Prosedur Pembersihan dan Pemusnahan Linen
Prosedur Pembersihan dan Pemusnahan Linen
Jl. Jatayu RT 03/02 Tamang Agung , Nglorog No. Dokumen No. Revisi Halaman
Sragen Telp. (0271) 8852000
Email: ibnusinasukowati@[Link]
Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Juan Kusuma Dias Pratana
NIP. 03.207.2021
PENGERTIAN Sepatu pelindung adalah sepatu yang diapaki untuk melindungi kaki
petugas dari tumpahan atau percikan darah cairan tubuh lainnya dan
mencegah dari kemungkinan tusukan dari benda tajam atau kejatuhan.
TUJUAN Sebagai acuan penerapan cara pembersihan sepatu pelindung
KEBIJAKAN Proses pembersihan sepatu pelindung dilaksanakan di laundry sesuai
dengan ketentuan yangberlaku
PROSEDUR 1. Ucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Rendam sepatu pelindung ke dalam larutan alkali selama 10 menit
3. Bersihkan sepatu pelindung dengan cara disikat disemua bagian
air mengalir
4. Bilas dengan air mengalir
5. Keringkan dengan jalan dijemur
6. Kemas sepatu pelindung dengan menggunakan plastik
7. Lepas APD dan cuci tangan sesuai SPO
8. Ucapkan “Alhamdulillahirobbilalamin”
Unit Laundry, Unit Pelayanan
UNIT TERKAIT
RUMAH SAKIT UMUM
SARAS IBNU SINA SUKOWATI SPO
PEMUSNAHAN LINEN RUSAK
Jl. Jatayu RT 03/02 Tamang Agung , Nglorog No. Dokumen No. Revisi Halaman
Sragen Telp. (0271) 8852000
Email: ibnusinasukowati@[Link]
Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Juan Kusuma Dias Pratana
NIP. 03.207.2021
PENGERTIAN Pemusnahan linen rusak adalah kegiatan yang di laksanakan
berdasarkan kegiatan sehari-hari mengenai linen rusak, yang
kemudian kegiatan itu dilaporkan, sehingga laporan tersbeut ditindak
lanjuti untuk dilakukan pemusnahan.
TUJUAN 1. Sebagai pedoman proses pengelolaan linen rusak
2. Menghindari pemakai linen yang rusak atau tidak layak pakai
KEBIJAKAN Pemusnahan linen rusak dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang
ditetapkan
PROSEDUR 1. Diucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Linen digunakan oleh unit-unit terkait yaitu OK, Perawat Jalan,
UGD, ICU, Perinatologi, VK, Rawat Inap, Laboratorium, dll
3. Penentuan linen rusak atau tidak layak ditentukan oleh unit laundry
4. Kategori linen rusak atau tidak layak pakai dapat dilihat secara fisik
yaitu:
a. Terdapat bercak noda yang besar dan tidak dapat
dihilangkan
b. Sobek atau bolong
c. Warna sudah kusam atau pudar dan kondisi mudah sobek
(tipis)
5. Ucapkan “Alhamdulillahirobbilalamin”
UNIT TERKAIT Unit laundry, OK, rajal, Ranap, HCU, UGD, VK, Perinatologi
RUMAH SAKIT UMUM
SARAS IBNU SINA SUKOWATI SPO
MENCUCI HORDEN DAN TIRAI
Jl. Jatayu RT 03/02 Tamang Agung , Nglorog No. Dokumen No. Revisi Halaman
Sragen Telp. (0271) 8852000
Email: ibnusinasukowati@[Link]
Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Juan Kusuma Dias Pratana
NIP. 03.207.2021
PENGERTIAN Membersihkan horden dan tirai dari debu dan kotoran yang menempel
pad ahorden dan tirai
TUJUAN 1. Untuk memberikan kenyamanan bagi pasien dan kelurga yang
berada di ruangan
2. Agar horden ruangan pasien bersih
KEBIJAKAN Proses mencuci Horden dan Tirai dilaksanakan dilaundry sesuai
dengan ketentuan yang berlaku
PROSEDUR 1. Ucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Cuci tangan dan memakai APD sesuai SPO
3. Siapkan Horden dan tirai yang sudah ditimbang
