0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
369 tayangan107 halaman

Analisis Akuntansi BOP PAUD di Tk Mutiara

Skripsi ini membahas tentang analisis sistem informasi akuntansi dalam penerimaan dan pengeluaran kas pada dana Bantuan Operasional Penyelenggara PAUD (BOP PAUD) sebagai alat pengendalian internal pada Taman Kanak-Kanak Mutiara Bunda di Kabupaten Lampung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem informasi akuntansi BOP PAUD sebagai pengendalian internal, menganalisis sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran k

Diunggah oleh

Tri Ayu Nopiana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
369 tayangan107 halaman

Analisis Akuntansi BOP PAUD di Tk Mutiara

Skripsi ini membahas tentang analisis sistem informasi akuntansi dalam penerimaan dan pengeluaran kas pada dana Bantuan Operasional Penyelenggara PAUD (BOP PAUD) sebagai alat pengendalian internal pada Taman Kanak-Kanak Mutiara Bunda di Kabupaten Lampung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem informasi akuntansi BOP PAUD sebagai pengendalian internal, menganalisis sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran k

Diunggah oleh

Tri Ayu Nopiana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM PENERIMAAN DAN

PENGELUARAN KAS PADA DANA BANTUAN OPERASIONAL


PENYELENGGARAAN (BOP) PAUD SEBAGAI ALAT
PENGENDALIAN INTERNAL
(Studi Kasus pada Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya, Kecamatan Sumber Jaya,
Kabupaten Lampung Barat)

SKRIPSI

Oleh :

TRI AYU NOPIANA

17630062

PROGRAM STUDI AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
TAHUN 2021
ii
ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM PENERIMAAN DAN
PENGELUARAN KAS PADA DANA BANTUAN OPERASIONAL
PENYELENGARA (BOP) PAUD SEBAGAI ALAT
PENGENDALIAN INTERNAL
(Studi Kasus pada Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya, Kecamatan Sumber Jaya,
Kabupaten Lampung Barat)

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuhi salah Satu Persyaratan Dalam


Menyelesaikan Program Sarjana

TRI AYU NOPIANA

17630062

PROGRAM STUDI AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
TAHUN 2021

iii
ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM PENERIMAAN DAN
PENGELUARAN KAS PADA DANA BANTUAN OPERASIONAL
PENYELENGGARA (BOP) PAUD SEBAGAI ALAT
PENGENDALIAN INTERNAL
(Studi Kasus pada Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya, Kecamatan Sumber Jaya,
Kabupaten Lampung Barat )

Tri Ayu Nopiana

Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas


Muhammadiyah Metro.
Kota Metro, Lampung, Indonesia
Email : Triayunopi104@[Link]

Abstrak

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif


kualitatif yang bertujuan untuk (1) mengetahui sistem informasi akuntansi pada
dana BOP PAUD sebagai alat pengendalian internal (2) menganalisa sistem
informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas dana BOP PAUD (3)
menganalisa sistem pencatatan penerimaan dan pengeluaran kas pada dana BOP
PAUD apakah telah sesuai dengan Juknis BOP PAUD. Penelitian ini mengambil 4
(orang) infroman, yang terdiri dari kepala sekolah, bendahra sekolah, komite sekolah
dan wali murid. Metode pengumpulan data mengunakan teknik wawancara,
observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari data reduction (reduksi
data), data display (penyajian data), dan data conclution drawing/ verifcation.
Berdasarkan hasil analisis dan penilaian yang dilakukan menunjukan bahwa sistem
informasi akuntansi dalam penerimaan dan pengeluaran kas pada dana BOP PAUD
sebagai alat pengendalian internal di Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya
adalah sangat baik dengan hasil presentase sebesar 79%.

Kata Kunci : Sistem Informasi Akuntansi, Dana BOP PAUD, Pengendalian Internal

iv
RINGKASAN

Tri Ayu Nopiana. 2021. Analisis Sistem Informasi Akuntansi dalam Penerimaan dan
Pengeluaran Kas pada Dana Bantuan Operaasional Penyelengara (BOP)
PAUD sebagai alat pengendalian internal (Studi Kasus pada Tk Mutiara
Bunda, Suka Jaya, Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Lampung Barat.
Skripsi. Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Muhammadiyah Metro. Pembimbing (1) H. Jawoto Nusantoro, S.E.,
M,Si. (2) Gustin Padwasari, S.E., S.M.A.K.

Kata Kunci : Sistem Informasi Akuntansi, Dana BOP PAUD, Pengendalian Internal

Masalah yang sering terjadi mengenai penyelewengan dana BOP PAUD dan
ketidak efektifan dana BOP PAUD, mulai dari pengalokasian dana tidak didasarkan
pada kebutuhan sekolah melainkan pada ketersediaan anggaran, kurangnya
partisipasi masyarakat karena tidak memiliki akses untuk mendapatkan informasi
mengenai anggaran sehingga mereka tidak dapat melakukan pengawasan
pentingnya unsur ankuntabilitas dan transparasi pengelolaan dana pada lembaga
pendidikan adalah untuk mengetahui dan meminimalkan terjadinya kecurangan
dana pendidikan yang diberikan Pemerintah. Salah satu cara yang harus dilakukan
agar dana BOP PAUD dapat terealisasikan sesuai dengan petunjuk teknis yang ada
dan harapan dari pemerintah tidak mudah terjadi penyelewengan yakni bagaimana
teknologi sistem informasi akuntansi dapat dijalankan dengan tepat. Agar sistem
informasi akuntansi dapat beroperasi dengan efektif dan efisien, maka pihak sekolah
perlu membuat sistem pengendalian intern yang dapat mencegah, mendeteksi dan
mengkoreksi adanya kesalahan ataupun penyimpangan yang terjadi dalam sistem
informasi akuntansi agar tujuan pengendalian internal dapat tercapai.

Berdasarkan latar belakang yang dituliskan diatas maka penelitian ini


memiliki tujuan: untuk mengetahui sistem informasi akuntansi pada dana BOP
PAUD sebagai alat pengendalian internal, untuk menganalisa sistem informasi
akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas dana BOP PAUD, dan untuk
menganalisa sistem pencatatan dan pengeluaran kas pada dana BOP PAUD
apakah telah sesuai dengan Juknis BOP PAUD.

v
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Subjek
terdiri dari kepala sekolah, bendahara sekolah, komite sekolah dan wali murid.
Metode pengumpulan data mengunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.
Teknik analisis data terdiri dari data reduction (reduksi data), data display (penyajian
data), dan data conclution drawing/ verifcation.

vi
HALAMAN PERSETUJUAN

Skripsi oleh TRI AYU NOPIANA NPM 17630062,


Telah diperbaiki dan disetujui untuk diuji :

Pembimbing l

H. Jawoto Nusantoro, S.E., [Link].


NIDN. 0219127001

Pembimbing ll

Gustin Padwasari, S.E., M.S.A.K.


NIDN. 0227028802

Mengetahui :
Kepala Program Studi Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Metro

Elmira Febri Darmayanti, S.E., [Link].


NIDN. 0211028802
MOTTO

“So Remember Me, I Will Remember You”


(Q.S Al-Baqarah : 152)

“Haii, Pemilik Rencana Sehidup Semati. Berjanjilah untuk Tetap Hidup Walaupun
Rencana Itu Akan Mati”
(Agam Fachrul)

“Jangan Khawatir Mengenai Masa Depan, Kamu Punya Tuhan yang Mempersiapkan
Segalanya dengan Baik”
(Anonimius)

viii
PERSEMBAHAN

Dengan menyebut Asma Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang. Dengan segenap cinta, kasih dan sayang teriringi rasa syukur dan
kerendahan hati skrpsi ini penulis persembahkan kepada :

1. Kedua orang tua saya Bapak Tukijan dan Ibu Wagiyem yang menjadi tujuan
utama dalam hidupku yang selalu mendoakan keberhasilanku
2. Kedua Mamas saya Mas Wiwin dan Mas Agung serta kedua kaka ipar saya
Teh Neng dan Mba Yeni yang selalu memberi motivasi dan semangat
3. Almamater Universitas Muhammadiyah Metro yang saya banggakan

ix
KATA PENGANTAR

Puji Syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah
melimbahkan rahmat dan hidayahNya, sehinga penulis dapat menyelesaikan skripsi
penelitian yang berjudul “SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM
PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA DANA BANTUAN
OPERASIONAL PENYELENGARA (BOP) PAUD SEBAGAI ALAT
PENGENDALIAN INTERNAL (STUDI KASUS PADA TK MUTIARA BUNDA,
SUKA JAYA, KEC. SUMBER JAYA, KAB. LAMPUNG BARAT)” dengan baik,
sebagai salah satu syarat menempuh Gelar Sarjana Akuntansi pada Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiayah Metro.

Dalam hal ini, penulis banyak mendapatkan bantuan dari berbagai pihak.
Karena itu, pada kesempatan kali ini penulis mengucapkan banyak terimakasih
kepada :
1. Bapak Drs. H. Jazim Ahmad, [Link]. selaku Rektor Universitas
Muhammadiyah Metro
2. Bapak Suwarto, S.E., M.M. selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Muhammadiyah Metro
3. Ibu Elmira Febri Darmayanti, S.E., [Link]. Selaku Ketua Program Studi
Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Metro
4. Bapak H. Jawoto Nusantoro, S.E., [Link]. sebagai Dosen Pembimbing l yang
telah meluangkan waktu dengan memberikan saran dan pengarahan dengan
sabar sehingga skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik
5. Ibu Gustin Padwasari, S.E., M.S.A.K sebagai Dosen Pembimbing ll yang
telah meluangkan waktu dengan memberikan saran dan pengarahan dengan
sabar sehingga skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik
6. Kepada Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya yang telah memberikan izin penelitian
7. Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Muhammadiyah Metro yang telah banyak memberikan ilmu yang bermanfaat
bagi penulis

x
8. Semua pihak yang telah membantu, baik secara langsung maupun tidak
langsung, serta pihak-pihak lain yang tidak bisa penulis sebutkan satu
persatu

Dalam penelitian ini penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan.


Dengan demikian, penulis mengharapkan kritik dan saran yang dapat membangun
dan memperbaiki dalam penyusunan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat
bagi penulis umumnya dan pembaca khususnya.

Metro, 10 Juni 2021


Penulis

Tri Ayu Nopiana


17630062

xi
PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT

Nama : Tri Ayu Nopiana


Npm : 17630062
Fakultas : Ekonomi dan Bisnis
Program Studi : Akuntansi

Menyatakan bahwa skripsi dengan judul “ ANALISIS SISTEM INFORMASI


AKUNTANSI DALAM PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA DANA
BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGARA (BOP) PAUD SEBAGAI ALAT
PENGENDALIAN INTERNAL ( STUDI KASUS PADA TK MUTIARA BUNDA,
SUKA JAYA, KEC. SUMBER JAYA, KAB. LAMPUNG BARAT )” adalah karya
saya dan bukan hasil plagiat.
Apabila dikemudian hari terdapat unsur plagiat didalam skripsi tersebut,
maka saya bersedia menerima sanksi berupa pencabutan gelar akademik Sarjana
Akuntansi dan akan mempertanggungjawabkan secara hukum.

Metro, 10 Juni 2021


Yang membuat pernyataan,

Tri Ayu Nopiana


17630062

xii
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ............................................................................................. i

LEMBAR LOGO................................................................................................... ii

HALAMAN JUDUL ............................................................................................... iii

ABSTRAK ...........................................................................................................xv

RINGKASAN ....................................................................................................... v

HALAMAN PERSETUJUAN ..................................................................................

MOTTO ............................................................................................................. viii

PERSEMBAHAN .................................................................................................ix

KATA PENGANTAR ............................................................................................ x

DAFAR ISI ......................................................................................................... xiii

DAFTAR TABEL ................................................................................................ xvi

DAFTAR GAMBAR .............................................................................................xv

DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................ xvii

BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................ 1

A. Latar Belakang ......................................................................................... 1

B. Rumusan Masalah ................................................................................... 1

C. Tujuan penelitian ...................................................................................... 4

D. Manfaat Penelitian.................................................................................... 4

BAB IIKAJIAN LITERATUR ................................................................................ 6

A. Kajian Literatur ......................................................................................... 6

1. Pengertian Sistem Akuntansi ................................................................. 6

2. Tujuan Sistem Informasi Akuntansi........................................................ 6

3. Fungsi Sistem Informasi Akuntansi ...................................................... 10

xiii
4. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sistem Informasi Akuntansi ........... 11

5. Komponen Sistem Informasi Akuntansi ............................................... 11

6. Penguna Sistem Informasi Akuntansi .................................................. 12

7. Pengertian Program Bantuan Opersional Penyelengara (BOP) PAUD 13

8. Sistem Pengendalian Internal .............................................................. 13

B. Penelitian Relevan ................................................................................. 17

C. Kerngka pemikiran ................................................................................. 20

BAB IIIMETOE PENELITIAN ............................................................................. 22

A. Desain Penelitian ................................................................................... 22

B. Objek dan Lokasi Penelitian ................................................................... 22

C. Subjek Penelitian.................................................................................... 22

D. Teknik Pengumpulan Data ..................................................................... 22

E. Instrumen Penelitian ............................................................................... 23

F. Teknis Analisis Data ............................................................................... 23

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ............................................ 27

A. Gambaran Umum ................................................................................... 27

B. Hasil Penelitian....................................................................................... 27

C. Pembahasan .......................................................................................... 34

BAB V PENUTUP .............................................................................................. 41

A. Kesimpulan ............................................................................................ 43

B. Saran ..................................................................................................... 43

DAFTAR PUSTAKA...............................................................................................

LAMPIRAN ............................................................................................................

xiv
DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

1. Penelitian Relevan .................................................................................17


2. Kisi-kisi Instrumen Wawancara ..............................................................23
3. Kisi-kisi Instrumen Observasi .................................................................24
4. Kisi-kisi Instrumen Dokumentasi ............................................................25
5. Data Siswa/i Tk Mutiara Bunda ..............................................................28
6. Hasil Jawaban Responden .....................................................................23
7. Format Catatan Inventaris Barang..........................................................37
8. Format Buku Kas Umum ........................................................................38
9. Format Pengunaan dana BOP PAUD ....................................................39

xv
DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

1. Kerangka Pemikiran ...............................................................................21


2. Struktur Organisasi Tk Mutiara Bunda....................................................32

xvi
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran

1. Pedoman Wawancara
2. Transkrip Wawancara
3. Transkrip Observasi
4. Transkrip Dokumentasi
5. Lembar Konsultasi Judul dan Bimbingan Skripsi
6. Bukti Mengikuti Seminar Proposal Skripsi
7. Berita Acara Seminar Proposal
8. Sk Bimbingan
9. Surat Izin Penelitian
10. Surat Balasan Penelitian
11. Riwayat Hidup

xvii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan jenjang pendidikan
sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar yang dimulai dari usia 0 sampai
dengan usia 6 tahun karena pada usia ini merupakan golden age atau masa
emas pada anak-anak dimana pada umur tersebut, otak anak akan tumbuh dan
berkembang sangat cepat. Perluasan dan pemerataan pendidikan anak usia dinii
(PAUD) menjadi salah satu prioritas kebijakan Direktorat Pendidikan Anak Usia
Dini dan Pendidikan Masyarakat. Untuk mendukung perluasan layanan harus
ditunjang dengan ketersediaan satuan PAUD yang mudah diakses dan dukungan
penyelengaraan PAUD dari Pusat, Daerah juga Masyarakat. Pembiayaan
pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam penyelengaraan satuan
PAUD secara keseluruhan, yaitu pembiayaan pendidikan yang mencukupi
kebutuhan operasional satuan PAUD. Untuk mengatasi masalah pembiayaan
yang terjadi di penyelengara satuan PAUD pemerintah mengeluarkan program
Bantuan Operasional Penyelengara (BOP) dengan memberikan bantuan dana
penyelengara kepada satuan PAUD yang memberikan layanan pada anak didik
khususnya yang kurang mampu dan di wilayah sulit.
Dana BOP adalah dana yang diberikan oleh Pemerintah untuk membantu
orang-orang dengan ekonomi menengah kebawah agar dapat merasakan
bangku sekolah pada usia dini dan dapat menunjang suatu kemajuan sekolah.
Penggelolaan dana BOP PAUD yang diberikan Pemerintah kepada satuan
pendidikan diharapkan dapat dikelola secara akuntabel dan transparan.
Pemerintah mewajibkan bagi sekolah penerima dana bantuan operasional untuk
pengupdatean data kedalam sistem data pokok pendidikan (Dapodik) dengan
adanya sistem ini Pemerintah menegaskan agar pihak sekolah dapat
mengoptimalkan sisitem pelaporan dana secara online (Sulasmi, 2020).
Masalah yang sering terjadi mengenai penyelewengan dana BOP PAUD
dan ketidak efektifan dana BOP PAUD, mulai dari pengalokasian dana tidak
didasarkan pada kebutuhan sekolah melainkan pada ketersediaan anggaran,
kurangnya partisipasi masyarakat karena tidak memiliki akses untuk
mendapatkan informasi mengenai anggaran sehingga mereka tidak dapat
melakukan pengawasan. pentingnya unsur akuntabilitas dan transparasi

