0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
32 tayangan4 halaman

Pengertian dan Operasi Polinomial

Dokumen tersebut membahas tentang polinomial (suku banyak) yang meliputi pengertian, operasi (penjumlahan, pengurangan, perkalian), kesamaan, nilai, dan pembagian polinomial serta persamaan polinomial. Polinomial adalah pernyataan matematis yang berhubungan dengan jumlahan perkalian pangkat satu atau lebih variabel dengan koefisien.

Diunggah oleh

Rasya novitasari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
32 tayangan4 halaman

Pengertian dan Operasi Polinomial

Dokumen tersebut membahas tentang polinomial (suku banyak) yang meliputi pengertian, operasi (penjumlahan, pengurangan, perkalian), kesamaan, nilai, dan pembagian polinomial serta persamaan polinomial. Polinomial adalah pernyataan matematis yang berhubungan dengan jumlahan perkalian pangkat satu atau lebih variabel dengan koefisien.

Diunggah oleh

Rasya novitasari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

POLINOMIAL (SUKU BANYAK)

1. Pengertian Polinomial
Dalam dunia matematika, polinomial atau suku banyak adalah pernyataan matematis yang
berhubungan dengan jumlahan perkalian pangkat dalam satu atau lebih variabel dengan
koefisien.
Jadi polinomial atau yang juga biasa disebut dengan ‘suku banyak’ merupakan sebuah sistem
persamaan yang mengandung koefisien dan variabel dalam beberapa suku–yang sesuai namanya,
ada banyak, bisa sampe lebih dari dua [Link] umum dari suatu polinomial adalah sebagai
berikut
Misalnya punya suku banyak dalam x, berderajat n. Maka, bentuk polinomialnya akan menjadi:

Dalam bentuk polinomial, kita punya beberapa unsur yang meliputi derajat, suku utama,
koefisien utama, dan konstanta atau suku tetap.
2. Penjumlahan dan Pengurangan Suku Banyak
dalam operasi penjumlahan dan pengurangan suku banyak hanya suku-suku yang sejenis saja
yang dapat dioperasikan untuk mempermudah perhitungan biasakanlah menyusun tiap suku
banyak dalam eksponen atau pangkat turun.

3. Perkalian suku banyak

misalkan terdapat dua buah suku banyak, yaitu f(x) dan g(x), yang akan ditentukan hasil
perkaliannya. setiap suku dari f(x) harus dikalikan dengan tiap dua suku dari g(x).
Untuk mengalihkan setiap sukunya dapat digunakan sifat distributif dan cara skema kedua cara
itu akan ditunjukkan pada contoh-contoh berikut Untuk itu perlu diingat bahwa dalam bilangan
berpangkat berlaku sifat:

4. Kesamaan Suku Banyak

Dua suku banyak memiliki kesamaan jika keduanya berderajat sama dan koefisien dari variabel
dengan pangkat yang bersesuaian adalah sama dalam notasi matematika dapat dituliskan sebagai
berikut.

5. Nilai Polinomiala.
B. Pembagian Polinomial

1. Misalkan suku banyak 𝑓(𝑥) dibagi oleh 𝑝(𝑥) menghasilkan ℎ(𝑥) dan sisanya 𝑠(𝑥),
maka dapat ditulis 𝒇(𝒙) = 𝒑(𝒙) ∙ 𝒉(𝒙) + 𝒔(𝒙)

2. Proses pembagian suku banyak dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu cara bersusun dan cara
sintetik ( cara Horner )

3. Pembagian polinomial 𝑓(𝑥) dengan pembagi (𝑥 − 𝑘) menghasilkan hasil bagi ℎ(𝑥) dan
sisa 𝑠(𝑥) berderajat nol atau 𝑠(𝑥) = konstanta, dituliskan sebagai berikut.
𝑓(𝑥) = (𝑥 − 𝑘) ∙ ℎ(𝑥) + 𝑠(𝑥)
4. Jika polinomial 𝑓(𝑥) dibagi (𝑎𝑥 + 𝑏) memberikan hasil bagi ℎ(𝑥) dan sisa 𝑠, maka diperoleh
hubungan:

5. Menentukan derajat hasil bagi dan sisa pada pembagian polinomial 𝑓(𝑥) dengan pembagi
bentuk linear (𝑥 – 𝑘) atau (𝑎𝑥 + 𝑏) berlaku:
- Derajat hasil bagi ℎ(𝑥) maksimum satu lebih kecil dari pada derajat suku banyak 𝑓(𝑥).
- Derajat sisa 𝑠 maksimum satu lebih kecil dari pada derajat pembagi.