4. Horden dimasukkan kemesin cuci infeksius sebanyak 7 Kg
5. Pilah progam menu dalam pencucian di mesin cuci
6. Proses pembasahan dilakukan selama 5 menit pada mesin cuci
7. Proses pencucian dilakukan dengan menambahkan bahan cucian
alkali dan bahan penghilang noda oxigent bleach
8. Kemudian diproses ke 2 ditambhkan alkali Nuetralizer
9. Ditungu sampai pencucian selesai (proses end)
10. Lepas APD dan cuci tangan sesuai SPO
11. Ucapkan “ Alhamdulillahirobbilalamin”
UNIT TERKAIT Unit Laundry dan Unit Pelayanan
RUMAH SAKIT UMUM
SARAS IBNU SINA SUKOWATI SPO
MEMBERSIHKAN MANSET TENSUMETRI
Jl. Jatayu RT 03/02 Tamang Agung , Nglorog No. Dokumen No. Revisi Halaman
Sragen Telp. (0271) 8852000
Email: ibnusinasukowati@[Link]
Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Juan Kusuma Dias Pratana
NIP. 03.207.2021
PENGERTIAN Manset Tensimetri merupakan manset lengan yang digunakan
untuk mengukur tekanan darah
TUJUAN Agar manset tensimetri bersih bebas dari noda dan bakteri
KEBIJAKAN Proses membersihkan manset tensimetri di laksanakan di
laundry sesuai dengan ketentuan yangberlaku
PROSEDUR 1. Ucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Cuci tangan dan menggunakan APD sesuai dengan SPO
3. Siapkan manset tensimetri yang mau dibersihkan
4. Gunakan kain lembut dan basah dengan alkali
5. Bersihkan manset yang kotor
6. Bersihkan manset kain bersih basah beralkali untuk
mencucinya
7. Kemudian pembilasan dengan kain basah dan dikeringkan
dengan jalan dijemur
8. Lepas APD dan cuci tangan
9. Ucapkan “ Alhamdulillahirobbilalamin”
UNIT TERKAIT Unit Laundry dan Unit Pelayanan
RUMAH SAKIT UMUM
SARAS IBNU SINA SUKOWATI SPO
PENIMBANG LINEN KOTOR
Jl. Jatayu RT 03/02 Tamang Agung , Nglorog No. Dokumen No. Revisi Halaman
Sragen Telp. (0271) 8852000
Email: ibnusinasukowati@[Link]
Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Juan Kusuma Dias Pratana
NIP. 03.207.2021
PENGERTIAN Penimbangan linen kotor adalah suatu kegiatan mengukur atau
menentukan berat pada linen kotor yang berada di Laundry Rumah
Sakit. Linen adalah bahan atau kain yang digunakan dirumah sakit
TUJUAN 1. Untuk mengetahui berat linen kotor
2. Untuk mengetahui dosis alkali yang dipakai
3. Untuk menyesuaikan dengan kapasitas mesin cuci
KEBIJAKAN Penimbangan linen kotor dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang
ditetapkan
PROSEDUR 1. Ucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Petugas linen memakai seragam kerja dan APD
3. Menyiapkan timbangan
4. Pastikan timbangan menunjukkan angka 0 (nol) saat menimbang
5. Angkat linen kotor infeksius atau linen non infeksius ke tempat
timbangan
6. Geser akan timbangan sampai timbangan menunjukkan seimbang,
apabila beratnya masih kurang tambahkan arah timbangan yang
sesuai dengan berat linen kotor
7. Catat jumlah linen infeksius atau linen infeksius
8. Dicatat dibuku linen kotor
9. Ucapkan “ Alhamdulillahirobbilalamin”
UNIT TERKAIT Unit Laundry, Unit Pelayanan
RUMAH SAKIT UMUM
SARAS IBNU SINA SUKOWATI SPO
PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)
PETUGAS LINEN
Jl. Jatayu RT 03/02 Tamang Agung , Nglorog No. Dokumen No. Revisi Halaman
Sragen Telp. (0271) 8852000
Email: ibnusinasukowati@[Link]
Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Juan Kusuma Dias Pratana
NIP. 03.207.2021
