1.
jelaskan perbedaan penggunaan tanda pisah dan tanda hubung sertakan contoh penggunaan kedua
tanda tersebut pada sebuah kalimat!
Jawab:
a. Tanda Pisah ( – )
ada 3 fungsi yang menggunakan ketentuan PUEBI sebagai berikut :
1. tanda pisah dipakai untuk membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberi penjelasan di luar
bangun kalimat.
Contoh : keberhasilan itu – kita sependapat – dapat dicapai jika kita mau berusaha.
2. tanda pisah digunakan untuk menegaskan adanya keterangan aposisi atau keterangan yang lain
sehingga kalimat menjadi lebih jelas.
Contoh : gerakan pengutamaan Bahasa Indonesia – amanat Sumpah Pemuda – harus terus
digelorakan.
3. tanda pisah dipakai di antara dua bilangan, tanggal, atau tempat yang berarti ‘sampai dengan’ atau
‘sampai ke’.
Contoh : Santoso (2012: 100 – 102) merumuskan bahwa ideology pembicara dapat dilacak
dalam sejumlah fitur lingual, misalnya kentrasitifan , pemasifan, penegatifan, modalitas, dan
pronomina persona.
b. Tanda Hubung (-)
ketentuan tentang tanda hubung menurut PUEBI dijelaskan sebagai berikut:
1. tanda hubung dipakai untuk menandai bagian kata yang terpenggal oleh pergantian baris.
Contoh : Nelayan pesisir itu berhasil mem- budidayaan rumput laut.
2. tanda hubung dipakai untuk menyambung unsur kata ulang.
Contoh : Ibu Rita sedang bermain dengan anak-anaknya.
3. tanda hubung dipakai untuk menyambung tanggal, bulan, dan tahun yang dinyatakan dengan angka
atau menyambung huruf dalam kata yang dieja satu-satu.
Contoh : tuan purwanto merayakan ulang tahun putrinya yang pertama pada 15-08-2021.
4. tanda hubung dapat dipakai ntuk memperjelas hubungan bagian kata atau ungkapan.
Contoh: 24/22 ( dua- puluh- empat- per- dua- puluh- dua )
5. tanda hubung dipakai untuk merangkai:
Se- dengan kata berikutnya yang dimulai dengan huruf capital
Contoh : Faiha berhasil memenangkan lomba pidato se- Jawa Tengah yang dilaksanakan pada
bulan Agustus yang lalu.
Ke- dengan angka
Contoh : Faiha mendapatan peringkat ke-1 dalam Lomba Cerdas Cermat
Kata atau imbuhan dengan singkatan yang berupa huruf capital
Contoh : Dony sekarang ber- KTP Muaro Jambi
Kata dengan kata ganti Tuhan
Contoh: Kucing adalah salah satu ciptaan-Nya yang baik untuk di pelihara
Huruf dan angka
Contoh : Purwanto sedang menempuh pendidikan S-1
Kata ganti -ku, -mu, dan -nya denga singkatan yang berupa huruf kapital
Contoh : SIM-nya terjatuh saat kiki sedang mengeluarkan dompet
6. tanda hubung dipakai untuk merangkai unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa daerah atau
asing
Contoh : dea ber-pariban dengan dendi
7. tanda hubung digunakan untuk menandai bentuk terikat yang menjadi objek bahasan.
Contoh : setelah lulus pasca-sarjana kiki akan menjadi dosen
2. perhatikan kalimat-kalimat berikut
a. Wati suka membeli bika Ambon
jawab: benar, karena bika Ambon disini merupakan huruf kapitalyang dipakai sebagai huruf pertama
nama diri dalam geografi jika kata yang mendahuluinya menggambarkan kekhasan budaya.
([Link]
b. kita harus selalu menghormati Ibu dan Bapak Dosen
jawab : benar, karena Ibu dan Bapak Dosen merupakan huruf capital dalam sapaan gelar kehormatan,
keagamaan, profesi, dan nama jabatan. ([Link]
kapital-menurut-puebi-dan-contohnya)
c. saya telah membaca novel Tenggelamnya Kapal van Der Wijck karya HAMKA
jawab: salah, karena seharusnya huruf capital tidak dipakai untuk menuliskan kata yang bermakna
keturunan atau ‘ anak dari’ seperti van, dan huruf kapital digunakan untuk menuliskan huruf awal
nama orang saja tidak seluruhnya seperti HAMKA.
([Link]
d. Ibu Nana dari mana ? “kata Wati”
jawab: Salah, karena tanda petik dipakai untuk mengapit petikan langsung yang berasal dari
pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain. Seharusnya yang benar adalah “ Ibu Nana dari mana ?”,
kata Wati. ( Santoso,Anang. Dkk.2020. Bahasa Indonesia. Banten- Indonesia)
e. pada tahun 2005, undang-undang Guru dan Dosen sudah diresmikan
jawab: salah, karena kata undang-undang disini tidak menggunakan pemakaian huruf capital yang
benar, dan selalu gunakan huruf kecil pada kata ulang berimbuhan seperti Undang-Undang.
([Link]
f. Saksi bisu pertemuan kita adalah sungai Bengawan Solo
jawab: salah, karena sungai Bengawan Solo tidak menggunakan huruf capital yang dipakai sebagai
huruf pertama dalam unsur nama geografi yang diikuti nama diri geografi, seharusnya yang benar
adalah Sungai Bengawan Solo. ([Link]