0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
92 tayangan60 halaman

Pengawasan Pembangunan Jalan Oksibil

Dokumen ini memberikan informasi tentang pengawasan teknis pembangunan jalan Towe Hitam - Oksibil di Kabupaten Keerom, Papua. Mencakup data proyek, lokasi, organisasi pengawas, dan tugas masing-masing personil seperti Site Engineer dan Quality Engineer.

Diunggah oleh

Ady Suryanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
92 tayangan60 halaman

Pengawasan Pembangunan Jalan Oksibil

Dokumen ini memberikan informasi tentang pengawasan teknis pembangunan jalan Towe Hitam - Oksibil di Kabupaten Keerom, Papua. Mencakup data proyek, lokasi, organisasi pengawas, dan tugas masing-masing personil seperti Site Engineer dan Quality Engineer.

Diunggah oleh

Ady Suryanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PT.

WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO


PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 1
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

BAB I.
Informasi Pekerjaan

1.1. Data Kegiatan Konsultan

Nama Paket : Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil (MYC)
Lokasi Pekerjaan : Kabupaten Keerom

[Link] : HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022
Tanggal Kontrak : 05 Agustus 2022
No. Addendum I : ADD-I/HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022
Tanggal Addendum I : 08 Agustus 2022

Nama Pengguna Jasa : PPK Pengawasan Satker P2JN

Satuan Kerja : Satuan Kerja Perencanaan Dan Pengawasan Jalan Nasional Provinsi
Papua
PPK Pengawasan : Stiven Willem JR David, ST

Alamat : Kompleks Bina Marga Tanah Hitam, Jl. Abepantai, Abepura Jayapura

Penyedia Jasa : PT. Wesitan Konsultasi Pembangunan KSO PT. Eskapindo Matra Dan
PT. Tinavel Papua
Alamat : Jl. Bontoramba No. 10 Gunung Sari Baru Tamalate Makassar
Nilai Kontrak : Rp. [Link],00 (Dua Milyar Seratus Sembilan Puluh Empat Tiga
Ratus Lima Belas Ribu Rupiah)
Nilai Kontrak Add. 1 : Rp. [Link],00 (Dua Milyar Dua Ratus Empat Belas Juta Dua
Ratus Enam Puluh Ribu Rupiah)

Sistem Kontrak : Harga Satuan

Sumber Dana : APBN Murni


Masa Pengawasan : 450 (Empat Ratus Lima Puluh) Hari Kalender

Lingkup Kegiatan : Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil (MYC)

1
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 2
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

1.2. Lokasi Pekerjaan

Kegiatan jasa konsultan ini dilaksanakan pada paket Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil (MYC): 10,000 Km.

Awal Proyek STA 0 + 000


KM 244 + 000
KOOR. 3°57′31,75″ S
140°46′47,3″ E

Akhir Proyek STA 10 + 000


KM 254 + 000
KOOR. 4°0′43,79″ S
140°49′35,92″ E

2
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 3
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

BAB II.
Organisasi Pekerjaan

2.1. Struktur Organisasi Penyedia Jasa

(PT. Wesitan Konsultasi Pembangunan Kso PT. Eskapindo Matra Dan PT. Tinavel Papua)

Tobe Name Tobe Name


3
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 4
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

2.2. Tugas, Tanggung Jawab Dan Wewenang

Konsultan pengawas adalah suatu tim yang berperan membantu P2JN Prov. Papua di dalam
melaksanakan pengawasan teknik dan pengendalian pelaksanaan pekerjaan untuk
mendapatkan hasil pekerjaan konstruksi yang memenuhi persyaratan yang tercantum di dalam
spesifikasi (tepat mutu), dan dilaksanakan secara tepat biaya serta tepat waktu.
Adapun tugas tanggung jawab dan wewenang konsultan pengawas adalah untuk :
1. Turut serta dalam pelaksanaan rekayasa lapangan dan membantu memeriksa shop
drawing.
2. Melaksanakan pengawasan teknik pelaksanaan pekerjaan secara profesional, efektif dan
efisien sesuai dengan spesifikasi.
3. Memeriksa dan menyetujui laporan harian, mingguan dan bulanan pekerjaan konstruksi.
4. Mengevaluasi dan menyetujui Monthly Certificate (MC)
5. Pengendalian mutu pekerjaan di lapangan dengan menerapkan prosedur kerja dan uji
mutu pada setiap tahapan kegiatan pekerjaan sesuai dokumen kontrak.
6. Membuat laporan Bulanan, Triwulan, Kendali Mutu dan laporan akhir terkait progres
pekerjaan di lapangan dan membuat rekomendasi setiap permasalahan yang timbul di
lapangan kepada pengguna jasa.
7. Melaksanakan koordinasi dengan Core Team Konsultan Prov. Papua
Komposisi Tim Konsultan Pengawas : Site Engineer (SE), Quantity Engineer (QE), Quality
Engineer (QE), Inspector, Surveyor dan [Link].

Agar organisasi tim Konsultan efisien dan efektif maka diperlukan penyusunan tugas tanggung
jawab dan wewenang masing-masing personil yang terlibat dalam kegiatan ini dengan mengacu
kepada ketentuan dalam KAK sebagai berikut :

2.3. Site Engineer (SE)


Tugas tanggung jawab dan wewenang mencakup dan tidak terbatas hal-hal sebagai berikut :
1. Mengkoordinasi seluruh tenaga ahli pengawasan konstruksi untuk setiap pelaksanaan
pengukuran/ rekayasa lapangan yang dilakukan Pelaksana dan menyampaikan laporan
kepada PPK sehingga dapat dilakukan dengan cepat keputusan
2. keputusan yang diperlukan, termasuk untuk pekerjaan pengembalian kondisi dan pekerjaan
minor mendahului pekerjaan utama serta rekayasa terperinci lainnya;
3. Mengkoordinasikan seluruh tenaga ahli pengawasan konstruksi secara teratur dan
memeriksa pekerjaan pada semua lokasi di lapangan dimana pekerjaan konstruksi sedang
dilaksanakan serta memberi penjelasan tertulis kepada Pelaksana mengenai apa yang
sebenarnya dituntut dalam pekerjaan tersebut, bila dalam kontrak hanya dinyatakan secara
umum;

4
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 5
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

4. Memastikan bahwa pelaksana memahami Dokumen Kontrak secara benar, melaksanakan


pekerjaannya sesuai dengan spesifikasi serta gambar-gambar, dan pelaksana menerapkan
teknik pelaksanaan konstruksi yang tepat/ cocok dengan keadaan lapangan untuk berbagai
macam kegiatan pekerjaan;
5. Membuat rekomendasi kepada PPK untuk menerima atau menolak pekejaan dan material; -
Mengkoordinasikan pencatatan kemajuan pekerjaan setiap hari yang dicapai Pelaksana pada
lembar kemajuan pekerjaan (progress schedule) yang telah disetujui;
6. Memonitor dan mengevaluasi secara seksama kemajuan dari semua pekerjaan dan
melaporkannya segera/tepat waktu kepada PPK bila kemajuan pekerjaan terlambat
sebagaimana tercantum pada buku Spesifikasi Umum dan hal itu benar - benar berpengaruh
terhadap jadwal penyelesaian yang direncanakan. Dalam hal demikian, maka Supervision
Engineer juga membuat rekomendasi secara tertulis bagaimana caranya untuk mengejar
keterlambatan tersebut;
7. Memeriksa dengan teliti semua kuantitas hasil pengukuran setiap pekerjaan yang telah
selesai yang disampaikan oleh Quantity Engineer;
8. Menjamin bahwa sebelum pelaksanaan diijinkan untuk melaksanakan pekerjaan berikutnya,
maka pekerjaanpekerjaan sebelumnya yang akan tertutup atau menjadi tidak tampak harus
sudah diperiksa/diuji dan sudah memenuhi persyaratan dalam Dokumen Kontrak;
9. Memberi rekomendasi kepada PPK menyangkut mutu dan jumlah pekerjaan yang telah
selesai dan memeriksa kebenaran dari setiap bukti pembayaran bulanan Pelaksana; -
Mengkoordinasikan perhitungan dan pembuatan sketsa - sketsa yang benar untuk bahan
PPK pada setiap lokasi pekerjaan;
10. Mengawasi dan memeriksa pembuatan Gambar Sebenarnya Terbangun/Terpasang (as-built
drawings) dan mengupayakan agar semua gambar tersebut dapat diselesaikan sebelum
Penyerahan Pertama Pekerjaan (PHO);teknik pelaksanaan konstruksi yang tepat/cocok
dengan keadaan lapangan untuk berbagai macam kegiatan pekerjaan.
11. Memeriksa dengan teliti/seksama setiap gambar-gambar kerja dan analisa/perhitungan
konstruksi dan kuantitasnya, yang dibuat oleh Pelaksana sebelum pelaksanaan;
12. Melakukan inspeksi secara teratur dan memeriksa pekerjaan pada semua lokasi pekerjaan
dalam kontrak membuat laporan kepada PPK terhadap hasil inspeksi lapangan;
13. Memberi rekomendasi kepada PPK hasil penjaminan mutu dan keluaran hasil pekerjaan
serta pemenuhan tingkat layanan jalan terkait dengan usulan pembayaran yang diajukan
Pelaksana;
14. Mengkoordinasikan pembuatan laporan-laporan mengenai kemajuan fisik dan keuangan
proyek yang ada dibawah wewenangnya dan menyerahkan kepada PPK serta instansi lain
yang terkait tepat pada waktunya;
15. Menyusun/memelihara arsip korespondensi kegiatan, laporan harian, laporan mingguan,
bagan kemajuan pekerjaan, pengukuran pembayaran, gambar desain, laporan hasil inspeksi
lapangan, laporan pemenuhan tingkat layanan jalan dan lainnya;
16. Mengidentifikasi dan memetakan potensi bahaya yang mungkin terjadi di lingkungan kerja.
Hal ini termasuk membuat tingkatan dampak dari bahaya (impact) dan kemungkinan
terjadinya bahaya tersebut (probability);
5
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 6
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

17. Menyusun rencana program keselamatan dan kesehatan kerja yang meliputi upaya preventif
dan upaya korektif. Upaya preventif bertujuan untuk mengurangi terjadinya bahaya atau
kecelakaan di lingkungan kerja. Upaya korektif bertujuan untuk menanggulangi kecelakaan
yang terjadi di lingkungan kerja;
18. Membuat dan memelihara dokumen terkait kesehatan dan keselamatan kerja. Dokumentasi
yang baik termasuk faktor penting dalam mencegah dan menanggulangi bahaya. Hal ini
termasuk merancang prosedur baku dan memelihara borang atau catatan terkait kesehatan
dan keselamatan kerja; dan
19. Mengevaluasi insiden kecelakaan yang mungkin terjadi, serta menganalisis akar masalah
termasuk tindakan preventif dan korektif yang diambil.

2.4. Quality & Quantity Engineer


Tugas tanggung jawab dan wewenang Quality Engineer mencakup, tapi tidak terbatas hal-hal
sebagai berikut :
1. Memeriksa, mengawasi dan melakukan pengujian terhadap pekerjaan, material dan
peralatan yang ditempatkan di lapangan apakah sesuai dengan gambar dan spesifikasi;
2. Melakukan pengawasan yang seksama atas pemasangan, pengaturan dan penempatan
peralatan laboratorium lapangan pelaksana serta memantau alat-alat pengujian sebelum
pekerjaan konstruksi dimulai, peralatan laboratorium yang ada sudah siap dioperasikan;
3. Melaksanakan pengawasan dari hari ke hari atas semua pekerjaan pengujian yang dikerjakan
oleh pelaksana dan tenaga-tenaganya dalam rangka pengendalian mutu material serta hasil
pekerjaannya, dan memberitahukan dengan segera secara tertulis kepada Supervision
Engineer tentang kekurangan - kekurangan yang dijumpai baik dalam prosedur pengujian
yang dipakai maupun setiap cacat yang terdapat pada material atau mutu pekerjaannya;
4. Menganalisa semua data hasil pengujian mutu pekerjaan serta menyerahkannya kepada
Supervision Engineer rekomendasi secara tertulis tentang disetujui atau ditolaknya material
dan hasil pekerjaan yang bersangkutan;
5. Mengawasi semua pelaksanaan pengujian di lapangan yang dilakukan oleh Pelaksana tidak
kurang dari syarat minimum yang ditetapkan spesifikasi;
6. Memeriksa semua material/baha yang didatangkan kelokasi proyek sehingga sebelum
material tersebut digunakan sudah sesuai dengan spesifikasi;
7. Menyerahkan kepada Supervision Engineer laporan bulanan mengenai semua hasil pengujian
yang diperoleh selama bulan sebelumnya, untuk diserahkan oleh Supervision Engineer
kepada PPK, Laporan tersebut berisikan semua data laboratorium serta pengujian dilapangan
berikut risalah/kesimpulan dari data yang ada;
8. Menyiapkan format laporan penjaminan mutu pekerjaan, pengujian hasil pekerjaan dan
kriteria penerimaan pekerjaan;
9. Melakukan monitoring pekerjaan dilapangan terkait dengan pemenuhan mutu pekerjaan;
10. Verifikasi dan validasi data mutu bahan, jumlah benda uji mutu dan mutu keluaran pekerjaan
telah memenuhi persyaratan teknis;