PENGERTIAN 1. Adalah alat yang digunakan petugas selama melakukan
pekerjaan (APD)
2. APD meliputi topi, masker, sarung tangan, sepatu boot,
skort
3. Topi adalaha penutup kepala agara terlindung dari noda
4. Masker adalah tutup mulut untuk melindungi resiko
pnecemaran udara
5. Sarung tangan adalah pelindung tangan dari bahan-bahan
yang beresiko yang nempel di linen ketika akan proses cuci
Sarung tangan terbuat dari bahan yang lentur dan tidak
tembus air
6. Sepatu boot adalah sepatu yang terbuat dari karet yang
tidak tembus air / tidak bocor yang diguakan selama proses
pencucian
Skort sebagai bahan untuk melindungi supaya tidak basah
TUJUAN 1. Untuk mengkondisikan agar petugas bekerja sesuai aturan
2. Untuk melindungi petugas dari resiko penularan penyakit
maupun kontaminasi bahan-bahan berbahaya dari efek
pekerjaan
KEBIJAKAN Pihak Rumah Sakit beserta jajaran menejemen melalui
program pengendalian infeksi RS berupa untuk melindungi
petugas stiap melaksanakan tugas dan mengendalikan
penyebaran dampak infeksi dari proses kerja dengan upaya
1. Menetapkan dan menentukan peralatan kelengkapan APD
2. Menetapkan aturan untuk pengendalian agar petugas
menggunakan APD
3. Acuan SK Direktur RSU Saras Ibnu Sina Sukowati tentang
kebijakan pelayanan pencegahan dan pengendalian infeksi
RSU Saras Ibnu Sina Sukowati
PROSEDUR 1. Ucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Peralatan disiapkan
3. Menggunakan alat pelindung diri sesuai kebutuhan selama
proses pencucian :
a. Bagian finishing : menggunakan topi dan masker
b. Bagian cucian : menggunakan topi, masker, skort,
sepatu boot, handscoon
c. Bagian setrika : topi, masker
4. Setelah aktivasi selesai
Skort sepatu boot dicuci di linen kotor, masker, topi,
handscoon dibuang di tempat sampah infeksius
5. Ucapkan “ Alhamdulillahirobbilalamin”
UNIT TERKAIT Unit Linen Loundry, Unit Pencegahan dan Pengendalian
Infeksi, unit Pengadaan
RUMAH SAKIT UMUM
SARAS IBNU SINA SUKOWATI SPO
CUCI TANGAN PETUGAS LINEN
Jl. Jatayu RT 03/02 Tamang Agung , Nglorog No. Dokumen No. Revisi Halaman
Sragen Telp. (0271) 8852000
Email: ibnusinasukowati@[Link]
Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Juan Kusuma Dias Pratana
NIP. 03.207.2021
PENGERTIAN 1. Cuci tangan adalah suatu kegiatan mencuci tangan untuk
kebersihan
2. Cuci tangan petugas adalah kegiatan petugas untuk
mencuci tangan selama melakukan rangkaian kegiatan
TUJUAN Cuci tangan petugas linen dilakukan dengan tujuan :
1. Menjaga kondisi petugas agar tetap dalam keadaan bersih
2. Menjaga petugas agar tetap dalam keadaan bersih
3. Mencegah dan pengendalian resiko infeksi agar tidak
menyebar
KEBIJAKAN Terkait dengan program pencegahan dan pengendalian
infeksi, Rumah Sakit menetapkan dengan berfokus pada
penurunan angka infeksi yang berhubungan dengan proses
penanganan linen, maka:
1. Proses
Pengelolaan linen diperhatikan sejak dari linen kotor
hingga siap dikirm untuk digunakan di perawatan, dengan
tetap adanya perlakuan cuci tangan petugas
a. Sebelum dan sesudah menyentuh linen kotor
b. Sebelum dan sesudah menyentuh linen bersih
c. Sebelum dan sesudah pengepakan dan distribusi
linen bersih
Mengacu pada SK Direktur RSU Saras Ibnu Sina Sukowati
tentang kebijakan pelayanan pencegahan dan pengendalian
infeksi RSU Saras Ibnu Sina Sukowati.