6. Pembagian Suku Banyak oleh Bentuk Kuadrat 𝒂𝒙𝟐 + 𝒃𝒙 + 𝒄 dengan 𝒂 ≠ 𝟎


Jika polinomial 𝑓(𝑥) dibagi dengan 𝑎𝑥2 + 𝑏𝑥 + 𝑐 dengan 𝑎 ≠ 0, maka hasil bagi dan sisa
pembagian polinomial dapat ditentukan dengan cara pembagian bersusun, skema Horner,
dan skema Horner kino.
A. Cara Bersusun Secara umum, algoritma pembagian suku banyak 𝑓(𝑥) oleh bentuk
kuadrat (𝑎𝑥2 +𝑏𝑥 + 𝑐) dapat dinyatakan dengan persamaan : 𝑓(𝑥) = (𝑎𝑥2 + 𝑏𝑥 + 𝑐) ℎ(𝑥) +
𝑠(𝑥)
B. Cara Skema Horner Pembagian polinomial dengan cara skema Horner hanya dapat digunakan
untuk pembagi yang dapat difaktorkan. Misalkan polinomial 𝑓(𝑥) dibagi oleh bentuk kuadrat
𝑎𝑥2 + 𝑏𝑥 + 𝑐 yang dapat difaktorkan. Kita dapat menentukan hasil bagi dan sisa pembagian
dengan cara skema Horner.
C. Cara Skema Horner - KinoSkema Horner – kino dicetuskan oleh Sukino, Horner kino
merupakan pengembangan dari skema Horner kino. Pada skema Horner terbatas untuk
pembagi yang bias difaktorkan sedangkan untuk skema Horner kino dapat diterapkan untuk
pembagi apapun.

7. Jika polinomial yang dibagi berderajat 𝑛 dan pembaginya berderajat 𝑚, maka diperoleh:
Hasil bagi berderajat 𝑛 – 𝑚
Sisa pembagian berderajat 𝑚 − 1 (derajat dari sisa pembagian kurang satu dari derajat pembagi)
8. Teorema Sisa untuk Pembagi Bentuk Linier (𝒙 − 𝒌). Jika polinomial 𝑓(𝑥) berderajat 𝑛 dibagi
dengan (𝑥 − 𝑘), maka sisa pembagian 𝑠ditentukan oleh 𝑠 = 𝑓(𝑘)
9. Teorema Sisa untuk Pembagi Bentuk Linier (𝒂𝒙 + 𝒃)Jika polinomial 𝑓(𝑥) berderajat 𝑛 dibagi
dengan (𝑎𝑥 + 𝑏), maka sisa pembagian 𝑠 ditentukan oleh

10. Teorema Sisa untuk Pembagi Bentuk (𝒙 − 𝒂)(𝒙 − 𝒃)


Sisa pembagian polinomial 𝑓(𝑥) oleh (𝑥 − 𝑎)(𝑥 − 𝑏) adalah 𝑠(𝑥) = 𝑝𝑥 + 𝑞 dengan 𝑓(𝑎) = 𝑝𝑎 + 𝑞
dan 𝑓(𝑏) = 𝑝𝑏 + 𝑞
11. Teorema Faktor
1. Suatu fungsi suku banyak 𝑓(𝑥) memiliki faktor (𝑥 – 𝑘) jika dan hanya jika 𝑓(𝑘) = 0
2. Suatu fungsi suku banyak 𝑓(𝑥) memiliki faktor (𝑎𝑥 + 𝑏) jika dan hanya jika

C. Persamaan Polinomial

1. Persamaan polinomial merupakan kalimat terbuka yang nilai kebenarannya tergantung pada
nilai variebel yang diberikan. Secara umum, persamaan polinomial dalam variabel x dapat
dituliskan sebagai berikut. anxn+an-1xn-1+an-2xn-² +… + a2x²+α₁x+α = 0

Anda mungkin juga menyukai