6
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 7
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

11. Membuat rekomendasi terhadap ketidaksesuaian mutu pekerjaan (jika ada) dan tindak lanjut
penanganannya, guna pencegahan ketidaksesuaian;Dalam melaksanakan tugas dan
tanggung jawabnya Quality Engineer di bantu oleh [Link].
12. Memberikan panduan dilapangan bagi personil pelaksana mengenai metodologi pengujian
mutu bahan dan pekerjaan (jika diperlukan);
13. Melakukan survei yang diperlukan untuk memeriksa pekerjaan dan volume pekerjaan yang
telah dilaksanakan;
14. Membuat catatan/laporan harian tentang kemajuan pekerjaan di lapangan, serta selalu
memberikan informasi tentang rincian pekerjaan kepada Supervision Engineer;
15. Menghitung kembali kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan;
16. Setiap saat mengikuti petunjuk teknis dan nasihat dari Supervision Engineer dalam
melaksanakan tugas-tugasnya serta bekerjasama dengan Quality Engineer untuk
menyesuaikan metoda pelaksanaan di lapangan dengan di laboratorium;
17. Melakukan pengawasan di lapangan secara terus menerus pada semua lokasi pekerjaan
konstruksi yang sedang dilaksanakan, dan memberitahu dengan segera kepada Supervision
Engineer tentang semua pekerjaan yang tidak memenuhi/sesuai Dokumen Kontrak;
18. Semua hasil pengamatan tersebut dilaporkan secara tertulis kepada Supervision Engineer
pada hari itu juga;
19. Secara terus menerus mengawasi, membuat catatan dan memeriksa semua hasil
pengukuran, perhitungan kuantitas dan bukti pembayaran serta menjamin bahwa
pembayaran terhadap pelaksana sudah benar dan sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen
Kontrak;
20. Bersama-sama pelaksana setiap hari membuat ringkasan/risalah tentang kegiatan
konstruksi, keadaan cuaca, pengadaan material, jumlah dan keadaan tenaga kerja, peralatan
yang digunakan, jumlah pekerjaan yang telah diselesaikan, pengukuran dilapangan,
kejadian-kejadian khusus dan sebagainya dengan menggunakan formulir laporan standar
(Laporan Harian) yang harus diserahkan/dikirim kepada Supervision Engineer dan PPK setiap
hari setelah selesai kerja;
21. Melakukan pengawasan dilapangan secara terus menerus terhadap semua pekerjaan harian
(day work), termasuk membuat catatan mengenai peralatan, tenaga kerja dan bahan-bahan
yang digunakan pelaksana dalam melaksanakan pekerjaan harian tersebut;
22. Mengevaluasi prosedur kerja yang diajukan oleh Pelaksana dan evaluasi hasil pekerjaan
(performa pekerjaan) di lapangan; - Melakukan inspeksi lapangan terkait keluaran hasil
pekerjaan;
23. Semua hasil inspeksi dan monitoring tersebut dilaporkan secara tertulis kepada Supervision
Engineer sebagai bahan masukan yang disampaikan kepada PPK
24. Memeriksa dan melakukan pengukuran keluaran hasil pekerjaan, perhitungan bobot
pekerjaan terkait dengan usulan pembayaran serta menjamin bahwa pembayaran terhadap
Pelaksana sudah benar dan sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Kontrak; dan
25. Membantu Supervision Engineer mengadakan pengukuran akhir secara keseluruhan dari
bagian pekerjaan yang telah diselesaikan dan mutunya memenuhi syarat.

7
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 8
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

2.5. Inspector.
Tugas tanggung jawab dan wewenang inspector mencakup, tapi tidak terbatas pada, hal-hal
sebagai berikut :
1. Mengikuti petunjuk Chief Inspector dalam melaksanakan tugasnya.
2. Mengadakan pengawasan yang terus menerus di lokasi proyek yang sedang dikerjakan dan
memberikan laporan kepada Site Engineer atau Quality / Quantity Engineer atas pekerjaan
yang tidak sesuai dengan Kontrak Dokumen. Semua hasil pengamatan harus dilaporkan
secara tertulis pada hari itu juga.
3. Terus menerus mengawasi dan mencatat serta mengecek hasil pengukuran.
4. Menyiapkan pengawasan yang terus menerus di lapangan setiap harinya, termasuk
menyiapkan catatan harian untuk peralatan, tenaga dan bahan yang digunakan oleh
Kontraktor untuk menyelesaikan pekerjaan harian.
5. Setiap hari senantiasa meringkas semua kegiatan konstruksi, mencatat cuaca, material yang
dikirim kelapangan, perubahan dan kebutuhan tenaga kerja peralatan di lapangan, jumlah
pekerjaan yang telah selesai dan pengukuran lapangan, hal-hal khusus dan sebagainya
dengan formulir laporan yang standar dan dikirim ke Site Engineer atau Quantity Engineer.
6. Membantu Direksi lapangan untuk meng”opname” hasil pekerjaan yang telah selesai.
7. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya Inspector di bantu oleh Surveyor.

2.6. Surveyor.
Tugas tanggung jawab dan wewenang Surveyor mencakup, tapi tidak terbatas pada, hal-hal
sebagai berikut :
1. Mengikuti petunjuk Chief Inspector dalam melaksanakan tugasnya.
2. Melakukan survey di lokasi proyek yang sedang dikerjakan dan memberikan laporan kepada
Site Engineer atau Quality / Quantity Engineer atas pekerjaan yang tidak sesuai dengan
Kontrak Dokumen. Semua hasil pengamatan harus dilaporkan secara tertulis pada hari itu
juga.
3. Terus menerus mengawasi dan mencatat serta mengecek hasil pengukuran.
4. Menyiapkan pengawasan yang terus menerus di lapangan setiap harinya, termasuk
menyiapkan catatan harian untuk peralatan, tenaga dan bahan yang digunakan oleh
Kontraktor untuk menyelesaikan pekerjaan harian.
5. Setiap hari senantiasa meringkas semua kegiatan konstruksi, mencatat cuaca, material yang
dikirim kelapangan, perubahan dan kebutuhan tenaga kerja peralatan di lapangan, jumlah
pekerjaan yang telah selesai dan pengukuran lapangan, hal-hal khusus dan sebagainya
dengan formulir laporan yang standar dan dikirim ke Site Engineer atau Quantity Engineer.
6. Membantu Direksi lapangan untuk meng”opname” hasil pekerjaan yang telah selesai.

8
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 9
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

2.7. Lab. Technician


Tugas tanggung jawab dan wewenang Lab. Technician mencakup, tapi tidak terbatas pada,
hal-hal sebagai berikut :
1. Mengikuti petunjuk teknis dan instruksi dari Site Engineer/Quality Engineer, serta
mengusahakan agar Site Engineer dan Kepala Proyek Fisik selalu mendapat informasi
yang diperlukan dengan pengendalian mutu.
2. Melakukan pengawasan dan pemantauan ketat atas pengaturan personil dan peralatan
laboratorium kontraktor, agar pelaksanaan pekerjaan selalu didukung tersedianya tenaga
dan peralatan dan pengendalian mutu sesuai dengan persyaratan dalam dokumen
kontrak.
3. Melakukan pengawasan dan pemantauan atas pengaturan dan pengadaan “Stone
Crusher“dan “Asphalt Mixing Plant” atau peralatan lain yang diperlukan.
4. Melakukan pengawasan setiap hari semua kegiatan pemeriksaan mutu bahan dan
pekerjaan, serta memberikan laporan kepada Site Engineer setiap permasalahan yang
timbul sehubungan dengan pengendalian mutu bahan dan pekerjaan.
5. Melakukan analisis semua hasil test, termasuk usulan komposisi campuran ( JOb mix
formula), baik untuk pekerjaan aspal, soil cement, dan beton, serta memberikan
rekomendasi dan justifikasi teknik atas persetujuan dan penolakan usulan tersebut.
6. Melakukan pengawasan atas pelaksanaan “Coring” perkerasan jalan yang dilakukan oleh
kontraktor, sehingga baik jumlah serta lokasi “ Coring” dilaksanakan sesuai dengan
ketentuan dan persyaratan.
7. Menyerahkan kepada Site Engineer himpunan data bulanan pengendalian mutu paling
lambat tanggal 10 bulan berikutnya.
8. Memberi petunjuk kepada staf kontraktor, agar semua teknisi laboratorium dan staf
pengendali mutu mengenai dan memahami semua prosedur dan tata cara pelaksanaan
test sesuai dengan yang tercantum dalam spesifikasi.

2.8. Operator Komputer / Adm / Typist


Lulusan lembaga pendidikan/Akademi komputer yang sudah berpengalaman dalam
menggunakan computer dan dapat merangkap sebagai typist maupun administrasi proyek.

2.9. Cadman
Lulusan lembaga pendidikan/Akademi computer yang sudah berpengalaman dalam
menggunakan computer khususnya sketsa/drawing dan dapat merangkap sebagai typist
maupun administrasi proyek.

2.10. Office Boy


Lulusan lembaga pendidikan SMA atau sederajat yang sudah berpengalaman dalam
pengaturan logistic dan kebersihan lingkungan kerja.

9
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 10
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

BAB III.
Jadwal Pelaksanaan

WAKTU PELAKSANAAN TAHUN 2022 - 2023


NO URAIAN TOTAL AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER NOVEMBER DESEMBER JANUARI FEBRUARI MARET APRIL MEI JUNI JULI AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER KET.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64
A TENAGA AHLI
1 Supervision Engineer 15,00
2 Quantity/Quality Engineer 14,00
B TENAGA SUBPROFESIONAL
1 Inspektor 1 12,00
2 Inspektor 2 8,00
3 Surveyor 12,00
4 Tehnisi Laboratorium 12,00
C STAFF PENDUNKUNG
1 Operator Komputer 15,00
2 Pesuruh/Penjaga Kantor 15,00
KEGIATAN
D PERJALANAN DINAS
1 Ke Jakarta 2,00
2 Ke Jayapura 15,00
E PENYAMPAIAN LAPORAN
1 Laporan Program Mutu 5,00
2 Laporan Pendahuluan 5,00
3 Laporan Bulanan 70,00
4 Laporan Triwulan 20,00
5 Laporan Akhir 5,00
6 Hard Disk (Berisi Subcopy Laporan dan 1,00
Dokumnetasi

10
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 11
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

BAB IV.
Metode Pelaksanaan

4.1. Bagan Alir Pekerjaan

BAGAN ALIR PENGENDALIAN MUTU


( POLA 2 - 3 - 5 )

5 HA L 2 LINGKUP

BAHAN DASAR
(RAW MATERIAL)

- DIMENSI RAW MATERIAL


RUJUKAN 5 HAL - SIFAT FISIK MATERIAL INDIVIDU
- OBYEK
- METODE TEST
- FREKWENSI TEST
- ACUAN SPESIFIKASI
- TOLERANSI

- Alternatif Quarry T idak DIMENSI MUTU Tidak Alternatif Quarry


- Screen/saringan
Ya Ya
Q C R

BAHAN OLAHAN
(MIX MATERIAL)

3 TAHAP
RUJUKAN 5 HAL - DIMENSI MATERIAL
- OBYEK CAMPURAN
- METODE TEST - SIFAT MATERIAL
- FREKWENSI TEST
CAMPURAN
- ACUAN SPESIFIKASI
- TOLERANSI

T idak DIMENSI MUTU Tidak

Ya Ya
Q C R

BAHAN JADI
- DIMENSI KONSTRUKSI
RUJUKAN 5 HAL ( BARANG JADI )
- OBYEK - SIFAT/MUTU KONSTRUKSI
- METODE TEST TEST
- FREKWENSI
- ACUAN SPESIFIKASI
- TOLERANSI

T idak Tidak
DIMENSI MUTU

Ya Ya
Q C R

2 (dua) LINGKUP : - DIMENSI 5 (lima) HAL : - OBYEK QCR : Quality Control Report
- MUTU - METODE TES
- FREKWENSI
3 (tiga) LINGKUP : - BAHAN DASAR - ACUAN FREKWENSI
- BARANG OLAHAN - TOLERANSI
- BARANG JADI

11
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 12
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

BAGAN ALIR PENGENDALIAN KUANTITAS


( Dilakukan setiap Request selesai dilaksanakan)

GA

Tidak
CHECKED I
2 Hari
CHECKED - Kesesuaian dengan desain
- Perhitungan teknik
- Kesesuaian lokasi

S ETUJU I

REQUES T

Tidak
CHECKED II
- Kesiapan bahan
CHECKED 2 Hari - Kesiapan alat
- Kesiapan tenaga
- Kesiapan lahan

S ETUJU II

Max. 4 Hari
PELAKS ANAAN

PRODUK AKHIR

2 Hari
PENGUKURA N
(OPNAME)
2 Hari
CHECKED III
- Quality Control
CHECKED - Data ukur
- S ampel
- Perhitungan volume
- Lembar hasil opname

LEMBAR
OPNAME

Copy Copy

DIREKS I KONTRAKTOR S UPERVIS I


Pengawas Pelaksana Inspector

Koord. Lapangan QUANTTY CONTROL Chief Inspector

KA. KEGIATAN G.S S.E

Tanggal 25
RAPAT BULANAN

- PROGRES FIS IK
- BERITA ACARA PEMERIKS AAN
PENYELESAIA N PEKERJAAN
Asli Copy
Copy

PPK KONTRAKTOR S UPERVIS I

- REPORT KE S ATKER PENYUS UNAN MC - REPORT KE P2JN


- PENYUS UNAN [Link]. SE
- QUANTITY

12
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 13
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

BAGAN ALIR PENGENDALIAN WAKT U

Time Schedule

Dikaji Oleh Konsultan

Tidak
Diterima ?