PROSEDUR a. Langkah cuci tangan dengan Handrub:
1. Ucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Tuangkan handrub ke telapak tangan secukupnya
3. Gosokkan kedua tangan hingga merata
4. Gosokkan punggung tangan kiri dan sela jari tangan
kanan, begitu juga sebaliknya
5. Gosok kedua telapak tangan dan sela jari
6. Gosok punggung jari depan saling mengunci
7. Gosok ibu jari tangan kiri dengan ibu jari tangan kanan
dalam genggaman dan begitu sebaliknya
8. Rapatkan ke lima jari tangan kanan gosok memutar dan
jari telapak tangan kiri dan sebaliknya
9. Setelah kering, tangan anda telah aman
10. Ucapkan “ Alhamdulillahirobbilalamin”
b. Langkah cuci tangan dengan bahan dasar sabun
1. Ucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Hidupkan kran air
3. Tuangkan bahan dasar sabun ke telapak tangan
secukupnya
4. Gosokkan kedua tangan hingga merata
5. Gosokkan kedua telapak tangan kiri dan sela jari tangan
kanan, begitu juga sebaliknya
6. Gosok kedua tangan dan sela jari
7. Gosok punggung jari depan saling mengunci
8. Gosok ibu jari tangan kiri dengan ibu jari tangan kanan
dalam genggaman dan begitu sebaliknya
9. Rapatkan ke lima jari tangan kanan gosok memutar dan
jari telapak tangan kiri dan sebaliknya
10. Setelah kering, tangan anda telah aman
11. Ucapkan “ Alhamdulillahirobbilalamin”
UNIT TERKAIT Unit Laundry, Unit Pencegahan dan Pengendalian Infeksi
RUMAH SAKIT UMUM
SARAS IBNU SINA SUKOWATI SPO
PEMAKAIAN BAHAN LARUTAN ENZIMATIK
Jl. Jatayu RT 03/02 Tamang Agung , Nglorog No. Dokumen No. Revisi Halaman
Sragen Telp. (0271) 8852000
Email: ibnusinasukowati@[Link]
Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Juan Kusuma Dias Pratana
NIP. 03.207.2021
PENGERTIAN Suatu tata cara menggunakan bahan berbahaya beracun enzymatic
untuk proses pencucian alat medis
TUJUAN Agar penggunaan bahan cuci alat medis sesuai dengan kebutuhan
KEBIJAKAN Enzimatik adalah bahan pembersih dan perontok darah yang
memempel pada alat medis kotor
PROSEDUR 1. Ucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Cuci tangan dan menggunakan APD sesuai dengan SPO
3. Siapkan bak container untuk tempat pengenceran larutan enzimatik
4. Siapkan air riw 1 liter
5. Ambil larutan enzimatik sebanyak 7,5 ml
6. Tuang larutan enzimatik tadi ke dalam air raw yang sudah
disiapkan
7. Aduk larutan enzimatik sampai tercampur dengan air row
8. Lepas APD dan cuci tangan
9. Ucapkan “ Alhamdulillahirobbilalamin”
UNIT TERKAIT Unit CSSD
RUMAH SAKIT UMUM
SARAS IBNU SINA SUKOWATI SPO
MENCUCI ALAT MEDIS MANUAL
Jl. Jatayu RT 03/02 Tamang Agung , Nglorog No. Dokumen No. Revisi Halaman
Sragen Telp. (0271) 8852000
Email: ibnusinasukowati@[Link]
Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Juan Kusuma Dias Pratana
NIP. 03.207.2021
PENGERTIAN Mencuci alat medis adalah menghilangkan sisa-sisa kotoran yang
melekat pada alat medis baik itu kotoran berupa darah, cairan, atau
sisa-sisa jaringan tubuh dengan menggunakan air yang mengalir
TUJUAN Untuk menjaga agar alat tidak kotor, karatan, tidak menampung
bakteri
KEBIJAKAN Proses mencuci alat medis manual dilaksanakan di CSSD.
Berdasarkan SK Kebijakan Direktur RSU Saras Ibnu Sina Sukowati
tentang pencegahan dan pengendalian infeksi Rumah Sakit.