1
2

pengelolaan dana pada lembaga pendidikan adalah untuk mengetahui dan


meminimalkan terjadinya kecurangan dana pendidikan yang telah diberikan oleh
Pemerintah. Akuntabilitas merupakan tanggung jawab dengan memberikan
informasi tentang aliran dana dari setiap pembiayaan. Transparasi berdampak
memberikan kepercayaan karena keterbukaan proses penyelengaraan dan
kemudahan informasi yang didapat. Apabila akuntabilitas dan transparasi
berjalan dengan baik, maka efektifitas dalam pengelolaan suatu dana akan
tercipta dengan baik (Julantika dan Kurrohman, 2017).
Kasus mengenai penyalahgunaan dana BOP PAUD masih kerap
dilakukan. Sebagai contoh, kasus yang dilakukan oleh Sulastri (Kepala Seksi
Paud Disdik Bone), Muh Ihsan ( Staf Paud Disdik Bone), dan Masdar (Pengawas
Tk Disdik Bone) ketiganya merugikan negara senilai Rp. [Link]. ketiga
staf Dinas Pendidikan di Bone tersebut, diduga melanggar pasal 2 ayat (1) pasal
118 ayat (1) huruf B ayat (2) dan ayat (3) UU No. 31 tahun 1999 tentang
pemberantasan korupsi ([Link], 2019). Salah satu cara yang harus
dilakukan agar dana BOP dapat terealisasikan sesuai dengan pentunjuk teknis
yang ada dan harapan dari pemerintah tidak mudah terjadi penyelewengan yakni
bagaimana teknologi sistem informasi akuntansi pada sekolah dapat dijalankan
dengan tepat. Secara singkat sistem informasi akuntansi merupakan suatu
susunan berbagai formulir, catatan, peralatan, dan laporan yang terkoordinasi
secara erat yang didesain untuk mentranformasikan data keuangan menjadi
sebuah informasi yang dibutuhkan oleh manajemen (Nugroho, 2011). Agar
sistem informasi akuntansi dapat beroperasi dengan efektif dan efisien, maka
pihak sekolah perlu membuat sistem pengendalian intern yang dapat mencegah,
mendeteksi, dan mengoreksi adanya kesalahan ataupun penyimpangan yang
terjadi dalam sistem informasi akuntansi agar tujuan sistem pengendalian dapat
tercapai. Suatu pendidikan seperti PAUD dalam setiap kegiatan pelaksanaanya
membutuhkan sistem informasi akuntansi untuk menghasikan suatu informasi
keuangan sebagai alat yang digunakan untuk menjamin akuntabilitas dan
transparasi dalam penyelengaraan kegiatan pendidikan.
Penerimaan kas merupakan transaksi penerimaan uang secara tunai
yang mengakibatkan bertambahnya suatu aset perusahaan yang berupa kas.
Adapun sistem pencatatan penerimaan kas ini sangat diperlukan bagi
pengendalian kas masuk, dengan begitu kita dapat melihat berapa kas masuk
atau kas yang diterima agar memudahkan kita untuk membuat anggaran
3

kedepanya. Sedangkan pengeluaran kas merupakan transaksi pengeluaran


uang secara tuani yang mengakibatkan berkurangnya aset suatu perusahaan
yang berupa kas, bank atau setara kas lainya. Karena hal tersebut sangat
diperlukan pencatatan pengeluaran kas untuk melihat berapa kas yang
digunakan untuk pengeluaran kebutuhan atau keperluan dan agar dapat
menganggarkan kedepanya berpa pengeluaran yang akan di keluarkan.
Permasalahan yang diidentifikasi oleh penulis di Tk Mutiara Bunda yaitu
kurang transparasi dalam penggunaan dana BOP PAUD yang telah diberikan,
seperti masih terdapatnya pungutan jual beli buku pembelajaran yang dilakukan
oleh pihak sekolah. Hal ini telah dikonfirmasi oleh kepala sekolah Tk Mutiara
Bunda melalui wawancara yang dilakukan pada tanggal 01/12/2020 bahwa
sekolah melakukan peredaran buku terhadap para siswa/i. program dana BOP
PAUD yang seharusnya diberikan kepada siswa/i yang kurang mampu namun
kenyataan dilapangan belum sesuai untuk memperoleh pelayanan pendidikan
secara memadai. Hal ini bertentangan dengan konsep program bantuan dana
BOP PAUD yang telah diberikan oleh pemerintah.
Hasil penelitian sebelumnya yaitu penelitian yang telah dilakukan oleh
Herliana (2018) bahwa sistem informasi akuntansi khususnya sistem
penerimaan, pendapatan dan pengeluaran kas berjalan dengan efektif. Hal ini
dapat dilihat dari struktur organisasi yang telah sesuai dengan karakteristik
sekolah, dokumen yang telah memadai dan terancang dengan baik, sistem
pengendalian intern dan laporan yang memadai, hanya saja belum ada sistem
flowchart pada sistem informasi akuntansinya. Kabuhung (2013) sistem informasi
penerimaan dan pengeluaran kas serta pengendalian keuangan telah memadai
karena telah sesaui dan memenuhi unsur-unsur pokok suatu sistem informasi
akuntansi yaitu sumber daya manusia, peralatan, formulir/dokumen, catatan,
prosedur dan laporan. Sundari dan Handayani (2019) pengelolaan keuangan
internal umumnya sudah dapat dilaksanakan dengan baik karena dalam
pengelolaan dananya dapat terbantu dengan adanya bantuan dari dana alokasi
khusus sehinga beberapa pengeluaran diambil dari dana tersebut akan tetapi
perlu peningkatan lebih lanjut dalam hal pengelolaan keuanganya.
Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya adalah lebih
banyak menekankan pada penegendalian internal sistem informasi akuntansi
atas prosedur penerimaan dan pengeluaran dana program bantuan operasional
penyelenggara (BOP) PAUD . Fokus penelitian ini pada sistem informasi
4

akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas dana Bantuan Operasional


Penyelenggara (BOP) PAUD.
Berdasarkan latar belakang masalah yang disampaikan sebelumnya,
penulis tertarik mengangkat masalah tersebut dalam penelitian ini dengan judul
“Analisis Sistem Informasi Akuntansi dalam Penerimaan dan Pengeluaran
Kas pada Dana Bantuan Operasional Penyelenggara (BOP) PAUD Sebagai
Alat Pengendalian Internal ( Study Kasus pada Tk Mutiara Bunda, Suka
jaya, Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Lampung Barat )”.

B. Rumusan Masalah
Sesuai dengan latar belakang yang telah diuraikan diatas, maka penulis
merumuskan masalah yaitu :

1. Apakah sistem informasi akuntansi pada dana bantuan operasional


penyelenggara (BOP) PAUD Sebagai alat pengendalian internal di Tk
Mutiara Bunda sudah berjalan dengan lancar ?
2. Bagaimana sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas
dana bantuan operasional penyelenggara (BOP) PAUD di Tk Mutiara
Bunda?
3. Apakah sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas dana
bantuan operasional penyelenggara (BOP) PAUD sebagai alat pengendalian
internal di Tk Mutiara Bunda telah sesuai dengan Juknis BOP PAUD ?

C. Tujuan penelitian
1. Untuk mengetahui sistem informasi akuntansi pada dana bantuan
operasional penyelenggara (BOP) PAUD sebagai alat pengendalian internal
di Tk Mutiara Bunda
2. Untuk menganalisa sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran
kas dana bantuan operasional penyelenggara (BOP) PAUD di Tk Mutiara
Bunda
3. Untuk menganalisa sistem pencatatan penerimaan dan pengeluaran kas
pada dana bantuan operasional penyelenggara (BOP) PAUD di Tk Mutiara
Bunda apakah telah sesuai dengan Juknis BOP PAUD
5

D. Manfaat Penelitian
1. Bagi Sekolah
Membantu pihak sekolah untuk memeriksa kembali sistem informasi
akuntansinya serta pengendalian internalnya apakah telah berjalan dengan
efektif atau belum dan bagaimana sistem pencatatan penerimaan dan
pengeluaran kas pada dana BOP PAUD apakah telah sesuai dengan Juknis
BOP PAUD

2. Bagi Pemerintah
Membantu pemerintah dalam menganalisa programnya dan bisa menjadi
sebuah acuan program dana bantuan operasional penyelenggara (BOP) PAUD
untuk pelaksanaan tahun berikutnya

3. Bagi Pihak Akademis


Sebagai informasi bagi pihak lain yang akan melakukann penelitian yang
sejenis dimasa yang akan datang
BAB II
KAJIAN LITERATUR

A. Kajian Literatur

1. Pengertian Sistem Akuntansi


Sistem akuntansi merupakan sekumpulan prinsip dan metode yang dapat
digunakan oleh suatu organisasi untuk mencatat dan melaporkan informasi
keuangannya secara struktur agar organisasi tersebut dapat berjalan dengan
baik. Dalam suatu organisasi akuntansi memegang peran penting dalam
mengatur penggelolaan data akuntansi untuk menghasilkan sebuah informasi
akuntansi yang tepat serta akurat yang akan digunakan untuk mengambil sebuah
keputusan.
Menurut Susanto yang dikutip Wongso (2013) sistem adalah kumpulan/
grup dari bagian/ komponen apapun baik fisik ataupun nonfisik yang saling
berhubungan satu sama lain serta bekerja sama secaraharmonis untuk
mencapai tujuan tertentu. Menurut Sutarman (2013) sistem adalah kumpulan
elemen yang saling berinteraksi dalam suatu kesatuan yang menjalankan suatu
proses pencapaian suatu tujuan utama. Sedangkan menurut gaol (2013) sistem
adalah hubungan suatu unit dengan unit lainnya yang saling berhubungan satu
sama lain dan tidak dapat dipisahkan untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan. Apabila suatu unit macet atau terganggu, unit yang lainya pun akan
ikut terganggu untuk mencapai tujuan yang ditetapkan sebelumnya.
Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa sistem adalah suatu
komponen atau lebih yang saling berhubungan tidak dapat dipisahkan untuk
mencapai tujuan tertentu dengan melalui tiga tahapan yaitu input (masuk),
proses dan output (keluar).

a. Pengertian Informasi
Menurut Failian dan Diptyana (2012) informasi adalah kumpulan data
yang diperoleh oleh entitas yang dapat diolah lebih lanjut sehingga akan menjadi
data yang lebih berguna dan lebih mempunyai suatu nilai guna bagii entitas
tersebut. Menurut Romney dan Steinbart (2015) informasi merupakan data yang
dikelola dan diperoses untuk memberikan arti dan untuk memperbaiki proses
pengambilan sebuah keputusan. Sebagaimana perasaanya, penguna
menggunakan keputusan yang lebih baik sebagai kualitas dan kuantitas dari

6
7

peningkatan sebuah informasi. Dalam sehari-hari informasi sangat penting dalam


suatu organisasi untuk dapat mengarahkan dan memperlancar suatu kegiatan.
Kurangnya informasi dalam suatu sistem didalam suatu organisasi akan
mengakibatkan data kurang berfungsi dengan baik.
Menurut Suci dan Racmanto (2013) secara umum pengertian informasii
adalah sebagai suatu keterangan yang dapat digunakan dalam pengambilan
sebuah keputusan untuk mencapai tujuan tertentu. Nilai suatu informasi akan
berbeda kegunaanya sesuai dengan tujuannya. Tujuan informasi yang dihasilkan
oleh suatu sistem informasi adlah menyediakan informasi untuk membantu
pengambilan sebuah keputusan manajmen, membantu petugas dalam
melaksanakan operasional perusahaan dari hari ke hari, serta menyajikan
informasi yang layak untuk pihak luar perusahaan yang membutuhkan. Menurut
susanto (2017) informasi merupakan hasil darii pengolahan suatu data, akan
tetapi tidak semua dari pengolahan data tesebut bisa menjadi sebuah informasi,
hasil pengolahan data yang tidak memberikan makna atau arti serta tidak
bermanfaat bagi seseorang bukanlah merupakan informasi bagi orang tersebut.
Sedangkan menurut Asmara (2016) informasi adalah data yang diolah menjadi
bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya. Sumber informasi
adalah data. Kenyataannya data menggambarkan suatu kejadian-kejadian yang
nyata.
Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa informasi
merupakan sekumpulan data yang telah diolah dan telah memiliki kegunaan dan
manfaat untuk menjadi sebuah informasi yang lebih berarti bagi penerimanya
yang menggambarkan sebuah fakta yang dapat digunakan untuk mengambil
sebuah keputusan.

b. Pengertian Akuntansi
Akuntansi memiliki pengertian yang berbeda-beda, secara umum
akuntansi merupakan suatu aktivitas jasa yang memiliki fungsi menyediakan
informasi tentang kondisi keuangan yang diharapakan dapat bermanfaat dalam
pengambilan sebuah keputusan. Pengertian ini menekankan bahwa peranan
akuntansi untuk memberikan informasi bagi para pemakai daftar keuangan yang
berkepentingan dalam pengambilan sebuah keputusan. American institie of
certified public accountans (AICPA) melalui committee on triminoligi yang
diterjemahkan oleh Hadibroto mendefinisikan akuntansii merupakan suatu
8

keahlian untuk mencatat, mengklarifikasikan dan mengikhtisarkan dengan cara


yang tepat dan dinyatakan dalam bentuk uang (Hutagaol, 2012)
Menurut American Accounting Association (AAA) akuntansi adalah
proses mengidentifikasi, mengukur serta melaporkan informasi ekonomi untuk
memungkinkan dilakukanya suatu penilaian serta pengambilan suatu keputusan
secara jelas dan tegas bagi pihak-pihak yang membutuhkan (Loen, 2019) salah
satu manfaat akuntansi yaitu dapat mengetahui status dan kondisi kuangan
dalam suatu perusahaan, dapat mengetahui gambaran dari tingkat laba
perusahaan serta dapat menetapkan tingkat resiko. Menurut Pontoh yang dikutip
oleh Kaloh, dkk (2015) akuntansi meliputi tiga aktivitas dasar yaitu analisis,
pencatatan serta meringkas yang dapat mempengaruhi kinerja dan kondisi
keungan suatu perusahaan. Menurut Otinur, dkk (2017) sistem informasi
akuntansi adalah suatu komponen yang mengumpulkan, menggolongkan,
mengolah, menganalisa, dan mengkombinasikan informasi keuangan yang
relevan untuk pengambilan suatu keputusan pihak-pihak luar sepeti pemerintah,
masyarakat, investor, dan kreditor serta untuk pihak-pihak dalam seperti
manajemen. Selain itu sistem informasi juga dapat berfungsi untuk menyediakan
pengendalian yang memadai untuk dapat menjaga aset-aset dalam suatu
perusahaan.
Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa akuntansi
merupakan sutu proses pencatatan, penggolongan, pemeriksaan, pelaporan dan
penganalisaan data keuangan dari suatu organisasi untuk mengambil sebuah
keputusan yang digunakan bagi pihak-pihak yang berkepentingan seperti
manajemen, pemerintah, masyarakat, investor dan pihak-pihak yang
berkepentingan lainya.

c. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi


Sistem informasi akuntasi adalah sistem yang memiliki fungsi untuk
megumpulkan serta menyimpan data tetang suatu aktivitas-aktivitas yang
dilaksanakan oleh suatu organisasi dan mengubah data tersebut menjadi sebuah
informasi yang berguna bagi pihak manajemen dalam membuat perencanaan
serta menyedikan pengendalian yang memadai untuk menjaga aset-aset dalam
suatu organisasi. Perusahaan atau organisasi akan mengalami suatu kesulitan
untuk menentukan seberpa baik kinerja dan kesilitan dalam mecari pengaruh-
pengaruh dari berbagai aktivitas atas sumber daya- sumber daya yang ada
9

dibawah pengawasanya tanpa terdapatnya sistem informasi akuntansi yang


mengawasi aktivitas-aktivitas yang berlangsung, oleh karana itu sistem informasi
akuntansi yang efektif sangatlah penting bagi keberhasilan jangka panjang suatu
organisasi atau perusahaan (Kabuhung, 2013)
Sistem informasi akuntansi merupakan suatu sistem untuk mencatat,
mengumpulkan dan mengkasifikasikan data atau informasi yang dihasilakan dari
setiap transaksi dalam suatu perusahaan. Data atau informasi tersebut
selanjutnya akan dilakukan analisis, di distribusikan dan di komunikasikan
kepada pihak-pihak yang membutuhkan, dikarenakan dalam melaksanakan
kegiatanya setiap organisasi atau perusahaan membutuhkan suatu sistem
informasi akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan pihak manajemen maupun
pihak luar perusahaan yang membutuhkanya (Mahayusa, dkk., 2017)
Sistem informasi akuntansi akan beroperasi dengan efektif dan efisien,
maka manajemen mebutuhkan pengendalian intern dalam suatu perusahaan.
Pengendalian intern tersebut dapat mencegah, mendeteksi serta mengkoreksi
suatu kesalahan ataupun penyimpangan yang terjadi dalam suatu sistem
informasi akuntansi, dengan adanya sistem pengendalian intern yang digunakan
untuk menjaga kekayaan suatu perusahaan, mengecek keadalan dan ketelitian
suatu data akuntansi serta untuk mendorong efisiensi dan dipatuhinya kebijakan
satu manajemen dalam suatu perusahaan. Maka untuk itu diperlukanya sebuah
evaluasi sistem informasi akuntansi dan pengendalian intern (Herliana, 2018)
Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulan bahwa sistem informasi
akuntansi merupakan suatu sistem yang terpenting dalam suatu organisasi
maupun perusahaan yang dapat mengumpulkan, menggolongkan, mengolah
dan menganalisa data serta melaporkan informasi yang relevan berkaitan
dengan transaksi keuangan yang terjadi agar tujuan untuk memenuhi kebutuhan
informasi bagi para penguna atau pemakainya bisa tercapai.
Menurut Kismiaji (2015) informasi harus memiliki kualitas atau karakteristik
seperti berikut :
1) Relevan : dapat menambah pengetahuan atau nilai bagi para pembuat
keputusan, dengan cara mengurangi ketidakpastian, menaikan
kemampuan untuk memprediksi atau menengaskan/ membenarkan
ekspetasi semula
2) Dapat dipercaya : bebas dari kesalahan dan bisa secara akurat
menggambarkan kejadian atau aktivitas suatu organisasi
10

3) Lengkap : tidak menghilangkan data penting yang dibutuhkan oleh para


pemakai
4) Tepat waktu : disajikan pada saat yang tepat yang dapat mempengaruhi
proses pembuatan keputusan
5) Mudah dipahami : disajikan dalam format yang mudah dimengerti bagi
para pemakai
6) Dapat diuji kebenaranya : memungkinkan dua orang yang kompeten
untuk menghasilkan informasi yang sama secara independen

2. Tujuan Sistem Informasi Akuntansi


Adapun tujuan dalam sistem informasi akuntansi menurut Diana dan
Setiawati (2011) :

a. Mengamankan harta atau kekayaan perusahaan : seperti kas perusahaan,


asset tetap perusahaan dan persediaan barang dagang
b. Menghasilkan beragam informasi untuk pengambilan sebuah keputusan.
Contohnya pengelolaan toko swalayan memerlukan informasi mengenai
barang apa yang diminati oleh seorang konsumen. Membeli barang
dagangan yang kurang laku berarti kas akan terjebak dalam persediaan dan
berarti kehilangan kesempatan untuk membeli barang dagangan yang laku.
Hal tersebut sangat penting karena toko swalayan pada dasarnya tidak
dapat mengambil margin laba yang tinggi sehingga toko swalayan lebih
mengandalkan pada perputaran persedian yang cepat
c. Menghasilkan informasi untuk pihak-pihak eksternal, seperti halnya
kewajiban untuk membayar pajak dan bank yang membutuhkan informasi
omset dan laba rugi usaha untuk memutuskan besarnya utang yang akan
diberikan
d. Menghasilakan informasi untuk menilai kinerja karyawan atau devisi
e. Menyediakan data masa lalu untuk kepentingan pemeriksaan (audit). Data
yang tersimpan dengan baik sangat memudahkan dalam proses audit
f. Menghasilkan sebuah informasi yang digunakan untuk penyusunan dan
evaluasi anggaran perusahaan. Anggaran merupakan alat yang digunakan
dalam suatu perusahaan untuk mengendalikan pengeluaran kas
g. Menghasilkan informasi yang diperlukan dalam setiap kegiatan perencanaan
dan pengendalian. Data historis yang diproses oleh sistem informasi dapat
11

digunakan untuk meramal pertumbuhan penjualan dan aliran kas atau untuk
dapat mengetahui tren jangka panjang berserta korelasinya