Ya

Disetujui Oleh PPK

Cek Kemajuan
Pekerjaan

ya
Dalam Batas

Tidak

Show Cause Meeting PHO

Membantu Penjadwalan
Kembali
FHO

13
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 14
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

BAGAN ALIR PEKERJAAN GALIAN SALURAN

Gambar Kerja
Situasi, Pot. Memanjang dan Melintang

Rencana Pelaksanaan Rencana Pelaksanaan


Pekerjaan Perkerasan Pekerjaan Salauran

Ganbar Kerja
Potongan Melintang

No Check Ketersediaan Rambu


Keselamatan

Yes

Pembersihan

Galian

Pembentukan
Saluran

No
Check
II

Yes

End

14
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 15
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

Bagan Alir Pelaksanaan Pekerjaan Tanah ( Badan Jalan )

Pekerjaan Tanah

Kelengkapan Gambar Kerja


Situasi, Profil Memanjang
dan Potongan Melintang

Tidak
Check

Ya

Pembersihan dan
Pembongkaran

Pemadatan Persetujuan Galian sesuai


Dasar Material elevasi rencana
Timbunan Timbunan

Tidak Check
Persiapan
Tanah Dasar
Ya

Penghamparan sesuai
elevasi dan pemadatan
Check Tidak

1. Kepadatan
Kepadatan 2. CBR
Tidak Check
3. Material yang Ya
tidak terpakai
End
Ya

15
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 16
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

BAGAN ALIR PERKERASAN BERBUTIR

Kondisi Permukaan JMF yg telah disetujui


Sebelumnya

No Check I
check 1. Fungsi Saluran Samping
I 2. Kondisi Permukaan Lapisan Sebelumnya

Maksimalkan Yes
Fasilitas Lalulintas

No Check II
Check Ketersediaan Fasilitas Lalulintas
II

Stock Material yg
memenuhi syarat

No Check III
Check 1. Kondisi stock pile material
III 2. Gradasi

Yes

Pengangkutan dan
Penghamparan Material
Membuang material
yg tidak terpakai

No Check IV
Check 1. Over size dan material yg tidak memenuhi syarat
IV [Link] Hamparan sesuai dgn hasil Trial
3. Segregasi
Yes

Penyesuaian Kadar Air,


Elevasi dan Pemedatan

No Check V
Check 1. Kepadatan
V 2. Elevasi Akhir
3. Ketebalan Akhir
Yes

End

16
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 17
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

Bagan Alir Pelaksanaan Jembatan

17
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 18
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :
7.2 BAGAN ALIR DRAINASE PASANGAN BATU DENGAN MORTAR

Catatan Ikuti Bagan Alir


: nomor CHECK / VERIFIKASI Pekerjaan
yang berhubungan Pasangan
dengan Batu
nomor aktivitas pada DAFTAR AKTIVITAS

MULAI
AKTIVITAS :
Sebelum memulai konstruksi, pastikan kontraktor
mendapat data dan gambar yang diperlukan
PENERBITAN
GAMBAR RENCANA CHECK 5
o Pastikan bahwa material yang diusulkan sesuai
dengan spesifikasi
o Jika material tidak disejui, kontraktor harus
mengusulkan kembali
PERSETUJUAN
MATERIAL
CHECK 6
o Tidak boleh ada pekerjaan adukan pasangan batu
sebelum formasi atau pondasi disetujui
o Untuk pelapisan pasangan batu
TIDAK o Alur adukan pasangan batu
CHECK
5 o Lantai kerja dan filter

VERIFIKASI 9
SETUJU o Bersihkan semua kotoran
o Basahi permukaan agar adukan dapat meresap
PENYIAPAN
LAHAN VERIFIKASI 7 & 10
8 o Batasi tempat kerja agar batu yang ditempatkan
terselubungi adukan
o Jarak batuan sekitar 3 cm yang terisi adukan
o Tutup lagi dengan adukan agar mendapat ukuran
CHECK TIDAK yang diperlukan
6 o Pekerjaan dilakukan dari bawah menuju atas
o Pemeliharaan akhir berupa pemeraman
o Pasangan yang berdekatan dengan bahu jalan
SETUJU
dipangkas agar sambungan terlihat rata
PENYIAPAN
BATU VERIFIKASI 11
9 o Adukan pasangan batu dilaksanakan tanpa
cetakan
o Konstruksi tanpa cetakan dapat diijinkan dimana
kaitan batu dan adukan cukup kuat dan kaku
STRUKTUR o Permukaan yang terbuka harus disempurnakan
PENEMPATAN
PASANANGAN BATU dan dipelihara
BATU
7 & 10 11
CHECK 12
o Periksa semua toleransi dimensi
o Buat daftar kekurangan dan kerusakan yang harus
diperbaiki sebelum sertifikasi pembayaran
CHECK
12 MONITOR
Buat pendataan semua pekerjaan yang dilaksanakan

PERBAIKAN
PEKERJAAN

PENGUKURAN
HASIL PEKERJAAN

MONITORING
PEMELIHARAAN RUTIN
13

SERTIFIKASI
KUANTITAS

PEMBAYARAN

18
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 19
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

Bagan Alir Pekerjaan Pembesian

19
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 20
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

Bagan Alir Pelaksanaan Pekerjaan Beton

20
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 21
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

Bagan Alir Pekerjaan Bronjong

21
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 22
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

Bagan Alir Metode Pemasangan Pondasi Cerucuk

22
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 23
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

4.2. Rencana Kerja


Rencana kerja menjelaskan metode/strategi Konsultan dalam melaksanakan setiap aktifitas sesuai bagan alir diatas. Strategi ini dimaksudkan untuk mencapai
target yang optimal.

TENAGA AHLI YANG


NO AKTIVITAS METODE KERJA OUT PUT KERJA DURASI KERJA
TERLIBAT

1 Pekerjaan Persiapan Koordinasi Awal


- Koordinasi antara Pihak - Pihak Kepala - Pencapaian hasil Pekerjaan Sejak di Mobilisasi, SE beserta semua staff
Satuan Kerja, Konsultan dan yang baik, hingga Paket selesai di Konsultan yang terlibat
Kontraktor. laksanakan dalam proyek
- Memberikan nasehat dan Saran
- Penyelesaian Permasalahan
- Pengadministrasian Kegiatan
- Mengadakan pertemuan secara
berkala secara teratur
Evaluasi Dokumen Kontrak

- Pengecekan secara detail terhadap - Persyaratan Kontrak, selama Priode SE beserta semua staff
seluruh kelengkapan data yang Spesifikasi Teknik, Gambar Pelaksanaan Konsultan yang terlibat
dipergunakan sebagai acuan Rencana dalam proyek
pelaksanaan kontruksi
Mobilisasi Kontraktor
Memeriksa dan memberikan saran - - Rencana Layout base camp, Awal Pekerjaan SE beserta semua staff
saran yang menyangkut proses Mobilisasi personil dan Konsultan yang terlibat
Mobilisasi peralatan Kontraktor, dalam proyek
Pembangunan Kontruction
plan, kantor, dan
Laboratorium Lapangan

Mengevaluasi secara detail terhadap - Jadwal Pelaksanaan selama Priode SE beserta semua staff
rencana Kerja Kontraktor. Pekerjaan Pelaksanaan Konsultan yang terlibat
dalam proyek
- Rencana anggaran biaya
- Metode Pelaksanaan
- Metode pengujian mutu
bahan dan pekerjaan
terlaksana
- Prosedur Pengajuan dan
persetujuan melaksanakan
pekerjaan

- Sistem Pelaporan
- Rapat Koordinasi

Persiapan Konsultan Supervisi


Menyiapkan Format Standar yang - Laporan Harian dan selama Priode SE beserta semua staff
dipergunakan dalam pelaksanaan Mingguan Inspektor Pelaksanaan Konsultan yang terlibat
pengawasan pekerjaan kontruksi dalam proyek
- Laporan Pengujian Mutu
bahan dan pekerjaan
terlaksana
- Pengukuran topografi
- Pengukuran dan
perhitungan kwantitas
pekerjaan
- Permohonan dan
persetujuan pelaksanaan
pekerjaan

- Pemakaian Peralatan /
Kendaraan
23
- Korespondensi Proyek
2 Pengawasan Detail Teknik Pengendalian Mutu
- Penentuan Titik Referensi - Titik Bench Mark sebagai Awal Pekerjaan SE, Quantity dan Surveyor
titik kontrol vertikal dan
- Memeriksa Ketapatan seluruh Stake horizonal
- Data Suvey
out yang dibuat kontraktor
- Pengukuran dan
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
perhitungan kwantitas
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
pekerjaan
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
- Permohonan dan (MYC)
persetujuan pelaksanaan
No. Dok :
pekerjaan Tgl. Diterbitkan : 05
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022
Hal : 24
Agustus 2022
No. Revisi : 00 - Pemakaian Peralatan / Paraf :
Kendaraan
- Korespondensi Proyek
2 Pengawasan Detail Teknik Pengendalian Mutu
- Penentuan Titik Referensi - Titik Bench Mark sebagai Awal Pekerjaan SE, Quantity dan Surveyor
titik kontrol vertikal dan
- Memeriksa Ketapatan seluruh Stake horizonal
- Data Suvey
out yang dibuat kontraktor

Pengujian Bahan dan Pekerjaan


terlaksana
- Pengujian Material Kontruksi - Penentuan hasil Tes Di tahap pekerjaan SE, Quality dan Material
Material yang akan digunakan sedang berlangsung Lab
di lapangan
- Pengujian Hasil Pekerjaan terlaksana Mutu dan dimensi yang
tercapai di lapangan

- Pengujian Campuran Bahan Tercapainya kwalitas mutu


sesuai dengan spesifikasi

Pengawasan Detil dan Inspeksi

- Melaksanakan pengawasan terhadap Mengawasi dalam pengajuan selama Priode SE beserta semua staff
mutu sesuai spesifikasi serta awal pekerjaan dengan Pelaksanaan Konsultan yang terlibat
membantu kontraktor dalam reques of works dalam proyek
menyelesaikan permasalahan yang
ada, menghindari kesalahan kontruksi,
mengoptimasikan biaya dan waktu
pelaksanaan.

- Pemeriksaan pengajuan surat


permintaan memulai pekerjaan dimana
berisikan detail jenis pekerjaan, lokasi,
gambar kerja , perkiraan volume,
rencana jadwal kerja, metode
pelaksanaan dan kelengkapan
pengujian bahan yang akan digunakan.

24
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 25
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

Pekerjaan pengendalian mutu akan meliputi kegiatan-kegiatan seperti berikut ini:

a) Penentuan titik referensi pengukuran

Sebelum pelaksanaan pekerjaan konstruksi dimulai, Konsultan bersama dengan


Kontraktor akan memeriksa semua patok bench mark sebagai titik kontrol vertikal
dan horizontal. Untuk kemudahan pelaksanaan konstruksi dapat dibuat patok
bench mark tambahan.
Konsultan juga akan memeriksa ketepatan seluruh stake-out yang dibuat
Kontraktor. Setiap penyimpangan akan dicatat dan diselesaikan bersama dengan
Kontraktor. Seluruh data survey ini akan dirangkum dalam bentuk Buku Lapangan

b) Pengujian bahan dan pekerjaan terlaksana

Pekerjan pengujian mutu dilakukan oleh Kontraktor dengan menggunakan


peralatan test di lapangan maupun laboratorium yang disediakan Kontraktor serta
mengikuti standart prosedur pengujian seperti yang tercantum di dalam Dokumen
Kontrak.

