GEDUNG PUSDIKLAT PKU MUHAMMADIYAH
Jl. Cempaka Putih Tengah VI No 4, Jakarta Pusat, 10510
Telp : 0813 1160 1924 website:[Link] Email:larsi0721@[Link]
ASSALAMUALAIKUM WR .WB
Ns. Dewi Adnan, [Link]
081219979183
dewiadnan34@[Link]
MANA SI KIDAL ?
APAKAH INI ?
Gambaran Umum
DPJP Peran ditentukan
✓ Peran ditentukan :
✓ Kompetensi
✓ Kewenangan
✓ Kredensial
✓ Sertifikasi
✓ Hukum dan regulasi
✓ Kebijakan rumah sakit
PELAYANAN dan ASUHAN ✓ Uraian tugas wewenang (UTW)
Keluarga PASIEN PPA lain Alat bantu:
✓ PPK
✓ Panduan asuhan PPA lainnya
✓ Alur klinis/clinical pathway
✓ terintegrasi
✓ Algoritma, protokol, prosedur,
✓ CPPT
MPP
Gambaran Umum
Rencana asuhan
diberikan
kepada pasien
Pemantauan PELAYANAN dan ASUHAN
pasien untuk
Modifikasi PASIEN
mengetahui hasil
asuhan pasien
asuhan pasien
bila perlu
Fokus Standar PAP
Pemberian pelayanan yang seragam
Pelayanan pasien risiko tinggi dan penyediaan pelayanan risiko tinggi
Pemberian makanan dan terapi nutrisi
Pengelolaan nyeri
Pelayanan menjelang akhir hayat
Pemberian Pelayanan yang Seragam
PAP 1
Pelayanan yang seragam dan terintegrasi diberikan untuk semua pasien
sesuai peraturan perundang-undangan
Elemen Penilaian
a) Rumah sakit menetapkan regulasi tentang Pelayanan dan Asuhan Pasien (PAP) yang
meliputi poin 1-5 dalam gambaran umum
b) Asuhan yang seragam dan terintegrasi diberikan kepada setiap pasien
c) Rencana dan pemberian asuhan diintegrasikan dan dikoordinasikan antar-unit
Pelayanan seragam, risiko tinggi,
makanan & nutrisi, nyeri,
menjelang akhir hayat
Pemberian Pelayanan yang Seragam
PAP 1.1
Rencana dan pemberian asuhan pasien dibuat, diintegrasikan, dan didokumentasikan
Elemen Penilaian PAP
a) Rumah sakit telah menerapkan rencana asuhan untuk setiap pasien dalam waktu 24 jam
setelah diterima sebagai pasien rawat inap
b) Rencana asuhan dibuat berdasarkan data pengkajian awal serta dievaluasi secara
berkala, direvisi atau dimutakhirkan serta didokumentasikan dalam rekam medis oleh
setiap PPA yang memberikan asuhan
c Instruksi berdasarkan rencana asuhan pasien dibuat oleh PPA yang kompeten dan
berwenang, dengan cara yang seragam, dan didokumentasikan di CPPT
d) Permintaan pemeriksaan laboratorium dan pencitraan diagnostik harus disertai
alasan/indikasi klinis
Pemberian Pelayanan yang Seragam
PAP 1.2
Prosedur diagnostik dan tindakan klinis yang diminta, dilaksanakan dan diterima
hasilnya, serta disimpan di berkas rekam medis pasien
Elemen Penilaian PAP
a) Prosedur diagnostik / tindakan klinis dilakukan sesuai instruksi oleh PPA yang
kompeten dan didokumentasikan dalam rekam medik
b) Permintaan prosedur diagnostik / tindakan klinis oleh PPA harus menyertakan alasan
dilakukannya prosedur/tindakan, dan hasilnya dicatat di rekam medis pasien
c) Pengkajian dilakukan dan didokumentasikan dalam rekam medis untuk pasien yang
menjalani tindakan invasif/berisiko di rawat jalan
Pelayanan Pasien Risiko Tinggi dan
Penyediaan Pelayanan Risiko Tinggi
PAP 2
Rumah sakit menetapkan kelompok pasien risiko tinggi dan pelayanan risiko tinggi dan
diselenggarakan sesuai dengan regulasi
Elemen Penilaian
a) Rumah sakit menerapkan pelayanan untuk seluruh pasien risiko tinggi dan pelayanan
