0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan3 halaman

Program 7K SMK Inkanas Sumedang 2022/2023

Program kerja pengembangan kultur sekolah SMK Inkanas Sumedang 2022/2023 mencakup 7 bidang, yaitu keamanan, kebersihan, kekeluargaan, keindahan, ketertiban, kerapihan, dan kerindangan. Program-program tersebut diantaranya membudayakan 5S, budaya berdoa dan membaca Asmaul Husna sebelum belajar, melaksanakan operasi semut dan pembuatan apotik hidup, serta menanam pohon untuk kerindangan sekolah.

Diunggah oleh

Rian Dana Kristian
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan3 halaman

Program 7K SMK Inkanas Sumedang 2022/2023

Program kerja pengembangan kultur sekolah SMK Inkanas Sumedang 2022/2023 mencakup 7 bidang, yaitu keamanan, kebersihan, kekeluargaan, keindahan, ketertiban, kerapihan, dan kerindangan. Program-program tersebut diantaranya membudayakan 5S, budaya berdoa dan membaca Asmaul Husna sebelum belajar, melaksanakan operasi semut dan pembuatan apotik hidup, serta menanam pohon untuk kerindangan sekolah.

Diunggah oleh

Rian Dana Kristian
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM KERJA

PENGEMBANGAN KULTUR SEKOLAH SMK INKANAS SUMEDANG 2022/2023

A. BERKARAKTER BANGSA
1. Membudayakan 5S : Senyum, salam, sapa, sopan, dan santun dilingkungan sekolah, rumah, dan
masyarakat.
2. Budaya berdoa sebelum dan sesudah belajar.
3. Budaya membaca Asmaul Husna sebelum belajar dimulai.
4. Budaya sholat berjamaah, Dzuhur dan Ashar.

B. LINGKUNGAN SEHAT
1. Mengembangkan budaya operasi semut pengambilan sampah mulai masuk lingkungan sekolah.
2. Melaksanakan budaya membuang sampah pada tempat yang telah ditentukan sesuai jenis sampah
(plastik, kertas, daun).
3. Membudayakan cuci tangan sebelum dan sesudah belajar yang sudah disiapkan pada ruang
belajar.
4. Membudayakan penggunaan kamar kecil/wc dalam keadaan bersih sebelum dan sesudah
digunakan.

C. LINGKUNGAN ADIWIYATA
1. Melaksanakan pehgijauan di lingkungan sekolah (berkebun dan bertaman).
2. Melaksanakan pembuatan apotik hidup.
3. Melaksanakan pembuatan pupuk kompos sendiri untuk menghijauan di sekolah.

D. RAMAH SOSIAL
1. Melaksanakan pelayanan prima.
2. Memperhatikan dan memberikan beasiswa bagi anak kurang mampu.
3. Melaksanakan kunjungan rumah bagi warga sekolah (peserta didik, guru, dan pegawai) yang
melaksanakan hajatan, atau mendapat musibah.
PROGRAM 7K
SMK INKANAS SUMEDANG 2022/2023

NO PROGRAM 7K TINDAK LANJUT


1. Keamanan : Jika ketahuan di beri nasehat.
a. Siswa di larang membawa senjata Jika ketahuan diberi masukan.
tajam Siswa di larang membawa uang Jika dilanggar 3 kali diberhentikan/Skor
berlebihan Siswa di larang membawa
kaset, buku(novel) porno.
b. Siswa di larang berkelahi.
c. Siswa di larang kabur saat jam pelajaran.
2. Kebersihan : Setiap hari kelas di nilai oleh Pembimbing
a. Siswa di larang membuang sampah Setiap 1 bulan diadakan kebersihan seluruh
sembarangan. ruangan
b. Siswa dianjurkan menyapu kelas Mengadakan Jum’at Bersih
setiap selesai KBM.
c. Siswa diwajibkan operasi semut
sebelum masuk kelas.
3. Kekeluargaan :
a. Jika ada musibah (meninggal)
Melayat.
b. Siswa diwajibkan mengenal guru
bahkan hafal Namanya.
c. Siswa diwajibkan meghormati kakak
kelas dan menyayangi adik kelas.
d. Siswa diwajibkan menjaga
keharmonisan dengan guru.

4. Keindahan : membawa sapu lidi, dan Setiap tahun diwajibkan


Siswa diwajibkan membuat taman kelas. mengecat, Setiap tahun diwajibkan menata
Siswa diwajibkan melengkapi alat-alat yang ruangan seperti, memasang hordeng, gambar
dibutuhkan kelas. presiden, dan pancasila, dsb.
Siswa diwajibkan menata ruang kelas. Setiap masuk pintu gerbang setiap diperiksa
atribut dan kerapihan pakaian.
Sebelum jam KBM dimulai guru me kembali
kelengkapan siswa.

