0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan8 halaman

Prosedur Sterilisasi Alat Medis CSSD

Dokumen tersebut memberikan panduan tentang prosedur penerimaan dan pengeluaran barang steril untuk kamar operasi dengan menjelaskan definisi kunci seperti steril dan autoklaf tape serta langkah-langkah seperti penarikan barang steril dari mesin, pemeriksaan autoklaf tape, dan pencatatan.

Diunggah oleh

Mohammad Aziz
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan8 halaman

Prosedur Sterilisasi Alat Medis CSSD

Dokumen tersebut memberikan panduan tentang prosedur penerimaan dan pengeluaran barang steril untuk kamar operasi dengan menjelaskan definisi kunci seperti steril dan autoklaf tape serta langkah-langkah seperti penarikan barang steril dari mesin, pemeriksaan autoklaf tape, dan pencatatan.

Diunggah oleh

Mohammad Aziz
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

STERILISASI

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


SPO / / /2023
1/2

Ditetapkan
SPO Tanggal terbit : Direktur RS

dr.
Pembina Tk. 1
NIP

PENGERTIAN 1. Sterilisator Steam : Suatu alat / mesin yang digunakan untuk


sterilisasi dengan menggunakan uap bertekanan.
2. Barang Tahan Panas : Semua bahan / alat yang tahan
dipanaskan dan diuapkan sampai suhu 134 ºC.
3. Steril: Kondisi bebas dari semua mikroorganisme termasuk
spora.
4. Autoklaf Tape : Suatu alat berbentuk tape yang berfungsi
sebagai indikator kimia.
5. Indikator Kimia : Suatu alat berbentuk tape yang menandai
terjadinya pemaparan sterilan pada objek yang disterilkan,
ditandai dengan adanya perubahan warna.
6. Pass Box : Tempat yang berbentuk seperti lemari / jendela yang
berfungsi untuk melewatkan barang.

TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah – langkah untuk menyamakan


pola pikr dan pengertian tentang prosedur sterilisasi barang tahan
panas

KEBIJAKAN Diharapkan supaya semua petugas CSSD memahami cara


mensterilkan alat / instrument dan bisa mengoperasionalkan mesin
sterilisator.

PROSEDUR 1. Petugas ruangan mendatangi CSSD membawa alat dan barang


yang akan disterilkan.
2. Petugas ruangan dan petugas CSSD melakukan pengisian form
serah terima.
3. Petugas ruangan menyerahkan barang dan alat yang akan
disterilkan.
4. Petugas CSSD membawa alat yang akan disterilkan ke ruangan
packing.
5. Petugas CSSD melakukan pengisian kasa ataupun kapas sesuai
dengan form / bon permintaan dari ruangan yang sudah di
tandatangani oleh kepala ruangan kedalam tromol ruangan yang
di bawa.
6. Petugas CSSD membawa tromol tersebut ke ruang packing.
STERILISASI

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


SPO / / /2023
2/2

7. Petugas CSSD memberi label, autoklaf tape dan tanggal


sterilisasi dari butir 4 dan 6 pada setiap barang yang akan
disterilkan.
8. Petugas CSSD melakukan penataan dan membereskan barang
dari butir 4 dan 6 serta mencatatnya ke dalam buku mengenai
tanggal, jam, dan nomor mesin steam yang digunakan.
9. Petugas CSSD memasukkan kedalam mesin sterilisator.
10. Mesin steam melakukan sterilisasi.
11. Setelah alat dan barang steril, petugas CSSD melakukan
pengambilan barang tersebut di ruang steril dan melakukan
pencatatn ke dalam buku.
12. Petugas CSSD melakukan penyimpanan alat dan barang steril
tersebut ke dalam pass box.
13. Petugas CSSD mengambil dari pass box lalu membereskannya
ke tempat penyimpanan sesuai nama dari masing – masing
ruangan / poli.
14. Pada saat petugas ruangan datang ke CSSD, maka petugas
CSSD akan menyerahkan alat / instrument yang steril tersebut
setelah keduanya melakukan proses serah terima.

DOKUMEN 1. CSSD Modern, E. Taufik Hidayat. RS Pusat Pertamina Jakarta.


TERKAIT 2. Pedoman Pelayanan Pusat sterilisasi (CSSD) Di Rumah Sakit,
DepKes RI, 2001.
3. Standar Pelayanan Rumah Sakit, DepKes RI, Dirjen
YanMed,Direktorat Rumah sakit Umum dan Pendidikan, edisi Ke-
2, 1999.

