium untuk
mencegah terjadinya infeksi pada perenium.
4. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
5. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
Soap 36
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “J” P2A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. J Nama Suami : Tn. W
- Umur : 21 Tahun Umur : 24 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Guru Honor
- Alamat : Gang Madrasah
Subjektif
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak pertama nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 26 September 2022, dengan jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya.
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan perut masih mules
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,5°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
- Robekan :-
Assesment
Ibu 8 jam post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan.
3. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
4. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
6. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir
Soap 37
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “K” P3A0 DENGAN MOBILISASI DINI
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. K Nama Suami : Tn. W
- Umur : 29 Tahun Umur : 33 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Gang Madrasah
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya.
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak ketiga nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 26 September 2022, dengan jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan ingin BAK
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 120/80 mmHg
- Nadi : 81 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 36,7°C
- TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 5 jam post partumdengan mobilisasi dini.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu sudah mengetahui
hasil pemeriksaan dalam batas normal.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta pemeriksaan
genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah laserasi, dan
inflamasi.
3. Mengajarkan keluarga untuk menilai kontraksi uterus untuk mencegah
terjadinya atonia uteri dan jika ibu merasakan keluar darah dalam jumlah
banyak dari vagina segera beritahu bidan.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
5. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir .
6. Memberikan konseling pada ibu tentang mobilisasi dini seperti
menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan
ibu untuk duduk dan berjalan secara pelan - pelan, ibu bersedia mengikuti
anjuran.
Soap 38
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “Z” P4A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. Z Nama Suami : Tn. A
- Umur : 34 Tahun Umur : 35 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Gang Madrasah
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 26 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 120/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 36,8°C
- TFU : 2 jari di bawah pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 3 jam post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa sisa darah yang mau
keluar dan memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah
fisiologis akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan
alat-alat reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
4. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 39
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “P” P1A0 DENGAN BENDUNGAN ASI
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. P Nama Suami : Tn. M
- Umur : 24 Tahun Umur : 24 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Gang Madrasah
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan anaknya lahir normal di klinik bidan tanggal 26
September 2022 jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah kecoklatan dari vagina
- Ibu mengatakan bayinya agak rewel pada malam hari
- Ibu mengatakan payudara terasa tegang dan keras
- Ibu merasa badan meriang
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi :82 x/menit
- Pernafasan : 24 x/menit
- Suhu : 37,6 °C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Payudara : Tampak bengkak dan terasa kencang
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Serosa
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 8 hari post partum dengan bendungan ASI.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina ibu
dan sudah dilakukan.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa
itu adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah kecoklatan itu
adalah namanya lochea serosa dimana itu adalah sisa-sisa darah
bercampur serum.
4. Memberitahu kepada ibu bahwa bendungan ASI yang dialami oleh ibu
disebabkan ASI yang tidak segera dikeluarkan yang menyebabkan
penyumbatan dan terjadi penekan pada saluran ASI ibu sehingga
menyebabkan payudara ibu menjadi bengkak dan ibu sudah mengerti
penjelasannya.
5. Memberitahu ibu terjadinya bendungan ASI bisa dikarenakan pemberian
ASI kepada bayi tidak secara on demand, perlekatan mulut bayi ke
puting ibu tidak benar dan ibu mengerti yang dijelaskan.
6. Menjelaskan kepada ibu untuk tetap memberikan ASI secara on demand
agar payudara tidak bengkak, memberikan ASI min 2 jam sekali dan
jika payudara masih terasa penuh, bantu pompa ASI untuk
mengeluarkan dan bisa disimpan di freezer untuk dan ibu akan segera
melakukan hal itu.
7. Memberitahukan kepada ibu cara memberi ASI yang baik dan benar
yaitu kepala dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi
menghadap payudara dan dagu bayi menempel pada payudara ibu agar
mengatasi dan mencegah terjadinya bendungan ASIdan ibu mengerti
tentang pemberian ASI yang benar.
Soap 40
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “A” P1A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. A Nama Suami : Tn. A
- Umur : 26 Tahun Umur : 28 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Angsapura I
Subjektif
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 27 september 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan belum mendapat haid
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,3°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu hari 6 post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta
penyulit yang dialami ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,kandung
kemih dan pendarahan serta melakukan pemeriksaan genitalia eksterna
dan perenium yaitu cairan vagina.
3. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
4. Mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala
dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara
dan dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan
kepada ibu ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian
makanan tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI
yang benar.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat karna kalau ibu tidak cukup isterahat akan membuat ibu stress
jadi ibu harus bisa memanfaat kan waktu disaat seperti ini juga peran
suami penting suami harus selalu membantu ibu dalam menjaga bayinya
serta membantu ibu dalam pekerjaannya, gizi dan mobilisasi seperti
jalan-jalan dan melakukan pekerjaan rumah seperti biasa yang penting
jangan terlalu lelah menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh
tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat reproduksi
terutama bekas jahitan pada perineum jaga agar selalu kering dan bersih
dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 41
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “E” P3A1
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. E Nama Suami : Tn. H
- Umur : 30 Tahun Umur : 33 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : PNS
- Alamat : Jl. Angsapura I
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 27 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 100/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 36,4°C
- TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 5 jam post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan dan ibu sangat bersedia.
2. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa sisa darah yang mau
keluar dan memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah
fisiologis akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan
alat-alat reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
4. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
.
Soap 42
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “S” P7A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. S Nama Suami : Tn. K
- Umur : 38 Tahun Umur : 46 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Jl. Angsapura I
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 27 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 110/80 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,2°C
- TFU : Pertengahan simpisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 7 hari post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa sisa darah yang mau
keluar dan memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah
fisiologis akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan
alat-alat reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
3. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar..
4. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
.
Soap 43
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “N” P2A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. N Nama Suami : Tn. Z
- Umur : 23 Tahun Umur : 26 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Jalan Wargo
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 28 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 130/80 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 23 x/menit
- Suhu : 36,6°C
- TFU : Tidak Teraba
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea :Alba
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 2 minggu post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa sisa darah yang mau
keluar dan memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah
fisiologis akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan
alat-alat reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
4. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar..
5. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 44
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “D” P1A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. D Nama Suami : Tn. S
- Umur : 26 Tahun Umur : 28 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jalan wargo
Subjektif
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 28 september 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan belum mendapat haid
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,3°C
- TFU : 2 Jari dibawah pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Serosa
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 12 hari post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta
penyulit yang dialami ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,kandung
kemih dan pendarahan serta melakukan pemeriksaan genitalia eksterna
dan perenium yaitu cairan vagina.
3. Mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala
dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara
dan dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan
kepada ibu ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian
makanan tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI
yang benar.
4. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat karna kalau ibu tidak cukup isterahat akan membuat ibu stress
jadi ibu harus bisa memanfaat kan waktu disaat seperti ini juga peran
suami penting suami harus selalu membantu ibu dalam menjaga bayinya
serta membantu ibu dalam pekerjaannya, gizi dan mobilisasi seperti
jalan-jalan dan melakukan pekerjaan rumah seperti biasa yang penting
jangan terlalu lelah menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh
tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat reproduksi
terutama bekas jahitan pada perineum jaga agar selalu kering dan bersih
dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
Soap 45
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “M” P3A0 DENGAN PUTING SUSU LECET
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. M Nama Suami : Tn. T
- Umur : 30 Tahun Umur : 29 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Jalan Wargo
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 28 september 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan sakit saat menyusui bayi dan puting susu lecet
- Ibu mengatakan badan meriang
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 78 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 37,4°C
- TFU : 3 jari diatas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tampak Lecet dan Memerah
- Payudara : Terasa Penuh
- Pendarahan : Normal
- Lochea :Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 5 hari post partum dengan puting susu lecet.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, dan
inflamasiuntuk memastikan involusi uterus dan menilai tanda-tanda
infeksi.