Pengujian mutu dilakukan secara rutin dengan mengambil contoh secara acak pada
lokasi-lokasi yang ditentukan Konsultan. Secara garis besarnya pekerjaan
pengujian akan mencakup :

• Pengujian material konstruksi


Pengujian ini antara lain berupa tes penentuan kehancuran agregat, tes portland
cement. Secara khusus perlu diperhatikan terhadap bahan agregat yang berasal
dari lokasi pengambilan batu serta bahan konstruksi dari borrow pit.
• Pengujian hasil pekerjaan terlaksana
Pengujian ini antara lain berupa tes K u a t T e k a n , beton.

• Pengujian campuran bahan


Pengujian ini antara lain berupa tes terhadap bahan campuran untuk perkerasan
jalan, bahan agregat dan beton. Konsultan akan mengawasi, memeriksa dan
mengevaluasi setiap pekerjaan pengujian laboratorium dan pengetesan di
lapangan terhadap material konstruksi yang akan dipergunakan maupun
pekerjaan terlaksana. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, Konsultan akan
membuat rekomendasi berupa persetujuan atau penolakan berikut alasan teknis
sesuai dengan persyaratan teknis dalam spesifikasi.

25
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 26
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

c) Pengawasan detil dan inspeksi

Pekerjaan ini merupakan dasar untuk menjamin mutu pekerjaan terlaksana sesuai
dengan Spesifikasi. Selain melakukan pengawasan dan monitor pelaksanaan
konstruksi, Konsultan akan melakukan setiap usaha membantu Kontraktor dalam
menyelesaikan permasalahan yang ada, menghindari kesalahan konstruksi,
mengoptimasikan biaya dan waktu pelaksanaan.

Untuk memulai suatu pekerjaan tertentu, Kontraktor harus mengajukan surat


permintaan memulai pekerjaan kepada Konsultan. Dalam pengajuan tersebut harus
dilengkapi dengan penjelasan detil mengenai jenis pekerjaan, lokasi pekerjaan, gambar
kerja, perkiraan volume, rencana jadwal kerja, metoda pelaksanaan dan kelengkapan
pengujian bahan yang akan dipergunakan, Konsultan akan membuat koreksi-koreksi
dan meminta tambahan kelengkapan lainnya yang diperlukan.

Apabila seluruh persyaratan telah dipenuhi, maka Konsultan akan


menyatakan persetujuan untuk memulai atau melanjutkan pekerjaan tersebut.

Konsultan akan melakukan pengawasan secara rutin dan detil terhadap metoda
pelaksanaan, jumlah buruh, kondisi peralatan dan construction plant, tingkat dan mutu
produksi, penggunaan material yang lolos uji, pekerjaan pangujian mutu serta
keselamatan kerja. Konsultan akan menginformasikan dan memberikan saran
pemecahan permasalahan atas kekurangan-kekurangan, kerusakan-kerusakan serta
perbaikan-perbaikan yang harus segera diambil. Selain melakukan pengawasan seperti
tersebut di atas, Konsultan akan memonitor secara rutin terhadap tingkat produksi dan
kemajuan pekerjaan untuk disesuaikan dengan rencana kerja.

Konsultan akan membuat laporan kegiatan harian yang mencakup seluruh aspek
kegiatan pelaksanaan pekerjaan antara lain : lokasi kerja, kondisi cuaca, jumlah tenaga,
jenis dan jumlah peralatan, perkiran hasil pekerjaan serta kondisi-kondisi khusus yang
terjadi berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan. Rangkuman dari seluruh hasil
pengawasan dan monitor akan dituangkan dalam bentuk Laporan Kemajuan Bulanan.
Hal-hal khusus yang diperlukan untuk penyelesaian akan dilaporkan secara tertulis atau
dengan mengadakan pertemuan yang membahas perincian permasalahan yang ada dan
usulan pemecahannya.

Pada setiap bagian pekerjaan yang telah selesai, Konsultan akan melakukan inspeksi
akhir. Apabila pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan Spesifikasi dan ketentuan
lain dalam Dokumen Kontrak, Konsultan segera membuat rekomendasi secara
resmi kepada Kepala Satuan Kerja untuk penerimaan pekerjaan. Pekerjaan yang tidak
dapat diterima yang disebabkan oleh hasil kerja yang buruk dan tidak sesuai dengan
Spesifikasi akan dilaporkan kepada Kepala Satuan Kerja selanjutnya ditolak dengan
secara tertulis berikut catatan dan alasan penolakannya.

26
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 27
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

1. Kendali Biaya Konstruksi

Konsultan akan melakukan setiap usaha pengendalian biaya yang berhubungan


dengan proyek dari permulaan hingga akhir tahap konstruksi. Sistem Pengolahan Data
pengontrolan biaya proyek akan dilakukan secara cepat dan teliti agar dapat dicapai
optimasi biaya sesuai dengan prosedur administrasi tanpa mengakibatkan
keterlambatan terhadap kemajuan pekerjaan.
Konsultan akan memeriksa surat penagihan pembayaran dari Kontraktor. Jumlah
pembayaran akan diteliti dan dihitung terhadap pekerjaan terlaksana yang telah selesai
dan diterima secara kwantitatif maupun kwalitatif yaitu berdasarkan hasil pengukuran
dan perhitungan kwantitas serta hasil pengujian mutu yang telah diperiksa dan disetujui
Pemberi Tugas dan Konsultan.
Konsultan akan menyiapkan sertifikat Pembayaran Bulanan atas pekerjaan yang telah
selesai dan disetujui. Sertifikat ini ditandatangani oleh Konsultan dan Kontraktor dan
diteruskan kepada Kepala Satker untuk pemeriksaan terakhir serta persetujuan
pembayaran.
Konsultan akan menyimpan setiap data pembayaran proyek secara berurutan dan
menjumlahkan secara akumulasi sampai dengan data pembayaran bulanan terakhir. Di
samping itu, Konsultan akan membuat evaluasi secara berkala terhadap pekerjaan sisa
yang masih akan dilaksanakan untuk membuat perkiraan biaya. Perkiraan
keseimbangan biaya pekerjaan sisa secara berkesinambungan akan dilaporkan kepada
Kepala Satuan Kerja P2JN Provinsi Papua. Untuk itu Konsultan akan menyiapkan jadwal
pembayaran berdasarkan kemajuan pekerjaan yang diperkirakan dan akan diperbaharui
secara berkala sejalan dengan kemajuan pekerjaan yang sebenarnya termasuk adanya
setiap perubahan jadwal pekerjaan.

3. Kendali Jadwal Pelaksanaan

Jadwal pelaksanaan pekerjaan secara menyeluruh telah ditetapkan pada tahap pekerjaan
persiapan, demikian pula jadwal kerja untuk setiap jenis pekerjaan harus diajukan
Kontraktor dalam surat permohonan memulai pekerjaan dan ditetapkan sebelum
pelakasanaan suatu jenis pekerjaan dimulai.
Konsultan akan memonitor dan mengevaluasi jadwal kerja Kontraktor secara
berkesinambungan berdasarkan data kemajuan pekerjaan mingguan. Hal ini dilakukan
untuk memperoleh data tingkat kemajuan pekerjaan, mendeteksi kemungkinan terjadi
keterlambatan termasuk faktor penyebabnya dan menentukan langkah-langkah
perbaikan yang harus diambil secara lebih awal.
Penyebab keterlambatan antara lain dapat berupa kelemahan organisasi kerja, metoda
pelaksanaan, program pengendalian mutu, penyediaan material, penugasan personil,
penggunaan peralatan, Sub-Kontraktor ( bila ada ) dan lain-lain.

27
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 28
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

Apabila keterlambatan akan mempengaruhi critical path, Konsultan segera mengadakan


rapat khusus dengan Kontraktor untuk mendiskusikan seluruh item pekerjaan yang
berkaitan dengan masalah tersebut, menunjukkan secara tepat permasalahannya,
memberikan pengarahan untuk pemecahannya dan menginstruksikan Kontraktor untuk
segera mengambil tindakan.
Penyelenggaraan program kendali waktu juga dilakukan di dalam rapat koordinasi
mingguan.
Dalam rapat ini dikonfirmasikan data-data tingkat kemajuan pekerjaan mingguan
terlaksana, penentuan rencana kerja mingguan selanjutnya, pelaporan permasalahan dan
penentuan langkah-langkah perbaikan. Dengan koordinasi yang baik akan dimungkinkan
tercapainya kendali waktu pelaksanaan pekerjaan secara optimum.

4. Pekerjaan Tambah-Kurang

Dalam periode pelaksanaan pekerjaan, terdapat kemungkinan timbulnya perubahan


beberapa jenis pekerjaan yang akan tertuang dalam bentuk Perintah Perubahan
Pekerjaan.
Konsultan akan melakukan evaluasi yang diperlukan sehubungan dengan rencana
perubahan pekerjaan. Sebagai bahan evaluasi, Konsultan akan menyiapkan data
penunjang dan membuat analisa terhadap :

• Rencana Pendahuluan pekerjaan perubahan


• Perkiraan kwantitas pekerjaan
• Kebutuhan personil dan peralatan
• Perkiraan biaya konstruksi
• Perkiraan waktu pelaksanaan
• Persyaratan umum dan spesifikasi teknik
• Aspek-aspek yang mempengaruhi keseluruhan proyek

Selanjutnya hasil evaluasi Konsultan ini akan diserahkan kepada Kepala Satker untuk
evaluasi akhir dan pengambilan keputusan. Apabila rencana perubahan pekerjaan
diterima, Konsultan akan menyiapkan Perintah Perubahan Pekerjaan untuk
ditandatangani oleh Kepala Satuan Kerja dan Kontraktor.
Pekerjaan yang tercakup dalam perintah perubahan akan dinilai pada harga satuan sesuai
Dokumen Kontrak. Apabila jenis pekerjaan tambahan tersebut belum tercantum didalam
Dokumen Kontrak, Konsultan akan membuat analisa harga satuan baru untuk
dipergunakan oleh Kepala Satuan Kerja dalam penentuan harga dengan Kontraktor

28
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 29
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

5. Koordinasi Kerja
Dengan mengadakan koordinasi kerja yang harmonis antara Kepala Satuan Kerja,
Konsultan dan Kontraktor akan dapat dicapai hasil yang sebaik-baiknya dalam
menyelesaikan pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Koordinasi kerja akan dilakukan
dengan mengadakan pertemuan secara teratur maupun pada waktu-waktu tertentu yang
secara khusus diperlukan

a. Rapat Mingguan

• Tim Konsultan
Rapat intern Konsultan dilakukan pada akhir pekan dan dihadiri oleh tenaga ahli dan
tenaga teknis Konsultan Supervisi. Tim akan membahas segala aktivitas mingguan
Kontraktor yang mencakup pekerjaan pengujian, hasil inspeksi pekerjaan, kemajuan
pekerjaan, pengukuran kwantitas dan permasalahan di lapangan serta menyiapkan
agenda untuk pertemuan mingguan dengan pihak Kontraktor.

• Kepala Satuan Kerja – Konsultan - Kontraktor


Rapat ini dilakukan pada awal pekan untuk merangkum seluruh kegiatan yang
dilaksanakan dalam periode minggu yang lalu dan menjelaskan rencana kerja
mingguan berikutnya termasuk permasalahan dan solusi yang akan ditempuh.
Konsultan akan menyusun risalah hasil rapat ini sebagai salah satu arsip proyek.

b. Rapat Bulanan

Rapat ini dilakukan pada akhir atau awal bulan dan dihadiri oleh Kepala Satuan
Kerja beserta Staf, tenaga ahli Konsultan dan tim inti Kontraktor. Konsultan
akan menyampaikan agenda rapat dan melaporkan hasil pengawasan bulanan
terhadap kegiatan pelaksanaan pekerjaan yang mencakup masalah kemajuan
pekerjaan, kendali mutu, pengajuan pembayaran serta penanganan
permasalahan yang ada. Status kemajuan pekerjaan terakhir disajikan dalam
grafik dan ditetapkan sebagai acuan untuk kemajuan pekerjaan selanjutnya.
Konsultan akan menyiapkan risalah hasil rapat yang merupakan arsip proyek.