PROSEDUR 1. Ucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Cuci tangan, memakai APD sesuai SPO
3. Alat kotor dimasukkan di Bak perendaman enzimatik selama 5
menit kemudian disikat
4. Setelah disikat alat kotor dimasukkan di bak perendaman
desinfektan selama 5 menit, kemudian sikat lagi
5. Setalah itu alat kotor dibilas dengan air mengalir
6. Bilas alagi di air mengalir yang kedua
7. Keringkan dengan jalan dilap dengan handuk bersih
8. Lepas APD dan cuci tangan sesuai SPO
9. Ucapkan “ Alhamdulillahirobbilalamin”
UNIT TERKAIT Unit CSSD
RUMAH SAKIT UMUM
SARAS IBNU SINA SUKOWATI SPO
SERAH TERIMA INSTRUMENT KOTOR
Jl. Jatayu RT 03/02 Tamang Agung , Nglorog No. Dokumen No. Revisi Halaman
Sragen Telp. (0271) 8852000
Email: ibnusinasukowati@[Link]
Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Juan Kusuma Dias Pratana
NIP. 03.207.2021
PENGERTIAN Merupakan kegiatan penyerahan instrument non steril dan
pengambilan instrument steril
TUJUAN 1. Petugas mengetahui tata cara serah terima instrument dengan benar
2. Petugas harus mengetahui nama, jumlah dan jenis alat untuk
meminimalkan kesalahan
KEBIJAKAN Prosedur bekerja di CSSD berdasarkan SK Kebijakan Direktur RSU
Saras Ibnu Sina Sukowati tentang pencegahan dan pengendalian
infeksi Rumah Sakit
PROSEDUR 1. Ucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Petugas ruangan membawa instrument kotor yangtelah digunakan
menggunakan box kotor
3. Petugas runagan menyerahkan box kotor yang berisi alat kotor
4. Pengecekan instrument dilakukan oleh petugas runag dan petugas
CSSD yang meliputi nama alat, jumlah alat dan jenis alat
5. Petugas ruangan menulis dan penyerahan form permintaan
sterilisasi di ruang CSSD
6. Petugas CSSD menulis serah terima alat di buku sterilisasi
7. Apabilia sudah sesuai, petugas ruangan dan petugas CSSD
menandatangani bukti serah terima. Masukkan alat kotor kedalam
box kotor lagi
8. Ucapkan “ Alhamdulillahirobbilalamin”
UNIT TERKAIT Ruang Rawat Inap, Rawat Jalan, UGD, Ruang Operasi, ICU, VK
Perinatologi
RUMAH SAKIT UMUM
SARAS IBNU SINA SUKOWATI SPO
TATA CARA BEKERJA DI CSSD
Jl. Jatayu RT 03/02 Tamang Agung , Nglorog No. Dokumen No. Revisi Halaman
Sragen Telp. (0271) 8852000
Email: ibnusinasukowati@[Link]
Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Juan Kusuma Dias Pratana
NIP. 03.207.2021
PENGERTIAN Merupakan aturan yang harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua
prtugas CSSD pada saat bekerja
TUJUAN Melindungi petugas dari resiko kontaminasi
KEBIJAKAN Prosedur bekerja di CSSD berdasarkan SK Kebijakan Direktur RSU
Saras Ibnu Sina Sukowati tentang pencegahan dan pengendalian
infeksi Rumah Sakit
PROSEDUR 1. Ucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Petugas menggunakan pakaian kerja pada saat bekerja di CSSD
3. Lakukan cuci tangan sebelum dan setelah bekerja
4. Lakukan handrub
5. Bersihkan lingkungan kerja setelah selesai bekerja
6. Pakailah sandal tertutup pada saat bekerja di CSSD
7. Pakailah APD sesuai dengan lokasi kerja sebagai berikut :
a. Ruang penerimaan alat : masker, handscoon, tutup kepala
b. Ruang dekontaminasi : masker,apron disposable, google mask,
sepatu boot, sarung tangan karet, tutup kepala
c. Ruang setting dan kasa : masker, tutup kepala
d. Ruang linen : masker, tutup kepala
e. Ruang sterilisasi : masker, sarung tangan anti panas, tutup
kepala
f. Ruang penyimpanan : masker, sandal khusus, tutup kepala