Terdapat tiga tujuan sistem informasi akuntansi menurut Mardi yang dikutip
Paulus (2011) yaitu sebagai berikut :

a. Guna memenuhi setiap kewajiban sesuai dengan otoritas yang diberikan


kepada seseorang (to fulfill obligations relating to stewardship) dalam
pengelolaan perusahaan selalu mengacu pada tanggung jawab seorang
manajer untuk dapat menata secara jelas segala sesuatu yang berhubungan
dengan sumber daya yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Dengan adanya
sistem informasi dapat membantu ketersediaan informasi yang dibutuhkan
oleh pihak ekternal melalui laporan keuangan dan ketersediaan laporan
internal yang dibutuhkan oleh seluruh jajaran dalam bentuk laporan
pertanggungjawaban
b. Setiap informasi yang dihasilkan merupakan suatu bahan yang berharga
dalam pengambilan keputusan seorang manajer (to support decision making
by internal decision makers). Sistem informasi menyediakan sebuah
informasi untuk mendukung setiap pengambilan keputusan oleh pimpinan
sesuai dengan pertanggungjawaban yang telah ditetapkan
c. Untuk kelancaran operasional perusahaan sehari-hari makan dibutuhkan
sistem informasi (to support the day to day operations)

3. Fungsi Sistem Informasi Akuntansi


Fungsi sistem informasi akuntansi ( SIA)

a. Mengumpulkan serta menyimpan sebuah data dari setiap aktivitas transaksi


dalam suatu perusahaan
b. Memproses data yang telah dikumpulkan menjadi sebuah informasi yan
bermanfaat saat pengambilan keputusan
c. Melakukan suatu kontrol yang efektif dan tepat terhadap aset-aset suatu
perusahaan atau organisasi
d. Peningkatan pada efisiensi kerja pada bagian keuangan

4. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sistem Informasi Akuntansi


Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kinerja sistem informasi
akuntansi menurut Satria dan Dewi (2019) adalah sebagai berikut :
12

a. Pendidikan dan pelatihan pemakai : dengan adanya pendidikan dan


pelatihan tersebut, pengguna akan mendapatkan sebuah kemampuan untuk
mengidentifikasi persyaratan sebuah informasi kebenaran serta
keterbatasan sistem informasi. Tujuan diadakanya sebuah program
pendidikan dan pelatihan bagi pemakai yaitu untuk meningkatkan
kemampuan dan pemahaman para pemakai terhadap sistem informasi
akuntansi yang digunakan, sehingga kinerja sistem informasi akuntansi akan
menjadi lebih baik lagi
b. Keterlibatan pengguna dalam pengembangan sebuah sistem : setiap istem
informasi yang dibuat, haruslah memperhatikan faktor penguna (user). Hal
tersebut dilakukan untuk meminimalkan hambatan-hambatan yang akan
terjadi jika ada ketidaksesuaian antara sistem yang dibuat dengan
pengoperasian sistem oleh para pengguna
c. Dukungan dari manajemen puncak : titik sentral dari sebuah sistem
informasi adalah manjemen puncak dalam suatu perusahaan, dimana
manajer tersebut mengunakan sistem informasi untuk dijadikan pengambilan
sebuah keputusan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Dukungan
manajemen yang diberikan oleh top management kepada sistem informasi
suatu organisasi dapat menjadi suatu faktor yang saking penting dalam
menentukan efektivitas penerimaan sistem informasi akuntansi dalam suatu
organisasi dan keberhasilan semua kegiatan yang berhubungan dengan
sistem informasi

5. Komponen Sistem Informasi Akuntansi


Komponen dari sistem informasi akuntansi atara lain adalah sebagi
berikut :

a. Manusia sebagai pelaku yang melaksanakan suatu sistem. Transaksi


sebagai objek dari suatu sistem informasi akuntansi sebagai sebuah
masukan, kemudian diproses sehingga menjadi sebuah informasi. Prosedur
tersebut merupakan langkah yang harus dilalui dalam menjalankan transaksi
atau kegiatan perusahaan
b. Dokumen merupakan suatu bentuk dari formulir yang dipakai untuk sarana
pencatatan ketika melakukan sebuah transaksi
c. Peralatan merupakan sebuah alat atau sarana yang dipakai dalam
melaksanakan suatu pencatatan di sistem informasi yang bersangkutan.
13

6. Penguna Sistem Informasi Akuntansi


Ada beberapa pengguna sistem informasi akuntansi, seperti yang telah
dikutip pada buku sistem informasi akuntansi oleh Susanto (2017) bahwa
pemakai informasi akuntansi dapat dibagi dalam dua kelompok besar, yaitu
sebagai berikut :

a. Pemakai eksternal
Pemakai eksternal merupakan semua pihak yang terkait dengan suatu
perusahaan yang sangat tergantung kepada sebuah informasi akuntansi
yang dihasilkan oleh sistem informasi akuntansi suatu perusahaan. Informasi
yang dibutuhkan tersebut antaralain adalah sebagai berikut :
1) Pemasok yang memerlukan sebuah informasi akuntansi yang dihasilkan
oleh sistem informasi akuntansi perusahaan dalam bentuk pesanan
sebelum dapat mengirimkan barangnya
2) Pelanggan yang memerlukan sebuah informasi dalam bentuk faktur yang
dihasilkan oleh sistem informasi akuntansi perusahaan sebelum
melakuan pembayaran. Pemegang saham yang menerima sebuah
informasi akuntansi untuk mengetahui jumlah dividen yang akan
diterimanya serta mengevaluasi kinerja suatu perusahaan dimasa yang
akan datang. Pemerintah menerima informasi tentang jumlah laba yang
dihasilkan serta pajak yang akan dibayarkan oleh perusahaan dan
serikat pekerja menerima sebuah informasi tentang suatu kondisi
keuangan dalam perusahaan yang berbentuk laporan keuangan yang
memberikan gambaran tentang kondisi perusahaan saat ini dan masa
yang akan datang.
b. Pemakai internal
Pemakai internal seperti manajer di berbagai tingakatan yang befokus pada
bagian manger operasional. Informasi yang disajikan pada pemakai internal
tergantung pada tingkat manajemen.

7. Pengertian Program Dana Bantuan Opersional Penyelengara (BOP)


PAUD
a. Pengertian dana bantuan operasional penyelengara pendidikan anak usia
dini (BOP) PAUD merupakan program Pemerintah untuk membantu
penyediaan pendanaan biaya operasional non personalia bagi satuan
pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal yang
14

menyelenggarakan program pendidikan anak dini untuk mendukung


operasional pendidikan ( Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI
No 4 Tahun 2019 )
b. Tujuan dana bantuan operasional penyelengara (BOP) PAUD
Tujuan umum dari pemberian dana BOP PAUD adalah untuk meringankan
beban masyarakat terhadap pembiayaan dan untuk meneingkatkan layanan
PAUD dalam bentuk taman kanak-kanak (TK), kelompok bermain (KOBER)
yang diselengarakan oleh individu, yayasan maupun kelompok.
Sedangkan menurut Permendikbud ( 2019) tujuan khusus dari program dana
bantuan operasional penyelengara (BOP) PAUD adalah sebagai berikut :
1) Membantu dalam penyediyaan biaya operasional nonpersonalia bagi
anak usia dini yang diberikan pada satuan pendidikan yang
menyelengarakan program pendidikan anak usia dini
2) Meringankan beban biaya pendidikan bagi setiap orang tua dalam upaya
mengikutsertakan anaknya pada layanan pendidikan anak usia dini yang
berkualitas di satuan pendidikan penyelengara program PAUD
c. Komponen pembiayaan
Penggunaan dana BOP PAUD di satuan pendidikan yang menyelengarakan
PAUD yang didasarkan pada RKAS yang telah disusun dengan
memperhatikan komponen kegiatan-kegiatan berikut :
1) Bahan pembelajaran perserta didik yang dibutuhkan harus sesuai
dengan kegiatan, tematik
2) Menyediakan alat permaianan edukatif (APE)
3) Menyediakan alat mengajar bagi perserta didik
4) Pembelian alat-alat deteksi dini tumbuh kembang (DDTK), pembelian
obat-obatan ringan, kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K)
5) Penyediyaan buku administrasi
6) Perawatan sarana dan prasarana
7) Dukungan dalam penyediyaan alat-alat publikasi PAUD
8) Langganan listrik, telepon, internet serta air
d. Larangan dalam pengunaan dana BOP PAUD
Dana BOP PAUD yang diterima oleh satauan pendidikan penyelengara
PAUD tidak boleh digunakan untuk hal-hal berikut :
1) Disimpan untuk dibungakan
2) Dipinjamkan pada pihak-pihak lain
15

3) Membiayai suatu kegiatan yang tidak menjadi sebuah prioritas satuan


pendidikan seperti halnya studi banding
4) Membayar iuran suatu kegiatan yang diselenggarakan oleh derah
kecamatan/ kabupaten/ kota atau pihak lainya, kecuali untuk
menanggung biaya perseta didik yang terlibat dalam kegiatan tersebut
5) Membeli pakaian/ seragam/ sepatu bagi perserta didik maupun pendidik ,
kecuali untuk perserta didik yang kurang mampu
6) Digunakan untuk rehabilitasi bangunan serta membangun sebuah
bangunan baru/ ruangan baru
7) Pembelian barang-barang fisik seperti laptop, LCD proyektor sera
pembelian mebel dan sebagainya
8) Membiayai suatu kegiatan penunjang yang tidak ada kaitannya dengan
operasional penyelengara PAUD seperti halnya iuran organisasi dan
sebagainya
9) Membeli alat serta bahan pembelajaran yang mengandung kekerasan,
pornografi serta kebencian
10) Membiayai keperluan diluar RKAS yang telah diajukan oleh
penyelengara PAUD
e. Prinsip dalam pelaksanaan pengunaan dana bantuan operasional
penyelenggara (BOP) PAUD meliputi :
1) Efisien : harus diusahakan mengunakan dana serta daya yang ada untuk
mencapai sasaran yang telah ditetapkan dalam waktu yang singat dan
dapat dipertanggung jawabkan
2) Efektif : harus sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan serta
dapat bermanfaat besar sesuai dengan sasaran yang telah diberikan
3) Transaparan : menajamin adanya keterbukaan yang memungkinkan
masyarakat untuk mengetahui dan memperoleh informasi mengenai
penggelolaan dana BOP PAUD
4) Adil : semua anak-anak memperoleh hak yang sama dalam
memeperoleh layanan PAUD
5) Akuntabel : pelaksanaan kegiatan dapat dipertanggungjawabkan oleh
pihak-pihak yang tekait
6) Kepatutan : penjabaran program atau kegiatan harus dilaksanakan
secara realistis
16

7) Manfaat : pelaksanaan program atau kegiatan yang sejalan dengan


prioritas nasional yang menjadi urusan suatu daerah dalam rangka
pelaksanaan desentralisasi dan secara rill dapat dirasakan manfaatnya
serta berdaya guna bagi satuan pendidikan yang menyelengarakan
program PAUD

8. Sistem Pengendalian Internal


Committee Of Sponsoring Organizations (COSO) dari Treadway
Commission (Komisi Nasional Amerika untuk penyelewengan laporan keuangan)
menyatakan bahwa dasar dilakukanya sebuah pengendalian intrn adalah karena
sebuah tujuan. Tanpa sebuah tujuan pengendalian intern tidak memiliki arti apa-
apa. Secara luas arti pengendalian intern meliputi suatu pengecekan serta
meliputi struktur organisasi dan semua cara-cara dan alat-alat yang
dikoordinasikan yang digunakan di dalam perusahaan dengan tujuan untuk
mengamankan harta milik perusahaan, memeriksa ketelitian dan kebenaran data
akuntansi, memajukan efisiensi dalam operasi, dan membantu menjaga
dipatuhinya kebijakan manajemen yang telah ditetapkan ( Indrayati, 2015)

Unsur pengendalian internal menurut Krismiaji (2015) mendefinisikan ada lima


unsur dalam pengendalian internal yang saling terkait yaitu sebagai berikut :

a. Lingkungan pengendalian
Tulang punggung dari suatu perusahaan adalah seorang karyawan seperti
halnya individu : integritas, nilai etika, serta kompentensi lingkungan
karyawan tersebut berkerja
b. Aktivitas pengendalian
Perusahaan harus menetapkan prosedur dan kebijakan pengendalian serta
menjalankanya untuk membantu menjamin bahwa manajemen dapat
menetapakan suatu tindakan-tindakan yang diperlukan untuk menghadapi
ancaman-ancaman yang akan mungkin terjadi, sehingga tujuan dari
perusahaan dapat tercapai dengan efektif
c. Pengukuran resiko
Suatu organisasi harus menyadari dan harus waspada terhadap berbagai
resiko yang mungkin akan dihadapinya. Oleh sebab itu, perusahaan harus
menetapakan serangkaian tujuan yang terintegrasi dengan kegiatan
penjualan produksi, keuangan, pemasaran serta kegiatan-kegiatan lainya
sehingga organisasi dapat beroperasi dengan baik.
17

d. Informasi dan komunikasi


Sistem informasi dan komunikasi mengelilingi setiap kegiatan pengawasan.
Sistem tersebut memungkinkan untuk setiap karyawan dalam organisasi
tersebut untuk dapat memperoleh serta menukar sebuah informasi yang
dibutuhkan untuk melaksanakan, menggelola dan mengendalikan setiap
kegiatan-kegiatan dalam organisasi
e. Pemantauan
Pemantauan merupakan proses yang menentukkan kualitas kinerja
pengendalian internal didalam suatu organisasi. Seluruh proses bisnis harus
dilakukan pemantauan serta dilakukan modifikasi seperlunya. Dengan cara
tersebut, sistem akan menanggapi secara dinamis, yaitu berubah jika
kondisinya menghendaki sebuah perubahan

B. Penelitian Relevan
Sebagai bahan pertimbangan dan acuan perbandingan landasan
penelitian yang akan dilakukan oleh penulis, maka dalam penekitian ini
mengunakan acuan penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya. Adapun
beberapa penelitan terdahulu yang relevan mengenai sistem informasi akuntansi
dalam penerimaan dan pengeluaran kas pada dana bantuan adalah sebagai
berikut :

Tabel. 1 Penelitian Relevan


Judul
No Peneliti Tahun Hasil Penelitian
Penelitian
1. Analysis of Nur Ika 2019 Berdasarkan hasil penelitian yang
accounting Mauliyah telah dilakukan dapat disimpulkan
information dan bahwa pelaksanaan rancangan
system Dwinda sistem informasi akuntansi dana
distribution of Agus BOP RA sudah berjalan
BOP RA fund Prastiwi sebagaimana mestinya
18

Judul
No Peneliti Tahun Hasil Penelitian
Penelitian
Dengan membuat perancangan
flowcart dan memperbaiki sistem ak
untansi sehinga sesuai dengan
prinsip-prinsip penyaluran dana
BOP RA agar tersedia informasi
yang akurat dan cukup memadai
untuk pertanggungjawaban
2. Analisis Mishelei 2019 Dari hasil penelitian yang telah
pelaporan Loen dilakukan membuktikan bahwa
keuangan masih minimnya pemahaman
pendidikan tentang laporan keuangan yang baik
usia dini mengenai penyusunan maupun
(PAUD) KB siistem dan prosedur akuntansi
Assa’da yang benar, disertai dengan
Cikupa minimnya dokumen dan catatan
berdasarkan akuntansi yang mendukung dalam
pendekatan penyusunan laporan keuangan
pernyataan
standar
akuntansi
keuangan
(PSAK) 45
3. Sistem Merystika 2013 Dari hasil penelitian yang dilakukan
informasi kabuhung bahwa sistem informasi akuntansi
akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas
penerimaan sudah berjalan dengan
dan sebagaimana mestinya. Telah
pengeluaran memenuhi suatu sistem informasi
kas untuk akuntansi yaitu sumber daya
perencanaan manusia, peralatan, formulir/
dan dokumen, catatan, prosedur dan
pengendalian laporan
keuangan
19

Judul
No Peneliti Tahun Hasil Penelitian
Penelitian
Pada
organisasi
nirlaba
4. Analisis Rini 2019 Berdasarkan hasil penelitian dapat
pengelolaan Sundari disimpulkan bahwa pengelolaan
dana alokasi dan Nur keuangan internal sudah dapat
khusus Handayani dilaksanakan dengan baik karena
bantuan dalam pengelolaan dananya dapat
operasional terbantu dengan adanya bantuan
PAUD dari dana alokasi khusus sehingga
beberapa pengeluaran diambil dari
dana tersebut, akan tetapi perlu
peningkatan lebih lanjut dalam hal
pengelolaan keuangannya
5. Evaluation on Emilda 2020 Dari hasil penelitian membuktikan
the Sulasmi bahwa terdapat kaitan anata
operational kebijakan penyaluran dana BOP,
assistance perencanaan pelaksanaan
management penyaluran dana BOP, prosedur
(BOP) penyaluran dana BOP serta hasil
management pelaksanaan penyaluran dana BOP
funding lembaga PAUD Bengkulu dengan
program at adanya bukti pencapaian tujuan
the city bantuan dana BOP yaitu dilihat dari
PAUD peneingkatan kualitas pendidikan
Instution disegala bidang dengan bukti
prestasi yang baik dari lembaga,
guru serta para murid
6. Evaluasi Cici 2018 Berdasarkan hasil penelitian
sistem Larasati menunjukan bahwa sistem informasi
informasi Herliana akntansi khususnya sistem
akuntansi penerimaan, pendapatan dan
penerimaan pengeluaran kas berjalan dengan
20

Judul
No Penelitian Tahun Hasil Penelitian
Penelitian
Dan Sebagaimana dapat dilihat dari
pengeluaran struktur organisasi yang telah sesuai
dana dengan karakteristik sekolah.
operasional Dokumen yang telah memadai dan
sekolah terancang dengan baik, sistem
(BOS) di pengendalian intern dan laporan
SMA PGRI yang memadai. Akan tetapi belum
putri ada sistem flowchart pada sistem
Kabupaten informasi akuntansinya
Mojokerto
Sumber : Dirangkum dari berbagai sumber 2020