Penyelesaian Konstruksi

Konsultan akan menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk membantu tahap


penyelesaian konstruksi secara teliti. Sekurang-kurangnya 30 ( tiga puluh ) hari sebelum
tanggal penyelesaian pekerjaan, Konsultan akan meminta dan memeriksa rencana
demobilisasi Kontraktor yang mencakup pekerja, peralatan konstruksi dan
laboratorium, construction plant, gedung dan kantor, gambar kerja dan gambar
terlaksana, pelaporan dan sebagainya. Konsultan akan melakukan inspeksi pendahuluan
dan membuat daftar koreksi kekurangan yang masih ada. Inspeksi akhir dilaksanakan
untuk menjamin penyelesaian pekerjaan yang lengkap dan memuaskan sesuai dengan
29
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 30
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

Dokumen Kontrak dan Konsultan akan memberikan rekomendasi kepada Kepala Satuan
Kerja untuk proses penerimaan proyek.
Konsultan akan membantu Kepala Satuan Kerja dalam pelaksanaan proses Provisional
Hand Over yaitu dalam menyiapkan seluruh kelengkapan data teknis dan administratif
yang diperlukan.
Selanjutnya Konsultan akan melakukan pengawasan pelaksanaan pemeliharaan
pekerjaan sampai dengan penugasan tim Konsultan Supervisi selesai. Dalam periode
ini Konsultan akan menyusun dan melengkapi laporan bulanan terakhir, laporan akhir
serta mengajukan surat permohonan demobilisasi.

30
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 31
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

4.3. Instruksi Kerja

Pekerjaan Galian

1 Acuan 1. Spesifikasi seksi 3.1


2 Ketentuan 1. Pemanfaatan kembali bahan galian harus mendapat persetujuan
Umum terlebih dahulu dari Direksi Pekerjaan sebelum bahan tersebut
dipandang cocok untuk proses daur ulang, Spesifikasi pasal
[Link]).g).
2. Galian harus dijaga agar bebas dari air dan pompa siap pakai di
lokasi pekerjaan harus senantiasa dipelihara untuk menjamin
bahwa tak akan terjadi gangguan dalam pengeringan dengan
pompa, Spesifikasi pasal [Link]).
3. Galian yang tidak memenuhi ketentuan harus diperbaiki sesuai
dengan ketentuan Spesifikasi pasal [Link]).
4. Utilitas bawah tanah yang masih berfungsi harus dijaga dan
dilindungi, Spesifikasi pasal [Link]).
5. Bila bahan yang terekspos pada garis formasi atau tanah dasar
tidak memenuhi syarat, maka bahan tersebut harus diperbaiki,
Spesifikasi pasal [Link]).c).
6. Bila dijumpai lapisan keras pada garis formasi atau tanah dasar,
maka bahan tersebut harus digali 15 cm lebih dalam sampai
permukaan yang mantap dan merata, Spesifikasi pasal [Link]).d).

3. Prosedur dan Tanggung Jawab


PELAKU /

PENANGGUNG KEGIATAN REKAMAN


JAWAB

Inspector 1. Periksa hasil galian apakah sesuai Daftar Simak


dengan Gambar Kerja (Shop Drawing). Pengawasan Pekerjaan
2. Periksa buangan hasil galian, harus Galian.
diluar Daerah Milik Jalan (DMJ) dan
diratakan.
3. Periksa Prosedur dan Pelaksanaan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

4 Pengecualian Ditetapkan secara khusus oleh Direksi Pekerjaan.


5 Lampiran a. Daftar Simak Pengawasan Pekerjaan Galian
b. Formulir Pemeriksaan Pekerjaan Galian

31
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 32
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

PEKERJAAN TIMBUNAN (3.2)

1 Acuan 1. Spesifikasi seksi 3.2


2 Ketentuan 1. Lokasi pekerjaan harus dijaga tetap kering segera sebelum dan
Umum selama pekerjaan, dan harus memiliki lereng melintang yang
cukup untuk membantu drainase badan jalan dari curahan air
hujan, Spesifikasi pasal [Link]).
2. Timbunan yang tidak memenuhi ketentuan atau tidak stabil
harus diperbaiki sesuai dengan ketentuan Spesifikasi pasal
[Link]).
3. Pengembalian bentuk pekerjaan setelah pengujian segera harus
dilakukan sesuai ketentuan Spesifikasi pasal [Link]).
4. Pekerjaan timbunan tidak diijinkan untuk dilaksanakan pada
saat hujan sesuai Spesifikasi [Link]).

3 Prosedur dan Tanggung Jawab


PELAKU /
NO PENANGGUNG KEGIATAN REKAMAN
JAWAB

3.1 Inspector 1. Periksa tebal hamparan lepas, sesuaikan Daftar Simak


dengan hasil Percobaan pemadatan . Pengawasan
2. Periksa apakah jumlah lintasan sesuai Pekerjaan
dengan hasil percobaan pemadatan. Timbunan.
3. Periksa apakah tanah dasar (existing)
sudah sesuai dengan persyaratan teknis.
Formulir
Monitoring
Penerimaan
Material Timbunan

3.2 Lab 1. Periksa kepadatan lapangan, dan kadar Lembar Laporan


Technician air Pengujian.

4 Pengecualian Ditetapkan secara khusus oleh Direksi Pekerjaan.

5 Lampiran 1. Lembar Laporan Pengujian.


2. Daftar Simak Pengawasan Pekerjaan Timbunan
3. Formulir Pemeriksaan Pekerjaan Perbaikan Timbunan

32
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 33
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

4. Formulir Pemeriksaan Pengujian Pekerjaan Timbunan


5. Formulir Pemeriksaan Pengujian Perbaikan Pekerjaan
Timbunan
6. Formulir Pengujian Kepadatan Lapangan Dengan Alat
Konus Pasir
7. Formulir Koreksi Partikel Kasar

PENGAWASAN PEMBENTUKAN BAJA TULANGAN

1 Acuan 1. Spesifikasi seksi 7.3.


2 Ketentuan 1. UMUM
Umum 1) Harus ada persediaan (stok) batang lurus yang cukup di
tempat, untuk pembengkokan sebagaimana yang diperlukan
dalam memperbaiki kesalahan atau kelalaian, Spesifikasi pasal
[Link]).d),
2. PEMBENGKOKAN, Spesifikasi pasal [Link]) :
1) Baja tulangan harus dibengkokkan secara dingin dan sesuai
dengan prosedur ACI 315, menggunakan batang yang pada
awalnya lurus dan bebas dari lekukan-lekukan, bengkokan-
bengkokan atau kerusakan,
2) Bila disetujui dilakukan pembengkokan secara panas,
tindakan pengamanan harus diambil untuk menjamin bahwa
sifat-sifat fisik baja tidak berubah terlalu banyak,
3) Batang tulangan dengan diameter 2 cm dan yang lebih besar
harus dibengkokkan dengan mesin pembengkok.
3. KESALAHAN PENBENGKOKAN, Spesifikasi pasal [Link]).C) :
1) Bilamana terjadi kesalahan dalam membengkokkan baja
tulangan, batang tulangan tidak boleh dibengkokkan kembali
atau diluruskan tanpa persetujuan Direksi Pekerjaan,
2) Dalam segala hal batang tulangan yang telah dibengkokkan
kembali lebih dari satu kali pada tempat yang sama tidak
diijinkan digunakan,
3) Kesalahan yang tidak dapat diperbaiki oleh pembengkokan
kembali, atau bilamana pembengkokan kembali tidak disetujui
oleh Direksi Pekerjaan, harus diperbaiki dengan mengganti
seluruh batang tersebut dengan batang baru yang
dibengkokkan dengan benar dan sesuai dengan bentuk dan
dimensi yang disyaratkan.

33
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 34
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

3 Prosedur dan Tanggung Jawab


PELAKU /

PENANGGUNG KEGIATAN REKAMAN


NO
JAWAB

3.1 Inspector 1. Periksa kesesuaian baja tulangan Daftar Simak


terhadap Diagram Pembengkokan : Pengawasan
1) Diameter baja tulangan, Pembentukan Baja
2) Baja polos atau baja ulir. Tulangan
2. Awasi proses pembentukan :
1) Pembengkokan baja tulangan
sesuai Diagram Pembengkokan,
2) Jumlah baja tulangan sesuai
Diagram Pembengkokan.

4 Pengecualian Ditetapkan secara khusus oleh Direksi Pekerjaan.

PENGAWASAN PEMASANGAN BAJA TULANGAN

1 Acuan 1. Spesifikasi seksi 7.3.


2 Ketentuan 1. UMUM
Umum 1) Selimut beton, Spesifikasi pasal [Link]).b) :
a) 3,5 cm untuk beton yang tidak terekspos langsung dengan
udara atau terhadap air tanah atau terhadap bahaya
kebakaran,
b) untuk beton yang terendam / tertanam atau terekspos
langsung dengan cuaca atau timbunan tanah tetapi masih
dapat diamati untuk pemeriksaan :
• Tulangan ≤ diameter 16 mm : minimum 3,5 cm
• Tulangan diameter 19 mm & 22 mm : minimum 5,0 cm
• Tulangan ≥ diameter 25 mm : minimum 6,0 cm
c) 7,5 cm untuk beton yang terendam / tertanam dan tidak bisa
dicapai, beton yang tak dapat dicapai yang bila keruntuhan
akibat karat pada baja tulangan dapat menyebabkan
berkurangnya umum atau struktur, beton yang ditempatkan
langsung di atas tanah atau batu, beton yang berhubungan

34
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 35
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

langsung dengan kotoran pada selokan atau cairan korosif


lainnya.
2) Tumpuan untuk tulangan harus dibentuk dari batang besi ringan
atau bantalan beton pracetak dengan mutu K 250, Spesifikasi
pasal [Link]),
3) Kawat pengikat untuk mengikat tulangan harus kawat baja lunak,
Spesifikasi pasal [Link]),
4) Kecuali terinci dalam Gambar Kerja, tidak diperkenankan
pengelasan pada baja tulangan, Spesifikasi pasal [Link]), f) :
5) Bila baja tulangan tetap dibiarkan terekspos untuk suatu waktu
yang cukup lama, maka seluruh baja tulangan harus dibersihkan
dan diolesi dengan adukan semen acian (semen dan air),
Spesifikasi pasal [Link]), i) :
6) Baja tulangan yang telah dipasang tidak boleh digunakan untuk
memikul perlengkapan pemasok beton, jalan kerja, lantai untuk
kegiatan bekerja atau beban konstruksi lainnya, Spesifikasi pasal
[Link]), j) :
2. PENEMPATAN DAN PENGIKATAN, Spesifikasi pasal [Link])
1) Tulangan harus bersih dari kotoran, lumpur, oli, cat, karat dan
kerak, percikan adukan atau lapisan lain yang dapat mengurangi
atau merusak pelekatan dengan beton,
2) Tulangan harus ditempatkan akurat sesuai dengan Gambar Kerja
dan kebutuhan selimut beton minimum,
3) Tidak diperkenankan pengelasan tulangan pembagi atau pengikat
(stirrup) terhadap tulangan baja tarik utama,
4) Batang tulangan harus diikat kencang dengan menggunakan
kawat pengikat sehingga tidak tergeser pada saat pengecoran,
5) Simpul dari kawat pengikat harus diarahkan membelakangi
permukaan beton sehingga tidak akan terekspos.
3. PENYAMBUNGAN BATANG TULANGAN, Spesifikasi pasal [Link])
1) Kecuali ditunjukkan pada Gambar Kerja, tidak diijinkan
penyambungan tulangan (splicing) batang tulangan. Setiap
penyambungan harus dibuat sedemikian rupa sehingga
penyambungan setiap batang tidak terjadi pada penampang
beton yang sama dan harus diletakkan pada titik dengan tegangan
tarik minimum,
2) Bila disetujui penyambungan dengan tumpang tindih, maka
panjang tumpang tindih minimum haruslah 40 kali diameter
batang dan batang tersebut harus diberikan kait pada ujungnya.

35
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 36
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

3 Prosedur dan Tanggung Jawab


PELAKU /

PENANGGUNG KEGIATAN REKAMAN


NO
JAWAB

3.1 Inspector 1. Periksa kesesuaian baja tulangan yang Daftar Simak


datang ke lokasi pekerjaan terhadap Pengawasan
Gambar Kerja : Pemasangan Baja
a. Bentuk baja tulangan, Tulangan
b. Jumlah baja tulangan.
2. Tumpuan untuk tulangan harus dari batang
besi ringan atau bantalan beton pracetak.
3. Kawat pengikat tulangan harus dari kawat
baja lunak.
4. Awasi pemasangan dan pengikatan :
a. Penempatan tulangan sesuai Gambar
Kerja,
b. Tebal selimut beton memenuhi tebal
minimum yang disyaratkan,
c. Tulangan bersih dari kotoran, lumpur,
oli, cat, karat dan kerak, percikan
adukan atau lapisan lain,
d. Tidak ada pengelasan tulangan
pembagi atau pengikat terhadap
tulangan baja tarik utama,Batang
tulangan diikat dengan kencang; simpul
kawat pengikat membelakangi
permukaan beton.

