LKMM TM ITS 2019
TUJUAN
1. Peserta memahami definisi dan pentingnya
perubahan
2. Peserta memahami tipe-tipe perubahan yang terjadi
di lingkungan organisasi
3. Peserta memahami definisi, tipe dan penyebab
resisten
4. Peserta memahami langkah-langkah melakukan
perubahan
5. Peserta memahami akan resiko yang dapat muncul
dalam kehidupan berorganisasi
DEFINISI
PERUBAHAN
Hal (keadaan) berubah; peralihan; pertukaran
MANAJEMEN
Pengelolaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran
MANAJEMEN PERUBAHAN
Pendekatan structural untuk merubah individu, tim atau organisasi dari
kondisi saat ini menuju keadaan masa depan yang diinginkan.
MENGAPA PERLU
MANAJEMEN PERUBAHAN ?
Organisasi -> Dinamis
• Perubahan sifat
• Perubahan kebijakan
• Perubahan tujuan
• Perubahan budaya,dll
TIPE-TIPE PERUBAHAN
Kondisi eksternal memaksa
adanya perubahan secara
Perlahan
1. Kondisi baru tidak
diketahui, muncul dari
Memperbaiki sebuah visi
kondisi lama 2. Kondisi baru
membutuhkan
perubahan mendasar
dalam pola pikir, prinsip,
perilaku dan/atau
perubahan
Menerapkan kondisi baru
karena suatu kebijakan
RESISTEN
Suatu aksi atau reaksi menentang perubahan
TAHAPAN RESISTEN TERHADAP PERUBAHAN
JENIS RESISTEN
Individu : Organisasi
• Kebiasaan • Sumber daya
• Keamanan • Power
• Faktor ekonomis • Keahlian
• Ketakutan terhadap ketidakjelasan • Fokus perubahan
• Keterbatasan informasi • Penolakan oleh kelompok
• Penolakan secara struktur
TAHAPAN
PERUBAHAN
Kotter’s Change Management Models
1. INCREASE URGENCY
Tujuan :
Membangkitkan kesadaran dan dukungan eksekutif dan karyawan tentang
perlunya perubahan
Cara :
1. Menunjukkan bukti dan fakta diperlukannya perubahan.
2. Memberlakukan keputusan yang mengejutkan.
3. Manajemen Konflik
TIPE-TIPE STRATEGI PERUBAHAN (Chin & Benne)
NORMATIVE-REDUCATIVE
Orang-orang akan berubah saat
mereka mendapatkan reward
RASIONAL atas yang mereka lakukan
Orang akan berubah saat
mereka sadar bahwa perubahan
itu menguntungkan
POWER-COERCIVE
Orang akan berubah saat mendapat
tekanan dari orang yang memiliki
kekuasaan di atasnya
2. BUILD THE GUIDING TEAM
Tujuan :
Membangun koalisi dengan orang-orang yang bersedia membantu dan
mensukseskan perubahan
Cara :
1. Satu atau dua orang yang paham terkait perubahan, mengajak teman-
teman dekatnya
2. Bentuk tim, dengan anggota yang memiliki berbagai kemampuan
3. Semakin banyak anggota yang diraih, semakin tinggi kemungkinan
3. GET THE VISION RIGHT
Tujuan :
Menjawab pertanyaan “Apa visi baru organisasi kita?” dan “Bagaimana agar visi
itu terwujud?”