3. Memberitahukan kepada ibu untuk menyusu bayi di bagian yang tidak
lecet dulu tunggu sampai bagian yang lecet sembuh baru bergantian
payudara buat payudara lecet itu diakibatkan karena cara perlekatan saat
menyusui yang salah.
4. Menjelaskan kepada ibu cara memberikan ASI yang baik dan benar yaitu
kepala dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap
payudara dan dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta
Memberitahukan kepada ibu ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan
tanpa pemberian makanan tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang
pemberian ASI yang benar.
5. Menjelaskan kepada ibu untuk tetap memberikan ASI secara on demand
agar payudara tidak bengkak, memberikan ASI min 2 jam sekali dan jika
payudara masih terasa penuh, bantu pompa ASI untuk mengeluarkan dan
bisa disimpan di freezer untuk dan ibu akan segera melakukan hal itu.
6. Memberitahukan kepada ibu tanda bahaya masa nifas seperti mata
berkunang-kunang, sakit kepala hebat, terjadi pendarahan, pengeluaran
dari vagina berbau busuk, demam dll. Jika terjadi demikian maka segera
ke fasilitas kesehatan terdekat.
Soap 46
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “W” P1A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 31 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan ASI nya sedikit
- Ibu mengatakan ingin istirahat
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 24 x/menit
- Suhu : 36,1°C
TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 1 hari post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Memberitahukan kepada ibu tentang ASI awal atau pemberian kolostrum
tidak ada yang namanya ASI kurang hanya saja ibu tidak berkomitmen
untuk memberikan ASI pada bayi yang dapat mempengaruhi kerjanya
hormon sehingga ASI yang keluar sedikit jadi ibu harus percaya bahwa
ASI yang diberikan oleh ibu cukup sehingga hormon yang bekerja pun
tidak terhalang oleh minset ibu yang mengatakan bahwa ASI kurang nanti
jika sudah pula anjurkan ibu untuk mengkonsumsi makanan yang bisa
menambah produksi ASI.
3. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
5. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
6. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
7. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 47
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “L” P4A0 DENGAN AKSEPTOR KB
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. L Nama Suami : Tn. A
- Umur : 29 Tahun Umur : 34 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jalan Swadaya
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 31 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki laki
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan belum mendapat haid
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,7°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus :-
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan :-
- Lochea :-
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 minggu post partum dengan akseptor KB.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, santun) menanyakan keluhan serta
penyulit yang dialami ibu.
2. Memberikan konseling kepada ibu tentang KB bahwa sekarang jika ibu
belum mendapat haid tapi masih menyusui dengan sering tanpa
memberikan bayi makanan tambahan bahkan minuman maka ibu bisa
melakukan KB alamiah/ Asi ekslusif yang berkhasiat sampai 6 bulan
masa post partum tetapi apabila jika ibu mendapat haid maka segera
minum lah mini pil KB untuk ibu menyusui tetapi biasa jika ibu
memberikan ASI kepada bayi nya sesering mungkin maka ibu tidak
akan mendapat haid sampai 6 bulan jika sudah 6 bulan maka segera ke
bidan untuk memilih kontrasepsi yang sesuai maka bidan akan
memperkenalkan jenis – jenis KB yang dapat digunakan oleh ibu nifas,
jenis KB lainnya yang dapat digunakan serta beritahu
keefektivitasannya serta kelebihan dan kekurangan setiap jenis KB
memberikan infomend choice pada ibu dalam pemilihan KB yang ingin
dipakai jika memungkinkan harus bersama suaminya.
Soap 48
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “P” P3A0 DENGAN FULL BLESS
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. P Nama Suami : Tn. E
- Umur : 27 Tahun Umur : 27 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Jalan Swadaya
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 31 September 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 120/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 36,2°C
- TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Penuh
Assesment
Ibu 3 jam post partum dengan kandung kemih penuh (full bless).
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, dan
inflamasi untuk memastikan involusi uterus dan menilai tanda-tanda
infeksi.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa plasenta dan sisa
darah yang mau keluar dan memberitahukan kepada ibu bahwa mules
yang dialami adalah fisiologis akibat dari kontraksi uterus untuk
mengembalikan uterus dan alat-alat reproduksi ke bentuk semula jadi ibu
tidak usah khawatir.
4. Melakukan kateterisasi sementara pada ibu untuk mengosongkan kandung
kemih guna mecegah terhambatnya involusi uterus pada ibu post partum
dan kandung kemih sudah kosong dan uterus berkontraksi dengan baik,
dan ibu sudah dilakukan kateterisasi sementara.
Soap 49
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “J” P3A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. R Nama Suami : Tn. M
- Umur : 33 Tahun Umur : 39 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Jl. Padat Karya
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 1 Oktober 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 120/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 36,8°C
- TFU : 2 jari di bawah pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 6 jam post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Memberitahukan kepada ibu tentang ASI awal atau pemberian kolostrum
tidak ada yang namanya ASI kurang hanya saja ibu tidak berkomitmen
untuk memberikan ASI pada bayi yang dapat mempengaruhi kerjanya
hormone sehingga ASI yang keluar sedikit jadi ibu harus percaya bahwa
ASI yang diberikan oleh ibu cukup sehingga hormon yang bekerja pun
tidak terhalang oleh minset ibu yang mengatakan bahwa ASI kurang nanti
jika sudah pula anjurkan ibu untuk mengkonsumsi makanan yang bisa
menambah produksi ASI
3. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa sisa darah yang mau
keluar.
5. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
6. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
7. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 50
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “C” P1A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. C Nama Suami : Tn. L
- Umur : 25 Tahun Umur : 27 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Padat Karya
Subjektif
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 1 Oktober 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 23 x/menit
- Suhu : 36,4°C
- TFU : 3 jari dibawah pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 hari post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,kandung
kemih dan pendarahan serta melakukan pemeriksaan genitalia eksterna
dan perenium yaitu cairan vagina.
3. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
4. Mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan
badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan
dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan kepada ibu
ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian makanan
tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat karna kalau ibu tidak cukup isterahat akan membuat ibu stress
jadi ibu harus bisa memanfaat kan waktu disaat seperti ini juga peran
suami penting suami harus selalu membantu ibu dalam menjaga bayinya
serta membantu ibu dalam pekerjaannya, gizi dan mobilisasi seperti jalan-
jalan dan melakukan pekerjaan rumah seperti biasa yang penting jangan
terlalu lelah menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan
menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat reproduksi terutama
pada vagina jaga agar selalu kering dan bersih dan payudara, ibu bersedia
mengikuti anjuran.
Soap 51
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “I” P2A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. I Nama Suami : Tn. N
- Umur : 23 Tahun Umur : 23 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Padat Raya
Subjektif
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 1 Oktober 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,3°C
- TFU : 3 Jari dibawah pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 6 haripost partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,kandung
kemih dan pendarahan serta melakukan pemeriksaan genitalia eksterna
dan perenium yaitu cairan vagina.
3. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
4. Mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan
badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan
dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan kepada ibu
ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian makanan
tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat karna kalau ibu tidak cukup isterahat akan membuat ibu stress
jadi ibu harus bisa memanfaat kan waktu disaat seperti ini juga peran
suami penting suami harus selalu membantu ibu dalam menjaga bayinya
serta membantu ibu dalam pekerjaannya, gizi dan mobilisasi seperti jalan-
jalan dan melakukan pekerjaan rumah seperti biasa yang penting jangan
terlalu lelah menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan
menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat reproduksi terutama
bekas jahitan pada perineum jaga agar selalu kering dan bersih dan
payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 52
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “F” P3A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. F Nama Suami : Tn. A
- Umur : 25 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Patumbak
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 2 Oktober 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 81 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 36,4°C
- TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 5 jam post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan dan ibu sangat bersedia.
2. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa sisa darah yang mau
keluar dan memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah
fisiologis akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan
alat-alat reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
4. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 53
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “K” P1A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. K Nama Suami : Tn. O
- Umur : 28 Tahun Umur : 26 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Patumbak
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 2 Oktober 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 110/80 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 23 x/menit
- Suhu : 36,7 °C
- TFU : Pertengahan simpisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 5 hari post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa sisa darah yang mau
keluar dan memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah
fisiologis akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan
alat-alat reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
3. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
4. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 54
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “F” P1A0 DENGAN BENDUNGAN ASI
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. F Nama Suami : Tn. S
- Umur : 24 Tahun Umur : 32 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Pangkalan
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan anaknya lahir normal di klinik bidan tanggal 2 Oktober
2022 jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah kecoklatan dari vagina
- Ibu mengatakan bayinya agak rewel pada malam hari
- Ibu mengatakan payudara terasa tegang dan keras
- Ibu merasa badan meriang
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 38,3 °C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Payudara : Tampak bengkak dan terasa kencang
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 5 haripost partum dengan bendungan ASI.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina ibu dan
sudah dilakukan.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah kecoklatan itu adalah
namanya lochea serosa dimana itu adalah sisa-sisa darah bercampur
serum.
4. Memberitahu kepada ibu bahwa bendungan ASI yang dialami oleh ibu
disebabkan ASI yang tidak segera dikeluarkan yang menyebabkan
penyumbatan dan terjadi penekan pada saluran ASI ibu sehingga
menyebabkan payudara ibu menjadi bengkak dan ibu sudah mengerti
penjelasannya.
5. Memberitahu ibu terjadinya bendungan ASI bisa dikarenakan pemberian
ASI kepada bayi tidak secara on demand, perlekatan mulut bayi ke puting
ibu tidak benar dan ibu mengerti yang dijelaskan.
6. Menjelaskan kepada ibu untuk tetap memberikan ASI secara on demand
agar payudara tidak bengkak, memberikan ASI min 2 jam sekali dan jika
payudara masih terasa penuh, bantu pompa ASI untuk mengeluarkan dan
bisa disimpan di freezer untuk dan ibu akan segera melakukan hal itu.
7. Memberitahukan kepada ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu
kepala dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap
payudara dan dagu bayi menempel pada payudara ibu agar mengatasi dan
mencegah terjadinya bendungan ASIdan ibu mengerti tentang pemberian
ASI yang benar.
Soap 55
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “N” P3A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. N Nama Suami : Tn. L
- Umur : 25 Tahun Umur : 28 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jalan Mulia
Subjektif
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 3 Oktober 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan belum mendapat haid
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,3°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 2 haripost partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,kandung
kemih dan pendarahan serta melakukan pemeriksaan genitalia eksterna
dan perenium yaitu cairan vagina.
3. Mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan
badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan
dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan kepada ibu
ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian makanan
tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
4. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat karna kalau ibu tidak cukup isterahat akan membuat ibu stress
jadi ibu harus bisa memanfaat kan waktu disaat seperti ini juga peran
suami penting suami harus selalu membantu ibu dalam menjaga bayinya
serta membantu ibu dalam pekerjaannya, gizi dan mobilisasi seperti jalan-
jalan dan melakukan pekerjaan rumah seperti biasa yang penting jangan
terlalu lelah menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan
menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat reproduksi terutama
bekas jahitan pada perineum jaga agar selalu kering dan bersih dan
payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
Soap 56
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “M” P3A0 DENGAN PUTING SUSU LECET
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. M Nama Suami : Tn. J
- Umur : 31 Tahun Umur : 39 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jalan Mulia
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 3 Oktober 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan sakit saat menyusui bayi dan puting susu lecet
- Ibu mengatakan badan meriang
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 37,3°C
- TFU : 3 jari diatas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tampak Lecet dan Memerah
- Payudara : Terasa Penuh
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 3 haripost partum dengan puting susu lecet.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, dan
inflamasiuntuk memastikan involusi uterus dan menilai tanda-tanda
infeksi.
3. Memberitahukan kepada ibu untuk menyusu bayi di bagian yang tidak
lecet dulu tunggu sampai bagian yang lecet sembuh baru bergantian
payudara buat payudara lecet itu diakibatkan karena cara perlekatan saat
menyusui yang salah.
4. Menjelaskan kepada ibu cara memberikan ASI yang baik dan benar yaitu
kepala dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap
payudara dan dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta
Memberitahukan kepada ibu ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan
tanpa pemberian makanan tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang
pemberian ASI yang benar.
5. Menjelaskan kepada ibu untuk tetap memberikan ASI secara on demand
agar payudara tidak bengkak, memberikan ASI min 2 jam sekali dan jika
payudara masih terasa penuh, bantu pompa ASI untuk mengeluarkan dan
bisa disimpan di freezer untuk dan ibu akan segera melakukan hal itu.
6. Memberitahukan kepada ibu tanda bahaya masa nifas seperti mata
berkunang-kunang, sakit kepala hebat, terjadi pendarahan, pengeluaran
dari vagina berbau busuk, demam dll. Jika terjadi demikian maka segera
ke fasilitas kesehatan terdekat.
Soap 57
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “W” P1A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 3 Oktober 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan ASI nya sedikit
- Ibu mengatakan ingin istirahat
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 120/80 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,2°C
TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 7 jampost partumnormal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Memberitahukan kepada ibu tentang ASI awal atau pemberian kolostrum
tidak ada yang namanya ASI kurang hanya saja ibu tidak berkomitmen
untuk memberikan ASI pada bayi yang dapat mempengaruhi kerjanya
hormon sehingga ASI yang keluar sedikit jadi ibu harus percaya bahwa
ASI yang diberikan oleh ibu cukup sehingga hormon yang bekerja pun
tidak terhalang oleh minset ibu yang mengatakan bahwa ASI kurang nanti
jika sudah pula anjurkan ibu untuk mengkonsumsi makanan yang bisa
menambah produksi ASI.
3. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
5. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
6. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
7. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 58
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “S” P1A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. S Nama Suami : Tn. P
- Umur : 26 Tahun Umur : 27 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Buntu Desa III
Subjektif
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 4 Oktober 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 23 x/menit
- Suhu : 36,4°C
- TFU : 3 jari dibawah pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 haripost partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,kandung
kemih dan pendarahan serta melakukan pemeriksaan genitalia eksterna
dan perenium yaitu cairan vagina.
3. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
4. Mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan
badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan
dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan kepada ibu
ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian makanan
tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat karna kalau ibu tidak cukup isterahat akan membuat ibu stress
jadi ibu harus bisa memanfaat kan waktu disaat seperti ini juga peran
suami penting suami harus selalu membantu ibu dalam menjaga bayinya
serta membantu ibu dalam pekerjaannya, gizi dan mobilisasi seperti jalan-
jalan dan melakukan pekerjaan rumah seperti biasa yang penting jangan
terlalu lelah menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan
menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat reproduksi terutama
pada vagina jaga agar selalu kering dan bersih dan payudara, ibu bersedia
mengikuti anjuran.
Soap 59
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “Y” P4A0
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. Y Nama Suami : Tn. N
- Umur : 28 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Jl. Buntu Desa III
Subjektif
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 4 Oktober 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,3°C
- TFU : 3 Jari dibawah pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Serosa
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 8 hari post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,kandung
kemih dan pendarahan serta melakukan pemeriksaan genitalia eksterna
dan perenium yaitu cairan vagina.
3. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
4. Mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan
badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan
dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan kepada ibu
ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian makanan
tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat karna kalau ibu tidak cukup isterahat akan membuat ibu stress
jadi ibu harus bisa memanfaat kan waktu disaat seperti ini juga peran
suami penting suami harus selalu membantu ibu dalam menjaga bayinya
serta membantu ibu dalam pekerjaannya, gizi dan mobilisasi seperti jalan-
jalan dan melakukan pekerjaan rumah seperti biasa yang penting jangan
terlalu lelah menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan
menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat reproduksi terutama
bekas jahitan pada perineum jaga agar selalu kering dan bersih dan
payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 60
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “A” P3A0 DENGAN AKSEPTOR KB
DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA
Identitas
- Nama : Ny. E Nama Suami : Tn. O
- Umur : 26 Tahun Umur : 28 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jl. Buntu Desa III
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 4 Oktober 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki laki
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan belum mendapat haid
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,7°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus :-
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan :-
- Lochea :-
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 minggupost partumdengan akseptor KB.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, santun) menanyakan keluhan serta
penyulit yang dialami ibu.