4 Pengecualian Ditetapkan secara khusus oleh Direksi Pekerjaan.

5 Lampiran a. Daftar Simak Pengawasan Pemasangan Baja Tulangan

36
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 37
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

PERSIAPAN PENGECORAN BETON

1 Acuan 1. Spesifikasi seksi 7.1


2 Ketentuan 1. UMUM :
Umum 1). Kontraktor harus mengirimkan gambar detail seluruh
perancah yang akan digunakan untuk disetujui. Spesifikasi
[Link]).d).
2). Semen harus disimpan pada tempat yang tahan cuaca,
kedap udara, berlantai kayu, ditutup dengan lembar plastik.
Spesifikasi [Link]).
2. PENYIAPAN TEMPAT KERJA :
1). Jalan kerja yang stabil harus disediakan untuk menjamin
seluruh sudut pekerjaan dapat diperiksa dengan mudah dan
aman. Spesifikasi [Link]).b).
2). Seluruh telapak pondasi, pondasi dan galian untuk
pekerjaan beton harus selalu kering Spesifikasi [Link]).c).
3). Beton tidak boleh dicor diatas tanah berlumpur atau
bersampah atau didalam air. Spesifikasi [Link]).c).
4). Sebelum pengecoran, seluruh acuan, tulangan, dan benda
lain yang harus dimasukan kedalam beton harus sudah
terpasang dan diikat kuat sehingga tidak bergeser saat
pengecoran. Spesifikasi [Link]).d).
3. ACUAN :
1). Acuan dari tanah, bila disetujui Direksi, harus dibentuk dari
galian, dan sisi samping serta dasar harus dipangkas
manual sesuai dimensi. Semua kotoran yang lepas harus
dibuang. Spesifikasi [Link]).a).
2). Acuan dari kayu atau baja dengan sambungan dari adukan
yang kedap dan kaku untuk mempertahankan posisi,
selama pengecoran, pemadatan dan perawatan. Spesifikasi
[Link]).b).
3). Kayu yang tidak diserut dapat digunakan untuk Permukaan
akhir struktur yang tidak terekspos. Spesifikasi [Link]).c).
4). Kayu yang diserut dengan tebal yang merata harus
digunakan untuk Permukaan akhir beton yang terekspos.
Spesifikasi [Link]).c).
5). Seluruh sudut tajam acuan harus dibulatkan. Spesifikasi
[Link]).c).
6). Acuan harus dapat dibongkar tanpa merusak beton.
Spesifikasi [Link]).d).
4. SAMBUNGAN KONSTRUKSI (CONSTRUCTION JOINT) :

37
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 38
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

1). Sambungan konstruksi harus diletakan sesuai pada


gambar. Spesifikasi [Link]).a).
2). Sambungan konstruksi tidak boleh ditempatkan pada
pertemuan elemen struktur. Spesifikasi [Link]).a).
3). Sambungan konstruksi pada tembok sayap harus dihindari.
Spesifikasi [Link]).b).
4). Bila sambungan vertical diperlukan, baja tulangan harus
menerus melewati sambungan, sehingga membuat struktur
tetap monolit. Spesifikasi [Link]).c).
5). Lidah alur harus disediakan pada sambungan konstruksi
dengan kedalaman minimal 4 cm untuk dinding, pelat, dan
antara telapak pondasi dan dinding. Spesifikasi [Link]).d).
6). Untuk pelat yang terletak diatas Permukaan, sambungan
konstruksi harus diletakan, sehingga pelat mempunyai luas
tidak melampaui 40 m2, dengan dimensi yang lebih besar
tidak melampaui 1.2 kali dimensi yang lebih kecil.
Spesifikasi [Link]).d).
7). Kontraktor harus menyediakan pekerja dan bahan
tambahan untuk membuat sambungan konstruksi
tambahan bila pekerjaan terpaksa harus berhenti.
Spesifikasi [Link]).e).
8). Atas persetujuan Direksi Pekerjaan, bahan aditif dapat
digunakan untuk pelekatan sambungan konstruksi, cara
pengerjaan harus sesuai petunjuk pabrik. Spesifikasi
[Link]).f).
5. KONSOLIDASI :
a. Alat penggetar mekanis harus dari jenis berdenyut dengan
minimal 5000 putaran/menit untuk beton dengan slump 2.5
cm atau kurang, dengan radius penggetaran minimal 45
cm. Spesifikasi [Link]).e).
b. Jumlah minimum alat penggetar mekanis. Spesifikasi
[Link]).g :
1) Kecepatan pengecoran 4 m3/jam, minimal
2 alat.
2) Kecepatan pengecoran 8 m3/jam, minimal
3 alat.
3) Kecepatan pengecoran 12 m3/jam,
minimal 4 alat.

38
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 39
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

3 Prosedur dan Tanggung Jawab


PELAKU /
NO PENANGGUNG KEGIATAN REKAMAN
JAWAB

3.1 Inspector 1. UMUM : Daftar Simak


a). Bawa Gambar Pelaksanaan yang Pengawasaan
telah disetujui. Persiapan
b). Bawa gambar detail perancah yang Pengecoran Beton.
disetujui.
c). Periksa tempat penyimpanan semen
yang tahan cuaca, kedap udara,
lantai kayu, ditutup plastik.
d). Periksa kesiapan apabila memakai
beton jadi (ready mix).
2. PENYIAPAN TEMPAT KERJA :
a). Periksa jalan kerja yang stabil untuk
pemeriksaan.
b). Kendalikan pengeringan tempat
kerja.
c). Kendalikan kebersihan lokasi
pekerjaan.
d). Kendalikan agar seluruh acuan,
tulangan, dll sudah terpasang dan
diikat kuat.
e). Periksa keamanan jalan masuk
lokasi.
3. ACUAN :
a). Kendalikan pemasangan acuan dari
kayu atau baja dan sambungannya..
b). Kendalikan pemasangan acuan
untuk struktur yang tidak terekspos.
c). Kendalikan pemasangan acuan
untuk permukaan akhir yang
terekspos.
d). Kendalikan pembongkaran acuan
agar tanpa merusak beton.
4. SAMBUNGAN KONSTRUKSI :
a). Kendalikan sambungan konstruksi
agar diletakan sesuai pada gambar.

39
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 40
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

b). Kendalikan agar sambungan


konstruksi tidak pada pertemuan
elemen struktur, tembok sayap.
c). Kendalikan pemasangan tulangan
pada sam-bungan vertical.
d). Kendalikan pemasangan lidah alur
untuk dinding, pelat, dan antara
telapak pondasi dan dinding.
e). Kendalikan pemasangan pelat yang
terletak diatas Permukaan.
f). Kendalikan penyediaan pekerja dan
bahan tam-bahan untuk sambungan
konstruksi tambahan.
g). Kendalikan penggunaan bahan aditif
yang telah disetujui.
5. KONSOLIDASI :
a). Periksa alat penggetar mekanis.
b). Periksa jumlah minimum alat
penggetar.

4 Pengecualian Ditetapkan secara khusus oleh Direksi Pekerjaan.

5 Lampiran a. Daftar Simak Pengawasaan Persiapan Pengecoran Beton.

PELAKSANAAN PENGECORAN BETON

1 Acuan 1. Spesifikasi seksi 7.1


2 Ketentuan KONDISI TEMPAT KERJA :
Umum
1. Kontraktor harus menjaga temperatur semua bahan, agar selalu
dibawah 30oC sepanjang waktu pengecoran. Spesifikasi [Link]).
2. Pengecoran tidak boleh dilakukan bila, tingkat penguapan lebih 1
kg/m2/jam, lengas nisbi udara kurang dari 40%, selama turun
hujan, udara penuh debu / tercemar. Spesifikasi [Link]).
PEMBERITAHUAN :

1. Kontraktor harus memberitahu Direksi secara tertulis minimal 24


jam sebelum memulai atau meneruskan pengecoran (bila
tertunda lebih dari 24 jam) Spesifikasi [Link]).a).
2. Pemberitahuan meliputi : lokasi, kondisi pekerjaan, mutu beton.
Tanggal dan waktu pencampuran. Spesifikasi [Link]).a).

40
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 41
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

PENGECORAN :

1. Pengecoran beton tidak boleh dilaksanakan bila Direksi Pekerjaan


atau wakilnya tidak hadir menyaksikan pencampuran dan
pengecoran. Spesifikasi [Link]).b).
2. Segera sebelum pengecoran, acuan harus dibasahi air atau diolesi
minyak yang tidak meninggalkan [Link] dan aman.
Spesifikasi [Link]).c).
3. Tidak ada campuran beton yang boleh digunakan bila tidak
dicorkan dalam waktu 1 jam setelah pencampuran. Kecuali diberi
bahan aditif retarder yang disetujui Direksi. Spesifikasi
[Link]).d).
4. Pengecoran harus dilanjutkan tanpa henti sampai dengan
sambungan konstruksi yang telah disetujui atau sampai pekerjaan
selesai. Spesifikasi [Link]).e).
5. Beton harus dicor dalam cetakan sedekat mungkin dengan posisi
akhir beton untuk mencegah pengaliran yg tidak boleh melampaui
1 m dari awal cor. Spesifikasi [Link]).f).
6. Bila beton dicor pada struktur yang rumit dan tulangan yang
rapat, beton harus dicor dalam lapis horizontal dengan tebal
maksimum 15 cm. Spesifikasi [Link]).g).
7. Untuk dinding beton, tinggi pengecoran dapat 30 cm menerus
sepanjang keliling struktur. Spesifikasi [Link]).g).
8. Beton tidak boleh jatuh bebas kedalam cetakan lebih dari 150 cm,
dan tidak boleh dicor langsung kedalam air. Spesifikasi
[Link]).h).
9. Pengecoran harus dilakukan pada kecepatan, dimana beton yang
telah dicor masih plastis sehingga dapat menyatu dengan beton
baru. Spesifikasi [Link]).i).
10. Bidang beton lama yang akan disambung, harus dikasarkan,
dibersihkan dan disiram air hingga jenuh dan disapu dengan
adukan semen dengan campuran sesuai dengan betonnya.
Spesifikasi [Link]).j).
11. Air tidak boleh dialirkan diatas Permukaan beton dalam waktu
24 jam setelah pengecoran. Spesifikasi [Link]).k).

KONSOLIDASI :

1. Beton harus dipadatkan dengan penggetar mekanis dari dalam


atau dari luar yang telah disetujui. Spesifikasi [Link]).a).

41
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 42
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

2. Bila disetujui, Penggetaran harus disertai penusukan secara


manual untuk menjamin pemadatan yang tepat dan memadai.
Spesifikasi [Link]).a).
3. Penggetar tidak boleh digunakan untuk memindahkan campuran
beton didalam cetakan. Spesifikasi [Link]).a).
4. Semua sudut sekitar tulangan harus terisi tanpa pemindahan
kerangka tulangan, dan setiap rongga udara dan gelembung
udara terisi. Spesifikasi [Link]).b).
5. Alat penggetar mekanis boleh diletakan diatas acuan supaya
menghasilkan getaran yang merata. Spesifikasi [Link]).d).
6. Alat penggetar mekanis harus dari jenis berdenyut dengan
minimal 5000 putaran/menit untuk beton dengan slump 2.5 cm
atau kurang, dengan radius penggetaran minimal 45 cm.
Spesifikasi [Link]).e).
7. Alat penggetar harus dimasukan dalam beton secara vertical,
kemudian ditarik pelan-pelan dan dimasukan keposisi lain yang
tidak lebih 45 cm. Spesifikasi [Link]).f).
8. Alat penggetar tidak boleh berada dalam satu titik lebih dari 30
“.Spesifikasi [Link]).f).
9. Jumlah minimum alat penggetar mekanis. Spesifikasi [Link]).g).
:
4) Kecepatan pengecoran 4 m3/jam, minimal 2 alat.
5) Kecepatan pengecoran 8 m3/jam, minimal 3 alat.
6) Kecepatan pengecoran 12 m3/jam, minimal 4 alat.
BETON SIKLOP, Spesifikasi [Link]). :

1. Beton siklop terdiri dari beton klas 175 dengan batu pecah ukuran
besar.
2. Batu-batu tidak boleh dijatuhkan dari tempat tinggi atau
ditempatkan secara berlebihan.
3. Semua batu pecah harus dibasahi sebelum ditempatkan.
4. Volume total batu pecah tidak boleh lebih dari 1/3 total volume
pekerjaan beton siklop.
5. Untuk dinding penahan tanah atau pilar yang lebih tebal dari 60
cm. Spesifikasi [Link]). :
1) dapat digunakan batu pecah maksimum 25 cm,
2) Tiap batu harus dilindungi dengan adukan beton setebal 15
cm,
3) Batu pecah tidak boleh lebih dekat dari 30 cm terhadap
Permukaan atau
4) 15 cm terhadap Permukaan yang akan dilindungi dengan
beton penutup (coping).
42
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 43
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

TOLERANSI, Spesifikasi [Link]). :