C. Kerangka pemikiran
Sistem informasi akuntansi merupakan salah satu sistem yang terpenting
dalam suatu organisasi yang untuk mengumpulkan, menggolongkan, mengolah,
menganalisa data serta melaporkan sebuah informasi yang relevan berkaitan
dengan transaksi keuangan yang bertujuan untuk membenuhi kebutuhan sebuah
informasi bagi para pengguna atau pemakainya.
Dana bantuan operasional penyelenggara pendidikan anak usia dini
(BOP) PAUD merupakan program yang diberikan oleh Pemerintah untuk
membantu penyediyaan pendanaan biya operasional non personalia bagi satuan
pendidikan anak usia dini dan satuan pendidikan nonformal yang
menyelengarakan program pendidikan anak usia dini untuk mendukung setiap
kegiatan operasional pendidikan, sebagai salah satu bentuk
pertanggungjawaban dalam pelaksanaan dana BOP PAUD, masing-masing
pengelola program di Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/ Kota dan satuan
pendidikan pendidikan penyelengara PAUD wajib melaporkan hasil kegiatanya
kepada pihak-pihak yang terkait. Secara umum hal-hal yang dilaporkan adalah
yang berkaitan dengan penerimaan, penyaluran, pemanfaatan dana,
pertanggungjawaban keuangan serta hasil pengawasan dan pengaduan
masalah, dimana laporan tersebut harus transparan dan akuntabel
Pengendalian intern meliputi pengecekan dan meliputi struktur organisasi
dan semua cara-cara serta alat-alat yang dikoordinasikan yang digunakan
didalam suatu perusahaan yang bertujuan untuk menjaga keamanan harta milik
21

perusahaan, memeriksa ketelitian dan kebenaran data akuntansi, memajukan


efisiensi didalam operasi serta membantu dipatuhinya kebijaksanaan manajemen
yang telah ditetapkan sebelumnya
Program dana bantuan operasional penyelenggara (BOP) PAUD
dibutuhkan suatu analisis sistem informasi akuntansi. Hal ini dikarenakan analisis
sistem informasi akuntansi harus memuat secara terperinci bagaimana proses
dalam penerimaan dan pengeluaran kas pada dana bantuan operasional
penyelenggara (BOP) PAUD sehingga laporan keuangannya dapat diunakan
sebagai alat pengendalian internal
Berdasarkan penjelasan diatas penulis menarik suatu kerangka berpikir
lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar. 1 dibawah ini :

Pengelolaan dana
bantuan
operasional
penyelengara
(BOP) PAUD

Peraturan
Kemendikbud no 4
tahun 2019 tentang
Juknis pengunaan
dana BOP PAUD

Prosedur sistem Sistem pencatatan Sistem


informasi dana penerimaan dana pencatatan
BOP PAUD BOP PAUD pengeluaran
dana BOP PAUD

Pengendalian Internal

Gambar. 1 Kerangka pikir


BAB III
METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
penelitian deskriptif kualitatif. Metode kualitatif merupakan suatu metode
penelitian yang digunakan untuk meliti pada suatu kondisi objek yang alamiah
(naturalistik) dimana peneliti sebagai instrumen kunci pada penelitian tersebut,
teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi, analisi data bersifat
induktif serta hasil penelitian lebih menekankan pada makna daripada
generalisasi (Sulasmi, 2020). Menurut Aan (2013) metode deskriptif merupakan
suatu metode pengolahan data dengan cara menganalisa faktor-faktor yang
berhubungan dengan objek penilitian dengan penyajian data secara lebih
mendalam pada objek penelitannya.
Penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitatif. Dengan
pendekatan kualitatif yang di harapkan mampu menghasilkan sebuah uraian
secara lebih mendalam tentang ucapan, tulisan serta perilaku yang dapat
diamati dari individu, kelompok, masyarakat maupun organisasi. Penggunaan
desain penelitian deskriptif kualitatif dalam penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan sera menganalisis sistem informasi akuntansi penerimaan dan
pengeluaran kas pada dana batuan operasional penyelenggara (BOP) PAUD
sebagai alat pengendalian internal.

B. Objek dan Lokasi Penelitian


Objek penelitian yang diteliti oleh penulis yaitu analisis sistem informasi
akuntansi dalam penerimaan dan pengeluaran kas pada dana bantuan
operasional penyelenggara (BOP) PAUD di Tk Mutiara Bunda, yang terletak di Jl.
Lintas Liwa, Pemangku Suka Utama 2, Pekon Suka Jaya, Kec. Sumber Jaya,
Kab. Lampung Barat.

C. Subjek Penelitian
Subjek penelitian merupakan informan yang akan memberikan sebuah
informasi secara akurat untuk melengkapi data penelitian terkait sistem informasi
akuntansi dalam penerimaan dan pengeluaran kas pada dana BOP PAUD.
Adapun pihak yang terlibat yaitu Kepala Sekolah, Bendahara Sekolah, Komite
Sekolah dan Wali Murid.

22
23

D. Teknik Pengumpulan Data


1. Wawancara
Wawancara ini dilakukan untuk mendapatkan data serta informasi yang
relevan dengan masalah penelitian
2. Observasi
Melakukan pengamatan langsung terkait penerapan sistem informasi
akuntansi yang telah berjalan di Tk Mutiara Bunda agar memperoleh data yang
aktual serta meneliti dan mempelajari pedoman, prosedur, dan kebijakan yang
berlaku
3. Dokumentasi
Penggunaan dokumentasi dalam penelitian ini untuk mengetahui secara
objektif mengenai penggelolaan dana BOP PAUD pada Tk Mutiara Bunda
sebagai alat pengendalian internal.
Dokumentasi tersebut antara lain :
a. Data mengenai profil Tk Mutiara Bunda yang mencakup secarah singat,
visi, misi, jumlah siswa dan jumlah guru di Tk Mutiara Bunda
b. Data pengelolaan dana BOP PAUD, laporan pertanggungjawaban, dana
BOP PAUD dan dokumen lain yang relevan serta berkas laporan yang
telah disusun berbagai pihak tentang objek yang diteliti

E. Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian menurut sugiyono (2013) mengatakan bahwa dalam
penelitian kualitatif, yang menjadi instrumen atau alat penelitian adalah peneliti
itu sendiri dimana peneliti memiliki peranan yang besar memegang kendali dan
menentukan data yang akan diperoleh.

Tabel. 2 Kisi-kisi Instrumen Wawancara


No Variabel Indikator Responden
1. Sistem informasi 1. Relevan Kepala sekolah,
akuntansi dalam 2. Dapat dipercaya komite sekolah,
penerimaan dan 3. Lengkap dan bendahara
pengeluaran kas 4. Tepat waktu sekolah
5. Mudah dipahami
6. Dapat diuji
kebenaranya
24

No Variabel Indikator Responden


2. Dana operasional 7. Prosedur Kepala sekolah,
penyelengaraan (BOP) pengelolaan komite sekolah,
PAUD dana BOP PAUD bendahara
8. Penggunaan sekolah dan wali
dana BOP PAUD murid
9. Sasaran dana
BOP PAUD
3. Pengendalian internal 10. Lingkungan Kepala sekolah,
pengendalian komite sekolah
11. Aktivitas dan bendahara
pengendalian sekolah
12. Pengukuran
resiko
13. Informasi dan
komunikasi
14. Pemantauan

Tabel. 3 Kisi-kisi Instrumen Observasi


No Aspek yang Diamati Indikator
1. Hardware 1. Bagian input
2. Bagian pengolahan atau
prosesor dan memori
3. Bagian output dan bagian
komunikasi
2. Software 4. Aplikasi yang digunakan
3. Brainware 5. Orang yang menjalankan
sistem informasi akuntansi
4. Prosedur 6. Rangkaian aktivitas yang
menghubungkan aktivitas satu
dengan aktivitaslain
5. Database 7. Data-data yang ada
25

Tabel. 4 Kisi-kisi Instrumen Dokumentasi


No Komponen Indikator Sasaran
1. Sejarah singkat 1. Tahun penyelengara Profil sekolah
pembentukan Tk 2. Visi dan misi
Mutiara Bunda 3. Tujuan
4. Struktur organisasi
2. Identitas anak didik 5. Usia Buku induk anak
6. Jenis kelamin didik
3. Identitas pendidik 7. Nama Buku induk pendidik
8. Usia

4. Pembukuan dana 9. Pengeluaran kas Laporan


BOP PAUD 10. Penerimaan kas pertanggungjawaban

F. Teknis Analisis Data


1. Data reduction (reduksi data)
Data yang diperoleh dilapangan jumlahnya cukup banyak, untuk itu maka
diperlukan dicatat secara teliti dan terperinci. Untuk itu perlu segera dilakuakan
analisis data melalui reduksi data. Mereduksi data berarti berarti merangkum,
dan milih hal-hal yang pokok serta memfokuskan pada hal-hal yang penting.
Dengan demikian data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang
lebih jelas, dan mempermudah peneliti untuk mengumpulkan data.
Mengumpulkan data di lapangan secara terus menerus melalui pengamatan
partisipan, wawancara mendalam, serta dokumentasi untuk memungkinkan data
yang terkumpul menjadi banyak dan lengkap. Setelah semua data terkumpul,
kemudian oleh peneliti data-data tersebut dijabarkan secara lebih rinci dan
mendalam.
2. Data display (penyajian data)
Setelah data dilakukan reduksi, maka selanjutnya adalah mendisplaykan
data. Penyajian data dilakuakan dalam bentuk uraian yang singkat, bagan,
hubungan antar katagori, flowchart dan lainnya. Penyajian data juga dapat
dilakukan dengan bentuk teks yang bersifat naratif. Dengan mendisplaykan data,
maka akan memudahkan untuk memahami apa yang terjadi serta
merencanakan kerja selanjutnya berdasarkan apa yang telah dipahami
(Sugiyono, 2015)
26

3. Conclution drawing/ verifvication


Langkah selanjutnya adalah melakukan penarikan kesimpulan dan
verifikasi dari data-data yang telah direduksi dan disajikan secara singkat.
Dalam menganalisis data sistem informasi akuntansi digunakan rumus Dean J.
Champion sebagai berikut :

Presentase =

Untuk keperluan interprestasi hasil perhitungan presentase, Dean J.


Champion mengemukakan sebagai berikut :
a. 0% - 25% berarti penerapan sistem informasi akuntansi tidak baik
b. 26% - 50% berarti penerapan sistem informasi akuntansi kurang baik
c. 51% - 75% berarti penerapan sistem informasi akuntansi cukup baik
d. 76% - 100% berarti penerapan sistem informasi akuntansi sangat baik
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Umum
1. Sejarah sekolah
PAUD Mutiara Bunda Suka Jaya yang saat ini bergerak sebagai
penyelengara program layanan PAUD (KB dan TK) didirikan sejak tahun 2012
dengan SK ijin operasional : 420/639/lL.01/lV/2013 dan tanggal SK ijin
operasional : 17-04-2013 serta sudah berakreditasi B dengan perintisnya yaitu
bapak Wiwin Wardoyo beliau selaku ketua yayasan Tk Mutiara Bunda, dibantu
ibu Hartati Ningsih selaku kepala sekolah yang dibantu oleh ibu Cucum Sumiyati,
ibu Elis Sulastri, ibu Yeni Anggraini, ibu Silvia Julianti, dan ibu Okta selaku
sekretaris, bendahara, dan guru di Tk Mutiara Bunda. Tujuan didirikannya PAUD
Mutiara Bunda Suka Jaya adalah untuk menyediakan wadah bagi masyarakat
untuk mendidik anak-anak usia 0 – 6 tahun demi mengoptimalkan pertumbuhan
dan perkembangan anak dalam menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya.
Taman kanak-kanak Mutiara Bunda Suka Jaya pada waktu itu tepatnya
pada tahun 2012, yayasan masih bergabung dengan bangunan milik Desa
selama kurang lebih satu tahun yang kemudian berpindah kebangunan milik SD
N 1 Suka Jaya kurang lebih selama dua tahun, baru kemudian pada tahun 2015
Tk Mutiara Bunda memiliki bangunan milik sendiri. Sasaran layanan program
PAUD yang diselenggarakan yayasan Mutiara Bunda Suka Jaya bukan hanya
berasal dari masyarakat Suka Jaya saja namun juga mencakup masyarakat si
sekitar Desa Suka Jaya bahkan ada yang berasal diluar dari Kecamatan Sumber
Jaya.

2. Visi dan Misi Tk Mutiara Bunda Suka Jaya


a. Visi
Membangun anak cerdas dan mandiri sejak usia dini
b. Misi
1) Mencerdaskan secara spiritual, intelektual, dan emosional serta
kesehatan dan gizi untuk tumbuh kembang anak secara optimal
2) Mendidik anak didik menjadi manusia yang mulia, berilmu, jujur,
mandiri dan bertanggungjawab
3) Mempersiapkan anak didik sejak dini guna memberikan rangsangan
pendidikan dan mental

27
28

Tabel. 5 Data Siswa/i Tk Mutiara Bunda


Jumlah Siswa/I ( Orang) Jumlah Dana
Tahun
Putra Putri Total BOP PAUD
2016 16 10 26 Rp. 15.600.000
2017 15 17 32 Rp. 19.200.000
2018 14 19 33 Rp.19.800.000
2019 20 22 42 Rp. 25.000.000
Sumber : Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya

3. Lokasi Tempat Sekolah


Lokasi penelitian menujukan tempat dimana penelitian akan
dilaksanakan. Lokasi penelitaian yang dipilih ialah di Tk Mutiara Bunda yang
terletak di kecamatan sumber jaya, tepatnya terletak di Jl. Lintas Liwa,
Pemangku Suka Utama, Pekon Suka Jaya, Kec. Sumber Jaya, Kab. Lampung
Barat.

4. Struktur Organisasi Sekolah


PAUD merupakan sebuah lembaga atau organisasi karena termasuk
lembaga yang memiliki sebuah visi dan misi dalam tujuan yang sama untuk
melakukan pengembangan anak usia dini dalam memberikan layanan PAUD
yang berkualitas. PAUD juga memerlukan sebuah struktur organisasi sehingga
manajemen didalamnya lebih struktual ada yang menjadi seorang pemimpin ada
juga yang menjadi yang terpimpin yang meliputi sekretaris, bendahara, tenaga
pengajar dan juga para perserta didik.
Struktur organisasi menjelaskan bagaimana tugas pekerjaan secara
formal yang dibagi, dikelompokan dan dikoordinasikan. Struktur organisasi
merupakan deskripsi bagaimana suatu organisasi membagi tugas dan
pekerjaanya dalam rangka mencapai sebuah tujuan serta mengatur siapa yang
mengerjakan tugas serta pekerjaanya, selain itu didalam suatu struktur organisas
mengambarkan kedudukan dan jenis wewenang dan juga hubungan secara
internal ataupun eksternal (Juru, 2020)
Pembentukan struktur organisasi dalam sebuah lembaga pendidikan
PAUD menujukan wewenang dan tanggungjawan serta deskripsi pekerjaan yang
harus dilakukan agar program peningkatan mutu pendidikan PAUD tercapai.
Adapun tugas dan fungsi masing-masing kedudukan dalam struktur organisasi
Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya adalah sebagai berikut :
29

a. Tugas pembina PAUD (unsur UPTD/ Dinas pendidikan)


Tugas pembina untuk program PAUD adalah dari unsur UPTD Dinas
Pendidikan Kecamatan dan lembaga penyelenggara PAUD (penasehat)
yang bersangkutan.
1) Kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh petugas Dinas Pendidikan
terbatas pada lingkup pembinaan program PAUD
b. Tugas ketua dan pembina Yayasan sebagai penasehat :
1) Berusaha mengoptimalkan pengembangan pendidikan dari sisi
penyedia sarana dan prasarana pendidikan termasuk fasilitasnya
2) Berusaha mengoptimalkan sumber dana dan sumber belajar dengan
bekerja dama dengan berbagai pihak
3) Berkonsultasi dengan konsultan pendidikan yang berkaitan dengan
peningkatan kulitas pendidikan
4) Memberikan sebuah masukan atau nasehat kepada pengelola terkait
hal-hal yang dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan
5) Mengangkat serta memberhentikan pengelola dan tenaga pengajar
6) Berperan aktif dalam membantu penerapan program pembelajaran
yang telah disusun dalam kurikulum operasional
c. Tugas kepala PAUD
1) Menyusun rencana yang strategis serta menyusun pembelajaran
yang melibatkan seluruh komponen yang berada dibawah lembaga
PAUD
2) Mengkoordinasikan serta melakukan pembinaan kepada seluruh
komponen yang berada dibawah lembaga PAUD
3) Memberikan pengarahan, mengunakan prosedur dan melaporkan
perkembangan anak
4) Melakukan pembinaan terhadap program dan kegiatan yang
diselengarakan
5) Membina kegiatan administrasi kelembagaan
6) Memberikan berbagai alternatif inovasi dan pengembangan
pembelajaran
7) Berkerjasama dengan pihak lain terutama dengan pihak yayasan dan
Pemerintah dalamrangka peningkatan kualitas dan mutu pendidikan
8) Membuat perencanaan anggaran sekolah dan melakukan kegiatan
supervisi kepala sekolah
30

9) Berperan aktif dalam membantu penerapan program pembelajaran


yang telah disusun dalam kurikulum operasional
10) Membuat kegiatan promosi lembaga paud yang dipimpinya
d. Tugas Sekretaris
1) Mengarsipkan dokumen
2) Melakukan pendataan setiap siswa yang tidak hadir atau terlambat
3) Mencatat serta mendokumentasikan anggota guru yang tidak hadir
4) Mengatur waktu pertemuan kepala sekolah dengan dengan staff atau
orang tua siswa
5) Membantu setiap orang tua siswa dan guru yang membutuhkan
informasi tentang kegiatan sekolah
6) Menginformasikan kepada kepala sekolah tentan peralatan ataupun
bangunan yang perlu diperbaiki
7) Menangani setiap tamu yang ingin bertemu dengan kepala sekolah
jika kepala sekolah tidak ada
8) Mengubungi orang tua siswa atas perintah kepala sekolah apabila
terdapat masalah
9) Memberikan informasi kepada kepala sekolah tentang semua
informasi yang berkaitan dengan kegiatan sekolah
10) Mengetik dan menyiapkan surat kepada Dinas Pendidikan mengenai
siswa baru
11) Membuat undangan pengambilan raport atau laporan pencapaian
perkembangan anak
e. Tugas Bendahara
Mengelola kegiatan keuangan sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD)
serta bertanggungjawab kepada kepala sekolah dengan uraian tugas
berikut ini :
1) Melakukan pembukuan, mengkoordinir dan mengumpulkan
sumbangan-sumbangan dari orang tua siswa/ wali siswa
2) Mempersiapak rapat dengan orang tua siswa/ wali siswa dalam
upaya dukungan pengumpulan dana pendidikan
3) Mecairkan biaya operasional paud untuk suatu yang mendesak dan
sangat penting untuk kegiatan sekolah
4) Mertugas menyerahkan gaji bulanan kepada setiap pegawai
31

5) Mengunakan uang secara rutin sesuai dengan anggaran yang telah


ditetapkan peruntukannya
6) Membuat serta menyampaikan laporan pertanggungjawaban
penggunaan dana lembaga PAUD secara rutin ke dinas Pendidikan
tingkat kabupaten/ kota
7) Serta membuat pertanggungjawaban laporan keuangan sekolah
dengan sebaik-baiknya
f. Tugas Tenaga Pendidik PAUD
1) Menyusun serta mempesiapkan pembelajaran
2) melaksanakan program pembelajaran

struktur organisasi sangatlah penting bagi suatu sekolah untuk


mengetahui susunan yang terddapat didalam sekolah tersebut. Setiap dari
sekolah wajib untuk bisa mematuhi struktur organisasi sekolah agar setiap
kegiatan di sekolah dapat berjalan dengan baik. Khususnya menyesuaikan garis
hirarki yang ada. Maka dari uran penjelasan tugas dan fungsi masing-masing
bagian dari struktur organisasi yang ada di Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya dapat
dilihat struktur organisasinya pada gambar 2 dibawah ini :
32

Pelindung

1. UPT Dinas Pendidikan


2. Pratin Pekon Suka
Jaya

Penasehat

PLS Kecamatan Sumber


Jaya

Ketua Yayasan

Wiwin Wardoyo

Kepala PAUD

Hartati Ningsih, [Link].i

Sekertaris Tutor Bendahara

Cucum Sumiati, 1. Cucum Sumiati, [Link] Elis Sulastri


[Link] 2. Elis Sulastri
3. Hera Purnama Sari
4. Yeni Anggraini
5. Okta

Gambar. 2 Struktur Organisasi


Sumber : Tk Mutiara Bunda Suka Jaya
33

B. Hasil Penelitian
Responden dalam penelitian ini terdiri dari empat responden yaitu :
kepala sekolah,bendahara sekolah, komite sekolah dan wali murid. Dari hasil
penelitian ini akan dijelaskan mengenai data deskriptif yang diperoleh dari
jawaban responden.