2. Memberikan konseling kepada ibu tentang KB bahwa sekarang jika ibu
belum mendapat haid tapi masih menyusui dengan sering tanpa
memberikan bayi makanan tambahan bahkan minuman maka ibu bisa
melakukan KB alamiah/ Asi ekslusif yang berkhasiat sampai 6 bulan
masa post partum tetapi apabila jika ibu mendapat haid maka segera
minum lah mini pil KB untuk ibu menyusui tetapi biasa jika ibu
memberikan ASI kepada bayi nya sesering mungkin maka ibu tidak
akan mendapat haid sampai 6 bulan jika sudah 6 bulan maka segera ke
bidan untuk memilih kontrasepsi yang sesuai maka bidan akan
memperkenalkan jenis – jenis KB yang dapat digunakan oleh ibu nifas,
jenis KB lainnya yang dapat digunakan serta beritahu
keefektivitasannya serta kelebihan dan kekurangan setiap jenis KB
memberikan infomend choice pada ibu dalam pemilihan KB yang ingin
dipakai jika memungkinkan harus bersama suaminya.
Soap 61
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “D” P2A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 5 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan ASI nya sedikit
- Ibu mengatakan ingin istirahat
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 120/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 36,6°C
TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 5 hari post partumnormal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea serosa dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
3. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
4. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 62
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “D” P4A0 DENGAN ANEMIA RINGAN
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. D Nama Suami : Tn. M
- Umur : 33 Tahun Umur : 42 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : PNS
- Alamat : Jalan Solo
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya.
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 5 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki laki
- Ibu mengatakan merasa lemas dan sangan mudah letih
- Ibu mengatakan tidak nafsu makan
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 90/70 mmHg
- Nadi : 86 x/menit
- Pernafasan : 24 x/menit
- Suhu : 36,6°C
- TFU : 3 jari diatas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Konjungtiva : Pucat
- Wajah : Tampak Letih
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 haripost partumdengan anemia ringan.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, santun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, dan
inflamasiuntuk memastikan involusi uterus dan menilai tanda-tanda
infeksi.
3. Memberitahukan kepada ibu untuk dilakukan pemeriksaan kadar
hemoglobin untuk mengetahui masalah yang terjadi pada ibu dan hasil
kadar Hb ibu 10,7 gr/dl, yang artinya ibu mengalami anemia ringan dan
ibu sudah mengetahui kondinya.
4. Menjelaskan kepada ibu anemia ringan terjadi bisa karena banyak faktor,
yaitu berkurangnya zat besi secara perlahan dengan berkurang nya zat
besi, turunnya system pembentukan sel darah merah dan dengan
kehamilan ibu yang sudah paritas.
5. Menjelaskan kepada ibu cara menanganianemia ringan yaitu dengan
mengkonsumsi makanan yang bernutrsi, yang banyak mengandung zat
besi, memperbanyak mengkonsumsi vitamin c dan istirahat yang cukup
dan ibu siap melakukannya.
6. Menjelaskan kepada ibu untuk terus memperbanyak konsumsi makanan
yang sudah dianjurkan kepada ibu karena dengan ibu yang menyusui
bayinya sangat memerlukan asupan guna memperbaiki kondisi ibu.
7. Memberitahu kepada ibu peroral, zat besi 600-1000 mg /hari dan vitamin c
guna lebih mudah diserap oleh selaput usus dan ibu sudah paham.
Soap 63
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “P” P3A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. P Nama Suami : Tn. T
- Umur : 24 Tahun Umur : 28 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Simpang Benteng
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 5 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan ASI nya sedikit
- Ibu mengatakan ingin istirahat
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/80 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,5°C
TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 2 hari post partumnormal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Memberitahukan kepada ibu tentang ASI awal atau pemberian kolostrum
tidak ada yang namanya ASI kurang hanya saja ibu tidak berkomitmen
untuk memberikan ASI pada bayi yang dapat mempengaruhi kerjanya
hormon sehingga ASI yang keluar sedikit jadi ibu harus percaya bahwa
ASI yang diberikan oleh ibu cukup sehingga hormon yang bekerja pun
tidak terhalang oleh minset ibu yang mengatakan bahwa ASI kurang nanti
jika sudah pula anjurkan ibu untuk mengkonsumsi makanan yang bisa
menambah produksi ASI.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
4. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
6. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
7. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
Soap 64
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “M” P2A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. M Nama Suami : Tn. P
- Umur : 24 Tahun Umur : 31 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Gang Damai
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 6 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan ASI nya sedikit
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 36,6°C
TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 5 hari post partumnormal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea serosa dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
3. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
4. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 65
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “L” P1A0 DENGAN MOBILISASI DINI
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. L Nama Suami : Tn. S
- Umur : 22 Tahun Umur : 22 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Gang Setia
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak kedua nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 6 November 2022, dengan jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan ingin BAK
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 100/70 mmHg
- Nadi : 81 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 36,2°C
- TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Penuh
Assesment
Ibu 5 jam post partumdengan mobilisasi dini.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu sudah mengetahui
hasil pemeriksaan dalam batas normal.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta pemeriksaan
genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah laserasi, dan
inflamasi.
3. Mengajarkan keluarga untuk menilai kontraksi uterus untuk mencegah
terjadinya atonia uteri dan jika ibu merasakan keluar darah dalam jumlah
banyak dari vagina segera beritahu bidan.
4. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang mobilisasi dini seperti
menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh, berjalan kekamar
mandi untuk BAK senditi dan menganjurkan ibu untuk duduk dan berjalan
pelan, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 66
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “V” P1A0 DENGAN BENDUNGAN ASI
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. V Nama Suami : Tn. T
- Umur : 26 Tahun Umur : 29 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jalan Rakyat
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan anaknya lahir normal di klinik bidan tanggal 6 November
2022 jenis kelamin laki-laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah kecoklatan dari vagina
- Ibu mengatakan bayinya agak rewel pada malam hari
- Ibu mengatakan payudara terasa tegang dan keras
- Ibu merasa badan meriang
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 24 x/menit
- Suhu : 37, 7°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 5 hari post partum dengan bendungan ASI.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, dan
inflamasiuntuk memastikan involusi uterus dan menilai tanda-tanda
infeksi.
3. Menjelaskan kepada ibu bahwa yang dialami ibu karena ASI yang tidak
segera dikeluarkan dari payudara sehingga membuat payudara terasa
penuh, bengkak dan menyebabkan ibu menjadi demam karean tidak segera
ditangi dengan tepat.
4. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
5. Menjelaskan kepada ibu untuk tetap memberikan ASI secara on demand
agar payudara tidak bengkak, beri ASI 2 jam sekali dan jika payudara
masih terasa penuh, bantu pompa ASI untuk mengeluarkan dan bisa
disimpan di freezer untuk dan ibu akan segera melakukan hal itu.
Soap 67
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “D” P2A0 DENGAN AKSEPTOR KB MAL
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. D Nama Suami : Tn. E
- Umur : 22 Tahun Umur : 25 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Pelabuhan Bom
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 7 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan ingin menggunakan KB
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 120/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,1°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus :-
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan :-
- Lochea :-
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 minggu post partum dengan Akspetor KB MAL.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Sekarang jika ibu belum mendapat haid tapi masih menyusui dengan
sering tanpa memberikan bayi makanan tambahan bahkan minuman maka
ibu bisa melakukan KB alamiah/ Asi ekslusif yang berkhasiat sampai 6
bulan masa post partum tetapi apabila jika ibu mendapat haid maka segera
minum lah mini pil KB untuk ibu menyusui tetapi biasa jika ibu
memberikan ASI kepada bayi nya sesering mungkin maka ibu tidak akan
mendapat haid sampai 6 bulan jika sudah 6 bulan maka segera ke bidan
untuk memilih kontrasepsi yang sesuai maka bidan akan memperkenalkan
jenis – jenis KB yang dapat digunakan oleh ibu nifas, jenis KB lainnya
yang dapat digunakan serta beritahu keefektivitasannya serta kelebihan
dan kekurangan setiap jenis KB memberikan infomend choice pada ibu
dalam pemilihan KB yang ingin dipakai jika memungkinkan harus
bersama suaminya.