1. Toleransi Dimensi :
• Panjang keseluruhan sampai dengan 6 m. (+ 5 mm)
• Panjang keseluruhan sampai dengan 6 m. (+15 mm)
• Panjang balok, pelat dek, kolom dinding, antara kepala
jembatan. (- 0 dan + 10 mm)
2. Toleransi Bentuk :
• Persegi (selisih dalam panjang diagonal).
(10 mm)
• Kelurusan atau lengkungan (penyimpangan dari garis yg
dimaksud) untuk panjang s/d 3m. (12 mm)
• Kelurusan atau lengkungan untuk panjang 3 – 6 m (15 mm)
• Kelurusan atau lengkungan untuk panjang > 6 m (20 mm)
3. Toleransi Kedudukan (dari titik patokan) :
• Kedudukan kolom pra-cetak dari rencana (± 10 mm)
• Kedudukan permukaan horisontal dari rencana(± 10 mm)
• Kedudukan permukaan vertikal dari rencana (± 20 mm)
4. Toleransi Alinyemen Vertikal :
• Penyimpangan ketegakan kolom dan dinding (± 10 mm)
5. Toleransi Ketinggian (elevasi) :
• Puncak lantai kerja dibawah pondasi (± 10 mm)
• Puncak lantai kerja dibawah pelat injak (±10 mm)
• Puncak kolom, tembok kepala, balok melintang (± 10 mm)
6. Toleransi Alinyemen Horisontal : dalam 4 m panjang mendatar
(10 mm)
7. Toleransi Untuk Penutup / Selimut Beton :
• Selimut beton sampai 3 cm (0 dan + 5 mm)
• Selimut beton 3 cm – 5 cm (0 dan + 10 mm)
• Selimut beton 5 cm – 10 cm (± 10 mm)
PENGUJIAN UNTUK WORKABILITY :

1. Pengujian slump pada setiap takaran beton yang dihasilkan. Dan


pengujian dianggap belum dikerjakan terkecuali disaksikan oleh
Direksi atau wakilnya. Spesifikasi 7.1.6).1).
PENGUJIAN KUAT TEKAN :

1. Kuat tekan harus dilaksanakan setiap 60 m3, Spesifikasi


[Link]).a).
2. Dalam segala hal, minimal 1 pengujian untuk setiap mutu beton
dan untuk setiap jenis komponen struktur yg dicor terpisah pada
setiap hari pengecoran. Spesifikasi [Link]).a).

43
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 44
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

3. Setiap pengujian minimal harus mencakup 4 benda uji, untuk kuat


tekan 3 hari, 7 hari, 14 hari, 28 hari setelah tanggal pencampuran.
Spesifikasi [Link]).a).
4. Bila kuantitas beton melebihi 40 m3, dan frekwensinya kurang
dari 5 pengujian, maka pengujian harus minimal 5 buah dari
takaran yang dipilih acak. Spesifikasi [Link]).b).
PENGUJIAN TAMBAHAN :

1. Pengujian tambahan harus dilaksanakan sesuai perintah Direksi


Pekerjaan yang meliputi Spesifikasi [Link]). :
1) Pengujian dengan schlerometer,
2) Pembebanan struktur yang dipertanyakan,
3) Uji inti beton,
4) Pengujian lainnya.

3 Prosedur dan Tanggung Jawab


PELAKU /

PENANGGUNG KEGIATAN REKAMAN


NO
JAWAB

3.1 Inspector KONDISI TEMPAT KERJA : Daftar Simak


Pengawasan
1. Kendalikan temperatur semua bahan, Pelaksanaan
sepanjang waktu pengecoran. Pengecoran Beton.
2. Periksa tingkat penguapan,, lengas nisbi
udara, debu / pencemaran udara.
PENGECORAN :
Formulir Pengujian
1. Minta pemberitahuan tertulis Kuat Tekan Beton
pengecoran.
2. Hadiri setiap pelaksanaan pengecoran
beton.
3. Kendalikan agar acuan dibasahi air /
minyak.
4. Kendalikan waktu pengecoran agar
dalam waktu 1 jam setelah
pencampuran.
5. Kendalikan agar pengecoran sampai
dengan sambungan konstruksi.
6. Kendalikan pengecoran agar dicor dalam
cetakan sedekat mungkin.

44
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 45
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

7. Kendalikan bila beton dicor pada struktur


yang rumit dan tulangan yang rapat.
8. Kendalikan pengecoran untuk dinding
beton.
9. Kendalikan tinggi jatuh bebas kedalam
cetakan.
10. Kendalikan kecepatan pengecoran.
11. Kendalikan penyambungan thd bidang
lama.
12. Kendalikan pengaliran air diatas
permukaan beton.
KONSOLIDASI :

1. Kendalikan pemadatan beton dengan


penggetar mekanis, disertai penusukan
secara manual, dimasukan secara
vertical dan ditarik pelan-pelan dg waktu
maksimum 30”.
2. Kendalikan Penggetar tidak untuk
memindahkan campuran beton.
3. Kendalikan semua sudut sekitar tulangan
harus terisi.
Kendalikan Pelaksanaan terhadap :

1. Toleransi Dimensi,
2. Toleransi Bentuk,
3. Toleransi Kedudukan (dari titik patokan),
4. Toleransi Alinyemen Vertikal,
5. Toleransi Ketinggian (elevasi),
6. Toleransi Alinyemen Horisontal,
7. Toleransi Untuk Penutup / Selimut Beton.
3.2 Lab Technician I. PENGUJIAN UNTUK WORKABILITY Formulir Pengujian
: Kuat Tekan Beton

1. Kendalikan dan saksikan pengujian


slump pada setiap takaran beton yang
dihasilkan. Formulir
II. PENGUJIAN KUAT TEKAN : Pemeriksaan
1. Kendalikan Kuat tekan agar dilakukan Pekerjaan Beton.
tiap 60 m3.
2. Kendalikan agar pengujian dilakukan
setiap mutu beton dan untuk setiap jenis
45
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 46
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

komponen struktur yg dicor terpisah


pada setiap hari pengecoran.
3. Kendalika pengujian bila kuantitas beton
melebihi 40 m3, dan frekwensinya < 5
pengujian.
III. PENGUJIAN TAMBAHAN (bila ada).

4 Pengecualian Ditetapkan secara khusus oleh Direksi Pekerjaan.

5 Lampiran 1. Formulir Pengujian Kuat Tekan Beton.


2. Daftar Simak Pengawasan Pelaksanaan Pengecoran Beton.

PENGERJAAN AKHIR BETON


1 Acuan 1. Spesifikasi seksi 7.1
2 Ketentuan Umum 1. PEMBONGKRAN ACUAN :
1) Acuan tidak boleh dibongkar dari dinding vertical, dinding,
kolom tipis dan struktur yang sejenis, lebih awal 30 jam
setelah pengecoran. Spesifikasi [Link]).a).
2) Cetakan yang ditopang oleh perancah dibawah pelat, balok,
gelagar, struktur busur tidak boleh dibongkar hingga
pengujian menunjukan minimal 85%. Spesifikasi [Link]).a).
3) Acuan untuk pekerjaan ornamen, sandaran (railing), dinding
pemisah (parapet) dan Permukaan vertical yang terekspos,
harus dibongkar minimal 9jam setelah pengecoran dan tidak
boleh lebih dari 30 jam, tergantung cuaca. Spesifikasi
[Link]).b).
2. PERMUKAAN (PENGERJAAN AKHIR BIASA) :
1) Permukaan beton harus dikerjakan segera setelah
pembongkaran. Spesifikasi [Link]).a).
2) Perangkat kawat / logam untuk memegang cetakan dan
cetakan yang melewati badan beton harus dipotong minimal
2.5 cm dibawah Permukaan beton. Spesifikasi [Link]).a).
3) Tonjolan mortar dan ketidak-rataan lainnya oleh
sambungan cetakan harus dibersihkan. Spesifikasi
[Link]).a).
4) Direksi Pekerjaan harus memeriksa Permukaan beton segra
setelah pembongkaran acuan dan memerintahkan
penambalan atas ketidak-sempurnaan minor. Spesifikasi
[Link]).b).
5) Pengisian lubang besar akibat keropos. Spesifikasi
[Link]).c). :
46
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 47
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

a) Pekerjaan harus dipahat sampai bagian yang utuh,


membentuk Permukaan yang tegak lurus Permukaan
beton.
b) Lubang harus dibasahi dengan air.
c) Adukan semen acian (tanpa pasir) harus dioleskan pada
Permukaan lubang.
d) Lubang diisi dan ditumbuk dengan adukan semen kental
(semen : pasir = 1 : 2).
e) Adukan harus dibuat menyusut sebelumnya dengan
mencampurnya kira-kira 30 menit sebelum dipakai.
3. PERMUKAAN (PENGERJAAN AKHIR KHUSUS), untuk
Permukaan yang terekspos. :
1) Bagian atas pelat, kerb, trotoar, dan Permukaan horizontal
lainnya harus digaru dengan mistar, segra setelah
pengecoran, secara manual sampai rata. Spesifikasi
[Link]).a).
2) Perataan tidak boleh licin, harus sedikit kasar tetapi merata
dengan penyapuan. Spesifikasi [Link]).b).
3) Permukaan bukan horizontal, yang telah ditambal atau yang
masih belum rata. Spesifikasi [Link]).c). :
a) Harus digosok batu gerida yang agak kasar (medium).
b) Tempatkan sedikit adukan semen pada permukaannya.
c) Adukan harus dari semen dan pasir halus yang dicampur
sesuai dengan proporsi yang digunakan untuk
pengerjaan akhir beton.
d) Penggosokan harus sampai seluruh tanda bekas acuan,
ketidak-rataan hilang.
e) Pasta yang dihasilkan dari penggosokan harus dibiarkan
tertinggal ditempat.
4. PERAWATAN DENGAN PEMBASAHAN :
b. Beton harus dirawat segera setelah beton mulai mengeras
dengan bahan yang dapat menyerap air. Spesifikasi
[Link]).b).
c. Lembaran bahan penyerap air harus dibuat jenuh minimal 3
hari. Spesifikasi [Link]).b).
d. Semua bahan perawat harus dibebani atau diikat kebawah,
untuk mencegah Permukaan yang terekspos dari aliran
udara. Spesifikasi [Link]).b).
e. Bila digunakan acuan kayu, acuan tsb harus dipertahankan
basah setiap saat sampai dibongkar. Spesifikasi [Link]).b).

47
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 48
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

f. Lalu-lintas tidak diperkenankan melewati Permukaan beton


dalam 7 hari setelah pengecoran. Spesifikasi [Link]).b).
g. Lantai beton sebagai lapis aus harus dirawat dengan cara
ditutup lapisan pasir lembab setebal 5 cm, minimal selama
21 hari. Spesifikasi [Link]).c).
h. Beton yang mempunyai sifat kekuatan awal yang tinggi atau
yang ditambah bahan aditif, harus dibasahi sampai
kekuatannya mencapai 70%. Spesifikasi [Link]).d).
5. PERAWATAN DENGAN UAP :
1) Bahan aditif tidak diperkenankan untuk dipakai dalam hal
ini. Spesifikasi [Link]).a).
2) Perawatan ini harus dikerjakan secara menerus sampai
beton mencapai kekuatan 70%, dengan ketentuan.
Spesifikasi [Link]).b). :
a) Tekanan uap pada ruang uap tidak boleh melebihi
tekanan diluar.
b) Temperatur ruang uap selama 2 jam setelah
pengecoran, maksimal 38oC.
c) Kemudian temperatur dinaikan berangsur-angsur
maksimum 14oC/jam, sampai 65oC.
d) Beda temperatur diantara 2 tempat dalam ruang uap
tidak boleh melebihi 5.5oC.
e) Penurunan temperatur selama pendinginan, tidak boleh
lebih 11oC per jam.
f) Temperatur beton saat keluar ruang uap tidak boleh
11oC lebih tinggi dari udara luar.
g) Didalam ruan uap harus selalu jenuh dengan uap air.
h) Semua bagian structural, harus dibasahi selama 4 hari
setelah selesai perawatan uap.
3) Kontraktor harus membuktikan bahwa peralatannya bekerja
dengan baik dan temperatur dapat diatur dan tidak
tergantung dari cuaca luar. Spesifikasi [Link]).c).
4) Beton harus dilindungi agar tidak terkena langsung semburan
uap. Spesifikasi [Link]).d).