Pengujian dilakukan dengan melaksanakan evaluasi hasil jawaban


wawancara. Hasil wawancara disajikan dalam bentuk presntase.
Langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagi berikut :
1. Memberikan pertanyaan kepada responden
2. Merekap kembali seluruh pertanyaan wawancara yang telah diberikan
kepada para responden
3. Kemudaian mengelompokan jawaban responden serta menghitung
jumlah jawaban dan banyaknya pertanyaan
4. Dan memasukan jumlah jawaban dan jumlah pertanyaan kedalam rumus
Dean J. Champion.

Dari hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti pada Tk Mutiara


Bunda, Suka Jaya diperoleh hasil jawaban responden sebagai berikut :

Tabel. 6 Hasil Jawaban Responden

Jawaban
Responden
Ya Jumlah Pertanyaan

Kepala Sekolah 19 23

Komite Sekolah 19 23

Bendahara Sekolah 18 23

Wali Murid 3 5

Total Jawaban 59 74

Sumber : Jawaban Responden dari Wawancara


34

Berdasarkan data hasil wawancara tersebut maka dilakukan perhitungan


dengan mengunakan rumus Dean J. Champion yang diperoleh hasil sebagai
berikut :

Presentase :

Berdasarkan hasil presentase yang diperoleh oleh peneliti dari hasil


perhitungan jawaban diatas yaitu diperoleh hasil sebesar 79% untuk kesesuaian
sistem informasi akuntansi di Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya. Maka peneliti
mengambil kesimpulan bahwa sistem informasi akuntansi dalam penerimaan dan
pengeluaran kas pada dana bantuan operasional penyelenggaraan (BOP) PAUD
sebagai alat pengendalian internal telah dinilai sangat baik. Hal tersebut
dibuktikan dengan bukti pendukung seperti nota atau kwitansi setiap terjadinya
transaksi dan setiap pembelanjaan sesuai dengan apa yang telah direncanakan
dalam anggaran serta disesuaikan dengan dana yang tersedia serta
mempublikasikannya kepada wali murid, komite sekolah, yang memiliki peran
sebagai fungsi pengawas dalam pengelolaan dana BOP PAUD. Saat ini Tk
Mutiara Bunda, Suka Jaya juga belum pernah mendapatkan penganduan
masyarakat terkait pengelolaan dana BOP PAUD yang diterima oleh sekolah.

C. Pembahasan
1. Sistem Informasi Akuntansi Dana Bantuan Operasional Penyelengara
(BOP) PAUD Sebagai Alat pengendalian Internal di Tk Mutiara Bunda,
Suka Jaya
Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya untuk menghasilkan suatu informasi yang
akurat dan relevan dibutuhkan suatu sistem pengendalian internal untuk dapat
mencatat kesalahan-kesalahan yang terjadi, adapun pengendalian internal di Tk
Mutiara Bunda, Suka Jaya adalah sebagai berikut :
a. Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya melakukan pembentukan rencana
kegiatan anggaran sekolah serta penugasan kepada bendahara sekolah
terhadap penyusunan lapoaran keuangan sekolah, agar dapat
disesuaikan dengan realisai anggaran yang telah dianggarkan
sebelumnya
b. Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya saat melakukan pencatatan penerimaan
dan pengeluaran kas membutuhkan data yang riil, sebagai salah satu
bukti bahwa kas masuk ataupun kas keluar benar-benar digunakan
35

sebagaimana mestinya. Agar dapat terhindar dari kesalahan dalam hal


pencatatan maka diperlukan bukti seperti nota pembelian atau kwitansi
c. Dalam penyusunan laporan keuangan digunakan software dengan
mengunakan windows 10 dengan aplikasi microsoft excel untuk dapat
mendorong dilaksanakannya aktivitas pengendalian yaitu data diolah
secara lengkap, akurat dan dapat disimpan dengan baik
d. Kepala sekolah melakukan pengawasan untuk mencegah terjadinya
kecurangan serta penyelewengan yang dapat merugikan

Berdasarkan wawancara dengan responden di Tk Mutiara Bunda, Suka


Jaya, kepala sekolah menyatakan bahwa informasi yang digunakan di Tk Mutiara
Bunda telah relevan dan akurat dalam melakukan pengndalian karena sistem
informasinya berguna dalam proses pembuatan keputusan, informasi yang
disajikan juga mencerminkan keadaan sekolah tidak direkayasa, sekolah juga
memiliki bukti fisik untuk mengecek semua kebenaran informasi yang dihasilkan
serta informasi yang dihasilkan di sekolah dapat digunakan dan dapat dipercaya
oleh pihak lain. Contohnya informasi mengenai penggunaan dana BOP PAUD
yang kami laporkan kepada Dinas Pendidikan. Wawancara dengan bendahara
sekolah menyatakan bahwa dengan adanya sistem informasi akuntansi dan bukti
fisik seperti nota atau kwintansi semua arus penerimaan dan pengeluaran kas
dapat dicek keakuratannya serta dapat diandalkan karena laporan yang
dihasilkan oleh sistem dapat dipercayai untuk mengambil suatu keputusan dan
wawancara dengan komite sekolah menyatakan bahwa informasi sudah relevan
untuk pengambilan suatu keputusan agar dapat memprediksi masa yang akan
datang serta memiliki bukti fisik untuk mengecek kebenarannya dan iformasi
yang dihasilkan juga dapat digunakan oleh pihak lain.

2. Sistem Informasi Penerimaan dan Pengeluaran Kas pada Dana Bantuan


Operasional Penyelengara (BOP) PAUD Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya
Sistem informasi penerimaan kas pada dana bantuan operasional
penyelengaraan (BOP) PAUD yang digunakan berdasarkan buku petujuk teknis
dana bantuan operasional penyelengara (BOP) PAUD. Adapun sistem
penerimaan kas pada dana bantuan operasional penyelengara (BOP) PAUD
adalah sebagai berikut :
a. Mengisi, mengirim serta melakukan update data pokok pendidikan secara
lengkap kedalam sistem yang telah disediakan oleh Kemendikbud
36

b. Memastikan bahwa data yang telah diinput dalam dapodik sesuai dengan
kondisi sekolah yang sebenarnya
c. Memverifikasi data perserta didik yang ada dengan jumlah dana yang
diterima
d. Mengumumkan besaran dana BOP PAUD yang diterima dan dikelola oleh
sekolah serta membuat rencana kegiatan anggaran sekolah (RKAS) dana
BOP yang ditandatangani oleh kepala sekolah, bendahara dan komite
sekolah
e. Membuat laporan pengunaan dana bantuan operasional penyelenaraan
(BOP) PAUD
f. Menginformasikan rekapitulasi penerimaan dan penggunaan dana BOP
PAUD kepada orang tua perserta didik
g. Bertanggungjawab atas pengunaan dana BOP PAUD yang diterima
h. Memasukan data pengunaan dana BOP PAUD kedalam sistem online
yang telah disediakan oleh Kemendikbud
i. Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat yang
antara lain berisi informasi tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan
penanganan dan status penyelesaian

Berdasarkan hasil wawancara penyaluran dana BOP PAUD kepada


kepala sekolah Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya menyatakan bahwa penerimaan
dana BOP PAUD dilakukkan dua kali dalam satu tahun akan tetapi penyaluran
dana BOP PAUD sering mengalami keterlambatan, dana BOP PAUD yang
diterima sekolah disesuaikan dengan jumlah siswa yang terdaftaar didalam
dapodik. Wawancara dengan bendahara sekolah menyatakan bahwa
penerimaan dana BOP PAUD paling cepat disalurkan bulan maret untuk tahap
pertama dan paling cepat bulan agustus untuk tahap kedua sama dengan hasil
wawancara dengan kepala sekolah penyaluran dana BOP PAUD juga terkadang
mengalami keterlambatan dalam hal penyaluran dananya, sekolah juga merlu
melakukan update data dapodik secara reguler apabila ada perubahan data
karena dana BOP PAUD yang diterima oleh sekolah disesuaikan dengan data
dapodik. Hasil wawancara dengan komite skolah menyatakan bahwa
penerimaan dana BOP PAUD ke sekolah masih serig terlambat akan tetapi
sekolah akan menerima dana BOP PAUD tersebut dua kali dalam setaun dan
37

jumlah dana yang di terima juga disesuaikan dengan jumlah siswa yang ada
didalam dapodik.

Dana BOP PAUD yang diterima oleh Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya dapat
membiayai komponen sebagai berikut :
a. Alat permainan edukatif (APE) termasuk dalam dan luar ruangan
b. Penyediaan alat mengajar
c. Kegiatan pertemuan dengan orang tua siswa untuk membiayai konsumsi
sera untuk pertemuan gugus
d. Penyediaan buku administrasi seperti : buku induk perserta didik, buku
laporan perkembangan anak, buku inventaris dan yang lainya
e. Perawatan sarana dan prasarana sekolah seperti : perbaikan,
pengecatan ringan, penggantian lampu, dan perbaikan lainya
f. Dukungan untuk penyediaan alat-alat publikasi PAUD seperti : poster,
papan nama, brosur dan lain-lain

Mekanisme dalam pembelian barang di Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya


dilakukan oleh pihak sekolah dengan ketentuan sebagai berikut :
a. Dalam pembelian barang pemabayaran dilakukan secara tunai (cash)
b. Memperhatikan harga, kualitas dan manfaat barang yang akan dibeli
oleh sekolah
c. Untuk pemeliharaan bangunan diharuskan untuk membuat rencana kerja
serta memilih para pekerja dengan standar upah yang berlaku di daerah
tersebut
Setiap barang inventaris yang telah dibeli, sekolah wajib untuk melakukan
pencatatan atas barang tersebut

Tabel. 7 Contoh Format Catatan Inventaris Barang


Kondisi barang
Tanggal
No Nama Barang Jumlah Barang Kurang
Pembukuan Baik
Baik
1.
2.
3.
Sumber : Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya
38

Pembukuan dana bantuan operasional penyelenggara (BOP) PAUD di Tk


Mutiara Bunda, Suka Jaya dilakukan dengan mengunakan komputer.
a. Buku kas umum
Buku kas umum merupkan buku hasil pencatatan bendahara untuk
menginformasikan aliran masuk dan keluarnya kas yang ditandatangani
oleh kepala sekolah dan bendahara sekolah. Adapun format buku kas
umum mengenai penerimaan dan pengeluaran dana bantuan operasional
penyelengara (BOP) PAUD adalah sebagai berikut :

Tabel. 8 Contoh Format Buku Kas Umum


No Tanggal Uraian No. Bukti Debet Kredit
1.
2.
3.
4.
Sumber : Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya
Keterangan :
1) No : diisi nomor transaksi
2) Tanggal : diisi tanggal setiap terjadi transaksi sesuai dengan urutan
kejadian
3) Uraian : diisi penjelasan mengenai transaksi
4) No Bukti : diisi nomor bukti setiap transaksi
5) Debet : mecatat penerimaan dari penyaluran dana
6) Kredit : mencatat setiap pengeluaran
7) Saldo : diisi jumlah saldo atau saldo akumulasi

b. Pencatatan penggunaan dana BOP PAUD


Mencatat setiap transaksi penggunaan atau pengeluaran dana BOP
PAUD dan ditandatangani oleh kepala sekolah serta bendahara sekolah,
setiap transaksi harus didukung dengan dengan bukti kwitansi atau nota
yang jelas dan rinci sebagai bukti pengeluaran. Adapun format pencatatn
pengunaan dana BOP PAUD adalah sebagai berikut :

Tabel. 9 Contoh Format Penggunaan dana BOP PAUD/ Buku Pembantu


Kas
39

Jenis
No Tanggal/ Bulan Jumlah No. Bukti
Pengeluaran
1.
2.
3.
4.
Sumber : Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya

Hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti kepada kepala sekolah


menyatakan bahwa 40% dari dana BOP PAUD yang diterima oleh sekolah
digunakan untuk membeli alat permainan edukatif seperti puzzel, loto warna, alat
permaianan tradisional seperti angklung dan gamelan, sekolah melakukan
pembukuan yang dilakukan setiap bulan dan setiap pembukuan wajib untuk
disertakan bukti untuk setiap pelaporan dana BOP PAUD. Hasil wawancara
dengan bendahara sekolah menyatakan bahwa pembelanjaan dana BOP PAUD
sebagian dibelikan alat permainan edukatif untuk membantu perkembangan
potensi siswa dana dana BOP PAUD yang lainnya digunakan untuk perawatan
sarana dan prasarana sekolah dan untuk membeli kebutuhan sekolah yang lain,
pencatatan yang dilakukan sekolah setiap bulan dan dicatat sesuai dengan
format yang telah ditentukan sebelumnya serta perlu dilengkapi dengan bukti
fisik. Hasil wawancara dengan komite sekolah menyatakan dana BOP PAUD
digunakan untuk membeli peralatan sebagai seumber belajar bagi siswa yang
tujuannya agar dapat meningkatkan aspek-aspek perkembangan pada anak,
sekolah melakukan pembukuan setiap bulannya dan diwajibkan ada bukti- bukti
atas setiap penggunaan dana BOP PAUD.
Salah satu bentuk pertanggungjawaban penyelenggara PAUD yang
menerima dana BOP PAUD adalah wajib melaporkan setiap hasil kegiatannya
kepada pihak terkait. Hal-hal yang dilaporkan secara umum terdiri dari
penerimaan bantuan, penggunaan bantuan, hasil pengawasan dan pengaduan
masalah.
a. Membuat RKAS yang ditandatangani oleh kepala sekolah dan
diperlihatkan kepada pengawas, pembuatan RKAS juga diwajibkan
untuk dilengkapi dengan rencana penggunaan dana bantuan
operasional penyelengara (BOP) PAUD yang dibuat secara terperinci.
Pembuatan RKAS juga dapat dilakukan satu tahun sekali pada awal
40

tahun pembelajaran akan tetapi dapat juga direvisi pada semester


kedua
b. Satuan PAUD diwajibkan untuk melakukan pencatatan perolehan
dana dan pengunaan dana BOP PAUD. Setiap transaksi dicatat
secara berurutan sesuai dengan tanggal terjadinya penerimaan dan
pengeluaran kas serta perlu didukung dengan bukti yang sah.
Bendahara membuat rekapitulasi pencatatan dan penerimaan dan
pengeluaran kas serta meminta persetujuan dari kepala sekolah.
c. Sekolah melaporkan pengunaan dana BOP PAUD yang diterimanya
serta disusun dan dilengkapi dengan bukti pengeluaran seperti
kwintansi atau nota
d. Laporan pengunaan dana BOP PAUD juga harus disertakan dengan
bukti surat pertanggungjawaban yang menyatakan bahwa dana BOP
PAUD yang diterima telah digunakan sesuai dengan RKAS yang telh
dibuat sebelumnya
e. Laporan pengunaan dana BOP PAUD juga wajib disampaikan kepada
Dinas Pendidikan Kabupaten atau Kota

Hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti terhadap responden yang


terkait mengenai pelaporan dana bantuan operasional penyelenggara (BOP)
PAUD yang diterima, kepala sekolah menyatakan bahwa Tk Mutiara Bunda,
Suka Jaya telah mampu membuat laporan sesuai dengan petunjuk teknis dana
BOP PAUD. Wawancara dengan bendahara sekolah menyatakan bahwa sekolah
telah mampu membuat laporan sesuai dengan format yang telah ditentukan oleh
Menteri Pendidikan dan Kemudayaan. Hasil wawancara dengan komite sekolah
memiliki kesamaan jawaban dengan kepala sekolah dan bendahara sekolah
dimana sekolah telah mampu membuat laporan sesuai dengan juknis BOP
PAUD yang telah ditentukan.

Data wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti terhadap kepala


sekolah, bendahara sekolah, komite sekolah dan wali murid mengenai aspek
publikasi dana BOP PAUD yang dilakukan oleh Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya
menyatakan bahwa publikasi dilakukan berupa penjelasan secara lisan yang
dilakukan saat rapat sekolah.
41

Hasil wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti mengenai aspek


publikasi penggunaan dana BOP PAUD dengan kepala sekolah menyatakan
bahwa sekolah melakukan publikasi pengunaan dana BOP PAUD saat rapat
pleno yang dihadiri oleh wali murid dan juga komite sekolah. Hasil wawancara
dengan bendahara sekolah menyatakan bahwa sekolah melakukan publikasi
pengunaan dana BOP PAUD yang disampaikan secara lisan oleh kepala sekolah
yang disampaikan kepada komite sekolah dan wali murid mengenai perencanaan
dan pengunaan dana BOP PAUD pada setiap rapat pleno akhir tahun.
Sedangkan hasil wawancara dengan komite sekolah menyatakan bahwa sekolah
melakukan publikasi pengunaan dana BOP PAUD pada saat rapat dengan wali
murid. Dan hasil wawancara dengan wali murid menyatakan bahwa pihak
sekolah mempublikasikan pengunaan dana BOP PAUD terkait penerimaan dan
perencanaan pengunaan dana BOP PAUD yang disampaikan secara lisan.