UNIT TERKAIT 1. Instalasi Rawat Inap


2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Kamar Bedah

PROSEDUR PACKING ALKES


UNTUK RUANGAN DAN POLI
No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :
SPO / / /2023
1/2

Ditetapkan
SPO Tanggal terbit : Direktur RSTM
RSIA TRISNA MEDIKA
TULUNGAGUNG

dr
Pembina Tk. 1
NIP

PENGERTIAN Packing / Pengemasan Instrument adalah kegiatan yang


mempunyai kontribusi pasca sterilisasi terutama dalam
mempertahankan keamanan dan efektivitas alat – alat kesehatan
pada saat digunakan pasien.

TUJUAN Sebagai acuan untuk menetapkan langkah – langkah dalam


melaksanakan prosedur packing alat kesehatan di ruangan / poli.

KEBIJAKAN Diharapkan semua petugas ruangan memahami cara mengecek dan


mengemas alat atau instrument menggunakan metode amplop.

PROSEDUR 1. Setelah instrument kering, petugas ruangan (perawat atau


petugas penanggung jawab alat) memberi alas meja kerja
dengan linen bersih.
2. Petugas ruangan (perawat atau petugas penanggung jawab alat)
melakukan checking alat sesuai dengan daftar set (misalnya :
Vena Section set, balutan Set dll).
3. Petugas ruangan menyusun alat sesuai dengan jenis alat
(misalnya : Klem, Gunting dll).
4. Petugas ruangan melindungi alat yang tajam dengan slang bekas
infus yang sudah dibersihkan.
5. Masukan alat kesehatan tersebut yang sudah tersusun rapi
kedalam tray instrument.
6. Lakukan pembungkusan dua lapis dengan teknik pengemasan
amplop lalu diikat dengan tali.
7. Lakukan pengiriman ke CSSD

DOKUMEN 1. CSSD Modern, E. Taufik Hidayat. RS Pusat Pertamina Jakarta.


TERKAIT 2. Pedoman Pelayanan Pusat sterilisasi (CSSD) di Rumah Sakit,
DepKes RI, 2001.
3. Standar Pelayanan Rumah Sakit, DepKes RI, Dirjen YanMed,
4. Direktorat Rumah sakit Umum dan Pendidikan, edisi Ke-2, 1999.
PROSEDUR PACKING ALKES
UNTUK RUANGAN DAN POLI

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


SPO / / /2023
2/2

1. Instalasi Rawat Inap


2. Instalasi Rawat Jalan
UNIT TERKAIT
3. Instalasi Kamar Bedah

PENERIMAAN DAN PENGELUARAN BARANG STERIL


UNTUK KAMAR OPERASI
No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :
SPO / / /2023
1/2

Ditetapkan
SPO Tanggal terbit : Direktur RSTM

dr
Pembina Tk. 1
NIP

PENGERTIAN 1. Steril: Kondisi bebas dari semua mikroorganisme termasuk


spora.
2. Penyimpanan Barang Steril adalah Sarana yang digunakan
untuk menyimpan barang steril.
3. Autoklaf Tape : Suatu alat berbentuk tape yang berfungsi
sebagai indikator kimia.
4. Indikator Kimia : Suatu alat berbentuk tape yang menandai
terjadinya pemaparan sterilan pada objek yang disterilkan,
ditandai dengan adanya perubahan warna.
5. Kereta Sterilisator adalah Sarana untuk mendorong dan
menarik barang ke dalam atau mengeluarkan dari sterilisator
steam.
6. FIFO adalah sistem pengeluaran barang steril berdasarkan
first in first out.

TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk menyamakan pola


pikr dan pengertian tentang prosedur penerimaan dan pengeluaran
barang steril untuk kamar operasi.

KEBIJAKAN Diharapkan supaya semua petugas CSSD memahami cara


penyimpanan dan pengeluaran barang steril di gudang penyimpanan
barang steril di CSSD.

PROSEDUR 1. Setelah mesin terbuka, petugas CSSD menarik barang steril


yang disusun pada tray dari mesin sterilisastor steam.
2. Petugas CSSD melihat perubahan warna pada autoklaf tape.
3. Bila terjadi perubahan warna hitam maka selanjutnya petugas
CSSD melakukan pencatatan di buku keluar dari barang yang
sudah steril dengan menuliskan jam dan mesin yang digunakan.
4. Bila autoklaf tape tidak berubah warna maka dilaoprkan ke Ka.
CSSD atau PJ (Penanggung Jawab) ruangan untuk
dikoordainasikan dengan Instalasi Pengelolaan Gedung Terpadu
guna dilakukan perbaikan.
PENERIMAAN DAN PENGELUARAN BARANG STERIL
UNTUK KAMAR OPERASI

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


SPO / / /2023
2/2

5. Petugas CSSD melakukan pengambilan barang steril dari


keranjang sterilisator.
6. Petugas CSSD melakukan penyusunan ke rak penyimpanan
baik itu untuk Poli, Ruangan, Kamar Operasi.
7. Petugas CSSD melakukan pencatatan di kartu kuning mengenai
pemasukan barang steril tersebut.
8. Petugas CSSD melakukan pengeluaran barang steril tersebut
sesuai sistem FIFO (First In First Out).

