STANDARD OPERATION PROCEDURE NO DOKUMEN : OPR / 09 / 005/ SOP
TGL. EFEKTIF :
COMPACTOR HALAMAN : REVISI : 0
1/5
DIBUAT DICHECK DISETUJUI DISTRIBUSI
Departement HO : OPR
Departement Site : OPR,HSE.
HSE OFFICER HSE OFFICER HSE SUPERVISOR PT
PT TMMS PT BKM BKM
1. TUJUAN
Memberikan penjelasan tentang tata cara mengoperasikan Compactor berikut cara kerja dan langkah
– langkah yang dilakukan serta mengurangi tingkat bahaya, resiko kecelakaan pada manusia,alat dan
lingkungan.
2. CAKUPAN
SOP ini berlaku untuk seluruh proyek lokasi site PT BKM
3. PROSEDUR
3.1 Perlengkapan Kerja.
Bisa mengakibatkan terbentur, jatuh dan tergores maka harus mengacu Safety Golden Rule dan
Keselamatan Kerja Perusahaan, gunakan APD untuk mengurangi resiko cedera.
APD (helm, sepatu, sarung tangan dan rompi reflektif,Masker,Sumbat telinga) harus diperiksa serta
dipastikan dalam keadaan baik dan dipakai saat bekerja
Orang yang bekerja harus dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, sudah ditraining khusus
mengoperasikan alat dan memiliki izin mengoperasikan alat dan memakai kartu izin mengoperasikan
alat yang berlaku.
3.2 Perawatan harian.
- Saat melihat bagian bawah unit gunakan helm pelindung dan sarung tangan.
- Berjalan di tempat yang stabil, perhatikan pijakan kaki dan selalu berpegangan saat naik / turun.
- Keseimbangan tubuh, posisi tangan dan jari saat membuka / tutup tutup kabin / mesin.
- Saat memeriksa mesin, hati-hati terhadap bagian mesin yang berputar jangan sampai terjepit.
- Agar tidak terkena suhu panas, hati-hati terhadap turbo, sistem pembuangan
- Jangan memeriksa aki dengan api terbuka (korek api, pematik rokok, dsb) gunakan senter jika
gelap.
- Periksa bahwa kaca-kaca spion terpasang dan dalam keadaan baik.
- Periksa bahwa alarm mundur dan klakson bekerja dengan baik.
- Periksa starting key unit bekerja dengan baik.
- Agar tidak menabrak, perhatikan dulu keadaan sekitar, bunyikan klakson satu kali sebelum
mesin hidup, satu kali panjang sebelum manuver.
Pastikan semua lampu operasi beroperasi dengan baik.
3.3 Naik Turun Unit.
- Bersihkan dulu anak tangga dan pegangan tangga dari lumpur, grease
atau kotoran penyebab licin lainnya.
Tubuh harus menghadap unit saat naik / turun, berpegangan dan gunakan teknik kontak tiga titik.
3.4 Travelling.
- Selalu memakai sabuk pengaman bila berada di kabin. Bila unit tidak dilengkapi kabin tertutup,
gunakan kacamata pelindung dan masker debu serta sumbat telinga.
- Orang yang tidak berkepentingan dilarang menumpang compactor.
- Selama travelling, semua lampu operasi dan lampu putar / rotary (biru dan kuning) harus
dinyalakan
- Lampu besar, 2 di depan, 2 di belakang, arah lampu adalah ke bidang kerja, bersihkan kaca-kaca
lampu secara teratur selama operasi
- Lampu tambahan yang di arahkan ke drum muka dan struktur belakang (lampu kelinci)
direkomendasikan untuk dinyalakan untuk operasi malam hari.
- Patuhi semua aturan lalu lintas, dan konsentrasi pada kondisi sekitar.
Ikuti petunjuk pengoperasian unit dari pabrik.
3.5 Operasi Compacting.
Operasi compacting bisa mengakibatkan ditabrak dan menabrak, karena itu perhatikan :
- Semua lampu operasi dan lampu putar / rotary (biru dan kuning) harus selalu dinyalakan.
Jika beroperasi di jalan angkutan (bukan di tambang), pastikan :
- Rambu peringatan di pasang 50 meter di masing-masing ujung ruas pengerjaan.
- Satu orang pemandu ditempatkan di masing-masing ujung ruas pengerjaan.
- Komunikasikan pekerjaan yang dilakukan dengan bagian road.
- Pemandu harus berkomunikasi satu sama lain untuk mengatur lalulintas yang melewati daerah
pengerjaan.
Agar tidak menabrak, perhatikan kondisi jalan dan lalu lintas pada ruas pengerjaan. Konsentrasi pada
tugas yang dilakukan, sesekali amati keadaan di belakang melalui kaca spion.
Ikuti petunjuk pengoperasian unit dari pabrik.
Jika beroperasi bersama grader, perhatikan :
- Jarak aman grader dan compactor (min. 50 meter pada kecepatan 20 km/jam).
- Manuver yang dilakukan grader.
Agar tidak terjatuh dari unit, maka :
- Selama berada dalam kabin selalu gunakan sabuk pengaman, pintu kabin harus selalu tertutup.
Jika kabin jenis terbuka, operator harus menggunakan masker debu, kacamata pelindung dan sumbat
telinga.
3.6 Lakukan Manuver.
- Lakukan manuver di tempat yang cukup luas dan pandangan tidak terhalang, ikuti aba-aba
pemandu.
- Semua lampu operasi dan lampu putar / rotary harus dinyalakan.
Sebelum mulai manuver, berhenti sesaat amati dulu keadaan sekeliling, bila aman baru lanjutkan
manuver.
3.7 Parkir Unit.
- Jika berhenti untuk sementara, pilih tempat yang datar dan aman. Parkir sedekat mungkin ke
tepi jalan dan nyalakan lampu operasi dan lampu rotari selama berhenti.
- Jika berhenti untuk parkir, parkir di tempat yang rata dan aman. Biarkan idle selama ± 5 menit,
matikan mesin cabut kunci kontak dan aktifkan rem parkir. Bila perlu pasang ganjal ban.
3.8 Bersihkan Unit
- Hati-hati saat mencuci unit dari ceceran lumpur, oli, material yang lain, lakukan dengan keadaan
mesin mati.
Saat membersihkan tempat-tempat yang sempit, gunakan alat bantu, hindari membersihkan dengan
tangan telanjang.
3.9 Tangani Keadaan Darurat.
- Jika terjadi unit tidak terkendali, berpegangan kuat-kuat pada struktur unit, jangan mencoba
melepaskan seat belt atau melompat keluar kabin.
- Jika timbul api / asap, arahkan unit ke tempat aman, jika mungkin, aktifkan rem parkir dan rem
darurat. Identifkasi sumber api, jika nyala api tidak terlalu besar, gunakan APAR untuk memadamkan
api dari luar.
Ikuti tata cara penanganan keadaan darurat.