3. Sistem Informasi Akuntansi pada Penerimaan dan Pengeluaran Kas


sebagai Alat Pengendalian Internal
Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya telah melaksanakan sistem informasi
akuntansinya dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil wawancara terkait
penerimaan dan pengeluaran kas dana bantuan operasional penyelengara
(BOP) PAUD yang menyatakan bahwa Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya telah
melaksanakan pencatatan berdasarkan petunjuk teknis dana BOP PAUD.
Hasil penelitian wawancara dalam aspek penerimaan kas. Wawancara
yang dilakukan dengan kepala sekolah menyatakan bahwa proses penerimaan
kas pada dana BOP PAUD mulai dari verifikasi data jumlah siswa yang
menerima dana BOP PAUD, menyusun rencana kegiatan anggaran sekolah
(RKAS), menandatangani nota perjanjian hibah daerah (NPHD), mengunakan
dana BOP PAUD sesuai dengan RKAS dan melaporkan pengunaan dana BOP
PAUD untuk tahap satu dan tahap dua. Hasil wawancara dengan bendahara
sekolah menyatakan bahwa proses penerimaan kas mulai dari kami mengisi,
mengirim dan mengupdate data secara lengkap serta melakukan pembukuan
secara lengkap. Hasil wawancara denga komite sekolah menyatakan bahwa
sekolah harus lebih transparan dalam penyampaian dana BOP PAUD.
Rangkuman hasil wawancara diatas dapat dikatakan bahwa sistem
informasi akuntansi pada penerimaan dan kas di Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya
sudah beerjalan metode pengendalian internal di sekolah tersebut. Dilihat dari
42

bendahara sekolah sudah menjalankan tugasnya dalam mengelola penerimaan


kas. Pengendalian internal ini bertujuan untuk menjaga aset sekolah dan untuk
menjamin ketelitian akuntansi di Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya.
Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya telah melaksanakan sistem informasi
akuntansinya dengan baik, hal tersebut dapat dilihat dari hasil wawancara
mengenai pengeluaran kas dana BOP PAUD di Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya.
Hasil wawacara dengan kepala sekolah menyatakan bahwa pembelanjaan
baranng disesuaikan dengan kebutuhan sekolah dengan harga minimal dan
disesuaikan dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya dalam RKAS.
Hasil wawancara dengan bendahra sekolah menyatakan bahwa sekolah
melakukan pengeluaran kas dana BOP PAUD sesuai dengan apa yang telah
direncanakan dlam RKAS serta disesuaikan dengan dana yang tersedia dan
dengan harga yang minimal. Sedangkan wawancara dengan komite sekolah
menyatakan bahwa pembelian barang disesuaikan dengan kebutuhan yang
paling penting.
Hasil wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti terhadap kepala
sekolah, bendahara sekolah dan komite sekolah memiliki kesamaan jawaban
mengenai proses pengeluaran kas yaitu dengan memilih barang yang paling
dibutuhkan dan memiliki harga yang minimal. Dengan ini Tk Mutiara Bunda, Suka
Jaya telah menjalankan sistem informasi akuntansinya dengan cukup baik. Hal
ini terlihat ddari bahwa Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya dari semua prosedur yang
berkaitan dengan pengeluaran kas sudah diikutinya dengan baik, setiap terjadi
transaksi selalu menyimpan bukti transaksi dan langsung melalukan pencatatan
setiap terjadinya transaksi akan tetapi di Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya masih
terdapat perangkapan tugas yaitu bagian pembelian kebutuhan yang dirangkap
oleh bendahra sekolah yang sekaligus menjadi tenaga akuntansi di sekolah
tersebut.
BAB V
PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan analisis data dan pembahsan yang telah diuraikan di ban IV
mengenai sistem informasi akuntansi dalam penerimaan dan pengeluaran kas
pada dana bantuan operasional penyelenggara (BOP) PAUD sebagai alat
pengendalian internal, maka peneliti mengambil kesimpulan bahwa sistem
informasi akuntansi dalam penerimaan dan pengeluaran kas pada dana BOP
PAUD sebagai alat pengendalian internal di Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya dinilai
sangat baik. Hal ini disertai dengan penjelasan sebagai berikut :

1. Hasil pengolahan data dari pertanyaan-pertanyaan yang telah peneliti


sajikan, pilihan yang disediakan adalah “YA” dan “TIDAK”. Berdasarkan
jawaban yang diperoleh dari responden di Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya,
kemudian dilakukan analisis dengan mengunakan rumus Champion,
Dean J sehingga diperoleh hasil presentase yaitu sebesar 79%, maka
peneliti menarik kesimpulan bahwa sistem informasi akuntansi dalam
penerimaan dan pengeluaran kas pada dana BOP PAUD sebagai alat
pengendalian internal di Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya dinilai sangat baik,
hal ini sesuai dengan kriteria berdasarkan interpretasi hasil penghitungan
presentase, Champion, Dean J. yaitu presentase 76 - 100% berarti
penerapan sistem informasi akuntansi sangat baik.
2. Penerapan sistem informasi akuntansi di Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya
sudah sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan dokumen-dokumen yang
digunakan dalam sistem informasi akuntansi penerimaan dan
pengeluaran kas dana BOP PAUD yang dipertanggungjawabkan oleh
bagain bendahara sekolah. Dari laporan buku kas yang secara rill dicatat
setiap terjadi transaki. Dokumen-dokumen tersebut antara lain: kwintansi
dan slip pengambilan dana
3. Analisis sistem informasi akuntansi dalam penerimaan dan pengeluaran
kas pada dana BOP PAUD di Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya telah sesuai
dengan panduan dana BOP PAUD, sehinga sekolah dapat menyajikan
informasi yang akurat serta memadai sebagai alat pengendalian internal
didalam laporannya

43
44

B. Saran
Dalam penelitian ini tentu masih banyak kekurangan dan kelemahan.
Untuk itu dibutuhkan perbaikan-perbaikan yang dapat membangun. Adapun
saran yang diberikan peneliti antara lain sebagai berikut :

1. Bagi Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya


a. Sebaiknya memperhatikan pemisahan tugas antara bagian pembelian
kebutuhan yang dirangkap oleh bendahara sekolah yang sekaligus
menjadi tenaga akuntansi di sekolah tersebut sesuai dengan
pengendalian internal yang baik. Kesalahan dan kelalaian dapat terjadi
jika masih ada perangkapan tugas serta untuk pengendalian
kecurangan yang mungkin terjadi
b. Dalam hal publikasi dana BOP PAUD sebaiknya pihak sekolah juga
membagi lembar kertas kepada wali murid terkait penerimaan,
perencanaan dan penggunaan dana BOP PAUD serta dipasang
dipapan pengumuman sekolah, tidak hanya disampaikansecara lisan
saat rapat, agar masyarakat lebih percaya terhadap sekolah
2. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan membuat analisis dalam jangkauan
yang lebih luas mengenai sistem informasi akuntansi dalam penerimaan
dan pengeluaran kas pada dana BOP PAUD, dalam satu kota/ kabupaten
dan menambah variabel yang lain
DAFTAR PUSTAKA

Aan Prabowo, Heriyanto. 2013. Analisis Pemanfaatan Elektronik (E-book) Oleh


Pemustaka di Perpustakaan SMA Negeri 1 Semarang. Jurnal Ilmu
Perpustakaan. Vol 2(2): 1-9

Asmara, Rini. 2016. Sistem Informasi Penggelolaan Data Penanggulangan


Bencana Pada Kantor Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD)
Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal J-Click. Vol 3(2): 80-91.

Diana, Anastasia dan Lilis Setiawati. 2011. Sistem Informasi Akuntansi, Edisi 1.
Yogyakarta: Andi Yogyakarta.

Failian, Andreas dan Pepie Diptyana. 2012. Analisis Manfaat Informasi Akuntansi
Pada UKM di Wilayah Tanggulangin. The Indonesian Accounting Review.
Vol 2(1): 1-20. STIE Perbanas Surabaya.

Gaol, L Jimmy. 2013. Sistem Informasi Manajemen Pemahaman dan Aplikasi.


Jakarta: PT Grasindo.

Herlina, Cici Larasati. 2018. Evaluasi Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan


Dan Pengeluaran Dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS) Di SMA
PGRI Kabupaten Mojekarto. Jurnal Universitas Islam Majapahit.

Hutagaol, Renaldo Martin Novianto. 2012. Penerapan Akuntansi pada Usaha


Kecil Menegah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi. Vol 1(2).

Indrayati. 2016. Sistem Informasi Akuntansi (Konsep dan Desain SIA. Malang:
Aditya Media Publishing.

Julantika, Tutus Djoko Supatmoko dan Taufik Kurrohman. 2017. Akuntabilitas


Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (Studi Kasus SDN
Pringgowirawan 02 Jember). dalam e-Journal Ekonomi Bisnis dan
Akuntansi. Vol 5(1): 30-34. Universitas Jember.

Juru, Nyoman Ary. 2020. Analisis Struktur Organisasi Terhadap Kinerja


Sekretariatn Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Buleleng.
Jurnal Ilmiah MEA. Vol 4(2)
Kabuhung, Merystika. 2013. Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan
Pengeluaran Kas untuk Perencanaan dan Pengendalian Keuangan pada
Organisasi Nirlaba Keagamaan. Jurnal EMBA. Vol 2(1): 339-348.
Universitas Sam Ratulangi Manado.

Kaloh, Trisilia, dkk. 2018. Analisis Laporan Arus Kas Untuk Menilai Kinerja
Keuangan Peusahaan Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Brusa
Efek Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi Going Concern. Vol 13(4): 741-
751. Universitas Sam Ratulangi.

Kesuma, Yolanda Fatrecia. 2014. Analisis Laporan Keuangan Sebagai Dasar


dalam Penilaian Kinerja Keuangan PT. Budi Satria Wahana Motor.
Jurnal Akuntansi dan Keuangan. Vol 5(1): 93-121. Universitas Bandar
Lampung.

Krismiaji. 2015. Sistem Informasi Akuntansi, edisi keempat. Jogjakarta: Unit


Penerbit dan Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu YKPN

Loen, Mishelei. 2019. Analisis Pelaporan Keuangan Pendidikan Anak Usia Dini
(PAUD) Kb Assa’dah Cikupa dengan Pendekatan Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan. Jurnal Akuntansi dan Bisnis Krisnadwipayana. Vol

Mahayusa, Putu Wahyu, dkk. 2017. Evaluasi Sistem Informasi Akuntansi Atas
Prosedur Penerimaan dan Pengeluaran Kas Dana Program Bantuan
Operasional Sekolah Sebagai Penyedia Informasi Pengendalian Internal
pada Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Busungbiu Kabupaten Buleleng.
Jurnal Akuntansi Program S1. Vol 8(2). Universitas Pendidikan Ganesa.

Makassar Indeks. 2019. 3 Staf Disdik Bone Jadi Tersangka Korupsi Dana BOP
PAUD di Sulsel. [Link]
bone- jadi-tersangka-korupsi-dana-bop-paud-di-sulsel, diakses pada 11
Desember 2020 Pukul 10.27.

Mauliyah, Nur Ika dan Dwinda Agus Prastiwi. 2019. Analysis Of Accounting
Information System Distribution Of BOP RA fund. Jurnal Ilmu-ilmu
Ekonomi. Vol 12(1). Institut Negeri Islam Jember.

Nugroho, Widjajanto. 2011. Sistem Informasi Akuntansi. Jakarta: Erlangga


Otinur, Faujan, dkk. 2017. Analisis Sistem Informasi Akuntansi dan Sistem
Pengendalian Internal Persediaan Barang pada Toko Campladean
Manado. Jurnal Riset Akuntansi Going Concern. Vol 12(1): 169-179.
Universitas Sam Ratulangi.

Paulus. 2016. Fungsi Sistem Informasi Akuntansi Atas Pengendalian Internal


Pendapatan ( Studi Kasus pada Rumah Sakit Siloam Manado). Jurnal
EMBA. Vol 4(4): 922-931. Universitas Sam Ratulangi.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 4 Tahun 2019. Petunjuk


Teknis Dana Alokasi Kusus Nonfisik Bantuan Operasional
Penyelengaraan Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta.

Romney, marshal B dan Paul John Steinbart. 2015. Sistem Informasi Akuntansi,
Edisi etiga belas. Diterjemahkan oleh Kikin Sakinah, Nur Safira dan
Novita Puspasari. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Satria, Putu Agus dan Putu Purnama Dewi. 2019. Faktor-faktor yang
Mempengaruhi Kinerja Sistem Informasi Akuntansi: Studi Kasus pada
Koperasi Simpan Pinjam di Kabupaten Gianyar. Jurnal Ilmiah Akuntansi
dan Bisnis. Vol 4(1). Undiknas Denpasar.

Suanto, Azhar. 2017. Sistem Informasi Akuntansi. Bandung: Lingga Jaya.

Suci, Resmi Tresna dan Adi Rachmanto. 2013. Sistem Informasi Akuntansi
Penjualan Perusahaan Dagang. Jurnal Riset Akuntansi. Vol 5(1).
Universitas Komputer Indonesia.

Sugiyono. 2013. Statiska untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kombinasi (mix Metods). Bandung: Alfabeta.

Sulasmi, Emilda. 2020. Evaluation Of The Operational Assistance Management


(BOP) Management Funding Program At The Bengkulu City PAUD
Institution. Indonesian Journal of Education and Mathematical Science.
Vol 1(1): 26-35. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Sundari, Rini dan Nur Handayani. 2019. Analisis Pengelolaan dana alokasi
khusus bantuan operasional PAUD. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi. Vol
8(1). Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia.
Sutarman. 2012. Pengantar Teknologi Informasi. Jakarta : Bumi Askara

Winarsih, Heru dan Karsiati. 2019. Pengelolaan Bantuan Operasional Pendidikan


(BOP) Pada Kelompok Bermain Ceria. Jurnal Ilmiah UNTAG Semarang.
Vol 8(1): 1-19. Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

Wongso, Fery. 2016. Perancangan Sistem Pencatatan Pajak Reklame pada


Dinas Pendapatan Kota Pekanbaru dengan Metode Visual Basic. Jurnal
Ilmiah Ekonomi dan Bisnis. Vol 14(2): 160-180. STMIK Dharmapala Riau.
LAMPIRAN
PEDOMAN WAWANCARA

KEPALA SEKOLAH

Narasumber :

Hari/ tanggal :

Pertanyaan Ya Tidak Keterangan


Relevan
Apakah informasi yang
digunakan oleh Tk
Mutiara Bunda sudah
relevan dalam
melakukan pengendalian
?

Dapat dipercaya
Sudahkan sistem
informasi di Tk Mutiara
Bunda Suka Jaya
menghasilakan informasi
yang akurat dan dapat
diandalkan ?

Apakah setiap transaksi


pengeluaran kas yang
terjadi selalu disertai
dengan bukti atau
dokumen pendukung ?

Apakah sekolah pernah


menerima pengaduan
masyarakat terkait
penggelolaan dana BOP
PAUD ?
Lengkap
Apakah sistem
pelaporan dana bantuan
operasional
penyelengara (BOP)
PAUD sudah sesuai
dengan Juknis BOP
PAUD ?

Apakah sekolah
melakukan pembukuan
terhadap dana BOP
PAUD ?

Tepat Waktu
Apakah penyaluran dana
bantuan operasional
penyelengara (BOP)
PAUD kepada pihak
sekolah sudah tepat
waktu ?

Mudah dipahami
Apakah informasi dalam
sistem mudah untuk
dipahami ?

Dapat diuji
kebenaranya
Apakah informasi yang
dihasilkan oleh sistem
dapat diverifikasi
kebenaranya ?

Prosedur pengelolaan
dana BOP PAUD
Apakah besarnya dana
BOP PAUD yang
diterima sekolah
disesuaikan dengan
jumlah siswa yang ada ?
Apakah sekolah
melakukan update
dapodik secara reguler
ketika ada perubahan
data?

Penggunaan dana BOP


PAUD
Apakah dana BOP
PAUD yang diterima
digunakan untuk
membeli fasilitas
permainan edukatif
sebagai upaya
mengembangkan
potensi siswa ?

Apakah sekolah
mengagarkan dana BOP
PAUD yang diterima
untuk membiayai
peralatan sekolah ?

Apakah sekolah
mengunakan dana BOP
PAUD yang diterima
untuk membantu
membeli seragam,
sepatu dan alat tulis bagi
siswa ?

Sasaran dana BOP


PAUD
Apakah sekolah
melakukan publikasi
pengunaan dana BOP
PAUD yang diterima ?
Apakah siswa masih
dipungut biaya
operasional pendidikan ?

Lingkungan
pengendalian
Apakah laporan
mengenai adanya suatu
penyimpangan yang
dilakukan oleh karyawan
selalu ditinjaklanjuti oleh
atas yang berwenang ?

Aktivitas pengendalian
Apakah ada job
description yang jelas
mengani wewenang dan
tanggung jawab setiap
posisi di Tk Mutiara
Bunda Suka Jaya ?

Pengukuran Resiko
Adakah kendala yang
dihadapi dalam
pengunaan dana BOP
PAUD ?

Informasi dan
Komunikasi
Apakah/ ibu menerima
informasi terkait
pelaksanaan dana BOP
PAUD dari Dinas
Pendidikan ?

Apakah sekolah
melaporkan pengelolaan
dana BOP PAUD
kepada komite sekolah ?

Pemantauan
Apakah kepala sekolah
turut mengawasi dalam
pelaksanaan pengunaan
alokasi dana BOP PAUD
yang diterima sehinga
tujuan BOP PAUD dalam
RKAS tercapai ?

Apakah komite sekolah


juga melakukan
pengawasan terhadap
pelaksanaan dana BOP
PAUD di Tk Mutiara
Bunda Suka Jaya ?
PEDOMAN WAWANCARA

BENDAHARA SEKOLAH

Narasumber :

Hari/ tanggal :

Pertanyaan Ya Tidak Keterangan


Relevan
Apakah informasi yang
digunakan oleh Tk
Mutiara Bunda sudah
relevan dalam
melakukan pengendalian
?

Dapat dipercaya
Sudahkan sistem
informasi di Tk Mutiara
Bunda Suka Jaya
menghasilakan informasi
yang akurat dan dapat
diandalkan ?

Apakah setiap transaksi


pengeluaran kas yang
terjadi selalu disertai
dengan bukti atau
dokumen pendukung ?

Apakah sekolah pernah


menerima pengaduan
masyarakat terkait
penggelolaan dana BOP
PAUD ?
Lengkap
Apakah sistem
pelaporan dana bantuan
operasional
penyelengara (BOP)
PAUD sudah sesuai
dengan Juknis BOP
PAUD ?

Apakah sekolah
melakukan pembukuan
terhadap dana BOP
PAUD ?

Tepat Waktu
Apakah penyaluran dana
bantuan operasional
penyelengara (BOP)
PAUD kepada pihak
sekolah sudah tepat
waktu ?

Mudah dipahami
Apakah informasi dalam
sistem mudah untuk
dipahami ?

Dapat diuji
kebenaranya
Apakah informasi yang
dihasilkan oleh sistem
dapat diverifikasi
kebenaranya ?

Prosedur pengelolaan
dana BOP PAUD
Apakah besarnya dana
BOP PAUD yang
diterima sekolah
disesuaikan dengan
jumlah siswa yang ada ?

Apakah sekolah
melakukan update
dapodik secara reguler
ketika ada perubahan
data?

Penggunaan dana BOP


PAUD
Apakah dana BOP
PAUD yang diterima
digunakan untuk
membeli fasilitas
permainan edukatif
sebagai upaya
mengembangkan
potensi siswa ?