risiko tinggi yang telah diidentifikasi
b) Pelayanan bagi pasien risiko tinggi dan pelayanan risiko tinggi dilakukan oleh PPA yang
kompeten
Pelayanan Pasien Risiko Tinggi dan
Penyediaan Pelayanan Risiko Tinggi
Pasien risiko tinggi meliputi: Pelayanan risiko tinggi meliputi:
a) Pasien emergensi; a) Pelayanan pasien dengan penyakit
b) Pasien dengan penyakit menular; menular;
c) Pasien koma; b) Pelayanan pasien yang menerima dialisis;
d) Pasien dengan alat bantuan hidup dasar; c) Pelayanan pasien yang menerima
kemoterapi;
e) Pasien “immuno-suppressed”;
d) Pelayanan pasien yang menerima
f) Pasien dialisis; radioterapi; dan
g) Pasien dengan restrain; e) Pelayanan pasien risiko tinggi lainnya
h) Pasien dengan risiko bunuh diri; (misalnya terapi hiperbarik dan pelayanan
radiologi intervensi)
i) Pasien yang menerima kemoterapi;
j Populasi pasien rentan, lansia, anak-anak,
da pasien berisiko tindak kekerasan atau
diterlantarkan; dan
k) Pasien risiko tinggi lainnya
Pelayanan Pasien Risiko Tinggi dan
Penyediaan Pelayanan Risiko Tinggi
PAP 2.1
Rumah sakit menerapkan proses pengenalan perubahan kondisi pasien yang memburuk
Elemen Penilaian
a) Rumah sakit telah menerapkan proses pengenalan perubahan kondisi pasien yang
memburuk (early warning system/EWS) dan mendokumentasikannya di dalam rekam
medik pasien
b) Rumah sakit memiliki bukti PPA dilatih menggunakan EWS
Pelayanan Pasien Risiko Tinggi dan
Penyediaan Pelayanan Risiko Tinggi
PAP 2.2
Pelayanan resusitasi tersedia di seluruh area rumah sakit
Elemen Penilaian
a Pelayanan resusitasi yang tersedia dan diberikan selama 24 jam setiap hari di seluruh area rumah
sakit
b Peralatan medis untuk resusitasi dan obat untuk bantuan hidup dasar dan lanjut terstandar sesuai
dengan kebutuhan populasi pasien
c) Di seluruh area rumah sakit, bantuan hidup dasar diberikan segera saat dikenali henti jantung-
paru dan bantuan hidup lanjut diberikan kurang dari 5 menit
d) Staf diberi pelatihan pelayanan bantuan hidup dasar / lanjut sesuai dengan ketentuan rumah sakit
Pelayanan Pasien Risiko Tinggi dan
Penyediaan Pelayanan Risiko Tinggi
PAP 2.3
Pelayanan darah dan produk darah dilaksanakan sesuai dengan panduan klinis serta
prosedur yang ditetapkan rumah sakit
Elemen Penilaian
a) Rumah sakit menerapkan penyelenggaraan pelayanan darah
b) Panduan klinis dan prosedur disusun dan diterapkan untuk pelayanan darah serta
produk darah
c) Staf yang kompeten bertanggungjawab terhadap pelayanan darah di rumah sakit
Pelayanan Pasien Risiko Tinggi dan
Penyediaan Pelayanan Risiko Tinggi
PAP 2.4
Rumah sakit memberikan pelayanan khusus bagi pasien risiko tinggi dan pelayanan risiko
tinggi lainnya
Elemen Penilaian
a) Terdapat bukti pelayanan bagi pasien risiko tinggi yang telah diidentifikasi sesuai dengan
regulasi rumah sakit
b) Terdapat bukti pelaksanaan pelayanan risiko tinggi yang telah diidentifikasi sesuai
dengan regulasi rumah sakit
Makanan dan Terapi Gizi
PAP 3
Rumah sakit menyediakan makanan untuk pasien rawat inap dan terapi nutrisi terintegrasi
untuk pasien dengan risiko nutrisional
Elemen Penilaian
a) Berbagai pilihan makanan atau terapi nutrisi yang sesuai untuk kondisi, perawatan, dan