Cara :
1. Melakukan analisis eksternal dan internal
2. Membayangkan organisasi di masa depan
3. Merumuskan visi yang jelas, yang dapat disampaikan secara singkat
4. Menyusun strategi inti
4. COMMUNICATE THE VISION
Tujuan :
Agar setiap orang mengerti arah perubahan, demi organisasi yang lebih baik
Cara :
1. Merumuskan pesan yang akan dikomunikasikan secara sederhana
2. Menggunakan berbagai saluran
3. Memberi kesempatan tanya jawab dan umpan balik
4. Tunjuk orang yang memiliki kemampuan negosiasi yang baik
PENDEKATAN KOMUNIKASI
1. Cognitive approach: data objektif untuk meyakinkan orang-orang
‘rationalist’
2. Learning approach: pelatihan dan bimbingan praktik untuk
meyakinkan orang-orang ‘learning’
3. Conversational approach: interaksi berkelanjutan secara subjektif untuk
meyakinkan orang-orang ‘willing’
4. Coercive approach: untuk menangani orang-orang yang resisten dan
tidak berkeinginan
5. EMPOWER ACTION
Tujuan :
Agar setiap orang merasa dilibatkan dalam perubahan, sehingga mendukung
mewujudkan perubahan
Cara :
1. Menyingkirkan hambatan atasan
2. Menyingkirkan hambatan sistem
3. Menyingkirkan hambatan informasi
4. Menyingkirkan hambatan mental
6. CREATE SHORT TERM WIN
Tujuan :
Agar upaya perubahan tidak dirasakan sebagai upaya tiada akhir atau sia-sia,
sekaligus menjaga semangat
Cara :
1. Menentukan target yang harus dicapai, beserta rewardnya
2. Ciptakan kemenangan-kemenangan kecil bagi organisasi setelah meraih
capaian yang baik
3. Ciptakan suasana organisasi yang menyenangkan
7. DON’T LET UP
Tujuan :
Agar tidak terlalu cepat puas dan menyingkirkan penghambat yang lebih berat
Cara :
1. Mengingatkan kembali pada sasaran utama
2. Menggunakan cara untuk menjaga tingkat urgensi
3. Menunjukkan berbagai contoh atau fakta eksternal
7. MAKE CHANGE STICK
Tujuan :
Agar perubahan yang telah dicapai dengan kerja keras tersebut terus bertahan
Cara :
1. Menerapkan system reward & punishment yang sesuai dengan budaya baru
2. Memberlakukan masa orientasi pada karyawan baru untuk menunjukkan
hal penting apa saja bagi organisasi
3. Buat sebuah success story
Increase Urgency
• Anggota mulai mengatakan ‘Ayo, kita harus berubah’
Build the guiding team
• Terbentuk sebuah grup kecil yang memiliki kekuatan untuk merubah
Get the vision right
• Grup kecil mulai mengembangkan visi dan strategi untuk berubah
Communicate the vision
• Anggota mulai menaruh perhatian padaperubahan
Empower Action
• Anggota mulai nyaman untuk melakukan sesuatu
Create Short term win
• Anggota mulai berupaya mencapai dan mulai menerima perubahan
Don’t let up
• Anggota terus meningkatkan usaha untuk mencapai visi
Make change stick
• Menghasilkan karya-karya baru
RISK MANAGEMENT
DEFINISI
RISIKO
Akibat yang kurang menyenangkan dari suatu perbuatan atau tindakan
MANAJEMEN
Pengelolaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran
MANAJEMEN RESIKO
Pendekatan terstruktur dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan
dengan ancaman dari suatu perbuatan atau tindakan
FAKTOR
DALAM
RESIKO
RISK MAPING
Tidak semua resiko harus dihindari
RISK MATRIX CHART
Effort mu perlu di kelola.
RISK MITIGATION STRATEGIES
1. RISK ACCEPTANCE
• Untuk resiko dengan dampak rendah
• Effort yang dikeluarkan dibandingkan dengan dampak
2. RISK AVOIDANCE
• Kebalikan dengan risk acceptance
3. RISK LIMITATION
• Resiko akan tetap terasa tetapi dampak dan/atau kemungkinan terjadinya berkurang
4. RISK TRANSFERENCE
• Dampak dan kemungkinan terjadinya tetap sama tetapi terjadi kepada pihak
lain
Perubahan belum tentu menjadikan
sesuatu lebih baik,
Akan tetapi tanpa perubahan tak
akan ada kemajuan.
-Rhenald Kasali