Apakah sekolah
mengagarkan dana BOP
PAUD yang diterima
untuk membiayai
peralatan sekolah ?

Apakah sekolah
mengunakan dana BOP
PAUD yang diterima
untuk membantu
membeli seragam,
sepatu dan alat tulis bagi
siswa ?

Sasaran dana BOP


PAUD
Apakah sekolah
melakukan publikasi
pengunaan dana BOP
PAUD yang diterima ?

Apakah siswa masih


dipungut biaya
operasional pendidikan ?

Lingkungan
pengendalian
Apakah laporan
mengenai adanya suatu
penyimpangan yang
dilakukan oleh karyawan
selalu ditinjaklanjuti oleh
atas yang berwenang ?

Aktivitas pengendalian
Apakah ada job
description yang jelas
mengani wewenang dan
tanggung jawab setiap
posisi di Tk Mutiara
Bunda Suka Jaya ?

Pengukuran Resiko
Adakah kendala yang
dihadapi dalam
pengunaan dana BOP
PAUD ?

Informasi dan
Komunikasi
Apakah/ ibu menerima
informasi terkait
pelaksanaan dana BOP
PAUD dari Dinas
Pendidikan ?

Apakah sekolah
melaporkan pengelolaan
dana BOP PAUD
kepada komite sekolah ?

Pemantauan
Apakah kepala sekolah
turut mengawasi dalam
pelaksanaan pengunaan
alokasi dana BOP PAUD
yang diterima sehinga
tujuan BOP PAUD dalam
RKAS tercapai ?

Apakah komite sekolah


juga melakukan
pengawasan terhadap
pelaksanaan dana BOP
PAUD di Tk Mutiara
Bunda Suka Jaya ?
PEDOMAN WAWANCARA

KOMITE SEKOLAH

Narasumber :

Hari/ tanggal :

Pertanyaan Ya Tidak Keterangan


Relevan
Apakah informasi yang
digunakan oleh Tk
Mutiara Bunda sudah
relevan dalam
melakukan pengendalian
?

Dapat dipercaya
Sudahkan sistem
informasi di Tk Mutiara
Bunda Suka Jaya
menghasilakan informasi
yang akurat dan dapat
diandalkan ?

Apakah setiap transaksi


pengeluaran kas yang
terjadi selalu disertai
dengan bukti atau
dokumen pendukung ?

Apakah sekolah pernah


menerima pengaduan
masyarakat terkait
penggelolaan dana BOP
PAUD ?

Lengkap
Apakah sistem
pelaporan dana bantuan
operasional
penyelengara (BOP)
PAUD sudah sesuai
dengan Juknis BOP
PAUD ?

Apakah sekolah
melakukan pembukuan
terhadap dana BOP
PAUD ?

Tepat Waktu
Apakah penyaluran dana
bantuan operasional
penyelengara (BOP)
PAUD kepada pihak
sekolah sudah tepat
waktu ?

Mudah dipahami
Apakah informasi dalam
sistem mudah untuk
dipahami ?

Dapat diuji
kebenaranya
Apakah informasi yang
dihasilkan oleh sistem
dapat diverifikasi
kebenaranya ?

Prosedur pengelolaan
dana BOP PAUD
Apakah besarnya dana
BOP PAUD yang
diterima sekolah
disesuaikan dengan
jumlah siswa yang ada ?

Apakah sekolah
melakukan update
dapodik secara reguler
ketika ada perubahan
data?

Penggunaan dana BOP


PAUD
Apakah dana BOP
PAUD yang diterima
digunakan untuk
membeli fasilitas
permainan edukatif
sebagai upaya
mengembangkan
potensi siswa ?

Apakah komite sekolah


selalu mengetahui setiap
pengeluaran dalam
pelaksanaan dana BOP
PAUD di sekolah ?

Apakah sekolah
mengunakan dana BOP
PAUD yang diterima
untuk membantu
membeli seragam,
sepatu dan alat tulis bagi
siswa ?

Sasaran dana BOP


PAUD
Apakah sekolah
melakukan publikasi
pengunaan dana BOP
PAUD yang diterima ?

Apakah siswa masih


dipungut biaya
operasional pendidikan ?

Lingkungan
pengendalian
Apakah laporan
mengenai adanya suatu
penyimpangan yang
dilakukan oleh karyawan
selalu ditinjaklanjuti oleh
atas yang berwenang ?

Aktivitas pengendalian
Apakah ada job
description yang jelas
mengani wewenang dan
tanggung jawab setiap
posisi di Tk Mutiara
Bunda Suka Jaya ?

Pengukuran Resiko
Adakah kendala yang
dihadapi dalam
pengunaan dana BOP
PAUD ?

Informasi dan
Komunikasi
Apakah/ ibu menerima
informasi terkait
pelaksanaan dana BOP
PAUD dari Dinas
Pendidikan ?

Apakah sekolah
melaporkan pengelolaan
dana BOP PAUD
kepada komite sekolah ?

Pemantauan
Apakah kepala sekolah
turut mengawasi dalam
pelaksanaan pengunaan
alokasi dana BOP PAUD
yang diterima sehinga
tujuan BOP PAUD dalam
RKAS tercapai ?

Apakah komite sekolah


juga melakukan
pengawasan terhadap
pelaksanaan dana BOP
PAUD di Tk Mutiara
Bunda Suka Jaya ?
PEDOMAN WAWANCARA

WALI MURID SEKOLAH

Narasumber :

Hari/ tanggal :

Pertanyaan Ya Tidak Keterangan


Prosedur pengelolaan
dana BOP PAUD
Apakah dana BOP
PAUD dapat
meningkatkan
kepercayaan masyarakat
kepada sekolah karena
mimiliki sarana
pendukung proses
pembelajaran yang
memadai ?

Penggunaan dana BOP


PAUD
Apakah dana BOP
PAUD yang diterima
digunakan untuk
membeli fasilitas
permainan edukatif
sebagai upaya
mengembangkan
potensi siswa ?

Apakah sekolah
mengagarkan dana BOP
PAUD yang diterima
untuk membiayai
peralatan sekolah ?
Apakah sekolah
mengunakan dana BOP
PAUD yang diterima
untuk membantu
membeli seragam,
sepatu dan alat tulis bagi
siswa ?

Sasaran dana BOP


PAUD
Apakah sekolah
melakukan publikasi
pengunaan dana BOP
PAUD yang diterima ?

Apakah siswa masih


dipungut biaya
operasional pendidikan ?
TRANSKRIP WAWANCARA

KEPALA SEKOLAH

Narasumber : Hartati Ningsih

Hari/ tanggal : 01/03/2021

Pertanyaan Ya Tidak Keterangan


Relevan
Apakah informasi yang Ya, karena sistem informasinya
digunakan oleh Tk berguna dalam proses pembuatan
Mutiara Bunda sudah  keputusan, informasi yang kami
relevan dalam sajikan juga mencerminkan keadaan
melakukan pengendalian sekolah tidak direkayasa kami juga
? memiliki bukti fisik untuk mengecek
semua kebenaran informasi yang
dihasilkan

Dapat dipercaya
Sudahkan sistem Ya, karena informasi yang di
informasi di Tk Mutiara hasilkan di sekolah kami dapat
Bunda Suka Jaya digunakan dan dipercaya oleh pihak
menghasilakan informasi  lain. Contohnya informasi mengenai
yang akurat dan dapat pengunaan dana BOP PAUD yang
diandalkan ? kami laporkan kepada Dinas
Pendidikan

Apakah setiap transaksi Ya, ada bukti transaksi seperti


pengeluaran kas yang kuwintansi agar informasi yang
terjadi selalu disertai  dihasilkan dapat dipercaya dan
dengan bukti atau sebagai arsip bahwa ditanggal
dokumen pendukung ? tersebut terjadi transaksi dan bisa
juga digunakan untuk perbaikan
sistem administrasi. Kami juga dalam
membelanjakan dana BOP
disesuaikan dengan kebutuhan
sekolah dengan harga minimal dan
disesuaikan dengan RKAS yang
telah direncankan sebelumnya
Apakah sekolah pernah Sampai saat ini sekolah kami belum
menerima pengaduan pernah mendapatkan pengaduan
masyarakat terkait  dari masyarakat
penggelolaan dana BOP
PAUD ?
Lengkap
Apakah sistem Ya, sekolah kami telah mampu
pelaporan dana bantuan membuat laporan sesuai dengan
operasional  juknis BOP PAUD yang telah
penyelengara (BOP) ditentukan sebelumnya
PAUD sudah sesuai
dengan Juknis BOP
PAUD ?

Apakah sekolah Ya, kami melakukan pembukuan


melakukan pembukuan setiap bulanya dan pembukuan
terhadap dana BOP  diwajibkan ada bukti untuk setiap
PAUD ? pelaporan dana BOP PAUD

Tepat Waktu
Apakah penyaluran dana Belum sepenuhnya tepat waktu,
bantuan operasional kadang masih telat dalam
penyelengara (BOP) penyaluran dana tersebut biasanya
PAUD kepada pihak  dua kali dalam satu tahun
sekolah sudah tepat
waktu ?

Mudah dipahami
Apakah informasi dalam Sistem yang kami pakai excel yang
sistem mudah untuk  tidak terlaru rumit untuk melakukan
dipahami ? pembukuan apalagi di aplikasi
tersebut sudah tersedia rumus-rumus
yang dapat memudahkan kami
sehinga informasi pada sistem
mudah untuk kami dipahami

Dapat diuji
kebenaranya
Apakah informasi yang Ya, kita bisa mengecek nya dengan
dihasilkan oleh sistem mudah karana dengan adanya
dapat diverifikasi  sistem yang saling berhubungan satu
kebenaranya ? sama lain

Prosedur pengelolaan
dana BOP PAUD
Apakah besarnya dana Ya, penyaluran dana BOP PAUD
BOP PAUD yang tersebut disesuaikan dengan jumlah
diterima sekolah  siswa yang terdaftar didapodik
disesuaikan dengan
jumlah siswa yang ada ?

Apakah sekolah Ya gunanya mengupdate dapodik


melakukan update disaat ada perubahan itu untuk
dapodik secara reguler  menghindari penyimpangan dalam
ketika ada perubahan hal pendataan siswa di sekolah dan
data? juga sebagai acuan Kemendikbud
dalam program-programnya

Penggunaan dana BOP


PAUD
Apakah dana BOP Ya, sesuai dengan Juknis 40% dari
PAUD yang diterima dana BOP itu wajib untuk dibelikan
digunakan untuk alat permainan edukatif seperti
membeli fasilitas  puzzel,loto warna, alat permainan
permainan edukatif tradisional contohnya angklung, dan
sebagai upaya masih banyak lagi
mengembangkan
potensi siswa ?

Apakah komite sekolah Komite sekolah hanya mengawasi


selalu mengetahui setiap dana yang keluar apakah sudah
pengeluaran dalam  sesuai dengan RKAS yang sudah
pelaksanaan dana BOP ditentukan sebelumnya.
PAUD di sekolah ?
Apakah sekolah Tidak, siswa membeli seragam dan
mengunakan dana BOP alat tulis sendiri tidak kami
PAUD yang diterima anggarkan dari dana BOP PAUD
untuk membantu 
membeli seragam,
sepatu dan alat tulis bagi
siswa ?

Sasaran dana BOP


PAUD
Apakah sekolah Ya, kami mempublikasikan
melakukan publikasi pengunaan dana BOP PAUD kepada
pengunaan dana BOP  wali murid yang dihadiri komite pada
PAUD yang diterima ? saat rapat sekolah

Apakah siswa masih Ya, kami masih masih memungut


dipungut biaya  biaya pendidikan yang tidak dibiayai
operasional pendidikan ? oleh dana BOP PAUD

Lingkungan
pengendalian
Apakah laporan Ya, sekolah pasti akan melalukan
mengenai adanya suatu tidakan jika ada yang melakukan
penyimpangan yang penyelewengan dengan memberikan
dilakukan oleh karyawan  peringatan dan sanksi bagi karyawan
selalu ditinjaklanjuti oleh yang melakukan kecurangan
atas yang berwenang ?

Aktivitas pengendalian
Apakah ada job Sudah ada tapi mungkin belum
description yang jelas dijalankan dengan baik karena masih
mengani wewenang dan ada perangkapan tugas seperti
tanggung jawab setiap  bendahara yang merangkap sebagai
posisi di Tk Mutiara tenanga akuntansi juga
Bunda Suka Jaya ?

Pengukuran Resiko
Adakah kendala yang Penyaluran dana BOP PAUD sering
dihadapi dalam terlambat dari jadwal yang sudah di
pengunaan dana BOP  tetapkan
PAUD ?

Informasi dan
Komunikasi
Apakah/ ibu menerima Ya, kami selalu menerima informasi
informasi terkait mengenai pelaksanaan dana BOP
pelaksanaan dana BOP  PAUD dari Dinas Pendidikan
PAUD dari Dinas
Pendidikan ?

Apakah sekolah Iya dilaporkan komite sekolah


melaporkan pengelolaan sebagai pengawas dalam
dana BOP PAUD  penggunaan dana BOP PAUD
kepada komite sekolah ?

Pemantauan
Apakah kepala sekolah Ya pengawasan dan pengecekan
turut mengawasi dalam dana BOP PAUD setiap bulan
pelaksanaan pengunaan dilakukan agar penggunaan BOP
alokasi dana BOP PAUD  PAUD bisa sesuai dengan RKAS
yang diterima sehinga
tujuan BOP PAUD dalam
RKAS tercapai ?

Apakah komite sekolah Ya, komite sekolah melakukan


juga melakukan pengaawasan untuk memastikan
pengawasan terhadap bahwa dana BOP PAUD yang
pelaksanaan dana BOP  diberikan digunakan sesuai dengan
PAUD di Tk Mutiara RKAS
Bunda Suka Jaya ?
TRANSKRIP WAWANCARA

BENDAHARA SEKOLAH

Narasumber : Elis Sulastri

Hari/ tanggal : 01/03/2021

Pertanyaan Ya Tidak Keterangan


Relevan
Apakah informasi Ya, dengan adanya sistem
yang digunakan oleh informasi yang ada dan bukti
Tk Mutiara Bunda  fisik seperti kuwintansi semua
sudah relevan dalam arus penerimaan dan
melakukan o pengeluran kas dapat dicek
pengendalian ? kebenaranya

Dapat dipercaya
Sudahkan sistem Ya sudah akurat dan dapat
informasi di Tk Mutiara diandalkan karena laporan
Bunda Suka Jaya yang di hasilkan oleh sistem
menghasilakan  dapat dipercayai dan
informasi yang akurat digunakan oleh pihak lain
dan dapat diandalkan
?

Apakah setiap Ya harus ada bukti pendukung


transaksi pengeluaran seperti nota atau kwintansi. Itu
kas yang terjadi selalu  juga digunakan saat kita akan
disertai dengan bukti membuat pembukuan. Dalam
atau dokumen melakukan pembelanjaan kami
pendukung ? juga sesuai dengan apa yang
telah direncanakan dalam
anggaran serta disesuikan
dengan dana yang tersedia
dan dengan harga yang
minimal
Apakah sekolah Belum pernah, sampai saat ini
pernah menerima kami belum pernah
pengaduan  medapatkan pengaduan
masyarakat terkait masyarakat mengenai dana
penggelolaan dana bantuan BOP PAUD
BOP PAUD ?

Lengkap
Apakah sistem Ya, saat ini kami telah mampu
pelaporan dana membuat laporan sesuai
bantuan operasional  dengan juknis BOP PAUD
penyelengara (BOP) yang telah ditentukan
PAUD sudah sesuai
dengan Juknis BOP
PAUD ?

Apakah sekolah Iya, kami selalu melakukan


melakukan pencatatan setiap bulan sesuai
pembukuan terhadap  dan dicatat sesuai dengan
dana BOP PAUD ? format yang telah ditentukan
sebelumnya serta perlu
dilengkapi dengan bukti fiksi
seperti kwintansi atau nota

Tepat Waktu
Apakah penyaluran Harusnya dana BOP PAUD itu
dana bantuan cair dua kali dalam satu tahun
operasional paling cepat bulan maret untuk
penyelengara (BOP)  tahap pertama dan paling
PAUD kepada pihak cepat bulan agustus untuk
sekolah sudah tepat tahap kedua, ya tapi terkadang
waktu ? ada keterlambatan dalam
penyaluran dana tersebut
Mudah dipahami
Apakah informasi Menurut kami sistem mudah
dalam sistem mudah  dipahami karena tergolong
untuk dipahami ? simple ya engga terlalu rumit
juga

Dapat diuji
kebenaranya
Apakah informasi Ya, jelas bisa diverifikasi dan
yang dihasilkan oleh dilakukan cek karna kan
sistem dapat  sistem saling berhubungan
diverifikasi sehinga kita bisa
kebenaranya ? mengeceknya dengan mudah

Prosedur
pengelolaan dana
BOP PAUD
Apakah besarnya Jelas ya, kalo besarnya dana
dana BOP PAUD yang BOP PAUD itu disesuaikan
diterima sekolah dengan jumlah siswa yang
disesuaikan dengan  terdaftar di dapodik
jumlah siswa yang ada
?

Apakah sekolah Ya gunanya kita melalukan


melakukan update uptade dapodik setiap ada
dapodik secara  adanya perubahan agar data
reguler ketika ada yang dirubah itu sampai ke
perubahan data? Kemendikbud. Data dapodik
itu kan digunakan sebagai
acuan dalam program-
program Kemendikbud

Penggunaan dana
BOP PAUD
Apakah dana BOP Ya, sebagian dana tersebut
PAUD yang diterima kami gunakan untuk membeli
digunakan untuk alat bermain edukatif untuk
membeli fasilitas  membantu perkembangkan
permainan edukatif potensi siswa. Dan dana BOP
sebagai upaya yang lain digunakan untuk
mengembangkan perawatan sarana dan prasana
potensi siswa ? serta untuk membeli
kebutuhan sekolah yang
lainnya

Apakah komite Dalam pelaksanaan dana BOP


sekolah selalu PAUD komite sekolah tidak
mengetahui setiap  teralu ikut serta, hanya seperti
pengeluaran dalam melalukan pengawasan
pelaksanaan dana apakah pengunaan dana
BOP PAUD disekolah tersebut sesuai dengan RKAS.
Akan tetapi komite sekolah
berperan aktifdalam
pengambilan keputusan dan
pelaksanaan dana operasional
lain

Apakah sekolah Tidak, kami tidak


mengunakan dana mengangarkan dana BOP
BOP PAUD yang PAUD untuk membiayai
diterima untuk  seragam dan alat tulis bagi
membantu membeli siswa karena kebutuhan
seragam, sepatu dan operasinal sekolah juga sangat
alat tulis bagi siswa ? banyak ya bahkan dana BOP
PAUD saja terkadang masih
belum cukup untuk menutupi
operasional sekolah

Sasaran dana BOP


PAUD
Apakah sekolah Kami melaporkan pengunaan
melakukan publikasi dana bop secara lisan yang
pengunaan dana BOP  disampaikan oleh kepala
PAUD yang diterima ? sekolah kami kepada komite
sekolah dan wali murid pada
rapat akhir semester

Apakah siswa masih Ya masih, karena dana yang


dipungut biaya  diberikan pemerintah
operasional terkadang tidak cukup untuk
pendidikan ? membiayai operasional
sekolah

Lingkungan
pengendalian
Apakah laporan Ya, kalo ada yang melakukan
mengenai adanya penyimpangan pasti pihak
suatu penyimpangan sekolah akan melakukan
yang dilakukan oleh  tindakan
karyawan selalu
ditinjaklanjuti oleh atas
yang berwenang ?