5. Ketertiban :
a. Siswa di larang berambut panjang
(laki-laki).
b. Siswa di larang mengecer rambut.
c. Siswa di larang memanjangkan kuku.
d. Siswa di larang memakai baju, rok
sempit, dan ketat.
e. Siswa di larang memakai celana
cutbarai dan “pensil”.
f. Siswa di larang memakai aksesoris
seperti gelang, anting dsb.
g. Siswa diwajibkan menggunakan
sepatu bertali dan berwarna hitam.
6. Kerapihan : Setiap masuk siswa diperiksa oleh guru.
a. Siswa diwajibkan memasukkan baju ke
dalam celana atau rok yang dipakai.
b. Siswa diwajibkan memakai ikat
pinggang berwarna hitam dan tidak
menggunakan kepala yang terbuat dari
besi.
c. Siswa diwajibkan memakai kaor kaki
putih dan panjang sedengkul.
d. Siswa di larang memakai jaket di
lingkungan sekolah.
7. Kerindangan : Guru dan siswa menanam pohon di halaman,
a. Setiap tahun pihak sekolah membeli depan kelas sesuai kebutuhan.
pohon yang dipandang perlu untuk
kerindangan.

Common questions

Didukung oleh AI

The SMK Inkanas Sumedang school program encourages the cultivation of national character by instilling the 5S habits—smiling, greeting, polite speech, courtesy, and respect—across various environments including school, home, and community settings. Additionally, it includes practices such as praying before and after learning sessions, reciting Asmaul Husna at the start of classes, and promoting congregational prayers (Dhuhr and Asr), which reinforces the cultural and religious dimensions of character building .

The promotion of handwashing culture at SMK Inkanas Sumedang holds positive implications for public health within the school. It reduces the spread of infections and illnesses, promotes hygiene awareness, and instills lifelong practices among students, thereby creating a healthier school environment and contributing to overall student well-being and readiness to learn .

The practices at SMK Inkanas Sumedang, such as reinforcing discipline, promoting cultural activities, and fostering environmental responsibility, are likely to positively impact student academic performance by creating a structured and supportive learning environment. These practices also encourage personal development through the inculcation of ethical values, social responsibility, and discipline, likely leading to more holistic educational outcomes .

The 7K programs—concerning security, cleanliness, family spirit, beauty, orderliness, neatness, and greenness—play a crucial role in fostering a conducive learning environment. These programs ensure a safe, clean, and aesthetically pleasing environment while promoting cooperation, respect, and discipline among students. For example, students are trained to maintain personal and classroom cleanliness, create classroom gardens, and follow strict attire guidelines, all contributing to a supportive and focused learning atmosphere .

The principle of 'Kekeluargaan' is integrated into the SMK Inkanas Sumedang program through activities such as condolence visits, encouraging students to know and respect their teachers and senior and junior peers, and fostering harmony with the teaching staff. These activities aim to build a strong community relationship, enhance social skills, and instill a sense of belonging and mutual respect among students and faculty .

The annual tree planting initiative at SMK Inkanas Sumedang supports its educational objectives by educating students on the importance of greening and environmental sustainability. It provides practical experience in environmental stewardship, encourages teamwork, and enhances the physical school environment, thereby reinforcing the intellectual and moral aspects of education .

The program reinforces discipline in student behavior and attire by implementing strict rules that prohibit carrying sharp objects, excessive money, or inappropriate media. Fighting and truancy are addressed with counseling, and repeated violations may lead to expulsion. Attire regulations require specific uniforms—such as wearing white socks of knee-length, black shoes, and forbidding long hair, accessories, jackets, and non-uniform belts .

The SMK Inkanas Sumedang builds social empathy through initiatives like offering excellent service, providing scholarships to underprivileged students, and conducting visits to the homes of school community members who host events or face hardships. These actions aim to create a caring and supportive environment that fosters understanding and mutual aid within the school community .

SMK Inkanas Sumedang fosters environmental consciousness by organizing initiatives like planting trees annually, creating green spaces within the school, maintaining a healthy environment through proper waste segregation, and encouraging activities such as gardening and composting. These strategies aim to sensitize students to environmental issues and involve them actively in sustainable practices .

SMK Inkanas Sumedang promotes a healthy school environment through several practices: implementing a 'semut' operation for picking up trash as students enter school, ensuring waste is disposed in designated bins based on waste type (plastic, paper, leaves), promoting handwashing before and after classes, and maintaining cleanliness in bathroom facilities before and after use .

Anda mungkin juga menyukai