3. Setelah konseling dan mendapatkan penjelasan penkes maka ibu yang
belum mendapatkan haid akan memilih akseptor KB MAL dengan tetap
memberikan ASI secara eksklusif kepada bayi dan ibu mengerti semuanya.
Soap 68
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “J” P5A1
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. J Nama Suami : Tn. W
- Umur : 30 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Jalan Merdeka
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak kedua nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 7 November 2022, dengan jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan ingin BAK
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 130/90 mmHg
- Nadi : 81 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 36,7°C
- TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Penuh
Assesment
Ibu 4 jam post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu sudah mengetahui
hasil pemeriksaan dalam batas normal.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta pemeriksaan
genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah laserasi, dan
inflamasi.
3. Mengajarkan keluarga untuk menilai kontraksi uterus untuk mencegah
terjadinya atonia uteri dan jika ibu merasakan keluar darah dalam jumlah
banyak dari vagina segera beritahu bidan.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
5. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
6. Memberikan konseling pada ibu tentang mobilisasi dini seperti
menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan
ibu untuk duduk dan berjalan pelan, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 69
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “N” P1A0 DENGAN BENDUNGAN ASI
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. N Nama Suami : Tn. M
- Umur : 28 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : Guru Honor Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Gang Damai
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan anaknya lahir normal di klinik bidan tanggal 7 November
2022 jenis kelamin laki-laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah kecoklatan dari vagina
- Ibu mengatakan bayinya agak rewel pada malam hari
- Ibu mengatakan payudara terasa tegang dan keras
- Ibu merasa badan meriang
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 37, 6°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 6 haripost partumdengan bendungan ASI.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah
laserasi, dan inflamasiuntuk memastikan involusi uterus dan menilai
tanda-tanda infeksi.
3. Memberitahukan kepada ibu tanda bahaya masa nifas seperti mata
berkunang-kunang, sakit kepala hebat, terjadi pendarahan, pengeluaran
dari vagina berbau busuk, demam dll. Jika terjadi demikian maka segera
ke fasilitas kesehatan terdekat.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah kecoklatan itu adalah
namanya lochea serosa dimana itu adalah sisa-sisa darah bercampur
serum.
5. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
6. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
7. Menjelaskan kepada ibu untuk tetap memberikan ASI secara on demand
agar payudara tidak bengkak, beri ASI 2 jam sekali dan jika payudara
masih terasa penuh, bantu pompa ASI untuk mengeluarkan dan bisa
disimpan di freezer untuk dan ibu akan segera melakukan hal itu.
Soap 70
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “U” P1A0 DENGAN AKSEPTOR KB
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. U Nama Suami : Tn. A
- Umur : 25 Tahun Umur : 25 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jalan Rakyat
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 8 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan ingin menggunakan KB
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 130/90 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,1°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus :-
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan :-
- Lochea :-
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 6 minggu post partum dengan akseptor KB.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan
badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan
dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan kepada ibu
ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian makanan
tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
3. Memberikan konseling kepada ibu tentang KB bahwa sekarang jika ibu
belum mendapat haid tapi masih menyusui dengan sering tanpa
memberikan bayi makanan tambahan bahkan minuman maka ibu bisa
melakukan KB alamiah/ Asi ekslusif yang berkhasiat sampai 6 bulan masa
post partum tetapi apabila jika ibu mendapat haid maka segera minum lah
mini pil KB untuk ibu menyusui tetapi biasa jika ibu memberikan ASI
kepada bayi nya sesering mungkin maka ibu tidak akan mendapat haid
sampai 6 bulan jika sudah 6 bulan maka segera ke bidan untuk memilih
kontrasepsi yang sesuai maka bidan akan memperkenalkan jenis – jenis
KB yang dapat digunakan oleh ibu nifas, jenis KB lainnya yang dapat
digunakan serta beritahu keefektivitasannya serta kelebihan dan
kekurangan setiap jenis KB memberikan infomend choice pada ibu dalam
pemilihan KB yang ingin dipakai jika memungkinkan harus bersama
suaminya.
Soap71
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “R” P2A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. R Nama Suami : Tn. N
- Umur : 29 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : PNS Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Kampung Lalang
Subjektif
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak pertama nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 8 November 2022, dengan jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan perut masih mules
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 100/60 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,6°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
- Robekan :-
Assesment
Ibu 6 jam post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan dan memberikan
konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan istirahat, gizi dan
mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh
tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan kelamin dan
payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
3. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
4. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
5. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
6. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar dan mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
Soap 72
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “R” P1A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. R Nama Suami : Tn. I
- Umur : 19 Tahun Umur : 20 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Bagan Dalam
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak ketiga nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 8 November 2022, dengan jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan perut masih terasa mules
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 130/90 mmHg
- Nadi : 81 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 36,7°C
- TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Penuh
Assesment
Ibu 3 jam post partumnormal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu sudah mengetahui
hasil pemeriksaan dalam batas normal.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta pemeriksaan
genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah laserasi, dan
inflamasi.
3. Memberitahu ibu untuk dilakukannya kateterisasi sementara untuk
mengosongko=an kandung kemih, karena menghindari terjadinya sub
involusi uteri pada ibu dan ibu bersedia dilakukan kateterisasi pada ibu.
4. Mengajarkan keluarga untuk menilai kontraksi uterus untuk mencegah
terjadinya atonia uteri dan jika ibu merasakan keluar darah dalam jumlah
banyak dari vagina segera beritahu bidan.
5. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
6. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
Soap 73
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “M” P5A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. M Nama Suami : Tn. B
- Umur : 27 Tahun Umur : 29 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Bagan Dalam
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan anaknya lahir normal di klinik bidan tanggal 9 November
2022 jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah kecoklatan dari vagina
- Ibu mengatakan bayinya agak rewel pada malam hari
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 100/70 mmHg
- Nadi : 78 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 36, 2°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 7 hari post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, santun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah
laserasi, dan inflamasiuntuk memastikan involusi uterus dan menilai
tanda-tanda infeksi.
3. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
4. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
Soap 74
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “S” P2A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. S Nama Suami : Tn. E
- Umur : 36 Tahun Umur : 37 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Jalan Beringin
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 9 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 110/60 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,2°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus :-
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan :-
- Lochea :-
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 minggu post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Memberikan konseling kepada ibu tentang KB bahwa sekarang jika ibu
belum mendapat haid tapi masih menyusui dengan sering tanpa
memberikan bayi makanan tambahan bahkan minuman maka ibu bisa
melakukan KB alamiah/ Asi ekslusif yang berkhasiat sampai 6 bulan masa
post partum tetapi apabila jika ibu mendapat haid maka segera minum lah
mini pil KB untuk ibu menyusui tetapi biasa jika ibu memberikan ASI
kepada bayi nya sesering mungkin maka ibu tidak akan mendapat haid
sampai 6 bulan jika sudah 6 bulan maka segera ke bidan untuk memilih
kontrasepsi yang sesuai maka bidan akan memperkenalkan jenis – jenis
KB yang dapat digunakan oleh ibu nifas, jenis KB lainnya yang dapat
digunakan serta beritahu keefektivitasannya serta kelebihan dan
kekurangan setiap jenis KB memberikan infomend choice pada ibu dalam
pemilihan KB yang ingin dipakai jika memungkinkan harus bersama
suaminya.