Aktivitas
pengendalian
Apakah ada job Tidak karena masih ada
description yang jelas perangkapan tugas yang
mengani wewenang dilakukan oleh karyawan
dan tanggung jawab 
setiap posisi di Tk
Mutiara Bunda Suka
Jaya ?

Pengukuran Resiko
Adakah kendala yang Hambatan pastinya ada seperti
dihadapi dalam  kurangnya dana BOP PAUD
pelaksanaan dana yang diterima sehinga tidak
BOP PAUD ? semua kebutuhan sekolah
terpenuhi, sering terjadinya
keterlambatan dalam
penyaluran dana BOP PAUD

Informasi dan
Komunikasi
Apakah/ ibu menerima Ya, kami memperoleh
informasi terkait informasi penerimaan dana
pelaksanaan dana  BOP PAUD dari dinas
BOP PAUD dari Dinas pendidikan
Pendidikan ?

Apakah sekolah Iya dialaporkan, karena saat


melaporkan rapat wali murid juga
pengelolaan dana  disampaikan
BOP PAUD kepada
komite sekolah ?

Pemantauan
Apakah kepala Kepala sekolah itu melalukan
sekolah turut pengawasan dan monitoring
mengawasi dalam pada setiap kegiatan sekolah .
pelaksanaan  untuk pengawasan dan
pengunaan alokasi monitoring pengecekan
dana BOP PAUD yang pengunaan dana BOP PAUD
diterima sehinga dilakuan oleh kepala sekolah
tujuan BOP PAUD itu tidak menentu ya bisa
dalam RKAS tercapai setiap bulan atau setiap
? triwulan. Setiap pengeluaran
yang mengunakan dana BOP
PAUD juga diperiksa kwintansi
atau notanya

Apakah komite Iya, tapi tidak terlalu mendetail


sekolah juga hanya memeriksa apakah
melakukan pengunaan dana BOP PAUD
pengawasan terhadap  yang diberikan oleh
pelaksanaan dana pemerintah ini digunakan
BOP PAUD di Tk sesuai dengan RKAS
Mutiara Bunda Suka
Jaya ?
TRANSKRIP WAWANCARA

KOMITE SEKOLAH

Narasumber : Tukijan

Hari/ tanggal : 08/03/2021

Pertanyaan Ya Tidak Keterangan


Relevan
Apakah informasi yang Ya, informasi sudah relevan untuk
digunakan oleh Tk mengambil sebuah keputusan agar
Mutiara Bunda sudah  bisa memprediksi masa yang akan
relevan dalam datang
melakukan pengendalian
?

Dapat dipercaya
Sudahkan sistem Ya, karena kami memiliki bukti fisik
informasi di Tk Mutiara untuk dicek kebenaranya dan
Bunda Suka Jaya informasi yang dihasilkan juga bisa
menghasilakan informasi  digunakan oleh pihak lain
yang akurat dan dapat
diandalkan ?

Apakah setiap transaksi ada bukti transaksi seperti kuwintansi


pengeluaran kas yang agar informasi yang dihasilkan dapat
terjadi selalu disertai  dipercaya dan sebagai arsip dalam
dengan bukti atau hal pembelanjaan barang kami
dokumen pendukung ? sesuaikan dengan kebutuhan yang
paling penting

Apakah sekolah pernah Sampai saat ini sekolah kami belum


menerima pengaduan pernah mendapatkan pengaduan
masyarakat terkait  dari masyarakat terkait dana BOP
penggelolaan dana BOP PAUD
PAUD ?

Lengkap
Apakah sistem Ya, sekolah kami telah mampu
pelaporan dana bantuan membuat laporan sesuai dengan
operasional  juknis BOP PAUD yang telah
penyelengara (BOP) ditentukan oleh Kemendikbud
PAUD sudah sesuai
dengan Juknis BOP
PAUD ?

Apakah sekolah Sekolah melakukan pembukuan


melakukan pembukuan setiap bulanya dan diwajibkan ada
terhadap dana BOP  bukti untuk setiap pengunaan dana
PAUD ? BOP PAUD

Tepat Waktu
Apakah penyaluran dana Penyaluran dana BOP PAUD ke
bantuan operasional sekolah masih sering terlamat akan
penyelengara (BOP) tetapi sekolah menerima dana BOP
PAUD kepada pihak  PAUD dua kali dalam setaun
sekolah sudah tepat
waktu ?

Mudah dipahami
Apakah informasi dalam Ya, informasi mudah dipahami pagi
sistem mudah untuk  para pengunanya
dipahami ?

Dapat diuji
kebenaranya
Apakah informasi yang Ya, karana setiap informasi yang
dihasilkan oleh sistem dihasilkan oleh sistem kami memiliki
dapat diverifikasi  bukti fisiknya
kebenaranya ?

Prosedur pengelolaan
dana BOP PAUD
Apakah besarnya dana Ya, dana BOP PAUD yang diberikan
BOP PAUD yang disesuaikan dengan jumlah siswa
diterima sekolah  yang terdaftar didapodik
disesuaikan dengan
jumlah siswa yang ada ?

Apakah sekolah Ya, sekolah mengupdate dapodik


melakukan update setiap ada perubahan data
dapodik secara reguler 
ketika ada perubahan
data?

Penggunaan dana BOP


PAUD
Apakah dana BOP Ya, membeli alat permainan edukatif
PAUD yang diterima untuk menjadi sumber belajar bagi
digunakan untuk anak-anak yang tujuannya agar
membeli fasilitas  meningkatkan aspek-aspek
permainan edukatif perkembangan anak didik
sebagai upaya
mengembangkan
potensi siswa ?

Apakah komite sekolah Tidak, mengawasi secara mendetail


selalu mengetahui setiap hanya memastikan bahwa dana BOP
pengeluaran dalam  PAUD digunakan sesuai dengan
pelaksanaan dana BOP RKAS yang telah dibuat sebelumnya
PAUD di sekolah ?

Apakah sekolah Sekolah tidak menganggarkan dana


mengunakan dana BOP BOP PAUD untuk membeli seragam
PAUD yang diterima sekolah bagi siswa/i
untuk membantu 
membeli seragam,
sepatu dan alat tulis bagi
siswa ?

Sasaran dana BOP


PAUD
Apakah sekolah Ya, publikasi secara lisan yang
melakukan publikasi disampaikan oleh kepala sekolah,
pengunaan dana BOP  harusnya sekolah kami lebih
PAUD yang diterima ? transparan dalam penyampaian dana
tersebut tidak hanya di sampaikan
secara lisan agar masyarakt lebih
percaya

Apakah siswa masih Ya, masih dipungut biaya pendidikan


dipungut biaya  yang tidak dibiayai oleh dana BOP
operasional pendidikan ? PAUD

Lingkungan
pengendalian
Apakah laporan Ya, kami memberi peringatan dan
mengenai adanya suatu sanksi bagi karyawan yang
penyimpangan yang melakukan penyimpangan
dilakukan oleh karyawan 
selalu ditinjaklanjuti oleh
atas yang berwenang ?

Aktivitas pengendalian
Apakah ada job Sudah ada tugas dan tanggung
description yang jelas jawab yang jelas yang diberikan
mengani wewenang dan kepada setiap karyawan
tanggung jawab setiap 
posisi di Tk Mutiara
Bunda Suka Jaya ?

Pengukuran Resiko
Adakah kendala yang Penyaluranya sering terlambat, dana
dihadapi dalam yang diberikan juga terkadang belum
pengunaan dana BOP  cukup untuk operasional sekolah
PAUD ?

Informasi dan
Komunikasi
Apakah ibu/bapak Ya, kami selalu menerima informasi
menerima informasi dari Dinas Pendidikan
terkait pelaksanaan dana 
BOP PAUD dari Dinas
Pendidikan ?

Apakah sekolah Iya dilaporkan untuk menghindari


melaporkan pengelolaan adanya penyelewengan penggunaan
dana BOP PAUD  dana BOP PAUD
kepada komite sekolah ?

Pemantauan
Apakah kepala sekolah Ya, mengawasi dan mengecek dana
turut mengawasi dalam BOP PAUD yang setiap bulan
pelaksanaan pengunaan dilakukan agar penggunaan BOP
alokasi dana BOP PAUD  PAUD bisa sesuai dengan RKAS
yang diterima sehinga
tujuan BOP PAUD dalam
RKAS tercapai ?

Apakah komite sekolah Ya, mengawasi untuk memastikan


juga melakukan bahwa dana BOP PAUD yang
pengawasan terhadap diberikan digunakan sesuai dengan
pelaksanaan dana BOP  RKAS
PAUD di Tk Mutiara
Bunda Suka Jaya ?
TRANSKRIP WAWANCARA

WALI MURID SEKOLAH

Narasumber : Wali Murid

Hari/ tanggal : 09/03/2021

Pertanyaan Ya Tidak Keterangan


Prosedur pengelolaan
dana BOP PAUD
Apakah dana BOP Belum sepenuhnya percaya salah
PAUD dapat satu alasanya karena publikasi atas
meningkatkan pengunaan dana BOP hanya
kepercayaan masyarakat  disampaikan secara lisan saja.
kepada sekolah karena Harusnya para wali murid juga diberi
mimiliki sarana kertas atas pengunaan dana tersebut
pendukung proses sehingga para orang tua lebih
pembelajaran yang mengerti sjadi kami bisa lebih
memadai ? percaya

Penggunaan dana BOP


PAUD
Apakah dana BOP Ya, untuk mengasah perkembangan
PAUD yang diterima anak sekolah membeli alat
digunakan untuk permaianan edukatif dalam ruangan
membeli fasilitas  juga luar ruangan
permainan edukatif
sebagai upaya
mengembangkan
potensi siswa ?

Apakah sekolah Sekolah tidak membelikan seragam


mengunakan dana BOP atau alat sekolah kepada para
PAUD yang diterima siswanya, kami membeli sendiri
untuk membantu 
membeli seragam,
sepatu dan alat tulis bagi
siswa ?
Sasaran dana BOP
PAUD
Apakah sekolah Pubilkasi dilakukan meskipun secara
melakukan publikasi lisan
pengunaan dana BOP 
PAUD yang diterima ?

Apakah siswa masih Ya, kami masih dipungut biaya SPP


dipungut biaya  dan biaya lainya
operasional pendidikan ?
TRANSKRIP OBSERVASI

Hari/ tanggal pengamatan : 01/12./2020

lLokasi Pengamatan : Tk Mutiara Bunda, Suka Jaya

Kegiatan yang diobservasi : Mengamati

Transkrip Observasi Berdasarkan hasil observasi sistem informasi di Tk


Mutiara Bunda, Suka Jaya mengambil kesimpulan
bahwa sekolah tersebut sudah dapat menerapkan
sistem informasi meskipun masih tergolong standar,
seperti mengunakan aplikasi Ms. Excel . sistem
informasi tersebut cukup membantu untuk
mempermudah didalam penyajian data keungan.
TRANSKRIP DOKUMENTASI

Bentuk : Gambar

Tanggal Pencatatan : 01/03/2021


BUKU KAS UMUM
BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PAUD ( DAK BOP PAUD )
TAHUN ANGGARAN 2019
TK MUTIARA BUNDA
BULAN MEI 2019

NO TANGGAL NOMOR URAIAN DEBET KREDIT SALDO


BUKTI
Diterima bantuan Hibah DAK Non Fisik (BOP
29/04/2019 Rp 12,600,000.00 Rp 12,600,000.00
PAUD)
1 01/05/2019 1 Dibayarkan intensif untuk kepala sekolah Rp 1,000,000.00 Rp 11,600,000.00

2 02/05/2019 2 dibayarkan insentif untuk bendahara sekolah Rp 750,000.00 Rp 10,850,000.00

3 02/05/2019 3 dibayarkan insentif untuk tenaga pendidik Rp 750,000.00 Rp 10,100,000.00


Dibayarkan kepada Egi Computer atas pembelian
4 03/5/2019 4 Rp 485,000.00 Rp 9,615,000.00
bahan melukis seperti, kertas HVS, kuas, cat air dll
Dibayarkan kepada Toko Dede atas pembelian
5 04/05/2019 5 Rp 357,000.00 Rp 9,258,000.00
bahan mozaik seperti, kertas warna, kertas emas,
kain perca dllkepada Toko Dede atas pembelian
Dibayarkan
6 04/05/2019 6 Rp 150,000.00 Rp 9,108,000.00
bahan boneka tangan seperti, panggung boneka dan
boneka jari Kepada Toko Ananda Ceria Atas
Dibayarkan
7 04/05/2019 Rp 459,000.00 Rp 8,649,000.00
Pembeliaan Bahan Belajar Seperti Buku Cerita,
Dibayarkan Kepada Toko Andesab Copy atas
8 04/05/2019 8 Pembelian Peralatan Pembelajaran sepertiCrayon, Rp 760,000.00 Rp 7,889,000.00
kertas lipat, pensil warna dll
Dibayarkan Kepada Toko Ananda Ceria Atas
9 16/05/2019 9 Pembeliaan Bahan Belajar Seperti Buku Paket Rp 500,000.00 Rp 8,149,000.00
belajar membaca, mengenal angka, menjiplak dll
Dibayarkan Kepada Guru atas Biaya Pertemuan
10 17/05/2019 10 guru di gugus Rp 900,000.00 Rp 7,249,000.00

Dibayarkan Kepada egi computer Atas Pembelian


11 18/05/2019 11 Buku Administrasi sekolah Seperti buku induk, buku Rp 1,200,000.00 Rp 6,049,000.00
rekaman harian,
Dibayarkan bukuToko......................
Kepada rekaman mingguan dll. Atas
12 20/05/2019 12 Pembeliaan Penyediaan Alat alat Publikasi seperti Rp 400,000.00 Rp 5,649,000.00
papan lembaga,
Dibayarkan Kepada Toko Andesab Copy atas
13 21/05/2019 13 Pembelian Peralatan Pembelajaran satu set huruf Rp 439,000.00 Rp 5,210,000.00
abjad berhitung dll
Dibayarkan Kepada Toko Andesab Copy atas
14 21/05/2019 14 Pembelian Peralatan Pembelajaran seperti balok Rp 702,000.00 Rp 4,508,000.00
plastik, balok mainan, keranjang bola dll
Dibayarkan Kepada Toko Andesab Copy atas
15 23/05/2019 15 Rp 635,000.00 Rp 3,873,000.00
Pembelian Peralatan Pembelajaran seperti lego
bantal, bola basket,
Dibayarkan Kepadakartu
Tokoangka dan huruf
Andesab Copy atas
16 24/05/2019 16 Rp 463,000.00 Rp 3,410,000.00
Pembelian Peralatan Pembelajaran seperti plastisin,
lem kertas dllkepada Guru untuk kegiatan Home
Dibayarkan
17 25/05/2019 17 Rp 250,000.00 Rp 3,160,000.00
Visit
Dibayarkan Kepada Toko Riamin Atas Pembelian
18 25/05/2019 18 Rp 300,000.00 Rp 2,860,000.00
Alat DDTK seperti Kotak Obat , dan obat-obatan
ringan.
Dibayarkan Kepada Toko Dede Atas Pembelian
19 27/05/2019 19 Penyediaan Makanan Sehat dari bulan mei sampai n Rp 750,000.00 Rp 2,110,000.00
seperti kacang ijo, gula merah, gula putih, roti ,
beras, minyakKepada
Dibayarkan sayur, telur dll.
Toko................. Atas
20 28/05/2019 20 Rp 250,000.00 Rp 1,860,000.00
Pembelian Pulsa Listrik dari bulan januari sampai
bulan desember
Dibayarkan Kepada Toko...................... Atas
21 29/05/2019 21 Pembeliaan spandiuk, Rp 60,000.00 Rp 1,800,000.00

Dibayarkan Upah Kerja atas perawatan sarana


22 29/05/2019 22 prasarana Rp 500,000.00 Rp 1,300,000.00

Dibayarkan Kepada toko sepentrum atas pembelian


22 30/05/2019 22 Rp 1,300,000.00 Rp -
perawatan sarana prasarana seperti cat, koas
tembok, hamplas, dll.

Telah meneliti dan memeriksa kebenarannya Lampung Barat…………………..


Kepala/Pengelola PAUD

_______________________ _______________________
RENCANA ANGGARAN DAN BIAYA DANA BANTUAN POERASIONAL
PAUD
Nama Satuan : Tk Mutiara Bunda
Desa/Kecamatan : Suka Jaya/ Sumber Jaya
Kabupaten/Kota : Lampung Barat
Provinsi : Lampung

Jumlah Anak 42 x Rp. 600.000 = Rp 25,200,000.00

KOMPONEN PENGGUNAAN DANA PROSENTASE (%) JUMLAH UANG

1. Bahan Bermain 15% 3,780,000

KEGIAT AN
KEGIATAN PEMBELAJATRAN ( 50%
)
2. Bahan Belajar PAUD Yang dibutuhkan 10% 2,520,000 PEMBELAJAT RAN (
50% )

Peralatan Pembelajaran seperti kertas,krayon, spidol,


3 pensil , bahan habis pakai dan bahan pembelajaran 20% 5,040,000
sejenis lainnya.

Kegiatan Pertemuan dengan orang tua/Wali Murid ,


4 10% 2,520,000
Kunjungan Rumah

1. Penyediaan Buku administrasi 8% 2,016,000

Pembelian alat-alat Deteksi Dini Tumbuh Kembang


2. (DDTK) Pembelian obat-obatan ringan dan isi kotak 2% 504,000
pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K)
Biaya Pertemuan guru di kegiatan Gugus PAUD
KEGIAT AN
KEGIATAN PENDUKUNG ( 35% ) 3. Menghadiri kegiatan peningkatan kapasitas pendidik 10% 2,520,000 PENDUKUNG ( 35% )
dan trasport petugas kesehatan Kunjung

4. Menambah transport Pendidik 10% 2,520,000

Perawatan Sarana Prasarana Termasuk Perbaikan dan


1. 10% 2,520,000
pengecetan Ringan
KEGIATAN LAINNYA KEGIAT AN LAINNYA
2. Dukungan Penyediaan alat alat publikasi PAUD 3% 756,000 15%
15%

3. Langganan Listrik, Telepon , Internet dan Air 2% 504,000

JUMLAH 100% 25,200,000

Anda mungkin juga menyukai