Petugas tidak boleh menggunakan asesoris pada saat bekerja
8. Ucapkan “ Alhamdulillahirobbilalamin”
UNIT TERKAIT CSSD
RUMAH SAKIT UMUM
SARAS IBNU SINA SUKOWATI SPO
LEBELLING ALAT SINGLE USE YANG DI REUSE
Jl. Jatayu RT 03/02 Tamang Agung , Nglorog No. Dokumen No. Revisi Halaman
Sragen Telp. (0271) 8852000
Email: ibnusinasukowati@[Link]
Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Juan Kusuma Dias Pratana
NIP. 03.207.2021
PENGERTIAN Merupakan kegiatan penempatan label expiredate instrument steril
pada packing dan penggunaan diruangan
TUJUAN 1. Menjamin keseterilan alat saat digunakan kepada pasien
2. Menjamin bahwa satu set instrument digunakan untuk satu pasien
3. Menjamin frekwensi penggunaan alat resue berjalan dengan baik
4. Menjamin alat tidak dipergunakan lebih dari batas frekwensi yang
diperkenankan
KEBIJAKAN Rumah sakit menjamin kesterilan alat yang digunakan untuk
perawatan di RSU Saras Ibnu Sina Sukowati berdasarkan SK Direktur
RSU Saras Ibnu Sina Sukowati tentang kebijakan pencegahan dan
pengendalian infeksi Rumah Sakit
PROSEDUR 1. Ucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Siapkan alat yang sudah dilakukan proses desinfeksi
3. Pastikan alat sudah kering
4. Lakukan packing
5. Lakukan pengisian lebeling yang meliputi nama, nama ruangan,
tanggal sterilisasi, tanggal expiratedate, reuse ke berapa, jenis
sterilisai
6. Tempel dibelakang packing
7. Lakukan proses sterilisasi
8. Setelah alat digunakan di ruangan,lakukan proses pembersihan
9. Kirim ke CSSD
10. Ucapkan “ Alhamdulillahirobbilalamin”
UNIT TERKAIT Ruang Operasi, CSSD, ICU, UGD, Rawat Inap, Rawat Jalan
RUMAH SAKIT UMUM
SARAS IBNU SINA SUKOWATI SPO
STERILISASI TROLI DISTRIBUSI
Jl. Jatayu RT 03/02 Tamang Agung , Nglorog No. Dokumen No. Revisi Halaman
Sragen Telp. (0271) 8852000
Email: ibnusinasukowati@[Link]
Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Juan Kusuma Dias Pratana
NIP. 03.207.2021
PENGERTIAN Merupakan kegiatan sterilisasi troly distribusi menggunakan alcohol
96%
TUJUAN Petugas CSSD mengatahui tata cara sterilisasi troly dengan benar
KEBIJAKAN 1. Sterilisasi troly distribusi menurunkan angka kuman pada troly
2. Menjamin kesterilan troli pada saat distribusi alat steril ke ruangan
unit berdasarkan SK Direktur RSU Saras Ibnu Sina Sukowati
tentang kebijakan pelayanan pencegahan dan pengendalian infeksi
Rumah Sakit
PROSEDUR 1. Ucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Bersihkan troli menggunakan kain bersih yang telah diberi
desinfektan
3. Bilas dengan mengguanakan kain bersih yangtelah direndam dalam
air bersih
4. Semprotkan alcohol 70% dan ratakan dengan kasa steril
5. Ucapkan “ Alhamdulillahirobbilalamin”
UNIT TERKAIT CSSD
RUMAH SAKIT UMUM
SARAS IBNU SINA SUKOWATI SPO
TATA CARA PACKING DUK SET
RUANG OPERASI
Jl. Jatayu RT 03/02 Tamang Agung , Nglorog No. Dokumen No. Revisi Halaman
Sragen Telp. (0271) 8852000
Email: ibnusinasukowati@[Link]
Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Juan Kusuma Dias Pratana
NIP. 03.207.2021
PENGERTIAN Merupakan aturan yang dilaksanakan semua petugas saat packing
linen
TUJUAN Petugas mengetahui tata cara melakukan packing linen dengan benar
KEBIJAKAN Keseragaman isi dan urutan peletakan sesuai dengan kebutuhan dari
unit pengguna berdasarkan SK Direktur RSU Saras Ibnu Sina
Sukowati tentang Kebijakan Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian
Infeksi Rumah Sakit.