kebutuhan pasien tersedia dan disediakan tepat waktu
b) Sebelum pasien rawat inap diberi makanan, terdapat instruksi pemberian makanan
dalam rekam medis pasien yang didasarkan pada status gizi dan kebutuhan pasien
c Untuk makanan yang disediakan keluarga, edukasi diberikan mengenai batasan-
batasan diet pasien dan penyimpanan yang baik untuk mencegah kontaminasi
d) Memiliki bukti pemberian terapi gizi terintegrasi (rencana, pemberian & evaluasi) pada
pasien risiko gizi
e) Pemantauan dan evaluasi terapi gizi dicatat di rekam medis pasien
Manajemen Nyeri
PAP 4
Pasien mendapatkan pengelolaan nyeri yang efektif
Proses untuk melakukan skrining, pengkajian, dan tata laksana untuk mengatasi rasa nyeri
a) Identifikasi pasien dengan rasa nyeri pada pengkajian awal dan pengkajian ulang
b) Memberi informasi kepada pasien bahwa rasa nyeri dapat merupakan akibat dari terapi,
prosedur, atau pemeriksaan
c Memberikan tata laksana untuk mengatasi rasa nyeri, terlepas dari mana nyeri berasal,
sesuai dengan regulasi rumah sakit
d) Melakukan komunikasi dan edukasi kepada pasien dan keluarga mengenai pengelolaan
nyeri sesuai dengan latar belakang agama, budaya, nilai-nilai yang dianut
e) Memberikan edukasi kepada seluruh PPA mengenai pengkajian dan pengelolaan nyeri
Manajemen Nyeri
PAP 4
Pasien mendapatkan pengelolaan nyeri yang efektif
Elemen Penilaian
a) Rumah sakit memiliki proses untuk melakukan skrining, pengkajian, dan tata laksana
nyeri meliputi poin a-e pada maksud dan tujuan
b) Informasi mengenai kemungkinan adanya nyeri dan pilihan tata laksananya diberikan
kepada pasien yang menerima terapi/prosedur/pemeriksaan terencana yang sudah dapat
diprediksi menimbulkan rasa nyeri
c Pasien dan keluarga mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan nyeri sesuai dengan
latar belakang agama, budaya, nilai-nilai yang dianut
d) Staf rumah sakit mendapatkan pelatihan mengenai cara melakukan edukasi bagi
pengelolaan nyeri
Asuhan Pasien Menjelang Akhir Kehidupan
PAP 5
Rumah sakit memberikan asuhan pasien menjelang akhir kehidupan dengan
memperhatikan kebutuhan pasien dan keluarga, mengoptimalkan kenyamanan dan martabat
pasien, serta mendokumentasikan dalam rekam medis
Elemen Penilaian
a) Rumah sakit menerapkan pengkajian pasien menjelang akhir kehidupan dan dapat
dilakukan pengkajian ulang sampai pasien yang memasuki fase akhir kehidupannya
b) Asuhan menjelang akhir kehidupan ditujukan terhadap kebutuhan psikososial,
emosional, kultural dan spiritual pasien dan keluarganya
c) Pasien dan keluarga dilibatkan dalam pengambilan keputusan asuhan
EVALUASI
FOKUS STANDAR PAP ?
PELAYANAN ASUHAN PASIEN
TERINTERGRASI ?
KESIMPULAN
RUMAH SAKIT BERTANGGUNG JAWAB
DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN PASIEN
YANG EFEKTIF DAN AMAN, ASUHAN
PASIEN DILAKUKAN UNTUK SEMUA PASIEN
DENGAN PELAYANAN YANG SAMA DAN
TERINTEGRASI YANG DILAKSANAKAN
OLEH DPJP, PPA, MPP DAN KETERLIBATAN
KELUARGA.
GEDUNG PUSDIKLAT
Jl. Cempaka Putih Tengah I/ No 1 Jakarta Pusat Telp. (021) 4244208, Email : larsi0721@[Link]
GEDUNG PUSDIKLAT PKU MUHAMMADIYAH
Terimakasih
Jl. Cempaka Putih Tengah VI No 4, Jakarta Pusat, 10510
Telp : 0813 1160 1924 website:[Link] Email:larsi0721@[Link]