DOKUMEN 1. CSSD Modern, E. Taufik Hidayat. RS Pusat Pertamina Jakarta.


TERKAIT 2. Pedoman Pelayanan Pusat sterilisasi (CSSD) di Rumah Sakit,
DepKes RI, 2001.
3. Standar Pelayanan Rumah Sakit, DepKes RI, Dirjen
YanMed,Direktorat Rumah sakit Umum dan Pendidikan, edisi Ke-
2, 1999.

UNIT TERKAIT 1. Instalasi Rawat Inap


2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Kamar Bedah

STERILISASI MENGGUNAKAN STERILISATOR


UNTUK RUANGAN DAN POLIKLINIK
No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :
SPO / / /2015
1/2

Ditetapkan
SPO Tanggal terbit : Direktur RSGM
Gusti Hasan Aman Banjarmasin

dr.
Pembina Tk. 1
NIP 19710924 200003 2 006

PENGERTIAN 1. Sterilisator Steam : Suatu alat / mesin yang digunakan untuk


sterilisasi dengan menggunakan uap bertekanan.
2. Barang Tahan Panas : Semua bahan / alat yang tahan
dipanaskan dan diuapkan sampai suhu 134 ºC.
3. Steril: Kondisi bebas dari semua mikroorganisme termasuk
spora.
4. Autoklaf Tape : Suatu alat berbentuk tape yang berfungsi
sebagai indikator kimia.
5. Indikator Kimia: Suatu alat berbentuk tape yang menandai
terjadinya pemaparan sterilan pada objek yang disterilkan,
ditandai dengan adanya perubahan warna.
6. Pass Box : Tempat yang berbentuk seperti lemari / jendela yang
berfungsi untuk melewatkan barang.

TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk menyamakan pola


pikr dan pengertian tentang prosedur sterilisasi barang tahan panas

KEBIJAKAN Diharapkan supaya semua petugas Ruangan dan Poliklinik


memahami cara mensterilkan alat / instrument dan bisa
mengoperasionalkan mesin sterilisator.

PROSEDUR 1. Petugas ruangan dan poliklinik mencuci alat instrument dengan


benar dan bersih sesuai dengan standar.
2. Petugas ruangan dan poliklinik mencatat alat instrumen yang
akaan disterilkan.
3. Petugas ruangan dan poliklinik memberi label pada instrumen
kedalam sterilisator yang akan di sterilkan.
4. Petugas ruangan dan poliklinik memberikan tanggal sterilisasi
pada setiap barang yang akan disterilkan.
5. Petugas ruangan dan poliklinik melakukan penataan dan
membereskan barang serta mencatatnya ke dalam buku
mengenai tanggal, jam, dan nomor mesin sterilisator yang
digunakan.
6. Mesin sterilisator melakukan sterilisasi.
STERILISASI MENGGUNAKAN STERILISATOR
UNTUK RUANGAN DAN POLIKLINIK

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


SPO / / /2023
2/2

7. Setelah alat dan barang steril, petugas ruangan dan poliklinik


melakukan pengambilan barang tersebut di ruang steril dan
melakukan pencatatan ke dalam buku.
8. Petugas poliklinik dan ruangan melakukan penyimpanan alat dan
PROSEDUR barang steril tersebut ke dalam pass box.
9. Petugas CSSD mengambil dari pass box lalu membereskannya
ke tempat penyimpanan sesuai nama dari masing – masing
ruangan / poli.
10. Petugas ruangan dan poliklinik dapat menggunakan alat
instrument dalam keadaan steril.
1. CSSD Modern, E. Taufik Hidayat. RS Pusat Pertamina Jakarta.
DOKUMEN
2. Pedoman Pelayanan Pusat sterilisasi (CSSD) di Rumah Sakit,
TERKAIT
DepKes RI, 2001.
3. Standar Pelayanan Rumah Sakit, DepKes RI, Dirjen
YanMed,Direktorat Rumah sakit Umum dan Pendidikan, edisi Ke-
2, 1999.
UNIT TERKAIT 1. Instalasi Rawat Inap
2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Kamar Bedah

Anda mungkin juga menyukai