Soap 75
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “F” P1A1
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. F Nama Suami : Tn. M
- Umur : 22 Tahun Umur : 23 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jalan Merdeka
Subjektif
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 9 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan belum mendapat haid
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,3°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus :-
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Alba
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 3 minggu post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Memberikan konseling KB kepada ibu jika ingin menjarangkan kelahiran
anaknya memperkenalkan jenis – jenis KB seperti pada saat sekarang ibu
belum mendapat haid setelah melahirkan dan ibu mengatakan memberikan
ASI kepada bayinya secara terus menerus tanpa memberikan makanan
tambahan maka anjurkan ibu untuk melakukan ASI ekslusif tetapi hanya
akan efektif selama 6 bulan jika nanti sudah 6 bulan anjurkan lagi ibu
untuk melakukan konseling KB dan perkenalkan ibu jenis KB yang dapat
digunakan serta beritahu keefektivitasannya serta kelebihan dan
kekurangan setiap jenis KB meberikan infomend choice pada ibu dalam
pemilihan KB yang ingin dipakai jika memungkinkan harus bersama
suaminya.
Soap 76
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “Z” P1A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. Z Nama Suami : Tn. T
- Umur : 29 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Guru Honor
- Alamat : Kampung Lalang
Subjektif
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak pertama nya
- Ibu mengatakan tidak pernah keguguran
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 12 November 2022, dengan jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya.
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan nyeri pada luka jahitan
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,5°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 8 jam post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan dan melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, dan
daerah laserasi.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
4. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
5. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
6. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
Soap 77
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “Y” P2A0 DENGAN PUTTING SUSU LECET
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. Y Nama Suami : Tn. A
- Umur : 26 Tahun Umur : 27 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Gang Jogja
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 12 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki – laki
- Ibu mengatakan nyeri saat menyusui bayi
- Ibu mengatakan putting susu lecet
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 78 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 37 °C
- TFU : 3 jari diatas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 3 hari post partum dengan puting susu lecet.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah
laserasi, dan inflamasiuntuk memastikan involusi uterus dan menilai
tanda-tanda infeksi.
3. Memberitahukan kepada ibu untuk menyusu bayi di bagian yang tidak
lecet dulu tunggu sampai bagian yang lecet sembuh baru bergantian
payudara buat payudara lecet itu diakibatkan karena cara menyusui yang
salah mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala
dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara
dan dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan
kepada ibu ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian
makanan tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI
yang benar.
4. Memberitahukan kepada ibu tanda bahaya masa nifas seperti mata
berkunang-kunang, sakit kepala hebat, terjadi pendarahan, pengeluaran
dari vagina berbau busuk, demam dll. Jika terjadi demikian maka segera
ke fasilitas kesehatan terdekat.
Soap 78
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “B” P1A0 DENGAN LASERASI DERAJAT 1
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. B Nama Suami : Tn. H
- Umur : 28 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Bagan Dalam
Subjektif
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak ketiga nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 12 November 2022, dengan jenis kelamin Perempuan dan BB
3800 kg.
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya.
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan perut masih mules
- Ibu mengatakan nyeri pada luka jahitan
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 100/60 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 24 x/menit
- Suhu : 36,2°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
- Robekan : Derajat 1
Assesment
Ibu 4 jam post partum dengan laserasi derajat 1.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan dan melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, dan
daerah laserasi.
3. Menjelaskan pada ibu untuk menjaga kebersihan pada daerah perenium,
selalu membersihkan dan mengeringkan bagian robekan perenium untuk
mencegah terjadinya infeksi pada perenium.
4. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
5. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
Soap 79
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “I” P2A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. I Nama Suami : Tn. W
- Umur : 21 Tahun Umur : 24 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Guru Honor
- Alamat : Bagan Dalam
Subjektif
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak pertama nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 13 November 2022, dengan jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya.
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan perut masih mules
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,5°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
- Robekan :-
Assesment
Ibu 8 jam post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan.
3. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
4. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
6. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir
Soap 80
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “M” P1A0 DENGAN MOBILISASI DINI
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. M Nama Suami : Tn. M
- Umur : 28 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Bagan Dalam
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya.
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak ketiga nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 13 november 2022, dengan jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan ingin BAK
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 120/80 mmHg
- Nadi : 81 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 36,7°C
- TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 5 jam post partum dengan mobilisasi dini.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu sudah mengetahui
hasil pemeriksaan dalam batas normal.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta pemeriksaan
genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah laserasi, dan
inflamasi.
3. Mengajarkan keluarga untuk menilai kontraksi uterus untuk mencegah
terjadinya atonia uteri dan jika ibu merasakan keluar darah dalam jumlah
banyak dari vagina segera beritahu bidan.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
5. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
6. Memberikan konseling pada ibu tentang mobilisasi dini seperti
menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan
ibu untuk duduk dan berjalan secara pelan - pelan, ibu bersedia mengikuti
anjuran.
Soap 81
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “F” P4A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. F Nama Suami : Tn. A
- Umur : 32 Tahun Umur : 35 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Lima Laras
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 13 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 120/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 36,8°C
- TFU : 2 jari di bawah pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 2 hari post partumnormal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa sisa darah yang mau
keluar dan memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah
fisiologis akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan
alat-alat reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
4. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 82
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “P” P1A0 DENGAN BENDUNGAN ASI
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. P Nama Suami : Tn. E
- Umur : 24 Tahun Umur : 24 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Kampung Lalang
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan anaknya lahir normal di klinik bidan tanggal 14
November 2022 jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah kecoklatan dari vagina
- Ibu mengatakan bayinya agak rewel pada malam hari
- Ibu mengatakan payudara terasa tegang dan keras
- Ibu merasa badan meriang
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi :82 x/menit
- Pernafasan : 24 x/menit
- Suhu : 37,6 °C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Payudara : Tampak bengkak dan terasa kencang
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Serosa
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 6 hari post partumdengan bendungan ASI.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina ibu dan
sudah dilakukan.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah kecoklatan itu adalah
namanya lochea serosa dimana itu adalah sisa-sisa darah bercampur
serum.
4. Memberitahu kepada ibu bahwa bendungan ASI yang dialami oleh ibu
disebabkan ASI yang tidak segera dikeluarkan yang menyebabkan
penyumbatan dan terjadi penekan pada saluran ASI ibu sehingga
menyebabkan payudara ibu menjadi bengkak dan ibu sudah mengerti
penjelasannya.
5. Memberitahu ibu terjadinya bendungan ASI bisa dikarenakan pemberian
ASI kepada bayi tidak secara on demand, perlekatan mulut bayi ke putting
ibu tidak benar dan ibu mengerti yang dijelaskan.
6. Menjelaskan kepada ibu untuk tetap memberikan ASI secara on demand
agar payudara tidak bengkak, memberikan ASI min 2 jam sekali dan jika
payudara masih terasa penuh, bantu pompa ASI untuk mengeluarkan dan
bisa disimpan di freezer untuk dan ibu akan segera melakukan hal itu.
7. Memberitahukan kepada ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu
kepala dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap
payudara dan dagu bayi menempel pada payudara ibu agar mengatasi dan
mencegah terjadinya bendungan ASIdan ibu mengerti tentang pemberian
ASI yang benar.
Soap 83
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “V” P1A0 DENGAN RUPTURE PERENIUM DERAJAT 2
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. V Nama Suami : Tn. N
- Umur : 25 Tahun Umur : 26 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Pangkalan
Subjektif
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak pertama nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 14 November 2022, dengan jenis kelamin perempuan dan BB
4000 kg.
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan perut masih mules
- Ibu mengatakan nyeri pada luka jahitan
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,5°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
- Robekan : Derajat 2
Assesment
Ibu 8 jam post partumdengan rupture pereniumderajat 2.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan dan melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, dan
daerah laserasi.
3. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
4. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
6. Menganjurkan ibu untuk membersihkan payudara terlebih dahulu sebelum
menyusui bayinya, ibu bersedia melakukannya.
7. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
8. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
Soap 84
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “E” P2A0 MOBILISASI DINI
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. E Nama Suami : Tn. A
- Umur : 29 Tahun Umur : 33 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Kampung Lalang
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak ketiga nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 14 November 2022, dengan jenis kelamin laki laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan ingin BAK
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 130/90 mmHg
- Nadi : 81 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 36,7°C
- TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 6 jam post partumdengan mobilisasi dini.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu sudah mengetahui
hasil pemeriksaan dalam batas normal.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta pemeriksaan
genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah laserasi, dan
inflamasi.
3. Mengajarkan keluarga untuk menilai kontraksi uterus untuk mencegah
terjadinya atonia uteri dan jika ibu merasakan keluar darah dalam jumlah
banyak dari vagina segera beritahu bidan.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
5. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir .
6. Memberikan konseling pada ibu tentang mobilisasi dini seperti
menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan
ibu untuk duduk dan berjalan pelan, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 85
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “S” P1A0 DENGAN BENDUNGAN ASI
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. S Nama Suami : Tn. M
- Umur : 20 Tahun Umur : 22 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jalan Rakyat
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan anaknya lahir normal di klinik bidan tanggal 15
November 2022 jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah kecoklatan dari vagina
- Ibu mengatakan bayinya agak rewel pada malam hari
- Ibu mengatakan payudara terasa tegang dan keras
- Ibu merasa badan meriang
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 78 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 37, 1°C
- TFU : 3 jari di atas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tidak menonjol
- Payudara : Tampak bengkak dan terasa kencang
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 6 hari post partumdengan bendungan ASI.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina ibu dan
sudah dilakukan.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah kecoklatan itu adalah
namanya lochea serosa dimana itu adalah sisa-sisa darah bercampur
serum.
4. Memberitahu kepada ibu bahwa bendungan ASI yang dialami oleh ibu
disebabkan ASI yang tidak segera dikeluarkan yang menyebabkan
penyumbatan dan terjadi penekan pada saluran ASI ibu sehingga
menyebabkan payudara ibu menjadi bengkak dan ibu sudah mengerti
penjelasannya.
5. Memberitahu ibu terjadinya bendungan ASI bisa dikarenakan pemberian
ASI kepada bayi tidak secara on demand, perlekatan mulut bayi ke puting
ibu tidak benar dan ibu mengerti yang dijelaskan.
6. Menjelaskan kepada ibu untuk tetap memberikan ASI secara on demand
agar payudara tidak bengkak, memberikan ASI min 2 jam sekali dan jika
payudara masih terasa penuh, bantu pompa ASI untuk mengeluarkan dan
bisa disimpan di freezer untuk dan ibu akan segera melakukan hal itu.
7. Memberitahukan kepada ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu
kepala dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap
payudara dan dagu bayi menempel pada payudara ibu agar mengatasi dan
mencegah terjadinya bendungan ASIdan ibu mengerti tentang pemberian
ASI yang benar.
Soap86
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “T” P3A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. T Nama Suami : Tn. S
- Umur : 26 Tahun Umur : 28 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Kampung Lalang
Subjektif
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 15 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan belum mendapat haid
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,3°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 2 hari post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,kandung
kemih dan pendarahan serta melakukan pemeriksaan genitalia eksterna
dan perenium yaitu cairan vagina.
3. Mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan
badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan
dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan kepada ibu
ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian makanan
tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
4. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat karna kalau ibu tidak cukup isterahat akan membuat ibu stress
jadi ibu harus bisa memanfaat kan waktu disaat seperti ini juga peran
suami penting suami harus selalu membantu ibu dalam menjaga bayinya
serta membantu ibu dalam pekerjaannya, gizi dan mobilisasi seperti jalan-
jalan dan melakukan pekerjaan rumah seperti biasa yang penting jangan
terlalu lelah menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan
menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat reproduksi terutama
bekas jahitan pada perineum jaga agar selalu kering dan bersih dan
payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
Soap 87
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “L” P2A0 DENGAN PUTING SUSU LECET
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. L Nama Suami : Tn. M
- Umur : 25 Tahun Umur : 27 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jalan Solo
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 15 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan sakit saat menyusui bayi dan puting susu lecet
- Ibu mengatakan badan meriang
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 78 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 37,4°C
- TFU : 3 jari diatas simfisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Tampak Lecet dan Memerah
- Payudara : Terasa Penuh
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 3 hari post partum dengan puting susu lecet.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan yang dialami
ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, dan
inflamasiuntuk memastikan involusi uterus dan menilai tanda-tanda
infeksi.
3. Memberitahukan kepada ibu untuk menyusu bayi di bagian yang tidak
lecet dulu tunggu sampai bagian yang lecet sembuh baru bergantian
payudara buat payudara lecet itu diakibatkan karena cara perlekatan saat
menyusui yang salah.
4. Menjelaskan kepada ibu cara memberikan ASI yang baik dan benar yaitu
kepala dan badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap
payudara dan dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta
Memberitahukan kepada ibu ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan
tanpa pemberian makanan tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang
pemberian ASI yang benar.
5. Menjelaskan kepada ibu untuk tetap memberikan ASI secara on demand
agar payudara tidak bengkak, memberikan ASI min 2 jam sekali dan jika
payudara masih terasa penuh, bantu pompa ASI untuk mengeluarkan dan
bisa disimpan di freezer untuk dan ibu akan segera melakukan hal itu.
6. Memberitahukan kepada ibu tanda bahaya masa nifas seperti mata
berkunang-kunang, sakit kepala hebat, terjadi pendarahan, pengeluaran
dari vagina berbau busuk, demam dll. Jika terjadi demikian maka segera
ke fasilitas kesehatan terdekat.
Soap 88
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “N” P1A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 16 November 2021 di klinik
bidan, jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
- Ibu mengatakan ASI nya sedikit
- Ibu mengatakan ingin istirahat
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 120/80 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,5°C
TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 1 hari post partumnormal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Memberitahukan kepada ibu tentang ASI awal atau pemberian kolostrum
tidak ada yang namanya ASI kurang hanya saja ibu tidak berkomitmen
untuk memberikan ASI pada bayi yang dapat mempengaruhi kerjanya
hormon sehingga ASI yang keluar sedikit jadi ibu harus percaya bahwa
ASI yang diberikan oleh ibu cukup sehingga hormon yang bekerja pun
tidak terhalang oleh minset ibu yang mengatakan bahwa ASI kurang nanti
jika sudah pula anjurkan ibu untuk mengkonsumsi makanan yang bisa
menambah produksi ASI.
3. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
5. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
6. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
7. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 89
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “S” P4A0 DENGAN AKSEPTOR KB
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. S Nama Suami : Tn. U
- Umur : 27 Tahun Umur : 28 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jalan Merdeka
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 16 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki laki
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
- Ibu mengatakan belum mendapat haid
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,7°C
- TFU : Tidak teraba
- Kontraksi uterus :-
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan :-
- Lochea :-
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 minggu post partum dengan akseptor KB.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, santun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Memberikan konseling kepada ibu tentang KB bahwa sekarang jika ibu
belum mendapat haid tapi masih menyusui dengan sering tanpa
memberikan bayi makanan tambahan bahkan minuman maka ibu bisa
melakukan KB alamiah/ Asi ekslusif yang berkhasiat sampai 6 bulan masa
post partum tetapi apabila jika ibu mendapat haid maka segera minum lah
mini pil KB untuk ibu menyusui tetapi biasa jika ibu memberikan ASI
kepada bayi nya sesering mungkin maka ibu tidak akan mendapat haid
sampai 6 bulan jika sudah 6 bulan maka segera ke bidan untuk memilih
kontrasepsi yang sesuai maka bidan akan memperkenalkan jenis – jenis
KB yang dapat digunakan oleh ibu nifas, jenis KB lainnya yang dapat
digunakan serta beritahu keefektivitasannya serta kelebihan dan
kekurangan setiap jenis KB memberikan infomend choice pada ibu dalam
pemilihan KB yang ingin dipakai jika memungkinkan harus bersama
suaminya.