48
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 49
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

3 Prosedur dan Tanggung Jawab


PELAKU /

PENANGGUNG KEGIATAN REKAMAN


NO
JAWAB

3.1 Inspector I. PEMBONGKARAN ACUAN : Lembar Laporan


Pengujian.
1. Kendalikan pembongkaran acuan dari
dinding vertical, dinding, kolom tipis,
dan struktur sejenis.
2. Kendalikan pembongkaran perancah Daftar Simak
dibawah pelat, balok, gelagar, struktur Pengawasan
busur. Pengerjaan Beton.
3. Kendalikan pembongkaran acuan
untuk pekerjaan ornamen, sandaran
(railing), dinding pemisah (parapet)
dan Permukaan vertical yang
terekspos.
II. PERMUKAAN (PENGERJAAN AKHIR
BIASA) :

1. Kendalikan bahwa permukaan beton


agar dikerjakan segera setelah
pembongkaran.
2. Kendalikan pemotongan perangkat
kawat / logam yang melewati badan
beton.
3. Kendalikan pembersihan tonjolan
mortar dan ketidak-rataan oleh
sambungan cetakan.
4. Perintahkan penambalan atas ketidak-
sempurnaan minor segra setelah
pembongkaran.
5. Kendalikan pelaksanaan pengisian
lubang besar akibat keropos.
III. PENGERJAAN AKHIR PERMUKAAN
TEREKSPOS :

1. Kendalikan penggaruan pada bagian


atas pelat, kerb, trotoar, dan
Permukaan horizontal lainnya.
49
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 50
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

2. Kendalikan kekasaran perataan dgn


penyapuan.
3. Kendalikan pengerjaan permukaan
bukan horizontal, yang ditambal atau
masih belum rata.
IV. PERAWATAN DENGAN PEMBASAHAN :

1. Kendalikan, beton agar dirawat segera


setelah beton mulai mengeras.
2. Kendalikan penjenuan bahan
penyerap air harus selama 3 hari.
3. Kendalikan, semua bahan perawat
dibebani atau diikat kebawah.
4. Kendalikan pembasahan acuan kayu,
sampai dibongkar.
5. Kendalikan, pelarangan lalu-lintas
dalam 7 hari setelah pengecoran.
6. Kendalikan perawatan lantai beton sbg
lapis aus.
7. Kendalikan pembasahan beton yang
bersifat kekuatan awal tinggi atau
yang ditambah aditif.
PERAWATAN DENGAN UAP :

1. Periksa adanya penggunaan bahan


aditif.
2. Kendalikan Perawatan sampai beton
mencapai kekuatan 70%.
3. Kendalikan tekanan uap pada ruang
uap.
4. Kendalikan Temperatur ruang uap.
5. Kendalikan pendinginan temperatur.
6. Periksa temperatur beton saat keluar
ruang uap.
7. Kendalikan, idalam ruan uap selalu
jenuh uap air.
8. Kendalikan pembasahan semua
bagian structural, setelah selesai
perawatan uap.
9. Periksa cara kerja peralatan dan
temperatur.

50
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 51
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

10. Periksa beton perlindungan dari


semburan uap.

4 Pengecualian Ditetapkan secara khusus oleh Direksi Pekerjaan.

5 Lampiran a. Daftar Simak Pengawasan Pengerjaan Beton.


b. Lembar Laporan Pengujian.

4.4. Daftar Simak

51
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 52
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

DAFTAR SIMAK
PENGAWASAN PEKERJAAN MOBILISASI 1.2

PROYEK : KONTRAKTOR :
PAKET : RUAS : KONSULTAN :
DAFTAR SIMAK Request No. :
PENGAWASAN PEMERIKSAAN SUMBER MATERIAL Hari / Tanggal :
STA : s/d STA : JALUR : A / B
U R A I A N CATATAN

CHIEF INSPEKTOR

1 Pemeriksaan lokasi, jenis material.

2 Pemeriksaan hasil uji kuantitas.

3 Pemeriksaan jarak dari lapangan.

4 Pemeriksaan ijin penambangan dari Instansi terkait.

5 Pemeriksaan rencana cara eksploitasi quarry dan


6 jalan masuk yang akan digunakan.

7 Pemeriksaan contoh material untuk menentukan


perbaikan cara eksploitasi yang diperlukan.

QUALITY ENGINEER

1 Pemeriksaan kesesuaian hasil uji laboratorium jenis


jenis material tiap quarry terhadap spesifikasi dan
peruntukan pekerjaan dilapangan.

2 Pemeriksaan cara pengolahan material dan sistim


drainase tempat penyimpanan sementara.

TANDA - TANGAN REKOMENDASI

52
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 53
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

PROYEK : KONTRAKTOR :
PAKET : RUAS : KONSULTAN :
FORMULIR PEMERIKSAAN Request No. :
QUARRY Hari / Tanggal :
STA : s/d STA : JALUR : A / B
U R A I A N CATATAN

QUALITY ENGINEER

1 Pemeriksaan kesesuaian hasil uji laboratorium jenis


jenis material tiap quarry terhadap spesifikasi dan
peruntukan pekerjaan dilapangan.

2 Pemeriksaan cara pengolahan material dan sistim


drainase tempat penyimpanan sementara.

TANDA - TANGAN REKOMENDASI

53
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 54
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

DAFTAR SIMAK
PENGAWASAN PEKERJAAN GALIAN BIASA 3.1(1a)
Kontraktor : PT. SIMAKA Request No. :

Konsultan : PT. KARTIKA JAYA Hari / Tanggal :

Lokasi Penghamparan : Jalur : Ka / Ki

PELAKSANAAN
No. Pemeriksaan Jenis Pemeriksaan Keterangan

1. Pelaksanaan o Pemeriksaan terhadap Hasil


Galian (Spec. pasal [Link]).a
tentang Kelandaian, Garis
dan Elevasi harus sesuai
dengan Gambar Kerja (Shop Ya Tidak
Drawing)

o Pemeriksaan terhadap Bahan


Material dan Bahan
Perkerasan Lama yang tidak
untuk Pekerjaan Permanen
harus dibuang. Ya Tidak

o Pemeriksaan terhadap Garis


Formasi atau Tanah Dasar
atau Pondasi sesuai dengan
Spec. Pasal [Link]).c) dan
[Link]).d). Ya Tidak

o Pemeriksaan terhadap
Keselamatan dan Kesehatan
Kerja. Ya Tidak

TANDA TANGAN CATATAN

Nama Jelas :

54
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 55
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

DAFTAR SIMAK
PENGAWASAN PEKERJAAN TIMBUNAN 3.2.

Kontraktor : PT. SIMAKA Request No. :

Konsultan : PT. KARTIKA JAYA Hari / Tanggal :


Lokasi Penghamparan : Jalur : Ka / Ki

PELAKSANAAN
No. Pemeriksaan Jenis Pemeriksaan Keterangan

1. Pelaksanaan o Pemeriksaan terhadap perbaikan


Tanah Dasar (existing) sesuai
dengan persyaratan teknis. Ya Tidak

o Perbaikan Bahan Timbunan (bila


diperlukan) sesuai dengan (Spec.
pasal [Link]).b dan (Spec. pasal Ya Tidak
[Link]).c

o Pemeriksaan terhadap Tebal


Gembur sesuai dengan Hasil
Percobaan Pemadatan (Spec. pasal
[Link]).
Ya Tidak

o Pengawasan terhadap Proses


Pemadatan sesuai dengan Spec.
Pasal [Link]) Ya Tidak

o Pengawasan terhadap Jumlah


Lintasan sesuai dengan Hasil
Percobaan Pemadatan (Spec. pasal Ya Tidak
[Link])

TANDA TANGAN CATATAN

Nama Jelas :

55
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 56
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

DAFTAR SIMAK
PENGAWASAN PELAKSANAAN PENGECORAN 7.3

Kontraktor : Request No. :

Konsultan :
Lokasi Penghamparan : Hari / Tanggal :Jalur : Ka / Ki

No. Pemeriksaan Jenis Pemeriksaan Keterangan

1. Tempat Keja o Pengendalian terhadap Ya Tidak


Temperatur Bahan
o Tingkat Penguapan Ya Tidak

2. Pengujian untuk o Pengendalian terhadap Ya Tidak


Workability Pengujian Slump

3. Pengujianan Kuat o Pengendalian terhadap


Tekan Frekwensi Pengujian Kuat
Tekan dan Mutu Beton Ada Tidak

4. Pengecoran o Schedule Pelaksanaan Ada Tidak

o Media Air untuk Acuan dan Ada Tidak


Permukaan Beton
o Pengendalian Terhadap Ya Tidak
Pelaksanaan Pengecoran
5. Konsolidasi o Pengendalian Pemadatan Ya Tidak
Beton dengan Penggetar
o Mekanis
Pengendalian Sudut Sekitar Ya Tidak
Tulangan
6. Kendali Pelaksaaan o Terhadap Bentuk dan Ada Tidak
Dimensi
o Terhadap Alinyemen
Vertikal dan Horizontal
o Terhadap Kedudukan dan Ada
Ada Tidak
Tidak
Elevasi
o Terhadap Penutup / selimut Ada Ada
Beton
TANDA TANGAN CATATAN

Nama Jelas :

56
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 57
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

BAB V. Pengendalian Pekerjaan

5.1. Jadwal personil inti dan Pendukung

5.2. Check List Kegiatan Konsultan Pengawas

KETERANGAN
No. LINGKUP KEGIATAN ADA TIDAK
1. Masa Mobilisasi
a. Data dan dokumen kegiatan pekerjaan
b. Data dan dokumen kontrak
c. Rencana mutu pekerjaan konstruksi
e. (Penyedia jasa pekerjaan konstruksi)
Jadwal pengiriman peralatan
(Penyedia jasa pekerjaan konstruksi)
Data tenaga kerja konstruksi

57
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 58
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

2. Masa Pelaksanaan
a. Pemeriksaan deposit dan kualitas dari quarry
b. material Pengawasan pembuatan Job Mix Formula
c. Pemeriksaan terhadap permohonan izin kerja oleh -
penyedia jasa pekerjaan konstruksi (request)

d. Pembagian tugas kepada tim supervice setelah persetujuan


- izin kerja (quality control, quantity surveyor, inspector dll)
Pemeriksaan hasil pengikuran volume

e. Pemeriksaan hasil test laboratorium


3. Masa Pemeliharaan
f.
a. Daftar inspeksi pekerjaan masa pemeliharaan Rekomendasi
b. pemeliharaan selama defect liability periode Final report
c. rangkuman dari aktivitas pelaksanaan pekerjaan - pekerjaan
mencakup antara lain pembayaran, perubahan kontrak

d. Pemeriksaan asbuil drawing sesuai pelaksanaan di


lapangan izin kerja (quality control, quantity surveyor,
inspector dll)

58
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 59
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

BAB VI. Pelaporan

Laporan adalah bentuk penyajian fakta tentang suatu situasi atau kegiatan. Dalam membuat
sebuah laporan kegiatan tersebut yakni kepada penerima atau urutan hasil berikut sebagai bukti
tanggung jawab Pembuat untuk kegiatan tersebut.

Adapun berbagai ciri-ciri dalam laporan ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

• Dalam sebuah laporan tertulis, hanya poin utama singkat yang terkait dengan tugas,
sehingga penerima laporan segera memahami masalah.
• Laporan telah dianggap logis jika dalam sebuah informasi yang dilaporkan adalah karena
alasan yang masuk akal.
• Laporan bisa lebih lengkap jika mereka memiliki bibliografi atau sumber sastra.
• Laporan dianggap secara sistematis jika deklarasi tertulis diatur dalam unit yang saling
berhubungan dan berurutan.

Adapun berbagai tujuan dalam laporan, berikut ialah penjelasannya:

• Identifikasi masalahnya.
• Membuuat kesepakatan.
• Memberikan informasi dan fakta.
• Tindakan yang khusus.
• Menarik kesimpulan.
• Membuat catatan acara.
• Nilai ujian atau aktivitas.
• Menganalisis kegiatan.
• Menguraikan dalam sebuah prosedur, peristiwa, tindakan, dan lain sebagainya.

Berikut adalah berbagai cara dalam membuat laporan, diantaranya ialah sebagai berikut:

a. Pendahuluan

• Latar belakang aktivitas

59
PT. WESITAN KONSULTASI PEMBANGUNAN KSO
PT. ESKAPINDO MATRA DAN PT. TINAVEL PAPUA
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil
(MYC)
No. Dok :
HK02.03/[Link]/APBN/Bb18.6.2/18/2022 Tgl. Diterbitkan : 05 Hal : 60
Agustus 2022
No. Revisi : 00 Paraf :

• Kegiatan hukum dasar


• Tujuan dan maksud dalam kegiatan
• keberadaan informasi

b. Isi Laporan

• Jenis kegiatan
• Ruang dan waktu
• Petugas kegiatan
• Mempersiapkan dan merencanakan kegiatan
• Peserta
• Hambatan dan kesulitan
• Hasil kegiatan
• Kesimpulan dan saran

Adapun laporan yang dibuat Konsultan dalam masa Pengawasan Paket Pekerjaan
Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Towe Hitam – Oksibil (MYC) Antara lain :

➢ Laporan RPMK (Rencana Mutu Pelaksanaan Kontruksi)


➢ Laporan Pendahuluan
➢ Laporan Bulanan
➢ Laporan Triwulan
➢ Laporan Akhir.

60

Anda mungkin juga menyukai