PROSEDUR 1. Ucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Siapkan duk sedang 3 buah, duk kecil 3 buah, jas operasi 4 bauh,
handuk kecil 1 buah, duk bolong 1
3. Siapkan duk bungkus 2 buah
4. Ambil duk bungkus
5. Bentangkan duk bungkus diatas meja, sebanyak 2 buah
6. Tata linen (bawah ke atas) : duk sedang 3, duk kecil 3 buah, jas
operasi 4 buah, diatas jas operasi ditambah handuk kecil 1 buah
7. Beri indicator dalam
8. Lakukan packing
9. Ikat dengan tali
10. Linen siap dilakukan proses sterilisasi
11. Ucapkan “ Alhamdulillahirobbilalamin”
UNIT TERKAIT CSSD, Ruang Operasi, Laundry
RUMAH SAKIT UMUM
SARAS IBNU SINA SUKOWATI SPO
PENGOPERASIAN AUTOCLAVE
Jl. Jatayu RT 03/02 Tamang Agung , Nglorog No. Dokumen No. Revisi Halaman
Sragen Telp. (0271) 8852000
Email: ibnusinasukowati@[Link]
Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Juan Kusuma Dias Pratana
NIP. 03.207.2021
PENGERTIAN Mengetahui cara pengoperasian autoclave sesuai prosedur
TUJUAN Mampu mengoperasikan peralatan medik secara benar dan sesuai
prosedur
KEBIJAKAN Pemeliharaan dan kalibrasi peralatan kesehatan dilakukan secara
berkala
PROSEDUR 1. Ucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Lepaskan penutup debu dan periksa saluran air
3. Hubungkan alat ke sumber tegangan (PLN)
4. Hubungkan alat dengan menekan saklar atau tekan tombol
ON/OFF
5. Tutuplah pipa pembuangan dan kran pembuangan air
6. Masukkan air kedalam lapisan bagian dalam chamber sampai
tanda pada gelas penduga menunjukkan sampai pada volume yang
cukup
7. Masukkan drum sterilisasi yang sudah terisi bahan ke dalam
chamber
8. Tutup pintu dan kecangkan semua klem pengunci dan tutup kran
udara
9. Stel saklar pad aposisi maksimal (setting suhu 1210 C untuk
mesnterilkan sedangkan untuk membunuh bakteri 1300 C)
kemudian tekan push button. Pilot lamp akan menyala
10. Atur timer untuk lamanya proses sterilisasi
11. Setelah selesai tahapan sterilisasi, buka kran pembuangan uap dan
buka kran udara serta lepas semua klem pengunci
12. Matikan alat dengan menakan sklar ke posisi OFF
13. Lepaskan kabel power dan buang sisa air dengan membuka kran
pembuangan. Tutup chamber boleh dibuka jika tekanan sudah
berada pda posisi nol (0)
14. Ucapkan “ Alhamdulillahirobbilalamin”
UNIT TERKAIT 1. Unit Prasarana dan Sarana Rumah Sakit
2. Unit CSSD
RUMAH SAKIT UMUM
SARAS IBNU SINA SUKOWATI SPO
PENGELOLAAN PERBEKALAN / INSTRUMEN
KADALUARSA
Jl. Jatayu RT 03/02 Tamang Agung , Nglorog No. Dokumen No. Revisi Halaman
Sragen Telp. (0271) 8852000
Email: ibnusinasukowati@[Link]
Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Juan Kusuma Dias Pratana
NIP. 03.207.2021
PENGERTIAN Merupakan kegiatan sterilisasi ulang instrument ulan pada alat yang
sudah melebihi masa expiredate / kadaluarsa
TUJUAN Menjamin kesterilan alat yang digunakan kepada pasien
KEBIJAKAN 1. Instrument harus dikirm ke CSSD 3 hari sebelum instrument
melewati batas kadaluarsa
2. Rumah sakit menjamin kesterilan alat yang digunakan kepada
pasien. Berikut ini masa expiredate alkes yang ada di RSU Saras
Ibnu Sina Sukowati :
a. Expiredate 1 bulan : untuk pembungkus menggunakan
pouches
b. Expiredate 1 minggu : untuk pembungkus menggunakan
linen
c. Expiredate 1 minggu : untuk yang memakai tromol
Berdasarkan SK Direktur RSU Saras Ibnu Sina Sukowati tentang
Kebijakan Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Rumah
Sakit
PROSEDUR 1. Ucapkan “Bismillahirohmanirrohim”
2. Ruangan yang mempunyai alat steril diruang penyimpanan /
almari penyimpanan melakukan pemilahan alat yang sudah
mendekati masa expiredate
3. Ambil instrument steril tersebut dan masukkan ke dalam container
tertutup
4. Lakukan pengiriman ke CSSD
5. Lakukan serah terima alat dibuku sterilisasi instrument
6. Untuk alat yang di steril ulang dekontaminasi dahulu
7. Lakukan packing ulang instrument
8. Lakukan labeling dilanjutkan proses sterilisasi
9. Lakukan penyimpanan
Petugas ruang mengambil alat steril menggunakan buku sterilisasi
10. Ucapkan “ Alhamdulillahirobbilalamin”
UNIT TERKAIT CSSD, Rawat Jalan, Runag Operasi, ICU, UGD, Rawat Inap