Soap 90
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “W” P2A1 DENGAN FULL BLESS
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. W Nama Suami : Tn. E
- Umur : 28 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Pelabuhan Bom
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 16 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 120/80 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,5°C
- TFU : 2 jari di bawah pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Penuh
Assesment
Ibu 2 jam post partum dengan kandung kemih penuh (full bless).
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta melakukan
pemeriksaan genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, dan
inflamasi untuk memastikan involusi uterus dan menilai tanda-tanda
infeksi.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa plasenta dan sisa
darah yang mau keluar.
4. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
5. Melakukan kateterisasi sementara pada ibu untuk mengosongkan kandung
kemih guna mecegah terhambatnya involusi uterus pada ibu post partum
dan kandung kemih sudah kosong dan uterus berkontraksi dengan baik.
Soap 91
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “U” P1A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. U Nama Suami : Tn. M
- Umur : 24 Tahun Umur : 27 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Kampung Lalang
Subjektif
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 16 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 23 x/menit
- Suhu : 36,4°C
- TFU : 3 jari dibawah pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 hari post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,kandung
kemih dan pendarahan serta melakukan pemeriksaan genitalia eksterna
dan perenium yaitu cairan vagina.
3. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
4. Mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan
badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan
dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan kepada ibu
ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian makanan
tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat karna kalau ibu tidak cukup isterahat akan membuat ibu stress
jadi ibu harus bisa memanfaat kan waktu disaat seperti ini juga peran
suami penting suami harus selalu membantu ibu dalam menjaga bayinya
serta membantu ibu dalam pekerjaannya, gizi dan mobilisasi seperti jalan-
jalan dan melakukan pekerjaan rumah seperti biasa yang penting jangan
terlalu lelah menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan
menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat reproduksi terutama
pada vagina jaga agar selalu kering dan bersih dan payudara, ibu bersedia
mengikuti anjuran.
Soap 92
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “R” P2A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ELPIDA TANJUNG TIRAM
Identitas
- Nama : Ny. R Nama Suami : Tn. N
- Umur : 23 Tahun Umur : 23 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Gang Indrayaman
Subjektif
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 15 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin perempuan
- Ibu mengatakan tidak ada keluhan
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 80 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,3°C
- TFU : 3 Jari dibawah pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 6 hari post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,kandung
kemih dan pendarahan serta melakukan pemeriksaan genitalia eksterna
dan perenium yaitu cairan vagina.
3. Menjaga bayi tetap hangat untuk mencegah hipotermi pada bayi seperti
membedong bayi dengan kain bersih dan kering, mengatur suhu ruangan
serta menjauhkan bayi dari bahaya.
4. Mengajarkan ibu cara memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan
badan bayi dalam satu garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan
dagu bayi menempel pada payudara ibu, serta Memberitahukan kepada ibu
ASI ekslusif pemberian ASI selama 6 bulan tanpa pemberian makanan
tambahan apapun serta, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat karna kalau ibu tidak cukup isterahat akan membuat ibu stress
jadi ibu harus bisa memanfaat kan waktu disaat seperti ini juga peran
suami penting suami harus selalu membantu ibu dalam menjaga bayinya
serta membantu ibu dalam pekerjaannya, gizi dan mobilisasi seperti jalan-
jalan dan melakukan pekerjaan rumah seperti biasa yang penting jangan
terlalu lelah menganjurkan ibu untuk membersihkan seluruh tubuh dan
menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan alat reproduksi terutama
bekas jahitan pada perineum jaga agar selalu kering dan bersih dan
payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 93
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “D” P3A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. D Nama Suami : Tn. A
- Umur : 25 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
- Alamat : Gang Damai
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 14 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 81 x/menit
- Pernafasan : 22 x/menit
- Suhu : 36,4°C
- TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 4 jam post partum normal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu mengizinkan untuk
dilakukan pemeriksaan dan ibu sangat bersedia.
2. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
3. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa sisa darah yang mau
keluar dan memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah
fisiologis akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan
alat-alat reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
4. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 94
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “A” P1A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. A Nama Suami : Tn. B
- Umur : 28 Tahun Umur : 30 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Jalan Jogja
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan bayinya lahir pada tanggal 13 November 2022 di klinik
bidan, jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan masih adanya keluar darah dari vagina
- Ibu mengatakan masih mules
Objektif
- keadaan umum : Baik
- TD : 110/80 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- Pernafasan : 23 x/menit
- Suhu : 36,7 °C
- TFU : Pertengahan simpisis
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Sanguinolenta
- Kandung kemih : Kosong
Assesment
Ibu 5 hari post partum normal.
Planning
1. Menyapa ibu, membangun komunikasi yang baik pada ibu, tidak lupa 5s
(senyum, sapa, salam, sopan, snatun) menanyakan keluhan serta penyulit
yang dialami ibu.
2. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa sisa darah yang mau
keluar dan memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah
fisiologis akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan
alat-alat reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.
3. Memberitahukan kepada ibu ASI awal serta memberikan bayi pada ibu
supaya ibu dapat memberikan ASI awal pada bayi mengajarkan ibu cara
memberi ASI yang baik dan benar yaitu kepala dan badan bayi dalam satu
garis lurus, wajah bayi menghadap payudara dan dagu bayi menempel
pada payudara ibu, ibu mengerti tentang pemberian ASI yang benar.
4. Menganjurkan ibu istirahat yang cukup, ±2 jam pda siang hari dan ±6-8
jam malam hari, dan menganjurkan kepada keluarga untuk menjaga bayi,
ibu bersedia mengikuti anjuran.
5. Memberikan konseling pada ibu tentang kebersihan diri, kecukupan
istirahat, gizi dan mobilisasi dini seperti menganjurkan ibu untuk
membersihkan seluruh tubuh dan menganjurkan ibu untuk menjaga
kebersihan kelamin dan payudara, ibu bersedia mengikuti anjuran.
Soap 95
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANANIBU NIFAS
PADA NY. “K” P1A0
DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ASNI SITIO
Identitas
- Nama : Ny. K Nama Suami : Tn. I
- Umur : 19 Tahun Umur : 20 Tahun
- Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Nelayan
- Alamat : Bagan Dalam
Subjektif
- Ibu mengatakan merasa bahagia atas kelahiran bayinya
- Ibu mengatakan sudah melahirkan anak ketiga nya
- Ibu mengatakan melahirkan secara normal di tolong oleh bidan pada
tanggal 12 November 2022, dengan jenis kelamin laki - laki
- Ibu mengatakan perut masih terasa mules
Objektif
- Keadaan umum : Baik
- TD : 130/90 mmHg
- Nadi : 81 x/menit
- Pernafasan : 21 x/menit
- Suhu : 36,7°C
- TFU : Setinggi pusat
- Kontraksi uterus : Baik
- Puting susu : Menonjol
- Pendarahan : Normal
- Lochea : Rubra
- Kandung kemih : Penuh
Assesment
Ibu 6 jam post partumnormal.
Planning
1. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan ibu sudah mengetahui
hasil pemeriksaan dalam batas normal.
2. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi fundus uteri,
kontraksiuterus,kandung kemih dan pendarahan serta pemeriksaan
genitalia eksterna dan perenium yaitu cairan vagina, daerah laserasi, dan
inflamasi.
3. Mengajarkan keluarga untuk menilai kontraksi uterus untuk mencegah
terjadinya atonia uteri dan jika ibu merasakan keluar darah dalam jumlah
banyak dari vagina segera beritahu bidan.
4. Menjelaskan kepada ibu tentang darah yang keluar dari vagina bahwa itu
adalah fisiologis karena ibu habis melahirkan darah merah kehitaman itu
adalah namanya lochea rubra dimana itu adalah sisa-sisa meconium dan
sisa darah yang mau keluar.
5. Memberitahukan kepada ibu bahwa mules yang dialami adalah fisiologis
akibat dari kontraksi uterus untuk mengembalikan uterus dan alat-alat
reproduksi ke bentuk semula jadi ibu tidak usah khawatir.